BARU KELUAR TAHANAN 3 BULAN, PD KEMBALI DIRINGKUS POLISI DALAM KASUS PENCURIAN MOTOR

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Baru keluar tahanan tiga bulan dalam kasus pencurian ternak, seorang pemuda berinisial PD (22) warga Desa Arjasari Kecamatan Leuwisari di Tasikmalaya kembali diamankan polisi karena mencuri motor milik peternak itik yang diparkir di pinggir sawah.

Menurut Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono SIK MM CPHR,  pelaku yang merupakan residivis ini dipergoki aksinya oleh petani.

"PD baru saja keluar tiga bulan lalu dalam kasus curi ternak dan sat ini tertangkap dalam kasus pencurian sepeda motor, "terang Rimsyahtono.(6/1)

Rimsyahtono menjelaskan modus pelaku dalam melakukan aksinya saat ia melihat sepeda motor yang ditinggal atau diparkir pemiliknya di gubuk persawahan dan motornya tersebut kebetulan tidak dikunci leher, dengan menggunakan pisau cutter pelaku pun merusak dan memotong kabel soket. Namun karena kontak tidak bisa dihidupkan mesinnya pelaku lalu menuntun motor tersebut. Beruntung kejadian tersebut kepergok petani lain, sehingga pelaku pun dapat ditangkap.

“Dalam melakukan aksi kejahatannya berjumlah dua orangseorang diantaranya merupakan DPO, “kata Rimsyahtono, saat gelar perkara di halaman mako Polres.

Sementara Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Dian Pornomo, S.IK,  M.H,. menambahkan, barang bukti yang diamankan dari kasus pencurian sepeda motor, satu unit kendaraan sepeda motor merek Honda Supra Fit, satu buah pisau cuttter, satu pakaian lengan pendek, satu celana panjang jeans, satu lembar STNK dan satu buah BPKB. 

“Pelaku diancam dengan pasal 363 KUHPidana tentang Tindak Pidana Pencurian dengan hukuman penjara selama tujuh tahun, “jelas Dian. (ANWARWALUYO)


JELANG PTM KORWIL MANGUNJAYA LAKUKAN EVALUASI DAN PERSIAPAN SARAN PROKES

PANGANDARANNEWS.COM - Korwil Pendidikan Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran melakukan evaluasi dalam menghadapi pembelajaran tatap muka di awal tahun 2022 yang dilaksanakan di SD 4 Mangunjaya. (6/1).

Selain dihadiri Kepala Korwil Mangunjaya Sugiwan Winandar kegiatan ini juga dihadiri Kabid Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Pemuda dan OLahraga Kabupaten Pangandaran Dr. R. IYUS SURYA DRAJAT, M,Pd, Kasi SMP Supriyanto dan seluruh kepala SD se-Kecamatan Mangunjaya.

Kepada awak media Korwil kecamatan Mangunjaya Sugiwan winandar menjelaskan, satuan pendidikan mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi wajib melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas.

Kebijakan tersebut kata Sugiwan sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tahun akademik 2021/2022. 

“Namun PTM ini wajib menerapkan protokol kesehatan, “jelas Sugiwan.

Dan kegiatan saat ini imbuh Sugiwan, merupakan evaluasi pembelajaran di tahun 2021 menuju pembelajaran 2022 dengan beberapa prestasi yang diperoleh di tahun 2021.

“Kami berharap kedepan bisa lebih meningkatkan lagi capaian-capaian preatasi di tahun 2022. “katanya.

Disoal kesiapan dalam rangka pembelajaran tatap muka yang akan di gelar tanggal 10 mendatang, Sugiwan mengatakan, pihaknya sudah melakukan persiapan terkait sarana sebagai syarat protokol kesehatan.

“Kami juga sudah mempersiapkan tentang panduan pembelajaran di tengah masa pandemic karena seperti diketahui Kabupaten pangandaran sudah level satu maka pembelajaran di lakukan sengan full 100 %, “jelas Sugiwan. (Tn)


INSENTIF BELUM DIBAYAR, KETUA RT DI DESA CINTAKARYA ANCAM AKAN MENGUNDURKAN DIRI

PANGANDARANNEWS.COM – Seperti dilansir sebuah media lokal, akibat insentif tahunan yang tak kunjung  dibayar seluruh Ketua RT (Rukun Tetangga0 di Desa Cintakarya Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran membuat pernytaan akan mengundurkan diri dari jabatan ketua RT.

Saat dikonfirmasi lewat telepon celullernya Kepala Desa Cintakarya Wawang Darmawan membenarkan, ada 41 ketua RT yang mengancam kan mengundurkan diri, tapi hal ini baru sebatas pernyataan sikap saja. 

Kata Wawang, biasanya insentif RT sebesar Rp2,5 juta ini dibayar setiap tahun, tapi tahun 2021 lalu para ketua RT hingga saat ini belum menerima.

“Biasanya setiap tahun ketua RT mendapat insentif Rp2,5 juta dan Ketau RW Rp2,7 juta, “terang Wawang.(4/1)

Awing menyebut sekarang pihaknya belum bisa melakukan sikap apa-apa karena insentif tersebut belum ditransfer dari Dinas Keuangan yang bersumber dari APBD Kabupaten.

Disoal adanya pernyataan sikap para Ketua RT akan mengundurkan diri, menurutnya tentu hal ini dikembalikan sepenunhnya kepada para ketua RT, walau pun ia masih tetap akan berusaha agar insentif untuk RT ini segera cair.

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pangandaran Wawan Kustaman mengatakan, pihaknya sudah mengetahui hal tersebut dari laporan Kepala Desa Cintakarya, tapi karena memang anggaran insentif RT ini belkum ada ia pun tidak bisa berbuat banyak.

“Saya mengatakan sebaiknya ini bisa dimusawarahkan dengan pihak-pihak terkait, “ujarnya. (PNews)


PERAN KARANGTARUNA DESA CIPATUJAH MAMPU JADIKAN PUNCAK TARISI JADI OBYEK WSIATA DESA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Untuk suksesnya kegiatan pembangunan dan pengembangan desa diperlukan adanya sinergitas antara pemerintah desa (pemdes) dengan pihak lainnya salahsatunya dengan pemuda melalui organisasi Karang Taruna yang ada di desa, karena dengan kolaborasi ini diharapkan dapat membangun sebuah desa yang Iebih maju Iewat inovasi dan terobosan para pemuda.

Demikian disampaikan Kepala Desa Cipatujah Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya H Acep saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(3/1)

Menurut Acep, karang taruna merupakan sebuah organisasi sosial dalam lingkup desa atau dusun yangn beranggotakan pemuda di lingkungan sekitar yang ikut berperan aktif dalam pembangunan desa.  

Acep juga mengatakan karang taruna juga harus bisa berdampingan baik dengan pemerintah atau pun komponen masyarakat Iainnya untuk pengembangan potensi generasi muda dalam rangka pembangunan desa ke arah lebih baik.

"Karang Taruna juga harus bisa berperan menghidupkan ekonomi kreatif yang di sektor wisata atau melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat," ujar Acep

Ia menambahkan, karang taruna juga merupakan wadah pembinaan dan pengembangan serta pemberdayaan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomi produktif, salah satunya dengan pendayagunaan semua potensi yang tersedia di lingkungan baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam.

"Karang taruna harus mampu melaksanakan fungsi sosialnya sebagai manusia pembangunan yang mampu mengatasi masalah sosial di lingkungannya,"imbuh Acep.

Acep juga menekankan, banyak hal yang bisa di lakukan anggota karang taruna untuk mewujudkan peningkatan kesejahtaraan sosial baik bagi kelompoknya mau pun masyarakat pada umumnya.

Dan salahsatu bukti kerja nyata Karangtaruna Desa Cipatujah dibantu babinsa, babinmas dan unsur lainnya telah mampu pengembangkan puncak Tarisi menjadi lokasi wisata desa.

Alahmdulillah pada even tahun baru kemarin Puncak tarisi semakin banyak dikunjungi wisatawan baik lokal  maupun dari luar daerah, punkas Acep. (ANWARWALYO-AMIRSARIPUDIN)


PLT KADISDIK PANGANDARAN: “GURU HARUS BISA JADI MOTIVATOR PARA PESERTA DIDIK”

Agus Nurdin
PANGANDARANNEWS.COM – Hingga tahun 2021 dari 283 Sekolah Dasar (SD) dengan jumlah total 1.800  ruang kelas di Kabupaten Pangandaran, sudah dilakukan perbaikan hingga 70 % dari jumlah keseluruhan ruang kelas, sementara untuk ruang kelas SMP hingga tahun 2021 lalu sudah selesai

Demikian disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran, Agus Nurdin, saat bincang-bincang dengan PNews di ruang kerjanya.(3/1)

“Hanya tinggal SMP swasta yang belum tuntas, “terangnya.

Tapi menurut Agus, untuk ke depan pihaknya akan lebih fokus untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) para pendidik agar bisa mengasilkan kualitas para pengajar yang lebih bagus. Karena menurutnya, seorang guru itu bukan hanya menjadi mentransfer ilmu pengetahuan pada murid, tapi lebih dari itu ia harus bisa menjadi motivator para peserta didiknya.

Artinya, kata Agus, seorang guru harus bisa memotivasi anak agar bisa cerdas, bijak, berbudi luhur dan seterusnya.

Sekarang ilmu pengetahuan, imbuh Agus, tidak hanya diperoleh di bangku sekolah saja, apalagi di era digital sekarang ini siswa dengan sangat mudah bisa mendapatkan walau pun berada di rumah.

“Dengan sekali klik sekarang anak bisa mendapatkan ilmu apa saja yang dibutuhkannya, nah tugas guru harus bisa memotivasi agar anak bisa lebih inovatif, “jelas Agus. (PNews)














WALI KOTA PIMPIN UPACARA HARI AMAL BAKTI KE 76 DI KEMENAG KOTA BANJAR.


PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjar menggelar upacara untuk memperingati Hari Amal Bakti atau HAB ke-76,  yang dihadiri pegawai di lingkungan Kantor Kemenag, para undangan dan Forkopimda di wilayah kota Banjar, karangan bunga dan ucapan selamat yang dikirim berbagai instansi pun ikut  mewarnai HAB.(3/1)

Wali Kota Banjar hj Ade Uu Sukaesih bertindak sebagai inspektur upacara HAB tahun ini yang bertema "Tranformasi Layanan Umat".

Transformasi yang di maksud merupakan perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik dalam memberi pelayanan kepada masyarakat serta peningkatan sarana dan prasarana atau insprastruktur yang mempercepat dan mempermudah kinerja kementrian agama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selesai upacara dilanjutkan penyaluran Vaksin kepada anak didik tingkat MI yang di laksanakan di halaman kantor kemenag kota Banjar. (Tito)

TEPAT DI AWAL TAHUN 2022, PASAR TANGOGO LAKBOK HANGUS TERBAKAR


PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS – Sedikitnya 25 kios si pasar Tangogo Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis, ludes  terbakar, kekadiannya sendiri tepat di awal tahun baru 2022. (1/1)

Saat kejadian api dengan mudah nenghabiskan sejumlah bangunan kios karena bangunan terbuat secara permanen.

Menurut salah seorang saksi mata, Ahmad,  api pertama kali terlihat dari salah seorang rumah warga yang bersebelahan dengan salah satu kios di pasar tersebut dan kemudian api pun menjalar cepat ka bangunan kios lainnya.

“Api berasal dari rumah ibu Iroh yang bangunannya berdampingan dengan salah satu kios,”terangnya.

Saat kebakaran terjadi warga dan pedagang pun panik berusaha  berjibaku untuk memadamkan api dengan peralatan alakadarnya. Tapi karena saat kejadian angin bertiup kencang membuat api pun sulit dipadamkan.

Akhirnya warga dan pedagang pun hanya bisa berupaya agar kobaran api tidak meluas dengan cara merobohkan beberapa kios.

Sejumlah pedagang pun nampak berusaha menyelamatkan barang dagangannya yang masih tersisa.

Memurut kererangan sementara kebakaran pasar yersebut diduga berasal dari korsleting listrik di rumah warga yang bersebelahan dengan salah satu kios pasar.

“Dalam upaya agar api tidak merembet kami pun terpaksa harus merobohkan sebagian kios lainnya, "ungkap Ahmad.

Dalam musibah kebakaran paaar tersebut tidak ada korban jiwa namun pedagang mengalami kerugian ditaksir hingga ratusan juta rupiah.

Pasca musibah kebakaran kini suasana pasar Tangogo sudah kondusif dan pedagang pun mulai mengais sisa barang berharga yang masih bisa digunakan. (Tito S)

BAKAR IKAN DAN UDANG BUMBU CAUS TIRAM JADI MENU FAVORIT WISATA KULINER PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Siapa bilang wisatawan yang datang ke obyek wisata Pantai Pangandaran hanya untuk berenang dan menikmati panorama pantai saja, sejumlah wisatawan mengaku datang ke Pangandaran karena ingin menikmati sajian aneka kuliner yang disajikan di beberapa rumah makan.

Seperti yang dituturkan Siti Amelia (29) wisatawan asal Bandung yang datang ke Pangandaran bersama keluarganya, menurutnya ia selalu kangen untuk mencicip makanan sea food dengan aneka jenis masakannya.

“Saya sangat suka sea food terutama bakar ikan dan udang atau cumi bumbu caus tiram, “ungkapnya.(31/12)

Hal senada dikatakan wisatawan asal Bogor Hadiat (37), kuliner laut Pangandaran kata Hadiat selalu menjadi buruannya saat ia berlibur ke Pangandaran. 

Tak hanya itu kelebihan Pangandaran, menurut Hadiat, destinasi wisata yang bisa dikunjungi pun sangat banyak dan berbagai varian, ada wisata pantai, sungai, goa dan , dan tentu saja wisata kulinernya.

“Selain makan disini kami juga pasti selalu membawa oleh-oleh asin jambal atau lainnya untuk keluarga di rumah, “ucap Hadiat.

Ditemui terpisah, menejer rumah makan sea food Mina Sari yang ada di kawasan sentra kuliner Pangandaran, Iwan Sofa membenarkan, selama ini yang biasa menjadi buruan pengunjung yang datang ke tempatnya adalah bakar ikan dan udang bumbu caus tiram.

“Tentunya masih banyak aneka sajian lainnya, tapi kedua makanan tersebut selama ini memang selalu jadi menu paporit wisatawan, “terang Iwan. (PNews)


TANPA PESTA KEMBANG API, MALAM PERGANTIAN TAHUN DI OBYEK WISATA PANGANDARAN KURANG DIMINATI PENGUNJUNG

PANGANDARANNEWS.COM – Sudah diprediksi sejak awal, suasana malam pergantian tahun di obyek wisata pantai Pangandaran tidak akan semeriah malam tahun baru beberapa tahun ke belakang sebelum masa pandemi covid-19.

Kebijakan Pemkab Pangandaran terkait tidak pesta kembang api serta pembatasan jumlah pengunjung mungkin menjadi salah satu penyebab berkurangnya jumlah pengunjung. Padahal pada even yang sama di beberapa tahun sebelum pandemi, jangankan berkendara roda empat atau dua, untuk berjalan kaki saja sangat sulit saking padatnya pengunjung yang memenuhi setiap titik yang biasa menjadi lokasi konsentrasi masa. Seperti di pantai barat, plaza air mancur di pantai timur atau di depan-depan hotel yang biasa menggelar pesta kembang api.

Menurut salah seorang pengunjung asal Tasik, Ardi (27) ia sedikit kecewa karena tidak bisa menikmati pesta kembang api saat jam menunjukan pukul 00.00.

“Saya mengira pasti akan ada pesta kembang api karena Pangandaran sudah ada di PPKM level satu, kan, “ucap Ardi kepada PNews di sekitar Taman Sunset.

Saat detik-detik pergantian tahun pun, kata Ardi ia hanya bisa mendengar ratusan atau ribuan suara raungan  knalpot motor yang memekakan telinga dan sorak sorai pengunjung saja, selebihnya biasa saja.

Sementara dari pantauan PNews, ada beberapa simpul kemacetan kendaraan terjadi di jalan pada kawasan pantai barat, mulai dari dari  taman sunset hingga simpang tiga hotel Laut Biru yang didominasi kendaraan roda dua, dan tak hanya di lokasi tersebut pengunjung pun menyebar hingga ke kawasan pusat kuliner dan kampung turis. (PNews)


BERADA DI LOKASI PERBATASAN, MS LDNU LANGKAPLANCAR DAN IKM CINEAM SAMBUT MALAM TAHUN BARU ALUNKAN SHALAWAT

PANGANDARANNEWS.COM –
Berada di lokasi dua kabupaten, Majelis Shalawat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (MS LDNU) Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran dan Ikatan Kiyai Muda (IKM) Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya menggelar acara Muhasabah Akhirussanah 2021 bertempat di rest area Gunung Singkup Desa Bojongkondang Kecamatan Langkaplancar. (31/12)

Dalam kegiatan yang dihadiri sekitar 2000 jamaah ini dihadiri Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) Kecamatan Langkaplancar, unsur pemerintah Kecamatan Langakaplancar, Para Kepala Desa, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Dalam sambutannya Ketua MS LDNU Kecamatan Langkaplancar, Ky. Muttaqin Aminulloh menyampaikan  kegiatan ini merupakan kegiatan rutinan dan sudah terselenggarakan 4 kali berturut-turut. 

Mutataqin bersukur karena antusias warga dan santri dari berbagai pesantren di Kabupaten Pangandaran dan Tasikmalaya ikut mensukseskan setiap acara ini dilaksanakan.

“Dan tentunya dalam kegiatan ini kami pun tetap memerehatikan protokol kesehatan". Tuturnya

Muttaqin mengatakan, tujuannya diselenggarakannya kegiatan mengisi malam pergantian baru dengan tabligh akbar dan lantunan shalawat ini diharapkan selain menjadi amal ibadah juga sebagai ikhtiar  mempertahankan akidah Ahlussunnah Waljama'ah An-Nahdliyah.

Dengan membumikan Sholawat, memasyarakatkan Sholawat dan Mensholawatkan masyarakat diharapkan solawat menjadi Ruh dan menjadi sebuah kebutuhan bukan hanya ritual semata tetapi mampu menjalin ukhuwah islamiyah yang semakin erat, khususnya IKM Cineam dan MS LDNU Langkaplancar serta umumnya seluruh lapisan masyarakat.

Sementara dalam kesempatan sambutannya Ketua IKM Cineam, Ky. Asep menambahkan, salah satu tujuan kegiatan di penghujung tahun 2021 ini merupakan upaya meminimalisir aktivitas yang kurang  terpuji serta melanggar norma norma agama.

“Kami juga berharap kagiatan ini bisa menjadi keberkahan untuk seluruh umat dan seluruh lapisan masyarakat, “ungkapnya.

Pada kesempatan lain, salah satu tokoh pemuda Desa Bojongkondang Najmul Umam mengaku bersukur serta berterimaksih kepada penyelenggara serta seluruh elemen masyarakat yang telah bersama-sama mensukseskan dan mendukung kegiatan ini sehingga kegiatan berjalan dengan lancar dan khidmat.

“Kami gembira karena kegiatan antusias dan respon pemuda setempat sangat baik pada kegiatan muhasabah akhirussanah 2021 ini, mudah-mudahan ini bisa berdampak positif  bagi para pemuda desa Bojongkondang khususnya, "ucap Najmul. (YUSUP SIDIK)





UNTUK KELANCARAN MOBILITAS, WARGA MARUYUNGSARI DAN KARANGPAWITAN BERHARAP JEMBATAN CISEEL SEGERA DIBANGUN

PANGANDARANEWS.COM – Sudah puluhan tahun warga merawat jembatan sepanjang 30 meter dengan lebar 3,5 meter yang membentang di atas sungai Ciseel, dengan rutin mengganti seluruh badan jembatan yang berbahan kayu dan bambu. 

Jembatan Ciseel (masyarakat akrab menyebut jembatan ini dengan sebutan jembatan Sa’i) ini merupakan akses yang menghubungkan Desa Maruyungsari dan Karangpawitan Kecamatan padaherang kabupaten Pangandaran, sehingga jembatan ini sangat vital digunakan warga terutama para pelajar SD,SMP dan SMA harus melintasi jembatan ini walau harus ekstra hati-hati karena dengan kondisi bantalan jembatan yang menggunakan kayu kelapa dan sulaman nambu.

Namun beberapa tahun belakangan ini masyarakat merasa kewalahan untuk terus- menerus melakukan perawatan mengganti kayu jembatan yang sudah Lapuk dimakan usia, sehingga kini keadaan jembatan pun semangkin rusak dan hanya bisa dilalui dengan kendaraan roda dua saja.

Menurut salah seorang perangkat Desa Maruyungsari yang nggan mau disebutkan namanya, sebenarnya kewenangan jembatan ini ada di pihak Pemerintah Kabupaten karena merupakan lintasan dari jalan kabupaten.

Padahal menurutnya sudah berkali-kali pihak desa mengusulkan ke Pemkab Pangandaran bahkan Pemprov Jabar agar jembatan ini bisa segera dibangun dengan layak karena fungsinya yang sangat vital dan sangat dibutuhkan masyarakat.

“Tapi sayang hingga saat ini usulan kami belum terealisasi, “ungkapnya.(30/12)

Ia mengtakan walaupun jembatan ini tidak masuk di wilayah Desa Maruyungsari, tapi banyak warga Maruyung yang setiap hari memanfaatkan keberadaan jembatan ini.

Hal senada juga disampaikan warga Desa Maruyungsari, Wahyu (30), menurutnya  warga disini sangat mengharapkan pemerintah bisa segera membangun jembatan ini, karena saat ini ia harus memutar jauh jika akan ke Desa Karangpawitan apalagi saat musim penghujan jembatan air sungai Ciseel meluap.

“Jembatan ini sekarang tidak bisa dilalui kendaraan roda 4, dan roda 2 pun saat melintas harus hati-hati, “kata Wahyu.

Wahyu menyebut sebelumnya warga memang selalu bergotong-royong untuk perawatan jembatan ini, tapi karena banyak material jembatan sudah lapuk yang harus diganti dan itu sulit dilakukan karena bahan bantalannya semua dari kayu kelapa yang harus dibeli.

"Kami berharap jembatan ini bisa menjadi perhatian agar Pemkab Pangandaran, apalagi saat jalannya sudah  pemerintah kabupaten memberi perhatian perihal jembatan ciseel ini. Terlebih saat ini lebar jalan sekitar 4 meter dan sudah dirabat beton, “pungkasnya. (Tn)


STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN, BUPATI PANGANDARAN GELAR DEKLARASI ODF DI KECAMATAN MANGUNJAYA

PANGANDARANNEWS.COM - Setelah memenuhi proses verifikasi yang telah diadakan sebelumnya di 5 desa di Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran untuk memastikan tidak ada lagi masyarakat yang buang air besar sembarangan, maka pada tanggal 30 Desember 2021 bertempat di Desa Sindangjaya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinta didampingi Ibu Ida Nurlela Wiradinata dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Yadi Sukmayadi menggelar deklarasi Open Defecation Free (ODF)  tingkat kecamatan Mangunjaya, sekaligus pemberian penghargaan kepada kepala Desa Sindangjaya, camat mangunjaya dan kepala Puskeamas Mangunjaya atas terlelenggaranya program ODF di wilayah Kecamatan Mangunjaya.(30/12)

Kegiatan ini juga dihadiri Camat Mangunjaya Edi Kusnadi , kepala Puskesmas Mangunjaya Suharyanto, S.Kep.Ners dan seluruh kepala desa se kecamatan Mangunjaya.

Dalam sambutan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan ODF atau Stop Buang Air Besar Sembarangan sejalan dengan program Kabupaten Pangandaran terkait terwujudnya Pangandaran sehat.

“Karena kesehatan masyarakat sendiri sangat dipengaruhi kesadaran masyarakat dan prilaku masyarakat yang sehat pula, salah satunya adalah buang air besar sembarangan, “ujar bupati.

 Sementara di waktu yang sama kepala dinas kesehatan kabupaten Pangandaran

Sementara Plt Kadis Kesehatan Yadi Sukmayadi kepada awak media menjelaskan, deklarasi ODF ini merupakan program nasional untuk semua desa, karena ODF ini salah satu upaya dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit juga salah satu paktor penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Diharapkan dengan ODF ini masyarakat bisa sehat dan sejahtera salahsatunya adalah dengan adanya perubahan prilaku dan juga lingkungan yang sehat, “kata Yadi.

Ditemui secara terpisah Kepala Desa Sindangjaya Asep Roni, mengatakan deklarasi ODF ini merupakan bagian bentuk pelayanan dasar terhadap masyarakat, sehingga diharapkan masyarakat yang belum memiliki jamban keluarga paling tidak pihak desa bisa mempasilitasi, tentu bantuan ini harus melalui proses dan tahapan.

“Harapan saya dengan deklarasi ODF ini masyarakat kami akan lebih sehat, “ungkapnya. (Tn)


MUSORKAB III TETAPKAN AGUS MULYANA JADI KETUA KONI PANGANDARAN PERIODE 2021-2025

Agus Mulyana ST
PANGANDARANNEWS.COM – Akhirnya tim penjaringan panitia Musyawarah Olahraga Kabupaten III (Musorkab) KONI Pangandaran tahun 2021 menetapkan Agus Mulyana ST menjadi Ketua KONI Kabupaten Pangandaran untuk periode tahun 2021-2025.

Menurut Ketua Tim menjaringan Prio Sutri Priandoro saat ditemui usai rapat pleno di sebuah hotel di kawasan pantai barat, pihaknya sebelumnya sudah melakukan verifikasi berkas-berkas pendaftaran dan secara resmi mengumumkan bakal calon menjadi calon pada tanggal 27 Desember 2021.

“Pendaptaran calon ketua sendiri kami buka sejak tanggal 23 dqn 24 Desember 2021, kemudian pada tanggal 25 kami lakukan verifikasi faktual berkas balon 25 dan sosialisasi bakal calon yang lolos di tanggal 26 dan 27 Desember 2021 lalu, “terangnya. (30/12)APrio menambahkan, tapi setelah dibuka pendaptaran ternyata Agus Mulyana satu-satunya yang mendaptar menjadi balon ketua KONI, dan akhirnya ditetapkan menjadi calon tunggal Ketua KONI Kabupaten Pangandaran periode 2021-2025. (PNews)


POLRES TASIKMALAYA GELAR POS PENGAMANAN DISEPANJANG LOKASI OBJEK WISATA SINDANGKERTA DAN CIPATUJAH

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Menjelang libur natal tahun baru jajaran Polres Tasikmalaya menggelar kegiatan pengamanan dengan membuat pos pengamanan di sepanjang obyek wisata pantai Sindangkerta dan Cipatujah.

Seperti disampaikan Kepala Pos Pengamanan Iptu Sujarmanto, saat ini arus wisatawan yang datang ke obyek wisata yang ada di Tasikmalaya Selatan ini semakin ramai sehingga perlu dibentuk pos-pos keamanan di khususnya di lokasi wisata, pasalnya pengunjung yang berlibur di kedua obyek wisata tersebut semakin ramai dan terus datangan.

“Ini untuk kenyamanan dan keamanan wisatawan yang akan berlibur menyambut tahun baru 2022, “ujar Sujarmanto.(28/12)

Walau secara umum situasi di wilayah Pantai Wisata Sindangkerta dan Cipatujah masih terpantau kondusip, naum kata Sujarmanto pihaknya tetap mewasadainya dari setiap kemungkinan baik gangguan keamanan yang ditimbulkan manusia maupun gangguan keamanan yang timbul karena paktor alam.

Tak hanya itu, imbuh Sujarmanto, petugas pun dalam setiap kesempatan terus menyampaikan himbauan terkait Kamtibmas agar tetap waspada atau hati hati serta dapat mengamankan dirinya sendiri dari berbagai gangguan kamtibmas. Begitu juga terkait Protokol Kesehatan (prokes), diharapkan para pengunjung tetap disiplin untuk mematuhinya terutama memakai masker dan tidak berkerumun, serta mengajak untuk melaksanakan vaksinasi dengan segera.                          

“Alhamdullillah selam ini secara umum kondisi tetap kondusif, “ungkapnya.

Sementra terpisah Kepala Desa Cipatujah H Acep mengatakan, ia bersukur karena musim libur natal dan tahun baru ini banyak pengunjung yang berlibur ke Cipatujah dan Sindangkerta, dan tentu ini akan menambah pendapatan warga sekigar lokasi wisata.

“Mudah-mudahan semuanya diberi kesehatan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, “ucap Acep. (ANWARWALUYO)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN