TINGKATKAN LAYANAN KESEHATAN WARGA, DESA PAKALONGAN WUJUDKAN KANTOR POSKESDES

TASIK NEWS-Untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya  di bidang kesehatan serta dalam rangka mewujudkan Visi Indonesia Sehatan, Desa Pakalongan Kecamatan Sodonghilir, hari ini meresmikan Kantor Pos Kesehatan Desa (Poskedes), yang diisi dengan acara pernagatan Isra Miraz  Nabi Muhammad SAW, yang dilaksanakan di aula desa.(21/3)

Pada kesempatan itu, hadir, Camat Sodonghilir, Kepala UPT Puskesmas, Anggota Koramil, Anggota Polsek, Tokoh Agama, Tokoh masyaraka, tokoh Pemuda, Kades, Para kader, dan tamu undangan lainya.

Saat dihubungi PNews melalui telepon celullernya, Kepala Desa Pakalongan, Nunung Suryana mengatakan, kegiatan peresmian Kantor Poskedes serta kegiatan peringatan Isra Miraz, menjadi media sosialisasi terkait isu corona (Copid -19 ).

Nunung mengatakan, ia merasa bersukur karena saat ini kantor Poskedes berukuran 6x11 meter yang biaya pembangunannya dari Dana Desa (DD) tahun 2019, ini sudah bisa terwujud. 

“Dengan dibangunnya fasilitas kesehatan ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dengan cepat, “ungkapnya.

Nunung juga mengajak seluruh masyarakat untuk memulai menerapkan program keluarga sehat, karena jika keluarga sehat dan desa sehat, maka Indonesia sehat pun akan terwujud.

Dikatakan Nunung, untuk mewujudkan keluarga sehat ini harus dimulai dari lingkungan dalam keluarga dengan memperhatikan kebersihan lingkungan, seperti setiap rumah memiliki jamban dan selalu menjaga kebersihan baik dalam rmah mau pun di luar.

“Saya berharap Poskedes juga dapat menjadikan ujung tombak serta dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan saya juga mengharapkan petugas bisa siaga 24 jam, pasalnya untuk akses ke puskesmas jaraknya sekitar 7 KM, “jelas Nunung.

Sementara Sekdes Pakalongan, Ahmad Yani, menambahkan, kantor Poskedes Pakalongan ini lokasinya ada di Kampung  Ciririp /Cintapada RT12/06, yang dibangun dengan biaya sebear Rp 270 juta dari DD tahun 2019.

“Poskedes ini belum memiliki fasilitas yang lengkap, seperti blanket, Oksigen dan Perlengkapan lainya, kami berharap Pemekab Tasik dapat meberikan pasilitas tersebut, untuk meberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat. “ucap Ahmad Yani. (OD)


PROGRAM DESA CERDAS, SINERGITAS MASYARAKAT DAN PEMDES PACU PEMBANGUNAN DESA GIRIKENCANA

Kepala Desa Girikencana, Robai
TASIKNEWS-Masyrakat sebagai aktor gerakan, tentunya harus memiliki kemauan dan keinginan yang kuat untuk berubah menjadi masyarakat yang cerdas, proses ini tentu saja membutuhkan kegigihan dan konsistensi yang tinggi. Karena gerakan desa cerdas ini seutuhnya berasal dari masyarakat yang juga  diperuntukkan untuk masyarakat itu sendiri.

Beberapa hal yang bisa dilakukan masyarakat, seperti mengadakan kegiatan atau aktivitas yang bertujuan untuk mengasah kecerdasan serta meningkatkan intelektualitas warga desa tersebut bisa berupa belajar mengajar yang sifatnya informal atau lainnya.

Demikian diungkapkan Kepala Desa Girikencana Kecamatan  Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya, Robai, saat ditemui PNews di ruang kerjanya. (21/3)

Menurut Robai, dalam gerakan desa cerdas harus ada inisiator dan konseptor yang keduanya bisa diperankan generasi muda desa yang terdidik, para aktivis, LPM, Karangtaruna,  BPD, tokoh masyrakat, sukarelawan dan sebagainya.

“Selain itu, untuk membangun desa cerdas bisa dimulai dengan menanamkan rasa cinta pada masyarakat desa serta meningkatkan kegiatan genar membaca, “ujar Robai.

Caranya, lanjut Robai, dengan mengagendakan berbagai kajian dan diskusi rutin yang tempatnya bisa di balai desa atau meminjam gedung sekolah.

“Intinya, gerakan desa cerdas harus dilakukan dengan konsisten serta harus dibuat sturuktur organisasi yang jelas, “imbuh Robai.

Robai berharap,  gerakan desa cerdas di Girikencana bisa segera terwujud, dan ini dimaksudkan untuk mendorong akselerasi pembanggunan desabaik di bidang infaktututur, sektor ekonmi,  pertanian, pendidikan atau kegiatan kegamaan.

Pemerintahan desa, menurut Robai,  harus bersinegi dengan LPM, BPD, Karangtaruna, Babimsa dan elemen masyrakat lainnya untuk menyamakan visi-misi serta tujuan membanggun desa cerdas ini.
Ia mengaku, walau menjadi Kepala Desa Girikencana baru diabtanya sekitar 3 bulan, tapi niatnya sudah bulat untuk mencurahkan segala kemampuannya dalam membangun serta memajukan desa.

“Mari kita bangun sinergitas yang sehat antara pemerintahan desa, lembaga yang ada di desa dan seluruh warga, salah satunya dengan menciptakan desa cerdas. “pungkasnya. (ANWARWALUYO)

WARGA CIGUGUR KEMBALI DIHEBOHKAN DENGAN KEMUNCULAN MACAN TUTUL

PANGANDARANNEWS-Warga Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran, kembali dihebohkan dengan kemunculan seekor macan tutul. Kejadiannya bermula saat dari beredarnya rekaman video beberapa warga yang hendak pergi ke mesjid untuk memperingati malam Isra Mi’raj. (20/3)

Dalam vidio berdurasi 21 detik tersebut, tampak warga yang sedang melintas perkebunan dengan mengendarai kendaraan roda empat, melihat hewan bernama latin Panthera Pardus ini tampak menyeberang jalan dan hilang ditelan kegelapan malam. Mungkin warga yang merekam kejadian itu memang sudah mengetahui dan ingin membuktikan kebenaran keberadaan macan tutul di kawasan hutan itu.

Sementara saat dihubungi lewat telep celullernya, Kepala BKSDA Resort Pangandaran, Uking, membenarkan rekaman video itu memang benar terjadi di sekitar jalan Cipamaro, tepatnya di tanjakan Cikukulu Dusun Cisalak Desa Bunisari Kecamatan Cigugur Pangandaran.

Pengendra kendaraan yang membuat vidio tersebut, kata Uking, rombongan yang hendak pergi ke acara Rajaban.

“Identitasnya pembuat vidio tersebut belum diktahui, namun kjadian yang ada dalam rekamn vidio tersebut itu benar,"terang Uking. (21/3)

Lebih jauh king menjelaskan, perkebunan di wilayah itu memang merupakan habitat macan tutul, karena tahun 2019 lalu pun kejadian ini pernah terjadi.

Uking mengatakan, ia menerima laporan ini saat petugas piket malam di BKSDA sekitar pukul 22.00 tanggal 20 maret 2020 mendapat mendapat laporan melalui whatsapp dari salah seorang warga Dusun Cisalak, Hendrawan, melaprkan ada seorang warga bernama Yayan melihat seekor Macan tutul melintas di usai pulang acara peringatan isro mi'raj dan berhasil merekam dengan kamera androidnya.

Setelah mendapat laporan, petugas pun langsung konfirmasi pada warga yang merekam kejadina   (Yayan), menanyakan tentang kebenaran berita tersebut. Dan Yayan pun membenarkan, pada hari kamis sekitar pukul 19.00 WIB  melihat macan tutul yang melintas dijalan, namun sat itu tidak ia dapat mendokumentasikan.

“Dan mungkin karena merasa penasaran, pada hari jum’atnya (20/3-red) Yayan ditemani taman-temannya melewati kembali jalan tersebut, Yayan kembali melihat seekor macan tutul yang melintas di jalan dan berhasil merekam kejadian tersebut dengan handponenya, “terang Uking.

Uking mengatakan, saat ini  petugas dan masyarakat masih berjaga-jaga di sekitar lokasi kejadian sambil melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar tidak panik dan tenang karena karena petugas pun sudah siaga menangani hal ini.

MenurutUking, tim dari BKSDA sekarang sudah di lokasi untuk menindaklanjuti, dan sedang berupaya  menghalau hewan tersebut untuk kembali ke habitatnya yang jauh dari pemukiman.

"Kami tidak akan menagkapnya tapi cukup menghalau agar hewan tu kembali ke hutan, “tegas Uking.  (PNews)

SEKDA TASIK HADIR NONTON BARENG GRAND FINAL TOURNAMEN BOLA VOLLY “ADE SUGIANTO CUP”


TASIKNEWS-Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, DR. H. Mohamad Zen, didampingiCamat Karangnunggal, Asep M Dahliana, STP. MM, Danramil 1215 Mayor, Inf. Kurniadi, Kapolsek, Kompol. Asep Ishak. S.I.P, Ketua Kontras Iwan Prabu, Ketua Panitia Turnamen, Didi, para kepala desa dan Karang Taruna Desa Cikapinis, beberapa hari lalu tampak hadir dalam acara Grand Final Tournamen Bola Volly “H. Ade Sugianto Cup” se-Kecamatan Karangnunggal yang diselenggarakan di Lapang Olah Raga SMK LPPM 2 RI Desa Cikapinis.

Turnamen Bola Volly yang diselenggarakan selama 16 hari serta diikuti 14 tim ini atas kerjasama Komunitas Relawan Ade Sugianto (Kontras) dan Karang Taruna Desa Cikapinis, menampilkan partai final antara Tim Balebat VS SMANKA Karangnunggal, yang dimenangkan Tim Balebat Desa Cikapinis.

Dalam pertandingan grand final juga digelar  Kesenian Sunda (Silat), senam ibu – ibu serta perlombaan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda Tasik, Mohamad Zen, berharap agar event ini menjadi moment untuk lebih mempererat silaturahmi antar tim, masyarakat dan elemen lainnya.

Kata Zen, untuk tim yang berhasil menjadi juara jangan berbangga berlebihan, karena kemenangan yang diraih ini merupakan kemenangan kolektif.

“Juga untuk tim yang belum berhasil menjadi pemenang jangan bersedih karena masih banyak peluang pada kesempatan lainnya, ini bukan soal kalah dan menang, tapi soal siapa yang lebih unggul, “ungkap Zen.

Zen menambahkan, sesuai inturksi pemerintah terkait wabah covid 19 yang saat ini sedang melanda, diharapkan masyarakat mematuhi dan menghindari apa yang disarankan pemerintah untuk  keselamatan masyarakat itu sendiri, dengan senantiasa berprilaku hidup sehat, perbanyak ibadah, makmurkan mesjid dan jangan panik.

Hal senada dikatakan Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana, STP. MM,  pihaknya mengingatkan agar masyarakat saat ini menghindari sentuhan dan gesekan-gesekan dengan orang lain di tempat – tempat keramaian, agar tidak terpaparnya wabah virus corona tersebut, karena mencegah itu lebih baik daripada mengobati.

Dan terkait Tournamen Bola Volly H. Ade Sugianto Cup ini, kata Asep, diharapkan mampu menjadi penyemangat geerasi muda, penyelenggara dan seluruh masyarakat untuk terus berkarya demi meraih prestasi.

“Dengan even seperti ini saya yakin nantinya bisa melahirkan bibit atlit profesional yang bisa mengharumkan nama karangnunggal, “ucapnya. (ANWARWALUYO-UDIRUSTANDI)

ADA DI DAERAH WISATA, MTSN PANGANDARAN MAKSIMALKAN PENGAWASAN PADA PESERTA DIDIKNYA

PANGANDARANNEWS-Di tengah-tangah hilir mudiknya wisatawan di Pangandaran ini tentu akan memberikan dampak langsung pada anak-anak usia sekolah, terutama sekolah yang secara langsung ada di sekitar lokasi wisata, tak terkecuali MTs Negeri Pangandaran.

Untuk mengantisipasi itu tentunya selain program pemerintah daerah melalui Pangandaran mengaji, Ajengan Masuk Sekolah (AMS) dan lainnya, danhal yang paling penting tentunya tanggungjawab para orangtua untuk sama-sama mengawasi anaknya masing.

Demikian dikatakan Kepala MTsN Pangandaran, H. Ismail M. Pd, di hadapan para orangtua kelas 9 di aula MTs Negeri Pangandaran, beberapa waktu lalu.

Kata Ismail, dari 1000 lebih siswa ini serta dalam keterbatasan waktu belajar di sekolah, tentunya sangat tidak mungkin sepenuhnya ditangani sekolah, sehingga keluarga atau orangtua pun dituntut mampu lebih mengawasi.

“Kami dengan siswa hanya punya waktu sekitar 6-7 jam dalam sehari, dan tentunya keluarga yang punya waktu lebih lama untuk mendampingi anak-anaknya di rumah, “kata Ismail.(12/3)

Hal senada disampaikan Ketua Komite MTsN, Safrudin M. Pd, semua pihak harus lebih merasa tanggung jawab, terutama para orangtua.

"Tanggungjawab anak-anak merupakan tanggunjawab kita semua, tapi kami berharap orangtua bisa menjaga dan mengawasi ketika anak ada di rumah,"tutur Saprudin.

Sementara salah seorang orang tua murid, Firdaus (50), setelah mendengarkan apa yang dikatakan kepala dan ketua komite MTsN Pangandaran, ia mengaku merasa diingatkan untuk lebih memberi perhatian pada anaknya.

“Memang benar, saat di sekolah anak-anak kami sepenuhnya tanggungjawab pihak sekolah, tapi setelah pulang ke rumah tentunya ini menjadi tanggung kami semua. “ucapnya. (HARIS FIRDAUS)

KADER PKB AHMAD IRFAN ALAWI MASUK BURSA BALON WAKIL BUPATI DAMPINGI ADANG HADARI

PANGANDARANNEWS- Ratusan kader dan simpatisan Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) berduyun-duyun menuju Sekretariat Bersama (sekber) Pangandaran Bangkit Bersatu, di Dusun Kemplung Desa Karangbenda Kecamatan Parigi, untuk mengantarkan H. Ahmad irfan alawi, yangkan mendaftar diri menjadi Bakal Calon (balon) Wakil Bupati Pangandaran, mendampingi H. Adang Hadari.

Selain simpatisan dan kader PKB, nampak hadir pula para pengurus DPC PKB, Dewan suro PKB,  KH. Sukmaja, Ketua DPC PKB, Jalaludin, pengurus partai dan Ketua DPD Golkar Kabupaten Pangandaran, Muhamad Taufiq..

Dalam sambutannya, anggota penjaringan yang juga politisi Partai Golkar,  H. Abdul Gofar, mengatakan, pihaknya berterimakasih dan siap menerima pendaptaran H. AsepIrafan untuk menjadi balon wakil bupati yang akan mendampingi H. Adang Hadari, di pilkada Kbupaten Pangandaran tahun 2020.

"Kami atas nama tim penjaringan koalisi Pangandaran Bangkit Bersatu juga siap menerima siapa saja yang berniat mendaptarkan diri untuk menjadi balon wakil bupati, paling lambat tanggal 25 maret 2020, “katanya.(19/3)

Setelah ditutup waktu pendaptaran ini, kata H. Opang, sapaan akrab Abdul Gopar, nantinya tim pun  akan menggodok semua balon yang sudah mendaftar sampai dengan tahapan tes and proverty hingga akhirnya team memutuskan siapa yang pantas mendampingi H. Adang Hadari.

Ditempat yang sama, salah seorang pengurus PAC PKB, Otang Tarlian, mengatakan, dengan memperhatikan solidaritas partai serta untuk perkembangan PKB di masa yang akan datang, maka dengan ini  PAC PKB se-Kabupaten Pangandaran, membuat pernyataan sikap siap mendukung Ahmad Irfan Alawi untuk maju diPilkada Kabupaten Pangandaran mendampingi H. Adang Hadari.

Masih kata Otang, berdasarkan hasil diskusi dengan keluarga dan kuatnya dorongan dari para sahabat, relawan, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya, maka dengan niat yang tulus untuk ikut memajukan Pangandaran, salah seorang kader terbaik PKB, Ahmad Irfan Alawi, siap maju dalam Pilkada Kabupaten Pangandaran yang akan digelar pada  tanggal 23 September 2020 mendatang.

"Saya sangat yakin dan percaya melihat respon positif dari berbagai elemen masyarakat yang sekarang ikut mengantar Kang Ahmad Irfan mendaftar ke sekber Pangandaran Bangkit Bersatu, nampak begitu antusias,"imbuh Otang.  (AGE)

KHAWATIR PENYEBARAN COVID-19, KINI SEJUMLAH MASYARAKAT RAJIN KONSUMSI SUJA

PANGANDARANNEWS-Sejak merebaknya penyebaran virus corono (covid-19), kini sebagian masyarakat Pangandaran rajin mengkonsumsi minuman dengan campuran jahe.

Bukan tanpa alasan, menurut beberapa pakar kesehatan dalam beberapa acara di tv swasta, mengatakan, minuman hangat yang dicampur dengan temulawak, jahe, kunyit dan lainnya (empon-empon), dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh (imunitas), sehingga akan mampu mengurangi tertularnya virus corona.

Salah seorang penjual minuman “Susu Jahe” (Suja), Dimas, yang biasa mangkal di depan Pasar Pananjung Kecamatan Pangandran, tepatnya depan tempat praktek dr. Tatang, membenarkan, sejak berita virus corona gencar di beritakan di setiap siaran tv, ia pun kebanjiran pembeli.

Menurut Dimas, warga Desa Babakan ini, sejak buka sekitar jam 16.00 sore, rata-rata orang yang datang membeli minuman olahannya ini beralasan minum suja untuk meningkatkan kekebalan tubuh yang diharapkan dapat menegah tertularnya virus corona.

“Minuman olahan saya terbuat hanya dari perasaan jahe merah yang dicampur susu kental manis, tapi tidak sedikit pembeli juga ada yang ingin ditambahkan kuning telur ayam kampung, “terang Dimas.(18/3)

Ditanya omzet penjualannya, Dimas mengatakan, sebelum ini penjualannya susu-jahenya paling 1-3 galon dalam semalam, tapi sekarang setelah merebaknya virus corona, rata-rata Dimas bisa menjual 8 hingga 10 galon.

“Untuk saat ini saya jualan hanya malam hari saja, “terangnya lagi. (PNews)

SBSI TASIK GELAR AKSI DEMO TOLAK OMNIBUS LAW RUU CIPTA KERJA

TASIKNEWS- Ribuan buruh yang mengatasnamakan Aliansi Buruh se-Kabupaten Tasikmalaya, menggelar aksi tolak pengesahan Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja, di depan Gedung Bupati.(18/03)

Dalam orasinya, Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 Jawa Barat, Ajat Sudarajat, menegaskan, Omnibus Law lebih berbahaya ketimbang Virus Corona yang saat ini sedang mewabah di negeri ini, karena ini akan menjadi UU yang dilaksanakan keluarga dan anak cucu kelak.

“Aksi demo ini, tegas Ajat, telah diatur dalam UU No.9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum, lebih tinggi kedudukannya dari imbauan gubernur, “tegasnya lagi.

Sementara itu Bupati Ade Sugianto serta Perwakilan DPRD Kabupaten Tasikmalaya pun menerima atas kehadiran SBSI ke runag setda.

Kepada massa pendemo, Ade Sugianto, menyampaikan, pihaknya bukan ikut-ikutan dalam penanganan pencegahan penyebaran virus corona, namun setelah dikaji draf yang disampaikan SBSI, Pemkab Tasikmalaya, juga punya pandangan yang sama, Bangsa Indonesia memerlukan pekerjaan yang layak dan upah yang layak agar semua memiliki kehidupan layak.

Untuk itu, lanjut Ade, pemkab telah menyampaikan surat kepada Presiden RI dan kebetulan yang intinyanya sama persis seperti apa yang telah disampaikan SBSI.

“Kami dengan DPRD menyampaikan kepada presiden, bahwa kami Insya Alloh mewakili seluruh masyarakat Tasikmalaya agar keadilan tidak hanya milik perorangan, tetapi milik seluruh rakyat termasuk buruh indonesia”ungkap Ade. (ANWARWALUYO)



INI SURAT EDARAN BUPATI PANGANDARAN TENTANG PENCEGAHAN PENYEBARAN VIRUS CORONA

BUPATI PANGANDARAN PROVINSI JAWA BARAT
SURAT EDARAN Nomor :  060/991.Org/2020
TENTANG PENCEGAHAN PENYEBARAN COROIVA  V/PUS O/SEASE-79 /Coy/D-7g/ DILINGKUNGAN PEMERINTAH  KABUPATEN PANGANDARAN

Dasar1.

Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 19 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya   Pencegahan   Penyebaran COV/O-79 Di Lingkungan lnstansiPemerintah;

2.   Surat  Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/2436/SJ tentang PencegahanPenyebaran Corona Vi.ms Di.sease 2079 /COW/D-79/ Di Lingkungan PemerintahDaerah;

3. Surat Edaran Gubemur Provinsi Jawa Barat Nomor 400/27/Hukham tentangPeningkatan  Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan lnfek§i Corona V/.msDisease-19 (COVID-19).,

4. Surat Edaran Bupati Pangandaran Nomor 443/974/Setda/2020  tentangPencegahan dan   Penanganan Co/ona  Vi.ms Ot.sease-79 /Coy/a-79/ DiKabupaten Pangandaran.

5. Rapat Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease-19 (Covid-19)Tanggal 18 Maret 2020 bertempat di Hotel Horison Palma Pangandaran. Ketentuan Dalam upaya pencegahan penyebaran  COV/a-/9  periu dilaksanakan langkah-langkah sebagai berikut :

1.  Para pegawai baik PNS ataupun Non PNS menjalankan tugas kedinasan ditempat tinggal masing-masing (Wock From Home) dengan pengaturan  Kepala Perangkat Daerah masing-masing;

2. Kepala Perangkat Daerah memastikan agar penyelenggaraan pemerintahantetap berjalan  secara optimal dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat;

3.  Perangkat Daerah yang melaksanakan Pelayanan Publik, melaksanakanpelayanan seperti biasa dengan pengaturan Kepala Perangkat Daerah masing-masing;

4.  Untuk memenuhi kebutuhan anggaran dalam  upaya pencegahan penyebaran COV/D-79,  maka  dapat  dilakukan  pergeseran anggaran dan/atau arus kasuntuk disesuaikan dengan kebutuhan pencegahan COV/D-79;

5.  Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan berkoordinasi dengan Persatuan Hotel Republik  Indonesia (PHRI) dan Penggiat Pariwisata lainnya di Wilayah Kabupaten Pangandaran agar :

a.  Hotel dan Tempat Karaoke di Wilayah Kabupaten Pangandaran tidakmenerima tamu;

b. Destinasi pariwisata di wilayah Kabupaten pangandaran ditutup;

6.  Dinas Kesehatan  melaksanakan upaya-upaya  pencegahan dan penanganan COV/D-79 secara optimal;

7.   Camat menghimbau masyarakat melalui Kepala Desa :

a.   Untuk menghindari tempat tempat kerumunan termasuk membatasiaktifitas di Pasar;

b.  Tidak memberikan izin keramaian dan melakukan peninjauan ulangterhadap izin
keramaian yang sudah diterbitkan;

c. Meninjau  ulang/menjadwal ulang acara keagamaan yang mengumpulkanmassa;

8.  Kepala Desa agar mengatur sistem kerja perangkat desanya masing-masing/M/ock From Home/ sesuai dengan Surat Edaran ini.

C.  PENUTUP

1.  Hak-Hak keuangan pegawal karyawan dibayarkan penuh;

2.  Satuan Polisi Pamong Praja agar berkcordinasi dengan TNl dan POLRl untuk pemantauan pelaksanaan Surat Edaran ini;

3.  Agar pelaksanaan  edaran ini berpedoman pada ketentuan peraturanperundang-undangan.

Surat Edaran ini terhitung mulai tanggal 18 sampai dengan 30 Maret 2020, dan akan dievaluasi sesuai dengan perkembangan penyebaran COV/D-79

PEMKAB PANGANDARAN TUTUP SELURUH OBYEK WISATA HINGGA TANGGAL 30 MARET 2020

PANGANDARANNEWS- Imbas Pendemik Virus Covid-19 atau Corona, Pemkab Pangandaran pun segera mengambil langkah antisipatif untuk mengatasi penyebaran virus yang kian masif ini, secara resmi menutup seluruh objek wisata yang ada di wilayah Kabupaten Pangandaran.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, dalam paparan di depan kepala SKPD, para pelaku wisata dan stake holder dan sejumlah wartawan di Hotel Horison Pangandran. (18/03).

Kata Jeje, penutupan ini secara efektif mulai berlaku 14 hari kedepan atau hingga tanggal 30 maret 2020, dan penutupan ini berlaku untuk seluruh destinasi wisata, seperti Pantai Pangandaran, Cagar Alam Pangandaran, Pantai Batukaras, Green Canyon Pangandaran, Citumang, Batuhiu, Santirah dan Objek wisata lainnya.

Hal ini dilakukan, kata Jeje, sesuai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, untuk mencegah penyebaran virus Corona ( Covid-19).

"Kegiatan-kegiatan yang melibatkan banyak orang juga kita hentikan sementara, ini dimkasudkan untuk memutus siklus rantai penyebaran virus Corona di kabupaten Pangandaran,"kata Jeje.

Kalau kebijakan ini tidak dilakukan, menurut Jeje, ini dianggap tidak melakasanakan pencegahan yang baik dan nantinya merugikan semua pihak di kemudian hari.

Hal senada juga dikatakan salah seorang anggota Asita Pangandaran, menurutnya, pihanya menghimbau ke seluruh stakeholder wisata, khususnya hotel untuk secara sukarela mengembalikan pembayaran tamu (booking) bila diminta untuk melakukan pembatalan akibat Corona. (PNews)



POLRES DAN FORKOPINDA CIAMIS AMBIL LANGKAH CEGAH MEWABAHNYA COVID-19

PANGANDARANNEWS-Untuk menangkal penyebaran mewabahnya virus corona, Polres Ciamis bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, melakukan penyemprotan disinsfektan di setiap sudut ruangan dan tempat-tempat massa berkumpul. (18/3

Menurut asubagHumas Polres Ciamis, Forkopinda Ciamis beberapa hari ini terus membahas bagaimana supaya virus corona ini tidak  menyebar serta bagaimana dalam mengambil langkah-langkah ke depan agar copid 19 tidak masuk atau bisa meminimalisir penyebarannnya di wilayah Ciamis.

“Kami juga meminta kepada awak media agar dalam memberikan informasi harus satu pintu, sehinga tidak menimbulkan keresahan di masyarakat, “ujarnya singkat. (Tn)

AKIBAT COVID-19, SEJUMLAH PEDAGANG DI KOMPLEK DADAHA TASIK SEPI PEMBELI

TASIKNEWS-Dampak dari diberlakukannya kebijakan untuk menghindari kerumunan masa dan tempat-tempat umum yang dikhawatirkan akan tertularnya virus corona (covid 19), sejumlah tempat yang biasa ramai dikunjungi kini menjadi sepi, hal ini tentu sangat berdampak pada dunia usaha.

Seperti yang terjadi pada beberapa pedagang yang biasa berjualan di sekitar sport center Dadaha Kota Tasikmalaya, mereka mengaku, setelah berita virus corona yang melarang masyarakatuntuk tidak bepergian kelaur rumah, membuat mereka jadi sep pembeli.

Menurut salah seorang pedagang, Dede, sudah beberapa hari ini ia tidak melayani pembeli akibat tidak ada pengunjung yang datang ke Dadaha.

"Padahal sebelum virus corona merabah, tempat dan taman bermain disini merupakan tempat favorit anak-anak muda untuk berkumpul, “ujarnya. (18/3)

Dede mengatakan, kini ia merasa bingung sendiri karena kebutuhan sehari-hari untuk keluarganya tetap harus ada, padahal selama ini ia hanya mengandalkan darihasil berjualan di komplek Dadaha.

“Mudah-mudahan saja kejadian ini cepat berlalu atau paling tidak pemerintah daerah bisa memberi jalan keuar untuk masyarakat seperti saya ini, “unkapnya. (ANWARWALUYO)

CEGAH PENYEBARAN VIRUS CORONA, POLSEK PANGANDARAN LAKUKAN SOP PENCEGAHAN

Kapolsek Pangandaran, Kompol Suyadi S.H., M.M
PANGANDARANNEWS-Dalam rilis persnya yang dikirim lewat pesan WhatsApp, Kapolsek Pangandaran, Kompol Suyadi S.H., M.M, hari ini Polsek Pangandaran telah melaksanakan SOP mencegahan penyebaran virus corona.(17/3)

Menurut Suyadi, anggota atau masyarakat yang datang ke mapolsek yang memerlukan pelayanan kepolisan harus melewati beberapa tahapan, diantaranya, setibanya di Mapolsek Pangandaran baik diarahkan untuk mencuci tangan dengan benar dan menggunakan sabun/antiseftik ditempat yang telah disediakan.

Selain harus cuci tangan, imbuh Yadi, dilakukan pengukuran suhu tubuh. Dan apabila suhu tubuh melewati 37,5 derajat celcius, ia menghimbau untuk agar bersitirahat terlebih dahulu ditempat yang telah disediakan, tapi apabila dalam pengukuran suhu tubuh dinyatakan normal, maka dipersilahkan memasuki ruangan.

“Tapi saya sarankan saat membuka pintu, gunakan dengan sikut, “jelasnya.(PNews)

INI SURAT EDARAN BUPATI PANGANDARAN TERKAIT PENANGANAN RISIKO CORONA (COVID-19)

Menindak lanjuti  Surat Edaran (SE) Gubemur Jawa Barat  Nomor:400/27/HUKHAM, tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan lnfeksi Corona Vlrus Disease-19(Covid-19), Bupati Pangandaran. H. Jeje Wiradinata, tanggal 16 Maret 2020 pun langsung mengeluarkan Surat Edaran Nomor : 443/974/SETDA/2020, tentang Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease-19 (COVID-19) Di Kabupaten Pangandaran.

Isi Surat Edaran ini, berisi antara lain menyatakan,  1 . Tidak dilakukan lockdown di Kabupaten Pangandaran kecuali dianggap penting yangditetapkan kemudian sesuaj dengan kebijakan Bupati Pangandaran; 2. Membatasi pelaksanacn  rapat/ pertemuan/ kegiatan luar ruangan yang mengumpulkanbanyak   orang   dengan   memperumbangan urgensi dan harus menempuh standar pencegahan dengan cara   menyediakan Handsanitizel/Antiseptik sehat melakukan skenning suhu tubuh dengan menggunakan Thermal Scanner/Themal Gun; 3. Bila ditemukan ada peningkatan suhu tubuh lebih besar atau coma dengan 38QC, makatidak diperkenankan mengikuti kegiafan tersebut.
4. Tidak diperkenankan melakukan peria]anan ke Luar Negeri sampai  batas waktu  yangakan ditentukakn kemudian dan 5. Dinas Pariwisata  berkoordinasi dengan stakeholder parivisata dan mempereyaratkanketerangan sehat dart KKP bagi turis mancanegara.

B. KESEHATAN

1, Agar Rumah Sakit dan Puskesmas di Kabupaten Pangandaran untuk melakukandcteksi, pencegahan, respon dan antisipasi munoulnya kasus -kasus dengan gejalabatuk, filek, demam   disertai dengan sesak napas. yang   berobat di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) pemerintah dan swasta di Kabupaten Pangandaran, baik di fasyankes primer maupun di fasyankes rujukan.

2. Jika ditemukan kasus-kasus seperti pada angka 1di alas pada fasyankes agar dilakukan  tata  laksana, isolasi dan segera dilaporkan secara berienjang sesuai dengan sistem surveilans kesehatan yang bertaku di Dinkes Kabupaten Pangandaranuntuk di teruskan ke Dines Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan Droen P2P. Kemenkes,

3. Jika ditemukan kelompok atau klaster dari kasus tersebut di wilayah keria saudara agar dilakukan   investjgasi dan penanggufangan sesuai ketentuan yang berlaku untuk mencegah penularan dan penyebaran lebih lanjut dan agar tidak meluas menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).

4. Agar seluruh jajaran fasilitas pelayanan kesehatan memantau  perkembangan kasus-kasus pneumonia berat yang belum diketahui penyebabnya melalui media mainstream dan media online untuk dapat melakukan langkah-angkah yang diperlukan.

5. Rumah Sakit Rujukan terdekat dengan Kabupaten Pangandaran untuk kasus Penyakit Corona Vlrus Disease 2019 (Covid-19). adalah :
1)    RSUP Hasan sadikin Bandung
2)     RSUD Dr. Slamct Garut
3)     RSUD Gunung Jati cirebon
4)     RSTP Dr. H.A Rotinsulu Bandung
5)    RSTP R. Syamsudin sH Kofa sukabumi
6)     RSUDSukabumi
7)     RSUD lndramayu
8)    RSUDSubang
9)     RSUD Banyumas
10)  RSUD Prof. Dr. Margono Purwokerto

6.    Dalam rangka upaya pencegahan penularan Covid-19  agar melakukan hal sebagaiberikut,
1)    Menyediakan akses sarana cuci tangan berupa air mengalir dan sabun atau handsanjzEer di tempat-tempat umum area keria seperti pintu masuk,  ruang rapat, toilet, dan lain-lain.
2)     Membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) antara lain,
a)    Cuci tangan pakai sebun dengan air mengalir atau handsand.zer secara rutin
b)    Batasi menyentuh vrajah (hidung, mulut dan mata) sebelum menouci tangan
c)    Terapkan  etika  batuk  (tutup  hidung  dan  mu]ut  dengan  tisu  atau  lengan  atasbagian dalam)
d)    Gunakan maskerjifa batukfflu
e)    Batasi berjabat tangan
f)     Tingkatkan daya tahan tubuh dengan  konsumsi gizi seimbang, minum air yangcukup dan akti\ritas fisik minimal 30 menit perhari
g)    Jaga jarak dengan rekan keria yang sedang demam/ batuk/ bersin3)     Menyediakan tisu dan masker bagi orang yang memiliki gejala batuk/filek, demam.
4)    Menjaga   area   keria dan fasi]has bersama   tetap bersih dan higienis dengan membersihkan   permukaan meja, telepon, keyboard  dan alat-alat  perkantoran lainnya dengan desinfektan secara berkala.
5)    Apabila terdapat orang yang mengalami gejala demam lebih dari 38 derajat celcius,pilek/batuk/ nyeri tenggorokan/sesak napas agar segera menghubungi petugas kesehatan.
6)    Memperbanyak dan menyebariuaskan informasi pencegahan penyebaran Covid-19di  saluran/media  komunikasi internal. Media  informasi  dapat  diunduh  melalui  link:http://promkes.kemkes.go.id/kumpulan-flyer-pencegahan-virus¢orona.

7)    Masyarakat  agar berpertisifasi  aktif untuk memantau perkembangan dan melaporkan kepada pusat informasi dan koordinasi melalui call center Pangandaran119/ 085320643695.

8)     Petugas yang dapat diliubungi, Heni Mulyani, AM.Keb, Kepala Seksi Surveilans Dan lmunisasi (082117271069), Aris Setiawan,S.Kep,.Ners, Kepala Seksi Pelayanan Kesehafan Rujukan (08221 9325664), Ega Nurmala, SKM,  Staf Seksi Surveilans Imuniasi (085353620630) dan Septania Nureahyani, SKM, Staf Seksi P2PL  (0853225069)

7.    Seluruh  masyarakat Kabupaten Pangandaran agar meningkatkan  kwaspadaan  diri dengan  berprilaku hidup bersih dan sehat di berbagai tempat, serta menghindari keramaian dan perjalanan tidak penting;

8.     Meminta seluruh Kepala Dinas/Perangkat Daerah dan segenap Aparanlr Sipil Negaradibawahnya,  perusehaen, pengelola hotel, terminal, bandara, pelabuhan dan segenap tokoh   masyarakat Kabupaten Pangandaran agar konsisten memberikan contoh kepada masyarakat luas  mengenai praktik dan budaya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sesuai dengan pedoman yang   dibeiikan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan berperan aktif meningkatkan  kewaspadaan dan kesiapsiagaandalam pencegahan Covid-19:3

9.    Meminta agar segenap masyarakat Kabupaten Pangandaran secara konsisten menerapkan   berbagal tindakan pencegahan penularan penyakit khususnya infeksiCovid-19 baik untuk diri sendiri, keluarga maupun masyarakat terdekat.

10.  Selama pandemi Covid-19 dianjurkan kepada seluruh lapisan masyarakat yang mengalami sakit atau kondisi badan tidak dalam keadaan bugar untuk tctap di  rumah dan memeriksakan diri segera ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

11.  Seluruh masyarakat di Kabupeten Pangandaran yang mengalami gejala infeksi Covid-19 atau  memiliki anggcta keluarga  serumah yang mengalami gejala serupa  dimintauntuk  melaporkan ke    call center 119  dan hotline Kabupaten Pangandaran, 085320643695.

12.  Meminta seluruh kepala dinas/ PerangkatDaearah dan segenap Aparatur Sipil Negaradibawahnya  untuk  sementara tidak  melakukan  perialanan  dinas  ke  luar daerah  yangtidak urgent dan membatalkan rencana penerimaan ketia dari luar daerah.

13.  Selama masa pandemi  Covid-19 diminta kepada Rumah Sakit dan Puskesmas se-Kabupaten  Pangandaran untuk me[akukan penanganan bagi pasien Covid-19 yang terditeksi.

14.  Menghentikan sementara kegiatan pelayanan Post Pelayanan Terpadu (Posyandu) danPos Pembinaan Terpadu (Posbindu).

15.  Sumber informasi resmi terkait Covid-19 dikeluarkan oleh Dinas Kesehafan.

C.    PENDID]KAN
1.   Kegiatan  belajar mengajar baik intra maupun ekstrakurikuler serta Madrasah  Diniyah dilaksanakan di  rumah masing - masing (belajar di rumah), mulaj tanggal 16 Maret sampai dengan 28 Maret 2020.
2.   Kepala  satuan  pendidikan  agar  menugaskan  setiap  guru  untuk  memberikan  tugas/pembelajaran jarak jauh  kepada  seluruh  peserfa  didik yang  belajar di  rumah  sebagaimana angka 1 (satu) di alas.
3.   Dalam pemberian tugas/pembelajaran jarak  jauh yang  diberikan oleh guru agar menyampaikan materi tambahan tenfang Covid-19.

D.    PERANGKAT DAEIRAH
1.   Menunda kegiatan periaJanan dinas luar daerah sampai  dengan batas waktu yang ditentukan kemudian kecuali untuk perjalanan dinas yang dianggap urgen dan tidak bisa dltunda dapat dllaksanakan seijin Bupati:
2.   Menjadwal ulang kunjungan kerja dari daerah lain ke kabupaten pangandaran sampaidengan batas waklu yang difentukan kemudian.
3.   Membatasi penyelenggaraan kegiatan yang melibatka  orang  banyak kecuali agenda acara yang   tidak bisa ditunda dapat diLaksanakan dengan pemenuhan standar pencegahan dan penanganan kesehatan.
4.   Membatasi  pemanfaatan area publik yang  dikelola  oleh  Pemerintah KabupatenPangandaran.
5.   Menyediakan Handsanifeer/anti septik, sabun penouci tangan dan alat pengukur suhu tubuh  bagi  instansi yang menyelenggarakan pelayanan publik serta penyelenggara kegiatan yang melibatkan banyak orang.
6.   Penundaan penggunaen mesin Absensi finger print di setiap perangkat daerah dan diganti  dengan absensi  manual kecuali  bagi yang memiliki mesin absensi dengan fasilitas pemindai iris mata sampai dengan batas waktu yang ditentukan kemudian;
7.   Pelaksanaan apel pagi secara selektif sesuaj pertimbangan dan kebutuhan masing-masing Perangkat Daerah sampai dengan batas waktu yang ditentukan kemudian.
8.   Menghimbau kepada pegani yang sakit dengan gejala batuk, filek, demam  disertai dengan   sesak napas untuk tidak melakukan kontak dengan orang lain dan menggunakan masker.
9.   Menginstruksikan kepada pegawai untuk menghindari atau meminimalisir kontak fisik secara langsung, serta mengganti kebiasaan bersalaman dengan cara lain yang tidak memerlukan kontak fisik secara langsung.
10. Melaksanakan monitonng dan evaluasi atas pelaksanaan surat edaran ini sertamenyampaikan    laporan pelaksanaannya kepada  Bupati  Pangandaran melalui Sekretaris Daerah.

E.     KEWILAYAHAN
1.   Camat dan Kepala Desa diminta untuk melaksanakan sosia]isasi kepada masyarakatagar tetap tenang, selalu waspada dan tidak panik, serta tidak melakukan aksi borong masker handsanitizer, sembako dan kebutuhan fainnya;
2.   Camat dan Kepala Desa diminta untuk melaksanakan sosialisasi kebersihan [ingkunganmelalui   tindakan pembersihan/penoucian dengan detergent/sabun/desinfektan terhadap alat-alat atau sarana yang disentuh banyak orang;
3,   Camat dan kepala desa agar segera menganjurkan kepada masyarakat apabila terdapat orang    yang  mengalami  batuk ffilek yang disertai sesak nafas untuk memeriksakan ke fasilitas kesehatan terdekat;
4.   Membatasi pemberian izin untuk sementara berbagai kegiatan yang diadakan oleh pemerintah Kabupaten Pangandaran dan atau pihak lain yang melibatkan banyak orang.

F.     PELAKU USAHA
1.   Melakukan  sosialisasi  dan  edukasi  tentang  pandemik covid-19 kepada seluruh karyawan  di  lingkungan  kerjanya  masing-masing  dengan  selalu  menjaga kebersihan lingkungan melalui tindakan  pembersihan/penoucian dengan detergent/sabun/desinfelctan terhadap alat-alat atau sarana yang disentuh banyak orang seperti pegangan pintu, tombol lift, kamar mandi/toilet dan lain-lain..
2.   Menyediakan handsanjfrer/ antiseptik sabun pencuci tangan dan alat pengukur suhu tubuh bagi para pelaku usaha hotel/restoran;
3.   Toto modem agar menjual sembako di halaman toko.
4.   Merumahkan  karyawannya yang sakit demam, flu, batuk, pilek dan dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan dan menggumakan masker.

G.    DUKUNGAN  ANGGARAN
1.    Mengoptimalkan anggaran kegiatan yang tersedia di masing-masing perangkat daerah serta  melakukan kordinasi dengan permerintah provinsi dan pemeritah pusat dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19.
2.    MengoptimaJkan partisipasi masyarakat dan dunia usaha melalui dana CSR/sumbangan pihak ketiga dalan upaya pencegahan dan penanganan Covid-19.

Surat Edaran ini dinyatakan berlaku sejak tanggal diterbitkan dan akan dievaluasi dalam jangka waktu 14 hari sesuai dengan perkembangan pandemi Covid-19.

Surat Edaran ini juga disamapikan kepada, Menteri Kesehatan Rl di Jakarta, Menteri Dalam Negeri, Gubemur Jawa Barat,Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Banal di Bandung dan Wakil Bupati Pangandaran. (Pangandaran News)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN