SOSIALISASIKAN PENEGAKAN PROKES, BUPATI PANGANDARAN TURUN LANGSUNG KE DESA-DESA

PANGANDARANNEWS.COM – Akibat terus terjadi peningkatan kasus penularan covid-19 di beberapa Kabupaten / Kota di Jawa Barat, saat ini Pemerintah Kabupaten Pangandaan terus gencar sosialisasikan terkait Ketentuan dan Penegakan Protokol Kesehatan Covid-19 di masa pandemi ini. 

Bupati pangandaran H Jeje Wiradinata pun memimpin langsung saat turun ke desa-desa untuk  mensosialisasikan hal ini, salah satunya di Desa Bunisari Kecamatan Cigugur.(16/6)

Selain mendapat pemaparan cara pengendalian covid-19 langsung dari bupati, dalam kegiatan yang dilaksanakan secara maraton di 10 kecamatan yang dimulai  ini juga dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran drg. Yani Achmad Marzuki, M.Kes. yang dimulai Pukul 09.00 wib.

 “Sengaja saya hadir pada setiap acara sosialisasi, dan sengaja saya juga mengundang simbol-simbol masyarakat, seperti Kepala Desa, BPD, Ketua MUI, Babinkamtibmas, Babinsa, karena kita ingin penanganan covid-19 ini dilaksanakan secara bersama-sama,” ungkap bupati.

Bupati juga menjelaskan terkait perlunya penanganan secara bersama-sama dengan semua lapisan masyarakat, karena ini merupakan kepentingan pertama untuk melindungi kesehatan masyarakat.  Warna hijau, kuning, orange dan warna merah tentu akan berpengaruh pada pola kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah, seperti  jika warna merah pasti hajatan ditutup, wisata ditutup, pengajian dibatasi. 

“Tapi kalau kita bisa kuning terus, tentu kegiatan kegiatan masyarakat bisa berjalan dengan baik tetapi dengan sarattetap melaksanakan protokol kesehatan,” terang bupati.

Menurut bupati hal ini diambil untuk mengambil langkah-langkah  tepat dan sistematis dalam penangananan covid-19, serta memfungsikan alur koordinasi dan komunikasi antara pemerintah daerah dengan desa supaya berjalan dengan baik. 

“Ayo kita kendalikan, ayo kita tetap disiplin sampai nanti tercipta herd immunity atau kekebalan kelompok, ”tegas bupati..

Herd immunity, jeas bupati, merupakan kondisi dimana sebagian besar orang dalam suatu kelompok telah memiliki kekebalan terhadap penyakit infeksi tertentu, semakin banyak orang yang kebal terhadap suatu penyakit maka semakin sulit pula penyakit untuk menyebar karena tidak banyak orang yang dapat terinfeksi.

Lebih lanjut bupati mengatakan, disamping hal tersebut ekonomi juga harus kembali bangkit tetapi kesehatan masyarakat juga tetap terjaga dengan baik, untuk itu Pemkab Pangandaran pun akan terus meningkatkan pengawasan, antara lain, pertama akan koordinasikan setiap minggu dengan camat untuk mengevaluasi, mengkoordinasikan perkembangan covid di masing-masing kecamatan, nanti akan ketahuan apakah kecamatan tersebut termasuk zona rendah, sedang atau tinggi, berapa sembuh berapa yang saki dan kedua, melaporkan dan mengawasi yang isolasi mandiri, dengan membuat kebijakan bagi OTG pakai gelang, sementara bagi warga yang bandel akan diisolasi yang langsung ditangani pemerintah daerah.

“Saya berharap masyarakat selalu menjalankan protokol kesehatan, tolong kerumunan masa dikurangi, pakai masker, menjaga jarak dan kurangi mobilitas agar aktifitas kita terus terkendali, ”ujar bupati. (PNews)


BUPATI PANGANDARAN: “FORKOPIMDA PANGANDARAN SAAT INI TETAP SOLID DAN AKAN TETAP KOMPAK”

PANGANDARANNEWS.COM – Saat menghadiri acara Pisah Sambut Kapolres Ciamis dari AKBP Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si kepada AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, S.I.K., M.Sc. Eng di di Hotel Pantai Indah beberapa waktu lalu, Bupati Kabupaten Pangandaran H Jeje Wiradinata menyampaikan kekompakan jajaran Forkopimda Kabupaten Pangandaran menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dalam menjalankan kegiatan roda pemerintah selama ini.

Pada acara pisah sambut ini juga dihadiri  Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan, Ketua DPRD Kab. Pangandaran, Dandim 0613 Ciamis, Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis, Ketua Pengadilan Negeri Ciamis, Sekretaris Daerah Kab. Pangandaran dan undangan lainnya, juga sekaligus menjadi acar perpisahan Mayor Inf Ikeu Masrika yang beralih tugas ke Korem 062 Tarumanagara Garut, Kapolsek Pangandaran Kompol Suyadi, SH., MM dan Kapolsek Kalipucang Kompol H. Jumaeli yang memasuki purna tugas.

Jeje menyebut, AKBP Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si saat menjabat Kapolres Ciamis merupakan unsur Forkopimda hanya 5 bulan,  tetapi walau dalam waktu relatif ingat mempunyai kesan yang mendalam karena ia telah mengambil langkah-langkah saat bertugas sangat luar biasa, sehingga komunikasi antar Forkopimda pun kompak.

Dan sebagai penghormatan juga kebanggaan masyarakat Kabupaten Pangandaran, menurutnya ia pun sengaja ini ingin acara perpisahan ini diadakan khusus di pangandaran. 

“Terimakasih dan penghargaan yang luar biasa serta kontribusi yang telah diberikan untuk kemajuan pangandaran selama bapa-bapa bertugas disini,” ucap Jeje. (17/6)

Bupati juga mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Polres kepada Kapolres yang baru, dan mengajak untuk bersama-sama membangun pangandaran.

"Selamat datang pada pak Kapolres Ciamis dan ibu wilujeng sumping inilah pangandaran panas dinamis. Kita akan bekerjasama bersama Pak Dandim, Pak Kajari, Pak Pengadilan Negri, akan melaksanakan tugas dengan baik,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama bupati juga mengucapkan terimakasih kepada Mayor Inf Ikeu Masrika, Purnawirawan Kompol Suyadi, S.H., M.M, Kompol H. Jumaeli atas dedikasi dan kontribusi selama bertugas dalam menjaga kemanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Pangandaran.

Menurut bupati,ketiga orang inilah yang memberikan kontribusi luarbiasa pada Kabupaten Pangandaran, karena dengan kerja kerasnya ketertiban, keamanan berjalan dengan baik.

“Atas nama masyarakat Pangandaran saya sangat berterimakasih saya kira tidak ada jiwa prajurit yang mati karena kedinasan hanya merupakan bagian dari hal formal, tetapi semangat, makna, filosofi pengabdian sepanjang hayat tetap bersemayam dalam jiwa, ”ucap bupati. (PNews)


PANGANDARAN JADI TUAN RUMAH PENTAS PAI TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2021

Bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM – Merupakan sebuah kebanggaan masyarakat saat Kabupaten Pangandaran dipercaya menjadi tempat diselenggarakannya pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) Tingkat Provinsi. Karena di usianya yang belum genap 9 tahun sedang fokus menata progrm-program yang mendasar, sepetti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan penataan kawasan wisata. 

Demikian disampaika Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata saat  membuka Pentas Pendidikan Agama Islam Tingkat Provinsi Jawa Barat yang turut dihadiri Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pangandaran, Ketua KKG Se - Provinsi Jawa Barat, bertempat di Ballroom Hotel Khrisna Beach.(21/6)

Menurut bupati, atas nama seluruh masyarakat ia pun mengucapkan terimakasih karena dengan kegiatan petas PAI ini bisa mencontoh ke daerah yang lebih maju untuk pengembangan PAI di Kabupaten Pangandaran.

“Esensinya kegiatan ini bukan hanya mencari juara  tetapi lebih dari itu, untuk mengukur sejauh mana keberhasilan menerapkan pendidikan para peserta didik selama ini, “kata bupati.

Selain itu merupakan ajang silaturahmi guru-guru PAI, kata bupati, pentas PAI juha berfungsi untuk mengukur sejauh mana penerapan pendidikan agama islam pada peserta didik, sehingga kedepan Provinsi Jawa Barat mampu menjadi provinsi yang tangguh dalam membangun generasi yang berdaya saing.

Dikatakan bupati, pentas PAI merupakan agenda untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam bidang kreatifitas dan seni pendidikan agama Islam, even ini menjadi ajang kompetisi siswa untuk menjadi yang terbaik yang akan meakili Provinsi Jawa Barat di pentas PAI tingkat nasional.

“Pentas PAI tidak sekedar kompetisi tetapi juga merupakan proses internalisasi nilai-nilai moderasi beragama, kejujuran dan disiplin bagi peserta sehingga diharapkan dapat menumbuhkan sikap disiplin, religius dan moderat di lingkungan sekolah, “kata bupati lagi.

Hal senada dikatakan Kabid PAI Kanwil Kemenag Provinsi Jabar H. Abidin S.Ag, menurutnya  PAI ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk pengembangan kreatifitas anak didik. 

“Di pentas PAI ini siswa berkompetisi secara berjenjang mulai dari tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Nasional, “terang Abidin. (PNews)


DINAS PERTANIAN KABUPATEN PANGANDARAN SIAPKAN LANGKAH ANTISIPASI GAGAL PANEN

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Aep Haris
PANGANDARANNEWS,COM – Untuk antisiapasi menghadapi gagal panen baik diakibatkan hama atau pun cuaca, saat ini Pemkab Pangandaran sudah menyiapkan langkah-lngkah abtisipatif.

Seperti disampaikan  Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, Aep Haris, saat ini Dinas Pertnian telah siap untuk menghadapi ancaman gagal panen yang kerap dialami petani dengan selalu melakukan antisipasi atau respons cepat terhadap gagal panen akibat perubahan iklim dan hama.

“Gagal panen merupakan ancaman krisis pangan yang nyata dan serius yang harus diantisipasi, “ujarnya.(22/6)

Salahsatu langkah, lanjut Aep, Pemkab Pangandaran melalui Dinas Prtanian telah menyiapkan stok obat-obatan untuk pengendalian hama dan penyakit pada tanaman petani bahkan untuk menanggulangi potensi kegagalan panen ini  Dinas Prtanian pun siap langsung turun tangan begitu ada laporan.

Sementara stok pangan untuk kebutuhan beberapa bulan ke depan, menurutnya masih terkendali, karena panen terakhir sampai bulan Desember sudah terpenuhi sehingga berdasarkan laporan untuk beberapa bulan ke depan masih aman.

“Jika terjadi serangan hama pada tanaman padinya kami berharap para petani cepat memberi laporan sehingga pihak dinaspun segera turun ke lapnagan untuk mengatasninya,,”pungkasnya. (PNews)


KEPALA DESA CIPATUJAH AKAN FOKUS TIMGKATKAN SEKTOR PERTANIAN DAN PARIWISATA

PANGANDARANNEWS/COM/TASIKNEWS – Pemerintahan desa akan fokus untuk meningkatkan sektor pertanian dan pariwisata sehingga para petani dan warga lainnya pun bisa lebih sejahtera.

Demikian disampaikan Kepala Desa Cipatujah  Kecamatan Cipatujah  Kabupaten Tasikmalaya, H Acep Suryaman  S.Pd saat diwawancara PNews ditempat kerjanya pasca pelantikannya di pendopo Singaparna.(23/06)

“Selamaini para tengkulak yang membeli sayuran dari para petani dengan harga yang rendah,“terangnya.

Acep mengatakan, Pilkades yang sudah dlaksanakan beberapa waktu lalu merupakan kemenangan seluruh masyarakat, karena tanpa masyarakat tidak akan ada pemimpin begitu pula tidak dikatakan masyarakat jika tidak ada yang memimpin, sehingga antara Pemdes, lembaga lainnya yang ada di desa dan masyarakat harus saling bersinergi.

Tak hanya  pertanian  saja, di saat   pademi  covid  19, kata Acep, ia pun harus  bisa  membangkitkan  ekonomi masyarakat baik melalui UMKM  atau sektor lainnya.

“Desa Cipatujah harus bisa menjadi ikon desa wisata yang ada di Kabupaten Tasikmalaya, “ucapnya. (ANWARWALUYO)





PESANTREN AL-ASHRIYYAH NURUL IHSAN TASIK SIAP CETAK SANTRI PENGHAPAL AL-QUR’AN, HAFIZH-HAFIZHAH ENTREPRENEUR

Muhammad Jani Nurjamil
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS –  Keberadaan Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Ihsan yang berlokasi di Dusun Cisangkir Kidul Rt 03 Rw 06 Kelurahan Kota Baru Kecamatan Cibeurem Kota Tasikmalaya, didirikan dari hasil hasil kerja keras,  tegas, ikhlas dari hasil kontribusi para donatur dan jemaah majelis ta’lim.

Seperti dituturkan Ustad Muda Muhammad Jani Nurjamil Spd.i, pesantren yang diberdiri  tanggal 31 Oktober 2020 ini tapa bantuan dari pemerintah atau pihak manapun.

“Dan keberadaan Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Ihsan ini tentunya dengan legalitas formal yang jelas sesuai prosedur dan aturan yang ada, “ungkap Jani. (23/06)

Pesantren Al- Ashriyyah Nurul Ihsan ini kata Jani meupakan  wadah untuk penampung anak-anak yang memerlukan pendidikan ilmu agama yang memang diterapkan pada santri santri Pesantren. Seperti dalam beberapa program unggulan, Qur”an dan Al-hadist.

“Sedangkan kajian-kajian keilmuan lainnya,  diantaranya ilmu Nahu, ilmu Sorop, Akhlak, aqidah, tasauf, pelajaran kitab kuning dan ilmu agama lainnya, “terang Jani.

Visi-misi Pondok pesantren Al-Ashriyyah Nurul Ihsan Kota Tasikmalaya Cabang Parung Bogor adalah “Segera selamatkan Generasi Anak Bangsa”. 

Jani mengatakan, selian menimba ilmu agama di pondok pesantren ini juga diajarkan juga cara berkarya dan berkreatif dalam bidang pembuatan kripik, pembuatan keset, menjahit, koperasi pesantren, pertanian, perikanan, khusus untuk bidang pertanian pesantren pun  bekerjasama dengan Gapoktan (gabungan kelompok Tani).

“Sementara untuk kegiatan Ekstrakurikule santri juga belajar olahraga seperti  Futsal, Taekwondo, Pencak Silat dan Memanah, “jelasnya. 

Selain visi misi Menyelamatkan generasi anak bangsa, pesantren juga meterapkan Panca Jiwa dalam pendidikan sehari-hari para santri mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, antara lain jiwa keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukuwah Islamiyah dan kebebasan. Dan panca jiwa ini, menurut ani agar bisa tercetak santri yang mutapakih fiddin, mujurul kaum serta bermanfaat bagi masyarakat dan kampung halaman dimana santri berasal. 

Atas nama Pondok pesantren Al- Ashriyyah Nurul Ihsan Jani juga mengajak masyarakat Kota Tasikmalaya atau dari daerah lainnya yang ingin menitipkan putra-putrinya untuk dididik di Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Ihsan, tanpa dipungut biaya alias gratis.

“Kami berharap ke depannya pondok pesantren Al-Ashriyyah Nurul Ihsan bisa terus berkembang lebih pesat lagi, mari kita wujudkan penghapal Al-Qur’an untuk mencetak Hafizh-Hafizhah Entrepreneur, “imbuhnya.

Jani juga mengatakan, kepada siapa saja yang ingin berdonasi ke pondok pesantren Al-Ashriyyah Nurul Ihsan bisa Salurkan Donasi anda melalui: Bank BTN 0001501610017153 a.n. Jani Nurjamil. (ANWARWALUYO)


BUPATI TASIKMALAYA LANTIK 73 KEPALA DESA HASIL PILKADES SERENTAK TAHUN 2021

PANGANDARANNEWS.COM /TASIKNEWS - Berdasarkan Keputusan Bupati Tasikmalaya Nomor 141.1/KEP.123-PEMDES/2021 tentang Pengangkatan  Kepala Desa Hasil Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2021 untuk Masa Bakti 2021-2027, hari kemarin Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto mengambil sumpah dan melantik 73 kepala desa hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2021 di 35 Kecamatan dan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu yang diikuti oleh 6 Desa di 6 Kecamatan, yang dilaksanakan secara  hybrid sebagian di Pendopo Baru dan sebagian lainnya melalui video conference., bertempat di Pendopo Baru. (21/06)

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin, Sekretaris Daerah Mohamad Zen, Ketua dan Anggota DPRD Kab. Tasikmalaya, Forkopimda Kab. Tasikmalaya, Ketua TP PKK Kab. Tasikmalaya, para Asisten di lingkungan Pemda Kab. Tasikmalaya, Camat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan undangan lainnya.

Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan panitia pemilihan kepala desa atas peran serta dan kerja kerasnya sehingga pelaksanaan pemilihan kepala desa dapat terlaksana dengan aman dan lancar.

"Upayakan agar selalu tercipta suasana yang kondusif di desa saudara, dan yangtakkalah enting dalam menjalabkan tugas nanti dalam hal ini pelayanan kepada masyarakat agar  saudara dapat bertindak seadil-adilnya sesuai dengan sumpah yang baru saja diucapkan bersama," tegas bupati.

Bupati menjelaskan, pengambilan sumpah dan pelantikan Kepala Desa ini dilaksanakan berdasarkan amanat Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Bupati jga meminta agar para Kades dalam bekerja, mengelolaan keuangan serta pembangunan di desa selalu tertib administrasi sehingga diharapkan kesejahteraan masyarakat desa cepat tercapai.

"Saya minta agar kepala desa Mohon mampu menciptakan suasana yang harmonis dengan perangkat desa, seperti BPD, LPM, RT, RW dan tokoh-tokoh masyarakat serta lembaga-lembaga desa lainnya," pungkas Bupati. (ANWARWALUYO)


62 RT DI KABUPATEN PNGANDARAN MASUK ZONA MERAH COVID-19

PANGANDARANEWS.COM  - 62 Rukun Tetangga (RT)  di Kabupaten Pangandaran kini masuk kedalam zona merah penyebaran Covid-19.

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, koordinasi penanganan  Covid-19 penting dilakukan hingga ke tingkat RT,  padahal penanganan yang kena Covid, pencegahan dan vaksinasi, dilakukan sampai ke tingkat RT.

Pihaknya juga menyanpaikan peta zona hingga ke RT karena mempengaruhi cara penanganan dan pencegahan.

"Dari total 3.180 RT ada  62 RT masuk zona merah dan tentunya mereka tidak boleh mengadakan kegiatan apapun karena jumlah terkonfirmasi Covid-19 sudah enam lebih,"jelasJeje. (22/6)

Jeje mengatakan ada 13 poin yang tidak  boleh dilakukan dan boleh dilakukan lingkungan RT yang masuk zona merah, diantaranya tidak boleh hajatan, tidak boleh ada kerumunan lebih dari tiga orang, sehigga sebelum turun ke zona merah, lingkungan RT tidak akan diizinkan melaksanakan kegiatan apapun.

“Kami tidak segan memberikan sanksi bagi desa atau lingkungan yang tidak mengindahkan koordinasi ini dan hal ini sudah saya sampaikan ke camatnya dalam rapat kordinasi tadi, " tegasnya.

Sementara itu Sekda Kabupaten Pangandaran Kusdiana menambahkan, ia pun sudah siap membuat surat edaran terkait penanganan Covid-19 ini. (PNews)






BUPATI TASIKMALAYA LANTIK JAJA HIDAYAT JADI KEPALA DESA MARGALAKSANA PERIODE 2021-2027

PANGANDARANNEWS.COM/TSIKNEWS –Jaja Hidayat akhirnya dilantik menjadi Kepala Desa Margalaksana, setelah unggul dalam perolehan suara Pada Pilkades  serentak Desa Margalaksana Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya yang dilaksanakan pada bulan Juni 2021 lalu. 

Usai pelantikan yang dlaksnakan di pendopo Singaparna, sejumlah warga Desa Margalaksana pun mengucapkan selamat atas terpilihnya Jaja Hidayat utuk menjabat Kepala esa Margalaksana periode tahun 2021-2027.

“Saya mengucapkan terimakasih pada semua pihak, pada panitia Pilkades dan tetunya pada seluruh warga Desa Margalaksana, “ungkapnya.(21/6)

Selain hasi lkerja kerasnya, kata Jaja, kemenangannya ini juga berkat dukungan dari masyarakat yang sudah memberikan kepecayaan dan amanah untuk memimpin Desa Margalaksana 6 tahun ke depan.

Jaja juga mengatakan agar selalu diingatkan apabila nanti dalam menjalankan roda pemerintahan Desa Margalaksana ada kekurangan dan kesalahan, karena tanpa dukungan dari seluruh lembaga yang ada di desa dan masyarakat tentu akan berat beban yang akan dipikulnya.

“Mari kita bersama-sama, bahu membahu utuk kemajuan desa kita, “imbuhnya. (AMIRSARIPUDIN)


SATGAS COVID DESA CIBATU DIBANTU BABINSA DAN BHABINKAMTIBMAS TERUS SOSIALISASIKAN PROKES

PANGANDARANNEW.COM/TASIKNEWS - Pemdes beserta gugus tugas  Desa Cibatu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya dibantu Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Cibatu serta perangkat desa terus melakukan langkah sosialisas penerapan dan kedisiplinan dalam melaksanakan protokol kesehatan (Prokes) Covid 19 dengan menggelar Operasi masker di jalan raya depan kantor desa.(21/6)

Seperti disampaikan Kepala Desa Cibatu, Ade Hermawan, selain rutin menggelar operasi masker kegiatan lainnya adalah menggelar sosialisasi terkait penerapan prokes yang harus dilaksanakan masyarakat untuk meminimalisir dan mencegah penyebaran virus corona di wilayah desa Cibatu.

Ade menjelaskan, kegiatan operasi masker bagi masyarakat dan pengguna kendaraan di wilayah Desa Cibatu ini merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan kedisiplinan warganya dalam menjalankan prokes terutama menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumh.

“Kami akan terus menggelar sosialisasi ini kepada masyarakat sebagai upaya nyata pencegahan penularan covid-19 di Desa Cibatu, “ungkap Ade.

ade juga menghimbau pada  masyarakat  agar selalu gunakan  masker  saat beraktivitas berbanyak ibadah,  berzikir serta berdoa  agar covid  19 cepat  hilang dan bisa  kembali  normal.

“Dengan  berbayak zikir dan berdoa  mudah-mudahan covid akan hilang, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)


SELURUH PERANGKAT TAK MASUK KERJA, PELAYANAN DESA PANGANDARAN PUN TERGANGGU

PANGANDARANNEWS.COM – Hari ini pelayanan di Kantor Desa Pangandaran Kecamatan Pangandaran tergangg pasalnya  perangkat desa tersebut ramai-ramai tidak masuk kerja, hal ini diduga karena adanya konflik internal Desa Pangandaran yang sudah berlangsung cukup lama.

Saat dihubungi lewat telepon celullernya, Kepala Desa Pangandaran Adi Fitriadi membenarkan seluruh perangkat desa tidak masuk kerja,, sehingga hal ini menggangu pelayanan desa pada masyarakat.

”Sampai siang tadi memang tidak ada yang bekerja, kalau saya masuk, ” jelasnya. (21/6).

Adi mengatakan, ia memang belum sempat menanyakan pada perangkat mengaa  terkait tidak masuknya mereka.

”Mungkin karena proses hukum dugaan tindak pidana korupsi di Desa Pangandaran,” jelasnya.

Adi menuturkan, pada hari Kamis (17/6) ada surat dari Polres ke Desa Pangandaran yang meminta dokumen mundur tahun anggaran 2016.

”Tiba-tiba saja hari ini perangkat desa tidak masuk kerja, sehingga mengganggu pelayanan publik,” ucapnya.

Adi mengakui, konflik yang terjadi di internal Desa Pangandaran memang jadi berkepanjangan, walaupun beberapa kali sempat dimediasi oleh Pemkab Pangandaran.

Adi menambahkan, dalam aturan ada dua hal yang bisa menurunkan kepala desa dari jabatannya. Pertama jika terbukti secara hukum kepala desa tersebut melawan hukum dan kedua karena tidak masuk kerja selama 6 bulan berturut-turut.

"Jika salah satu dari dua hal itu terjadi maka kepala desa bisa diberhentikan oleh SK bupati"jelas Adi.

Sementara saat diminta tanggapannya, Sekdes Pangandaran Jaja Sudiana mengaku tidak tahu apa-apa soal tidak masuknya para perangkat desa.

”Kebetulan saat ini saya sedang sakti sejak hari MInggu lalu,” ujarnya singkat.

Di tempat terpisah Camat Pangandaran Yadi Setiadi mengatakanb saat mengetahui kejadian tersebut ia pun langsung databg ke Desa Pangandaran.

Kata Yadi, dipeoleh informasi memang perangkat desa yang tidak masuk karena beberapa alasan, diantaranya ada yang sakit, ada yang sedang nagih PBB.

"Malah adi pagi ada dua orang yang masuk,” jelasnya.

Yadi juga menyayangkan kejadian ini karena akibatnya pelayanan publik di Desa Pangandaran jadi terganggu.

”Saya akan cek and ricek terkait konflik di internal, dan saya juga sudah komunikasikan hal ini ke Pa Sekda, " ucap Yadi. (PNews)

ADD TAHAP 1 TAHUN 2021 DESA CIKUKULU TATA INRASTRUKTUR JALAN KE OBYEK WISATA CURUG SAWER

PANGANDARANNEWS.COM./TASIKNEWS – . Pemdes Cikukulu Kecamatan Karangnunggal KabupatenTasikmalaya melalui Pelaksana Teknis Pengelolaan Keuangan Desa (PTKD) saat ini sedang melakukan penataan obyek wisata Curug Sawer yang berlokasi di Kampung Sirnasari dengan mengalokasikan Anggaran Dana Desa (DD) tahap 1 untuk jalan lingkungan di Sarakan – Sirnasari sepanjang 1.050 Meter dan lebar 2,5 Cm dengan besar anggaran Rp. 337,1 juta. 

Jalan  yang pengerjaanya menggunakan aspal hot mix ini merupakan akses menuju pusat wisata Curug Sawer yang kini sudah 40 %, disambut antusias warga dengan ikut terlibat bergotong-royong.

Seperti disampaikan ketua PTKAD, Kartiwan, saat ini pihaknya bersam tim juga Pemdes Cikukulu sedang fokus membangung kawasan wisata Curug Sawer, karena destinasi ini merupakan asset yang memang harus dilestarikan, ditata dan sistem pengelolaannya harus betul – betul mendapat prioritas, karena selama ini Curug Sawer sudah menjadi ikon wisata yang mempunyai daya tarik  baik bagi pengunjung lokal maupun luar daerah serta mampu bersaing dengan tujuan wisata-wisata lain yang ada di Kecamatan Karangnunggal.

Pembangunan jalan menurut Kartiwan setelah masuk dalam perencanaan awal anggaran Dana Desa untuk tahun 2021 tahap awal serta setelah mendapat dukungan dari semua pihak, 

“Setelaj jalan ini bagus tentu pengunjung pun tidak akan mengeluh lagi dengan jalan yang semula penuh bebatuan dan tanah becek, “kata Kartiwan. (ANWARWALUYO)







YAYASAN KIB GANDENG FWOT TASIK SALURKAN BANTUAN SEMBAKO KE KAUM DUAFA DAN YATIM-PIATU

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Yayasan Karya Insan Berkah (KIB) yang di wakili oleh Dewan Pengawas Imanullah Irawan, S.H, yang lebih akrab disapa Icong, beberapa hari lalu berkunjung ke Sekretariat Forum Wartawan Online (FWOT) Jl. Buninagara III Kota Tasikmalaya.(18/06)

Di depan paraaw media, Imanullah mengatakan kunjungan ini dalam rangka menjalin sinergitas dengan awak media yang tergabung dalam wadah FWOT yang selalu memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai program-program yang dilaksanakan oleh KIB.

Yayasan KIB saat ini, kata Imanullah  telah mendapat bantuan dari Bank Indonesia (BI) dan salah seorang anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi Partai Demokrat Hj. Siti Mufattahah, P.SI, MBA berupa 2.000 paket sembako dan alat kesehatan untuk disalurkan ke sejumlah kaum duafa, yatim-piatu, jompo terdampak pandemi Covid-19 yang belum tersentuh bantuan pemerintah serta kaum milenial yang ada di Kabupaten-KotaTasikmalaya yang belum mendapatkan pekerjaan.

“Alhamdulillah dalam hampir sepekan bantuan telah kami salurkan berupa paket sembako sekitar 90% untuk wilayah Kabupaten-Kota Tasikmalaya, dan  mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban ekonomi masyarakat serta bermanfaat “ungkap Imanullah.

Imanullah mengatakan, dengan adanya sinergitas ini diharapkan FWOT dapat menjembatani dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat yang sedang kalut dengan keadaan ekonomi akibat pandemi Covid-19, dan penerapan protokol kesehatan (prokes) terutama 3 M.

Sementara Ketua FWOT Dadang Suhendar, mengungkapkan pihaknya mengucapkan terimakasih atas kepercayaan Yayasan KIB yang telah menjalin sinergitas untuk menjembatani dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat terhadap kegiatan-kegiatan maupun program-program KIB. 

Dadang berhara semoga ke depannya lebih bisa bersinergi lagi serta lebih mempererat tali silaturahmi antara insan media  yang tergabung  dalam  FWOT  Tasik, sehingga bisa berpartisipasi dalam memberikan  informasi serta  mencerdaskan masyarakat Kabupaten-Kota Tasikmalaya.

FWOT  Tasik juga, ujar Dadang siap bersinegi dengan pemerintah terkait kegiatan-kegiatan  pemerintah kota-kabupaten, pemprov  dan pemerintah pusat.

“Mari  kita banggun  sinegritas dan  eratkan tali  siraturahmi  antara  pemerintah  dan insan media, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)


KEBAKARAN DI KANTOR DINAS PUTRPRKP KABUPATEN PANGANDARAN AKIBATKAN SEJUMLAH BARANG HANGUS TERBAKAR

PANGANDARANNEWS.COM - Kantor Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman (DPUTRPRKP) Kabupaten Pangandaran yang berlokasi di Jalan Raya Parigi, Desa Karangbenda Kecamatan Parigi kemarin alami kebakaran.(20/6)

Salah seorang saksi Hari Setiawan (18) ia melihat kepulan asap dari lantai dasar yang diperkirakan api dari bawah kipas ac.

Usai shalat asar, kata Hari, ia kebetulan lewat di dpan kantor DPUTRPRKP dan  melihat kepulan asap dari dalam ruangan, ia pun segera melapor ke kantor BPBD yang berjarak sekitar150 dari lokasi kebakaran.

“Sekitar 30 menitan, pemadam langsung datang ke lokasi dan langsung melakukan pemadaman, "ungkap Hari.

Petugas pemadam kebaran pun terus berusaha memadamkan api yang sudah menjalar ke seluruh ruangan, dan dipeoleh keterangan akibat kebakaran tersebut sejumlah dokumen, alat tulis kantor (ATK) dan barang lainnya terlihat hangus terbakar.

Hari menyebut, saat kejadian kebakaran kantor PU dalam kondisi kosong dan ia hanya sempat melihat satu motor yang terparkir di hlaman kantor PU.

“Tapi tidak lama motor tersebut langsung pergi lagi, “terang Hari. (PNews)



 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN