ANGGOTA DPR RI FRAKSI PARTAI DEMOKRAT SITI MUFATTAHAH SALURKAN 250 DOSIS VAKSIN UNTUK WARGA DESA SUKASUKUR

PANGANDRANNEWS.COM/TASIKNEWS – Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Jabar Hj.Siti Mufattahah Psi, MBA, kemarin berkunjung ke Kabupaten Tasikmalaya untuk menggelar vaksinasi di Desa Suka Sukur Kecamatan Mangunreja dengan jumlah 250 dosis. (15/9)

Dalam pelaksanaan vaksinasi ini menargetkan 1000 dosis untuk dua kabupaten, Garut dan Tasikmalaya, masing masing 500 dosis.

Menurut Siti Mufattahah kegiatan vaksinasi ini merupakan program Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Demokrat sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan vaksinasi yang sudah berjalan selama ini. Dan program vaksin ini bukan hanya di Jabar XI saja, tetapi juga di Daerah Pemilihan (Dapil) lainnya pun diselenggarakan program serupa untuk masyarakat dengan sistem jemput bola langsung ke desa-desa.

Selain dhadiri Hj.Siti Mufattahah Psi, MBA, vaksinasi di Desa Sukasukur juga dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Kapolsek Singaparna Kompol.Semiyono, Camat Mangunreja Kasminto,

Staf ahli DPR RI, H.Irfan dan tenaga ahli Ali Ridwan serta tim khusus Hj.Siti Mufat tahah, M. Moch, Noor Faizal.AK.SH Ksatpol PP kecamatan Mangunreja, Endang Setiawan, Sip, Danpos koramil Singaparna, Kepala Desa dan perangkat Sukasukur.

 Melalui asisten pribadi Irfan, Siti Mufattahah mengatakan, dilaksanakan vaksinasi ini bertujuan supaya masyarakat sehat dan mendapat vaksin yang memang sudah menjadi program pemerintah.

”Kita amati masih ada di beberapa daerah Jabar XI masih banyak belum divaksin begitu juga di desa desa yang jauh jangkauan, ”ungkapnya.

Diharapkan masyarakat antusias melaksanakan program vaksin ini karena memang bermanfaat untuk kesehatan masyarakat.

Sementara Kepala Desa Sukasukur, Tata mengungkapkan, ia merasa bangga karena ada pengalokasian vaksin dari partai Demokrat melalui kadernya Hj.Siti mufattahah anggota DPR RI dari Dapil XI. Pasalnya warga Desa Sukasukur sangat membu tuhkan adanya vaksinasi ini.

“Selain vaksinasi kami juga sangat mengharapkan adanya bantuan fisik dan pemberdayaan peningkatan Sunber Daya Manusia, “ucapnya. (ANWARWALUYO)


DALAM KUNJUGAN KE KABUPATEN PANGANDARAN PANGDAM III SILIWANGI TINJAU PEMBANGUNAN MAKODIM

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa hari lalu dalam salah satu rangkain kegiatan kunungannya ke Kabupaten Pangandaran, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Agus Subiyanto didampingi Bupati H. Jeje Wiradinata, Wakil Bupati H. Ujang Endin indrawan, Danrem 062 Tarumanagara, Dandim 0613 Ciamis, Sekda dan pejabat lingkup Pemkab Pangandaran, meninjau lokasi Pembangunan Makodim Pangandaran di Dusun Pangleseran Desa Cintaratu Kecamatan Parigi.(12/9) 

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata menyampaikan selamat datang kepada Pangdam dan jajarannya yang telah mengunjungi Pangandaran kabupaten termuda di Jawa Barat. 

Menurut Bupati pengembanga Kabupaten Pangandaran diarahkan pada daerah cintaratu dan cintakarya sebagai usaha pembentukan kota baru.

Bupati juga menuturkan kepada Pangdam, lokasi pemabngunan Makodim dulunya merupakan hutan yang saat ini dialokasikan menjadi pusat perkantoran yang digeser ke Desa Cintakarya dan Cintaratu untuk membangun kota baru, dan jika saat ini masih terlihat banyak pohon-pohon maka pada tiga tahun ke depan akan berubah menjadi kota baru pusat pemerintaha Kabyparen Pangandaran.

Dan derkait kekurangan lahan untuk pengembangan Kodim Pangandaran ini, Bupati mengatakan menyatakan kesiapannya untuk membantu menyediakan kembali. 

“Tentu ini menjadi kewajiban kami, Insya Allah tahun 2022 kita akan menyiapkan untuk memperluas lahan Kodim Pangandaran hingga totalnya jadi 4 hektare,” kata bupati.

Menjadi daerah yang berada di pesisir pantai selatan dan berhadapan dengan samudra hindia yang luas, kata bupati tentu keberadaan Kodim ini sangat dinantikan 

Dan setelah selesai dibangun bupati berharap agar  tidak lama diresmikan karena keberadaan Kodim nantinya tentu akan ikut membantu pengembangan wisata serta menjamin keamanan di pangandaran.

Kabupaten Pangandaran jelas bupati mempunyai bentang pantai sepanjang 91 kilo meter yang terhampar dari Kecamatan Kalipucang sampai cimerak, tentu banyak titik-titik lokasi yang tidak terjaga keamananya sehingga mungkin ada penyelundup dan sebagainya.

“Dan dengan adanya Kodim tentu akan sangat membantu pemerinttah daerah berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan di sepanjang pantai kami, “imbuh bupati.

Pada kesempatan yang sama, Pangdam III Siliwangi juga menyampaikan terimakasih atas kekompakannya seluruh jajaran Forkopimda selama ini.

“Terimakasih Pak Bupati yang atas kerjasamanya, saya lihat wilayah korem 062 tarumanegara ini forkopimdanya sangat bagus dan kompak, saya harapkan hubungan baik ini terus terjalin,” ujarnya.

Pangdam mengatakan, dengan adanya Kodim Pangandaran ini diharapkan bisa ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seeti disampaikan bupati, disini yang dulunya hutan ke depan akan menjadi. Dan kalau sudah ada kodim nanti ada sekolahan, pasar, sarana olahraga, sehingga kegiatan masyarakat pun semakin meningkat karena warga yang tadinya berkebun nantinya hasil kebunnya bisa dijual jauh, dan ini bisa mempercepat pembangun serta membantu mensejahterakan masyarakat pun demikian terkait keamanan daerah.

Dalam kesempatan ini Pangdam III Siliwangi, Bupati Pangandaran dan Wakil Bupati Pangandaran berkesempatan menyerahkan sejumlah paket sembako kepada masyarakat sekitar Makodim.

Usai melihat pembangunan Makodim, sebelumnya Pangdam III Siliwangi juga meninjau gebyar vaksinasi dan bansos yang dilaksanakan di shane josa batukaras dan SMPN 1 Cijulang, yang dilanjutkan kunjungan silaturahmi dengan Pimpinan Pondok Pesantren serta meninjau vaksinasi dan pemberian bansos bertempat di Ponpes Sabilil Mutaqien Desa Emplak Kecamatan Kalipucang. (PNews)








WABUP PANGANDARAN BUKA PAGELARAN KREASI PRIANGAN TIMUR DI PANTAI KARAPYAK

Wakil Bupati Pangandaran, H Ujang Endin Indrawan
PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat di Pantai Karapyak Kecamatan Kalipucang, siang tadi Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan didampingi Asisten Administrasi Umum, Kadis Pariwisata, Ketua PHRI,  perwakilan Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya, membuka Pagelaran Seni Kreasi Priangan Timur Tahun 2021 seri ke III, yang diikutibeberapa kabupaten-kota, diantaranya  Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran. (15/9)

Ada sejumlah kategori perlombaan dalam pagelaran seni tersebut , seperti lomba melukis layang layang, manual B\brew dan lomba masak kuliner pindang gunung. 

Dalam sambutannya wabup menyampaikan terimakasih pada BI yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dan berharap Pagelaran Seni Kreasi ini bisa jadi ajang promosi pariwisata Pangandaran

"Tentu saja kegiatan ini sangat bermanfaat khususnya bagi dunia pariwisata Pangandaran, dan kegiatan ini pun berkaitan dengan gerakan nasional bangga buatan indonesia," kata wabup.

Selain itu, lanjut wabup, kegiatan ini juga dalam rangka mengaktualisasi diri para peserta karena  gerakan ini merupakan gerakan nasional dalam rangka bangga buatan indonesia.

Wabup juga berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi perekonomian di Kabupaten Pangandaran khususnya serta diharapkan lomba ini dapat memberikan manfaat khususnya untuk warga Kabupaten Pangandaran, sehingga perekonomian bisa tumbuh dan menggeliat kembali. (PNews)


PSSI TASIK DORONG KAPOLRES TASIKMALAYA MASUK JADI PENGURUS PSSI JABAR

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Jelang pemilihan bulan nopember mendatang bursa Calon Ketua Umum ASPROV PSSI Jawa Barat mulai ramai diperbincangkan, Tommy Apriantono masih jadi calon kandidat terkuat ia digadang-gadang mendapat dukungan dari 46 anggota PSSI Jabar dari total 70 Voter. 

Sementara Ketua Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya Juandi mengatakan, PSSI Tasik masih mengusung Pak Tommy sebagai Calon ketua untuk kedua kalinya.

Juadi mengatakan, sejumlah nama juga didorong menjadi calon Eksekutif (Exco) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Barat, salah satunya nama Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono SIK MM CPHR juga muncul sebagai salah satu calon yang mendapat dukungan, bahkan mendapat dukungan lebih dari 46 voter untuk masuk kepengurusan PSSI Jawa Barat.

"PSSI Kabupaten Tasikmalaya juga dorong Pak Kapolres Tasikmalaya yang juga Ketua Dewan Kehormatan PSSI Kabupaten Tasikmalaya sebagai Calon Anggota Exco, "ungkap Juandi.(15/9)

Selain dianggap mumpuni, jelas Juandi, Kapolres Tasikmalaya juga sudah terbukti mampu menghidupkan Persepakbolaan di Kabupaten Tasikmalaya walau tengah Pandemi.

Menurut Juandi, Kapolres sangat peduli atas kemajuan sepakbola Kabupaten Tasikmalaya dan konsen dalam pembinaan bibit pemain bola, salah satnya Kapolres selalu menyempatkan diri melihat para atlit sepakbola Tasik berlatih.

“Dan kami sangat mengpresiasi apa yang Pak Kapolrs lakukan untuk persepakbolaan Tasik, mudah mudahan persepakbolaan Priangan timur makin maju,"Tambah Juandi.

Selain Kapolres, imbuh Juandi direktur Utama PT LIGA Indonesia Ahmad Hadian Lukita, Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Jawa Barat Herman SPd dan Sekretaris Tim PS Tira-Persikabo 1973 Rini Chandra juga didukung menjadi Calon Exco. Antusias banyak yang mendorong Kapolres Tasik dan tiga orang lainya untuk masuk pengurus Exco Asprov PSSI Jabar.

“Dari kota-kabupaten di Jabar lainnya seperti seperti Depok, Bogor, Karawang, wilayah Pantura dan Priangan Timur juga  mempunyai inisiatif bagaimana kalau PSSI Tasikmalaya mendorong nama Rimsyah, “jelas Juandi lagi.

Sementara Calon Exco Asprov PSSI Jabar Rimsyahtono berterima kasih atas dukungan semua pihak sehingga bisa masuk kandidat kepengurusan PSSI Jabar,  ia memastikan semua dukungan ini untuk kemjuan sepakbola di Jawa barat Khusus Tasikmalaya.

"Intinya kami ingin memajukan sepak bola di Priangan Timur dan Jawa Barat, dan atas  dukungan pencalonan ini semata demi kemajuan dunia sepak bola yang lebih baik dan berprestasi," ucapnya. (ANWARWALUYO)










JEMBATAN CINYEPET AMBRUK, JALUR PENGHUBUNGKAN DESA SARIMANGGU KE DESA KARANGMEKAR KARANGNUNGGAL PUTUS TOTAL

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Akibat terkikisnyaderasnya air sungai, jembatan Cinyepet di Kampung Rancapari Dusun Rancasengit Desa Sarimanggu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya ambruk. (14/9)

Ambruknya jembatan yang selama ini menjadi sarana transportasi warga yang menghubungkan Desa Sarimanggu ke Desa Karangmekar tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 20.30 WIB.

Mendapati adanya kejadian tersebut Pemdes dibantu Ketua  BPD Eli Romli Spd MPd, Babinsa, bhabinkamtibmas, Polsek Karangnunggal, perangkat desa dan Ketua RW/RT, langsung meninjau lokasi melihat langsung lokasi ambruknya jembatan tersebut. 

Usai melakukan pengecekan, Kepala Desa Sarimanggu Indra Nuryana S.Ip membenarkan robohnya jembatan Cinyepet ini  karena kondisi pondasi penyangganya di sebelah kiri dan kanan habis terkikis arus air yang deras sungai Ciharus yang meluap akibat hujan deras pada hari minggu dan hari Senin tanggal 12 dan 13 September 2021 kemarin.

“Akibatnya jalan penghubung Desa Sarimanggu dengan Desa Karangmekar terputus total

Dijelaskan Indra,  dengan robohnya jembatan tersebut membuat akses dari kedua arah menjadi terputus tidak bisa dilalui kendaraan baik kendaraan roda dua atau pun empat  bahkan untuk penyebrangan orang pun cukup membahayakan.

Indra mengatakan fungsi jembatan tersebut cukup penting sehingga robohnya jembatan tersebut mengakibatkan terhambatnya akses perekonomian warga Desa Sarimanggu khususnya menuju Pasar Rancabakung, Desa Karangmekar dan ke pusat ibukota kecamatan Karangnunggal .

Untuk sementara masih kata Indra kendaraan warga yang akan menuju ke Desa Karangmekar harus menempuh jalan melawati Kampung Cimanggu, Rancagobang dan Kampung Santrijaya.

“Sementara untuk mengamankan lokasi, kami dibantu warga telah menutup akses jalan menggunakan palang dari bambu agar memberi tanda pada pengguna jalan,”ucapnya. (ANWARWALUYO)


KETUA DPRD PANGANDARAN JANJI BERIKAN REWARD PADA DESA DENGAN CAPAIAN VAKSINASI TERTINGGI

Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin
PANGANDARANNEWS.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran telah  menyiapkan 10 hadiah yang akan diberikan kepada desa  yang capaian vaksinasinya tinggi.

Seperti disampiakan Ketua DPRD Kab  Pangandaran Asep Noordin H. MM, pemberian reward ini merupakan bentuk dukungan DPRD  kepada pemerintah daerah mensukseskan program vaksinasi Covid-19. 

"Ini sebagai bentuk dukungan kami dari DPRD kepada pemerintah daerah yang tengah gencar melaksanakan vaksinasi," ujar Asep, Selasa, 14 September 2021.

“Ada 10 televisi untuk diberikan kepada desa di tiap kecamatan yang capaian vaksinasinya tertinggi, “kata Asep.(14/9)

Asep menjelaskan, nantinya DPRD akan melakukan koordinasi dengan kecamatan untuk menentukan desa mana saja yang capaian presentase vaksinasinya tinggi yang mendapat televisi. Untuk dipasang di pos ronda.

“Program vaksinasi ini menjadi salah satu upaya untuk mengatasi virus covid-19,  dan ini bukan hanya tanggungjawab pemerintah daerah, TNI dan Polri saja, melainkan tanggungjawab kita  bersama, “ungkap Asep.

Asep menagajak pada seluruh masyarakat untuk ikut mensukseskan program vaksinasi agar segera terbangun herd imunity sehingga perekonomian pun bisa bangkit kembali.

“Dan sebagai ketua saya juga selalu mengingatkan kepada seluruh anggota DPRD untuk terus mensosialisasikan dan mengedukasi pentingnya menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi  kepada masyarakat,"pungkasnya. (Pnews)



BUPATI PANGANDARAN:” JIKA SAMPAI HARI INI CAPAIAN VAKSINASI PELAKU USAHA DIBAWAH 90 PERSEN, WISATA AKAN DITUTUP LAGI”

PANGANDARANNEWS.COM – Kabupaten Pangandaran sudah mendapatkan dua kali atensi  dari pemerintah pusat, yang pertama saat uji coba dan pembukaan objek wisata Pangandaran, dan  persoalanya terkait kepadatan wisata sebenarnya kerumunan itu terkonsentrasi hanya di pantai barat Pangandaran saja dan masalah tersebut bisa disiasati dengan melakukan penutupan ke akses pantai barat pada waktu tertentu.

Demikian dsampaikan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata kepada media di aula kantor bupati di Parigi. (14/9).

Menurutnya, Objek Wisata (OW) yang ada di Kabupaten Pangandaran satu saat bisa saja ditutup kembali jika pelaku usaha wisata yang melaksanakan vaksinasi berada dibawah 90 persen.

Tidak hanya itu, kata bupati, terkait protokol kesehatan, seperti memakai masker dan lainnya akan diberlakukan dengan ketat, dan nantinya setiap 200 meter akan disimpan petugas untuk memberi peringatan baik kepada wisatawan  atau pedagang agar memakai masker.

Jeje mengatakan, pihaknya akan melakukan tindakan tegas dengan menutup kembali objek wisata jika sampai hari Kamis tanggal 16 september pelaku usaha wisata tidak melakukan vaksinasi dan angkanya masih dibawah 90 persen serta tidak memakai masker, maka hari Jumat, Sabtu wisata akan ditutup. Dan untuk hal ini pihaknya memberi waktu dua minggu minimal 50 persen untuk dosis pertama karena jika tercapai bisa naik lagi ke level 3 dan saat ini Pangandaran berada di level 2. 

 “Pemkab Pangandaran dan pelaku usaha wisata kan pernah membuat komitmen, jika tidak patuh prokes maka wisata akan ditutup lagi, “tegas Jeje.

Sejauh ini, kata Jeje vaksinasi di Kabupaten Pangandaran baru sampai 37,5 persen padahal untuk mencapai level 1 harus 70 persen, padahal dulunya ada enam assessment sekarang indikatornya tambah satu, yaitu jumlah vaksinasi. (PNews)


KAPOLRES TASIKMALAYA KOTA CEK PERLENGKAPAN SAR DAN TINJAU LATIHAN TERBATAS SAT SAMAPTA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Untuk antisipasi datangnya musim hujan yang terkadang disertai cuaca ekstrim hingga bisa mengakibatkan terjadinya bencana alam di beberapa daerah, Polres Tasikmalaya Kota melaksanakan pengecekan semua Perlengkapan SAR (Search and Rescue) dan Latihan Terbatas Personil Sat Samapta.(14/9) 

Seperti disampaikan Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, SH., S.I.K., M.Si,  pmeriksa semua peralatan ini untuk antisipasi bencana alam seperti banjir, pohon tumbang dan longsor karena saat  ini sudah memasuki musim penghujan sehingga perlu ditingkatkan kesiapsiagaan.

“Negara harus hadir ditengah masyarakat, sekalipun di tengah bencana, “kata Kapolres saat  menyaksikan Latihan Terbatas Personil Sat Samapta.

Kapolres berpesan agar tim selalu melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan TNI dalam menanggulangi bencana alamserta selalu melakukan menghimbau kepada masyarakat agar tetap  waspada menghadapi musim hujan ini. 

“25 Personil SAR Sat Samapta Polres Tasikmalaya Kota siap siaga apabila sewaktu waktu dibutuhkan sebagaimana tugas Polri untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, “ujar Kapolres kepada sejumlah wartawan.

Sementara Kasat Samapta  AKP Yusuf Ruhiman, S.I.P., SH., MH. didampingi Kaur Bin Ops Iptu H. Iqsan. Menambahkan pelatihan terbatas ini dilakukan agar anggota saat terjun ke lapangan langsung siap bekerja dengan alat yang siap pakai.

"Semua peralatan seperti tenda, genset, chainsaw, perahu karet, rompi keselamatan dan alat Operasional sudah dicek,  semua sudah ready, “ucap Kasat Samapta yang akrab dipanggil Mang Ucup. (ANWARWALUYO)


TNI-POLRI BERSINERGIS SUKSESKAN VAKSINASI KODAM 3 SILIWANGI DI CIPATUJAH TASIKMALAYA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Bertempat di Lingkungan Mess Pemda Sindangkerta Kecamatan Cipatujah, kemarin digelar “Serbuan Vaksin” untuk para Perangkat Desa dan warga masyarakat umum Kecamatan Cipatujah yang diselenggarakan Kodam 3 Siliwangi bekerjasama dengan UPTD Puskesmas Cipatujah, APDESI, Kepala  tim gugus Covid 19 Karangnunggal, RT Siaga. Kegatan ini bertujuan untuk mendukung percepatan penanganan Covid 19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju. (13/9)

Turut hadir alam kegiatan tersebut, Danramil 1225/Cipatujah Kapt. Inf. Muhamad Saleh, Kapolsek Cipatujah Iptu Rokhmadi,SH,  Ps. KA SPKT 3 Aiptu Yanto Suhaedi,Ps.Kanit Intelkam Bripka Gustia Gumilar ,Ba Polsek Cipatujah Bripka Ari Aryandi ,Ka UPTD Puskesmas Cipatujah Tarman,SKM.,M.Si, Camat Cipatujah Darja,S.Ip., para medis dan warga masyarakat peserta vaksinasi.

Dalam pelaksanaan “Serbuan Vaksin” tim Vasksinasi dari Nakes Kodam 3 Siliwangi beserta 8 medis lainya dengan sasaran warga masyarakat Kecamatan  Karangnunggal dengan jumlah yang hadir 777 orang, sedang stok vaksin yang disediakan Kodam III Siliwangi berjumlah 1200 vaksin.

Menurut Kapolsek Cipatujah, IPDA Yadin Aryadin,SH., polsek, Koramil dan pemerintah Kecamatan Cipatujah betugas untuk membantu mulai dari persiapan, pengamanan dan turut mensukseskan kegiatan ini dengan memberikan himbauan kepada masyarakat, para kepada para kepala desa serta perangkatnya.

“Dan kami ucapkan terimaksih karena semuanya  sangat antusias mengikuti kegatan ini, danyang pasti TNI dan Polri selalu bersinergi untuk mensukseskan program vaksinasi ini, “ kata Kapolsek. (ANWARWALUYO)


CIPTAKAN MURID JUARA, PEMKAB PANGANDARAN TERAPKAN DIGITALISASI PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR

PANGANDARANNEWS.COM – Untuk mengetahui perkembngan pasca diberlakukan Pembelajaran tatap Muka (PTM), Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Agus Nurdin, beberapa hari lalu melakukan pantauan, salah-satunya di PTM di SDN 1 Babakan Kecamatan Pangandaran dan SMPN 1 Padaherang Kecamatan Padaherang. (9/9)

Usai diterima langsung Kepala dan guru-guru di SDN 1 Babakan, Bupati langsung duduk bersama siswa untuk melihat pengajaran yang diberikan guru melalui papan tulis digital.

“Dengan adanya digitalisasi baik  proses belajar maupun guru yang menerangkan pada siswa jadi semakin mudah, “ungkap bupati.

Bupati mengaku sudah lama ia tidak memantau proses belajar tatap muka, sejak dulu sempat dibuka pada September 2020, tapi karena pad bulan juli - agustus dihentikan karena PPKM dan baru dibuka lagi setelah Pangandaran berada pada level 3.

Selain ingin melihat langsung PTM, kata bupati ia juga ingin mengetahui seperti apa proses belajar dengan sistem digital, apakah lebih mudah dan siswa mengaku lebih mudah, sehigga pembelajaran seperti sistem ini akan terus dilakukan, dan untuk tahap pertama ini baru beberapa sekolah saja yang melaksanakan proses belajar dengan sistem digital. Dari 286 SD sekarang baru 40 sekolah yang sudah menerapkan digitalisasi, itu pun baru kelas enam saja. 

“Insya Allah secara bertahap digitalisasi akan dilaksanakan sehingga proses belajar mengajar pun bisa berjalan lebih baik, karena ini merupaka salah satu komitmen Pemerintah Kabupaten Pangandaran dalam memajukan sumber daya manusia” ucap Bupati.

Bupati mengatakan, sistem digitalisasi juga menjadi komitmen emda dalam utnuk meingkatkan kualitas pendidikan sehingga peserta didik tidak gagap tekonologi (gaptek) karena sejak usia dini sudah mengenal komputer, sudah mengikuti proses mengajar secara digital dan kedepannya diharapkan akan mampu bersaing dengan daerah lain.

Saat ini posisi pendidikan Kabupaten Pangandaran di Propinsi Jawa Barat sangat bagus, menurutny hal ini dibuktikan dengan angka rapot mutu SD yang menempati 3 besar se Jawa Barat.  Hari ini rapot mutu SD adapada rangking tiga se Jawa Barat, SMP ranking 4, kinerjanya rangking 1dan diharapkan dengan sistem pembelajaran secara digitalisasi ini kualitas pendidikan di Pangandaran akan semakin baik dan tentu ini juga dalam rangka menciptakan pendidikan yang juara.

Tapi bupati juga menghimbau agar pembelajaran saat kondisi pandemi ini tetap harus memperketat protokol kesehatan. Dan saat ini pembelajaran tatap muka sudah dimulai sejak Pangandaran PPKM level 3, tapi hanya diikuti 50 persen siswa, pakai masker, periksa suhu, juga setiap hari ada yang di swab. Dan hal ini akan terus dipantau.

“Saat ini program vaksinasi untuk tenaga kependidikan sudah hampir 100 persen, untuk siswa yang berumur 12 tahun keatas siswa SD kelas 6 sekitar 4.000, “terang bupati. (PNews)


SAAT PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MESJID AL ANSOR, BUPATI PANGANDRAN AJAK WARGA MAKMURKAN MESJID

PANGANDARANNEWS.COM – Masyarakat hendaknya selalu memakmurkan mesjid dengan memperbanya ibadah dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Demikian disampiakan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata beberapa hari lalu dalam kegiatan Peletakan Batu Pertama Masjid Al Ansor bertempat di Dusun Kamurang RT.03 RW. 10 Desa Babakan Kecamatan  Pangandaran. (10/9)

Saat ini seluruh dunia sedang dicoba dengan bencana dalam dunia kesehatan, adanya pandemi covid-19 sehingga buka hanya kesehatan saja yang terganggu  tapi seluruh aktivitas pun ikut terganggu.

 “Mari kita bergotong-royong menyelesaikan pembangunan mesjid ini, tapi jangan lupa mari kita juga bersama-sama selalu memakmurkannya,” ajaknya.

Pembangunan Masjid Al Ansor yang akan dibangun ini berada diatas tanah wakap berukuran 6M x 6M dan merupakan masjid ke 50 yang ada di Desa Babakan, dalam kesempatan tersebut bupati juga memberikan bantuan secara pribadi berupa material senilai Rp. 25 juta. (PNews)


BELUM TERCAPAI TARGET VAKSINASI, KABUPATEN PANGANDARAN GAGAL MASUK PPKM LEVEL I

Bupati Kab. Pangandaran H Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM – Dalam Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomer 42 tanggal 13 September 2021 Kabupaten Dinyatakan dalam status PPKM level 2, padahal sehari sebelumnya Pemkab Pangandaran optimistis pekan ini akan masuk ke level 1. 

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata yang optimis saat menerima hasil  assesment yang dilakukan Kementerian Kesehatan yang menyatakan 6 indikator yang menjadi patokan status level PPKM sudah dicapai.

"Tapi  ternyata di Inmendagri kita masih level 2, ini mungkin karena capaian vaksinasi masuk jadi salah-satu indikator," ungkap Jeje. (14/9)

Menurutnya pemerintah pusat sudah melakukan hal yang tepat memasukan keberhasilan vaksinasi jadi salah-satu indikator, karena vaksinasi memang penting untuk tujuan terciptanya herd immunity dapat cepat tercapai.

Kebijakan pemerintah pusat ini, kata Jeje tentu akan direspon dengan melakukan melakukan  percepatan vaksinasi yang saat ini sudah berjalan, dengan target dalam 2 minggu ini  vaksinasi dosis 1 harus 50 persen karena saat ini Pangandaran baru mencapai sekitar 38 persen.

“Dalam 2 minggu ini kita harus bisa mencapai 50 persen agar bisa bertahan di level 2," imbuhnya.

Jeje mengaku optimistis untuk mengejar target itu kekurangan 12 persen ini bisa dicapai, degan estimasi setiap hari minimal 1 persen warga Pangandaran melakukan  vaksinasi sehingga bisa terealisasi minimal 3.000 per hari. 

Jeje mengatakan akan mengerahkan para pejabat eselon 2 untuk ikut membantu para Camat melakukan percepatan vaksinasi di lapangan. Termasuk menggelar kegiatan semacam gebyar vaksinasi serta menyasar komunitas tertentu. Dan untuk percepatan ini ia pun akan melibatkan seluruh camat  dengan melakukan mapping untuk gencar melakukan sosialisasi, edukasi dan vaksinasi di daerah yang sulit menerima vaksinasi.

“Dan stok vaksin kita pun sejauh ini masih mencukupi, “jelasnya. (PNews)


INI TANGGAPAN BUPATI SAAT LUHUT MENGATAKAN PANGANDARAN BERPOTENSI TERJADINYA PENYEBARAN KASUS IMPOR COVID

PANGANDARANNEWS.COM – Dilansir dari berita sebuah media on line, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menerjunkan tim untuk mengevaluasi penerapan protokol kesehatan pada pemberlakuan pembukaan kembali aktivitas masyarakat. 

Menurutnya di sejumah wilayah terjadi peningkatan mobilitas, terutama lokasi wisata seperti Pantai Pangandaran yang dipenuhi wisatawan yang datang dari berbagai ddaerah seperti Bandung, Tasikmalaya dan Jabodetabek. Sehingga keadaan ini berpotensi untuk terjadi penyebaran kasus impor bagi daerah tersebut, dan hal ini diperparah juga karena lemahnya protokol kesehatan yang diterapkan.

“Tingkat okupansi hotel di Kawasan Wisata Pangandaran mendekati penuh tentu hal ini berlawanan dengan ketentuan yang mengatur kapasitas hotel yang diperbolehkan, “ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah pusat terus mendorong agar Pemda memahami dan mengawasi kondisi ini dan melakukan tindakan tegas terhadap segala bentuk pengabaian peraturan mengenai PPKM.

Sementara terkait berita  tersebut, Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan pihaknya siap untuk meningkatkan pengawasan protokol kesehatan (prokes) dan vaksinasi pelaku wisata. 

Jeje mengatakan sejak awal uji coba dibuka kembali obyek wisata Pemda dan pelaku wisata berkomitmen untuk bersama-sama memperhatikan prokes, seperti pakai masker dan tidak berkerumun. 

“Saat itu kami membuat komtmen secara tertulis untuk tetap menerapkan prokes di lokasi wisata, “kata Jeje. (14/9)

Baginya, imbuh Jeje, apa yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ini harus menjadi motivasi baik bagi pelaku wisata, wisatawan atau pun Pemkab Pangandaran untuk semakin disiplin dalam menerapkan prokes, pasalnya jika semuanya abai pemerintah bisa saja menutup kembali objek wisata Pangandaran.

Jeje menambahkan, ia juga  sudah memberikan ultimatum kepada seluruh pelaku wisata agar segera melaksanakan vaksinasi karena ini penting untuk menekan risiko penularan dan dampak virus COVID-19. 

Bahkan, imbuh Jeje ia memberi tenggat waktu hingga hari Kamis tanggal 16 Septemner 2021, minimal 90 persen pelaku usaha wisata harus sudah divaksin, dan jika sampai waktu yang sudah ditentukan belum  90 persen, maka minggu depan wisata akan ditutup lagi. Dan langkah tegas ini terpaksa dilakukan karena untuk kebaikan masyarakat Pangandaran. 

"Jika sampai tanggal 16 september nanti vaksinasi pelaku wisata tidak mencapai 90 % wisata terpaksa saya tutup dan saya siap dengan segala risikonya," tegasnya. (PNews)


AKIBAT HUJAN DERAS SEJUMLAH KEBUN DAN HEWAN TERNAK MILIK WARGA DESA CIPATUJAH HANYUT TERBAWA ARUS BANJIR

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kapolsek Cipatujah Iptu Rokhmadi, SH, mengatakan seluruh jajarannya sigap mendatangi wilayah rawan banjir.

Seperti yang terjadi hari senin (13/9), akibat sepanjang malam hujan turun dengan intensitas tinggi telah mengakibatkan beberapa wilayah di Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya tergenang air, dengan ketinggian air antara 60 centimeter sampai dengan 1,5 meter, sehingga mengakibatkan arus lalulintas pun sempat terhenti.

Selain menganggu arus lalulintas banjir pun merendam  penggilingan padi milik Entis di kampung Citoe Desa Cipatujah, sehingga mengalami kerugian padi 8 kwintal, beras merah siap konsumsi, mesin penggilingan padi rusak hingga tidak berfungsi dan harus dibongkar, dan diperkirakan kerugian sekitar 3 juta.

Tak hanya di Kampung Citoe, banjir juga terjadi Kampung cimangkak tepatnya di blok Jajaway dan blok singkur, mengakibatkan 3 kolam ikan milik wargab, tanaman padi dan palawija,  2 ekor kerbau hanyut terbawa arus banjir dan hingga saat ini belum ditemukan, diperkirakan kerugian materi sekitar 30 juta.

Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Kapolsek Cipatujah Iptu Rokhmadi, SH, menjelaskan saat ini semua wilayah yang terendam air sudah kembali normal, pada senin (13/9/21).

“Alhamdulillah jalur lalulintas pun sudah kembali normal seperti biasanya, "kata Kapolsek.(13/9), 

Namun ia menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dalam menghadapi cuaca ekstreem yang kemungkinan berpotensi terjadi genangan air ketika kembali turun hujan. (ANWARWALUYO)








 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN