HARI INI BUPATI PANGANDARAN LANTIK EMPAT KADES HASIL PILKADES TAHUN 2019 Jeje Wiradinata: “Pada Awal Bekerja Sebaiknya Jangan Ada Pergantian Perangkat”

PANGANDARANNEWS – Bertempat di aula Setda, hari ini (10/2) Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata melantik empat Kepala Desa hasil Pilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dilaksanakan tanggal 30 November 2019 lalu.

Empat kepala desa yang tersebut, diantaranya, Kepala Desa Jayasari Kecamatan Langkaplancar, Oban Subandi, Desa Bojongkondang Kecamatan Langkaplancar, Suryaman, Desa Padaherang Kecamatan Padaherang, Iman Suwangsa dan Desa Panyutran Kecamatan Padaherang, Rasyo Sunaryo.

Selain mengucapkan selamat kepada seluruh kepala desa yang dilantik, dalam sambutannya, bupati juga berharap, momen pelantikan ini menjadi awal permulaan yang baik dalam rangka membangun desanya masing masing, karena masyarakat memilih kepala desa ini tidak mengharapkan cek kosong,  tapi warga desa menyimpan harapan pilihannya ini benar-benar bisa mensejahterakan masayarakat.

“Dan jangan lupa, kemajuan Kabupaten Pangandaran ini juga bukan karena pemimpinnya hebat, tapi berkat kebersamaan seluruh elemen masyarakat baik langsung atau tidak bisa berkonntribusi dalam membangun daerah, “ungkap bupati.

Karena ketika sudah terpilih, kepala desa wajib merangkul seluruh warganya tanpa melihat pilihan mereka pada saat pilkades.

Jeje juga mengatakan, agar para kepala desa yang sudah dilantik mampu menciptakan iklim yang kondusif di desanya masing-masing, dan jangan melakukan mutasi rotasi atau menganti perangkat berdasarkan karena suka dan tidak suka.

"Mutasi dan pergantian perangkat itu harus dilakukan objektif, dan saya menghimbau agar pada awal bekerja sebaiknya jangan dulu ada pergantian perangkat,"kata bupati lagi. (PNews)

SEJUMLAH SISWA SD IKUTI TURNAMEN TENIS MEJA DAN BOLA VOLLY DI SMK BUANA PANCA MANDIRI

TASIKNEWS-PTM Emgy /Yayasan Bina Emgy Mandiri, beberapa hari lalu berangkatkan sejumlah peserta didiknya untuk mengikuti turnamen olahraga pada semua cabang olahraga (cabor) antar SD/sederajat se-Kabupaten-Kota Tasikmalaya, bertempat di kampus SMK Riyadul Hikmah Kecamatan Salopa.(6/2)

Dari beberapa cabor  yang dipertandingkan, Rovina, siswi kelas 6 SDN Cikatomas 1, atlit asuhan Ujang berhasil unggul menjadi juara pertama pada cabor tenis meja dan berhak membawa pulang medali emas.

Kepada PNews, Ujang Gunawan menyampaikan, anak-anak asuhannya berhasil menjadi tim peraih medali paling banyak, antara lain 2 medali emas, 2 medali perak dan 1 medali perunggu.

“Kami juga berhasil menyandang serta membawa pulang gelar juara umum dari semua cabang olahraga yang dipertandingkan, “ungkap Gunawan, saat ditemui di sela-sela istirahatnya.

Selain menjadi  pelatih dan pengasuh atlit tenis meja yang bernaung di bawah PTM Emgy, Ujang Gunawan juga menjadi Pembina Prestasi (Bimpres) Pengurus Cabang PTMSI Kabupaten Tasikmalaya.

Ujang berharap anak-anak asuhannya bisa mengikuti jejak para seniornya seperti Egy Azhari R, Ayu Sundari, Rinal Fahrulian dan lainnya.

“Bahkan saya berharap bisa menjadi perwakilan daerahnya masing-masing untuk berkiprah di tingkat nasional atau internasional, “ujarnya.

Dalam acara penyerahan medali sekaligus penutupan, turut hadir ketua KONI Kabupaten/Kota Tasikmalaya, H.Sarip dan perwakilan anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya sekaligus Ketua Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya, H.Cecep Nurul Yakin.

Sementara Kepala Sekolah SMK Riyadul Hikmah, Dede Teja Kurnia, menuturkan, acara ini bertujuan untuk sosialisasi dan mencari bibit-bibit muda di semua cabang olahraga yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.

Dikatakan Dede, di tahun ajaran 2020 pihaknya  menerima siswa-siswi yang akan melanjutkan ke SMK  di bawah naungan yayasan Emgy Bina Mandiri dengan nama sekolah SMK Buana Panca Mandiri yang beralamat di Desa Cibongas Kecamatan Pancatengah.

Menurut Dede, di SMK Buana Panca Mandiri selain pelajaran umum, cabang olahraga Tenis Meja dan Bola Volly menjadi ekskul yang paling diprioritaskan.

“Intinya, tidak usah jauh-jauh sekolah yang sekaligus bisa menyalurkan hobi mereka, karena untuk pelatih bola volly kami akan datangkan pelatih handal, “imbuhnya. (ANWARWALUYO-JAJANG)

WARGA DUA DUSUN DI DESA TONJONG GOTONG-ROYONG BANGUN JALAN LINTAS DUSUN

TASIKNEWS-Masyarakat di Dusun Petir dan Cimanggu Desa Tonjong Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya, ramai-ramai gotong-royong melaksanakan kerja bakti membangun yang menghubungkan dua dusun tersebut, yang dipimpin langsung Kepala Desa Tonjong, Asep Sanusi.(7/2)

Menurut Asep, pengerjaan jalan yang diperkirakan selesai sekitar 2-3 bulan dan dengan sumber anggaran dari Dana Desa (DD) tahun 2020 ini, sengaja dikerjakan dengan cara gotong-royong seluruh warga, hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan jalinan, kerukunan dan kedekatan antara masyarakat.

Dikatakan Asep, ia merasa sangat bangga dengan kekompakan warga, dia punberharap sipat gotong-royong harus ini harus tetap dimumule karena ini adalah warisan dari para leluhur.

“Tap jika nanti ada lahan yang sulit dikerjakan dengan cara manual dilakukan warga, rencananya kami akan menurunkan alat berat untuk mempermudah pengerjaan, “jelas Asep.

Masyarakat pun menyambut gembira inisiatif kepala desa untuk memobilisasi warga dalam pelaksanaan salah satu program yang ada di Desa Tonjong. Seperti diungkapkan Ketua Rw 03, Memed  dan Ketua Rt 07, Abas, mereka pun dengan antusias tampli memimpin warganya masing-masing serta tidak lupa  menginstruksikan agar selalu menjaga rasa persaudaraan antara warga sat dengan lainnya.

Hal senada dikatakan Kepala Dusun Cipetir, Gojali,  ia sangat berterimakasih pada warga  atas kesiapan dan kekompakan demi terbangunnya infrastruktur di dua dusun ini.

“Dan ini tentunya untuk kamslahatan seluruh warga Desa Tonjong, “ujarnya. (ANWARWALUYO-UDI RUSTANDI)

PENTAS IBING RONGGENG AMEN, JADI KEGIATAN BUDAYA PEMPROV JABAR DI PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS-Pagelaran Seni Ibing Ronggeng Amen yang digelar setiap sabtu malam di panggung Pondok Seni di kawasan pantai barat Pangandaran, ternyata menarik minat dari masyarakat pecinta seni, khususnya seni ibing. Terbukti, hampir setiap malam minggu baik remaja hingga orang tua tampak memadati arena panggung yang tidak begitu luas tempat digelarnya kesenian daerah ini.
Seperti dituturkan pengelola panggung, Iyus, sambutan masyarakat sangat antusias untuk datang  menghibur diri dengan ikut menari dan larut dalam keceriaan.

Iyus mengatakan, gelaran panggung seni yang diprakarsai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat ini kini benar-benar sudah menjadi arena hiburan rakyat, sehingga setiap malam minggu panggung pun tak pernah sepi pengunjung.

“Sebagai pengelola tentunya saya merasa senang dan bangga karena ternyata masih banyak warga yang menyukai kesenian daerah ini, “ungkap Iyus.(8/2)

Dikatakan Iyus, karena ini merupakan program Disparbud Jabar, maka rombongan seni ronggeng yang datang pun tidak hanya dari Pangandaran, diantaranya dari Kabupaten Garut, Subang, Sumedang, Tasikmalaya, Ciamis, Kota Banjar dan kabupaten-kota lainnya di Jawa Barat.

Tapi karena kebetulan tempat penyelenggaraannya ada di Pangandaran, menurut Iyus, tentunya gelaran seni budaya ini pun menjadi enerji baru untuk bisa ikut mendongkrak dunia kepariwisataan Kabupaten Pangandaran. Bahkan, bukan tidak mungkin program pemprov ini pun bisa mempunyai  nilai tambah serta menjadi pintu masuk promosi wisata.

Iyus menambahkan, di panggung Pondok Seni juga ke depan rencananya setiap minggu siang akan menjadi tempat akstrkasi kebudayaan dari tiap-tiap daerah yang ada di Jabar serta setiap dua bulan sekali ada pagelaran wayang golek dan wayang kulit.

“Tapi saya menyayangkan, Pemkab Pangandaran terkesan tidak begitu respon dan tidak mampu menangkap peluang out put dari kegiatan budaya ini, “tutur Iyus.

Iyus juga mengatakan, mudah-mudahan fasilitas pemprov melalui gelaran seni budaya ini bisa disinergikan dengan program kesenian daerah yang ada di Pangandaran sehingga nilai-nilai khasanan kebudayaan daerah khususnya yang ada di Pangandaran pun bisa tetap ada.

“Sukur-sukur nantinya bisa punya nilai jual pada wisatawan yang datang ke Pangandaran, “pungkasnya. (PNews)

DUH, WISATAWAN KELUHKAN DI KAWASAN WISATA SINDANGKERTA BANYAK PUNGLI

TASIKNEWS-Sejumlah wisatawan lokal mengeluhkan pungutan retribusi parkir di objek wisata Pantai sindangkerta Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, dirasakan sangat membebani pengunjung dan tidak jelas.

Seperti dituturkan pengunjung asal Kecamatan Sukaraja, Arul, yang datang ke obyek wisata Sindangkerta, menurutnya, setibanya di lokasi wisata, petugas di pintu pertama meminta biaya masuk wisata sebesar Rp 20 ribu untuk satu sepeda motor, kemudian di pertengahan sebelum sampai pantai diminta kembali sebesar Rp15000 tanpa diberi tiket atau bukti retribusi.

"Saya heran, banyak pungutan biaya masuk wisata yang tidak jelas,"ungkapnya.(7/2)

Arul mengatakan, bukan hanya itu, karena ia juga dipungut retribusi parkir untuk kendaraan sepeda motor sebesar Rp 15 ribu, dan ini terjadi saat ia datang pada musim libur tahun baru lalu. Dan tentu saja semua pungutan tersebut cukup membebankan wisatawan yang ingin menikmati liburannya.

“Saya berharap, persoalan ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah, jangan sampai wisatawan yang datang ke Sindangkerta mersa terbebani," katanya.

Sementara hasil penelusuran PNews di lokasi, menurut beberapa pedagang yang biasa berjualan di pantai, katanya semua pungutan itu dilakukan bukan oleh petugas penarik retribusi yang sah. (ANWARWALUYO)

AAY ZAINI DAHLAN: “PADAMNYA PJU DI JALUR KAWALU-URUG ITU KEWENANGAN PEMPROV JABAR”

Kadis Perhubungan Kota Tasik H. Aay Zaini Dahlan
TASIK NEWS-Ada sekitar 27 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang ruas jalan Kawalu hingga Urug Kota Tasikmalaya dan hanya menyisakan 3 titik saja yang hingga hari ini masih menyala.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, H. Aay Zaini Dahlan, ATD, MM, pada PNews saat ditemui di ruang kerjanya di Jl. Ir. H. Juanda No. 191, Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari.(6/2)

Ia mengatakan, perbaikan lampu PJU di ruas jalan utama  Kawalu,  Gunungputri hingga res area Urug, jika malam hari memang kondisinya gelap, padahal memang hal itu bisa membahayakan pengguna karena ditambah kondisi jalan di lokasi tersebut berkelok-kelok dan banyak tikungan.

“Tapi PJU tersebut kewenangannya ada di Pemprov Jawa Barat, “terang Aay.

Sebenarnya, kata Aay, hal ini tahun lalu sudah diusulkan agar Dinas Perhubungan Jabar segera diperbaiki, karena ini sepenuhnya merupakan kewajiban pemprov, sehingga Dishub Kota Tasik pun tidak bisa berbuat banyak untuk mengatasinya.

Menurut Aay, ia pun akan segera berkirim surat ke Dishub Pemprov Jabar untuk menyampaikan kondisi terakhir di sepanjang jalan jalur tersebut.

“Jadi untuk penanganan terkait padamnya PJU di jalur tersebut, kewenangan kami hanya mengusulkan saja ke provinsi, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)

PEMKAB TASIK BELUM OPTIMAL BENAHI WISATA PANTAI CIPATUJAH

TASIK NEWS-Beberapa wisatawan yang datang ke Pantai Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, mengaku kecewa karena obyek wisata yang sudah menjadi kebanggaan masyarakat ini terkesan kurang terurus dan tertata rapih.

Hampir di sepanjang bibir pantai, nampak sampah plastik, kayu dan sampah lainnya serta jejeran warung-warung kumuh  menambah citra buruk pariwisata.

Mirisnya lagi, Pemkab Tasik pun seolah tidak ada upaya mengucurkan APBD untuk melakukan pembanggunan serta menambah fasilitas wisata, padahal letak pantai Cipatujah ini cukup strategis, hanya butuh sekitar 2 jam  perjalanan dari Kota Tasikmalaya  untuk sampai ke panati.

Seperti diungkapkan salah seorang wisatawan asal Bogor, Dani Herdiana, padahal jika saja obyek wisata Cipatujah ini dirawat dengan baik, ditata lebih baik lagi agar tidak terkean kumuh dan kotor,  tentunya Cipatujah akan lebih memilki nilai jual bagi wisatawan.

Menurut Dani, saat berbincang-bincang dengan Onews di sebuah warung kopi, keadaan ini tentunyajuga tidak mencerminkan slogan wisata yang ada di sapta pesona, utamanya pada aspek kebersihan. Objek wisata yang tidak berorientasi pada sapta pesona tentunya akan berdampak pemasaran wisata terganggu karena tidak mungkin bisa memasarkan objek wisata yang kotor dan kumuh.

Pembangunan destinasi wisata ini, kata Dani, sebenarnya bisa dibangun melalui sinergitas lintas institusi, seperti Dinas Kelautan yang akan mengurus produksi ikan nelayan, kebersihan ada Dinas Lingkungan Hidup, pengelolaan kepariwisata ada Dinas Pariwisata dan seterusnya.

“Artinya, pemda harus bisa hadir dalam pengelolaan pantai Cipatujah yang tentunya lagi pada ujungnya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui usaha wisata, “ungkap Dani.(2/2)

Tidak hanya itu, tambahnya, selain hal di atas diperlukan juga upaya untuk menumbuhkan kesadaran kultural dalam membangun wisata, karena wisata yang memperhatikan kearifan lokal dan kultural serta tidak dinodai dengan perilku-perilaku yang tidak sesuai dengan norma tentunya akan menjadi salah satu daya tarik wisatawan.

“Dan ini tentunya kembali lagi pada niat serta keinginan baik pemerintah daerah bagaimana dalam membangun daerahnya, salah satunya pembangunan sektor kepariwisataan, “ujar Dani. (ANWARWALUYO)

WARGA MENYAMBUT GEMBIRA, TAHUN 2019 LALU SDN 1 CILUMBA TAMBAH 2 RKB

TASIK NEWS-SDN I Cilumba di Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya, tahun 2019 lalu menambah dua kelas baru. Hal ini tentunya disambut gembira masyarakat, karena fasilitas di sekolah di SDN 1cilumba semakin lengkap dan nyaman.

Warga pun berharap, pembangunan sarana pendidikan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, karena sebelumnya kondisi SDN 1 cikumba  memang memprihatinkan. Bahkan dua ruangan nyaris roboh sehingga hampir setahun lebih tidak digunakan.

Dan berkat dorongan masyarakat serta keinginan baik Pemkab Tasikmalaya melalui Dinas Pendidikan, tahun lalu yang sduah memapu membangun dan merehabilitasi beberapa ruang kelas.

Kepala SD Negeri 1 Cilumba, Iip Saripudin S.Pd, menuturkan, dengan penambahan 2  runag kelas baru (RKB), tentunya akan menambah antusias orangtua untuk menyekolahkan anak-anaknya.

“Selain itu dengan adanya RKB ini akan memberikan kenyamanan bagi para guru dan siswa mengikuti kegiatan belajar-mengajar, “ungkap Iip.(2/2)

Iip mengatakan, saat ini Pemkab Tasikmalaya, terus berusaha untuk meningkatkan fasilitas pendidikan demi tercapainya meningkatkan mutu pendidikan yang layak bagi masyarakat.

“Insaalloh kami pun akan mengoptimalkan sepenuhnya bagi keentingan siswa serta  selalu menjaga dan merawat bangunan gedung baru sekolahan ini,”imbuh Iip. (ANWARWALUYO)

UNTUK TINGKATKAN KEMAMPUAN ANGGOTA, KODIM 0612 TASIK GELAR LAT OR SAR TER


TASIK NEWS-Kasdim 0612/Tasikmalaya, Mayor Inf. Chandra Suhendra, pimpin langsung dala kegiatan Evaluasi Latihan Perorangan Dasar Teritorial (Lat Or Sar Ter) dan Intel tahun 2020 bertempat di Aula Kodim. (5/2)

didepan penyelenggara dan seluruh peserta latihan, Lat Or Sar Ter Dan Intel, Chandra menyampaikan, kegiatan ini merupakan latihan kemampuan yang wajib dimilki dan dilaksanakan, yang SOPnya sudah di standarisasikan melalui komando atas.

“Jadi, tujuannya untuk mengukur kemampuan Prajurit Kodim 0612 Tasikmalaya dalam tugas pokoknya baik materi teritorial atau pun materi intelejen, “jelasnya.

Candra menegaskan, evaluasi ini agar mampu dipedomani selurh Personel yang mengikuti latihan, sehingga sasaran dalam latihan ini bisa tercapai sesuai harapan komando atas.

“Dengan mengikuti latihan ini  personel Kodim 0612 Tasik pun akan kemampuan yang lebih profesional dalam menghadapi tugas pokoknya di lapangan.”imbuhnya. (ANWARWALUYO)

DALAM SARLING KE KE 15, ATALIA KAMIL KAGUMI SEJUMLAH KARYA PELAJAR PANGANDARAN

PANGANDARAN NEWS-Bunda Literasi Jawa Barat (Jabar) Atalia Ridwan Kamil pada kegiatan Siaran Keliling (Sarling) Jabar ke-15, berkesempatan  mengunjungi SMK Negeri 1 dan SMKN 1 Pangandaran, untuk melihat beberapa karya siswa SMA/SMK/SLB, mulai dari alat ukur digital, jemuran anti hujan berteknologi digital hingga teknologi digital pembuka pagar rumah. (5/2)


“Saya sangat bangga karena para siswa SMK 1 dan SMA 1 Pangandaran dan anak-anak SLB ini luar biasa, karena mereka sudah mampu menghasilkan karya besar,”ucapnya.

Ia mengatakan, merasa takjub karena ternyata digitalisasi di era milenial ini sudah masuk ke sekolah-sekolah, dan ini dibuktikan dengan karya mereka yang sudah menghasilkan alat ukur digital dengan cara penggunaannya yang mudah.

“Seperti tadi saat saya mengukur tinggi badan saya, itu hanya berlangsung beberapa detik saja, “kata Atalia.

Atau karya lainnya, seperti teknologi untuk memindahkan jemuran saat tiba-tiba hujan turun, dengan menggunakan alat sensor, jemuran pun  bisa masuk sendiri ke tempat teduh hingga pakaian itu akan keluar kembali saat tidak hujan. Menurutnya, ia merupakan karya besar, sehingga Atalia  pun berharap karya-karya in agar bisa terus dikembangkan.

Atalia juga mengatakan, seluruh pelajar di Jawa Barat dapat menangkal informasi bohong atau hoaks, khususnya saat ini terkait virus corona yang tengah menjadi perhatian dunia. Karena saat ini
banyak informasi-informasi yang tidak benar.  Karena sampai hari ini Indonesia masih aman terkendali dari virus yang berasal dari Cina itu.

Dan untuk memastikan informasi yang beredar benar atau tidak, kata Atalia, masyarakat bisa mengonfirmasi ke Jabar Saber Hoaks –Unit Kerja Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar yang bertugas menyapu bersih berita bohong.

“Saya minta kepada masyarakat, ketika ada informasi virus corona, jangan langsung percaya tapi sebaiknya ikuti saja berita yang secara resmi diberikan pemerintah,”kata Atalia.

Sementara, menurut Kepala Dinas Kesehatan Jabar, Berli Hamdani, meminta agar pelajar ikut aktif menyebarkan informasi yang benar terkait virus corona.

kata Barli, seluruh masyarakat harus ikut membantu pemerintah menyampaikan informasi yang benar kepada publik, karena biasanya ciri-ciri berita hoaks itu antara lain, sering menggunakan kalimat bombastis dan provokatif.

“Dan untuk mengatasi hoaksini kita harus bertanya kepada pihak yang betul-betul menangani virus corona, antara lain Dinas Kesehatan,”terang Barli. (PNews)

BEBERAPA TOKOH MASYARAKAT BERHARAP, PEMDA KAJI ULANG RENCANA PEMINDAHAN MTsN PANGANDARAN

PANGANDARAN NEWS-Wakil Ketua komite Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Pangandaran, Drs. Anwar Hidayat akan meminta Pemkab Pangandaran agar tidak memindahkan lokasi pembangunan dari tempat yang sekarang di samong Mesjid Agung Istiqomah Pangandaran.

Hal ini ia sampaikan dalam acara silaturahmi dengan beberapa tokoh masyarakat, para kiyai dan tokoh ormas di Islamic Center jalan Merdeka Pangandaran.(3/2)

Lebih jauh Anwar yag sekaligus Ketua MUI Kecamatan Pangandaran ini menyampaikan, keberadaan Mts ini sangat strategis dan selama ini ikut membantu kemakmuran mesjid Istiqomah yang menjadi mesjid sentral masyarakat Pangandaran, pasalnya selama ini dengan kegiatan siswa di mesjid Istiqomah tersebut secara langsung ikut memakmurkan kegiatan keagamaan di mesjid tersebut.

“Dan nanti bangunan Tsanawiyah dipindahkan, akan dirasakan bagaimana mesjid yang begitu mewah itu sepi kegiatan," tuturnya.

Hal senada dikatakan Ketua Komite MTs, Safrudin Hanip .M.Pd, ia mengatakan pihaknya akan berusaha memberikan masukan ke pemerintah daerah untuk mempertahankan bangunan sekolah itu agar tidak dipindahkan ke lokasi lain.

Kata Saprudin, ini demi kemaslahatan bersama dan sama sekali tidak bermaksud menghalangi program Pemda dalam rencana penataan lokasi wisata yang salah satunya pembuatan taman kota di atas tanah yang kini digunakan Mts Negeri Pangandaran.

Sementara menurut salahseorang tokoh masyarakat dan pengurus Mesjid Istiqomah, H.  Wagiman, juga mengatakan, keberadaan Mtsn yang lokasinya berdekatan dengan mesjid ini memang sebaiknya dipertahankan, dan jika dipindahkan ini tidak lebih baik malah banyak madorotnya.

Memang tanah yang selama ini digunakan Mtsn hak guna pakai, namun menurut Wagiman, pihaknya akan meminta pemerintah daerah untuk kembali mempertimbangkan rencana pembuatan taman di lokasi tanah tersebut.

“Status mesjid Istiqomah ini murni beridir di atas tanah wakaf dari keluarga besar mantan  Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pujiastuti dan sekitar tanah wakaf tersebut juga ada sebagian yang digunakan bangunan Tsanawiyah. “terang Wagiman.

Masih di tempat yang sama, dua politisi PKS dan PKB, Subario, S. Ag Miswan, berharap secepatnya mendapatkan solusi terbaik dengan pertimbangan baik dan buruknya terkait jadi atau tidaknya pemindahan Mts ini.

Pada intinya, ujar keduanya, seluruh undangan para tokoh ini sepakat akan minta pertimbangan Pemda agar  rencana pembangunan taman di lahan yang sekarang digunakan Mts bisa dikaji lagi.

"Kalau memang dampak dari dipindahkannya tsanawiyah ini lebih banyak madorotnya, memang sebaiknya dipertahankan," jelas Miswan. (HARIS F)

SISWA SD DI LINGKUP UPT PENDIDIKAN RAJAPOLAH IKUTI PENTAS SAPTA LOMBA PAI

TASIK NEWS-Satuan pendidikan di lingkup UPTD Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya, beberapa hari lalu menggelar Sapta Lomba PAI (Pendidikan Agama Islam) tingkat Kecamatan, bertempat di lingkungan Yayasan Abu Bakar Ash-shidiq Al-khairiyyah. (1/2)

Hadir dalam acara tersebut, Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Rajapolah, Pengawas, Penilik, Ketua PGRI PC Rajapolah, para kepala sekolah dan peserta lomba seluruh sekolah dasar (SD)se- Kecamatan Rajapolah,

Dalam sambutannya, Kepala UPT Pendidikan Rajapolah, H. Oyon Tahyan S.Pd, menyampaikan, Sapta Lomba PAI ini merupakan ajang untuk menjaring peserta yang akan menjadi perwakilan  ke tingkat kabupaten, sehingga diharapkan bisa membawa nama baik Rajapolah seperti tahun kebelakang yang berhasil meraih juara umum di tingkat kabupaten. Oleh karena itu segalanya harus dipersiapkan sekarang dengan belajar sungguh-sungguh dan seterusnya.

“Tapi saya berharap peserta lomba jangan terlalu merasa terbebani dalam mengejar target juara, karena lomba PAI ini bertujuan untuk mempererat persaudaraan muslim serta untuk memberi motivasi pada peserta didik dalam mengamalkan ajaran Islam lewat kompetisi, “kata Oyon.

Dikatakan Oyon, pentas PAI ini penting untuk momentum memperkokoh niat dan sikap semua untuk mewujudkan bangsa yang berkarakter, terutama bagi generasi muda.

Pentas PAI ini, kata Oyon, dikemas dalam bentuk kompetisi agar dapat memberikan motivasi kepada peserta didik supaya lebih bersemangat mempelajari dan mencintai pelajaran Pendidikan Agama Islam, sehingga diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkembangkan minat, bakat serta kreativitas di bidang keterampilan dan seni.

Msih di tempat yang sama, Ketua panitia pelaksana Sapta Lomba PAI, H. Dawam S.Pd, kepada PNews, mengatakan, ia mengucapkan terimakasih kepada Ketua dan pengelola Yayasan Abu Bakar Ash-shidiq Al-khairiyyah yang sudah memberikan pasilitas untuk berlangsungnya kegiatan yang diikuti seluruh  SD yang ada di wilayah Kecamatan Rajapolah.

“Sementara mata lomba PAI ini meliputi Lomba Cerdas Cermat (LCC), Mustabaqoh Tilawatil Qur`an (MTQ), Mutsabaqoh Hifdzil Qur`an (MHQ), penulisan kaligrafi, Muhadoroh (ceramah), Qasidah dan lomba kaifiyat shalat berjamaah. “terangnya.

Masih kata Dawam, dengan jumlah panitia sebanyak 29 orang, di tambah pembantu pelaksana tellnis dari yayasan, serta melibatlkan juri professional di luar panitia yang bertujuan agar kegiatan bisa berjalan lancar serta mampu mendapatkan siswa yang unggul untuk menjadi perwakilan ke tingkat kabupaten.

Sementara Ketua PGRI PC Rajapolah, Kendra S.Pd menambahkan, pihaknya berterimakasih pada seluruh jajaran panitia dan seluruh penanggung jawab kegiatan, sehingga Sapta Lomba PAI tahun 2020 ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Mudah-mudahan di tingkat kabupaten nanti Rajapolah bisa kembali menjadi juara umum, “ucapnya. (OD)

BRI CABANG TASIKMALAYA GAET PELAKU UMKM CIHAURBEUTI GELAR SOSIALISASI KUR 2020

CIAMIS NEWS-Bertempat di aula Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis, BRI kantor Cabang Tasikmalaya dan Ciamis minggu lalu melaksanakan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2020, yang dihadiri Camat Cihaurbeuti, para kepala desa, pengusaha, pelaku UKM, Asinten Manager dan Pemasaran BRI Kantor Cabang Tasikmalaya-Ciamis, kepala Unit BRI Cihaurbeuti dan tamu undangan lainnya. (28/01)

Dalam kesempatan sambutannya, Camat Cihaurbeuti, Drs.H.Erwin Hermawan, mengatakan, potensi pengembangan ekonomi di wilayah Cihaurbeuti perlu perhatian bersama untuk meningkatkan seluruh potensi yang ada didalamnya, pasalnya warga Cihaurbeuti banyak yang menjadi pelaku usaha, baik industri rumahan, olahan makanan ringan, kerajinan dan UKM lainnya. Sehingga diharapkan melalui sosialisasi ini bantuan dari pihak perbankan melalui KUR yang diluncurkan BRI akan mampu mendongkrak potensi yang ada.

“Dan tentunya menjadikan BRI sebagai mitra usaha mereka, “ungkap Erwin.

Sementar menurut Asisten Manager dan Pemasaran BRI Cabang Ciamis, Heri SE, program KUR merupakan bantuan murni pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan modal usaha sehingga  KUR dapat dirasakan manfaatnya para pelaku UKM.

Plafon KUR di tahun 2020 ini, kata Heri, ada peningkatan, dan untuk BRI unit Cihaurbeuti dalam pelayanan pinjamannya hanya mencakup 6 desa yang berada di Kecamatan.Cihaurbeuti. Pasalnya,  BRI unit Cihaurbeuti ini merupakan anak cabang BRI Tasikmalaya.

“Kami berharap program KUR ini dapat tercapai dan terwujud sehingga mampu meningkatkan dunia UKM, dan tentunya juga dapat membuka peluang usaha sehingga bisa menambah lapangan pekerjaan sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan. “ujar Heri.

Hal senada dikatakan Asisten Manager dan Pemasaran BRI Cabang Tasikmalaya, Trisno, program sosialisasi KUR di Jawa Barat ini harus dilakukan di setiap kecamatan dan harus selesai pada bulan januari tahun ini. Dan untuk Kantor cabang Tasikmalaya dan Ciamis sudah selesai, dengan sasaran utamanya untuk meningkatkan usaha para pelaku UMKM.

“Intinya program KUR ini bagi mereka yang sudah memulai usahanya minimal 6 bulan, pihaknya baru bisa  memberikan kredit atau pinjaman sepanjang usahanya layak dan produktif, “tuturnya.

Adapun Kisaran flapond pinjaman KUR, imbuh Trisno, bisa mencapai Rp 50 juta bahkan lebih  disesuaikan dengan kemampuan usaha serta dilakukan secara bertahap.

Diharapkan setelah sosialisasi ini, lanjutnya, masyarakat semakin mengerti dan bisa memanfaatkan proses ini yang pada gilirannya akan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat, karena kalau pelaku UMKM meningkat tentunya akan berdampak pada penambahan tenaga kerja.

Tri juga mengatakan, KUR ini bertujuan sebagai modal kerja dan investasi yang diperuntukan bagi usaha perorangan maupun kelompok, seperti pertanian, perikanan, pariwisata dan lainnya, karena persaratan mendpatkan KUR relatif mudah hanya dengan KTP, Kartu Keluarga (KK) dan Buku Nikah.

“Dan tentunya KUR diperuntukan bagi masyarakat yang memiliki usaha yang jelas, dan disamping itu BRI juga memiliki program tabungan Simpedes dan lainnya yang manfaatnya selama ini sudah dirasakan langsung masyarakat. “pungkas Trisno. (OD)

IPNU-IPPNU PANGANDARAN ORIENTASIKAN BANGUN NARASI KEISLAMAN LEWAT MEDIA SOSIAL

PANGANDARAN NEWS-Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pangandaran, beberapa hari lalu menggelar Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) yang dihadiri 54 peserta dari beberapa pesantren, bertempat di Kecamatan Cimerak.(27/1)

Menurut Ketua PC IPNU Pangandaran, Maftuh Abdurrohman, Makesta merupakan jenjang kaderisasi awal IPNU dan IPPNU sebagai proses pembelajaran awal untuk memahami tentang Nahdlatul Ulama (NU), dan tentunya kaderisasi tersebut bertujuan untuk mengkaji nilai - nilai yang terkandung dalam organisasi keislaman NU.

"Materi yang disampaikan, diantanranya, mengenai keaswajaan, keNUan, tradisi keagamaan NU, keorganisasian, bahasan terkait IPNU dan IPPNU serta masalah keindonesiaan." Ungkapnya kepada PNews.

Selain hal tersebut di atas, kata Maftuh, kegiatan Makesta dengan tema Mengembangkan Potensi dan Jati Diri Melalui Organisasi, juga mengajak kepada peserta supaya terus berupaya mempersiapkan diri di era digital saat ini. Sehingga dalam hal ini, pelajar NU harus mampu mengembangkan serta memanfaatkan media sosial (medsos) untuk syiar terutama menyampaikan nilai - nilai keNUan kepada publik.

Maftuh menambahkan, Makesta juga menjadi upaya pimpinan cabang dalam melakukan konsolidasi kepada setiap Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU/IPPNU se-wilayah Kabupaten Pangandaran, agar senantiasa mampu untuk memanfaatkan medsos yang selama ini digunakan kalangan muda milenial.

" Sehingga ketika kita melakukan gerakan kolektif, harapan tersebut akan sangat mudah tercapai." imbuhnya. (NANA HOERUMAN)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN