DALAM RAKERDA PABPDSI KABUPATEN TASIKMALAYA DIBAHAS PERAN DAN FUNGSI BPD DI PEMERINTAHAN DESA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia  (PABPDSI) Kabuppaten Tasikmalaya beberapa hari lalu menggelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) dengan tema, "Mempertegas Posisi BPD Dalam Mengawal Aspirasi Rakyat Menuju Good Governance Desa," yang dihadiri Ketua DPRD H. Asep Sopari Al ayubi, Sp, Dewan Kehormatan PABPDSI  DR. H. Tatang Farhanul Hakim, H. Demi Hamzah Rahadian Sh,Mh ( ketua komisi 1 DPRD ), H.Apip Ipan Permadi, S.Pd, MI.pol ( Wakil Ketua DPRD ), H. Asep Zulfikri, SE ( Bapem perda DPRD ), serta undangan lainnya, bertempat di Gedung DPRD Tasikmalaya. (27/11)

Dalamm sambutnnya Ketua PABPDSI Kabupaten Tasikmalaya Hilmansyah M.Husnaeni menyampaikan, RAKERDA ini dalam rangka untuk mengusulkan atau menyampaikan aspirasi anggota karena selama ini posisi BPD memang tidak dalam posisi yang benar.

“Kenapa seperti itu? Sebab realisasi di lapangan kita harus sama-sama intropeksi serta tidak saling menyalahkan, “ungkap Hilman.

Hilman juga mengatakan dalam hal ini BPD harus membenahi diri dan melakukan penguatan  kapasitasnya sehingga dengan demikian BPD harus bisa saling mengisi dan sama-sama berkontribusi bagaimana meraih martabat BPD dalam menciptakan pembangunan di desa yang lebih baik lagi.

Hilman menambahkan, BPD harus meraih martabat karena dulu posisi BPD itu sebagai Dewan Perwakilan Rakyat Desa, tetapi seiring berjalannya waktu dan kebijakan pemerintah dengan berbagai cipta kondisi, BPD mengalami  distortsi yang luar biasa dengan beberapa perubahan peraturan/ undang undang. Terakhir dari undang undang otonomi daerah muncul undang undang desa no 6 tahun 2014 ini merubah fungsi yang tadinya Badan Perwakilan Desa Menjadi Badan Perwusyawaratan Desa.

“Secara organisasi melalui kepengurusan pusat kita sudah menyampaikan hal ini karena inisiatif perubahan undang undang desa ada di komite 1 DPD RI kita menyampaikan nota secara keorganisasian, “jelasnya

Bahkan, imbuhnya DPP  berinisiatif mengusulkan  perubahan undang undang desa versi BPD terkait perubahan supaya memperjelas mempertegas posisi BPD untuk kembali  menjadi aparatur desa, sehingga tugas fungsi BPD disertai pla dengan fasilitas yang layak.

Menurut Hilman sayangnya sampai saat ini BPD dalam posisinya terkesan masih kurang diakui, seperti halnya fasilitas maupun kesejahteraan BPD masih kurang layak bahkan seolah kurang manusiawi.

“Namun diakui atau tidak di sisi lain peran dan fungsi BPD ternyata sangatlah penting keberadaannya dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa," pungkanya. (ANWARWALUYO)


SESUAI INMENDAGRI NOMER 62 TAHUN 2021, LIBUR NATARU WISATA PANGANDARAN TETAP DIBUKA

PANGANDARANNEWS.COM – Libur natal dan tahun baru (Nataru) 2021 iobyek Wisata di Kabupaten Pangandaran dipastikan tetap buka untuk dikunjungi, hal ini karena dalam kebijakan pemerintah pusat pada Intruksi Menteri Dalam Negeri nomer 62 tahun 2021 tidak ada penegasan penutupan tempat wisata.

Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Pangandaran Tonton Guntari, beberapa hari lalu membenarkan selama dalam PPKM level 3, obyek wsiata Pangandaran tetap buka.

“Tapi dengan catatan kita tetap memperketat aturan PPKM, dan ini tentu sesuai Inmnegdagri nomer 62, “ujar Tonton.(26/11)

Pengetatan tersebut, kata Tonton,m diantaranya dengan membatasi jumlah pengunjung,  wisata yang datang tidak boleh lebih dari 50 persen dari kapasitas.

Selain itu, imbuhnya, pihaknya juga akan menerapkan aplikasi peduli lindungi bagi wisatawan yang keluar masuk lokasi wisata terutama perhotelan, dan selama libur nataru petugas gabungan pun akan melakukan operasi yustisi di setiap objek wisata.

“Dan jika ditemui ada yang melanggar seperti tidak pakai masker maka akan petugas pun akan memberikan sanksi, “kata Tonton.

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 62 tahun 2021 Tonton menyebut ada beberapa aturan PPKM level 3 selama Nataru, seperti menerapkan aturan ganjil genap ke lokasi wisata serta pembatasan jumlah pengunjung maksimal 50 persen, menerapkan prokes ketat, menggunakan aplikasi peduli lindungi bagi wisatawan yang akan masuk ke tempat wisata dan meniadakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan seperti pesta malam tahun baru.

“Dan tentu Pemkab Pangandaran pun siap melaksanakan aturan-aturan tersebut, “tegasnya. (PNews)


KORWIL PENDIDIKAN PADAHERANG PERINGATAI HARI PGRI KE 76

PANGANDARANNEWS.COM – PGRI Kecamatan Padaherang Kabpaten Pangandaran menggelar peringatan HUT PGRI ke-76 yang langsung di pimpin kepala Korwil pendidikan , Endang Mulyono S.Pd, MM dan dihadiri oleh seluruh jajaran guru se-Kecamatan Padaherang, bertempat di gedung PGRI.(25/11)

Usai memimpin acara tersebut, kepada media Endang mengatakan, peringatan hari guru nasional ini merupakan salah satu bentuk penghargaan bagi para guru di Indonesia, dengan harapan kedepannya akan lebih baik lagi dalam perannya sebagai guru terlebih sekarang di masa pandemi guru dituntut untuk memberikan materi pelajaran secara utuh kepada para siswa nya.

“Mudah-mudahan dengan acara ini pula bisa mempererat tali silaturahmi antar guru khususnya yang ada di wilayah Padaherang dan umumnya semua guru yang ada di Kabupaten Pangandaran, “ungkap Endang.

Disoal terkait pembelajaran tatap muka terbatas, Endang mengatakan, hal itu sudah dapat terlaksana dengan baik, bahkan sekarang durasinya akan di tambah hingga dua belas, itupun dengan catatan peotokol kesehatannya tetap dijalani. (Tn)


BUAYA SEPANJANG 180 CM YANG DITANKAP WARGA PAMOTAN DISERAHKAN KE KSDA RESORT PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa hari lalu KSDA Resort Pangandaran kembali menerima kiriman seekor buaya, yang berhasil ditangkap warga  bernama Solikin yang di tinggal Blok Kendal RT 03 RW 07 Dusun Ciawitali Desa Pamotan Kec Kalipucang.(23/11)

Awal penangkapan buaya sepanjang 180 cm dan berat 38 kg saat Solikin sedang beraktifitas menyadap kelapa di area pinggir sungai Citanduy blok Cilutung Kedungkarang, saat itu juga ia berusaha menangkap buaya tersebut dan membawa ke rumahnya.

Kepala KSDA Resort Pangandaran Uking Iskandar membenarkan pihaknya terkait buaya yang ditangkap warga di sungai Citanduy di Desa Pamotan Kecamatan Kalipucang, dan menurutnya sekarang buaya tersebut sedang ditangani dan dikarintina pihak KSDA Pangandaran, dan rencananya keberadaan buaya ini kata Uking akan diaporkan ke seksi di Kantor wilayah di Tasikmalaya.

“Jadi nanti yang memutuskan mau diapakan buaya ini apakanakan di kembalikan ke habitatnya atau disimpan di penaNgkaran, kewenagannya ada di kantor seksi wilayah , “terang Uking.

Pada kesempatan lain, Uking menyampiakan pihaknya berharap kepada seluruh warga apabila menemukan hal seperti ini untuk segera melaporkan ke KSDA karena KSDA bersama dengan polhut dan para petugas lain nya akan segera turun untuk menanganinya. (Tn)






BUPATI DAN WAKIL BUPATI HADIRI PELANTIKAN PENGURUS PATAYAT NU KABUPATEN PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Beerapa hari lalu Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati Ujang Endin Indrawan menghadiri pelantikan pimpinan Cabang Patayat NU kabupaten Pangandaran

Bertempat di Pesantren Riyadusaalikin Kecamatan Padaherang.(20/11)

Selain bupati dan wakil bupati, nampak hadir dalam tersebut Ketua Bawaslu, Ketua KPU, ketua KNPI, ketua PC Muslimat, ketua GP Anshor dan seluruh jajaran kepengurusan Patayat NU Kabupaten Pangandaran.

Usai dilantik, Ketua patayat NU Pangandaran Milki Barokah SHI MA dalam sambutannya menyampaikan diharaapkan fatayat dapat berkiprah demi kemaslahatan ummat serta mampu menciptakan generasi yang sholeh dan sholehah.

“Fatayat NU merupakan salah satu yang mewadahi pemberdayakan perempuan, “ujarnya.

Ia juga menekankan agar fatayat NU terus berinovasi melakukan program dengan melibatkan peran serta kaum perempuan dan anak anak.

“Selain itu saya juga mengajak seluruh fatayat untuk bergerak bersama pemerintah dalam membangun Kabupaten Pangandaran yang hebat bermartabat, “imbuhnya

Sementara Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wirasdinata pada kesempatan yang sama mengatakan patayat merupakan anak baru gede ( ABG) nya muslimat, artinya badan otonomi NU ini  diisi oleh kaum perempuan.

Kata Jeje, satu yang melekat di ajaran NU, mereka merupakan pewaris ajaran ahli sunah wal jamaah yang  wajib merawat serta menjaga kultur budaya NU.

“Dan sudah tentu jika kita bicara NU tentunya kita juga bicara NKRI, “jelas Jeje. (Tn)





SEORANG WARGA KARANGJALADRI SERAHKAN SEEKOR BUAYA KE KSDA RESORT PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Petugas Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDA) Resort Pangadaran tadi pagi bergegas menuju lokasi usai menerima telepon dari salah seorang warga di Dusun Bojongsalawe Desa Karangjaladri Kecamatan Parigi yang berniat akan menyerahan seekor buaya miliknya.

Seperti disampaikan Kepala Resor KSDA Pangandaran Uking  Iskandar, usai menerima telepon dari seorang warga yanng tidak dikenal ia pun langsung memeritahkan beberpa petugas untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

“Ternyata benar memang ada warga yang dengan suka rela menyerahkan seekor buaya pada petuga kami, “kata Ukinng.(20/11)

Buaya tersebut pun langsung dibawa ke kantor KSDA Pangandaran untuk dirawat dan diperiksa kondisi kesehatannya.

Seperti diketahui, pasca viiralnya kemunculan buaya di Sungai di Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih beberapa waktu lalu, KSDA Resort Pangandaran terus mensosialisasikan terkait Undang – Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya, Pada Pasal 21 ayat 2, disebutkan bahwa setiap orang dilarang untuk menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut dan memperniagakan satwa dilindungi baik dalam keadaan hidup maupun mati, dan ini ada hukuman pidana dan denda.

Uking mengatakan, peyerahan buaya oleh warga ini pun mungkin karena warga menyadari bahwa buaya termasuk satwa yang dilindungi. 

“Dari keterangan yang diperoleh petugas, katanya buaya ini didapat dari sungai Cimulungan Batuhiu, “terang Uking. (PNews)


RATUSAN WARGA TIGA KECAMATAN DI KABUPATEN PANGANDARAN IKUTI PEMERIKSAAN MATA GRATIS

PANGANDARANNEWS.COM – Ratusan warga di 3 kecamatan Kabupaten Pangandaran, Kecammtan Mangunjaya, adaahran dan Kalipucang beramai-ramai mendatangi aula Kanntor Kecamatan Padaerang untuk ikut memeriksakan mata secara gratis program dari  Pemerintah Jabar Bergerak dengan tema Mataku Jendelaku, dengan target  sasaran 1000 orang.(18/11)  

Menurut Ketua Jabar Bergerak, Wiwin Asep Nurdin, karena di saat pandemi covid-19 aktivitas sekolah mengandalkan belajar online (daring) maka dengan adanya program Mataku Jendelaku yang diketuai Ata Ridwan Kamil yang kerjasama dengan Lion Club Bandung Raya (LCBR), program ini jelas sangat membantu sekali, khususnya terkait kesehatan mata.

“Alhamdulillah kita mendapat perhatian LCBR, mudah-udahan program ini bermanfaat untuk masyyarakat khusunya pelajar yang merupakan tunas bangsa sebagai tumpuan masa depan kita, “ungkapnya. (Tn)


AKIBAT INTENSITAS HUJAN TINGGI DAN UNTUK KESELAMATAN WISATAWAN, WISATA GREEN CANYOON SEMPAT DITUTUP

PANGANDARANNEWS.COM – Salahssatu destinsi wisata andalan di Kabupaten Panandaran, Green Canyon di saat musim hujan sangat berdampak pada keramaian kunjungan wisatawan di obyek wisaat  tersebut. Pasalnya saat intensitas hujan menngkat aliran sungai di obyek terebut akan meluap, sehingga sangat berbahaya.

Seperti disampaikan salah seoorang anggota Kompepar Green Canyon Yus Rahman, karena kondisi terebut setidaknya sudah tiga kali pada bulan ini obyek wisata Green Canyon ditutup sementara, dan sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) jika debit air di hulu berada diatas 60 cm maka kegiatan wisata harus dihentikan.

“Apalagi untuk body rafting, ini bahaya dan tidak dibolehkan," kata Yus.(18/11)

Yus menambahkaan, untuk kegiatan berperahu mungkin masih bisa saja dilakukant, tapi tetap saja beresiko.

Warna air sungai yang berubah menjadi keruh kecoklatan, biasanya airnya hijau, kata Yus kondisi ini juga tidak disukai wisatawan, sehingga akibatnya tingkat kunjungan pun mengalami penurunan sekitar 50 persen.

“Dengan kondisii ini kami terus berkordinasi dengan tim SAR untuk selalu meningkatkan keamanan dan keselamatan wisatawan, “ucapnya. (PNews)


AKIBAT BURUKNYA KONDISI JALAN, SEJUMLAH PETANI DI PANCATENGAH MERUGI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS  – Jalan Buniasih menuju Kalapa Genep dan Cikalong di kawasan Tasikamalaya Selatan, tepatnya di Kampung Cimomon, Desa Margaluyu Kecamatan Pancatengah saat ini kondisinya sangat memprihatinkan sehingga sanagat sulit dilalui baik kendaan roda dua maupun empat.

Dari pantauan PNews, tampak jalan rusak dan berlubang di jalur sepanjaang 4 kilo meter tersebut bisa mengakibatkan kecelakaan bagi para pengguna jalan.

Menurut sejumlah pengendara yang melintas, mereka mengatakan kondisi ini terjadi sejak musim hujan tiba belakangan ini yang membuat kondisi jalan semakin rusak dan parah.

Menurutnya, dengan kondisi jalan seperti ini jelas  aktipitas masyarakt sangat terganggu serta perekonomian pun berdampak kurang baik.

“Karena jalan itu satu satunya yang sering dilalui baik oleh petani maupun aktipitas lain seperti berdagang, “ungkapnya.(18/11)

Salah seorang tokoh masyarakat Pancatengah, Adeng Mutaqin, membenarkan jalan di Desa Margaluyu yang tembus ke Desa Kalapa Genep Kecamatan Cikalong sepanjang 4 km kondisinya sangat memprihatinkan.

Adeng mengatakan, jalan tersebut sudah tidak layak pakai karena sudah terlalu banyak anak sekolah yang menjadi korban kecelakaan.

“Karena saking seringnya kami pun sudah tidak aneh lagi saat ada berita kecelakaan pengendara di lokasi itu atau ada mobil yang mogok akibat amblas,” tutur Adeng.

Warga lainnya menambahkan, akibat banyak kendaraan yang sering mogok ini membuat pengguna lain terkena macet hingga berjam-jam dan hal ini diikeluhkan petani pasalnya hasil taninya menjadi tak layak dijual akibat membusuk sehinga tidak sempat diangkut pembeli.

Menurutnya petani dan pedagang disini merasa kesulitan untuk memasarkan hasil panennya, dikarenakan para agen enggan turun langsung, dan jika datang pun harga jualnya pasti akan jatuh.

Ia pun berharap  kondisi ini segera menjadi perhatian Pemkab Tasikmalaya dan segera melakukan perbaikan karena jalan lintas ini sangat vital bagi masyarakat.

“Kami  berharap para pejabat di pemeriitah bisa terketuk hatinya, kami masyarakat di pedesaan haya bisa berharap dan berharap, “ungkapnya.

Ia menambahkan, Wakil Bupati Tasikmalaya yang berasal dari Pancatenggah seharusnya bisa memperjuangkan hal ini seperti janjinya yang disampaikan saat kampanye pilkada yang lalu. (ANWARWALUYYO)


JELANG ULANG TAHUN KE 71 KORP SAT POL AIRUD POLRES TASIKMALAYA GIATKAN PENGAMANAN PANTAI

PANGADARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Menjelang hariulang tahunya ygk 71, jajaran Satpolairud Polres Tasikmalaya betekad untuk lebih meningkatkan kinerja, seperti kegitan patroli yang rutin dilaksanakan dalam rangka sosialisasi PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) kepada masyarakat nelayan pesisir agar selalu  meningkatkan kesadaran  kesehatan pribadi dan keluarga dengan tetap selalu mematuhi protokol kesehatan seperti menerapkan 5 M dan 3T,  menjaga Kamtibmas di sepanjang pesisir pantai Pamayangsari dan Sindangkerta di Kecamatan Cipatujah.

Tak hanya itu, dalam kegiatan yang laksanakan beberpa hari lalu oleh sejumlah petugas Sat Pol Airud, diaantaranya  Aiptu Sukirman, Bripka Ade Hermawan daan Bripka Dedi Kurniadi pun memberikan peringatan terkait cuaca ekstrem gelombang besar dan angin kencang agar nelayan berhati - hati saat melaut. 

“Selain menghimbau agar mengunakan alat keselamatan kami juga menghimbau agar nelayan tidak menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan saat menangkap ikan di laut, “kata Kasat Pol Airud Polres Tasikmalaya saat ditemui di kantornya. (13/11)

Ia menambahkan, pihaknya juga melakukan pengecekan dan monitoring pada kegiatan premanisme di wilayah pelabuhan Pamayang dan pantai Sindangkerta serta melakukan kordinasi dengan Rukun Nelayan (RN) dan tokoh masyarakat setempat sehiingga diharapkan dapat Tercipta keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Alhamdulillah sampai saat ini kondisi di wilayah pantai aman dan cukup kondusif serta tidak ada lagi aksi premanisme khususya di wilayah hukum perarian Kecamatan Cipatujah, “tegasnya. (ANWARWALUYO)


DINILAI BERPOTENSI, PEMKAB PANGANDARAN SEGERA SERTIPIKATKAN KELAPA HIBRIDA JADI PIT

PANGANDARANNEWS.COM – Saat meninjau perkebunan kelapa hibrida milik H Lilih di blok Merjan Kecamatan Cijulang, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan potensi kelapa ini luar biasa baik buah kelapanya mau pun air nira yang dihasilkan untuk bahan baku pembuatan gula kelapa, sehingga Pemkab Pangandaran pun akan segera melakukan sertifikasi Pohon Induk Terpilih (PIT) untuk kelapa lokal unggulan, yang akan ditentukan oleh Kementerian Pertanian.

Pada beberapa tahun sebelumnya kata Jeje pihaknya mencari bibit pohon kelapa pendek ini ke ber bagai daerah, seperti Kabupaten Sukabumi dan Menado Sulawesi Utara.

Jeje mengatakan, ternyata jenis kelapa ini dimiliki juga oleh warga Pangandaran, dengan luas 12 hektar yang ditanami 2000 pohon kelapa hibrida dan mampu tumbuh subur serta berbuah lebat.

“Ini merupakan solusi bagi Pemkab Pangandaran dalam rangka pemberdayaan petani khususnya budidaya pohon kelapa dan produksi gula kelapa, “kata Jeje.(9/10)

Dengan pohon kelapa jenis hibrida in petani tidak lagi harus naik pohon kelapa yang rata-rata tingginya mencapai 10-20 meter, dan resiko kecelakaan saat naik produksinya juga terbatas. Dan meski ukuran pohon pendek tetapi kelapa hibrida ini mempunyai buah yang besar sehingga para petani bisa lebih efisien tenaga dan berpenghasilan lebih banyak karena kelapa yang besar akan menguntungkan petani.

Jeje mengaku keberadaan kebun kelapa hibrida milik H Lilih ini jelas telah memberi masukan pada  pemerintah daerah dalam rangka penguatan kebijakan bidang pertanian kelapa sehingga ke depan akan lebih dikembangkan lagi.

Sementara menurut Sekdis Pertanian Kabupaten Pangandaran Yadi Gunawan, saat ini pihaknya masih mengupayakan anggaran untuk pengadaan bibit kelapa hibrida ini karena saat ini di Kabupaten Pangandaran belum ada pembibitan khusus kelapa hibrida sehingga saat petani  membutuhkan harus mendatangkan dari luar daerah.

Kalau pun sekarang ada jenis kelapa tersebut yang dimiliki  H Lilih, ini harus memiliki sertifikat terlebih dahulu yang  saat ini sudah dalam tahap mengupayakan penetapan PIT  oleh kemeterian pertanian.

Tahun ini Pemkab sedang mengupayakan proses sertifikasi itu. Sudah datang tim dari Balit Palma Manado, mengecek lahan yang pohon kelapanya akan ditetapkan sebagai PIT yakni kebun milik Lilih.

Setelah SK penetapan PIT kelapa hibrida Pangandaran turun, jelas Yadi, benih tersebut baru bisa dilepas ke pasaran. 

Yadi optimis kelapa lokal juga akan unggul apabila dikelola dengan baik karena lahan yang ada di Kabupaten Pangandaran subur.

“Dan pohon kelapa hibridaini rata-rata dalam 3 tahun sudah bisa berbuah walaupun pohonya pendek, tentu potensi ini luar biasa, ”ungkap Yadi. (PNews)


HAMPIR 10 TAHUN TAK DIPERBAIKI, MASYARAKAT PUN GOTONG-ROYONG PERBAIKI JALAN PENGHUBUNG KECAMATAN SALOPA-CIKTOMAS- JATIWARAS

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS  - Sudah hampir 10 tahun kondisi jalan penghubung antara Kecamatan Salopa-Ciktomas dan Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya kondisinya rusak parah sehingga sangat sulit dilewati kendaraan yang melintasi jalur tersebut. Namun sayang kondisi tersebut hingga saat ini masih belum tersentuh program perbaikan dari pemerintah.

Menurut salah seorang warga Babakanwaru, Edi (39), sudah beberapa kali pimpinan kepala daeah namun kondisi jalan yang menjadi sarana transportasi masyarakat ini masih terlihat memprihatinkan, padahal masyarakat benar-benar sangat membutuhkan kondisi jalan yang layak dan nyaman untuk digunakan.

“Jalan tersebut merupakan jalur vital dan padat kendaraan yang menghubungkan tiga kecamatan, “ungkapnya.(10/11)

Selain membuat sulit kendaraan yang melintas, jelas Edi, di jalur tersebut pun sering terjadi kecelakaan yang diakibatkan buruknya kondisi jalan.

Untuk mengantisiasi kejadian tersebut, sejumlah warga dri Kecamatan Salopa pun ramai=ramai bergotong-royong menutupi lobang-lobang dengan pasir.

“Seharusnya pemerintah malu, karena perbaikan jalan ini justru dilakukan oleh masyarakat lngsung, “kata Edi di sela-sela kegiatan gotong-royongnya. (ANWARWALUYO)


SEJUMLAH PKM DESA CIKAPINIS TERIMA BANTUAN SOSIAL PROGRM BPNT REGULER DAN PERLUASAN

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Anggota Polsek Karangnunggal Polres Tasikmalaya AIPDA  Usep Risdiana didampingi anggota TNI Koramil Karangnunggal Sertu Nurkholis, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengamanan penyaluran Bansos  program BPNT perluasan, bertempat di agen  BRI Link Toko Delisva milik dari Hj. Kholis di Dusun Gandamekar RT. 02/01 Desa Cikapinis Karangnunggal.(8/11)

Dalam kegiatan ini juga turut dihadiri Kepala Desa Cikapinis Azis Nuryana, Babinsa Sertu Nurkholis, Kasi Kesra Desa Cikapinis Ahmad Halwani, S.Pd, pendamping PKH Wahidah.S.pd,. Pendamping TKSK, Jajang, serta para perangkat Desa dan KPM para penerima BPNT

Menurut keterangan  AIPDA Usep Risdiana, jumlah penerima bantuan program BPNT Desa Cikapinis untuk reguler sebanyak 456 KPM dan perluasan  sebanyak 232 KPM, dengan rincian barang sembako, antara lain Beras 12 kg  = Rp.132 ribu, Telor 1 kg  = Rp 23.500, Kentang 1 Kg  = Rp.14 ribu, Kacang hijau 0,2 Kg = Rp.6 ribu, Buah pir 0,98 Kg = Rp.24.500, dan semuanya senilai Rp.200 ribu.

“Dalam pelaksanaan kegiatan ini seluruh yang hadir diharuskan mengikuti mematuhi Protokol Kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, “kata Uep. (ANWARWALUYO)


DIDUGA AKIBAT TANAH LABIL RUMAH MILIK KADUS DI DESA BANGUKARYA LANGKAPLANCAR AMBLAS

PANGANDARANNEWS.COM – Sebuah rumah milik Kepala Dusun (kadus) Wangkalronyok Aep Saepudin di Rt 18 Rw 07 Desa Bangunkarya Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran, beberapa hari lalu mengalami retak dan lantai rumahnya amblas sedalam sekitar 50 centi meter.

Menurut pemilik rumah, Aep kejadian yang terjadi hari kamis tanggal 4 Nopember lalu  ini merupakan untuk yang kedua kalinya setelah beberapa bulan lalu terjadi hal yang sama.

“Hanya pada kejadian yang pertama dulu amblasnya tidak sedalam yang sekarang terjadi, ”terang  Aep saat bertemu PNews di sebuah warung kopi di Desa Sukaresi.(9/10)

Aep menuturkan, awal kejadian tanggal 4 nopember lalu saat sekitar jam 5.00 dini hari terjadi retak-retak pada lantai rumah yang disusul amblasnya pondasi rumah sekitar  jam 11 siang, sehingga mengakibatkan bangunan rumah yang terbuat dari GRC pun menggantung dari podasi rumah.

Aep menduga kejadian ini mungkin dikarenakan kondisi tanah di atas bangunan rumahnya labil sehingga saat diguyur hujan yang saat ini hampir terjadi setiap hari membuat tanah tersebut tidak kuat menahan beban bangunan.

“Saat ini saya sudah melaporkan kejadian ini ke pihak Desa Bangukarya dan BPBD Kabupaten Pangandran, “imbuhnya.

Secara terpisah, saat dihubungi lewat telepon cellllernya Kabis Darlog BPBD Kabuaten Pangandaran Jajang membenarkan kejadian tersebut yang menimpa salah seorang warga  Desa Bangunkarya.

“Kami juga sudah melihat langsung kondisi rumah tersebut ke lapangan, “ucapnya.(10/11)

Jajang juga mengatakan, karena diperkirakan kondisi tanah di lokasi rumah tersebut sangat labil dan sewaktu-waktu bisa terjadi hal yang sama, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan sebaiknya pindah rumah saja ke tepat yang lebih aman.

Disoal bantuan apa yang akan diberikan pemd, Jajang mengatakan pihaknya berencana akan mengupayakan untuk memperbaiki rumah tersebut jika rumah tersebut tidak masuk dalam program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Dinas Sosial.

“Kami pun akan segera berkordinasi dengan Dinas Sosial agar tidak terjadi bantuan ganda pada penerima yang sama, “kata Jajang. (PNews


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN