WALAU ODP DAN PDP BERTAMBAH TAPI POSITIP COVID-19 DI KOTA BANJAR HINGGA SAAT INI NIHIL

BANJAR NEWS - Ramainya kasus virus Corona di Kota Banjar membuat panik sebagian masyarakat, pasalnya impormasi yang diterima masyarakat sangat simpang siur. Tapi setelah hal tersebut disosialisasikan Centre Corona crisis Covid-19 kota Banjar melalui juru bicaranya, H.Tomi Subagja,  dengan tulisannya lewat chatingan di Group Covid-19 Kota Banjar(24/3), diperolehan penjelasan, kasus Covid-19 di Banjar hingga pukul 14.00 Wib tanggal 24 maret 2020, terlaporkan 34 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 5 orang Pasen Dalam Pengawasan (PDP) sementara yang positif Covid masih O alias belum ada penderita Virus Corona yang positif di kota Banjar.

“Jadi hingga hari ini tanggal 25 maret, ODP ada 37 0rang, PDP 7 Orang sedangkan untuk positif terserang virus Covid-19, Alhamdulillah tidak ada, “ungkapnya.

Di sinyalir, kata Tomi,  selama dua hari ini kasus ODP dan PDP bertambah, sehingga pemkot pun selama ini terus melaksakan berbagai arahan sesuai dengan edaran wali Kota yang sudah disebar  baru-aru ini.

Diharapkan, imbuhnya, masyarakat Banjar tidak perlu panik tapi  tetap waspada, minimal mampu menangkal berkembangnya virus Corona dengan senantiasa berprilaku hidup sehat.

“Karena sehat merupakan bagian dari upaya pencegahan dini, “jelasnya. (TITO)

PEMKAB PANGANDARAN TERUS LAKUKAN LANGKAH PENCEGAHAN COVID-19

PANGANDARANNEWS-Berbagai upaya pencegahan virus corona (covid-19) terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Pangandaran, mulai dari pemantaun pada warga yang baru datang, penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk para petugas medis hingga persiapan penyemprotan disinpektan di beberapa titik yang menjadi pusat kerumunan masa.

Seperti diungkapkan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata yang didampingi Sekda, Kusdiana dan beberapa pejabat di lingkup Pemkab Pangandaran di ediamannya di jalan Kidang Pananjung Desa Pangandaran (25/3).

Menurut bupati,  pemda akan mengawasi orang-orang yang datang dari luar Negeri atau pun yang datang dari daerah terpapar Covid-19.

“Kita akan awasi dan menyuruh mereka untuk tetap diam di rumah  selama 14 hari sejak kedatangannya di Pangandara, “tegas bupati.

Warga yang baru datang tersebut, kata bupati, akan diawasi oleh Babinsa dan Babinkabtimas dengan melibatkan Kepala RT, RW dan pemerintahan desa dimana mereka tinggal, serta terus melaporkan perkembangannya ke pemda melalui puskesmas-puskesmas yang akan diteruskan ke Dinas Kesehatan. Jadi mekanismenya, apabila ada warga yang baru datang dari luar negeri atau dari wilayah yang terpapar covid-19, Ketua RT dibantu babinsa dan Babinkamtibmas akan mencatat dan melaporkan setiap hari perkembangannya ke desa atau langsung ke puskesmas. Dan jika jaraknya cukup jauh bisa dilaporkan melalui pesan whatsapp atau telepon langsung.

Begitu juga, lanjutnya, untuk Angkutan Umum Antar Kota Antar Provinsi saat datang ke Pangandaran, seluruh penumpang dan personilnya akan diperiksa dan kendaraannya akan di sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan.

“Walau Alhamdulillah hingga saat ini di Pangandaran belum ada pasien positif corona, tapi kami tetap akan melakukan langkah-langkah sistematis untuk melakukan tindakan pencegahan covid-19 di Kabupaten Pangandaran, “kata bupati.

Selanjutnya, masih kata bupati, Pemkab Pangandarn pun akan melakukan penyemprotan disinfektan masal di masyarakat atau di daerah-daerah yang dianggap menjadi tempat kerumunan masa mulai kamis besok (26/3) dengan 3000 liter disinfektan yang sudah disediakan pemda.

Sementara untuk di kantor-kantor pelayanan publik akan disediakan 24 unit ruangan sterilisasi, seperti di kantor dan rumah dinas bupati, puskesmas, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Perijinan dan kantor pelayanan lain, sehingga warga yang datang ke tempat tersebut harus melalui bilik steteril dulu untuk dilakukan dicek suhu tubuh, hand sanitizer dan seterusnya.

“Kita juga sudah menyiapkan ruang isolasi dengan kapasitas 2 orang, untuk jaga-jaga apabila ada pasien positif corona sebelum dibawa ke rumah sakit rujukan, “ungkapnya.

Dikatakan bupati, pemda juga saat ini sedang memesan 1200 alat pelindung diri (APD) untuk membantu tenaga medis yang di lapangan harus bersentuhan langsung dengan pasien.

Bupati juga meminta agar masyarakat Pangandaran untuk mendukung upaya social distancing,  pemerintah. dengan tidak melakukan kegiatan yang sipatnya membuat kerumunan masa. seperti hajatan atau lainnya.

Bupati  mohon pada masyarakat untuk saat ini bisa maklum, dan jika kadung sudah terlanjur akan melakukan pernikahan, bisa dilakukan akadnya saja sedang untuk resepsinya mohon ditunda dulu, begitu juga yang khitanan.

“Saya berharap masyarakat tidak panik dan senantiasa berperilaku hidup sehat, “imbuhnya.

Pada kesempatan lain, Kepala Dinas Kesehatan yang merangkap juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pangandaran, drg. Yani Ahmad Marzuki, mengatakan, hingga saat ini belum ditemukan pasien positif virus Corona atau Covid-19 di Pangandaran.

Sampai pukul 13.00 WIB hari ini (25/3), kata Yani, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) nihil, sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) 45 orang. Dan seseorang bisa dikategorikan ODP apabila 14 hari sebelum sakit dia memiliki riwayat perjalanan atau baik yang tinggal di area transmisi (penularan) di luar atau area transmisi lokal di dalam negeri, dan orang tersebut menunjukkan gejala Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), yakni demam dengan suhu badan mencapai 38º celcius, atau demam yang disertai salah satu gejala pernafasan, seperti batuk, sesak, sakit tengorokan, pilek, pneumonia ringan hingga berat.

Sedangkan status PDP, lanjutnya, apabila seseorang memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di luar negeri yang melaporkan trasmisi lokal, atau memiliki riwayat perjalanan atau tinnggal di area transmisi lokal di Indonesia. kemudian mengalami demam dengan suhu badan 38º C atau riwayat demam, atau gejala gangguan sistem pernafasan seperti pilek, sakit tenggorokan, batuk.

“Selebihnya, mari kita berdoa dan terus berikhtiar agar tidak ada masyarakat yang terjangkit, dengan salah satu upaya selalu berperilaku hidup bersih, dan sehat serta cuci tangan pakai sabun di bawah air mengalir sesering mungkin,”jelasnya. (PNews)

BUPATI PANGANDARAN BANTAH BANGUNAN EKS PUSKESMAS MANGUNJAYA AKAN DIJADIKAN TEMPAT ISOLASI COVID-19

PANGANDARANNEWS-Terkait berita yang mengatakan eks bangunan Puskesmas diKecamatan Mangunjaya abupaten Pangandaran yan akan dijadikan tempat karantina untuk pencegahanmewabahnya virus corona (covid -19), rencana tersbut diurungkan Pemkab Pangandaran. Hal ini dilakukan pemda karena berbagai pertimbangan dan situasi dan kondisi yang berkembang di lapangan.

Sementara  menanggapi hal ini, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, dalam komentarnya di media sosial Face Books, ia mengatakan, apakah ini karena kurangnya sosialisasi atau kurangnya pemahaman masyarat.

Karena, menurut bupati, bangunan bekas Puskesmas tersebut tidak akan dijadikan tempat karantina atau isolasi pasein corona, melainkan untuk observasi bagi masyarakat yang baru datang dari luar negeri, seperti TKI atau TKW.

“Sebelum berbaur dengan masyarakat para TKI itu kita tampung disana dulu agar mudah dipantau, “terang bupati. (24/3)

Jika para TKI yang baru datang dari luar negeri tersebut langsung berbaur dengan masyarakat, kata bupati, dikhawatirkan andai TKI tersebut positif covid-19, maka akan sangat rentan bisa menular pada keluarganya dan masyarakat lainnya, selain itu pemerintah pun akan susah untuk melakukan pemantauan.

“Saya berharap, tolong semua menyampaikan hal ini dengan benar agar masyarakat tidak dibuat bingung, “tegas bupati. (PNews)

PEMKAB PANGANDARAN LAKUKAN LANGKAH-LANGKAH ANTISIPASI PENYEBARAN COVID-19

PANGANDARANNEWS-Juru bicara bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pangandaran, drg Yani Achmad Marzuki, usai mengikuti acara video conference dengan Gubernur Jawa barat, di Command Center Kabupaten Pangandaran (23/3), beberapa langkah sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pangandaran dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona covid 19.

Langkah tersebut, diantaranya, membuat Surat Edaran (SE) Bupati Pangandran Nomor : 060/991.Org/2020 tentang pencegahan penyebaran corona virus disease-19 (covid 19) di lingkungan Pemkab Pangandaran, membuat surat cesaran Kepala Dinas Kesehatan tentang kesiapsiagaan dalam upaya pencegahan penyebaran covid 19, melakukan sosialisasi di tingkat kabupaten, melakukan  koordinasi secara terus menerus dengan Dinkes Provinsi Jawa Barat, mengaktifkan kegiatan surveilans puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Pangandaran.

Selain itu, Pemda Pangandaran juga melakukan pemantauan dan Indetifikasi terhadap kreteria orang dalam pemantauan (ODP), melakukan kerasama dengan lintas sektor seperti Bandara nusawiru dan melakuan pemantauan baik pada orang yang datang atau pun kembali dari luar negeri, melakukan Notifikasi 1X24 jam ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, kesiapan TGC dan PSC 119 serta hot line Kabupaten Pangandaran dengan nomer kontak 085320643695 dan  melakukan penyemprotan desinfektan dan pemberian handsanitaizer serta pengecekan suhu tubuh.

Dari pantauan di lapangan, kata Yani, berbagai aktifitas pencegahan dilaksanakan dengan melakukan sosialisasi keliling (wawar) yang dilaksanakan instansi terkait.

“Himbauan secra terbuka ini dilaksanakan bekerjasama antara berbagai instasi, diantaranya dengan TNI, Polri, kecamatan serta puskesmas. “terangYani. (PNews)

ADE UU SUKAESIH LANTIK DAN AMBIL SUMPAH 300 ASN PADA 31 OPD LINGKUP PEMKOT BANJAR

BANJAR NEWS-Walau ada himbauan agar menghindari kerumunan masa banyak karena terkait gencarnya pencegahan mewabah covid-19, tidak menyurutkan Pemerintahan Kota Banjar Provinsi Jawa Barat, untuk melaksanakan prosesi pelantikan dan janji sumpah CPNS menjadi PNS.

Dalam pelaksanaannya, Wali Kota Banjar, DR,Hj Ade Uu Sukaesih.M.Si, secara simbolis melantik 5 orang ASN sekaligus melakukan mutasi/rotasi 294 ASN yang ada di 31 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Banjar, bertempat di ruang kerja Kepala Dinas Komonikasi dan Impormatika.(24/3)

Dalam sambutannya, wali kota, mengatakan, dalam pelaksanaan ini tidak mengurangi kekhidmatan  proses pelantikan, karena yang utama diharapkan setelah pelantikan ini kepada pejabat yang dilantik harus bersyukur atas keberhasil ini, karena diluar sana masih ada ribuan orang yang berharap jadi PNS.

“Saya juga berharap agar kualitas dan kinerja PNS Kota Banjar harus semakin meningkat dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat, “tegas Ade.

Sebagai bentuk rasa syukur, menurut Ade, ada dua yang harus dilakukan, pertama taat pada aturan agama dan yang kedua taat pada peraturan dan perundañg undangan yang ada.

“Jika keduanya dipatuhi, Insya Alloh akan menjadi manusia dan PNS yang berkualitas. “Pungkasnya. (TITO)

WARGA MANGUNJAYA KEBERATAN WILAYAHNYA DIJADIKAN TEMPAT KARANTINA COVID-19


PANGANDARANNEWS-Sejumlah warga Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, beramai-ramai mendatangi kantor kecamatan setelah ada pemasangan sepanduk di depan eks Puskesmas Mangunjaya yang manyatakan, masyarakat menolak  Puskesmas tersebut akan dijadikan i tempat karantina covid-19.

Hal ini mengundang reaksi masyarakat, karena menurut mereka, lingkungan di sekitar bekas puskesmas merupakan tempat pemukiman warga.

Camat Mangunjaya, Oos Koswara, S.IP, membenarkan kedatangan warganya ke kantor kecamatan untuk melakukan audens yang turut dihadiri KapolsekPadaherang, Kepala Desa Mangunjaya dan salah seorang anggota DPRD Pangandaran, Ngisom.

“Kami sepenuhnya mendukung program pemerintah daerah untuk memutus penularan copid-19, dan saya juga mengucapkan terimakasih atas kedatangan warga, dan saya berjanji akan menyampaian keberatan warga ini pada Pemkab Pangandaran, “ucap Oos.(24/3)

Sementara menurut tokoh masyaakat Mangunjaya, Ngisom, ia merasa heran kenapa tempat karantina covid-19 ini harus di Kecamatan Mangunjaya.

“Apa tidak ada tempat lagi selain di sini, ya paling tidak jauh dari pemukiman warga sehinggan tidak mengganggu psikologis masyarakat, “ katanya. (Tn)


DAPTARKAN DIRI MENJADI BALON WAKIL BUPATI, HARI INI IWAN SUTIAMAN DATANGI SEKBER PANGANDARAN BERSATU

PANGANDARANNEWS-Penyerahan berkas pendaftaran bakal calon (balon) wakil bupati yang akan maju mendampingi H. Adang Hadari, kini bertambah lagi. Kali salah seorang warga Kecamatan Langkaplancar, Iwan Sutiaman, hari ini resmi mendaptarkan diri ke sekretariat Bersama Tim Penjaringan Pangandaran bangkit bersatu.(24/3)

Salah seorang team penjaringan, H. Abdul Gofar, membenarkan, pihaknya sudah menerima berkas persaratan untuk menjadi balon wakil bupati yang akan mendampingi H. Adang Hadari pada pilkada Kabupaten Pangandra tahun 2020.

“Tapi kami masih hingga saat ini masih menunggu barangkali masih ada yang akan mendaptar, ungkapnya.

H. Opang, sapaan akrab Abdul Gopar, mengatakan, timnya masih tetap membuka pendaptaran balon wakil bupati yang akan maju melalui koalisi Pangandaran bangkit bersatu, dan hingga saat ini sudah ada dua orang yang mendaptar, diantaranya, Ahmad Irfan Alawi dan Iwan Sutiaman.

“Dan pendaptaran ini akan kami tutup tanggal 25 maret 2020 mendatang, “terangnya. (AGE)


PEMDES KARANGMEKAR DAN FORUM KECAMATAN KARANGNUNGGAL LAKUKAN SOSIALISASI DAN EDUKASI TERKAIT COVID-19

TASIKNEWS-Mewabahnya covid 19 atau lebih dikenal dengan virus Corona, membuat banyak masyarakat was-was. Menangapi hal itu, Pemerintah Desa Karangmekar  Kecamatan Karangnungal Kabupaten tasikmalaya,  menggelar sosialisasi tentang cara menanggulangi Virus Corona bagi masyarakat. (23/3)

Sosialisasi ini difokuskan pada seluruh masyarakat dengan melakukan edukasi tidak hanya di dalam ruangan, tetapi juga terjun langsung  berkeliling  ke seluruh wilayah Kecamatan Karanungal dengan memgunakan mobil maskara.

Kepala Desa Karangmekar, Asep Tita Bahtiar yang didampingi  Camat Karangnungal, polsek dan koramil, berharap, dengan sosialisasi ini masyarakat dapat mengenali gejala serta bisa mengantisipasi penyebaran virus, dengan menerapkan pola hidup sehat, ramah Lingkungan dan tinggal di dalam rumah.

“Kami berharap, hasil dari kegiatan ini masyarakat bisa mengikuti apa yang dianjurkan pemerintah agar terhindar dari bahaya penyebaran covid-19, “ujar Asep.

Asep juga mengatakan, ia selaku kepala desa bersama seluruh jajaran Forum Kecamatan Karangnunggal, menyarankan agar masyarakat sementara ini tidak melakukan perjalanan jauh, menghindari kerumunan masa serta tetap menjaga pola hidup sehat, karena saat ini baik pemerintah pusat, proinsi dan kabupaten menghimbau asyarakat agar mewaspadai akan penyebaran Covid-19.

Sementara kata Kaur Keuangan Desa Karangmekar, windawati, sosialisasi tentang pencegahan Covid-19 ini merupakan upaya antisipasi pemerintah Kecamatan Karangnunggal dan pihak Pemdes Karangmekar untuk melakukan edukasi pada masyarakat terkait penyebaran corona.

 “Kami berharap dengan sosialisasi ini masyarakat paham dan mengetahui akan bahaya Covid-19,  serta sarankan pada seluruh masyarakat untuk tetap tinggal i rumah, sering cuci tanggandan apabila mau keluar rumah gunakan masker,dan bila ad gejala kurang sehat segera periksa ke puskesmas, “ucapnya. (ANWARWALUYO-ENDAH)

ANTISIPASI COVID-19, KPU PANGANDARAN TETAPKAN PENUNDAAN TAHAPAN PILKADA

PANGANDARANNEWS-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran menetapkan keputusan penundaan tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran Tahun 2020 melalui Keputusan KPU Pangandaran No.23/PL.03-kpt/3218/kab/III/2020, Penetapan Penundaan Tahapan Pemilihan Bupati dan wakil Bupati Pangandaran Tahun 2020 dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Kepada wartawan, Ketua KPU Kabupaten Pangandaran, Muhtadin,  mengatakan, penetapan penundaan tersebut berdasar pada Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor: 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020, tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020 dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 dan SE KPU RI No.8 Tahun 2020.

"Penundaan tahapan pilkada ini berlaku mulai tangga 22 maret 2020 hingga batas waktu yang belum ditentukan, dan menunggu arahan KPU Provinsi dan KPU RI,"kata Muhtadin di Sekretariat KPU Pangandaran di Desa Cikembulan.(23/3)

Penetapan penundaan tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran ini, kata Muhtadin,  upaya pencegahan penyebaran covid-19 ini meliputi tahapan pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan masa kerja PPS, verifikasi faktual syarat dukungan calon perseorangan, tahapan pembentukan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dan pelaksanaan pencocokan, penelitian data pemilih, dan Pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.

Muhtadin menambahkan, KPU Pangandaran hari minggu kemarin (22/3-red) tetap melaksanakan pelantikan anggota terpilih PPS sesuai tahapan PKPU, setelah sebelumnya melakukan berkordinasi dengan pemerintah daerah, Bawaslu dan TNI POLRI, sesuai SE KPU RI No.8 Tahun 2020, bagi KPU kabupaten-kota yang telah siap melaksanakan pelantikan bisa dilanjutkan setelah berkordinasi dengan pihak berwenang.

Dan keputusan tersebut ditetapkan setelah KPU Pangandaran melakukan konsultasi dengan KPU Jawa Barat serta berkoordinasi dengan pemda, Desk Pilkada, Bawaslu dan TNI POLRI.

"PPS yang dilantik hari minggu kemarin tersebut berjumlah 279 orang, “terangnya. (PNews)

PENGAJIAN RUTIN BULANAN ERATKAN TALI SILATURAHMI WARGA DESA GIRIKENCAN

TASIKNEWS-Selin untuk meningkatkan keimanan dn ketakwaan pad Allo SWTm, pengajian merupakan salah satu aktifitas rutin umat muslim dalam mempererat serta menyambung tali silaturahmi antar sesama umat.

Seperti dalam kegiatan pengajian di Desa GirikencanaKecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya, ini sudah menjadi agenda rutin di setiap kedusunan dengan jadwal yang sudah ditentukan di tiap-tiap dusunnya, seperti pengajian yang dilaksanakan kemarin (minggu, 22/3) pengajian dilaksanakan di Dusun Cipeteuy, yang dihadiri Kepala Desa Girikencana, Robai, MUI, tokoh masyarakat dan tokoh agama dengan mendengarkan khutbah dari Ajengan Jejen.

Dalam paparan agamanya, Ajengan Jejen, menyampaikan, tujuan dari pengajian itu sendiri diantaranya untuk mempererat tali silaturahmi antar umat muslim, dari warga dusun satu dengan dusun lainnya, memperluas ilmu keagamaan serta dapat memperkuat keimanan kepada Allah S.W.T.

Sementara, dalam sambutannya, Kepala Desa Girikencana,  Robai, mengatakan, kegaiatan pengajian rutin  ini harus  terus diaksanakan agar kegiatan keagamaan di Desa Girikencanabisa terus hidup dan berkembang sehingga bisa menambah ilmu, khususnya ilmu agama serta berharap berkah dari Yang Maha Kuasa.

Alhamdulillah hingga saat ini pengajian rutin ini bisa terus konsisten dilaksanakan, semoga kegiatan ini bisa memberi berkah untuk kita semua yang hadir, ”ucapnya.

Robai juga berharap, agar pelaksanaan pengajian rutin triwulan di Desa Girikencana dapat meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, oleh arena itu pemerintah desa juga siap mendukung kegiatan serupa di tahun-tahun yang akan datang.

“Kita harus tetap menjaga ukhwah islamiyah agar silaturahmi dan  keberkahan ini senantiasa dekat dengan kita,”imbuh Robai.

Selain itu, ucap Robai, pemdes juga melakukan pembangunan di setiap sektor agar warga bisa lebih sejahtera, baik melalui bidang ekonomi, pertanian dan bidang-bidang lainnya. (ANWARWALUYO)

DIDUGA AKIBAT DIHANTAM OMBAK SEORANG NELAYAN BATUKARAS HILANG TENGGELAM

PANGANDARANNEWS-Seorang nelayan Pangandaran, Romi (40), warga Dusun Batukaras Rt 09/05 Desa Batukaras Kecamatan Cijulang, dikabarkan hilang tenggelam di perairan lepas pantai Batukaras, sekitar pukul 05.30 WIB.(23/03)

Dari beberapa saksi yang berhasil ditemui PNews, menyebutkan, korban dikabarkan hilang tenggelam ketika sedang memasang jala seorang dri di tengah laut, saat itu perahu yang ditumpangi korban tiba-tiba dihantam ombak sehingga korban pun terpental dan akhirnya tenggelam.

Ketua Rukun Nelayan (RN) Batukaras, Aah Warto,membenarkan kejadian tersebut dan saat ini beberapa  anggota nelayan, tokoh masyarakat dan FKDM Desa Batukaras sedang menuju titik lokasi untuk melakukan pencarian korban.

" Saat ini perahu dan barang-barangnya sudah kami evakuasi, tapi untuk sementara korban sendiri belum berhasil kami temukan, "jelas Aah.

Menurut Aah, sebelumnya ia menerima informasi dari nelayan lainnya, sebelum tenggelam dan hilang korban sempat berteriak minta tolong namun sumber suara tidak terdengar jelas karena kondisi dan jarak pandang sangat terbatas akibat cuaca masih gelap dan mendung, jadi ketika korban minta tolong teriakannya tidak diketahui jelas oleh nelayan lainnya.

“Tapi saat rekan-rekan kami berusaha mencari korban, hanya mendapati perahu sudah kosong dan di duga korban sudah tenggelam,"imbuhnya. (PNews)

PASANGAN JEJE WIRADINATA-UNJANG ENDIN IKUTI PENJARINGAN BALON BUPATI-WAKIL BUPATI DI PAN


PANGANDARANNEWS- ‎Pasangan H. Jeje Wiradinata dan H. Ujang Endin Indrawan, hari ini secara resmi melakukan pendaptaran Bakal Calon (Balon) Bupati-Wakil Bupati Pangandaran ke DPD Partai Amanat Nasional (PAN), di kantor sekretariat PAN di Kecamatan Parigi. (23/3).

Pasangan Jeje Wiradinata dan Ujang Endin dengan slogan Juara ini pun langsung diterimaKetua Tim  penjaringan balon DPD PAN Pangandaran, Muhrodin Susilawan yang didampingi Ketua DPD PAN Pangandaran, Adang Sudirman, sementara berkas pendaftaran diserahkan Sekretaris DPC PDI Perjuangan, Riki Zulfikri.

Kepada sejumlah awak media, Ketua DPD PAN Pangandaran, Adang Sudirman, menyampaikan, dalam kondisi merebaknya covid -19 seperti sekarang ini pihaknya sengaja meminimalkan baik waktu atau jumlah orang yang mengikuti kegiatan ini.

“Harapan saya mudah-mudahan Dewan Pimpinan Pusat dapat mengeluarkan rekomendasi pada pasangan Jeje Wiradinata dan Ujang Endin Indrawan, pada pilkada Kabupaten Pangandaran ini, “ungkapnya.

Sementara, H. Jeje Wiradinata yang didampngi H. Ujang Endin Indriawan, mengatakan, ia sangat menghormati mekanisme serta tata cara yang ada di internal PAN.

Menurut Jeje, pendaptaran Juara ke DPD PAN ini bukan semata hanya untuk memenangkan Juara ada pilkada, tapi juga untuk bersama-sama membangun Pangandaran.

"Setelah kami melaksanakan pendaptaran ini, kami siap melakukan komunikasi selanjutnya dengan PAN, “kata Jeje.

Sebenarnya komunikasi intens dengan PAN sudah dilakukan sejak lama, dan hari ini, kata Jeje, merupakan bukti keseriusannya untuk bekerjasama.

Jeje mengatakan, pada Pilkada lalu PAN berhasil meraih suara cukup signifikam, sehingga Jeje berharap koalisi PDI Perjuangan dan PAN pada pilkada Kabupaten Pangandaran tahun 2020 ini akan menjadi kekuatan yang besar.

“Hari ini kami datang ke sekretariat DPD PAN hanya 6 orang, tentu ini sebagai bentuk kepatuhan kami pada aturan dalam rangka menghadapi kondisi merebaknya virus Corona. “ibuh Jeje.

Sementara Balon Wakil Bupati Pangandaran, H. Ujang Endin Indrawan, menambhakan, seperti diketahui pada pilkada ini pihaknya memerlukan dukungan dan koalisi dari partai lain, termasuk dengan PAN, dan kedatangannya ini berharap mendapat dukungan dari PAN dalam pencalonannya pada Pilkada Pangandaran yang akan dilaksanakan tanggal 23 september 2020 nanti.

“Dan pendaptaran ini juga menjadi bukti keseriusan kami dalam penjaringan yang ada di PAN, “ucapnya. (PNews)

UNDANGAN YANG HADIR LAKUKAN SCREENING SUHU TUBUH PADA ACARA PELANTIKAN 15 PPS MANGUNJAYA

PANGANDARANNEWS-Seluruh tamu undangan yang hadir dalam acara pelantikan PPS Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, diharuskanmelakukan screening suhu tubuh, hal ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran virus korona (covid-19).

Sementara terkait Surat Edaran (SE) KPU nomer 08 tahun 2020 tentang penundaan beberapa tahapan termasuk tahapan pelantikan PPS, Ketua PPK Kecamatan Mangunjaya, Rohmat, mengatakan, pelantikan ini dilaksanakan atas hasil rakor PPK dengan KPU Kabupaten Pangandaran.

Pelantikan PPS, katanya, boleh dilaksanakan asal jumlah peserta yang hadir dibatasi dan sebelumnya harus berkordinasi dulu dengan dinas kesehatan, kepolisian dan Koramil setempat.

“Makanya tadi seluruh undangan, baik yang akan dilantik maupun tamu undangan lainnya harus melalui proses pengecekan suhu tubuh, “imbuh Rohmat.(22/3)

Ia juga menjelaskan, jumlah PPS yang dilantik berjumlah 15 orang, terdiri dari 13 orang laki laki dan 2 orang perempuan. (Tn)

TINGKATKAN LAYANAN KESEHATAN WARGA, DESA PAKALONGAN WUJUDKAN KANTOR POSKESDES

TASIK NEWS-Untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya  di bidang kesehatan serta dalam rangka mewujudkan Visi Indonesia Sehatan, Desa Pakalongan Kecamatan Sodonghilir, hari ini meresmikan Kantor Pos Kesehatan Desa (Poskedes), yang diisi dengan acara pernagatan Isra Miraz  Nabi Muhammad SAW, yang dilaksanakan di aula desa.(21/3)

Pada kesempatan itu, hadir, Camat Sodonghilir, Kepala UPT Puskesmas, Anggota Koramil, Anggota Polsek, Tokoh Agama, Tokoh masyaraka, tokoh Pemuda, Kades, Para kader, dan tamu undangan lainya.

Saat dihubungi PNews melalui telepon celullernya, Kepala Desa Pakalongan, Nunung Suryana mengatakan, kegiatan peresmian Kantor Poskedes serta kegiatan peringatan Isra Miraz, menjadi media sosialisasi terkait isu corona (Copid -19 ).

Nunung mengatakan, ia merasa bersukur karena saat ini kantor Poskedes berukuran 6x11 meter yang biaya pembangunannya dari Dana Desa (DD) tahun 2019, ini sudah bisa terwujud. 

“Dengan dibangunnya fasilitas kesehatan ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dengan cepat, “ungkapnya.

Nunung juga mengajak seluruh masyarakat untuk memulai menerapkan program keluarga sehat, karena jika keluarga sehat dan desa sehat, maka Indonesia sehat pun akan terwujud.

Dikatakan Nunung, untuk mewujudkan keluarga sehat ini harus dimulai dari lingkungan dalam keluarga dengan memperhatikan kebersihan lingkungan, seperti setiap rumah memiliki jamban dan selalu menjaga kebersihan baik dalam rmah mau pun di luar.

“Saya berharap Poskedes juga dapat menjadikan ujung tombak serta dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan saya juga mengharapkan petugas bisa siaga 24 jam, pasalnya untuk akses ke puskesmas jaraknya sekitar 7 KM, “jelas Nunung.

Sementara Sekdes Pakalongan, Ahmad Yani, menambahkan, kantor Poskedes Pakalongan ini lokasinya ada di Kampung  Ciririp /Cintapada RT12/06, yang dibangun dengan biaya sebear Rp 270 juta dari DD tahun 2019.

“Poskedes ini belum memiliki fasilitas yang lengkap, seperti blanket, Oksigen dan Perlengkapan lainya, kami berharap Pemekab Tasik dapat meberikan pasilitas tersebut, untuk meberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat. “ucap Ahmad Yani. (OD)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN