PEMDES HEGARWANGI SALURKAN BLT PERIODE AKHIR TA 2021 UNTUK WARGA TERDAMPAK COVID-19

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Bertempat di Gedung Olahraga (Gor) Pemdesa Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) tahun anggaran (TA) 2021 periode bulan desember untuk 127 keluarga di 25 Rt dan 5 kedusunan yang terdampak Covid-19, dengan nominal Rp 300 ribu per keluarga.(7/12) 

Kepala Desa Hegarwangi Taufan Firmansyah SE usai penyaluran BLT bagi warganya menyampaikan, mudah-mudahan BLT ini bisa sedikit meringankan beban serta bermanfaat bagi keluarga terdampak covid 19.

Taufan mengatakan untuk penyaluran BLT hari ini merupakan pengalokasian tahap akhir dari DD TA 2021 yang diperuntukan untuk bantuan sosial pada warga terdampak covid-19, dan BLT yang telah disalurkan selama TA 2021 diharpakn dapat dimanfaatkan dengan sebaik- baiknya oleh masyarakat di tengah-tengah masa sulit selama pandemi cobid 19 berlangsung.

“Terimakasih kami sampaikan kepada warga yang telah taat menjalankan prokes dan mengikuti vaksinasi guna pencegahan penyebaran covod 19 di wilayah Desa Hegarwangi,”kata Taufan.

Ia juga tidak lupa mengajak warga senantiasa berdoa’ agar wabah penyakit  covid 19 cepat hilang, salah satunya dengan  perbanyak mengambil wudhu  sholat lima serta berzikir.

“Kita harus yakin covid 19 akan  hilang dan masyarakat pun  sehat sehingga ekonomi tumbuh  kembali, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)








MELALUI RAPAT PARIPURNA PEMKAB PANGANDARAN RESMI TAMBAH SOTK BARU, BAPENDA

PANGANDARANNEWS.COM - Dengan ditetapkanya Raperda tentang perubahan ke empat menjadi Perda Nomor 31 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah menjadi sebuah Perda, maka Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi menjadi SOTK baru di lingkup pemerintah Kabupaten Pangandaran.

Usai mengikuti rapat paripurna penetapan Perda Nomor 31 tahun 2016 di gwdung DPRD, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata kepada sejumlah awak media menyampaikan kini pihaknya tinggal melaporkan penetapan tersebut ke Gubernur Jawa Barat, sesudah itu langsung dibuat Peraturan Bupati (Perbup) dan selanjutnya tinggal bagaimana nanti mekanisme pengisian jabatan SOTK baru tersebut.

Kemungkinan proses pengisian jabatan ini kata Jeje bisa memakan waktu hingga dua minggu lebih sehingga dipastikan SOTK baru ini akan terisi pada awal tahun 2022.

"Dan pada awal tahun Bapenda harus mulai menghitung potensi pendapatan kita," kata Jeje. (6/12)

Untuk target PAD dan pajak saat ini sebesar  Rp 114 Miliar, dan ke depan diharapkan target bisa mencapai Rp 200 miliar lebih.

“Bapenda ini dibentuk agar PAD kita bisa lebih memaksimalkan terurama dari sektor pajak hotel dan restoran, "tegasnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin menambahkan keinginan bupati agar target PAD mencapai Rp 200 Miliar ini masih realistis dn tentunya ini harus ditunjang dengan kelengkapan fasilitas, seperti kelengkaPann Tapping box untuk dipasang di hotel dan restoran.

"Karena sekarang pun  ada kenaikan setelah hotel dan restoran yang dipasang alat tersebut," ungkapnya.(PNews)



SILATURAHMI DAN DISKUSI ANTAR PENGURUS WARNAI KUNKER KETUA IPEMI PROVINSI JAWA BARAT DI PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM - Usai dilantik menjadi Ketua Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) Provinsi Jawa Barat, Hj Irma Bastaman terus melakakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pengurus Daerah (PD) Ipemi yang ada di kabupaten-kota di jabar.

Kepada PNews, usai melaksanakan pertemuan dengan PD Ipemi Kabupaten Pangandaran yang digelar di  aula setda, Irma mengatakan, kunker ini dalam rangka 100 Hari kerja pasca pelantgikannya menjadi Kegua Ipemi Jabar.

“Selain silaturahmi dalam kunker ini kami juga berdiskusi terkait kesulitan apa dan apa saja yang bisa dikembangkan di kabupaten-kota, “ungkap Irma.(7/12)

Intinya, kata Irma pihaknya terus memberikan motivasi kepada pengurus di daerah untuk saling membantu, karena sejati Ipemi tidak bergerak pada sektor perdagangan (trading) saja tapi Ipemi lebih menekankan pada pemerdayaan para perempuan muslimah untuk buisa bermanfaat baik dianta pengurus, anggota dan muslimah lainnya.

“Dan trading tersebut menjadi salah satu pemberdayaan itu sendiri, “imbuhnya.

Irma menambahkan, yang lebih penting organisasi juga harus mampu memberikan link-link pemasaran karena hal itu menjadi penting untuk menumbuhkembangkan sebuah Usaha Kecil Menengah (UKM), seperti dengan melaksankan even, market place dan lainnya yang dibutuhkan UKM.

Irma menyebut, Pangandaran merupakan daerah berpotensi dalam pengembangan Ipemi ke depan sehingga diperlukan tempat khusus untuk pemasaran produk-produk yang dihasilkan UKM Pangandaran.

Ipemi juga menurut Irfma harus berkolaborasi dengan 5 pihak, akademisi, bisnismen, comunitas, goverment (pemerintah) dan media (ABCGM).

“Saya optimis Ipemi ke depan akan lebih berkembang di Kabupaten Pangandaran, “ucapnya.

Sementara Ketua PD Ipemi Pangandaran Diah Ratu Badraeni mengungkapkan, hingga saat i ni ia beserta pengurus lainnya terus berusaha agar Ipemi bisa levih berkembang di Pangandaran, salah satunya dengan terus melakukan rekrutmen anggota.

“Saat ini Ipemi Pangandaran baru mempunyai anggota sekitar 20 orang, “ungkapnya. (PNews)












JEMBATAN AMBRUK, JALUR DESA SUKAMAJU-CIBOGO PUN TERPUTUS

PANGANDARANNEWS.COM – Akibat diguyur hujan lebat dan melebarnya bentang sungai telah mengakibatkan jembatan di RT 03 RW 01 Desa Cibogo yang menghubungkaan Desa Cibogo Kecamatan Padaherang dan Desa Sukamaju Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran pun ambruk sehingga akses kedua desa  terebut pun teputus.

Awal kejadian ambruknya jembatan yang lokasiya tidak jauh dari rumah  salah seorang anggota DPRD Kabupaten Pangandaran dari fraksi PDI Perjuangan, H Tasimin, ini terjadi pada hari kamis lalu (2/12) saat terjadi hujan deras membuat air sungai meluap sehingga menyebabkan pelebaran sungai.

Menurut Tasimin, akibat terjadi pelebaran tersebut mengakibatkan tiang penyanggga pun tidak kuat menahan derasnya aliran sungai.

“Jembatan ini dibangun tahun 2013 dengan sumber pembiayaan dari APBD Pemprov Jabar, “terang Tasimin.(5/12)

Tasimin pun berharap kejadian segera menjadi perhatian pemerintah mengingat jembatan ini sangat vital dan dibutuhkan warga. (Tn)


KABUPATEN PANGANDARAN TERIMA HIBAH PEMASANGAN 5000 PJUTS DARI LPPBIFBWD

PANGANDARANNEWS.COM – Dilansir dari chanal you tube salah satu statsiun tv swasta nasional, Kabupaten Pangandaran direncanakan akan menerima hibah sekitar 5000 titik Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) dari Lembaga Pengelola Proyek Yayasan Badan Kongres Internasional Forum Budaya (LPPBIFBWD).

Saat menghadiri serah terima percontohan pemasangan PJUTS di Desa Paledah Kecamatan Padaherang, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata yang diwakili Asisten Daerah II urusan perekonomian dan pembangunan, Dadang Dimyati menyampaikan terimakasih kepda LPPBIFBWD dengn pemberian hibbah PJUTS yang nantinya akan disebar ke desa-desa yang ada di Kabupaten Pangandaran.

“Dan tentu ini akan sangat bermanfaat untuk masyarakat, terutama dalam rangka mendukung sektor ekonomi dan pada kegiatan-kegiatan yang sifatnya produktif “ungkap Dadang.(3/12)

Dadang mengatakan, Pemkab Pangandaran menyambut baik serta mengapresiasi LPPBIFBWD yang memiliki kepedulian pada lingkungan serta telah banyak berbakti untuk negeri.

Dengan adanya PJUTS Dadang menargetkan Pangandaran akan semakin tangguh dan masyarakatnya akan tumbuh. 

“Saat ini Kabupaten Pangandaran menerima hibah 5000 pemasangan PJUTS yang akan disebar di 10 kecamatan, “imbuh Dadang.

Untuk itu kepada pihak yang bersangkutan dalam penentukan nanti lokasi, Dadang berharap bisa berkordinasi dengan Dinas Perhubungan, jadi titik-titik lokasi pemasangannya hasil rekomendasi dari dishub.

Dadang menjelaskan program ini sebetulnya merupakan kaitan dengan forum ekonomi priangan timur dan sudah didasari dengan perpres 87 tahun 2021, dan forum ini pada bukan hanya di Pangandaraan saja tapi mencakup Kabupaten Tasik, Kota Tasik, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis.

Sementara itu ketua korwil LPPBIFBWD wilayah jawabarat, Fadil berharap pemasangan PJUTS ini bisa membawa dampak positif bagi masyarakat, lebih khususnya bagi warga yang ada di pelosok dan pedesaan untuk meningkatkan produktifitas, sekaligus dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat pedesaan. 

Menurut Fadil, hibah PJUTS akan dipasang di sejumlah jalan desa dan pelosok, artinya tidak diprioritaskan untuk jalan provinsi maupun jalan nasional. oleh karena itu diharapkan adanya koordinasi agar akurasi penempatannya bisa tepat guna sesuai dengan perencanaan. 

“Kami juga berharap mudah-mudahaaan tidak ada resistensi sekecil apapun dengan adanya bantuan ini,  sebab PJUTS memang hibah, “ujar Fadil. 

Fadil menyebut, hibah PJUTS akan diberikan ke 27 kabupaten dan kota di seluruh Provini Jawa Barat dan masing-masing mendapat 5000 titik, ini dalam rangka mendukung program pemerintah pusat untuk indonesia terang.

Dengan program ini juga, kata Fadil bisa terjalin komunikasi yang baik antar pemerintah daerah dengan para masing-masing vendor maupun para legislatif supaya program ini bisa berjalan dengan lancar, dengan sukses. 

“Dan khususnya untuk Kabupaten Pangandaran ini sebagai salah satu percontohan yang kami pasang untuk hari ini bisa berjalan sukses untuk kedepannya dan ini insyaallah bisa kami jalankan dan kami realisasikan mulai tahum 2022 mendatang, “kata Fadil. 

Fadil juga berterimakasih kepada segenap pihak yang telah mendukung program PJUTS ini karena ini merupakan bentuk sinergi antara program yang dilaksanakan di daerah dan program yang dirancang LPPBIFBWD, dan program pjuts di Kabupaten Pangandaran merupakan upaya dalam rangka mendukung percepatan pembangunan untuk peningkatan perekonomian kesejahteraan masyarakat serta ikut mendukung keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jalan untuk Kabupaten Pangandaran. (PNews)


KODIM 0612/TASIKMALAYA LAKSANAKAN BSMSS TAHUN 2021 DI DESA CIKUPA

PANGANDARANNEWS..COM/TASIKNEWS – Program Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) merupakan program yang dibiayai dari anggaran Daerah melalui TNI, dan kali ini dilakukan program BSMSS Kodim 0612/ Tasikmalaya berlokasi di Desa Cikupa Kec. Karangnunggal – Tasikmalaya Jawa Barat. (2/12)

Pembukaan BSMSS yang dilaksanakan di Aula Desa Cikupa dihadiri sekitar 50 undangan, diantaranya Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf Ary Sutrisno, S.IP, Bupati Tasikmalaya diwakili Kepala Dinas Sosial  Drs Roni Ahmad Sahroni, Danramil 1215/Karangnunggal Mayor inf Kurniadi, Kapolsek Karangnunggal, Kompol Didin Jumardini, Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana, STp MM, Kepala Puskesmas, Dadan Kusnanto, SKM, Kepala Desa Cikupa, Yudha Heryadi serta beberapa tokoh masyarakat Desa Cikupa. 

Dalam laporannya Pasi Ter Kodim 0612/Tasikmalaya Kapten Inf Heri Sapari selaku kordinator lapangan melaporkan kesiapan kegiatan tersebut, diantaranya waktu pelaksanaan kegiatan dibagi dua tahap yaitu prakarya BSMSS dilaksanakan pada tanggal 25 November sampai dengan 1 Desember 2021 dilanjutkan dengan tahap 2 pada tangga. 2 Desember s/d 15 Desember 2021, sasarannya berupa infra struktur fisik Pengaspalan jalan lapen dengan volume 2100m x 2,5m, RTLH 12 unit. Sedangkan kegiatan non fisiknya,  penyuluhan kesadaran berbangsa dan bernegara serta kesadaran bela negara dan cinta tanah air dan pengetahuan masyarakat dibidang kesehatan khususnya disiplin Protokol kesehatan Covid-19 dan bidang keagamaan.

Sementara dalam  sambutannya Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana, STp.,MM mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0612/Tasikmalaya dan Pemerintah Daerah karena memilih Desa Cikupa dalam kagiatan BSMSS ini.

Kegiatan BSMSS ini kata Asep diharapkan akan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam bergotong royong dan sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Dari sector ekonomi tentu kegiatan BSMSS ini akan bisa meningkatkan penghasilan masyarakat, dan yang lebih penting selain dapat membangun masyarakat juga bisa merawat hasil dari kegiatan BSMSS ini agar manfaatnya lebih lama.”kata Asep.

Hal senada dikatakan Kadinsos Tasikmalaya, Drs Roni Ahmad Sahroni, diharapkan warga Desa Cikupa dalam kegiatan BSMSS ini jangan hanya menjadi penerima manfaat semata, tetapi ada penilaian dan pentimbangan tertentu karena Desa Cikupa merupakan desa berkembang dan masyarakatnya cukup baik dan masih memiliki rasa kebersamaan yang tinggi.

“Diharapkan kegiatan ini bisa memberikan motivasi buat masyarakat untuk meningkatkan kesadaran bergotong royong dan bisa memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki, juga kegiatan bisa dijadikan moment untuk mempererat persatuan atau kemanunggalan TNI dengan rakyat, ” ungkap Roni.

Sementara Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Inf Ary Sutrisno, S.IP, menyampaikan Kegiatan BSMSS ini dalam rangka kegiatan teritorial Tahun anggarann 2021, dan mudah-mudahan dalam pelaksanaan kegiatan ini semua bisa berjalan lancar dan kemanunggalan TNI dengan semua unsur masyarakat dalam bentuk gotong royong terlihat nyata.

“Kegiatan BSMSS di wilayah Kodim 0612/Tasikmalaya akan di mulai tanggal 02 sampai dengan 15 Desember 2021.”jelas Dandim.

Ia menambahkan, program BSMSS ini dari tahun ketahun menunjukan hasil yang memuaskan dan bisa dirasakan lanngsung masyarakat baik fisik maupun non fpisik hingga dapat mendorong perkembangan berbagai sektor secara umum.”

”Pencapaian ini tentu tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah dan seluruh pihak khususnya masyarakat sebagai penerima maanfaat BSMSS, “pungkasnya. (ANWARWALUYO-AMIRSARIPUIN)


UNTUK OPTIMALKAN PENGELOLAAN PAD PEMKAB PANGANDARAN SEGERA BENTUK OPD BAPENDA

Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran
PANGANDARANNEWS.COM – Usai dikonsultaikan dengan Kementerian Dalam  Negeri ((Kemendagrr) Pemkab Pangandaran segera membentuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan hal ini akan dibahas bersama DPRD untuk menjadi Rancangan Peraturan Daerah (RAPERDA) menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Kepada awak media Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, pembentukan OPD Bapenda ini bertujuan untuk lebih memaksimalkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD), karena saat ini urursan PAD dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)

“Agar bisa terkelola dengan baik sehingga kami menangggaapp perlu untuk dibentuk OPD  yang secara khusus  mengelola PAD, “kata Jeje.(30/11)

Sebelumnya kata Jeje Pemkab Pangandaran mengusulkan ada beberapa OPD seperti Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga menjadi OPD Dinas Pendidikan dan Dinas Pemuda Dan Olahraga, Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa diwacanakan dipisah jadi Dinas Sosial dengan Dinas Desa. 

" Tapi setelah dievaluasi dan dikaji, kami sepakat untuk membentuk OPD Pendapatan leih dulu,  “jelas Jeje.

Jeje juga mengatakan jika usulan tersebut sempat ditolak oleh Pemprov Jawa Barat karena scor yang tidak memadai, namun setelahnya diajukan kembali ternyata scornya memenuhi syarat dan direstui untuk memekarkan OPD BPKAD. (PNews)


300 WARGA DESA TAWANG TERIMA SERIPIKAT REDIS DARI BPN TASIKMALAYA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS- Bertempat di aula desa sekitar 300 warga Desa Tawang, Kecamatan Pancatengah siang  tadi menerima sertifikat redistribusi tanah atau yang lebih dienal dengan istil redis dari kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tasikmalaya, penyerahan sertifikat tersebut dihadiri oleh seksi bagian penetapan Hak BPN Kabupaten Tasikmalaya dan Muspika tingkat Kecamatan Pancatengah.(2/12)

300 sertifikat redis yang di berikan ke masyarakat ini merupakan program tahun 2021, dimana objek lahan yang dibuat sertifikat adalah Lahan pertanian/perkebunan masyarakat Desa Tawang,.

Menurut Kepala Desa Tawang, Mansyur, ia mengku sangat senang karena harapan warganya bisa terealisasi saat ini bahkan untuk tahun depan pun pihaknya akan mengajukan kembali dengan  Program Prioritas Nasional berupa Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). 

Ia juga bersyukur dan berterimakasih karena sudah terlaksananya program pemerintah tersebut, apalagi masyarakat pun terlihat senang dan menyambut baik program itu dengan penuh suka cita.

"Alhamdulillah hari ini penyerahan sertifikat redis Tahun 2021 ke masyarakat terealisasi sesuai harapan masyarakat dan ini menjadi kebanggaan karena program ini sampai ke desa kami yang sebelumnya merasa was-was menunggu teralisai ini, “ujar Mansyur.

Ia juga berppesan kepada  warga penerima sertipikat agar dapat menjaga sertifikat dengan baik dan jangan disiasiakan, serta mohon doa dan dukungannya untuk  Program PTSL yang akan diajukanya untuk tahun depan bisa teralisasi juga.

"Sertifikat ini merupakan bukti otentik kepemilikan tanah maka pegunakanlah dengan baik, dan jika dijadikan agunan ke bank pastikan untuk kebutuhan yang bermanfaat seperti untuk modal usaha, “tegas Mansyur.(ANWARWALUYO)


PEMKAB TASIKMALAYA RESMI BUKA OW ALAM PASIRGUMAWANG PARK JATIWARAS

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNESWS - Kerja keras yang dilandasi sipat gotong royong tinggi yang dipupuk selama  1 tahun belakang ini yang dimiliki Karang Taruna Citra Sejati Jatiwaras untuk mewujudkan daerahnya menuju desa wisata sudah dilirik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Sehingga Obyek Wisata ( OW) alam Pasir gumawang Park yang dirintis sejak bulan Juli tahun lalu pun beberapa hari lalu sudah dibuka dan diresmikan Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya. (29/11).

OW Pasirgumawang  Park yang berlokasi di Pasirgumawang Desa/Kecamatan Jatiwaras selama ini sudah lama menjadi perbincangan masyarakat luas sebagai tujuan wisata keluarga. Berbagai publikasi  baik melalui pembicaraan dari mulut ke mulut atau pun media sosial sudah ramai mewarnai agenda tujuan wisata menjelang hari libur, karena OW Pasirgumawang Park ( PGP) sendiri memanang memiliki  panorama alam yang spesial dengan suguhan kesejukan rindangnya pepohonan dan pelbagai sarana dalam memanjakan pengunjung.

Menurut salah seorang anggota Karang taruna Citra Sejati, Aries tapas, di obyek wisata alam PGP ini sudah tersedia fasilitas diantaranya Jembatan Katineung untuk spot foto, Gazebo dan musola.

"Untuk membuat lebih nyaman pengunjung kami juga ke depannya merencanakan akan memperbanyak fasilitas spot foto, "ungkap Aries.

Sementara menurut Kabid di Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya, Evi Mulyajaya dalam sambutannya menyampaikan tahun ini Pemkab Tasikmalasa sudah menurunkan SK Bupati bagi 24 desa yang dikukuhkan menjadi desa wisata, salah satunya di Kecamatan Jatiwaras diwakili Desa Mandalamekar.

"Insaalloh  tahun 2022 nanti, kami berharap obyek wisata disini bisa berkembang dan bisa masuk menjadi Desa Wisata dengan mengantongi SK Bupati, "ujarnya.

Evi menjelaskan sebuah obyek wisata itu mempuynai 3 kriteria diantaranya, Atraksi ( Ada yang bisa dilihat dan dikerjakan), Aksebilitas ( jalan) dan Amenitas ( sarana dan prasarana).

Dan untuk menuju Desa wisata, imbuhnya pemerintah desa juga harus segera bermusyawarah dengan para tokoh masyarakat untuk membentuk kepengurusan dengan membentuk Pokdarwis ( Kelompok sadar wisata) serta harus membuat tata tertib atau peraturan di kawasan seputar Obyek wisata.

Secara terpisah, Kepala Desa Jatiwaras, Uun Mis'un mengatakan, kedepan  pihaknya akan melaksaaan musyawarah untuk  pengalokasian anggaran peruntukan Obyek wisata Pasirgumawang park.

"Dan untuk tahun 2022 rencananya akan dialokasikan untuk pembangunan sarana GOR dulu, "jelas Uun. (UDIRUSWANDI)


POLSEK CIPATUJAH GELAR BINLUH DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN WPS DI PANTAI PASANGGRAHAN

PANGANDARANNWS.COM/TASIKNEWS - Jajaran Polsek Cipatujah Polres Tasikmalaya beberapa hari lalu melaksanakan Bimbingn dan penyuluhan  (Binluh) serta pemeriksaan kesehatan terhadap wanita Pekerja Sosial (WPS), bertempat di pantai Pasanggrahan Cipatujah. (29/11) 

Dalam kegiatan tersebut hadir Ps.Kanit Binmas Polsek Cipatujah Aiptu H.Andi Surahman.SH. dan Kasi Kesos dari Kecamatan Cipatujah Kuswanto,S.Ip,M.Si, Babinsa Koramil 1225 Pelda Joko dan Pranata Laboratorium Kesehatan Pemegang Program HIV Ibu Sri Muktiningsih, Amd. Ak,.   

Pada kegit tersebut juga dilaksanan Skrining HIV dan Sfilis dengan menggunakan HIV Reagena Standar Diagnostic dan Sfilis Indec kepada para WPS tersebut.

Seperti dikatakan Kapolsek Cipatujah Iptu Rokhmadi, SH, Binluh ini sangat penting untuk dilakukan karena dengan Binluh, pemeriksaan kesehatan  ini akan terpantau pula keadaan dari kondisi  WPS

“Dengan adanya Binluh ini juga diharapkan mereka akan bisa disadarkan sehinga bisa kembali ke jalan yang baik,"ujar Rokhmadi. (ANWARWALUYO)


CATAT, HASIL SKB CPNS KABUPATEN PANGANDARAN AKAN DIUMUMKAN BULAN JANUARI TAHUN DEPAN

PANGANDARANNEWS.COM – Saat ditemui PNews di ruang kerjanya Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Ganjar Nugraha menyampaikan hasil Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Kabupaten Pangandaran kemungkinan akan diumumkan pada bulan Januari 2022 mendatang.

“Tes SKB sendiri sudah dilaksanakan sejak tanggal 28 November di beberapa tempat, seperti di Tasikmalaya dan tempat lain," terang Ganjar.(30/11)

menurut Ganjar,  ada 6.593 peserta SKB ini sebelumnya sudah dinyatakan lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan peserta SKB yang hadir mencapai 1.316 orang yang dibagi beberapa sesi dan akan mengikuti tes SKD hinggai tanggal 15 Desember 2021.

Ganjar menambahkan untuk jumlah formasi CPNS 2021 Pangandaran seluun ada 1.209 CPNS dengan formasi, Tenaga Pendidikan untuk Guru PPPK sebanyak 598 dari jumlah pelamar 1.102 orang. Dan untuk formasi Tenaga Kesehatan ada 417 orang dengan jumlah pelamar 3.375.

“Sedangkan Tenaga Teknis sebanyak 194 formasi dari jumlah pelamar 5.578, “jelasnya lagi.

Sementara  Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani berharap agar para peserta SKB diharapkan bisa fokus selama menjalankan tes.

"Dalam pelaksanaan tes peserta juga diharuskan tetap menerapkan prokes," ungka Dani. (PNews)




SEBELUM MASUK OBYEK WISATA PANGANDARAN, PENGUNUJNG DIHARUSKAN SCREENING VAKSINASI DI LOKASI CHECK POINT

Bupati Panggandaran, Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM – Disoal persiapan menelang libur natal dan tahun baru (nataru) di obek wisata, Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata kepada sejumlah awak media di aula setda mengatakan, wisatawan yang akan berlibur nataru wajib menunjukkan bukti telah divaksin.

Jeje menambahkan kebijakan screening vaksinasi dan penempatan Check Point sudah dimulai sejak Minggu lalu, dan wisatawan yang belum divaksin akan divaksin di tempat cek point itu.

Sedang untuk penelusuran apakah wisatawan sudah atau belum  divaksin itu bisa dilihat dari Aplikasi PeduliLindungi dan Kartu manual sudah divaksin.

"Melalui system tersebut kita bisa lihat apakah wisatawan sudah divaksin atau belum, “kata Jeje (29/11)

Agar screening vaksinasi tersebut tidak menimbulkan kemacetan, maka akan diatur melalui rekayasa lalu-lintas.

Jeje mengau senang karena saat dilakukan screening teryata banyak wisatawan yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis 1 di daerah asalnya.

 Sementara Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi menambahkan pihaknya pun ikut mengecek screening vaksinasi pada wisatawan, pada Sabtu dan Minggu kemarin, dan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kendaraan yang hendak masuk ke objek wisata Pantai Pangandaran, untuk memastikan mereka sudah divaksin.

“Kami juga menyedikan gerai vaksinasi, dan tentunya ada dua opsi atau pilihan bagi wisatawan yang belum divaksin, apakah memilih divaksin atau putar balik karena tidak divaksin," ujarnya.(PNews) 


KABAR GEMBIRA BAGI PARA PELAKU USAHA WISATA DAN EKRAP DI PANGANDARAN, HARI SELASA BESOK ADA PENCAIRAN BANSOS DARI PEMPROV JABAR

PANGANDARANNEWS.COM – Ini kabar gembira bagi para pelaku usaha wisata di Pangandaran pasalnya bantuan sosial dari Pemerrintah Provinsi Jawa Barat, hari Selasa (30/11) akan segera cair. Yang sebelumnya bantuan ini tak kunjung ada realisasinya.

Seperti disampaikan Kepala Seksi Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Pangandaran Dadang Koswara, jika bantuan dari pemprov belum cair karena selama ini masi terkendala oleh Surat Keputusan (SK) belum ditandatangani Gubernur Jabar.

Alhamdulillah sekarang sudah ada kabar bahwa bansos besok sudah mulai bisa dicairkan di bjb,” kata Dadang.(29/11)

Usulan bantuan pelaku usaha wisata ini dan ekonomi kreeatif ini yang selama ini terdampak pandemic covid-19 kata Dadang padahal sudah lama diajukan 

Menurutya saat ini ia pun sudah merasa lega karena saat ini sudah ada kejelasan terkait kapan pencairan bansos ini.

Lebih jauh Dadang menjelaskan total calon penerima bantuan sosial untuk pelaku usaha wisata dan ekraf sebanyak 5.579 orang, dengan total bantuan sebesar Rp 1,6 milyar, dan masing-masing penerima akan mendapat bantuan sebesar Rp 300 ribu per orang, “terang Dadang.

“Untuk penyalurannya dimulai besok di Kecamatan Padaherang dan Kecamatan Pangandaran, “jelasnya.(PNews)


KAPOLRES CIAMIS :”WISATAWAN YANG AKAN BERKUNJUNG KE PANGANDARAN SAAT LIBUR NATARU HARUS SUDAH DIVAKSIN”

 

PANGANDARANNEWES.COM- Saat libbur natal dan tahu  baru (Nataru) seluruh wisatwan yang akan berkunjung ke Obyek wisata di Kabupaten Paangandaran harus bisa menunjukann surat tanda sudah divaksin dan mempunyai aplikasi PeduliLindungi.

Demikian ditegaskan Kapolress Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, S.I.K., M.Sc, sampaikan usai meninjau pelaksanaan gerai vaksinasi presisi di Pangandaran.(27/11)

“Itu semua menjadi  sarat untuk bisa masuk ke obyek wiisataa sesai aturan PPKM lel 3, “jelasnya.

Kapolress menyebut pemberlakuan aturan ini akan dilakukan mulai akhir pekan ini sampai dengan setelah liburan tahun baru 2022.

Dan bagi wisatawan yang belum melaksanakan vaksinasi, kata Kapolres, pihaknya akan memberikan layanan suntik vaksin di gerai vaksinasi presisi Polres Ciamis.

Selain harus sudah ikut vaksinasi, lanjutnya wisatawan pantai Pangandaran juga harus tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan pakai masker

Saat ini Polres Ciamis sudah melaksanakan vaksinasi sebanyak  7.150 dosis vaksin kepada masyarakat di Kabupaten Ciamis dan Pangandaran.

“Dengan rincian di Ciamis sebanyak 6.145 dosis dan Pangandaran 1.005 dosis vaksin, karena vaksinasinya sudah 80 persen maka kami fokuskan untuk wisatawan dan warga sekitar lokasi wisata,” imbuhnya. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN