KABAR GEMBIRA, TPAD PERANGKAT DESA, LINMAS, POSYANDU, RT/RW DI PANGANDARAN TAHUN 2021 BAKAL NAIK

PANGANDARANNEWS.COM-Perangkat desa, Linmas, kader Posyandu, RT dan RW di Kabupaten Pangandaran, tahun 2021 dipastikan naik

Seperti beberapa waktu lalu disampaikan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pangandaran, Wawan Kustaman, S.Pd.,MM, selain mendapat penghasilan tetap (siltap), Tunjangan Pendapatan Asli Daerah (TPAD) perangkat desa juga akan naik di tahun 2021.

“Ini bukti serta perhatian khusus Pemekab pangandaran agar kinerja para pegawai desa lebih maksimal, dan TPAPD untuk perangkat desa telah diatur dalam Peraturan Bupati, ”kata Wawan. (30/11)

Wawan juga merinci kenaikan tersebut, diantaranya, untuk kepala desa nilai siltapnya Rp.3 juta dan  Sekretaris Desa Rp.2,250 juta, sementara untuk Kepala Urusan, Kepala Seksi, Stap hingga Kepala Dusun masing-masing Rp.2,050 juta. Dan selain siltap, kades dan perangkat desa juga mendapatkan TPAD, untuk kepala desa yang sebelumnya mendapat Rp 2 juta pada tahun depan naik menjadi Rp 2,150 juta. Dan untuk Sekdes dari tadinya Rp1,5 juta setiap bulan naik menjadi Rp1,6 jta, 

Kaur, Kasi, staf dan Kadus dari TPAD sebelumnya Rp1 jta tahun 2021 naik menjadi Rp1,2 juta, 

untukLinmas dari Rp.1.750.000 naik menjadi Rp.2 juta, Kader posyandu dari Rp1,2 juta per orang, 1 naik menjadi Rp.1,750 juta, dan selain itu TPAD untuk RT yang semulai Rp2,250 juta naik menjadi Rp.2,5 juta.

“Sementara RW yang yang tadinya mendapat Rp.2,5 juta, pada tahun 2-21 naik menjadi Rp.2,750 juta, “terang Wawan. (PNews)


UNTUK UPAYA PARITISIPASI PEMILIH KPU PANGANDARAN AJAK DKM SOSIALISASIKAN PILKADA

KETUA KPU PANGANDARAN, MUHTADIN
PANGANDARANNEWS.COM- Berbagai langkah dan uaya dilakukan KPU Pangandaran mensosialisasikan Pilkada untuk bisa meningkatkan kehadiran pemilih di Tempat pemungutan Suara (TPS), salahsatnya melakukan bekerjasama dengan Dewan Kesejahteran mesjid (DKM) .

Menurut Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin, diharapkan dengan langkah ini jumlah warga yang datang ke tps untuk menyalurkan hak politiknya semakin meningkat.

“Mudah-mudahan partisipasi pemiih Kabupaten Pangandaran pada pilkada tahun ini bisa meningkat, “ujarnya.(3/12)

Muhtadin menjelaskan, melalui pengajian atau kegiatan keagamaan lainnya nantintnya para pengurus DKM akan menyampaikan himbauan pada warga untuk datang ke TPS, ini bisa dilaksanakan karena yang dilarang dilakukan di mesjid adalah kampanye.

 Disoal ada penggiringan pada pada salah-satu pasangan calon (paslon) saat DKM mengajakan warga datang ke TPS, kata Muhtadin, pihaknya sudah mengantisipasinya dengan memberikan narasi sosialisasi yang akan disampaikan pada warga, sehingga DKM pun hanya tinggal membacakan teks yan diberikan KPU tanpa harus menambah dan mengurangi redaksi yang ada pada draft tersebut.

“Dan saya yakin, DKM pun paham kapan waktu yang tepat untuk menyampaikan sosialisasi tersebut. Sehingga tidak akan mengganggu kegiatan keagamaan lainnya, “terang Muhtadin.

Ia menambahkan, tingkat partisipasi pemilih pada pilkada ini sangat penting bagi sebuah proses demokrasi, dan target partisipasi pemilih pada Pilkada Kabupaten Pangandaran ditetapkan di angka 77,5 persen,

“Mudah-mudahan target tersebut bisa tercapai, “pungkasnya. (PNews)


KUNJUNGAN KAPOLDA JABAR DAN PANGDAM III/SILIWANGI PASTIKAN KESIAPAN PILKADA PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Dalam kunjungan kerjanya ke sejumlah daerah yang tahun ini melaksanakan Pilkada serentak, seperti Kabupaten Karawang, Indramayu , Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran, Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri dan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto menemui para pasangan calon (Paslon) Kepala Daerah, Kapolda dan Pangdam juga bertemu paslon di Pilkada Pangandaran 2020 bertempat di salah satu hotel di kawasan pantai barat.(2/12)

Menurut Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri, kunjungan bersama Pangdam III/Siliwangi ini untuk meninjau langsung kesiapan pelaksanaan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan beberapa hari mendatang, tepatnya tanggal 9 Desember.

“Saya meminta pada kedua paslon agar tetap bisa menjaga kondusifitas daerah, “katanya.   

Ahmad Dofiri mengakui, jika dilihat dari pelaksanaan tahapan-tahapan sudah berjalan lancar dan demokratis, tingkat partisipasi masyarakat juga sudah bagus. 

“Saya juga melihat semua persiapan pelaksaan pencoblosan pada hari H nanti, KPU Pangandaran sudah siap, “imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Kabupaten Pangandaran Muhtadin, juga menyampaikan, menjelang hari H pencoblosan, pihaknya sudah siap. 

Disoal adanya TPS yang  ada tiga titik daerah rawan bencana, Muhtadin mengatakan, ketiga titik itu ada di Kecamatan Pangandaran, Kalipucang dan Cigugur.

“Tapi Insaalloh, kami sudah siap mengatasinya, “ujarnya singkat. (PNews)


PADA KEGIATAN RESES AKHIR TAHUN, KETUA DPRD PANGANDARAN SERAP ASPIRASI PETANI PENDERES KELAPA

Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin
PANGANDARANNEWS.COM - Reses Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin, yang dilaksanakan pada akhir tahun 2020 menyerap aspirasi penderes kelapa di Desa Emplak Kecamatan Kalipucang dan dihadiri masyarakat dari berbagai unsur, berbeda dengan pelaksanaan reses sebelumnya, karena pada kondisi pandemi Covid-19 reses harus dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Reses ini, kata Asep, merupakan kewajiban setiap anggota DPRD untuk mendengar, mengetahui dan menerima aspirasi masyarakat, dan hasil reses ini selanjutnya menjadi dasar dalam menyusun pembangunan daerah agar bisa menyentuh serta manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. 

"Kami di DPRD bertanggungjawab pada aspirasi warga ini, “tegasnya.

Pada prinsipnya, imbuh Asep, setiap aspirasi masyarakat menjadi suatu kebutuhan prioritas masyarakat, sehingga diharapkan aspirasi masyarakat ini bisa terealisasi secara sempurna.

Ia juga mengatakan, fungsi reses juga merupakan salah satu kegiatan DPRD diluar persidangan dengan melakukan kunjungan ke Daerah Pilihan (Dapil) untuk menampung apa yang menjadi  harapan warga, dan salah satu aspirasi yang menjadi masukan dalam reses ini, terkait penderes kelapa.

Kata Asep, pemerintah harus hadir, serius berpikir dan memiliki langkah-langkah strategis memperhatikan petani penderes agar produksi gula kelapa kedepan betul-betul menjadi produk unggulan Kabupaten Pangandaran.

“Dan jika ini dilakukan pemerintah secara maksimal, maka selaian nantinya gula kelapa menjadi produk andalan, kesejahteraan penderes pun bisa leih sejahtera, “imbuhnya. (PNews)


KETUA DPRD PANGANDARAN PIMPIN PEMBAHASAN PENYEMPURNAAN RAPERDA APBD 2021 DAN PENJABARAN APBD 2021

PANGANDARANNEWS.COM – Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin beberapa waktu lalu memimpin rapat pembahasan penyempurnaan hasil evaluasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD tahun 2021 dan penjabaran APBD tahun 2021.

Usai memimpin rapat tersebut, kepada awak media, Asep mengatakan, setelah mendapat evaluasi Gubernur Jawa Barat Raperda APBD 2021 dan Penjabaran APBD 2021harus ada penyempurnaan, untuk itu DPRD juga sudah minta TAPD untuk menyampaikan hasil tanggapannya.

“Dan Sekda Pangandaran telah memaparkan bahwa hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat menyebutkan dalam menyusun Raperda APBD tahun 2021  Pemkab Pangandaran harus konsisten, mulai dari RKPD, KUA, PPAS dan RAPBD, “terangnya.

Selain itu, kata Asep lagi, Pemkab Pangandaran pun telah mengalokasikan Anggaran Belanja Daerah (ABD) untuk mendukung tujuh prioritas pembangunan Nasional dan 10 prioritas pembangunan Provinsi tahun 2021.

"Untuk pendapatan daerah dalam APBD 2021 tercatat Rp1,4 Triliun dan belanja daerah sebesar Rp1,4 Triliun," tambahnya.

Ia menambahkan, pada target penerimaan pembiayaan daerah, seperti sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran sebelumnya sebesar Rp 20 Miliar harus didasarkan perhitungan yang cermat. Selain itu juga rasionalisasi anggaran tahun 2020, dalam rangka menghindari  kemungkinan adanya pengeluaran pada tahun 2021 yang tidak dapat tercapainya Silpa yang direncanakan.

Dan terhadap penyediaan alokasi anggaran untuk penyertaan modal daerah, Asep mengatakan  sebesar Rp6,5 Miliar dengan rincian seluruhnya dialokasikan untuk penyertaan BUMD.

"Itu dapat dilaksanakan apabila jumlah yang akan disertakan dalam tahun anggaran berkenaan dengan telah ditetapkan dalam Perda," jelas Asep. (PNews)


SELAIN PENGUATAN TANGGUL DAS, UNTUK ATASI BANJIR WARGA JANGAN BUANG SAMPAH KE SUNGAI

Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin 
PANGANDARANNEWS.COM – Bencana alam banjir lebih sering karena diakibatkan ulah manusia yang tidak disiplin membuang sampah ke sungai sehingga aliran sungai pun tersendat. Dan jika sudah demikian kemungkinan besar yang bakal terjadi air sungai akan meluap kedarat dan  menggenangi permukiman warga.


Demikian disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran Asep Noordin, saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu. (19/11)

Asep pun mengajak seluruh warga Pangandaran untuk memperhatikan kelestarian alam khususnya Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk meminimalisir terjadinya banjir.

"Sama, di Kabupaten Pangandaran pun bencana banjir sering diakibatkan kondisi sungai yang sudah rusak,"ujarnya.

Asep mengatakan, kondisi DAS ini harus menjadi perhatian khusus pemerintah daerah, karena jika arus sungai tidak mengalir lancar, kondisi sungainya dangkal dan tanggulnya kurang refersentatif maka berpotensi menimbulakn bencana banjir.

Seperti yang sering terjadi di Kecamatan Mangunjaya, menurutnya, salah satu solusi untuk mengatasinya harus ada normalisasi sungai Cikaso dan penguatan tanggul juga masyarakat pun harus dilibatkan dalam menjaga lingkungan di sekitar aliran sungai.

Kejadian banjir musiman ini hampir terjadi setiap tahun, dan DPRD sendiri sudah melakukan dialog dengan para tokoh masyarakat dan Pemerintah Desa untuk bersama melakukan upaya pencegahan dan meminimalisir banjir ini.

“Saya mengimbau pada seluruh elemen masyarakat saat ini harus sudah mulai sadar untuk tidak membuang sampah ke sungai, “pungkasnya. (PNews)


SELAMA 2 HARI PANWASCAM SE-KABUPATEN PANGANDARAN IKUTI BINTEK SIWASLU

PANGANDARANNEWS.COM- Untuk memaksimalkan pengawasan proses berjalannya Pemilu pada 9 Desember 2020, Bawaslu Kabupaten Pangandaran selama dua hari (1-2/12) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Pengawasan Pemilihan Umum (Siwaslu) yangdiikuti seluruh anggota Panwascam dan staf PHL se- Kabupaten Pangandaran, bertempat di salah satu hotel di Pangandaran. (2/12) 

Menurut Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Iwan Yudiawan, dalam rapat tersebut Bawaslu memastikan tahapan ini dilakukan telah sesuai perundangan serta meminimalkan potensi kerawanan, khususnya pada tahapan injury time, seperti tahapan putungsura, sirekap hanya alat bantu dalam tahapan putungsura.

Sementara Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat, H. Wasikin, menuturkan, Sirekap tidak menjangkau blank spot, tapi jika sirekap bisa menjadi acuan ilmu pengetahuan karena yang punya pegangan hukum adalah manual.

Menurut Wasikin, Siwaslu merupakan sebuah sistem pengawasan Pemilu yang akan di gunakan di pilkada Pangandaran, dan sistem tersebut digunakan dalam pengawasan masa tenang, hari pemungutan, penghitungan hingga saat rekapitulasi suara.

Perangkat ini, imbuhnya, digunakan sebagai sarana informasi dalam pengawasan proses dan hasil pemungutan, penghitungan suara serta penetapan hasil Pemilu. Siwaslu ini sangat baik untuk mengontrol hasil pengawasan secara berjenjang sesuai fakta-fakta di lapangan, karena melalui Siwaslu pengawas TPS akan melaporkan langsung hasil pengawasannya secara online.

“Sehingga pengawas TPS dituntut menguasai sistem pelaporan, lebih teliti dan akurat terhadap apa yang di laporkan, dan Bimtek ini sendiri bertujuan sebagai bahan panwascam untuk disampaikan pada acara bimtek PTPS nanti, “jelas Wasikin. (Tn)






DAMPAK PENGURANGAN CUTI AKHIR TAHUN DIKHAWATIRKAN AKAN TERJADI PENUMPUKAN WISATAWAN DI SATU LOKASI

poto ilustrai
PANGANDARANNEWS.COM – Akibat kebijakan pemerintah pusat terkait pengurangan  cuti bersama pafa libur akhir tahun dipastikan akan berdampak penumpukan wisatawan pada saat yang berbarengan di sejumlah obyek wisata, termasuk di obyek-obyek wisaata yang ada di kabupaten Pangandaran. 

Seperti disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, Untung Saeful Rachman, kejadian ini bisa terjadi di beberapa obyek wsiata, karena wiatawan akan terkonsentrasi pada waktu yang bersamaan, akibatnya masa liburan akan menjadi terbatas.

"Kami khawatir kepadatan wisatawan akan terjadi pada satu momen, mungkin pada malam tahun baru, “ujarnya.

Jika memang terjadi demikian, menurutnya, ia bersama petugas dari instasi lainnya akan melakukan penguraian wisatawan di obyek wisata yang selama ini menjadi tujuan utama, seperti Pantai Pangandaran, dengan mengarahkan ke obyek-obyek wisata lainnya yang tak kalah menarik, sehingga wisawatan tak terfokus di satu obyek wisata.

"Arus kungjungan wisatawan saat ini ke Pangandaran memang terus meningkat dari ebelumnya,"imbuhnya.

Di tempat terpisah, Kapolres Ciamis AKBP Dony Eka Putra mengatakan, dalam peta pengamanan Polri serta untuk mengantisipasi kepadatan wisatawan yang akan terjadi terutama saat  mwmasuki  libur Natal dan Tahun Baru, kepolisian akan menggelar Operasi Lilin yang akan dilaksanakan sejak tanggal 21 Desember. 

Doni menambahkan, Operasi Lilin ini bertujuan selain juga untuk pencegahan penularan Covid-19 selama musim liburan akhir tahun.

"Dan selain akan berkordinasi dengan Pemkab Pangadaran kami juga sudah menyiapkan personel, posko dan sarana lainnya, “jelas Doni. (PNews)


SEJUMLAH WARGA DI DESA JAYAMUKTI TERIMA SEMBAKO DARI KAPOLSEK PANCATENGAH

Pangandarannews.com – Dengan mengendarai mobil dinasnya, Kapolsek Pancatengah kabupaten Tasikmalaya, Iwan Sujarwo mendatangi sejumlah warga di Kantor Desa Jayamukti dengan maksud untuk membagikan sembako kepada warga jompo dan para manula di desa tersebut.(1/12)

Hal ini membuat Pemdes Jayamukti merasa senang dan langsung memerintahkan ketua RT dan Kepala Dusun untuk mengundang sejumlah warga layak yang memang layak mendapat bantuan  datang ke balai desa.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti memakai masker, mencuci tangan akai sabun serta menjaga jarak (3M), Kapolsek pun membagikan langsung secara bergiliran kepada warga yang datang.

Di tengah pambagian sembako, Kapolsek pun tidak lupa melakukan edukasi kepada masyarakat terkait penting untuk selalu menjaga kesehatan, seperti tetap melaksanakan 3 M pada kehidupan sehari-hari.

“Saya juga langsung memberikan masker kepada warga yang datang dan belum mempunyai masker, “terangnya. (UDIRUSTANDI)



HASIL SWAB 20 ORANG DINYATAKAN POSITIF COVID, PUSKESMAS CIKATOMAS UNTUK SEMENTARA DITUTUP

Pangandarannews.com/tasiknews- Akibat adanya 4 orang pegawai yang teridentifikasi Covid-19,  Puskesmas Kecamatan Cikatomas Kabupaten untuk sementar ditutup.

Seperti dikatakan Plt Camat Cikatomas, Dede Martini S.Ag, M.Si, selain pegawai Puskesmas, ada 16 warga dinyatakan positif  cehingovid ga Muspika Kecamatan Cikatomas pun langsung menutup Puskesmas untuk sementara.

“Selain 4 pegawai puskesmas, ada 16 warga yang juga dinyatakan positif sehingga Muspika Kecamatan Cikatomas pun langsung menutup Puskesmas untuk sementara, ”kata Dede. (12/1)

Kata Dede, pihknya pun terus monitoring pelaksanaan tes swab yang dilaksanakan di aula Puskesmas, sedangkan bagi warga yang ingin berobat dialihkan untuk sementara ke Puskesmas Pancatengah dan Salopa.

Sementara menurut Ketua Tim Satgas Gugus Tugas Covid 19 Kecamatan Cikatomas, penutupan ini  dilakukan setelah mengetahui hasil pengambilah tes swab pada 37 orang pada hari selasa-rabu (24-25/11)  yang dilanjutkan  dengan pemeriksaan di SMC hari jumat tanggal 27 November 2020, 

hasil tes yang dikeluarkan tanggal 30 november dinyatakan  20 orang positif covid, diantaranya 4 karyawan puskesmas dan 16 dari masyarakat. Sehingga pihak Gugus Tugaspun langsung melakukan kordinasi dengan pihak-pihak terkait, untuk melakukan perintah isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Termasuk menutup untuk sementara Puskesmas selama 3 hari, terhutung mulai 1 hinga 3 Desember 2020, ”jelasnya. (UDIRUSTANDI)


28 PELATIH PSSI KABUPATEN PANGANDARAN IKUTI KURSUS KEPELATIHAN LISENSI D NASIONAL

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa hari lalu bertempat di Hotel Mustika Ratu, 28 orang pelatih sepakbola Kabupaten Pangandaran selama satu mingu (20-26/11) mengikuti kursus pelatihan lisensi D yang dilaksanakan PSSI  asosiasi kabupaten (askab) dan Asprov Jabar. 

Seperti disampaikan Sekretaris Umum (sekum) PSSI Pangandaran, Andriawan, para pelatih yang datang dari masing-masing kecamatan itu angsung mendapat pelatihan dari instruktur dari PSSI pusat, sehingga materi pelatihan yang diperoleh para pesert kursus pun diharapkan ke depan bisa diterapkan di Persatuan sepakbola (PS) Sekolah Sepakbola (SSB) masing-masing.

Kepada PNews, Andriawan mengatakan, sekarang di setiap kecamatan sudah ada pelatih berlisensi D nasional, artinya, ketika ada even kompetisi sepakbola di askab PSSI Pangandaran, dipastikan pelatih yang ada di PS atau SSB tersebut sudah mempunyai peltih sesuai aturan asprov.

“Karena kompetisi itu sendiri hanya bisa diikuti oleh PS atau SSB yang sudah terapiliasi ke asprov jabar, “terangnya.

Menurut Andriawan, yang lebih akrab disapa Andrew, di Kabupaten Pangandaran sendiri hingga saat sudah ada 11 SSB, 6 PS wanita 6 dan 15 PS., yang semuanya sudah terdaptar di PSSI Askab Pangandaran.

Ia mengakui, sebenarnya jumlah pelatih yang ada di Pangandaran hingga saat ini masih belum cukup banyak apalagi jika dibanding dengan jumlah PS dan SSB yang ada, karena menurutnya, idealnya satu PS/SSB mempunyai satu orang pelatih dengan lisensi D nasional.

Andriawa juga berharap, dengan meningkatnya kualitas pelatih diharapkan akan mampu melahirkan bibit-bibit atlit sepakbola yang handal sehingga ke depan bisa berkiprah baik di Liga I, II, III bahkan di liga utama.

Prestasi tahun lalu PSSI Pangandaran di porda bisa masuk 8 besar, mudah-mudahan setelah sekarang ada pelatih prestasi itu bisa meningkat, karena secara materi dan kualitas para pemain sudah bagus tinggal memoles dengan teknik, fisik dan pemahaman sepakbola seutuhnya.

“Sayangnya karena dalam kondisi covid sekarang untuk sementara kami belum bisa menyelenggarakan tournamen atau ajang kompetisi yang bisa mengundang kerumunan massa, “pungkasnya. (PNews)


KAMPUNG KOLECER KINI VIRAL JADI TRECK OLAHRAGA BERSEPEDA WARGA TASIKMALAYA

Pangandarannews.com/tasiknews – Kampung Kolecer yang terletak di Desa Cisayong Kecamatan Cisayung Kabupaten Tasikmalaya, kini jadi tujuan pencinta olahara brsepeda. Pasalnya selain lokasinya yang tak jauh dari Kota tasikmalaya dan hampir sepanjang jalan dihiasi kolecer (baling-baling) berbagai bentuk dan ukuran dengan suara khas yang keluar dari kolecer tersebut, di sepanjang jalur inijuga  membuat pesepeda merasa nyaman mengoes sepedanya sambil menikmati lukisan 3 dimensi hasil karya seni warga setempat.

Seperti dituturkan salah seorang pencinta olahraga sepeda, Yosef, sekarang keberadaan kampung kolecer sudah viral di media sosial sebagai tempat istirahat saat mengoes sepeda.

"Suasananya cukup nyaman dan sejuk dengan hembusan angin gunung, “ungkapnya.(29/11)

Menurut Yosef, menyisihkan waktu satu hari dari satu minggu merupakan saat bersepeda bisa dijadikan rekreasi bersama keluarga, karena menurutnya berwisata tidak selalu harus dengan biaya mahal. 

Yosef mengaku, slah satu alternatif ia pun memilih bersepada, karena selain membuat badan sehat juga bisa berkeliling menyusuri jalan-jalan di dengan yang jauh dari macet dan kebisingan suara kendaraan.

Yosef mentatakan, olaharag sepeda ini sangat bermanfaat terutama untuk meningkatkan kebugaran kardiovaskular atau kesehatan pembuluh darah dan jantung serta bisa menurunkan resiko penyakit jantung koroner, juga sangat baik untuk mengencangkan otot terutama tubuh bagian bawah, seperti betis dan paha. 

“Selain memperkuat sistem kekebalan tubuh bersepeda sangat baik bagi penderita obesitas, karena saat bersepeda membakar kalori, “jelasnya. (ANWARWALUYO)


SAMBUT HUT POLAIRUD KE 70, SATPOL AIR POLRES CIAMIS LAKUKAN KEGIATAN BAKTI SOSIAL DAN BERSIH PANTAI

PANGANDARANNEWS.COM – Jelang peringatan Hari Ulang Tahunnya yang ke 70, Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Ciamis gelar beberapa kegiatan. Seperti Bakti Sosial, Donor darah, Anjangsana ke para purna anggota Polair, brsih pantai dan tabur bunga di tengah laut.

Menurut Kasat Polair Polres Ciamis, AKP Sugianto, saat ditemui ditengah kemeriahan mancing mania di sebuah kolam pemancingan di Desa Babakan, dalam pelaksanaan peringatan tahun ini yang kebetulan dalam kondisi covid-19, sehingga kegiatan pun lebih difokuskan untuk sosialisasi dan mengedukasi masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan (Prokes).

“Ini menjadi penting karena kita harus bersama-sama menjalankan prokes salahsatu upaya pencegahan penularan covid, “ungkapnya.(19/11)

Hut tahun ini dengan tema “Denga Semangat Promoter, Polairud Siap Mengamankan Pemilu 2020 Dalam Rangka Mendukung Pembangunan Nasional” ini juga berbarengan akan dilaksanakan pesta rakyat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pangandaran, sehingga, kata Sugianto, dalam setiap kegiatan pihaknya juga ikut mensosialisasikan agar masyarakat bisa datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada tanggal 9 desember mendatang untuk menyalurkan hak politiknya.  

“Kami juga ikut dala pengamanan Pilkada serentak tahun 2020 Kabupaten Pangandaran, “kata Sugianto.

Dan khusus kepada masyarakat nelayan, Sugianto juga menghimabau agar tetap berhati-hati menghadapi kondisi cuaca di laut serta tetap menjaga serta melestarikan pantai dan laut.

“Sala satunya, kami himbau agar nelayan menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan, “ujarnya. (PNews)


TIM PEMENANGAN OPTIMIS, PASLON NOMER URUT 3 UNGGUL DI PILKADA KABUPATEN TASIKMALAYA

Pangandarannews.com/tasiknews-Tim pemenangan pasangan calon (paslon) Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Tasikmalaya dari jalur perseorangan, Cep Zamzam Zulfikar Nur dan Padil Karsoma (CEKAS), optimis dapat memenangkan Pilkada KabupatenTasikmalaya tahun 2020 yang akan dilaksanakan tanggal 9 desember mendatang.

Menurut kordinator pemenangan, Entis, pihaknya juga cukup optimis dan yakin di beberapa desa CEKAS punya potensi pemilih besar dan cukup mendominasi kekuatannya. 

“Dari kacamata saya,  insya Allah Cekas berpotensi menang lima desa di Kecamatan Bantarkalong, “ungkap Entis. (28/11)

Optismis Entis cukup beralasan, karena menurutnya tim pemenangan paslon dengan nomor urut 03 di desa – desa yang ada di Kecamatan Bantarkalong tidak terkecuali di desa yang menjadi tempat berdomisilinya calon sangat solid dan terstruktur, sehingga tim sangat yakin paslon Cekas akan meraih kemenangan.

 “Laporan dari semua tim serta saat beberapa kali konsolidasi, saya cukup optimis di beberapa desa di Kecamatan Bantarkalong Cekas bisa unggul, “ungkapnya lagi. (ANWARWALUYO)



 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN