KAPOLSEK CIKALONG HADIRI UNDANGAN ULAMA IKUTI PENGAJIAN BULANAN DI DESA CIBEBER CIKALONG

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kanit Binmas Polsek Cikalong Aiptu Ahid hidayat, menghadiri pengajian rutin bulanan di Desa Cibeber Kecamatan  Cikalong. Ia yang datang mewakili Kapolsek Cikalong Polres Tasikmalaya Iptu Roni Hartono, SE, MH, memenuhi undangan para tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

Dalam kesempatan sambutannya ia pun menyampaikan berbagai himbauan seperti hal yang terkait dengan Kamtibmas, Protokol Kesehatan dan mengenai ajakan kepada masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi.                   

“Kami berharap agar dalam beraktifitas warga untuk selalu mematuhi disiplin  Prokes dengan cara, memakai, mencuci tangan dan menghindari kerumunan, “ucapnya.(12/12)

Sementara secarara terpisah Kapolsek Cikalong Iptu Roni Hartono, SE, MH mengatakan, hendaknya masyarakat selalu mendekatkan diri kepada Allah agar dijauhkan dari segala penyakit serta musibah lainnya.

“Selain diwajibkan ikhtiar kita jangan lupa selalu berdoa’ pada Alloh agar kita selalu diberi kesehatan, “kata Kapolsek.

Hal senda dikatakan Kepala Desa Cibeber Nurhabibi mudah-mudahan semua  terhindar dari segala penyakit, salah satunya usaha dengan berbanyak ibadah  berzikir  dan ibdah-0ibadah lainnya.

“Mari kita ikhtiar dengan selalu menerapkan prokes, tapi jangan lupa kita juga berdoa’ agar Alloh selalu memberikan kesehatan pada kita semua, “ungkapnya. (ANWARWALUYO)


JUMLAH PENDAFTAR CPNS DI PANGANDARAN TAHUN 2021 CAPAI 8.953, SAYANG PESERTA DARI PANGANDARAN HANYA 24 % SAJA

PANGANDARANNEWS.COM – Jumlah peserta pada tes CPNS di Pemkab Pangandaran tahun ini ternyata didominasi peserta dari luar Pangandaran.

Menurut Kepala Bidang Pengadaan Pengembangan Kompetensi dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Sofyan Tanjung, dari 8.953 seluruh jumlah yang ikut CPNS di Pangandaran, warga Pangandaran hanya 2.182 dan sisanya berasal dari luar daerah, sementara untuk presentase peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sampai saat ini masih dipilah.

“Kita lihat dulu berapa CPNS yang berasal dari Pangandaran, “ucapnya.(12/12)

Sementara Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani menambahkan, jumlah peserta  CPNS pada tahun 2019 lalu juga sama didominasi dari luar Pangandaran, dari Pangandaran sendiri hanya sekitar 30 persen saja.

Padahal kata Dani jika pendaftar dari Pangandaran banyak maka dipastikan peluang yang jadi CPNS asli Pangndaran terbuka lebar, tapi kalau yang minatnya sedikit susah juga.

“Saya berharap jumlah pelamar untuki tahun berikutnya bisa didominasi warga Pangandaran, “ujar Dani. (PNews)






SATPOL PP DAN JAGA LEMBUR KEMBALI TERTIBKAN PEDAGANG DI LOKASI WISATA PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM - Satpol PP dan Jaga Lembur kembali tertibkan pedagang di lokasi pinggiran pantai yang melebihi kapasitas, walau semula pedagang diperbolehkan berdagang di lokasi tersebutcatatan harus mengikuti aturan yang disepakati, seperti tidak boleh menyediakan meja dan bangku atau kursi terlalu banyak,  sehingga menjadi semerawut dan tidak enak dipandang. Namun sebagian pedagang kurang menggubris aturan tersebut, sehingga akhirnya satpol PP dan Jaga Lembur pun bertindak untuk menertibkan pedagang tersebut.

Menurut salah seorang anggotaJaga Lembur, Agus, penertiban ini terpaksa dilakukan karena jika dibiarkan akan menjadi pembenaran yang di kemudian hari akan menjadi banyak pelanggaran dan ini tentu akan semakin sulit.

"Kami terpaksa bertindak untuk menertibkan para pedagang di pinggiran pantai ini karena sudah melebihi kapasitas dan melanggar, “ujarnya. (12/12)

Agus mengatakan, sebelumnya para pedagang ini sebetulnya jauh-jauh hari sudah diperingatkan agar tidak menyimpan sarana daganganya berlebihan, seperti menggunakan bangku dan kursi yang terlalu banyak sehingga menjadi sempit dan semerawut dan tidak elok dipandang.

Dan sebenarnya imbuh Agus pedagang pun sudah tahu bahwa berdagang di pantai ada aturannya, tetapi mungkin karena merasa saat ini ada kesempatan selagi pengunjung banyak maka diperbanyak ruang dagangnya dengan menumpuk bangku, kursi dan mejanya.

Sementara saat ditertibkan petugas, sejumlah pedagang menyesalkan tindakan petugas mengangkut alat berjualan mereka, menurutnya ini tidak manusiawi walau pun pada akhirnya para pedagang pun  menyadari bahwa menurut aturan dan hasil kesepakannya memang sudah jelas, tidak boleh berjualan dengan melebihi kapasitas yang sudah ditetapkan. (HARISFIRDAUS)


PULUHAN PERANGKAT DESA SE- KECAMATAN BANTARKALONG IKUTI CAPACITY BUILDING

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS -  Puluhan perangkat desa se-Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya selama 2 hari (10-11 desember 2021) mengikuti capacity building dalam rangka peningkatan kemampuan penyusunan perencanaan desa yang di gelar di sebuah hotel di kawasan wisata Pantai Pangandaran.(11/12)

Dalam sambutannya Camat Bantarkalong H Dodo Ilyas S Sos menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya penguatan kemampuan perangkat desa dalam penyusunan perencanaan sejumlah program pembangunan sekaligus kemampuan administrasi dan penguatan kinerja perangkat dalam melaksanakan tugasnya sesuai SOP.

Dodo mengatakan, dalam kegiatan ini diikuti puluhan  perangkat dari 8 desa yang masing-masing desa mengirimkan 4 orang, terdiri dari Kepala desa, Sekretaris Desa, Kasi Perencanaan dan bendahara desa. 

“Panitia juga menghadirkan pemateri dan  narasumber yang kompeten sesuai dengan target kegiatan, sehingga diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat mendorong peningkatan kapasitas dan kinerja perangkat desa, “kata Dodo. (ANWARWALUYO)


WARGA MARUYUNGSARI SUDAH LAMA KELUHKAN TUMPUKAN SAMPAH DI SEKITAR PASAR TRADISIONAL

PANGANDARANNEWS.COM - Sampah yang berserakan di samping Pasar Tradisional Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran membuat pemandangan di sekitar pasar tersebut terkesan jorok dan kumuh, timbunan Sampah tersebut sudah terjadi sejak lama dibiarkan dan sampai saat ini belum ada penanganan khusus dari pengelola pasar hingga akhirnya secara bergotong-royong Ketua karang taruna Dusun, RT, RW, BPD, Linmas dan masyarakat sekitar pun mengambil tindakan dengan membakarnya gundukan sampah tersebut dengan di saksikan langsung Kepala Desa Maruyungsari, Tusiman. (11/12)

Menurut Ketua Karang Taruna Dusun, Lijan Sulaeman kepada PNews menuturkan, berbagai macam sampah seperti sampah plastik, karton, sayur, buah, tulang ikan dan sampah keluarga menumpuk di bagian samping pasar persisnya di belakang SD dan posyandu, sehingga aroma baunya sangat memgganggu.

Lijan mengaku tumpukan sampah pasar di sekitar area sekolah dan posyandu ini sudah lama dikeluhkan warga sejak lama, pasalnya selain menimbulkan bau tak sedap juga mengganggu kesehatan warga dan mengganggu kegiatan belajar.

“Saya khawatir tumpukan sampah tersebut mengundang bermacam jenis penyakit,”Ujarnya

Lijan pun mendesak agar pengelola pasar dan pemerintah desa untuk segera mengatasi limbah tersebut, sebelum banyak warga yang terserang penyakit dengan cara meminta kepada intansi terkait agar segera mengangkut serta mencari tempat untuk mengatasi tumpukan sampah tersebut.

Hal senda dikatakan salah seorang anggota BPD Maruyungsari Rahman. SE, pihaknya mengaku sudah melaporkan masalah ini ke pihak pengelola pasar dan ke Pemdes Maruyungsari.

Kondisi ini juga, kata Rahmat sudah diinformasikan ke Unit Pengelola Teknis Pasar (UPTP) setempat agar sampah tidak meluber kemana-mana karena warga sekitar sangat tertangggu, apalagi di musim hujan seperti sekarang ini tumpukan sampah tersebut mengeloarkan aroma yang menyengat serta pemandangan di sekitar SD dan posyandu tidak sedap dipandang mata.

“Saya berharap jangan sampai ada warga yang terkena sakit dulu baru ada tindakan, “kata Rahmat.

Ketika hal ini dikonfirmasi ke desa, Kepala Desa maruyungsari Tusiman membenarkan kondisi tumpukan pasar di area pasar sangat mengganggu warga, dan pihak pemdes pun berjanji  akan segera menindaklanjuti hal ini ke pengelola pasar.

Kata Tusiman, ia sudah berkordinasi dengan pihak kesehatan dan pendidikan dengan melayangkan surat ke pengembang untuk segaera menyelesaikan masalah pasar dan limbahnya, namun dari pihak pengembang sampai sekarang belum ada penjelasan bahkan saat diundang agar dating ke desa pun tidak datang.

Tapi menurut Tusiman Pemdes Maruyungsari tetap bertaggungjawab untuk mencari sulusinya, karena pasar tradisional desa (tarisi)merupakan bagian dari aset Desa. 

“Kami akan ke Dinas Perdagangan dan Perindustrian, bahkan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan agar permasalahan limbah pasar yang mengganggu warga serta mengganggu proses belajar mengajar di sekolahan dan kegiatan Posyandu, “tegasnya. (Tn)




AHMAD HADADI: “PERPUSTAKAAN MENJADI SOLUSI BAGI MEREKA YANG HAUS ILMU PENGETAHUAN”

Kepala Dispusipda Jabar Dr Ir h Ahmad Hadadi M.Si 
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Ditemui secara terpisah usah menyerahkan bantuan hibah buku ke perpustakaan Desa Mekrsari Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusipda) Jabar Dr Ir h Ahmad Hadadi M.Si menyampaikan, perkembangan teknologi informasi dewasa ini di satu sisi ada peluang dan juga ancaman, seperti peluang untuk masyarakat mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya dan seluas-luasnya, namun ada ancaman ketika digunakan secara tidak bijak dan etis, sehingga saat ini seluruh elemen harus cerdas informasi juga cerdas media.

Sekarang kata Hadadi sudah saatnya semua mulai melestarikan budaya membaca, dan hari ini banyak cara dikembangkan agar membaca menjadi sesuatu yang menyenangkan. Seperti lewat lagu yang membangkitkan gairah untuk membaca dan lainnya.

“Termasuk gerakan pemasyarakatan minat baca di perpustakaan Desa Karangmekar ini karena dengan membaca akan mampu menumbuhkan semangat, “ucap Hadadi.(10/12)

Dengan hibah buku, imbuh Hadadi, diharapkan bisa membangkitkan minat baca masyarakat Desa Karangmekar karena membaca buku bisa mencerdaskan kehidupan anak bangsa serta akan mampu melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) anak muda yang ada di pedesaan.

Membaca lingkungan, tren teknologi saat ini, itu juga menurut Hadadi bagian dari membaca, tapi dalam menggunakannya hendaknya harus bijak dan etis.

“Karena orang yang bijak dan etis tentu akan dapat mempertanggungjawabkan apa yang dilakukannya, ”tegasnya. 

Ia menambahkan, informasi juga bisa didapatkan di perpustakaan melalui buku-buku dengan menjadikan informasi sebagai sumber kekuatan, karena salah satu fungsi perustakaan itu sendiri merupakan fungsi informatif.

Masih kata Hadadi di perpustakaan juga bisa belajar karena disana ada pertarungan dialektika untuk mebangun karakter lewat  buku-buku, tapi saat ini buku kerap dianggap “tidak ramah”sehingga malas membeli buku karena harganya kelewat mahal.

“Oleh sebab itu perpustakaan menjadi solusi bagi mereka yang haus akan ilmu pengetahuan, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)


MELALUI DINAS SOSIAL PEMKAB PANGANDARAN LAKUKAN VERIFIKASI KELUARGA PENERIMA MANFAAT PKH

poto ilustrasi
PANGANDARANNEWS.COM – Untuk lebih memastikn bantuan tepat sasaran, Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa hari kemarin melakukan verifikasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH).(10/12)

Seperti disampaikan Koordinator PKH Kabupaten Pangandaran Ade Ajat Sudrajat,  selain memverifikasi ia juga melakukan validasi data penerima PKH, yang akan dilakukan hingga tanggal 31 Desember mendatang.

Validasi ini kata Ade dilakukan oleh SDM PKH  dengan sangat teliti, karena ingin mengetahui secara pasti, apakah ada yang sudah tidak berhak lagi menerima PKH tapi masih menerima dan lainnya. Dan verifikasi ini juga untuk memperbaiki data penerima bantuan sehingga diharapkan yang mengeluh belum cair di tahun 2021 bisa dicairkan pada tahun 2022 mendatang.

Saat ini, imbuhnya ada 17.213 penerima PKH yang tersebar di 10 kecamatan, dan yang paling banyak ada di Kecamatan Langkaplancar yakni 3.336 PKH. Sementara penerima terbanyak kedua ada di Kecamatan Padaherang dengan total penerima mencapai 2.370 PKH, dan jumalh PKH paling sedikit ada di Kecamatan Sidamulih dengan total 869 penerima.

Sementara Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pangandaran H Wawan Kustaman menambahkan, verifikasi dan validasi itu rutin dilakukan agar tidak ada lagi yang mengatakan bantuan tidak tepat sasaran. (PNews)





PERPUSTAKAAN DESA KARANGMEKAR TERIMA HIBAH BUKU DARI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN JABAR

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Perpustakaan Desa Karangmekar Kecamatan Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya kemarin menerima bantuan hibah sejumlah buku, seperti buku pengetahuan keagamaan, pengetahuan praktis dan kategori pengetahuan umum, dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaa Provinsi Jawa Barat.(10/11)

Usai serah terima bantuan buku tersebut, Kepala Desa Karangmekar Titana Bahtiar mengaku senang perpustakaan yang ada di desanya mendapat kunjungan Dinas Kearsipan dan Perpustakaa Provinsi Jawa Barat sekaligus untuk memberikan bantuan hibah 176 Judul buku dan  352 eksemplar.

Dengan adanya bantuan buku ini menurutnya berarti bisa menambah koleksi buku yang ada di perpustakaan Desa Karangmekar, sehuingga diharapkan nantinya akan semakin banyak warga yang berkunjung ke perpustakaan untuk menikmati buku-buku yang ada di perpustakaan desa.

“Atas nama masyarakat saya mengucaopkan terimakasih dan insaalloh hibah buku ini akan bermanfaat bagi kami warga Desa Karang mekar, “ucap Titana.

Titana menambahkan, sumbangan buku ini benar-benar sangat membantu sekali dalam pengembangan perpustakaan yang ada di desanya, dan mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini perpustaakaan Desa Karangmekar ke depannya bisa lebih berkembang lagi dan bisa lebih memberikan manfaat bagi warga desa yang ingin menambah ilmu pengetahuan dengan membaca di perpustakaan.

Sementara perwakilan dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaa Provinsi Jawa Barat, Prass berpesan agar buku-buku sumbangannya ini bisa dirawat dengan baik sebagaimana teta kerja seorang pustakawan.

“Saya juga berharap agar pengurus Perpustakaan Desa  dapat berperan aktif dalam mensosialisasikan perpustakaan desa ini ke masyarakat, “ungkapnya.(ANWARWALUYO)




WAKIL DPRD PROVINSI JABAR OLEH SOLEH ISI KEGIATAN RESES BERSILATURAHMI DENGAN FORUM WARTAWAN TASIK

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Peran media diperlukan untuk membantu kinerja anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  dalam rangka mensejahterakan masyarakat.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKB H.Oleh Soleh dalam rangka kunjungan reses dan acara ramah-tamah dengan insan pers yang tergabung dalam Forum Wartawan Online Tasikmalaya (FWOT), yang dihadiri 18 media baik cetak mau pun on line, bertempat di sebuah rumah makan di kawasan Mangkubumi Kota Tasikmalaya. (8/12)

Menurut Oleh Soleh sudah seharusnya dibangun sinergitas ini untuk kemajuan daerah, salah-satunya seperti kegiatan ini yang dikemas dalam jalinan silaturahmi bersama seluruh rekan media.

“Karena maju mundurnya pembangunan terletak adanya para Jurnalis yang selalu konsen terhadap apa yang di lihat dan didengar untuk disampaikan pada publik, "ucap Oleh Soleh.

Menanggapi yang disampaikan H Oleh Soleh, Ketua FWOT Tasikmalaya Dadang Suhendar merasa bersyukur dan berterimakasih atas kunjungan, karena ditengah jadwal kegiatan yang padat masih bisa bersilaturahmi dengan awak media, dan diharapkan dengan kegiatan ini antara media dan wakil rakyat bisa saling sharing serta tukar pendapat.

“Ada kesamaan tupoksi anggota DPRD dengan media, yakni dalam hal kontrol sosial di masyarakat sehingga informasi sangat dibutuhkan untuk bisa mengimpormasikan kinerjanya pemerintah pada  masyarakat, “ucap Dadang.

Dadang berharap kegiatan seperti  ini bisa terus dilaksanakan agar sinergitas DPRD dan insan jurnalistik terus terjalin erat untuk kemasalahatan masyarakat.

“Secara organisasi kami merasa senang dan bangga karena Kang Oleh mau berkunjung serta bersilaturahmi dengan kami di FWOT Tasikmalaya, “pungkasnya.  (ANWARWALUYO)





KETUA DPRD PANGANDARAN: “UNTUK CEGAH KEBOCORAN RETRIBUSI DI PINTU MASUK OBYEK WISATA, PERLU DIREKAYASA”

Bupati dan Ketua DPRD Pangandaran
PANGANDARANNEWS.COM  -  Untuk menghindari adanya kebocoran tiket di toll gate (pintu masuk) obyek wisata, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin berharap agar rekayasa lalu-lintas sedemikaian rupa, mulai dari obyek wisata (ow) Pantai Karapyak di Kecamatan Kalipucang hingga OW pantai Batukaras di Kecamatan Cijulang, karena dengan demikian minimal dapat meminimalisir wisatawan yang tidak bayar tiket.

“Dan kepada petugas jaga di pintu masuk hendaknya bisa memilah mana wisatawan dan mana masyarakat setempat, sebagai rujukanya harus seperti di toll gate objek wisata Pantai Pangandaran," kata Asep.(7/12)

Menurutunya dia, jika jalan dari Pamugaran Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih sudah tersam bung ke obyek wisata Batuhiu di Desa Ciliang Kecamatan Parigi, maka perlu dilakukan rekayasa di pintu masuk obyek wisata tersebut tentu dengan menambah sarana dan prasarana.

Upaya ini, kata Asep, dilakukan agar capaian Penghasilan Asli Daerah (PAD) dari retribusi wisata nantinya bisa dioptimalkan, salah-satunya caranya pemda harus tahu bagaimana mengambil atau memetik potensi yang bisa jadi PAD Kabupaten Pangandaran.

Seperti diketahui, sebelumnya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata juga mengatakan, untuk lebih memaksimalkan PAD dan retribusi daerah sudah dibentuk SOTK baru, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) 

"Dan nanti untuk mengisian pimpinannya kita akan melakukan melalui mekanisme open bidding,"kata Jeje. (PNews)





PEMDES HEGARWANGI SALURKAN BLT PERIODE AKHIR TA 2021 UNTUK WARGA TERDAMPAK COVID-19

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Bertempat di Gedung Olahraga (Gor) Pemdesa Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) tahun anggaran (TA) 2021 periode bulan desember untuk 127 keluarga di 25 Rt dan 5 kedusunan yang terdampak Covid-19, dengan nominal Rp 300 ribu per keluarga.(7/12) 

Kepala Desa Hegarwangi Taufan Firmansyah SE usai penyaluran BLT bagi warganya menyampaikan, mudah-mudahan BLT ini bisa sedikit meringankan beban serta bermanfaat bagi keluarga terdampak covid 19.

Taufan mengatakan untuk penyaluran BLT hari ini merupakan pengalokasian tahap akhir dari DD TA 2021 yang diperuntukan untuk bantuan sosial pada warga terdampak covid-19, dan BLT yang telah disalurkan selama TA 2021 diharpakn dapat dimanfaatkan dengan sebaik- baiknya oleh masyarakat di tengah-tengah masa sulit selama pandemi cobid 19 berlangsung.

“Terimakasih kami sampaikan kepada warga yang telah taat menjalankan prokes dan mengikuti vaksinasi guna pencegahan penyebaran covod 19 di wilayah Desa Hegarwangi,”kata Taufan.

Ia juga tidak lupa mengajak warga senantiasa berdoa’ agar wabah penyakit  covid 19 cepat hilang, salah satunya dengan  perbanyak mengambil wudhu  sholat lima serta berzikir.

“Kita harus yakin covid 19 akan  hilang dan masyarakat pun  sehat sehingga ekonomi tumbuh  kembali, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)








MELALUI RAPAT PARIPURNA PEMKAB PANGANDARAN RESMI TAMBAH SOTK BARU, BAPENDA

PANGANDARANNEWS.COM - Dengan ditetapkanya Raperda tentang perubahan ke empat menjadi Perda Nomor 31 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah menjadi sebuah Perda, maka Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi menjadi SOTK baru di lingkup pemerintah Kabupaten Pangandaran.

Usai mengikuti rapat paripurna penetapan Perda Nomor 31 tahun 2016 di gwdung DPRD, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata kepada sejumlah awak media menyampaikan kini pihaknya tinggal melaporkan penetapan tersebut ke Gubernur Jawa Barat, sesudah itu langsung dibuat Peraturan Bupati (Perbup) dan selanjutnya tinggal bagaimana nanti mekanisme pengisian jabatan SOTK baru tersebut.

Kemungkinan proses pengisian jabatan ini kata Jeje bisa memakan waktu hingga dua minggu lebih sehingga dipastikan SOTK baru ini akan terisi pada awal tahun 2022.

"Dan pada awal tahun Bapenda harus mulai menghitung potensi pendapatan kita," kata Jeje. (6/12)

Untuk target PAD dan pajak saat ini sebesar  Rp 114 Miliar, dan ke depan diharapkan target bisa mencapai Rp 200 miliar lebih.

“Bapenda ini dibentuk agar PAD kita bisa lebih memaksimalkan terurama dari sektor pajak hotel dan restoran, "tegasnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin menambahkan keinginan bupati agar target PAD mencapai Rp 200 Miliar ini masih realistis dn tentunya ini harus ditunjang dengan kelengkapan fasilitas, seperti kelengkaPann Tapping box untuk dipasang di hotel dan restoran.

"Karena sekarang pun  ada kenaikan setelah hotel dan restoran yang dipasang alat tersebut," ungkapnya.(PNews)



SILATURAHMI DAN DISKUSI ANTAR PENGURUS WARNAI KUNKER KETUA IPEMI PROVINSI JAWA BARAT DI PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM - Usai dilantik menjadi Ketua Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) Provinsi Jawa Barat, Hj Irma Bastaman terus melakakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pengurus Daerah (PD) Ipemi yang ada di kabupaten-kota di jabar.

Kepada PNews, usai melaksanakan pertemuan dengan PD Ipemi Kabupaten Pangandaran yang digelar di  aula setda, Irma mengatakan, kunker ini dalam rangka 100 Hari kerja pasca pelantgikannya menjadi Kegua Ipemi Jabar.

“Selain silaturahmi dalam kunker ini kami juga berdiskusi terkait kesulitan apa dan apa saja yang bisa dikembangkan di kabupaten-kota, “ungkap Irma.(7/12)

Intinya, kata Irma pihaknya terus memberikan motivasi kepada pengurus di daerah untuk saling membantu, karena sejati Ipemi tidak bergerak pada sektor perdagangan (trading) saja tapi Ipemi lebih menekankan pada pemerdayaan para perempuan muslimah untuk buisa bermanfaat baik dianta pengurus, anggota dan muslimah lainnya.

“Dan trading tersebut menjadi salah satu pemberdayaan itu sendiri, “imbuhnya.

Irma menambahkan, yang lebih penting organisasi juga harus mampu memberikan link-link pemasaran karena hal itu menjadi penting untuk menumbuhkembangkan sebuah Usaha Kecil Menengah (UKM), seperti dengan melaksankan even, market place dan lainnya yang dibutuhkan UKM.

Irma menyebut, Pangandaran merupakan daerah berpotensi dalam pengembangan Ipemi ke depan sehingga diperlukan tempat khusus untuk pemasaran produk-produk yang dihasilkan UKM Pangandaran.

Ipemi juga menurut Irfma harus berkolaborasi dengan 5 pihak, akademisi, bisnismen, comunitas, goverment (pemerintah) dan media (ABCGM).

“Saya optimis Ipemi ke depan akan lebih berkembang di Kabupaten Pangandaran, “ucapnya.

Sementara Ketua PD Ipemi Pangandaran Diah Ratu Badraeni mengungkapkan, hingga saat i ni ia beserta pengurus lainnya terus berusaha agar Ipemi bisa levih berkembang di Pangandaran, salah satunya dengan terus melakukan rekrutmen anggota.

“Saat ini Ipemi Pangandaran baru mempunyai anggota sekitar 20 orang, “ungkapnya. (PNews)












JEMBATAN AMBRUK, JALUR DESA SUKAMAJU-CIBOGO PUN TERPUTUS

PANGANDARANNEWS.COM – Akibat diguyur hujan lebat dan melebarnya bentang sungai telah mengakibatkan jembatan di RT 03 RW 01 Desa Cibogo yang menghubungkaan Desa Cibogo Kecamatan Padaherang dan Desa Sukamaju Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran pun ambruk sehingga akses kedua desa  terebut pun teputus.

Awal kejadian ambruknya jembatan yang lokasiya tidak jauh dari rumah  salah seorang anggota DPRD Kabupaten Pangandaran dari fraksi PDI Perjuangan, H Tasimin, ini terjadi pada hari kamis lalu (2/12) saat terjadi hujan deras membuat air sungai meluap sehingga menyebabkan pelebaran sungai.

Menurut Tasimin, akibat terjadi pelebaran tersebut mengakibatkan tiang penyanggga pun tidak kuat menahan derasnya aliran sungai.

“Jembatan ini dibangun tahun 2013 dengan sumber pembiayaan dari APBD Pemprov Jabar, “terang Tasimin.(5/12)

Tasimin pun berharap kejadian segera menjadi perhatian pemerintah mengingat jembatan ini sangat vital dan dibutuhkan warga. (Tn)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN