PEMKAB PANGANDARAN SALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN LONGSOR DI KEC. MANGUNJAYA

PANGANDARANNEWS-Hujan deras yang mengguyur sore hari wilayah Pangandaran hari rabu (26/02), mengakibatkan tanah longsor menimpa 3 rumah di  Rt 23 Rw 04 Dusun Gimbal Desa Mangunjaya kecamatan mangunjaya,

Material longsoran dari tebing di belakang rumah setebal 20 centimeter tersebut hingga menutup permukaan lantai  dan sebagian belakang rumah bahkan nyaris ambruk, sehingga warga yang terkena musibah pun harus mengungsi ke rumah tetangga yang lebih aman.

Menurut salah seorang korban, Mutmainnah (23), ia sekarang kini harus mengungsi ke rumah kerabatnya karena rumahnya untuk sementara tidak bisa dihuni.

Sementara Kepala Bidang Sosial di DInas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dewi Sundari, saat meninjau lokasi longsor sekaligus menyerahkan bantuan sembako terhadap korban terdampak longsoran tebing tersebut, menghimbau agar masyarakat selalu waspada karena intensitas hujan pada bulan ini cukup tinggi, terlebih masyarakat yang ada di dekat tebing yang berpotensi longsor.

“Masyarakat  untuk sementara segera mengungsi bila kontur tanah di sekitar rumah tidak lagi mampuh menahan derasnya air, “tegasnya. (Tn)



SAT NARKOBA POLRES BANJAR TANGKAP PENGEDAR NARKOBA LINTAS PROPINSI

BANJARNEWS –Satuan Narkoba Polres Banjar berhasil menangkap empat orang pengedar narkoba golongan 1 di dua lokasi yang berbeda, tiga pelaku berinisial Jo (20), Ad (21) seorang pengguna, Yo (23) pengedar ditangkap di wilayah Langensari, tanggal 26 pebruri 2020. Sedangkan seorang pelaku lagi berinisial Iw (40) warga Padaherang Kabupaten Pangandaran berhasil ditangkap di wilayah perbatasan Banjar-Ciamis, Batulawang Kecamatan Pataruman, pada 11 Februari 2020.

Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana, S.I.K, di dampingi Kasat Res Narkoba, AKP Usep Supian, kepada awak media mengatakan, informasi kasus ini berawal dari informasi masyarakat dan langsung ditanggapi Tim Satuan Res Narkoba.

"Setelah kami mendapat laporan dari masyarakat, kami pun bergerak cepat untuk menangkap para pelaku, “Kata Yulian, dalam konferensi pers di aula Mapolres Banjar. (27/02)

Yulian  mengatakan, komplotan pengedar narkoba jenis tembakau gorila ini sangat berbahaya  karena bisa menimbulkan fatalitas bagi penggunanya.

Dalam penangkapan ini, kata Yulian, polisi juga berhsil menyita barang bukti, diantaranya  tembakau gorila 200 gram, uang transaksi dan alat-alat komunikasi yang digunakan pelaku.

“Pelau bisa dipidana dengan dikenakan pasal 114 ayat 1 dan atau Pasal 111 Ayat 1 dan atau Pasal 127 Ayat 1 huruf a undang-undang nomer 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 4 tahun penjara. “jelas Yulian. (TITO)

DITERJANG ANGIN KECANG SAAT HUJAN LEBAT, SATU RUMAH DI PERUM BALOKANG PERMAI BANJAR AMBRUK

BANJARNEWS-Hujan deras disertai angin kencang yang terus mengguyur wilayah Kota Banjar dan sekitarnya, mengakibatkan sebuah rumah di blok A2 Nomor 16 Perum Balokang Permai
milik Eti Rohaeti (40), ambrruk dan rusak berat pada bagian dinding kamar dan atap.(26/2)

Menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Kuslan, setelah menerima laporan kejadian tersebut pun pihaknya pun langsung menuju lokasi walau saat itu cuaca masih diguyur hujan lebat disertai angin kencang.

"Kebetulan saat kejadian kami sedang patroli setelah evakuasi pohon tumbang di desa Sukamukti, jadi saat merima laporan, kami langsung ke lokasi dan melakukan pertolongan dan penanganan bersama aparat TNI, Polri, Tagana, Karang Taruna dan Pol PP," ujarnya.

Sementara menurut salaseorang warga di sekitar lokasi kejadian, Sudewo (35), membenarkan,
 ambruknya atap dan rumah milik Eti  ini akibat terjangan angin kencang.

Salah seorang Bina Desa (Pol-PP)Desa Balokang. Tedi menambahkan, walau tidak menimbulkan korban jiwa, diperkirakan akibat kejadian ini korban  mengalami kerugian materil sekitar puluhan juta.

“Untuk sementara korban beserta keluarga diungsikan ke rumah tetangga yang lebih aman, sementara material bekas rerutuhan akan dibersihkan  besok pagi," ujar Tedi. (TITO)

PEMKAB TASIK LUNCURKAN SIGESIT 119 UNTUK LAYANAN KESEHATAN GAWAT DARURAT

TASIKNEWS-Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, beberapa hari lalu (20/2) meluncurkan meluncurkan layanan gawat darurat untuk masyarakat melalui program Sigesit 119 yang dikelola Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP).

Demikian dikatakan Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto, dalam sambutannya pada acara peluncuran tersebut di halaman kantor Pemkab Tasikmalaya.(26/2)

Ade mengatakan, Pemkab Tasik memiliki 40 Puskesmas yang tersebar di 39 kecamatan. Dan dDalam program Sigesit ini, pemda juga menempatkan mobil ambulance di 4 titik tempat pelayanan keselamatan terpadu/Public safety center  yang dipusatkan di  Kecamatan Singaparna, Ciawi, Cikatomas dan Kecamatan Cipatujah.

“Dari tiap titik tersebut mencakup 10 Puskemas, “terang Ade.

Ade menambahkan, Sigesit 119 merupakan call center bebas pulsa khusus pengguna operator seluler telkomsel dan berbayar untuk operator lainnya.

Melalui nomor itu, kata Ade, pasien hanya dituntut mengutarakan keluhan atau sakit yang dialaminya, dan Tim Sigesit 119 pun segera mengolah serta menindaklanjuti.

“Pelayanan call center Sigesit 119 siap siaga selama 24 jam, dan pelayanan kedaruratan in dilakukan di  Tempat Kejadian Perkara, “imbuhnya. (ANWARWALUYO-ENDAH)

KHAWATIR MENIMPA PENGGUNA JALAN, WARGA BERHARAP BILLBOAR GAPURA PERBATASAN TASIK-GARUT SEGERA DIPERBAIKI

TASIKNEWS-Warga masyarakat yang ada di sekitar perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dan Garut, tepat warga Desa Tenjowaringin Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya, merasa khawatir pasalnya pasalnya billboar yang menempel di gapura perbatasan tersebut kondisinya sudah rusak dan tidak terurus. Warga was-was jika sewaktu-waktu papan reklame tersebut jatuh menimpa pengguna jalan.

Seperti diungkapkan salah seorang warga, Irsyad, pihak terkait sebaiknya segera melakukan perbaikan, apalagi saat ini sering terjadi angin kencang.

“Bukan tidak mungkin papan yang terbuat dari plat itu akan terpental tertiup angin, “ungkpnya.(25/2)
Menurutnya, sebaiknya segera diperbaiki sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi dan sebelum ada korban.

“Karena jika plat itu jatuh dikhawatirkan akan menimpa pengguna jalan, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)

HINGGA SAAT INI WARGA MASIH BERHARAP, JALAN LINTAS KECAMATAN PANCATENGAH-KALAPAGENEP SEGERA DIPERBAIKI

TASIKNEWS-Masarakat Desa Margaluyu Kecamatan Pancatengah Tasikmalaya, hingga saat ini hanya bisa berharap dan berdoa melihat keadaan jalan di daerahnya yang sudah memprihatinkan. Tidak jarang  kecelakaan menimpa siswa sekolah terjatuh saat kendaraan yang ditumpanginya terpeleset karena jalanan lecet dan berlumpur.

Seperti dikatakan ketua organisasi Masyarakat (Ormas) GMBI, Adeng Mutakin, kondisi jalan seperti kubangan kerbau ini sudah lama belum ada perhatian dari pemerintah, dan masyarakat setempat pun hanya bisa memperbaiki sekedarnya saja.

“Kami khawatir anak-anak yang akan berangkat sekolah jadi terhambat, “ungkapnya. (25/2)

Dikatakan Adeng, masyarakat sudah terlalu sabar menunggu janji-janji untuk segera diperbaiki, karena hingga saat ini pemerintah terkesan tutup mata dan telinga.

Senada dikatakan sopir truk angkutan, Amran, ia mengaku sangat kecewa lantaran sepertinya tidak ada perhatian dan upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi kondisi jalan yang sekarang sudah tidak irip jalan lagi. Karena akibat kondisi jalan rusak ini, di beberap titik sering terjadi kecelakaan sehingga otomatis menghambat laju perekonomian masyarakat.

Kekecewaan yang sama juga disampaikan warga lainnya, Riska, selama ini warga upaya yangdilakukan warga, menurut Riska, secara swadaya menimbun lubang menggunakan tanah dengan alat seadanya.

“Ini kan ruas jalan nasional, kok masyarakat yang diberatkan untuk perbaikan. Kalau swadaya kita, paling cuma sanggup timbun pakai bahan dan alat seadanya,”ujar warga

Riska juga berharap media gencar memberitakan kondisi jalan di daerahnya, sehingga keinginan masyarakat pada pemerintah pun akan cepat tersampaikan.

“Apa pun ceritanya, kami masih tetap berharap suatu saat jalan ini cepat diperbaiki, “tegasnya. (ANWARWALUYO-UDIRUSTANDI)

KETUA TIM PKK KABUPATEN TASIK LANTIK PKK DAN PENGUKUHAN BUNDA PAUD-BUNDA LITERASI DESA SE-KECAMATAN SUKARATU

TASIKNEWS-Ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Pangandaran, hari ini melantik pengurus Tim Pengerak PKK Desa dan pengukuhan Bunda Paus serta Bunda literasi Desa se-Kecamatan Sukartu Kabupaten Tasikmalaya, yang dilaksanakan di  gedung PGRI Kecamatan Sukaratu.(25/2)

Turut hadir dalam acara pelantika ini  Tim Pengerak PKK kabupaten,Tim Pengerak PKK kecamatan, Camat Sukaratu, UPT Pendidikan, PGRI PC Kecamatan Sukaratu, K3S, para kepala sekolah, para kepala desa, Tim Pengerak PKK Desa, Bunda PAUD, Bunda Literasi, Muspika, anggota Koramil, anggota polsek, Kepala KUA dan siswa -siswi SMPN 3 Sukaratu.

Ditemui usasi acara pelantikan, Camat Sukaratu, H.Ria Supriatna S.Sos, kepada PNews mengatakan, ia berterima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir yang sudah berpartisipasi dan memberi dukungan yang luar biasa untuk  suksesnya acara pelantikan PKK di lingkungan Pemerintahan Kecamatan Sukaratu.

“Ada 5 TP-PKK yang  dilantik, diantaranya  TP-PKK Indrajaya, Sukaratu, Sukagalih, Tawangbanteng dan TP-PKK Gunungsari,”terang Ria.

Sementra dalam sambutannya, Ketua Tim Penggerakak PKK Kecamatan Sukaratu, Hj Aning Nina Rosdiana, berharap kepada para kepala desa dan Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Desa yang baru dilantik dan yang telah terpilih agar dapat melaksanakan tugas yang merupakan aspirasi masyarakat,  senantiasa bekerjasama dengan semua perangkat pemerintah desa dan masyarakat, pasalnya PKK mempunyai peranan penting dalam pemberdayaan kesejahtraan keluarga.

“PKK merupakan gerakan yang muncul dan tumbuh dari bawah, dan kaumperempuan khusus para ibu sebagai penggeraknya, “kata Aning.

Sumpah dan janji yang diucapkan saat ini, lanjut Aning,  merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab dan rasa ikhlas untuk menata sert memajukan masyarakat desa. PKK juga senantiasa membangun kemitraan dengan semua pihak.

Aning juga berharap kepada ketua TP-PKK desa yang baru, agar bisa melanjutkan tugas untuk  mewujudkan visi-misi gerakan PKK, dengan melaksanakan 10 Program poko  PKK.

“Kepada Ketua PKK yang baru, harus secepatnya menyusun program kerja yang akan di jalankan, “paparnya.

Masih di tempat yang sama, Bunda Literasi Kabupaten Tasikmalaya, Hj. Ai Diantani Sugianto, SH., M.Kn, menegaskan, kegemaran membaca buku harus digiatkan sejak dini karena kegemaran membaca bukan bawaan sejak lahir, tapi hal ini harus dipupuk dan dibina setelah anak dilahirkan.
Ai menambahkan, peran ibu harus menjadi pendidik pertama dan utama bagi anak-anaknya, sehingga dalam pengembangan kegemaran membaca terhadap anak, ibu menjadi perpustakaan pertama yang mereka tahu.

”Saya mengajak Bunda PAUD dan Tim Penggerak PKK lainya, untuk mempunyai perpustakaan keluarga sebagai sumber informasi yang edukatif, “tutur Ai.

Ai juga mengatakan, pentingnya membangun budaya baca juga harus didukung sumber-sumber informasi yang informatif, edukatif dan kreatif.

“Dengan demikian, sudah sepatutnya di setiap keluarga disediakan wadah informasi bagi keluarga yaitu, perpustakaan keluarga yang berisi bahan-bahan bacaan yang dibutuhkan oleh anggota keluarga,”tegasnya (OD)

DISPENDA TASIKMALAYA GELAR OPERASI GABUNGAN KENDARAAN TIDAK MELAKUKAN DAFTAR ULANG

TASIKNEWS-Dinas Pendapatan (Dispenda) tingkat Kabupaten Tasikmalaya melalui perwakilan di masing-masing Cabang Pelayanan Dinas Pendapatan (CPDP), hari ini (24/2)  menggelar Operasi Gabungan (opsgab) bagi Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang ( KTMDU ), di jalan Raya Karangnunggal.

, pada Senin (24/2). Kegiatan itu diselenggarakan bersama dengan Polisi Militer (PM), Polri, Jasa Raharja, dan Dinas Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan.

Operasi KTMDU ini dilakukan 4 Kali dalam se-tahun per triwulan bersama tim gabungan, Polisi Militer (PM), Polri, Jasa Raharja dan Dinas Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan.

Di sela-sela kesibukan operasi, Kepala P3D Pembina tingkat 1 Kabupaten Tasikmalaya, Dedi, mengatakan, berapa pendapatan dari hasil operasi KTMDU ini bukan merupakan tujuan utama, namun ini salah satu upaya Dispenda untuk memberi efek “shok terapi” pada wajib pajak kendaraan agar mentaati pembayaran pajak sesuai waktunya.

“Karena pajak ini menjadi salah satu sumber pendapatan negara untuk pembangunan,”ungkapnya.

Hal senada dikatakan Kabid Dishub Kabupaten Tasikmalaya, Andri, dengan Operasi gabungan ini ia  berharap adanya terapi bagi para wajib pajak kendaraan. Dan menurutnya, untuk wilayah Tasik Selatan termasuk yang paling banyak pelanggaran dan keterlambatan dalam pembayaran pajak, bahkan banyak uji  Kir kendaraan yang ketinggalan serta banyak kendaraan tanpa dilengkapi kelengkapan dokumen kendaraan (bodong).

“OpsGab ini untuk wilayah Tasik Selatan adan kemungkinan akan dilakukan oprasi-oprasi lain karena selain untuk penertiban pajaknya juga meminimalisir kejahatan curanmor, “tegasnya. (ANWAWALUYO)

IKUT KONTESTASI DI PILKADA PANGANDARAN, SUPRATMAN SERAHKAN 31.733 BUKTI DUKUNGANNYA KE KPU

PANGANDARANNEWS-Untuk memenuhipersaratan bakal calon (balon) lewat jalur perseorangan, pasangan balon Supratman-Ari Rian Priyatna secara resmi menyerahkan dokumen dukungan ke  Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pangandaran. (22/2)

Supratman dan Ari Rian Priyatna yang datang sekitar pukul 16.00 WIB didampingi puluhan pendukungnya, pasangan ini juga membawa belasan kotak plastik besar yang berisi lembaran poto copy KTP.

Saat diwanwancara, Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin menyampaikan, berdasarkan PKPU nomor 16  tahun 2019, penerimaan berkas dimulai sejak tanggal 19 hingga 23 Pebruari 2020. Dan pasangan balon bupati dan balon Wakil Bupati, Supratman dan Ari Rian Priyatna, menyerahkan berkas dukungan ke KPU, sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan KPU.

“Kami melakukan pengecekan jumlah dukungan dan sebaran pada tanggal 19 sampai 26 Februari 2020, dilanjut verifikasi administrasi pada tanggal 27 Februari sampai 25 maret 2020 dan verifikasi faktual pada 26 Maret sampai 15 April 2020,”jelas Muhtadin.

Dikatakan Muhtadin, pasangan calon perseorangan Supratman-Ari Riyan Priyatna menyerahkan formulir dukungan sebanyak 31.733 lembar fotocopi KTP elektronik yang kemudian dimasukkan ke  Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

Pada hari penyerahan bukti dukungan tersebut, kata Muhtadin, pihaknya pun langsung elkukan penghitungan yang disaksikan langsung dari pihak perwakilan balon, KPU, Bawaslu yang dijaga pihak keamanan dari Polri.

“Nanti hasilnya akan kami tuangkan dalam berita acara, dan proses ini diperkirakan memakan waktu sekitar 5 jam,” terangnya.

Sementara Bakal Calon Bupati Supratman, kepada awak media, membenarkankan, kehadirannya ke kantor KPU ini untuk menyerahkan 31.733 berkas formulir dukungan, melebihi jumlah minimal yang disyaratkan KPU sebanyak 27.211.

Dengan memenuhi persyaratan awal ini, Supratman berharap dapat diterima KPU untuk ditindaklanjuti, sesuai ketentuan yang berlaku.

Seperti diketahui, saat penyerahan dukungan ke KPU Supratman datang bersama calon pasangannya, Ari Rian Priyatna. Dan ini tentunya mengundang pertanyaan sejumlah wartawan, karena  saat melakukan deklarasi beberapa pekan lalu, dia menggandeng pengusaha muda asal Bandung, Ardi Subarkah.

Menjawab beberapa pertanyaan terkait gantinya pasangan, Supratman mengatakan,  Itu hanya dinamika saja.

“Dalam perjalanan Ardi mengundurkan diri, beliau tidak siap karena kesibukannya di Bandung,  sehingga sekarang posisinya digantikan Ari Rian Priyatna asal Kecamatan Cimerak,”terang Supratman.

Ia juga mengatakan, motivasi untuk ikut dalam pilkada Kabupaten Pangandaran, karena ia ingin berusaha mewujudkan cita-cita pemekaran yang menurutnya saat ini masih banyak yang belum terwujud.

Katanya. Pangandaran harus lebih baik dari kabupaten induk serta harus bisa membanggakan masyarakat, dan Pangandaran ini dibangun bersama maka hasilnya pun harus dinikmati bersama.

Saat diminta komentarnya, balon wakil bupati pasangan Supratman, Ari Rian Priyatna, yang diketahui sebagai pengusaha dan mantan kepala dusun di wilayah Kecamatan Cimerak, mengatakan, sekarang saatnya anak muda tampil dan ikut berjuang membangun Pangandaran. (PNews)

KEMBALI BERPASANGAN DENGAN H. ADANG HADARI, JEJE SEPAKAT LANJUTKAN JIHAD JILID 2

PANGANDARAN NEWS-Dengan komitmen ingin melanjutkan membangun lebih hebat, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata dengan tegas menyatakan keinginan untuk kembali berpasangan dengan H. Adang Hadari di Pilkada Kabupaten Pangandaran tahun ini.

Menurut Jeje, selama ini sinergitas yang dibangun dengan Wakil Bupati. H. Adang Hadri, sudah bisa memberikan kontribusi nyata yang bisa dinikmati masyarakat, walau belum semua terpenuhi.

“Nah untuk itu saya dengan Kang Haji Adang, sepakat untuk melanjutkan cita-cita kami untuk membangun Pangandaran lebih baik lagi, “ucap Jeje, saat dihubungi lewat telepon celullernya.(22/2)

Jeje mengatakan, ia sangat respect  dengan kesedian Adang Hadari untuk tetap bisa bersama-sama menjadi wakil bupati dalam pencalonannya melanjutkan Jihad Jilid 2 di Pilkada bulan september tahun 2020 mendatang.

Menurutnya, masih banyak agenda pembangunan yang belum tuntas, sehingga ia bersama Adang Hadari memiliki tanggunjawab moral untuk menuntaskannya keinginan dan harapan masyarakat mewujudkan Pangandaran Hebat.

Sebenarnya, imbuh Jeje, siapa pun itu yang nantinya akan memimpin Pangandaran harus bisa memikirkan serta menuntaskan agenda pembangunan i bisa akan berdampak positif untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“Dalam ibadah umroh ke tanah suci kali ini pun saya pun akan berdoa’ mudah-mudahan niat saya bisa memberikan maslahat untuk warga Pangandaran, amin”pungkasnya. (PNews)

DALAM PENYERAHAN BUKTI DUKUNGAN KE KPU, SUPRATMAN KALI INI GAET PENGUSAHA CIMERAK, ARI

PANGANDARANNEWS- Pengambilan keputusan untuk menggandeng Ari Ari Rian Priyatna yang akan  menjadi pasangannya dalam pencalonannya di Pilkada Kabupaten Pangandaran tahun 2020, karena dinilai ada ketrkaitannya dengan proses pemekaran Kabuoaten Pangandaran, beberapa tahun lalu.

Demikian dikatakan H. Supratman, kepada beberapa awak media, usai menyerahkan berkas dukungan calon perseorangan yang dilakukannya ke KPUD Pangandaran. (23/2)

Menurutnya, orangtua Ari dulunya pernah berama-sama berjuang dalam pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Pangandaran, dan sekarang, menurut Supratman, ia pun siap untuk melanjutkan cita-citanya setelah Pangandaran menjadi kabupaten.

“Ari Rian Priyatna merupakan pengusaha muda dan mantan kepala dusun di wilayah Kecamatan Cimerak, “terang Supratman.

Cita-cita yang hingga saat ini belum terwujud, kata Supratman, masih sangat banyak, di antaranya kesejahteraan dan keadilan yang belum dirasakan secara menyeluruh, dan tak hanya itu, Pangandaran juga harus lebih baik dari kabupaten induk serta bsa menjadi kebanggan masyarakat.

“Pangandaran ini dibangun bersama, maka hasilnya pun harus dinikmati bersama, “ungkapnya.

Disoal gagal bersanding dengan Ari Subarkah yang beberapa waktu lalu sudah sempat membentuk tim di setiap kecamatan, kata Supratman, itu hanya dinamika saja yang tidak akan menyrurutkan  niatnya untuk mencalonkan diri di pilkada Pangandaran.

Sementara menurutin formasi, Ardi Subarkah mengurungkan niatnya untuk berpasangan dengan Supratman bertarung di Pilkada Pangandaran karena beberapa alasan kesibukannya di Bandung. (PNews)

BUMDES SINGAJAYA TANGKAP PELUANG USAHA LEWAT ONLINE SHOOP

Kepala Desa Singajaya, Daden Alek Solihin
TASIKNEWS-Dunia internet kini bukan lagi merupakan barang mewah namun sudah menjadi sebuah kebutuhan yang penting dimasyarakat. Dengan keberadaan internet di desa tentunya sangat vital,  karena dengan IT percepatan pembangunan di desa bisa diakses langsung tak terhalang ruang dan waktu, seperti untuk menyebarkan informasi potensi desa, baik keragaman budaya, wisata dan kuliner ke masyarakat yang lebih luas.

Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Karya Mukti Desa Singajaya Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, membidik peluang bisnis dengan membentuk usaha jasa penyedia layanan internet. Desa yang merupakan hasil pamekaran dari Desa Parung tahun 1980 ini,  hasil dari  pengembangan usaha penyediaan Wireless Fidelit (wifi) milik Bumdes ini tercatat pelanggannya sudah mencapai 200 orang.

Seperti dikatakan Kepala Desa Singajaya, Daden Alek Solihin, IT (Informasi Teknologi) di desanya menjadi peluang bisnis bagi pengembangan Bumdes dan alih teknologi penggunaan internet pun bisa menjadi solusi tepat untuk pemasaran produk usaha yang ada di desa.

Kehadiran Internet di desa, kata Deden, menjadi sebuah peluang usaha untuk menggali beberapa potensi meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Dengan internet yang sudah merambah kampung, warga pun kini dapat memanfaatkannya untuk peluang usaha", paparnya, saat ditemui PNews di kantor desa. (21/2)

Ia menambahkan, hasil produk Usaha Kecil Menengah (UKM) binaan Bumdes pun sekarang dapat  dipasarkan lewat online shoop, seperti produk kuliner olahan gula merah dan kopi hasil dari  pertanian..

"Salah satu produk usaha rakyat yang dipasarkan lewat online shop berupa olahan bumbu praktis yang dikemas secara tradisional,"ujarnya. (RUSDIANTO)

PERTIMBANGAN MUTASI, ROTASI DAN PROMOSI ASN KOTA BANJAR, KARENA LIKE OR DISLIKE ?

BANJARNEWS -- Di usia ke 17 tahun Kota Banjar semestinya mampu memberikan tindakan tegas dalam berbagai tatanan kebijakan, tetapi ini malah memberi kesan semakin kebablasan.

Demikian disampaikan salah seorang warga Kota Banjar, Ara Sutara, saat dminta komentarnya terkait 17 tahun berjalannya pemerintahan Kota Banjar.

Kata Ara, seperti dalam rotasi aparat sipil negara (ASN) beberapa waktu lalu yang di laksanakan Pemerintah Kota Banjar di Banjar Hald Centre (BHS), saat itu terjadi sebuah kekeliruan yang di lakukan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Banjar dengan memberikan keputusan keliru terkait rotasi ASN, kepada Neni Susiani SP,d, MP,d yang awalnya Kepala Seksi (Kasi)  Dikmas dengan golongan ruang III-D menjadi Kepala Bidang (Kabid) Tenaga Kependidikan (Tendik), padahal  di bawahnya dua orang dengan golongan lebih tinggi, IV-A.

“Ini merupakan bukti nyata sebua kekeliruan sekaligus pelanggaran yang  memperlihatkan ketidak mampuan bagian mutasi BKD dalam memahami perundang-undangan tentang kepegawaian, “ungkap Ara.(22/2)

Hal ini menurut Ara, membuktikan jabatan struktural di lingkungan Pemerintah Kota Banjar terkesan amburadul.

Dan kondisi seperti ini, masih kata Ara, akan menyebabkan pejabat struktural yang terkesan pejabat  otomatis tidak dapat memberikan penilaian kepada bawahannya, karena tidak ada aturan seorang pejabat struktural yang pangkatnya lebih rendah dapat memberikan penilaian pelaksanaan pekerjaan kepada ASN yang menjadi bawahannya dengan pangkat yang yang lebih tinggi.

Ditemui secara terpisah usai mengikuti upacara HUT Kota Banjar di taman kota, anggota DPRD Kota Banjar dari fraksi PPP, Mujamil, membenarkan sudah terjadi pelanggaran aturan kepegawaian dalam penempatan ASN yang disebabkan ketidakmampuan pengelola administrasi kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kota Banjar, khususnya Kepala Bidang Mutasi BKD.

Dikatakan Mujamil, kepala BKD dan Sekretaris Daerah diduga melakukan pengangkatan jabatan bukan karena berdasarkan pada kompetensi ASN yang bersangkutan tapilebih cenderung karena pertimbangan “suka dan tidak suka”.

“Ini nepotisme  yang dipraktekkan secara transparan oleh Wali Kota, “tegas Mujamil. (TITO)

KARNAVAL BUDAYA WARNAI SEMARAK HUT KOTA BANJAR KE 17 TAHUN 2020

BANJARNEWS - Seperti biasa setiap tahun puncak kegiatan peringatan Hari Jadi Kota Banjar selalu di selenggarakan di pusat jantung kota di jalan letjen Suwarto, seputar alun alun yang membelah pusat kota. Dan even ini tentunya menjadi perhatian ribuan warga dan pelajar Kota Banjar memenuhi kawasan ini ingin menyaksikan berbagai helaran kesenian dan kebudayaan yang tampil dalam kemasan Banjar Karnaval. Dan tahun 2020 sekarang pun HUT Kota Banjar masih di laksanakan di tempat yang sama. (22/2)

Karnaval yang digelar setahun sekali ini menjadi tontonan yang menampilkan beberapa kesenian dan kebudayaan, mulai dari tiap desa-kelurahan hingga penampilan kesenian dari daerah tetangga seperti Kabupaten Garut dan Ciamis.

Antusias warga terlihat sangat besar menyaksikan beraneka kesenian tersebut, pasalnya karnaval ini menjadi hiburan warga di akhir pekan dengan memanfaatkannya untuk berswapoto dengan latar belakang peserta karnaval.

Pencasilat dan drum band dari anak TK menjadi peserta yang mengawali iring-iringan karnaval  dilanjutkan dengan pemukulan kentongan oleh Wali Kota Banjar, Ade Uu Sukaesih, yang  menandakan karnaval dimulai.

Tampilan peserta karnaval dari Kabupaten Ciamis  dengan andalannya, manusia Boboko dudukuy (Mubakoy), mangmeleng, Oorayan, singa lugay dan hahayaman. Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih dan Ketua DPRD Banjar Dadang Kalyubi pun berkesempatan menaiki Singa Lugay yang dipanggul beberapa perempuan, dan atraksi ini pun mendapat sambutan meriah dari masyarakat Banjar.

Sedangkan Kabupaten Garut pada karnaval tahun 2020 ini menampilkan kesenian Raja Dogar dan Badogar, yang mirip seperti ketangkasan adu domba yang diperankan orang dengan menggunakan kostum domba, kemudian saling beradu layaknya adu domba yang dipimpin seorang wasit,.

Sementara tuan rumah Kota Banjar, pada HUT ke 17 ini  menampilkan helaran andalanya, kesenian Manuk Janur. Kesenian ini menampilkan beberapa penari pria dan wanita mengenakan kostum burung yang terbuat dari daun kelapa muda atau janur, dan disusul tampilan dari setiap desa dan Kelurahan yang dilombakan untuk mencari kesenian terbaik se-Kota Banjar.

Wali Kota Banjar, Ade Uu Sukaesih kepada awak media mengatakan, carnaval budaya ini digelar untuk menumbuhkembangkan para pelaku seni dan budaya yang ada di Banjar, karena bangsa yang besar bangsa yang menghormati budayanya.

"Ini upaya kita untuk menuju visi misi Kota Banjar, mengembangkan potensi daya tarik wisata daerah dengan kebudayaan," ujar Ade.

Ade menjelaskan, saat ini  di Banjar sedang berkembang berbagai obyek wisata buatan, seperti Eco Park, Pajamben, Situ Leutik dan lainnya. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan tempat-tempat itu untuk melepas lelah serta menjadikan tempat-tempat itu untuk kegiatan rekreasi sehingga bisa meningkatkan wisata yang ada di Banjar.

"Silahkan masyarakat manfaatkan destinasi wisata yang ada di Kota Banjar," ungkapnya.

Tanggapan warga pun beragam, salah satunya disampaikan warga Perum Mutiara, Elis Suryati, kepada PNews, ia mengaku senang bisa ikut menontn dengan warga lainnya, dan acara ini menjadiistimwa digelar setiao tahun.

Menurut Elis, ini sangat bagus, kesenian yang ditampilkan pun unik-unik dan menarik, jarang-jarang ada helaran berbagai budaya ini dan baru pertama kali di Banjar.

“Dan ini tentu sangat bagus untuk promosi daerah,"ujarnya. (TITO)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN