KEBIJAKAN PEMERINTAH PUSAT TERKAIT LARANGAN MUDIK LEBARAN KECEWAKAN PENGUSAHA WISATA DI PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat terkait larangan mudik pada libur lebaran jelas sangat mengecewakan pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Pangandaran, karena larangan mudik tersebut jelas akan berpengaruh pada tingkat kunjungan wisatawan saat  libur Lebaran nanti.

Demikian disampaikan Ketua PHRI Pangandaran Agus Mulyana, saat ini kondisi usaha wisata di Pangandaran sejal pandemi covid-19 sangat memprihatinkan pasalnya kunjungan wisata domestik hingga saat ini belum norml seperti sebelum masa pandemi, padahal biaya oprasional seperti hotel dan restoran tetap harus dikeluarkan walau pun minim pendapatan.

"Sepeti diketahui dalam setahun ada tiga musim libur yang selama ini menjadi andalan, libur natal  tahun baru, libur sekolah dan libur lebaran," terang Agus. (30/03)

Pada libur lebaran biasanya akan terjadi peningkatan okupansi hingga mencapai 90 persen dengan lama tinggal 4 sampai 7 hari, dan biasanya ini mampu untuk menutupi kekosingan yang terjadi pada bulan sebelumnya, bulan ramadhan. Tapi jika sekarang lebaran dilarang mudik, maka, kata Agus, artinya tidak boleh berlibur pergi ke tempat wisata.

Agus jug mengatakan, seharusnya pemerintah melihat upaya yang selama ini dilakukan para pelaku usaha pariwisata mempersiapkan momen tahunan ini, seperti vaksinasi karyawan hotel dan restoran sudah dilakukan, penerapan protokol kesehatan (prokes) diperketat, jadi wajar jika sekarang pelaku usaha wisata kecewa  dengan kebijakan pemerintah posat tersebut.

.Ditambah lagi, kebutuhan pengeluaran jelang Lebaran meningkat karena pengusaha harus membayar tunjangan hari raya (THR) dan lainnya untuk kryawan.

"Saya berharap mudah-mudahan pemerintah membatalkan kebijakan larangan mudik lebaran, karena ini saat marema tahunan yang ditunggu-tunggu,"imbuhnya.

Seperti diketahui, pada tanggal 26 maret lalu pemerintah pusat resmi mengleluarkan larangan  mudik Lebaran pada 6 sampai 17 Mei 2021, selian itu masyarakat juga dihimbau tidak melakukan perjalanan keluar daerah sebelum dan sesudah tanggal 6-17 Mei untuk menekan angka penularan covid-19. (PNews)


1000 NELAYAN PANGANDARAN IKUTI PELATIHAN JADI SAHABAT TAGANA

PANGANDARANNEWS.COM - Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan pelatihan pada 1000 nelayan Kabupaten Pangandaran sebagai sahabat Taruna Siaga Bencana (TAGANA).

Seperti disampaikan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Safii Nasution, alasan pelatihan ini menjadi upaya pemerintah untuk melindungi warga pesisir selatan termasuk Kabupaten Pangandaran dari ancaman Megatrust.

Megathrust sendiri, kata Alam, adalah gempa karena terjadi tumbrukan antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia, dan dapat memicu tsunami. 

Dalam pelatihan ini, imbuh Alam, seluruh nelayanmendapat pelatihan penanggulangan bencana  sehingga jika terjadi Megatrust diharapkan akan mampu membantu masyarakat lainnya untuk menyelamatkan diri.

Dalam peta bencana yang dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun 2019, lanjut Alam, disebutkan wilayan Pangandaran merupakan wilayah rawan bencana ke 17 secara nasional dan keenam di Propinsi Jawa Barat. Dan selain itu, menurut Peta Sumber Gempa Nasional 2017 yang diterbitkan Pusat Studi Gempa Nasional (Pusgen).

“Zona yang berpotensi memunculkan gempa megathrust di Jawa berada di tiga lokasi yaitu wilayah perairan Selat Sunda, wilayah selatan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah serta segmen Jawa Timur-Bali, “terang Alam.(29/03)

Alam menambahkan, selian pelatihan Kemnsos juga terus melakukan edukasi pada masyarakat terkait ancaman Megatrust juga dilakukan melalui pelatihan dan pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) berbasis kawasan di sejumlah kabupaten di Provinsi Jawa Barat, salah satunya  Kabupaten Pangandaran.

“Da rencananya setelah mendapatkan pelatihan nelayan sahabat Tagana ini akan dikukuhkan Menteri Sosial Tri Rismaharini pada puncak peringatan HUT TAGANA ke 17 tanggal 31 maret 2021, “jelasnya. (PNews). 


PERINGATI HARI JADI KE 6 DAN EVALUASI PILKADA SERENTAK 2020 KPU PANGANDARAN GELAR BAKTI SOSIAL

PANGANDARANNEWS.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran hari ini menggelar bakti sosial dalam rangka evaluasi pilkada serentak bersama stakeholder bertempat di blok Lojok budak Desa Dusun Banjarsari Desa Selasari Kecamatan Parigi.(29/03)

Menurut Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin, evaluasi ini digelar berdasarkan peraturan KPU nomor 5 tahun 2020 perubahan ke tiga atas KPU nomor 15 tahun 2020 tentang tahapan program dan jadwal pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur,  Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020.

“Kini Pilkada sudah selesai mari kita dijadikan wahana pembelajaran politik supaya semakin dewasa, “ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Muhtadin juga tidak lupa memberikan apresiasi pada insan pers yang bertugas di Pilkada serentak Kabupaten Pangandaran tahun 2020, karena, menurutnya peran media sangat penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat, seperti saat suhu politik memanas maka salah satu tugas media pemberi informasi yang bisa dipercaya serta memberikan ketenangan pada masyarakat .

“Kenapa hari ini kami juga menghadirkan media, karena ia mempunyai peran penting dan menjadi mitra KPU khususnya dalam sosialisasi kepada masyarakat, “imbuhnya.

Masih di tempat yang sama, selain mengucapkan selamat hari jadi KPU yang ke 6, Kepala Desa Selasari Udin Tugaswara dalam sambutannya berharap  kerjasama dalam menjaga Gesmen area (hutan penyangga) lojok budak Gunung Porang menjadi tanggung jawab semua untuk menjaganya bukan hanya petugas jaga leuweung tuturnya.

Kita harus bersama-sama untuk tetap menjaga kelestarian hutan sekitar kita, “ucapnya. (PNews)





UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 29 MARET 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Senin 29 Maret  2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS Konfirmasi  COVID-19*

Total   :1384 org

Sembuh: 1263 org

Aktif :20 org  isolasi RSU,75 Isolasi Mandiri)

Meninggal : 26 org

WNI     :1384 org

Laki2   : 579org

Perem : 795org

Usia

<5 : 33org

5 - 19  : 191org

20 - 29 : 240org

30 - 39 : 230 org

40 - 49 : 200 org

50 - 59 : 197 org

60 - 69 : 112 org

70 - 79 : 35 org

80-       : 7 org

*SUSPEK*

1. Total : 782org

2. Discardid: 762org

    - Meninggal : 15 org

3. Aktif : 5 org

4  Laki-Laki : 478org

5. Perempuan :  304org

6. WNI :  777org

7. WNA : 5 org

8. Usia :

< 5 th :  23 org

6-19   : 78 org

20-29 : 242org

30-39 :  102 org

40-49 : 90org

50-59 : 89org

60-69 : 59 org

70-79 : 25 org

>80    :   4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 8

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI : 4

*Kontak Erat*

TOTAL : 2006 org

Discarded: 1995 org

Aktif : 11 org

*Hasil Lab. Swab*

Positif   : 1384org

Negatif  : 8964 org

Menunggu hasil : 11 org

Jumlah  :10.359 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif   : 70org

Invalid   : 0 org

Non Reaktif : 13.385org

Total     : 13.455org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 29 Maret 2021 :


















DENGAN 8 MISINYA SENA GUSTIANA MUSTARI MAJU DI PILKADES MARGALAKSANA TAHUN 2021

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Mewujudkan pemerintahan desa yang jujur dan berwibawa dengan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat serta dengan tetap mengedepankan kejujuran musyawarah dan mufakat dalam kehidupan sehari-hari baik dengan pemerintahan maupun dengan masyarakat desa, itu semua salah satu bekal bisa membangun desa.

Demikian disampaikan Calon Kepala Desa Margalaksana Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, R Sena Gustiana Mustari yang akan maju dalam penghelatan Pilkades serentak tahun 2021.

Menurutnya, jika terpilih menjadi Kepala Desa ia siap membangun Martalaksana lebih maju, mandiri dan sejahtera.

“Dengan mengedepankan budaya gotong-royong serta jujur, berbudaya dan berahlak mulia mar kita bangun Margalaksana menjadi lebih lebih baik lagi, “ucapnya.(29/03)

Sena mengatakan, dengan 8 misi, diantaranya,  1. Meningkautan kuwalitas kehldupan beragama, soslal, budaya dan Ketrentaman, 2 Menlngkalkan Kuwalitas pendidikan, kesehatan dan sumber daya manusla; 3. Meningkatkan Kuwalitas dan profesionalisme aparatur dalam tala kelola pemerinlahan desa, meningkatkan pembangunan dan pelayanan pada masyarakalt, 4. Meningkalkan Pembangunan Ekonomi Pedesaan melalul Pengualan Sarana Prasaran Pendukung Penanian, Perkebunan, Perikanan, peternakan dan Usaha Kecil Menengah (UKM),  5. Memanfaalkan Polensl alam dan SDM umber daya manusia (SDM) yang tersedia secara maksimal untuk menunjang pembangunan, 8. Peningkatan pendapatan aparat pemerinlahan desa, lembaga desa, tenaga pendidikan non formal ( guru ngaji dan psantren) agar bisa bekeda secara profeslonal, 7. Mengurus fakir miskin dan yang terlantar aka  menjadl bagian tanggung jawab Pemdes dan 8. Memberikan beasiswa terhadap pelajar berpreslasl disetiap jenjang pendldlkan untuk meningkalkan semangal belajar.

“Untuk mewujukan semua itu jelas saya perlu dukungan masyarakat dengan cara memilih saya calon nomer urut 2 pada Pilkades Serentak Desa Margalaksana, “imbuhnya. (ENDAHLAELANI)







UPDATE DATA COVID 19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 28 MARET 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Minggu 28 Maret  2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

KASUS KONFIRMASI  COVID-19

Total            : 1383 org

Sembuh : 1233 org

Aktif :      20 org  isolasi RSU,104 Isolasi Mandiri)

Meninggal :     26 org

WNI              : 1383 org

Laki2            :   578 org

Perem :   795 org

Usia

<5         :   33 org

5 - 19          :  191 org

20 - 29         :  240 org

30 - 39         :  230 org

40 - 49         :   200 org

50 - 59         :   197 org

60 - 69         :   112 org

70 - 79         :    35 org

80-                :      7 org

SUSPEK

1. Total         :   782 org

2. Discardid :   762 org

    - Meninggal :     15 org

3. Aktif : 5 org

4  Laki-Laki :   478 org

5. Perempuan :   304 org

6. WNI :   777 org

7. WNA :       5 org

8. Usia :

< 5 th :      23 org

6-19    :      78 org

20-29 :    242 org

30-39 :     102 org

40-49 :       90 org

50-59 :       89 org

60-69 :       59 org

70-79 :       25 org

>80    :        4 org

PROBABLE

1. TOTAL.          : 8

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI : 4

KONTAK ERAT

TOTAL :    2006 org

Discarded      1995 org

Aktif :        11 org

HASIL LAB. SWAB

Positif            :     1383 org

Negatif          :    8964 org

Menunggu hasil         :        11 org

Jumlah          : 10.358 org

HASIL RAPID TEST

Reaktif            :        70 org

Invalid            :          0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total              : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 28 Maret 2021 :




















DENGAN TEKAD PENGABDIAN PADA MASYARAKAT, JAJA HIDAYAT MAJU DI PILKADES MARGALAKSANA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Desa Margalaksana Kecamatan Sukaraja merupakan salah satu desa di Kabupaten Tasikmalaya yang tahun  ini akan melaksanakan pilkades serentak. 

Menurut salah seorang calon yang akan maju dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Margalaksana,  Jaja Hidayat, ia optimis akan memperoleh suara maksimal serta akan memenangkan pilkades ini.

Bukan tanpa alasan, Jaja dengan tekad untuk membawa perubahan untuk keberlanjutan membangun di Desa Margalaksana.

Seperti dituturkan slah seorang warga, Jaja Hidayatmemang pantas untuk memimpin Desa Margalaksana karena ia mempunyai komitmen tinggi untuk memajukan daerah. 

Selain tutur katanya yang santun, menurutnya, Jaja Hidayat  juga mempunyai beberapa program unggulan yang akan diterapkan di Pemerinatahan Desa Margalaksana.

“Pa Jaja memang pantas Kepala Desa Margalaksana karena beliau sangat paham apa yang dibutuhkan warga, “ungkapnya.(26/03)

Jaja Hidayat juga, imbuhnya, mempunyai beberapa visi-misi saat ia nanti terpilih menjadi Kepala Desa Margalaksana, seperti akan mengamalkan dan melaksanakan ajaran agama dalam kehidupan sehari hari, akan meningkatkan kenerja dan pelayanan aparatur desa yang berkualitas dan berjiwa pelayanan prima, akan meningkatkan sarana dan prasarana yang mendukung dalam kehidupan masyarakat, bertekad untuk mewujudkan dan meningkatkan serta meneruskan tata kelola pemerintahan desa yang baik, meningkatkan taraf hidup masyarakat desa margalaksan, mengupayakan kemandirian dalam pelaksanaan,berbasis pada potensi Desa,  meningkatkan pembedayaa masyarakat melalui partisipasi aktif dalam pembangunan,serta kegiatan ekonomi produktif, meningkatkan ketertiban serta keamanan desa, mengupayakan program tata ruang pembangunan desa serta keindahan dan ketertiban dan akan meningkat kan kerjasama dan gotong royong dalam bermasyarakat berazaskan kekeluargaan.

“Denagn nomer urut 3 Pa Jaja berjanji jika terpilih nanti akan membamgggun desa religius, mandiri  dan mensejahterakan warga, “pungkasnya. (AMIRSARIPUDIN/ANWARWALUYO)



DANI HAMDANI: “HINGGA SAAT INI BELUM ADA INFORMASI KAPAN PENDAFTARAN TES CPNS DAN PPPK DIBUKA”

Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani
PANGANDARANNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran tahun ini mengajukan formasi penambahan pegawai sebanyak 1.117 orang, dengan rincian 480 CPNS dan 637 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Pengajuan itu berkaitan dengan rencana pemerintah pusat yang hendak melakukan seleksi CPNS dan PPPK dalam waktu dekat.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Pangandaran (BKPSDM) Dani Hamdani, jumlah tersebut untuk seleksi tahun 2021.

Tapi Dani mengaku hingga sampai saat ini pihaknya belum memperoleh konfirmasi berapa jumlah formasi yang akan diberikan pemerintah pusat dari jumlah oengajuan tersebut. 

Jadi, kata Dani, karena belum ada informasi lagi saat ini pihaknya pun belum bisa lebih jauh menyampaikan informasi terkait seleksi CPNS 2021. “Jadwal pembukaan pendaftaran tes CPNS dan PPPK juga belum diketahui kapan,"jelasnya.(24/03)

Untuk pelaksanaan tes sendiri, terang Dani, kemungkinan tidak akan dilaksanakan di Kabupaten Pangandaran karena  mengingat belum ada tempat yang representatif, artinya bisa saja dilaksanakan di  Tasik lagiseperti tahun sebelumnya.

Sementara untuk anggaran untuk tes CPNS 2021, Dani menyebut ini tidak akan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp 900 juta,  tapi ini belum termasuk anggaran tes bagi PPPK.

Dani berharap, dengan jumlah pengajuan CPNS dan P3K sebanyak itu bisa memenuhi kebutuhan pegawai di lingkup Pemkab Pangandaran. 

Dani juga menegaskan, dalam proses tes CPNS dan PPPK di Kabupaten Pangandaran dijamin tidak ada biaya atau pungutan apa pun alias gratis dan Dani juga meminta agar masyarakat mengabaikan jika ada oknum yang menjanjikan bisa diterima CPNS dengan membayar sejumlah uang.

"Saya menghimbau agar masyarakat jangan mudah terbujuk iming-iming bisa diterima CPNS, dan jika ada oknum yang melakukan pungutan liar segera melapor ke kami,"tegasnya.

Seperti diketahui, saat ini ramai kabar di masyarakat bahwa pengumuman formasi CPNS 2021 akan dilaksanakan pada akhir Maret ini dan berdasarkan informasi pendaftaran akan dibuka pada bulan April hingga Mei mendatang semenara untuk pelaksanaan tes akan mulai dilakukan pada Juni 2021. (PNews)



KAPOL DARI PETANI PANGANDARAN MASUK PASAR EKSPOR

PANGANDARANNEWS-COM – Hasil pertanian tanaman kapol dari Kabupaten Pangandaran berhasil tembus ke pasar Republik Rakyat Cina (RRC).

Seperti dututurkan petani Kapol Pangandaran Kodir, harga jual kapol yang sudah kering dari petani ke pengepul mencapai Rp 30 ribu per kilogramnya.

“Kondisi pandemi Covid-19 secara signifikan tidak mempengaruhi para petani kapol, “ujarnya. (22/03)

Menurutnya, harga kapol terhitung stabil sejak pandemi Covid-19 di mulai pada Maret 2020 dan permintaan dari luar negeri pun sangat banyak.

Kodir menuturkn, ia sendiri menanam kapol di atas lahan seluas 4.200 meter dengan hasil panen mencapai 40 kilogram sekali panennya, dan setelah panen perdana maka akan terus mengalami panen berkala setiap bulan.

Sementara menurut Ketua Asosiasi Kapol Pangandaran Kunkun, mengatakan permintaan kapol asli dari Pangandaran saat ini sangat tinggi, para konsumen besar pabrikan saat ini memburu hasil kapol dari Kabupaten Pangandaran karena kualitasnya bagus dibanding dari daerah lain.

Kebutuhan kapol kering ekspor ke Cina mencapai 60 ribu ton, yang akan diolah di pabrik menjadi  bahan dasar obat, bumbu, kosmetik dan parfum.

“Permintaan untuk dalam negeri sendiri sama banyaknya, sama untuk diolah menjadi bahan baku obat dan kecantikan, “terangnya. (PNews)




HASIL KAJIAN ILMUWAN TENTANG POTENSI GEMPA MEGATHRUST JANGAN GANGGU KEPARIWISATAAN PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Potensi akan terjadinya gempa megathrust di Pantai Selatan Jawa jangan sampai memengaruhi dunia pariwisata.

Sepetti disampaikan Koordinator Mitigasi Gempa dan Tsunami BMKG Pusat, Daryono, penelitian yang menyebutkan potensi megathrust dan gelombang tsunami di Kabupaten Pangandaran seharusnya tidak dianggap sebagai ancaman namun justru pemerintah dan masyarakat harus melakukan mitigasi bencana. 

“Jangan sampai hasil kajian para ilmuwan ini justru memengaruhi dunia pariwisata,”ungkapnya. (24/3)

Menurut Daryono, dalam persiapan atau mitigasi bencana juga harus disiapkan fasilitas umum seperti hotel dan restoran, ketika hotel dan restoran bisa menyediakan bangunan tahan gempa, menyediakan rambu, punya titik kumpul dan lain-lain, hal ini tentu bisa memberikan kenyamanan pada wisatawan.

Ia menambahkan, dn jika ada sertifikasi mitigasi gempa bumi dan tsunami di sebuah hotel dan restoran, maka ini pun akan menjadi referensi dan angat menarik wisatawan asing untuk menginap karena para pelaku wisata bisa menyediakan jaminan keselamatan karena mengelola mitigasi bencana menjadi sebuah nilai tawar bagi wisatawan.

“Sehingga hal ini harus diaplikasikan di Kabupaten Pangandaran yang notabene menjadi daerah tujuan wisata pantai, “jelas Daryono. (PNews)


UNTUK PEMULIHAN EKONOMI DI MASA PANDEMI PERLU DILAKUKAN KERJA-SAMA ANTARA DAERAH

PANGANDARANNEWS.COM  – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya mendorong agar peningkatan kerja sama antar daerah dalam upaya pemulihan ekonomi terus dilakukan, karena ini menjadi menjadi sebuah isu strategis dalam pemulihan ekonomi di Priangan Timur (Priatim), terutama dalam masa Pandemi Covid-19. 

Menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya,  Heru Saptaji, kerja sama ini meliputi lima wilayah yang ada di Priangan Timur, seperti Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran. 

“Saya berharap agar daerah yang surplus bisa membantu kepada daerah yang defisit,” jelasnya usai Rakor HLM TPID Se-Priangan Timur di Hotel Pantai Indah Pangandaran. (23/3)

Misalkan daerah yang surplus cabai merah seperti Kabupaten Tasikmalaya sedangkan di Kota Tasikmalaya mengalami defisit, maka, kata Heru, bisa dilakukan kerja sama antara kedua daerah tersebut sehingga harga jadi stabil dan pasokan di wilayah masing-masing pun bisa terjaga.

Kerja sama, imbuh Heru, sifatnya Government to Government (G to G) terlebih dahulu, lalu dbuatkan sebuah MoU yang nantinya akan turun pada para pelaku ekonomi sebagai perjanjian kerja sama, sehingga jika nantinya petani di Kabupaten Tasikmalaya panen, mereka harus menjualnya jangan ke luar daerah dulu tapi ke Kota Tasikmalaya. Biaya transportasinya relatip akan lebih murah karena jalur distribusi yang lebih pendek.

Heru juga mengatakan, kerja sama antar daerah intra Priatim ini merupakan  salah satu yang perlu didorong karena ini dilatarbelakangi oleh capaian inflasi tahun 2020 dengan Indeks Harga Konsumen Kota Tasikmalaya sebesar 1,61 persen, sementara diindikasikan terjadi penurunan permintaan disaat penawaran tetap sehingga kondisi stok tinggi akibat pemyerapan pasar kurang.

“Sektor pertanian mengalami penurunan permintaan dari luar Priatim, ini diakibat dari Pembatasan Sosial Berskala Besar sehingga kerja sama antar daerah di Priatim ini perlu dioptimalkan,”pungkasnya. (PNews)


WALAU MASIH TERBILANG NORMAL WARGA PANGANDARAN KELUHKAN CUACA PANAS SAAT INI

PANGANDARANNEWS.COM – Dalam rilis yang dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Kabupaten Pangandaran, cuaca panas yang dirasakan masyarakat saat ini masih cenderung normal dan wajar.

Menurut Plt Kepala BPBD Pangandaran, Suheryana, fenomena suhu udara panas saat ini bukan masuk pada kategori kejadian luar biasa, walau tak sedikit masyarakat yang mengalami gatal dan lengket kulit akibat cuaca tersebut, sehigga ia pun menghimbau agar warga tetap tidak panik.

“Sebenarnya ni kewenangan BMKG yang punya otoritas dan kewenangan terkait cuaca yang terjadi, Karena, dan kami tidak punya kopentensi untuk itu, ”ungkap Suheryana. (26/3)

Kondisi yang terjadi saat ini, kata Suheryana, tidak berdampak fatal terutama untuk kesehatan masyarakat karena menurut referensi dari berbagai sumber pun menyampakan suhu udara cuaca panas di Pangandaran saat  ini masih berkisar 16-34 derajat celcius..

 “Artinya cuaca dan suhu masih terbilang normal, “jelasnya.

Menurut seorang warga Kecamatan Cijulang, H Ubed (45), ia mengaku merasa tidak nyaman dengan kondisi cuaca saat ini, sehingga ia pun menjadi malas beraktivitas, pasalnya dalam kondisi udara panas badan mudah capai dan terus mengeluarkan keringat.

“Untuk mengatasinya saya paling serng minum air putih, “ucapnya.

Sementara dihubungi terpisah, salah seorang dokter umum di Pangandaran Nata Sanjaya mengatakan cuaca panas yang sedang terjadi bisa saja membuat tubuh mengalami dehidrasi sehingga harus diperbanyak minum air putih karena jika tubuh mengalami dehidrasi akan menyebabkan tubuh terasa lemas dan hilang konsentrasi.

“Perbanyak minum saja idealnya 8 gelas per hari, “ujarnya. (PNews)

 

 

 

 

BUKTI KEPEDULIAN PADA BIDANG KEAGAMAAN APBD PANGANDARAN ALOKASIKAN UNTUK MASJID SEBESAR 10 MILYAR

PANGANDARANNEWS.COM - Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, mengatakan keberpihakan APBD untuk sarana dan prasarana keagamaan menjadi hal penting, seperti untuk pembangunan tempat ibadah yang setiao tahunnya mencapai Rp 10 milyar.

"Masjid sebagai salah satu variabel pembentukan karakter masyarakat, oleh karena itu pemda memberikan perhatian serius dalam urusan memakmurkan masjid," kata Jeje, usai acara pelantikan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pangandaran di aula setda. (10/3)

Kata Jeje, Pemkab Pangandaran memiliki program maghrib ke masjid, dengan program tersebut diharapkan bisa sinkron dengan program-program DMI serta mampu bersinergi bersama seluruh elemen masyarakat untuk memakmurkan masjid.

Sementara Ketua DMI Kabupaten Pangandaran, Dasep Ubaidillah mengatakan, jumlah masjid besar dan masjid jame di Pangandaran saat ini tercatat ada 872 sementara jumlah mushala dan tadjuk ada 806. 

"Tentu bantuan dari Pemda Pangandaran ke DMI ini sangat membantu dan kami pun siap untuk mengabdi menjadi insan juara dan lahir batin," kata Dasep.

Dasep mengatakan, segala fasilitas dan bantuan yang diberikan Pemkab Pangandaran juga dapat membantu meningkatkan kenyamanan masjid, khususnya terkait pemberian pengeras suara dengan  kualitasnya prima.

"Apabila suara adzan bagus terus didorong dengan pengeras suara yang berkualitas, Insya Allah terdengar lebih bagus sehingga warga pun pasti terdorong hatinya untuk pergi ke mesjid untuk melaksanakan salat berjamaah," ucapnya. (PNews)


PEMKAB PANGANDARAN AKAN ADOPSI SISTIM PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA SURABAYA

Bupati Kab Pangandaran, JEJE WIRADINATA
PANGANDARANNEWS.COM – Salah satu agenda dalam kunjungan kerja (kunker) Pemkab Pangandaran ke Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk melakukan study banding terkaait pengelolaan sampah , salahsatunya ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Jambangan di Kota Surabaya.

Saat dihubungi lewat telepon celullernya, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, mengatakan pihaknya sengaja datang untuk melihat langsung pengelolaan sampah di Kota Surabaya dengan harapan nantina bisa diterapkan di Pangandaran.

“Saya sangat tertarik dengan cara penglolaan sampah di TPST Jambangan tersebut karena ternyata sampah bisa dimanfaatkan sebagai penghasil energi listrik, ujarnya.(25/03)

Jeje mengatakan, selain bisa dimanfaatkan menjadi bahan dasar pupuk dan lainnya ternyata sampah juga mampu dijadikan sumber tenaga listrik serta bisa menyerap tenaga kerja dalam jumlah banyak, dan tentu hal ini akan dicoba diterapkan di Pangandaran.

Masalah sampah di Pangandaran sudah harus mendapatkan penanganan yang serius karena setiap tahunnya terus meningkat, selain sampah lingkungan warga sampah di objek wisata juga menjadi persoalan yang harus ditangani serius. Sehingga sudah saatnya di Kabupaten Pangandaran dibuat 

tempat pembuangan sampah terpadu agar sistem pengelolaannya menjadi lebih baik dan menhasilkan nilai ekonomis.

Selain study banding melihat sistem pengelolaan sampah, kata bupati, ada dua poin lagi yang menjadi target kegiatan study banding di tengah pandemi Corona ini.

"Study banding ini kita fokus pada 3 hal, seperti pengolahan sampah, pemberdayaan UMKM dan pengelolaan pajak atau retribusi," ungkap Jeje. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN