565 CPNS Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangandaran Terima SK PNS


PANGANDARANNEWS.COM
- Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2000 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 teruang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, bahwa Calon Pegawai Negen Sai (CPNS) yang telah memenuhi persyaratan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) ke dalam jabatan dan pangkat tertentu apabila telah memenuhi persyaratan lulus pendidikan dan pelatihan serta sehat jasmani dan rohani.

Demikian disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran H Dani Hamdani, kepada PNews usai mengikuti acara Pembinaan Dan Penyerahan SK Pengangkatan PNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangandaran
Tahun 2023, bertempat di hotel Laut Biru.(08/03)

Selanjutnya, imbuh Dani, telah juga dilaksanakan Pendidikan dan Pelatihan Dasar bagi CPNS serta tes kesehatan jasmani dan rohani hingga menyatakan sebanyak 565 CPNS telah lulus serta dinyatakan sehat jasmani  dan rohani untuk diangkat dari
CPNS menjadi PNS.

"CPNS ini hasil formasi tahun 2021 sebanyak 568 orang namun ada 3 orang mengundurkan diri dengan alasan keluarga, hingga yang dilantik hari ini sebanyak 565," terangnya.

Ketiga CPNS yang mengundurkan itu, jelas Dani diantaranya yang bertugas di Kantos Kesbanpol, Sekretarian DPRD dan di Dinas Kesehatan.

Dani menyebut dari seluruh jumlah CPNS yang dilantik hari ini hanya sekitar 20-30 persen berasal dari Kabupaten Pangandaran.

Dani juga menyampaikan, untuk tahun ini pemerintah pusat akan  ada seleksi/tes untuk tenaga P3K dengan formasi untuk pendidikan (guru) 1340 dan kesehatan (medis) 184 orang.

"Namun jumlah ini belum fix karena harus ada komunikasi dulu antara Pemkab Pangandaran dengan pusat," jelasnya. (hiek)

-

Melalui Program Kerja Mandiri Disnaker Pangandaran Siapkan Beberapa Pelatihan Keterampilan

Kadisnaker Pangandaran, Rini Nirmasari

PANGANDARANNEWS.COM
- Program tenaga kerja mandiri menjadi salah satu program unggulan Kementerian Tenaga Kerja untuk memperluas kesempatan kerja bagi tenaga kerja formal dan informal.  Program ini menjadi upaya untuk mewujudkan pembangunan bidang ketenagakerjaan yang kuat, inklusif dan berkelanjutan.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pangandaran, Tini Nurmasari, untuk program tenaga kerja mandiri ini Dinas Ketenagakerjaan Pangandaran membuat skema program salah satunya dengan melatih masyarakat penganggur agar dapat memilik skil kompetensi sesuai dengan potensi SDM dan SDA yang ada, dan selanjutnya diberikan sarana usaha agar dapat menciptakan wirausaha baru.

"Tentunya ini sangat efektif dalam pengurangan pengangguran," ujar Tini saat dihubungi PNews lewat telepon selulernya. (8/03)

Selain itu, ujarnya, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pangandaran dalam peningkatan ketenagakerjaan faktor yang paling diperhatikan adalah potensi dan minat masyarakat penganggur yang disesuaikan dengan kondisi kebutuhan di era sekarang, sehingga kesesuaian antara ketersediaan tenaga kerja dengan kebutuhan tenaga kerja dapat di penuhi. 

Tini menyebut pihaknya juga terus berusaha menyiapkan tenaga kerja yang saat ini sedang dibutuhkan, seperti  berjamuran cafe-cafe modern yang tentu membutuhkan barista yang bersertipikat.

"Maka kita juga programkan pelatihan bersertifikat untuk barista, yang rencananya akan dilaksanakan tahun ini," ucapnya.

Tini mengaku dalam kondisi saat ini pasca pandemi tentu banyak tenaga kerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), dan perusahaan penerima kerja juga sedang berusaha kembali bangkit sehingga kebutuhan tenaga kerja masih sangat minim. Oleh karena itu program pihaknya lebih dominan pada penciptaan wirausaha baru, dimana seseorang tidak harus menjadi karyawan perusahaan orang lain tapi bisa didorong ke arah wirausaha, salah satunya melalui program Tenaga Kerjan Mandiri, dengan menggunakan dana DBHCHT sebagai dana tambahan selain APBD untuk program tersebut.

Salah satu contoh programnya, ungkap Tini, antara lain budidaya kelor, budidaya anggur, sablon, menjahit dan olahan Keripik.

"Dan kedepanya kita juga telah merencanakan peltihan tenaga cukur dan sablon baju oleh-oleh khas Pangandaran," pungkasnya.

( Toni )

Kabar Gembira, Kini Uji Kir Kendaraan Bermotor Bisa Di Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Kabar gembira untuk pemilik kendaraan bak terbuka yang biasanya harus melakukan Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) atau kir, kini tidak lagi harus ke Kabupaten Ciamis.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Irwansyah, menurutnya saat ini Pemerintah Kabupaten Pangandaran telah memiliki tempat uji kir mobile yang bisa melayani uji PKB.

Kendaraan tempat kir ini, kata Irwansyah merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelolaan Tranportasi Darat (BPTD) wilayah IX Jabar.

"Sekarang kami siap melayani uji kir langsung di Pangandaran," ucapnya.(08/03)

Irwansyah mengatakan, saat ini pihaknya baru memiliki 3 petugas kir yang sudah bersertipikat sehingga untuk sementara tenaga pengujinya akan dibantu dari pusat.

Mobil statis tempat pengujian ini, menurut Irwansyah akan ditempatkan di terminal Pangandaran. Namun untuk ke depannya bisa saja uji kir ini dilaksanakan di seluruh kecamatan.

"Insaalloh mobil statis tempat uji kir ini efektip digunakan minggu depan dan louncing kendaraan ini akan langsung oleh Pa Bupati," imbuhnya.(hiek)

Dinas SDM Provinsi Jabar Akan Kirim APH Terrtibkan Galian C Di Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat berencana akan mengirim surat ke Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menertibkan tambang galian C ilegal yang hingga saat ini masih beroperasi.

Seperti disampaikan Pejabat Fungsional Penyelidik Bumi Cabdin ESDM Wilayah 6 Tasikmalaya Pepen Ucu Atila, sejak dilakukanya sosialisasi penempuhan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) ada beberapa pengusaha galian c ilegal yang berkomunikasi dengan pihaknya terkait tata cara perizinan.

Pepen menegaskan, jika mereka masih melakukan penambangan, pertama harus dengan kesadaran sendiri mereka berhenti dan yang kedua harus ditindak oleh APH.

Pepen menambahkan, pihaknya juga akan melihat terlebih dahulu sajauh mana APH (kepolisian) melakukan tindakan kepada galian c ilegal.

"Sebenarnya tanpa surat pun bisa menindak, tapi kita lihat dulu kedepanya kalau masih tidak ada tindakan kita akan kirim surat yang salah satunya ditujukan ke Polres atau ke Polda," ucap Pepen.(07/03)

Menurutnya, hingga saat ini setidaknya ada 4-5 pengusaha tambang galian c ilegal yang sudah menanyakan soal pengajuan izin.

"Tapi kita maklumi juga karena mengajukan izin itu tidak bisa dilakukan perorangan tapi harus berbadan hukum, dan itu butuh waktu," imbuhnya.

Akan tetapi beberapa diantara galian ilegal tersebut, kata Pepen, ada beberapa yang sudah berbadan hukum.

Menanggapi hal tersebut Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menegaskan, tidak semua semua wilayah di Pangandaran bisa dieksploitasi untuk tambang galian c karena ada yang jadi sumber air, kars dan sebagainya. 

Kata Jeje, ia akan terus mengkomunikasikan terkait galian c ilegal ini dengan pihak provinsi.

"Karena galian c ini kewenangannya ada di pemprob," singkatnya.(PNews)

Kemenag Pangandaran; "Jika Ada Calon Jemaah Haji Meninggal, Pemberangkatannya Bisa Diwariskan"


PANGANDARANNEWS.COM
 - Hingga saat ini calon jemaah haji asal Kabupaten Pangandaran yang rencananya akan berangkat tahun ini, sudah Ada enam orang yang meninggal dunia.

Demikian disampaikan Kasi Haji Pelayanan Haji dan Umroh Kabupaten Pangandaran Hilman Saefulloh, keenam calon jemaah haji yang meninggal ini daptar nantinya akan dilimpahkan kepada ahli warisnya masing-masing.

"Ini sesui aturannya yang seperti itu, dan kini kami sedang berembug siapa saja yang akan mengisi daptar yang melanjutkan," jelas Hilman, saat ditemui PNews di ruang kerjanya beberapa hari lalu. (03/03).

Hilman mengatakan, ahli waris ini bisa ke istri, suami, anak, orang tua atau saudara lainnya yang berhak untuk menggantikanya.

Dan untuk penentuan siapa yang bisa menggantikannya, menurutnya, tergantung dari kesepakatan keluarga.

"Jadi dalam hal ini bukan kemenag yang menentukan dan menunjuk penggantinya," imbuhnya.

Ia menambahkan, pihak keluarga harus mengajukan surat langsung ke Kemenag dengan melampirkan surat keterangan kematian atau akta kematian, dan untuk keberangkatannya tetap disesuaikan dengan tahun  keberangkatan calon haji yang wafat tersebut. Dan untuk pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dilakukan seperti haji reguler lainya.

"Namun jika pemberangkatannya akan dibatalkan atau tidak ada ahli warisnya, juga dilakukan seperti biasa," jelasnya lagi.

Hilman juga mengatakan, waiting list keberangkatan haji di Kabupaten Pangandaran mencapai sekitar 17 tahun. Dan dengan antrian sepanjang itu estimasi kuota haji per tahunnya sebanyak 400 calon jemaah sehingga idealnya jika akan daftar minimal dari usia 12 tahun. Sementara untuk usia keberangkatan haji pada usia 18 tahun, artinya sebelum 18 tahun belum bisa berangkat.

Disoal kuota haji tahun ini, Hilman mengatakan, saat ini kuota haji Kabuaten Pangandaran belum keluar.

"Baru ada kuota untuk provinsi saja," pungkasnya.(PNews)

Anggota Kodim 0612/Tasikmalaya Ikuti Sosialisasi Penyuluhan Terkait Penyakit Jantung Dan Stroke


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
– Untuk mengeliminir korban prajurit yang meninggal akibat sakit jantung, stroke dan hipertensi,  Kodim 0612/Tasikmalaya mengikuti dan menggelar kegiatan sosilasasi kesehatan dan perilaku hidup sehat bagi prajurit dan PNS, bertemat di aula Makodim 0612/Tasikmalaya Jalan Otista No 11 Empangsari Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya.(06/03).

Kegiatan ini dibuka oleh oleh Kasdim 0612/Tasikmalaya Mayor Inf Deni Zenal Mutaqin S .Sos, dengan nara Sumber PNS Dewi Yuliana  S.kep.NERS Personil Dari Denkesyah 030402 Garut.

Dalam sambutannya, Kasdim 0612/Tasikmalaya Mayor inf Deni menyampaikan, penyakit jantung menjadi penyebab kematian tertinggi setelah stroke. Dan bagi para penderita penyakit jantung kecepatan penanganan merupakn hal krusial yang harus segera dilakukan.

Dan khususnya untuk Prajurit TNI dan PNS di lingkungan Kodim 0612/Tasikmalaya, kata Desi, turut berpengaruh terhadap kecepatan dalam penanganan penyakit jantung.
Oleh karenai itu ia berharap agar kegiatan sosialisasi ini diperhatikan oleh seluruh jajaran personil  yang saat ini mengikuti penyuluhan ini.

"Apabila ada yang ingin ditanyakan tentang pencegahan atau penangan penyakit lain silahkan ditanyakan langsung ke pemateri,” ujar Kasdim.

Kasdim juga mengucapkan terimakasih kepada Dandeskesyah Garut  atas penyelenggaraan kegiatan sosialisasi kesehatan penanganan serangan jantung dan penyakit lainnya.

"Kegiatan ini sangat penting, karena fakta dan berdasarkan data banyak sekali prajurit-prajurit kita yang sakit dan meninggal karena faktor kesehatan yang tidak baik seperti jantung, stroke dan hipertensi," ucapnya.


Sementara PNS Dewi Yuliana S.kep.NERS dalam paparannya menjelaskan, jantung koroner merupakan kondisi ketika pembuluh darah utama yang memberi pasokan darah, oksigen, dan nutrisi untuk jantung menjadi rusak.

"Biasanya kondisi ini disebabkan oleh plak kolesterol dan proses peradangan," terang Dewi.

Sementara untuk mendiktesi penyakit jantung koroner, terang Dewi, ada beberapa tanda-tandanya seperti nyeri di bagian dada kiri, pada lengan bahu, punggung, rahang, sulit bernafas, pusing, berkeringat dingin, mual muntah dan cepat merasa sangat lelah," jelas Dewi.

Untuk pencegahan penyakit jantung koroner, imbuh Dewi, dapat dicegah dengan menjalani pola hidup sehat seperti berhenti merokok dan membatasi konsumsi alkohol.

*Selain itu kelola stres dengan baik, misalnya dengan melakukan relaksasi otot atau latihan pernapasan dalam,” imbuhnya.

Sementara Pasi Pers Kodim 0612/Tsm Lettu inf Mirhamdi memberikan saran agar seluruh anggota Kodim Tasik agar melakukan pengecekan medical checkup, terutama terkait  penanganan serangan jantung dan pola hidup sehat bagi prajurit, dan untuk menjadi panduan bagi Prajurit dalam menerapkan pola hidup sehat.

“Melalui penyuluhan kesehatan seperti ini, diharapkan prajurit, PNS dan Persit KCK khususnya jajaran Kodim 0612/Tasikmalaya  lebih sadar akan pentingnya pola hidup sehat, “pungkasnya. (anwarwaluyo)

Wildan dan Sipa Asal Kecamatan Pangandaran Berhasil Sabet Juara 1 Duta Baca Kabupaten Pangandaran Tahun 2023


pangandarannews.com
- Melalui proses dan sejumlah seleksi yang diikuti 12 peserta seperti seleksi administrasi, konten video, tes tulis, pengembangan diri dan wawancara, akhirnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Pangandaran menetapkan peserra asal Kecamatan Pangandaran, Muhamad Wildan dan Sipa Aulia berhasil meraih juara 1 dalam ajang pemilihan Duta Baca Pangandaran 2023.

Peserta seleksi pemilihan Duta Baca Pangandaran 2023 ini berasal dari perwakilan kecamatan se-Kabupaten Pangandaran dan puncak pemilihan Duta Baca ini dilaksanakan di Gedung Perpustakaan Kabupaten Pangandaran.(4/3)

Dalam seleksi Grand Final Duta Baca Pangandaran ini peserta melakukan tes tulis yang berisikan wawasan umum, seputar perpustakaan, literasi tentang Pangandaran yang dilanjutkan dengan pemaparan program serta sesi tanya jawab dan wawancara.

Usai kegiatan, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangandaran Dede Suci Sondari kepada sejumlah awakedia mengatakan, proses tahapan pemilihan ini sudah sesuai dengan teknis pelaksanaan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Suci juga bersukur proses pelaksanaan seleksi berjalan dengan lancar dan semua peserta mengikuti setiap tes hingga acara puncak grand final.

"Pemenang duta baca ini akan mewakili Kabupaten Pangandaran ke tingkat provinsi Jawa Barat di tahun 2023, tepatnya tanggal 13-15 Maret, "terangnya.(04/03)

SementaravKepala Bidang Pengolahan, Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Dispusip Pangandaran, Andang menambahkan, pemilihan duta baca ini merupakan program tahunan yang diselenggarakan pemerintah daerah melalui Dispusip yang bertujuan sebagai ajang pembentukan karakter anak.

Diharapkan para duta baca ini, kata Andang nantinya harus menjadi role model untuk terus menggaungkan serta mengajak masyarakat Pangandaran untuk datang ke perpustakaan sehingga bisa menumbuhkan minat baca, terlepas apa itu programnya.

"Dan para duta baca ini tentunya menjadi mitra kami dalam meningkatkan indeks literasi masyarakat," ungkap Andang.

Masih di tempat yang sama, Ketua Paguyuban Duta Baca Pangandaran Aldi Nur Fadillah, mengungkapkan, memahami literasi ini menjadi penting karena literasi bukan hanya persoalan memahami dan mempelajari tapi menerapkan bagaimana menjalani hidup yang bermakna. 

"Melalui kegiatan duta baca ini mereka dituntut untuk menjadi beranda terdepan untuk menyebarkan virus membaca," kata Aldi.

Ia menambahkan, duta baca Pangandaran yang terpilih harus bisa menjadi ikon gerakan literasi di masyarakat sehingga diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial saja, namun dalam setahun kedepan mereka harus mampu mengabdi, bermitra dan berkolaborasi dengan Dispusip dalam setiap kegiatan literasi.

"Perpustakaan sejatinya merupakan rumah ilmu, dan membaca dapat menumbuhkan banyak minat dalam segala bidang kehidupan," katanya.

Berikut daftar pemenang Duta Baca Pangandaran Tahun 2023

1. Juara 1 Putra Muhammad Wildan  Kecamatan Pangandaran 

Juara 1 Putri Sipa Aulia Kecamatan Langkaplancar 

2. Juara 2 Putra  Asep Rifki Maulana Malik Kecamatan Cigugur

Juara 2 Putri Sri Puji S Rahayu Kecamatan Padaherang 

3. Juara 3 Putra Dini Sirojul Munir Tasikmalaya

Juara 3 Putri  Indah Permata Sholihah  Kecamatan Pangandaran.(PNews)

Dojo 3 Kecamatan BKC Pangandaran Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Di Mangunjaya


PANGANDARANNEWS.COM
- Bertempat di halaman MIN 1 Pangandaran Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran puluhan Kohay (karateka) Perguruan Bandung Karate Club (BKC) Kabupaten Pangandaran mengikuti ujian kenaikan tingkat dari berbagai jenjang mulai sabuk putih hingga sabuk hitam, kegiatan ini langsung dihadiri Wakil Ketua Umum BKC Kabupaten Pangandaran Yadi Haryadi, S.IP dan seluruh pengurus.(05/03)

Menurut salah seorng Tim pelatih di Dojo MIN 1 Pangandaran Udin yang akrab di panggil Kang udin, ujian kenaikan tingkat ini merupakan salah satu agenda rutin yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali oleh BKC yang diikuti dari beberapa dojo, diantaranya dojo Kalipucang, Padaherang dan dojo Mangunjaya.

"Sementarauntuk dojo Kecamatan Sidamulih, Parigi dan Pangandaran kemungkinan akan dilakukan ujian susulan, karena tempatnya jauh," terang Udin.

Di tempat yang sama ketua staf pelatih BKC Kabupaten pangandaran Kurniadi  menjelaskan, ujian ini juga untuk mengukur kemampuan anak dari lamanya latihan selama 6 bulan. Untuk itu club perlu menguji sampai dimana skill individunya, perkembangan gerakan ke gerakan lainnya dan mental trainingnya agar karateka bisa lebih naik lagi.

"Dan yang tidak kalah penting adalah adrenalin dan kualitas anak,” ujarnya.

Dengan berbagai prestasi yang telah di peroleh Kurniadi juga berharap BKC Kabupaten Pangandaran mampuh meraih prestasi gemilang pada even kejuaraan.

"Walau saat sudah banyak prestasi yang di raih atlit BKC kabupaten Pangandaran, tapi kita tidak boleh puas sampai disini," imbuhnya.


Berikut rekapitulasi hasil perolehan mendali atlit BKC Stars Pangandaran pada Event SAMANDA CUP 2 :

1. Roma Handi Yantoro Juara 1 Kumite -55 kg dan -67 kg Senior Putra

2. Maria Noviana Juara 1 Kumite U21 dan Senior -50 kg Putri

3. Alfi Hidayati Juara 1 Kumite U21 dan Senior -55 kg Putri

4. Kevin Fonsecha Juara 1 Kumite Junior -68 kg dan Putri

5. Sinta Rahma Putri Juara 1 Kumite Cadet -47 kg Putri

6. Septriana Pratama Juara 1 Kumite Cadet -63 Putra

7. Rizna Aliya Safitri Juara 2 Kumite U21 dan Senior -61 kg Putri

8. Sinta Rahma Putri Juara 2 Kata Cadet Putri

9. Dina Ayu Juara 2 Kata Pemula Putri

10. Anisa Putri Amelia Juara 3 Kumite U21 dan Senior -55 Putri

11. Firda Rismaya Juara 3 Kumite U21 dan Senior -50 Putri

12. Bella Binafsihi Juara 3 bersama Kumite -30 kg Putri

13. Micko Zora Aryasatya Juara 3 bersama Kumite Pemula -40 kg Putra

14. Lisa Pebrianti Juara 3 bersama Kata U21 Putri

15. Adelia Juara 1 Festival Kumite SMA Putri-50 Kg 

16. Rizal Juara 1 Festival Kumite SMA Putra -60 Kg 

17. Putradian Juara 1 Festival Kumite SMA Putra -60 Kg 

18. Jihan Mecca Febbiyan Juara 1 Festival Kumite SMP Putri +40 Kg 

19. Putri Raisya Juara 1 Festival Kata SMP Putri Putih-Orange

20. Fahrezi Juara 2 Festival Kumite SMA Putri -50 Kg 

21. Lika Azkia Juara 3 Festival Kumite SMA Putri +50 Kg 

22. Dewi Oktaviana Putri Juara 3 Festival Kumite SMP Putri +40 Kg

23. Rina Juara 3 bersama Kata Junior Putri

Dengan Total 11 mendali Mas , 4 Perak dan 8 Perungu. (TnT)

Kosti Pangandaran Siap Berkontribusi Di Sektor Pariwisata


PANGANDARANNEWS.COM
-Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) kini hadir di kabupaten Pangandaran dengan wajah dan semangat baru, walau sudah lama hadir namun kali ini Kosti sudah memiliki legalitas dan kapasitas yang bisa menambah kepercayaan terutama bagi para penggemar sepeda tua.

Kini Kosti pun terus berbenah mulai dari tertib administrasi, struktural kepengurusan hingga rencana program-program pun lebih strategis.

Seperti disampaikan ketua Kosti Pangandaran, Agus Teguh Suryaman saat dihubungi ditemui PNews Taman Paamprokan kawasan pantai pamugaran, jumlah pesepeda ontel yang tercatat di
Kosti Pangandaran lebih dari seratus orang yang tersebar di beberapa klub di kecamatan Cijulang, Parigi dan kecamatan Pangandaran.


Menurut Agus Komunitas ini menaungi para penggemar dan pencinta sepeda tua sejenis sepeda Onthel, yang dinamai onthelis dan onthelista (bagi wanita).

"Saya berharap Kosti yang didominasi kaum tua ini bisa tetap eksis serta ikut bersinergi dengan pemerintah sesuai porsinya," ujar Agus.(04/03)

Agus jugavmengingatkan kembali agat semua onthelis bukan hanya eksis tetapi mampu bersama-sama dengan pemerintah daerah memajukan Pangandaran sebagai daerah pariwisata.

Sementara menurut Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Pangandaran, Hj Ida Nurlela Wiradinata yang hadir didampingi Wakil Bupati Pangandaran sekaligus Ketua Dewan Penasehat Kosti, H Ujang Endin Indrawan, menyampaikan,

Dalam acara tersebut hadirl ketua Kormi (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) yang membawahi Kosti yaitu Hj. Ida Nuralela Wiradinata. Dan juga Wabup Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan yang sekaligus ketua Dewan Penasehat Kosti, pihaknya mendorong agar Kosti terus berperan aktif dan membantu pemerintah daerah dalam sektor masing-masing.

"Saya berharap semuanya, warga Pangandran dapat sehat, bahagia dan cerdas," ucap Ida.


Hal senada dikatakan Wakil Bupati Pangandaran Ujang Endin Indrawan, ia pun meminta agar semua onthelis terus memperkuat silaturahmi, karena dengan silaturahmi akan mendatangkan rizki.

"Mari kita hidupkan dengan mengekplorasi hasil kerajinan atau kreasi yang bisa membangkitkan ekonomi rakyat
dan jika para onthelis ini memiliki kemampuan dalam kerajinan silahkan pasarkan, ini lebih kreatif," kata wakil bupati.

Masih di tempat yang sama, ketua Kosti provinsi Jawa barat, Fredy Epriliansyah berharap setelah Kosti mendapat legetimasi ke depannya lebih maju dan bisa berkontribusi ke Pemkab Pangandaran. (harisfirdaus)

Jumat Curhat Jadi Sarana Polres Pangandaran Silaturahmi Dengan Warga


PANGANDARANNEWS.COM
- Menginjak genap 1 tahun ( 28 Pebruari 2023) berdirinya Polres Pangandaran terus memantau kondisi masyarakat sesuai tugas yang diemban Polri.

Seperti disampaikan Wakapolres Pangandaran, Kompol Arisbaya, SH saat kegiatan Jum'at Curhat di halaman Mesjid Miftahul Huda Dusun Babakanjaya RT 18 RW 07 Desa Kedungwuluh Kecamatan Padaherang, Jumat Curhat ini merupakan program Kapolri yang diaplikasi oleh seluruh jajaran institusi Kepolisian Republik Indonesia hingga ke jajaran wilayah hukum terendah di sektor kecamatan. (03/03)

Selain dihadiri warga, kegiatan yang turut dihadiri Babinsa Koramil 0625 Padaherang, Kepala BLUD Padaherang, Sekmat Kecamatan Padaherang, Tokoh Masyarakat, Tokoh Ulama, Ormas / LSM Se - Kecamatan Padaherang, Perangkat Desa Kedungwuluh dan citivisitas SMU/SMK Padaherang.

Di tengah-tengah masyarakat, Wakapolres menyampaikan,  sinergitas yang dibangun antara ulama, umaro dan masyarakat dengan instituasi kepolisian ini diharapkan bisa mengambil peran dalam mencegah kerawanan ketertiban dan keamanan serta meminimalisasi gangguan keamanan di tingkatan terendah.

Dan Polri selaku penegak hukum, menurut Wakapolres, dalam tugasnya tentu selalu melaksanakan pendekatan secara humanis sesuai tagline Polri PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).

"Untuk melayani laporan dan masukan dari masyarakat Polres Pangandaran siap melayani 24 jam," tegas Wakapolres.

Dalam kesempatan tersebut Wakapolres juga memberikan beberpa saluran layanan yang ada di Polres Pangandaran, diantara melalui hotline melalui Nomor WhatApps (WA) 0811-2442-110,  jejaring sosial media FB : polres pangandaran, IG : polres_pangandaran, TW : polres pangandaran, Tiktok : polres pangandaran. (TnT)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN