ANTISPASI TERJADI KECELAKAAN DAN PADATNYA ARUS LALU LINTAS DISHUB PANGANDARAN PASANG TRAFFIC LIGHT DI SIMPANG EMPAT PARIGI

PANGANDARANNEWS.COM – Seiring bertambah padatnya arus lalu-lintas di simpang empat parigi, jalan menuju alun-alun, arah Cigugur, Pangandaran dan ke Dusun Kalenceuri, Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran pun memasang traffic light (lampu merah).

Seperti disampaikan Kasi Prasarana dan Pengembangan Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran Yadi Haryadi, Dishub sebelumnya sudah melakukan pengkajian terkait urgennya ada lampu merah di lokasi tersebut.

“Kami juga sudah hitung waktu dan lain-lain, dan ternyata di simpang empat tersebut sudah layak dipasang traficc  light, "tutur Yadi.(16/12).

Selain ramainya kendaraan yang melintas di lokasi tersebut, kata Yadi sering terjadinya kecelakaan serta jalan dengan belokan tajam pun menjadi alasan pemasangan lampu merah disana.

Yadi menambahkan, sebenarnya harusnya ada tiga titik yang dipasang lampu merah, simpang empat  Cikembulan dan Cijulang,  namun karena anggaranya terbatas sehingga baru dipasang di satu titik dulu.

“Untuk satun titik traffic light anggarannya bisa mencapai Rp 160 juta, yang bersumbernya dari APBD dan kita juga sudah berkoordinasi denngan Dinas PU," kata Yadi.

Sementara Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran Lingling Nugraha mengatakan pihaknya berharap tahun depan jumlah lampu merah di Pangandaran bisa terus bertambah sesuai kebutuhan, dan untuk hingga saat ini baru ada di dua titik.

“Untuk mengerjaan pemasangan lampu merah tersebut kami lakukan malam hari. Dan untuk percobaan Insaalloh akan dilakukan minggu depan, “jelas Lingling.(PNews)


KEPRES NOMER 104 TAHUN 2021 DITENGGERAI JADI KENDALA PEMBANGUNAN DI PEDESAAN

Kades Ciakar, Jaka SH
PANGANDARANNEWS.COM – Dengan adanya Keputusan Presiden (Kepres) nomer 104 tahun 2021 yang diterbitkan pada 29 November 2021, pemdes sangat bingung pasalnya pihak desa harus mengalokasikan anggaran Dana Desa (DD)  minimal 40 % untuk program Bantuan Langsung Tunai (BLT), 20 % untuk ketahanan pangan dan 8 % untuk tanggapi darurat pandemi Covid-19, sehingga hanya menyisakan 32 % saja untuk anggaran pembagunan yang ada di desa. 

Demikian disampaikan Kepala Desa Ciakar Kecamatan Cijulang sekaligus sebagai tim hukum Apdesi Kabupaten Pangandaran, Jaka SH usai melakukan audens  di DPRD.(15/12) 

Jaka mengatakan, sedangkan warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) ada yang dari BMT, BLT dan lainnya, dan dalam aturannya warga tidak boleh ganda  menerima bansos tersebut.

“Dan kami di desa mempunyai mana warga yang mendapatkan PKH dari BLT, BMT dan seterusnya, “kata Jaka.

Jaka menuturkan, pada intinya dengan adana Kepres nomer 104 ini pemdes saat ini sangat sulit karena dengan 35 % anggran DD jelas sangat terkendala untuk melakukan kegiatan pembangunan infrastruktur yang ada di pedesaan, dan desa juga harus memberdayakan lembaga-lembaga yang ada di di desa.

Jika biasanya porsi DD diatur pemdes, itu bisa 50-50, artinya bisa 50 % DD untuk pembangunan infrastruktur  dan 50 untuk pemberdayaan, tergantung kebutuhan desa tersebut berapa untuk kegiatan pembangunnya.

Ia menambahkan, sedangkan untuk desa terpencil yang tidak mempunya PADes jelas dengan kebijakan yang ada di Kepoers 104 tersebut menjadi kendala keberlangsungan pembangunan yang ada di pedesaan.

Jaka menyebut untuk di desanya sendiri tahun pihaknya hanya mampu melaksanakan pembangunan infrastruktur  pengecoran jalan sepanjang 1.150 meter saja yang di perencanaan APBDesa 2021 harus selesai 1.500 meter,  tapi dengan adanya Kepres ini desanya tidak bisa merealisasikan seluruhnya dan menyisakan sekitar 350 meter lagi.

“Dan kekurangan tersebut kemungkinan tidak bisa dilanjutkan di tahun yang akan dating, “terangnya.

Dan rencananya kata Jaka, seluruh Kepala Desa se-indonesia hari besok (hari ini-red) akan menemui Presiden di istana di Jakarta untuk menggugat (bukan demo)terkait Kepres nomer 104 tahun 2021. 

“Mudah-mudahan Presiden bisa mengabulkan gugatan kami, “pungkasnya. (PNews)


BUPATI PANGANDARAN SEGERA LAKUKAN ROTASI MUTASI PEJABATNYA ?

PANGANDARANNEWS.COM – Saat ini beredar kabar di kalangan pejabat ASN bahwa bupati dalam waktu dekat ini akan melakukan promosi, rotasi dan mutasi ASN di lingkup Kabupaten Pangandaran.

Saat hal ini dikonfirmasi ke Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani, ia membenarkan hal tersebut bisa saja dilaksanakan pada akhir bulan  ini.

"Jika tidak tahun ini kemungkinan pelaksanaannya bisa awal tahuh depan," ungkapnya.(14/12)

Dani mengatakan, paling tidak ada empat pejabat eselon II hasil open bidding beberapa waktu lalu, yang akan ikut dilantik nanti, lalu eselon III yang akan dirotasi mutasi.

Idealnya menurutnya memang pelaksanaan rotasi mutasi itu dilaksanakan pada awal tahun 2022 karena jika dilaksanakan akhir tahun pertimbanganya agar pada awal tahun semuanya sudah survive terkait pengeluaran keuangan.

Disoal berapa pejabat eselon III yang akan rotasi, Dani belum bisa memastikan secara detail berapa jumlah pejabat eselon III yang akan dirotasi mutasi.

“Kita lihat saja nanti, “kata Dani.

Saat hal ini ditanyakan kepada Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, ia pun tidak berkomentar banyak terkait rotasi mutasi dan promosi pejabat ini.

“Kalau soal itu nanti saja, " ucapnya singkat.  (PNews)

ANTISIPASI KERUMUNAN MASA PADA MALAM TAHUN BARU, PEMKAB PANGANDARAN AKAN TUTUP SEMENTARA SELURUH ALUN-ALUN

PANGANDARANNEWS.COM – Saat libur natal dan tahun baru (nataru) di setiap titik ;lokasi wisata nantinya akan dibuat Check Point sehingga wisatawan yang akan masuk ke obyek wisata saat melewati pos Check Point tersebut akan dicek melalui Aplikasi PeduliLindungi, apakah sudah divaksin atau belum.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata kepada sejumlah media saat ditanya   persiapan menjelang libur nataru di obyek wisata.

Nantinya, kata Jeje di setiap objek wisata akan ada Check Point, dan khususnya di kawasan Pantai Pangandaran Check Point ada di empat titik.

“Ini untuk mengetahui apakah wisatawan sudah divaksin atau belum, pada intinya wisatawan yang akan berlibur ke Pangandaran harus divaksin, kalau belum ya kita vaksin, "terang Jeje.(13/12)

Jeje menyebut, nantinya di setiap pintu masuk (toll gate) akan dipasang PeduliLindungi, dan wisatawan tinggal melakukan scan barcode.

Tak hanya di pintu masuk, menurut Jeje di setiap hotel juga harus dipasang Aplikasi PeduliLindungi, sehingga setiap ada wisatawan akan terdeteksi, jika belum divaksin maka petugas akan datang ke hotel tersebut.

Tak hanya itu, untuk mengantisipasi kerumunan pada malam pergantian tahun nanti pihaknya pun akan mematikan lampu serta menutup sementara seluruh alun-alun dengan garis polisi (police line) mulai tanggal 31 Desemnbber 2021 sampai tanggal 1 Januari 2022.

“Titik krusial terjadinya penumpukan pengunjung diprediksi ada di kawasan Pantai Barat, di lokasi ini diperkirakan pengunjung akan banyak, "ucapnya. (PNews)


KAPOLSEK CIKALONG HADIRI UNDANGAN ULAMA IKUTI PENGAJIAN BULANAN DI DESA CIBEBER CIKALONG

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kanit Binmas Polsek Cikalong Aiptu Ahid hidayat, menghadiri pengajian rutin bulanan di Desa Cibeber Kecamatan  Cikalong. Ia yang datang mewakili Kapolsek Cikalong Polres Tasikmalaya Iptu Roni Hartono, SE, MH, memenuhi undangan para tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

Dalam kesempatan sambutannya ia pun menyampaikan berbagai himbauan seperti hal yang terkait dengan Kamtibmas, Protokol Kesehatan dan mengenai ajakan kepada masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi.                   

“Kami berharap agar dalam beraktifitas warga untuk selalu mematuhi disiplin  Prokes dengan cara, memakai, mencuci tangan dan menghindari kerumunan, “ucapnya.(12/12)

Sementara secarara terpisah Kapolsek Cikalong Iptu Roni Hartono, SE, MH mengatakan, hendaknya masyarakat selalu mendekatkan diri kepada Allah agar dijauhkan dari segala penyakit serta musibah lainnya.

“Selain diwajibkan ikhtiar kita jangan lupa selalu berdoa’ pada Alloh agar kita selalu diberi kesehatan, “kata Kapolsek.

Hal senda dikatakan Kepala Desa Cibeber Nurhabibi mudah-mudahan semua  terhindar dari segala penyakit, salah satunya usaha dengan berbanyak ibadah  berzikir  dan ibdah-0ibadah lainnya.

“Mari kita ikhtiar dengan selalu menerapkan prokes, tapi jangan lupa kita juga berdoa’ agar Alloh selalu memberikan kesehatan pada kita semua, “ungkapnya. (ANWARWALUYO)


JUMLAH PENDAFTAR CPNS DI PANGANDARAN TAHUN 2021 CAPAI 8.953, SAYANG PESERTA DARI PANGANDARAN HANYA 24 % SAJA

PANGANDARANNEWS.COM – Jumlah peserta pada tes CPNS di Pemkab Pangandaran tahun ini ternyata didominasi peserta dari luar Pangandaran.

Menurut Kepala Bidang Pengadaan Pengembangan Kompetensi dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Sofyan Tanjung, dari 8.953 seluruh jumlah yang ikut CPNS di Pangandaran, warga Pangandaran hanya 2.182 dan sisanya berasal dari luar daerah, sementara untuk presentase peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sampai saat ini masih dipilah.

“Kita lihat dulu berapa CPNS yang berasal dari Pangandaran, “ucapnya.(12/12)

Sementara Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani menambahkan, jumlah peserta  CPNS pada tahun 2019 lalu juga sama didominasi dari luar Pangandaran, dari Pangandaran sendiri hanya sekitar 30 persen saja.

Padahal kata Dani jika pendaftar dari Pangandaran banyak maka dipastikan peluang yang jadi CPNS asli Pangndaran terbuka lebar, tapi kalau yang minatnya sedikit susah juga.

“Saya berharap jumlah pelamar untuki tahun berikutnya bisa didominasi warga Pangandaran, “ujar Dani. (PNews)






SATPOL PP DAN JAGA LEMBUR KEMBALI TERTIBKAN PEDAGANG DI LOKASI WISATA PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM - Satpol PP dan Jaga Lembur kembali tertibkan pedagang di lokasi pinggiran pantai yang melebihi kapasitas, walau semula pedagang diperbolehkan berdagang di lokasi tersebutcatatan harus mengikuti aturan yang disepakati, seperti tidak boleh menyediakan meja dan bangku atau kursi terlalu banyak,  sehingga menjadi semerawut dan tidak enak dipandang. Namun sebagian pedagang kurang menggubris aturan tersebut, sehingga akhirnya satpol PP dan Jaga Lembur pun bertindak untuk menertibkan pedagang tersebut.

Menurut salah seorang anggotaJaga Lembur, Agus, penertiban ini terpaksa dilakukan karena jika dibiarkan akan menjadi pembenaran yang di kemudian hari akan menjadi banyak pelanggaran dan ini tentu akan semakin sulit.

"Kami terpaksa bertindak untuk menertibkan para pedagang di pinggiran pantai ini karena sudah melebihi kapasitas dan melanggar, “ujarnya. (12/12)

Agus mengatakan, sebelumnya para pedagang ini sebetulnya jauh-jauh hari sudah diperingatkan agar tidak menyimpan sarana daganganya berlebihan, seperti menggunakan bangku dan kursi yang terlalu banyak sehingga menjadi sempit dan semerawut dan tidak elok dipandang.

Dan sebenarnya imbuh Agus pedagang pun sudah tahu bahwa berdagang di pantai ada aturannya, tetapi mungkin karena merasa saat ini ada kesempatan selagi pengunjung banyak maka diperbanyak ruang dagangnya dengan menumpuk bangku, kursi dan mejanya.

Sementara saat ditertibkan petugas, sejumlah pedagang menyesalkan tindakan petugas mengangkut alat berjualan mereka, menurutnya ini tidak manusiawi walau pun pada akhirnya para pedagang pun  menyadari bahwa menurut aturan dan hasil kesepakannya memang sudah jelas, tidak boleh berjualan dengan melebihi kapasitas yang sudah ditetapkan. (HARISFIRDAUS)


PULUHAN PERANGKAT DESA SE- KECAMATAN BANTARKALONG IKUTI CAPACITY BUILDING

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS -  Puluhan perangkat desa se-Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya selama 2 hari (10-11 desember 2021) mengikuti capacity building dalam rangka peningkatan kemampuan penyusunan perencanaan desa yang di gelar di sebuah hotel di kawasan wisata Pantai Pangandaran.(11/12)

Dalam sambutannya Camat Bantarkalong H Dodo Ilyas S Sos menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya penguatan kemampuan perangkat desa dalam penyusunan perencanaan sejumlah program pembangunan sekaligus kemampuan administrasi dan penguatan kinerja perangkat dalam melaksanakan tugasnya sesuai SOP.

Dodo mengatakan, dalam kegiatan ini diikuti puluhan  perangkat dari 8 desa yang masing-masing desa mengirimkan 4 orang, terdiri dari Kepala desa, Sekretaris Desa, Kasi Perencanaan dan bendahara desa. 

“Panitia juga menghadirkan pemateri dan  narasumber yang kompeten sesuai dengan target kegiatan, sehingga diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat mendorong peningkatan kapasitas dan kinerja perangkat desa, “kata Dodo. (ANWARWALUYO)


WARGA MARUYUNGSARI SUDAH LAMA KELUHKAN TUMPUKAN SAMPAH DI SEKITAR PASAR TRADISIONAL

PANGANDARANNEWS.COM - Sampah yang berserakan di samping Pasar Tradisional Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran membuat pemandangan di sekitar pasar tersebut terkesan jorok dan kumuh, timbunan Sampah tersebut sudah terjadi sejak lama dibiarkan dan sampai saat ini belum ada penanganan khusus dari pengelola pasar hingga akhirnya secara bergotong-royong Ketua karang taruna Dusun, RT, RW, BPD, Linmas dan masyarakat sekitar pun mengambil tindakan dengan membakarnya gundukan sampah tersebut dengan di saksikan langsung Kepala Desa Maruyungsari, Tusiman. (11/12)

Menurut Ketua Karang Taruna Dusun, Lijan Sulaeman kepada PNews menuturkan, berbagai macam sampah seperti sampah plastik, karton, sayur, buah, tulang ikan dan sampah keluarga menumpuk di bagian samping pasar persisnya di belakang SD dan posyandu, sehingga aroma baunya sangat memgganggu.

Lijan mengaku tumpukan sampah pasar di sekitar area sekolah dan posyandu ini sudah lama dikeluhkan warga sejak lama, pasalnya selain menimbulkan bau tak sedap juga mengganggu kesehatan warga dan mengganggu kegiatan belajar.

“Saya khawatir tumpukan sampah tersebut mengundang bermacam jenis penyakit,”Ujarnya

Lijan pun mendesak agar pengelola pasar dan pemerintah desa untuk segera mengatasi limbah tersebut, sebelum banyak warga yang terserang penyakit dengan cara meminta kepada intansi terkait agar segera mengangkut serta mencari tempat untuk mengatasi tumpukan sampah tersebut.

Hal senda dikatakan salah seorang anggota BPD Maruyungsari Rahman. SE, pihaknya mengaku sudah melaporkan masalah ini ke pihak pengelola pasar dan ke Pemdes Maruyungsari.

Kondisi ini juga, kata Rahmat sudah diinformasikan ke Unit Pengelola Teknis Pasar (UPTP) setempat agar sampah tidak meluber kemana-mana karena warga sekitar sangat tertangggu, apalagi di musim hujan seperti sekarang ini tumpukan sampah tersebut mengeloarkan aroma yang menyengat serta pemandangan di sekitar SD dan posyandu tidak sedap dipandang mata.

“Saya berharap jangan sampai ada warga yang terkena sakit dulu baru ada tindakan, “kata Rahmat.

Ketika hal ini dikonfirmasi ke desa, Kepala Desa maruyungsari Tusiman membenarkan kondisi tumpukan pasar di area pasar sangat mengganggu warga, dan pihak pemdes pun berjanji  akan segera menindaklanjuti hal ini ke pengelola pasar.

Kata Tusiman, ia sudah berkordinasi dengan pihak kesehatan dan pendidikan dengan melayangkan surat ke pengembang untuk segaera menyelesaikan masalah pasar dan limbahnya, namun dari pihak pengembang sampai sekarang belum ada penjelasan bahkan saat diundang agar dating ke desa pun tidak datang.

Tapi menurut Tusiman Pemdes Maruyungsari tetap bertaggungjawab untuk mencari sulusinya, karena pasar tradisional desa (tarisi)merupakan bagian dari aset Desa. 

“Kami akan ke Dinas Perdagangan dan Perindustrian, bahkan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan agar permasalahan limbah pasar yang mengganggu warga serta mengganggu proses belajar mengajar di sekolahan dan kegiatan Posyandu, “tegasnya. (Tn)




AHMAD HADADI: “PERPUSTAKAAN MENJADI SOLUSI BAGI MEREKA YANG HAUS ILMU PENGETAHUAN”

Kepala Dispusipda Jabar Dr Ir h Ahmad Hadadi M.Si 
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Ditemui secara terpisah usah menyerahkan bantuan hibah buku ke perpustakaan Desa Mekrsari Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusipda) Jabar Dr Ir h Ahmad Hadadi M.Si menyampaikan, perkembangan teknologi informasi dewasa ini di satu sisi ada peluang dan juga ancaman, seperti peluang untuk masyarakat mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya dan seluas-luasnya, namun ada ancaman ketika digunakan secara tidak bijak dan etis, sehingga saat ini seluruh elemen harus cerdas informasi juga cerdas media.

Sekarang kata Hadadi sudah saatnya semua mulai melestarikan budaya membaca, dan hari ini banyak cara dikembangkan agar membaca menjadi sesuatu yang menyenangkan. Seperti lewat lagu yang membangkitkan gairah untuk membaca dan lainnya.

“Termasuk gerakan pemasyarakatan minat baca di perpustakaan Desa Karangmekar ini karena dengan membaca akan mampu menumbuhkan semangat, “ucap Hadadi.(10/12)

Dengan hibah buku, imbuh Hadadi, diharapkan bisa membangkitkan minat baca masyarakat Desa Karangmekar karena membaca buku bisa mencerdaskan kehidupan anak bangsa serta akan mampu melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) anak muda yang ada di pedesaan.

Membaca lingkungan, tren teknologi saat ini, itu juga menurut Hadadi bagian dari membaca, tapi dalam menggunakannya hendaknya harus bijak dan etis.

“Karena orang yang bijak dan etis tentu akan dapat mempertanggungjawabkan apa yang dilakukannya, ”tegasnya. 

Ia menambahkan, informasi juga bisa didapatkan di perpustakaan melalui buku-buku dengan menjadikan informasi sebagai sumber kekuatan, karena salah satu fungsi perustakaan itu sendiri merupakan fungsi informatif.

Masih kata Hadadi di perpustakaan juga bisa belajar karena disana ada pertarungan dialektika untuk mebangun karakter lewat  buku-buku, tapi saat ini buku kerap dianggap “tidak ramah”sehingga malas membeli buku karena harganya kelewat mahal.

“Oleh sebab itu perpustakaan menjadi solusi bagi mereka yang haus akan ilmu pengetahuan, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)


MELALUI DINAS SOSIAL PEMKAB PANGANDARAN LAKUKAN VERIFIKASI KELUARGA PENERIMA MANFAAT PKH

poto ilustrasi
PANGANDARANNEWS.COM – Untuk lebih memastikn bantuan tepat sasaran, Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa hari kemarin melakukan verifikasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH).(10/12)

Seperti disampaikan Koordinator PKH Kabupaten Pangandaran Ade Ajat Sudrajat,  selain memverifikasi ia juga melakukan validasi data penerima PKH, yang akan dilakukan hingga tanggal 31 Desember mendatang.

Validasi ini kata Ade dilakukan oleh SDM PKH  dengan sangat teliti, karena ingin mengetahui secara pasti, apakah ada yang sudah tidak berhak lagi menerima PKH tapi masih menerima dan lainnya. Dan verifikasi ini juga untuk memperbaiki data penerima bantuan sehingga diharapkan yang mengeluh belum cair di tahun 2021 bisa dicairkan pada tahun 2022 mendatang.

Saat ini, imbuhnya ada 17.213 penerima PKH yang tersebar di 10 kecamatan, dan yang paling banyak ada di Kecamatan Langkaplancar yakni 3.336 PKH. Sementara penerima terbanyak kedua ada di Kecamatan Padaherang dengan total penerima mencapai 2.370 PKH, dan jumalh PKH paling sedikit ada di Kecamatan Sidamulih dengan total 869 penerima.

Sementara Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pangandaran H Wawan Kustaman menambahkan, verifikasi dan validasi itu rutin dilakukan agar tidak ada lagi yang mengatakan bantuan tidak tepat sasaran. (PNews)





PERPUSTAKAAN DESA KARANGMEKAR TERIMA HIBAH BUKU DARI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN JABAR

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Perpustakaan Desa Karangmekar Kecamatan Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya kemarin menerima bantuan hibah sejumlah buku, seperti buku pengetahuan keagamaan, pengetahuan praktis dan kategori pengetahuan umum, dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaa Provinsi Jawa Barat.(10/11)

Usai serah terima bantuan buku tersebut, Kepala Desa Karangmekar Titana Bahtiar mengaku senang perpustakaan yang ada di desanya mendapat kunjungan Dinas Kearsipan dan Perpustakaa Provinsi Jawa Barat sekaligus untuk memberikan bantuan hibah 176 Judul buku dan  352 eksemplar.

Dengan adanya bantuan buku ini menurutnya berarti bisa menambah koleksi buku yang ada di perpustakaan Desa Karangmekar, sehuingga diharapkan nantinya akan semakin banyak warga yang berkunjung ke perpustakaan untuk menikmati buku-buku yang ada di perpustakaan desa.

“Atas nama masyarakat saya mengucaopkan terimakasih dan insaalloh hibah buku ini akan bermanfaat bagi kami warga Desa Karang mekar, “ucap Titana.

Titana menambahkan, sumbangan buku ini benar-benar sangat membantu sekali dalam pengembangan perpustakaan yang ada di desanya, dan mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini perpustaakaan Desa Karangmekar ke depannya bisa lebih berkembang lagi dan bisa lebih memberikan manfaat bagi warga desa yang ingin menambah ilmu pengetahuan dengan membaca di perpustakaan.

Sementara perwakilan dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaa Provinsi Jawa Barat, Prass berpesan agar buku-buku sumbangannya ini bisa dirawat dengan baik sebagaimana teta kerja seorang pustakawan.

“Saya juga berharap agar pengurus Perpustakaan Desa  dapat berperan aktif dalam mensosialisasikan perpustakaan desa ini ke masyarakat, “ungkapnya.(ANWARWALUYO)




WAKIL DPRD PROVINSI JABAR OLEH SOLEH ISI KEGIATAN RESES BERSILATURAHMI DENGAN FORUM WARTAWAN TASIK

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Peran media diperlukan untuk membantu kinerja anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  dalam rangka mensejahterakan masyarakat.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKB H.Oleh Soleh dalam rangka kunjungan reses dan acara ramah-tamah dengan insan pers yang tergabung dalam Forum Wartawan Online Tasikmalaya (FWOT), yang dihadiri 18 media baik cetak mau pun on line, bertempat di sebuah rumah makan di kawasan Mangkubumi Kota Tasikmalaya. (8/12)

Menurut Oleh Soleh sudah seharusnya dibangun sinergitas ini untuk kemajuan daerah, salah-satunya seperti kegiatan ini yang dikemas dalam jalinan silaturahmi bersama seluruh rekan media.

“Karena maju mundurnya pembangunan terletak adanya para Jurnalis yang selalu konsen terhadap apa yang di lihat dan didengar untuk disampaikan pada publik, "ucap Oleh Soleh.

Menanggapi yang disampaikan H Oleh Soleh, Ketua FWOT Tasikmalaya Dadang Suhendar merasa bersyukur dan berterimakasih atas kunjungan, karena ditengah jadwal kegiatan yang padat masih bisa bersilaturahmi dengan awak media, dan diharapkan dengan kegiatan ini antara media dan wakil rakyat bisa saling sharing serta tukar pendapat.

“Ada kesamaan tupoksi anggota DPRD dengan media, yakni dalam hal kontrol sosial di masyarakat sehingga informasi sangat dibutuhkan untuk bisa mengimpormasikan kinerjanya pemerintah pada  masyarakat, “ucap Dadang.

Dadang berharap kegiatan seperti  ini bisa terus dilaksanakan agar sinergitas DPRD dan insan jurnalistik terus terjalin erat untuk kemasalahatan masyarakat.

“Secara organisasi kami merasa senang dan bangga karena Kang Oleh mau berkunjung serta bersilaturahmi dengan kami di FWOT Tasikmalaya, “pungkasnya.  (ANWARWALUYO)





KETUA DPRD PANGANDARAN: “UNTUK CEGAH KEBOCORAN RETRIBUSI DI PINTU MASUK OBYEK WISATA, PERLU DIREKAYASA”

Bupati dan Ketua DPRD Pangandaran
PANGANDARANNEWS.COM  -  Untuk menghindari adanya kebocoran tiket di toll gate (pintu masuk) obyek wisata, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin berharap agar rekayasa lalu-lintas sedemikaian rupa, mulai dari obyek wisata (ow) Pantai Karapyak di Kecamatan Kalipucang hingga OW pantai Batukaras di Kecamatan Cijulang, karena dengan demikian minimal dapat meminimalisir wisatawan yang tidak bayar tiket.

“Dan kepada petugas jaga di pintu masuk hendaknya bisa memilah mana wisatawan dan mana masyarakat setempat, sebagai rujukanya harus seperti di toll gate objek wisata Pantai Pangandaran," kata Asep.(7/12)

Menurutunya dia, jika jalan dari Pamugaran Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih sudah tersam bung ke obyek wisata Batuhiu di Desa Ciliang Kecamatan Parigi, maka perlu dilakukan rekayasa di pintu masuk obyek wisata tersebut tentu dengan menambah sarana dan prasarana.

Upaya ini, kata Asep, dilakukan agar capaian Penghasilan Asli Daerah (PAD) dari retribusi wisata nantinya bisa dioptimalkan, salah-satunya caranya pemda harus tahu bagaimana mengambil atau memetik potensi yang bisa jadi PAD Kabupaten Pangandaran.

Seperti diketahui, sebelumnya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata juga mengatakan, untuk lebih memaksimalkan PAD dan retribusi daerah sudah dibentuk SOTK baru, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) 

"Dan nanti untuk mengisian pimpinannya kita akan melakukan melalui mekanisme open bidding,"kata Jeje. (PNews)





 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN