UNTUK TINGKATKAN KEMAMPUAN ANGGOTA, KODIM 0612 TASIK GELAR LAT OR SAR TER


TASIK NEWS-Kasdim 0612/Tasikmalaya, Mayor Inf. Chandra Suhendra, pimpin langsung dala kegiatan Evaluasi Latihan Perorangan Dasar Teritorial (Lat Or Sar Ter) dan Intel tahun 2020 bertempat di Aula Kodim. (5/2)

didepan penyelenggara dan seluruh peserta latihan, Lat Or Sar Ter Dan Intel, Chandra menyampaikan, kegiatan ini merupakan latihan kemampuan yang wajib dimilki dan dilaksanakan, yang SOPnya sudah di standarisasikan melalui komando atas.

“Jadi, tujuannya untuk mengukur kemampuan Prajurit Kodim 0612 Tasikmalaya dalam tugas pokoknya baik materi teritorial atau pun materi intelejen, “jelasnya.

Candra menegaskan, evaluasi ini agar mampu dipedomani selurh Personel yang mengikuti latihan, sehingga sasaran dalam latihan ini bisa tercapai sesuai harapan komando atas.

“Dengan mengikuti latihan ini  personel Kodim 0612 Tasik pun akan kemampuan yang lebih profesional dalam menghadapi tugas pokoknya di lapangan.”imbuhnya. (ANWARWALUYO)

DALAM SARLING KE KE 15, ATALIA KAMIL KAGUMI SEJUMLAH KARYA PELAJAR PANGANDARAN

PANGANDARAN NEWS-Bunda Literasi Jawa Barat (Jabar) Atalia Ridwan Kamil pada kegiatan Siaran Keliling (Sarling) Jabar ke-15, berkesempatan  mengunjungi SMK Negeri 1 dan SMKN 1 Pangandaran, untuk melihat beberapa karya siswa SMA/SMK/SLB, mulai dari alat ukur digital, jemuran anti hujan berteknologi digital hingga teknologi digital pembuka pagar rumah. (5/2)


“Saya sangat bangga karena para siswa SMK 1 dan SMA 1 Pangandaran dan anak-anak SLB ini luar biasa, karena mereka sudah mampu menghasilkan karya besar,”ucapnya.

Ia mengatakan, merasa takjub karena ternyata digitalisasi di era milenial ini sudah masuk ke sekolah-sekolah, dan ini dibuktikan dengan karya mereka yang sudah menghasilkan alat ukur digital dengan cara penggunaannya yang mudah.

“Seperti tadi saat saya mengukur tinggi badan saya, itu hanya berlangsung beberapa detik saja, “kata Atalia.

Atau karya lainnya, seperti teknologi untuk memindahkan jemuran saat tiba-tiba hujan turun, dengan menggunakan alat sensor, jemuran pun  bisa masuk sendiri ke tempat teduh hingga pakaian itu akan keluar kembali saat tidak hujan. Menurutnya, ia merupakan karya besar, sehingga Atalia  pun berharap karya-karya in agar bisa terus dikembangkan.

Atalia juga mengatakan, seluruh pelajar di Jawa Barat dapat menangkal informasi bohong atau hoaks, khususnya saat ini terkait virus corona yang tengah menjadi perhatian dunia. Karena saat ini
banyak informasi-informasi yang tidak benar.  Karena sampai hari ini Indonesia masih aman terkendali dari virus yang berasal dari Cina itu.

Dan untuk memastikan informasi yang beredar benar atau tidak, kata Atalia, masyarakat bisa mengonfirmasi ke Jabar Saber Hoaks –Unit Kerja Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar yang bertugas menyapu bersih berita bohong.

“Saya minta kepada masyarakat, ketika ada informasi virus corona, jangan langsung percaya tapi sebaiknya ikuti saja berita yang secara resmi diberikan pemerintah,”kata Atalia.

Sementara, menurut Kepala Dinas Kesehatan Jabar, Berli Hamdani, meminta agar pelajar ikut aktif menyebarkan informasi yang benar terkait virus corona.

kata Barli, seluruh masyarakat harus ikut membantu pemerintah menyampaikan informasi yang benar kepada publik, karena biasanya ciri-ciri berita hoaks itu antara lain, sering menggunakan kalimat bombastis dan provokatif.

“Dan untuk mengatasi hoaksini kita harus bertanya kepada pihak yang betul-betul menangani virus corona, antara lain Dinas Kesehatan,”terang Barli. (PNews)

BEBERAPA TOKOH MASYARAKAT BERHARAP, PEMDA KAJI ULANG RENCANA PEMINDAHAN MTsN PANGANDARAN

PANGANDARAN NEWS-Wakil Ketua komite Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Pangandaran, Drs. Anwar Hidayat akan meminta Pemkab Pangandaran agar tidak memindahkan lokasi pembangunan dari tempat yang sekarang di samong Mesjid Agung Istiqomah Pangandaran.

Hal ini ia sampaikan dalam acara silaturahmi dengan beberapa tokoh masyarakat, para kiyai dan tokoh ormas di Islamic Center jalan Merdeka Pangandaran.(3/2)

Lebih jauh Anwar yag sekaligus Ketua MUI Kecamatan Pangandaran ini menyampaikan, keberadaan Mts ini sangat strategis dan selama ini ikut membantu kemakmuran mesjid Istiqomah yang menjadi mesjid sentral masyarakat Pangandaran, pasalnya selama ini dengan kegiatan siswa di mesjid Istiqomah tersebut secara langsung ikut memakmurkan kegiatan keagamaan di mesjid tersebut.

“Dan nanti bangunan Tsanawiyah dipindahkan, akan dirasakan bagaimana mesjid yang begitu mewah itu sepi kegiatan," tuturnya.

Hal senada dikatakan Ketua Komite MTs, Safrudin Hanip .M.Pd, ia mengatakan pihaknya akan berusaha memberikan masukan ke pemerintah daerah untuk mempertahankan bangunan sekolah itu agar tidak dipindahkan ke lokasi lain.

Kata Saprudin, ini demi kemaslahatan bersama dan sama sekali tidak bermaksud menghalangi program Pemda dalam rencana penataan lokasi wisata yang salah satunya pembuatan taman kota di atas tanah yang kini digunakan Mts Negeri Pangandaran.

Sementara menurut salahseorang tokoh masyarakat dan pengurus Mesjid Istiqomah, H.  Wagiman, juga mengatakan, keberadaan Mtsn yang lokasinya berdekatan dengan mesjid ini memang sebaiknya dipertahankan, dan jika dipindahkan ini tidak lebih baik malah banyak madorotnya.

Memang tanah yang selama ini digunakan Mtsn hak guna pakai, namun menurut Wagiman, pihaknya akan meminta pemerintah daerah untuk kembali mempertimbangkan rencana pembuatan taman di lokasi tanah tersebut.

“Status mesjid Istiqomah ini murni beridir di atas tanah wakaf dari keluarga besar mantan  Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pujiastuti dan sekitar tanah wakaf tersebut juga ada sebagian yang digunakan bangunan Tsanawiyah. “terang Wagiman.

Masih di tempat yang sama, dua politisi PKS dan PKB, Subario, S. Ag Miswan, berharap secepatnya mendapatkan solusi terbaik dengan pertimbangan baik dan buruknya terkait jadi atau tidaknya pemindahan Mts ini.

Pada intinya, ujar keduanya, seluruh undangan para tokoh ini sepakat akan minta pertimbangan Pemda agar  rencana pembangunan taman di lahan yang sekarang digunakan Mts bisa dikaji lagi.

"Kalau memang dampak dari dipindahkannya tsanawiyah ini lebih banyak madorotnya, memang sebaiknya dipertahankan," jelas Miswan. (HARIS F)

SISWA SD DI LINGKUP UPT PENDIDIKAN RAJAPOLAH IKUTI PENTAS SAPTA LOMBA PAI

TASIK NEWS-Satuan pendidikan di lingkup UPTD Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya, beberapa hari lalu menggelar Sapta Lomba PAI (Pendidikan Agama Islam) tingkat Kecamatan, bertempat di lingkungan Yayasan Abu Bakar Ash-shidiq Al-khairiyyah. (1/2)

Hadir dalam acara tersebut, Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Rajapolah, Pengawas, Penilik, Ketua PGRI PC Rajapolah, para kepala sekolah dan peserta lomba seluruh sekolah dasar (SD)se- Kecamatan Rajapolah,

Dalam sambutannya, Kepala UPT Pendidikan Rajapolah, H. Oyon Tahyan S.Pd, menyampaikan, Sapta Lomba PAI ini merupakan ajang untuk menjaring peserta yang akan menjadi perwakilan  ke tingkat kabupaten, sehingga diharapkan bisa membawa nama baik Rajapolah seperti tahun kebelakang yang berhasil meraih juara umum di tingkat kabupaten. Oleh karena itu segalanya harus dipersiapkan sekarang dengan belajar sungguh-sungguh dan seterusnya.

“Tapi saya berharap peserta lomba jangan terlalu merasa terbebani dalam mengejar target juara, karena lomba PAI ini bertujuan untuk mempererat persaudaraan muslim serta untuk memberi motivasi pada peserta didik dalam mengamalkan ajaran Islam lewat kompetisi, “kata Oyon.

Dikatakan Oyon, pentas PAI ini penting untuk momentum memperkokoh niat dan sikap semua untuk mewujudkan bangsa yang berkarakter, terutama bagi generasi muda.

Pentas PAI ini, kata Oyon, dikemas dalam bentuk kompetisi agar dapat memberikan motivasi kepada peserta didik supaya lebih bersemangat mempelajari dan mencintai pelajaran Pendidikan Agama Islam, sehingga diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkembangkan minat, bakat serta kreativitas di bidang keterampilan dan seni.

Msih di tempat yang sama, Ketua panitia pelaksana Sapta Lomba PAI, H. Dawam S.Pd, kepada PNews, mengatakan, ia mengucapkan terimakasih kepada Ketua dan pengelola Yayasan Abu Bakar Ash-shidiq Al-khairiyyah yang sudah memberikan pasilitas untuk berlangsungnya kegiatan yang diikuti seluruh  SD yang ada di wilayah Kecamatan Rajapolah.

“Sementara mata lomba PAI ini meliputi Lomba Cerdas Cermat (LCC), Mustabaqoh Tilawatil Qur`an (MTQ), Mutsabaqoh Hifdzil Qur`an (MHQ), penulisan kaligrafi, Muhadoroh (ceramah), Qasidah dan lomba kaifiyat shalat berjamaah. “terangnya.

Masih kata Dawam, dengan jumlah panitia sebanyak 29 orang, di tambah pembantu pelaksana tellnis dari yayasan, serta melibatlkan juri professional di luar panitia yang bertujuan agar kegiatan bisa berjalan lancar serta mampu mendapatkan siswa yang unggul untuk menjadi perwakilan ke tingkat kabupaten.

Sementara Ketua PGRI PC Rajapolah, Kendra S.Pd menambahkan, pihaknya berterimakasih pada seluruh jajaran panitia dan seluruh penanggung jawab kegiatan, sehingga Sapta Lomba PAI tahun 2020 ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Mudah-mudahan di tingkat kabupaten nanti Rajapolah bisa kembali menjadi juara umum, “ucapnya. (OD)

BRI CABANG TASIKMALAYA GAET PELAKU UMKM CIHAURBEUTI GELAR SOSIALISASI KUR 2020

CIAMIS NEWS-Bertempat di aula Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis, BRI kantor Cabang Tasikmalaya dan Ciamis minggu lalu melaksanakan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2020, yang dihadiri Camat Cihaurbeuti, para kepala desa, pengusaha, pelaku UKM, Asinten Manager dan Pemasaran BRI Kantor Cabang Tasikmalaya-Ciamis, kepala Unit BRI Cihaurbeuti dan tamu undangan lainnya. (28/01)

Dalam kesempatan sambutannya, Camat Cihaurbeuti, Drs.H.Erwin Hermawan, mengatakan, potensi pengembangan ekonomi di wilayah Cihaurbeuti perlu perhatian bersama untuk meningkatkan seluruh potensi yang ada didalamnya, pasalnya warga Cihaurbeuti banyak yang menjadi pelaku usaha, baik industri rumahan, olahan makanan ringan, kerajinan dan UKM lainnya. Sehingga diharapkan melalui sosialisasi ini bantuan dari pihak perbankan melalui KUR yang diluncurkan BRI akan mampu mendongkrak potensi yang ada.

“Dan tentunya menjadikan BRI sebagai mitra usaha mereka, “ungkap Erwin.

Sementar menurut Asisten Manager dan Pemasaran BRI Cabang Ciamis, Heri SE, program KUR merupakan bantuan murni pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan modal usaha sehingga  KUR dapat dirasakan manfaatnya para pelaku UKM.

Plafon KUR di tahun 2020 ini, kata Heri, ada peningkatan, dan untuk BRI unit Cihaurbeuti dalam pelayanan pinjamannya hanya mencakup 6 desa yang berada di Kecamatan.Cihaurbeuti. Pasalnya,  BRI unit Cihaurbeuti ini merupakan anak cabang BRI Tasikmalaya.

“Kami berharap program KUR ini dapat tercapai dan terwujud sehingga mampu meningkatkan dunia UKM, dan tentunya juga dapat membuka peluang usaha sehingga bisa menambah lapangan pekerjaan sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan. “ujar Heri.

Hal senada dikatakan Asisten Manager dan Pemasaran BRI Cabang Tasikmalaya, Trisno, program sosialisasi KUR di Jawa Barat ini harus dilakukan di setiap kecamatan dan harus selesai pada bulan januari tahun ini. Dan untuk Kantor cabang Tasikmalaya dan Ciamis sudah selesai, dengan sasaran utamanya untuk meningkatkan usaha para pelaku UMKM.

“Intinya program KUR ini bagi mereka yang sudah memulai usahanya minimal 6 bulan, pihaknya baru bisa  memberikan kredit atau pinjaman sepanjang usahanya layak dan produktif, “tuturnya.

Adapun Kisaran flapond pinjaman KUR, imbuh Trisno, bisa mencapai Rp 50 juta bahkan lebih  disesuaikan dengan kemampuan usaha serta dilakukan secara bertahap.

Diharapkan setelah sosialisasi ini, lanjutnya, masyarakat semakin mengerti dan bisa memanfaatkan proses ini yang pada gilirannya akan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat, karena kalau pelaku UMKM meningkat tentunya akan berdampak pada penambahan tenaga kerja.

Tri juga mengatakan, KUR ini bertujuan sebagai modal kerja dan investasi yang diperuntukan bagi usaha perorangan maupun kelompok, seperti pertanian, perikanan, pariwisata dan lainnya, karena persaratan mendpatkan KUR relatif mudah hanya dengan KTP, Kartu Keluarga (KK) dan Buku Nikah.

“Dan tentunya KUR diperuntukan bagi masyarakat yang memiliki usaha yang jelas, dan disamping itu BRI juga memiliki program tabungan Simpedes dan lainnya yang manfaatnya selama ini sudah dirasakan langsung masyarakat. “pungkas Trisno. (OD)

IPNU-IPPNU PANGANDARAN ORIENTASIKAN BANGUN NARASI KEISLAMAN LEWAT MEDIA SOSIAL

PANGANDARAN NEWS-Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pangandaran, beberapa hari lalu menggelar Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) yang dihadiri 54 peserta dari beberapa pesantren, bertempat di Kecamatan Cimerak.(27/1)

Menurut Ketua PC IPNU Pangandaran, Maftuh Abdurrohman, Makesta merupakan jenjang kaderisasi awal IPNU dan IPPNU sebagai proses pembelajaran awal untuk memahami tentang Nahdlatul Ulama (NU), dan tentunya kaderisasi tersebut bertujuan untuk mengkaji nilai - nilai yang terkandung dalam organisasi keislaman NU.

"Materi yang disampaikan, diantanranya, mengenai keaswajaan, keNUan, tradisi keagamaan NU, keorganisasian, bahasan terkait IPNU dan IPPNU serta masalah keindonesiaan." Ungkapnya kepada PNews.

Selain hal tersebut di atas, kata Maftuh, kegiatan Makesta dengan tema Mengembangkan Potensi dan Jati Diri Melalui Organisasi, juga mengajak kepada peserta supaya terus berupaya mempersiapkan diri di era digital saat ini. Sehingga dalam hal ini, pelajar NU harus mampu mengembangkan serta memanfaatkan media sosial (medsos) untuk syiar terutama menyampaikan nilai - nilai keNUan kepada publik.

Maftuh menambahkan, Makesta juga menjadi upaya pimpinan cabang dalam melakukan konsolidasi kepada setiap Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU/IPPNU se-wilayah Kabupaten Pangandaran, agar senantiasa mampu untuk memanfaatkan medsos yang selama ini digunakan kalangan muda milenial.

" Sehingga ketika kita melakukan gerakan kolektif, harapan tersebut akan sangat mudah tercapai." imbuhnya. (NANA HOERUMAN)

WARGA SAYANGKAN SELTER DI KAWASAN DADAHA TASIK KINI DIJADIKAN TEMPAT PESTA MIRAS

TASIK NEWS-Sejumlah selter yang diperuntuk para pedagang di komplek Dadaha yang dibangun pada tahun 2017 lalu Pemerintah Kota Tasikmalaya, kini kondisinya sangat memprihatinkan. Pasalnya tempat yang dilokasikan untuk para Pedagang Kaki Lima (PKL) ini malah sudah beralih fungsi menjadi tempat mangkal para pengamen dan gelandangan serta sejumlah remaja jadi tempat pesta minuman keras (miras).

Padahal sedianya pembangunan tempat jualan itu dimaksudkan agar kawasan Dadaha sebagai ruang publik yang kerap juga dijadikan arena olahraga warga bisa lebih tertata dan nyaman.

Seperti diungkapkan salah seorang warga yang kerap datang ke Dadaha untuk berjoging, jika sudah begini optimalisasi penggunaan anggaran negara pun jadi terkesan sia-sia dan kurang tepat guna.

“Jika saja manfaat selter-selter itu bisa dioptimalkan, pasti kawasan Dadaha pun akan semakin tertib dan terlihat rapi, “ungkapnya.(31/1)

Sayang, saat hendak dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kota Tasikmalaya sedang tidak ada di tempat. (ANWARWALUYO-JAJANG)

WARGA KECEWA, JANJI PERBAIKAN JALAN DI BOJONGKAPOL HANYA HARAPAN PALSU SAJA


TASIK NEWS-Buruknya sarana transportasi jalan di beberapa wilayah di Kabupaten Tasikmalaya, kerap dikeluhkan masyarakat. Hingga berkali-kali pergantian kepemimpinan kepala daerah pun tidak membuat jalan tersebut  bisa tersentuh perbaikan, malah pemda terkesan tutup mata dan telinga meyikapi kondisi yang ada di sejumlah daerah.

Salah satunya kondisi jalan di Dusun Mekarjaya Desa Bojongkapol Kecamatan Bojonggambir, keadaan jalan yang lebih mirip kubangan kerbau sudah lama dibiarkan seperti itu. Padahal jalan ini  sudah menjadi kebutuhan vital, karena menjadi akses baik untuk lalu lintas warga atau pun jalan yang dilalui anak-anak menuju sekolah.

Parahnya, kondisi ini seolah luput dari pantauan Pemkab tasikmalaya sehingga jalan tersebut dibiarkan rusah sepanjang tahun.

Seperti diungkapkan dua orang warga Mekaraya, Encep dan asep, menurut mereka, selama ini sepertinya tidak ada upaya pemerintah untuk pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya  sulit terealisasi.

Padahal, lanjut meraka, di Undang-undang nomer 22 tahun 2009 ditulis, pembiaran terhadap jalan rusak atau berlubang, dapat dikenakan sanksi, termasuk juga denda dan kurungan penjara.

“Jalan ini sudah lama rusak parah, padahal jalan tersebut salah satu jalan akses untuk menuju pemukiman warga,”ujarnya.(31/1)

Ia menambahkan, hingga sekarang saat Uu Ruzhanul Ulum menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat, keadaan jalan disini masih tetap seperti saat ia menjadi Bupati Tasikmalaya.

“Padaha dalam kampanye beberapa waktu yang lalu ia pernah berjanji akan memperbaiki kondisi jaLan ini, tapi ternyata itu hanya harapan palsu saja,”ungkapnya. (ANWARWALUYO)

BEBERAPA RUMAH WARGA PADAHERANG RUSAK AKIBAT SAPUAN ANGIN PUTING BELIUNG

PANGANDARAN NEWS-Beberapa warga Dusun Patinggen Desa Karangpawitan Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran, sempat kaget dan panik saat terjadi sapuan angin puting beliung menyapu beberapa rumah yang terjadi sekitar pukul 16.00 jumat kemarin. (31/1)

Menurut Ketua RT, Enang, akaibat angin puting beliung yang dibarengi hujan deras tersebut ada 11 rumah di Rt 23 Rw 07 mengalami kerusakan.

“Tidak ada korban jiwa, karena saat kejadian warga sudah berlarian keluar rumah menyelamtkan diri, “terang Enang.

Salah seorang yang rumahnya mengalami kerusakan, Herman, hingga hari ini (1/2) seluruh warga dibantu perangkat dan BPD pun melakukan kerja bakti di lokasi untuk membersihkan puing-puing rumah yang porak poranda yang terkena musibah.

“Dan Alhamdulillah, pemda pun langsung menerjunkan beberapa petugas dari BPBD cepat tanggap untuk memberikan bantuan, “ujar Herman.(1/2)Dari pemerintah desa dan BPD pun langsung datang kelokasi kejadian untuk membantu warga yang terkna musibah, “ujar Herman.

Herman juga mengatakan, selain di Dusun Patinggen, puting beliung juga terjadi di beberapa tempat  yang mengakibatkan kerusakan yang sama menimpa beberapa rumah warga. (NANA HOERUMAN)

POLRES CIAMIS BERHASIL UNGKAP BISNIS HARAM PROSTITUSI ONLINE DI WILAYAH SELATAN

CIAMIS –Bisnis haram prostitusi online dengan modus operandi tersangka menawarkan jasa seks komersial dari para wanita pekerja seks komersial (PSK) melalui akun Medsos Me Chat kepada para lelaki hidung belang kini marak menadi salah satu penyakit masyarakat (pekat) yang harus benar-benar ditangani secara serius.

Demikian dikatakan Kapolres Ciamis, AKBP Dr Bismo Teguh Prakoso S.H S.I.K., M.Hum, didampingi Wakapolres Ciamis, Kompol Ari Setyawan Wibowo, S.H,,S.I.K.,M.Si., Kasat Reskrim AKP Risqi Akbar, S.I.K., KBO Reskrim IPTU Agus Hartadi, S.H dan Kanit IV Jatanras IPDA Yaya Kuswara, S.H, dalam konfrensinya terkait pengungkapan bisnis haram yang dilakukan secara online, di mako Polres Ciamis.(30/1)

Di depan para awak media, Bismio menyampaikan, pada pengungkapan ini pihak Polres Ciamis  menetapkan seorang tersangka,  AI (28) warga Dusun Sidahurip Rt. 06 Rw. 05 Desa Cintakarya Kecamatan Parigi Kabupaten pangandaran, serta berhasil mengamankan sejumkah barang bukti, seperti1 (satu) unit handphone merek VIVO V15 warna merah hitam dengan nomor Imei 1 : 863481042252115, Imei 2 : 86348104225107, beserta dengan kartu micro SD merk Visipro 4 Gb dan kartu Sim Telkomsel As dengan nomor 085215352748,1 (satu) unit Handphone merek VIVO V9 warna merah dengan nomor Imei 1 : 869262039417650, Imei 2 : 869262039417643, beserta kartu Sim XL dengan nomor 081809807910, 1 (satu) unit Handphone merek VIVO V15 warna biru hitam dengan nomor Imei 1 : 864484046918414, Imei 2 : 8644046918406, beserta kartu sim Telkomsel 1 : 082118722656, kartu sim Telkomsel 2 : 082117316149, Uang tunai sebesar Rp. 2,1 juta, beberapa  alat kontrasepsi dengan berbagai merk dan 1 (satu) buah Alat Kontrasepsi bekas pakai.

“Atas perbuatannya, tersangka melanggar pasal 296 KUHPidana Jo pasal 506 KUHP tentang, barang siapa yang mata pencahariannya atau kebiasaannya yaitu dengan sengaja mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain, dipidana dengan pidana ancaman penjara paling lama 1 Tahun 4 bulan, “kata Bismi. (AGE)

HARI INI TP PKK KAB. PANGANDARAN AWALI PENILAIAN "HATINYA" DI DESA SINDANGAYA

PANGANDARAN NEWS-Hari ini Ketua dan Wakil Ketua beserta pengurus Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pangandaran, memulai lomba Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman (Hatinya) di Kecamatan Mangunjaya, yang dilaksanakan di Desa Sindangjaya. (30/1)

Ketua Pokja  bersama tim penilai TP PKK Kabupaten Pangandaran, Hj. Ida Nurlela yang didampingi Wakil Ketua TP PKK, Renny Widiastutty, SE, Danramil padaherang, ketua bpd  dan Ketua LPM, melakukan penilaian yang dilaksanakan sejak hari ini hingga selesai penilaian di desa-desa perwakilam di 10 kecamatan.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Pangandaran, Hj.  Ida Nurlaela, menyampaikan,  kegiatan lomba HATINYA PKK di  tingkat kecamatan ini merupakan Program Pokja III TP PKK yang digelar setiap tahun.

Dan penilaian hari ini di Dusun Kersaratu Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya, kata Ida,  merupakan awal dari penilaian lomba HATINYA PKK,  yang selanjutnya tim akan melakukan penilaianyang sama ke kecamatan-kecamatan lainnya.

Ida menambahkan, masyarakat agar bisa menanami halaman rumahnya dengan sesuatu yang bermanfaat,  sehingga dengan adanya lomba ini benar-benar bisa memberikan keseahteraan pada keluarga.

“Kriteria lomba ini sendiri merupakan dari pemanfaatan halaman pekarangan rumah, seperti, tamanan sayur, obat-obatan dan rempah, peternakan, perikanan, tata letak tanaman dan juga kebersihan lingkungan sekitarnya. “ujarnya. (Tn)

PANPEL PENJARINGAN PERANGKAT DESA MANGUNJAYA LOLOSKAN 8 CALON PESERTA SELEKSI

PANGANDARAN NEWS-Pendaftaran seleksi calon Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan desa Mangunjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran cukup mendapat respon dan antusiasme yang tinggi dari warga setempat.

Seperti diungkapkan Sekretaris Panitia Pelaksana (panpel) Penjaringan dan Penyaringan calon perangkat Desa Mangunjaya, Rohmat Nurhidayat S.Sy, ia mengatakan, pada tahap seleksi administrasi yang di buka dari tanggal 18 hingga 25 Januari 2020 kemarin, sudah ad 9 warga yang mendaftar.

Namun, kata Rohmat, berdasarkan hasil keputusan rapat pleno penpel Penjaringan dan Penyaringan Calon Perangkat desa Mangunjaya Nomor 02/PANPEL/DES/2020, dari jumlah tersebut hanya delapan orang yang lulus seleksi administrasi.


"Setelah kita seleksi dan kita putuskan dalam rapat pleno, tinggal delapan orang saja, “terang Rohmat (27/1)

Menurutnya, selama ini panpel sudah melakukan tahapan seleksi secara adil, terbuka dan profesional serta sebelumnya hal ini sudah jauh-jauh hari disosialisasikan pada masyarakat.

Sementara untuk delapan peserta yang lolos, lanjutnya, akan kembali mengikuti tahapan selanjutnya, diantaranya, tes tertulis yang akan di laksanakan pada tanggal 05 Februari 2020 di Aula Ndalem Jaya Mustofa Desa Mangunjaya.


Dalam keterangan tertulisnya, Rohmat berharap kepada peserta seleksi calon Kaur agar mempersiapkan diri sebaik - baiknya, bukan karena untuk mengikuti seleksi saja melainkan juga melainkan untuk bersama - sama mengabdi dan membangun desa tercinta, karena bentuk pengabdian terhadap kemajuan desa bisa itu diekspresikan melalui banyak hal dn tidak hanya menjadi perangkat desa.

“Saya berharap melalui seleksi ini nantinya bisa menghasilkan perangkat desa yang betul-betul memiliki profesionalitas, integritas serta mempunyai semangat pengabdian yang tinggi. “pungkasnya. (Tn)

PENGERJAAN PENATAAN WISATA KARAPYAK MANGKRAK, PELAKSANA TERANCAM FINALTY

PANGANDARAN NEWS- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Kabupaten Pangandaran memberikan perpanjangan waktu selama lima puluh hari hingga tanggal 16 Februari 2020 kepada penyedia jasa konstruksi (rekanan) pelaksana CV.  Milik, untuk belanja modal dan pengerjaan penataan kawasan wisata Pantai Karapyak di Kecamatan Kalipucang, dengan perpanjangan waktu terhitung setelah masa kontrak kerja proyek senilai sekitar Rp1,38 miliar selesai, tanggal 29 Desember 2019 lalu.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Dinas Parbud Pangandaran, Dudung, perpanjangan waktu diberikan setelah ada surat perjanjian pihak kontraktor bersedia untuk menyelesaikannya.

Dudung mengatakan, pihaknya menjatuhkan sanksi berupa denda kepada pihak rekanan selama masa perpanjangan, dan apabila setelah perpanjangan waktu limapuluh hari proyek belum selesai maka Disparbud akan memutuskan hubungan kontrak kerja serta membayar sesuai progres pekerjaan yang sudah dilakukan bahkan bisa saja rekanan tersebut di blacklist.

"Dan mengenai besaran denda yang akan dijatuhkan apabila pekerjaan tidak selesai nanti itu akan dihitung berdasarkan volume pekerjaan yang belum dilaksanakan," tandasnya.(30/1)

Kondisi ini tentu saja disayangkan Komisi III DPRD Pangandaran, dan pihaknya meminta agar Disparbud selaku leading sector pun bisa  mengambil sikap tegas dalam menyikapi molornya pelaksanaan pekerjaan di salah satu kawasan wisata tersebut . (AGE)

BUPATI PANGANDARAN: “DPRD BISA KONTROL PENGGUNAAN APBD MULAI SAAT PERENCANAAN AWAL”

PANGANDARAN NEWS-DPRD dengan salah satu fungsinya, alat kontrol bagi pemeritah dalam menjalankan laju roda pemerintahan agar bisa memberikan solusi untuk kemajuan dalam setiap sektor pembangunan.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, saat ditemui di kediamannya di Jalan Kidang Pananjung Desa Pangadaran.(28/1)

Menanggapi pemberitaan di beberapa media terkait lemahnya pengawasan pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan infra struktur, bupati sangat mengapresiasi DPRD melalui Komisi III yang sudah melaksanakan fungsi kontrolnya tersebut pada proses pembangunan di beberapa lokasi.

“Hal yang sama pernah saya lakukan saat saya duduk di DPRD dulu, tujuannya agar proses pembangunan sesuai dengan yang ada dalam perencanaan awal, “kata bupati.

Lebih lanjut bupati mengatakan, hanya sayang kontrol yang dilakukan DPRD kenapa hanya dilakukan saat kegiatan pembangunan sudah selesai, padahal kontrol seharusnya dilakukan DPRD pada saat perencanaan awal hingga pada progres tahapan-tahapan pada pelaksanaannya, seperti pada saat progres pekerjaan mencapai 30 persen, 50 persen dan seterusnya sehingga selain sudah menjalankan fungsi kontrolnya, DPRD juga diharapkan bisa memberikan solusi.

“Jika dilakukan seperti itu saya yakin baik pada tahapan-tahapan hingga setelah selesai maka pekerjaan pun akan sesuai. “kata bupati lagi.

Bupati mengatakan, ada beberapa kegiatan yang secara langsung ia harus turun ke lapangan, karena harus bisa memastikan pengerjaan yang menggunakan anggaran negara ini benar-benar manfaatnya bisa optimal dirasakan masyarakat.

“Seperti dalam pengerjaan RSUD, saat ada beberapa yang perlu diperbaiki maka saya pun turun langsung ke lapangan. “terangnya.

Sementara saat disoal penggunaan tanah untuk pemadatan bahu jalan (berem), bupati mengatakan, saat ini memang di Pangandaran sulit sekali mencari tanah urugan (cabluk), dan disanyalir kelangkaan ini karena beberapa perusahaan yang selama ini usaha di bidang galian di Pangandaran ditutup karena hampir semuanya ilegal tidak memiliki ijin galian.

“Sekarang ijin galian kan menjadi kewenangan pemprov, “ungkapnya. (PNews)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN