SEORANG PEJALAN KAKI MEREGANG NYAWA TERTABRAK KERETA API DI KAMPUNG PASIR PANJANG DESA KALIMANGGIS MANONJAYA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Seorang pejalan kaki meregang nyawa akibat tertabarak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di KM 281 Kampung Pasir Panjang Desa Kalimanggis Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. (08/06) 

Korban meninggal dunia diketahui bernama Nining (78) tahun warga Kampung Cisalam RT.002 RW.001 Desa Pasir panjang Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. 

Seperti disampaikan Kapolsek Manonjaya Polres Tasikmalaya Kota AKP Encon Muhasan, ia membenarkan sekitar jam 10.00 Wib telah terjadi kecelakaan seorang pejalan kaki, saat itu korban pulang dari pengajian melintas rel Kereta Api tanpa palang pintu.

Diduga terang Encon, korban tidak mendengar saat kereta api Lodaya Jurusan Bandung- Solo itu lewat sehingga ia pun tertabrak, sebenarnya korban sempat diteriaki warga namun korban tidak merespon kemungkinan karena fakror usia sehingga suara kereta api dan teriakan warga pun tidak terdengar oleh korban.

“Korban terlempar hingga 20 meter dengan kondisi hancur dibagian perutnya dan meninggal dunia di tempat “,  “terang Encon.

Korban pun langsung dievakuasi oleh tim gabungan dari Polsek Manonjaya, Koramil dan warga berkoordinasi dengan Unit Inafis Satreskrim Dan Unit Gakkum Sat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, dan membawa korban ke RSUD Dr Sukardjo Kota Tasikmalaya. 

Kepada warga, Encon menghimbau agar warga yang melintas di perlintasan tanpa palang pintu untuk lebih hati-hati dan ekstra waspada. 

"Kami tidak akan bosan untuk mengingatkan warga yang melintas disini, untuk lebih waspada dan berhati-hati agar kejadian sama tidak terjadi lagi," tegasnya. (Herman)


JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76, KAPOLRES TASIKMALAYA KOTA IKUTI BAKTI KESEHATAN DONOR DARAH

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-76, Polres Tasikmalaya Kota menggelar Bakti Kesehatan Donor Darah bertempat di Aula Mitra Bhayangkara Asrama Polisi Bojong Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya. (07/06)

Menurut Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si. kegiatan Donor Darah ini diikuti Personil Polres dan Jajaran Polsek juga dari Kodim 0612 Tasikmalaya, Brigif Raider 13/Galuh dan Lanud Wiriadianata serta masyarakat umum yang berpartisipasi untuk membantu stok darah di PMI Tasikmalaya.

"Kegiatan ini merupakan rangkaian dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara Ke-76," ujar Kapolres usai melakukan donor darah. 

Kapolres mengatakan kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah merupakan bagian dari rangkaian beberapa kegiatan Bakti Kesehatan lainnya seperti Vaksinasi dan Pengobatan Gratis.

“Saya berharap kegiatan ini bisa membantu masyarakat khususnya yang membutuhkan darah," ucapnya. (anwarwaluyo)


ASEP NOORDIN:”SUDAH SAATNYA PEMDA PANGANDARAN PUNYA PERDA TENTANG DRAINASE”

Ketua DPRD Pangandaran, ASEP NOORDIN
PANGANDARANNEWS.COM – Seiring dengan kondisi dan situasi yang ada sekarang sudah saatnya Kabupaten Pangandaran mempunyai Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang drainase, padahal perda ini dipandang sangat perlu apalagi di kawasan wisata.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran Asep Noordin kepada sejumlah awak media usai memimpin rapat paripurna di gedung DPRD Pangandaran.(06/06)

Asep berharap nanti rencana induk drainase ini bisa dibuat, karena kini banyak drainase di pemukiman, tempat wisata dan bahkan dipinggir jalan yang sudah banyak berubah.

"Ada yang dipakai air limbah dan sebagainya," ucapnya.

Hal tersebut ini kata Asep seharusnya jadi perhatian agar tidak menjadi persoalan kedepanterutama di objek wisata, karena walaupun pasir tapi tetap pengelolaan drainasenya harus baik.

Pada saat kajian nanti, imbuhnya, sebaiknya pemda melihat bagaimana konsep drainase yang dibuat sejak dulu, sejak zaman belanda dimana saat itu ada kanal-kanal menuju penampungan.

Asep juga berharap agar Pembuangan drainase ini tidak dibuang langsung ke laut, karena lokasi tersebut digunakan untuk berenang oleh wisatawan.

“Nantinya alur air permukaan bisa diarahkan ke aliran anak sungai cikidang setelah filterisasi dan ditata dengan rapih, " ucapnya. (PNews)




UNTUK TINGKATKAN DUNIA PENDIDIKAN, PEMKAB PANGANDARAN JALIN KERJASAMA DENGAN UNSOED PURWOKERTO

PANGANDARANNEWS.COM – Setelah dengan UNPAD Bandung dan perguruan tinggi lainnya, kini Pemerintah Kabupaten Pangandaran kembali menjalin kerjasama dengan Universitas Soedirman (UNSOED) Purwokerto Jawa Tengah.

bertempat di Gedung Integrated Academic Building Unsoed Purwokerto, baru-baru ini Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata menandatanganani kesepakatan bersama antara UNSOED dan Pemkab Pangandaran terkait peningkatan fungsi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, yang dihadiri Rektor Unsoed Ir. Akhmad Sodiq.,M.Sc.Agr, Para Wakil Rektor, Dekan Fakultas Kedokteran, Dekan Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Para Kepala Biro Lingkup Universitas Jendral Soedirman. 

Dan dari pihak Pemerintah Kabupaten Pangandaran hadir Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Bagian Pemerintahan beserta jajarannya.

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran menyampaikan, dalam kesepakatan bersama ini terdapat tiga aspek yang perlu digarisbawahi, diantaranya aspek pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Dan ini akan menjadi satu kaidah serta menjadi rujukan Pemkab Pangandaran dan Unsoed untuk bersama-sama mengembangkan tiga aspek tersebut, ”kata bupati.(03/06)

Menurut bupati, pihaknya berjanji akan terus mendukung kerjasama atau kesepakatan bersama ini serta mensupport serta mendukung, diantaranya dengan menyiapkan lahan seluas 10 hektare untuk dipergunakan Unsoed.

“Jadi kalau tahun besok Unsoed mau buka, untuk sementara eks gedung Dinas Pendidikan bisa dipergunakan, ”imbuh bupati

Bupati juga berharap kesepakatan kerjasama ini bisa menjadi awal yang baik, untuk peningkatan mutu dan layanan pendidikan di Kabupaten Pangandaran.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Bapa Ir. Akhmad Sodiq.,M.Sc.Agr, sekaligus saya mengucapkan selamat kepada pa rektor yang baru saja dilantik untuk memimpin Unsoed, ”ungkap bupati. (PNews)



KETUA DPRD PANGANDARAN: “PERLU ADANYA PENINGKATAN SDM PETANI, NELAYAN, UMKM, IKM DAN KOPERASI”

PANGANDARANNEWS.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pangandaran beberapa hari lalu membuat Pokok Pikiran (Pokir) terkait rencana dan prioritas program optimalisasi sektor ekonomi unggulan.

Seperti disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin, saat ini perekonomian Indonesia diwarnai dengan banyaknya UMKM, IKM dan Koperasi. Dan upaya agar sektor tersebut berjalan baik maka perlu ditunjang dengan kualitas tenaga kerja yang kreatif dan inovatif.

Dan untuk menunjang keberhasilan sektor-sektor tersebut, menurut Asep, perlu adanya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), seperti petani menjadi petani profesional.

"Sama, SDM nelayan kita juga harus jadi nelayan profesional, "kata Asep.(02/06)

Kata Asep, petani dan nelayan harus dibekali program dan fasilitasi teknologi sehingga jika sudah terwujud tahapan profesional dan cakap dalam penggunaan teknologi maka akan mempermudah pengembangan sarana dan prasarana agrobisnis sektor pertanian dan perikanan.

Asep juga mengatakan, perlu ada penguatan sumber daya UMKM dan koperasi yang berkesinambungan dan terintegrasi antar stakeholder serta dibutuhkan program penguatan sumber daya modal, SDM, manajemen, jejaring koperasi, UMKM dan IKM.

“DPRD tentu akan mendorong penguatan sentra industri kecil berbasis kelompok atau masyarakat sebagai ciri khas pengembangan wilayah, dan agar variabel tersebut mudah terealisasi tentu butuh peningkatan nilai investasi guna memperluas kesempatan kerja," imbuhnya.

Tak hanya itu, kta Asep program pelatihan pertanian, nelayan, UMKM, IKM dan Koperasi juga perlu sarana prasarana pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai pusat pelatihan yang lengkap.

"Dengan ditunjang sarana modern dan inovatif yang mampu mencetak tenaga kerja terampil, dan ini tentunya perlu dukungan pemda dalam pengembangan produk unggulan daerah," pungkasnya.(PNews)


MENPANRB KELUARKAN SE, BULAN NOPEMBER 2023 TENAGA HONORER AKAN DIHAPUS

PANGANDARANNEWS.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo beberapa hari lalu resmi mengeluarkan surat edaran (SE) bernomor B/185/M.SM/02.03/2022 tentang penghapusan tenaga honorer pada 28 November 2023, artiny sejak tanggal 28 November 2023 yang akan datang dipastikan sudah tidak ada lagi istilah pegawai honorer di setiap daerah.

Saat dikonfirmasi hal tersebut Kepala Badan Kepegawaian dan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani menjelaskan, penghapusan tenaga honorer ini baru akan dimulai pada tahun depan (November 2023), sehingga tenaga honorer saat ini masih diberi kesempatan agar bisa berproses mengikuti tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Sementara yang tidak boleh itu, kata Dani, menerima lagi tenaga non ASN atau honorer, dan bagi tenaga Non ASN yang masih bekerja akan menjadi prioritas saat mengikuti tes PPPK, “terangnya.(02/06)

Disoal kapan waktu tes P3K, Dani mengatakan hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan, atpi intinya BKPSDM Pangandaran akan bahas dulu soal surat edaran menteri ini dengan bupati.

Dani menjelaskan hingga saat ini ada 4300 tenaga Non ASN atau honorer di Kabupaten Pangandaran, dan paling banyak di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, 1267 orang dan Dinas Kesehatan 1278 orang.

Dani menyebut, dalam SE yang diterima ada beberapa hal yang ditegaskan, antara lain rasionalosasi jumlah Non ASN sesuai dengan jumlah CPNS baru yang masuk dan tidak lagi menerima tenaga Non ASN.

Sementara untuk nasib Non ASN, imbuh Dani, pihaknya merencanakan untuk pengajuan hal ini kepada Sekretaris Daerah terkait ada baiknya jika Pemkab Pangandaran memberikan pelatihan keterampilan dengan pesertanya tenaga Non ASN. Dan ini dimaksudkan agat tenaga Non ASN agar nantinya diberikan keahlian-keahlian sesuai bidangnya sehingga bisa memberikan kemandirian.

“Terlepas nantinya mau menjadi pengusaha atau tenaga ahli, dan pemkab memberikan mereka modal usaha," imbuhnya.

Sementara saat diminta tanggapannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran, Kusdiana mengatakan penghapusan tenaga Non ASN ini tentu akan berpengaruh terhadap beban kerja instansi.

Kusdiana menambahkan, dulu saat requitmen Non ASN sesuai beban kerja instansi, sementara kekosongan di instansi pada bidang tertentu jangan dari Non ASN. Sementara saat ini Pemkab Pangandaran baru menerima tenaga dari hasil CPNS tahun 2022 hanya menerima sekitar 500 CPNS.

“Tentu akibat penghapusan Non ASN ini akan banyak pengangguran baru, dan ini menjadi PR bagi pemda untuk menampung pegawai yang tidak lagi jadi tenaga honorer," ucapnya. (PNews)


POLSEK PAGERAGEUNG AJAK SMK PLUS YSB SURYALAYA DEKLARASIKAN PENOLAKAN GENK MOTOR

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS  -Bertempat di halaman sekolah, SMK Plus YSB Suryalaya di Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya beberapa hari lalu mendeklarasikan penolakan keberadaan geng motor yang selama ini meresahkan masyarakat. (31/05)

Seperti disampaikan Kapolsek Pagerageung Polres Tasikmalaya Kota AKP Erustiana saat menghadiri deklarasi tersebut, ini dilakukan dalam mendukung pelaksanaan Ops Libas dan Ops Bina Kusumah Lodaya 2022.

“Deklarasi ini juga sebagai upaya mewujudkan Harkamtibmas di kalangan pelajar agar tidak terjerumus ke pergaulan bebas seperti berandalan bermotor, “kata Erustiana.

Ia menambahkan, pihak kepolisian baik di tingkat polres hingga Polsek setiap malam melakukan patrol untuk  mempersempit kurang gerak geng motor di Tasikmalaya

Sementara itu Kepala Sekolah SMK Plus YSB Suryalaya H Deny Gandasaputra mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai upaya Polri dalam menanggulangi kenakalan remaja khususnya di kalangan pelajar. (anwarwaluyo)


DRAFT RENCANA PENGGABUNGAN USAHA PERUMDA BPR CIJULANG KE DALAM PERUMDA BPR BKPD PANGANDARAN

 


DISKUSI PK PMII STITNU AL FARABI PANGANDARAN ANGKAT TEMA IDEALISME PEMUDA DALAM MEMBANGUN GERAKAN MENYONGSONG PERADABAN

PANGANDARANNEWS.COM
– Bertempat di Sekretariat PMII Pangandaran beberapa hari lalu Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU) Al Farabi Pangandaran menggelar diskusi dengan mengangkat tema " Idealisme Pemuda Dalam Membangun Gerakan Menyongsong Peradaban".(02/06). 

Dalam kegiatan ini panitia mengundang dua narasumber, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pangandaran Rohimat Resdiana dan Ketua Majlis Pembina Komisariat (MABINKOM) PMII STITNU Al Farabi Pangandaran Jana Ermaya, Sebagai 

Ketua PK PMII STITNU  Al Farabi Pangandaran ,Yosep Saeful kepada PNews mengatakan, dissusi ini dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila 1 Juni 1945, dan dengan diskusi ini diharapkan bisa memberikan pemahaman terhadap implementasi nilai-nilai Pancasila kepada para Pemuda sebagai pundak perubahan untuk bangsa ini. 

Yosef menambahkan PMII STITNU  Al Farabi Pamgandaran akan tetap konsisten dan senantiasa berpartisipasi terhadap perubahan bangsa ini khusunya bagi kabupaten Pangandaran karena MII merupakan organisasi yang sejak awal berdiri selalu konsisten mengidentifikasi dirinya sebagai bagian dari masyarakat.

“Sehingga PMII selalu berusaha untuk berbela rasa dengan perjalanan dan perjuangan bangsa ini, “ungkap Yosef.

Dalam paparannya narasumber Jana Ermaya, memaparkan sejarah lahirnya Pancasila berawal pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945, pada saat itu Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) mengadakan sidang pertama untuk membahas dasar negara. Setelah itu, BPUPKI membentuk panitia kecil atau panitia sembilan yang bertugas untuk merumuskan kembali Pancasila sebagai dasar negara berdasarkan pidato Soekarno pada 1 Juni 1945. 

Jika kita melihat perjuangan para cendikiawan dan para ulama untuk membuat pancasila butuh pejuangan ekstra, maka kata Jana, kader-kader PMII di Pangandaran harus lebih peka dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. 

“Karena generasi muda sekarang adalah generasi penerus bangsa yang harus bisa menjaga, mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai pancasila dan Bhineka tunggal ika, "paparnya.

Sementara narasumber kedua, Rohimat Residana, mengungkapkan ia menyambut baik dan sangat mengapresiasi kegiatan refleksi hari lahir pancasila yang dilaksanakan oleh PK PMII STITNU Al Farabi Pangandaran ini karena pemuda hari ini merupakan sebuah generasi muda yang hidup dalam dunia era digital, sehingga teknologi informasi sangat mendominasi aktivitas keseharian mereka. Oleh karena itu tidak bisa dihindari penyebaran budaya luar baik yang positif maupun negatif masuk mempengaruhi paradigma generasi muda, dan ini perlu dilakukan sebuah revitalisasi nilai-nilai luhur bangsa terutama pancasila sebagai falsafah bangsa agar mampu menjadi benteng bagi generasi muda.

Rohimat juga berpesan agar generasi muda bersikap toleransi kepada siapapun, baik dalam agama, suku dan dalam kehidupan sosial. Pancasila harus teraktualisasi secara objektif, artinya Pancasila harus diimplementasikan di dalam setiap aspek penyelenggaraan negara,  baik di bidang legislatif,  eksekutif,  yudikatif,  dan bidang kenegaraan lainnya.

“Selain itu Pancasila juga harus teraktualisasi secara subjektif, artinya lagi, Pancasila harus terealisasi dalam sikap pribadi setiap warga negara tanpa kecuali, "tegas Rohimat. (yusupsidik)

PERINGATAN HARI LAHIR PANCASILA DAN MOMENTUM WUJUDKAN SPIRIT DEMOKRASI PANCASILA

 

                                                         *Oleh : MUHTADIN, S.HI 

Pancasila adalah lima dasar yang merupakan prinsif dan falsafah negara (philosofische gronslag). Pancasila digunakan sebagai nilai dasar mengatur pemerintahan negara dan dasar untuk mengatur penyelenggaraan negara. Ada lima prinsip sebagai philosofische grondslag bagi Indonesia, yaitu ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Dari aspek sejarah, Pancasila sebagai dasar negara pertama-tama diusulkan oleh Ir.Soekarno pada sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) tanggal 1 Juni 1945, yaitu pada waktu membahas perumusan Pancasila sebagai dasar negara. Sejak saat itu pula Pancasila digunakan sebagai nama dari dasar falsafah negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia, meskipun pada saat itu itu terdapat beberapa tata urut dan rumusan yang berbeda. Kemudian ditetapkan pada 18 Agustus 1945 bersama-sama dengan UUD 1945. Berdasarkan rangkaian sejarah itulah pemerintah menetapkan 1 Juni sebagai hari bersejarah yakni hari kelahiran Pancasila.  

Sebagai dasar negara, Pancasila menjadi dasar dan pedoman bahwa setiap tindakan rakyat dan Negara Indonesia harus sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Secara historis, nilai-nilai Pancasila diambil dari budaya bangsa Indonesia sendiri, ia merupakan kekayaan budaya, intelektual dan nilai-nilai luhur asli milik bangsa Indonesia. Sehingga mempunya fungsi dan peranan yang sangat luas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila harus menjadi pedoman bagi kehidupan rakyat dan Negara Indonesia dalam segala bidang kehidupan, meliputi politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan keamanan, dan seluruh aspek kehidupan lainnya.

Sistem politik Indonesia harus sesuai dengan Pancasila sebagai paradigma, yaitu sistem politik demokrasi Pancasila. Dimana demokrasi berarti kekuasaan berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Sehingga dalam proses pembangunan politik, rakyat Indonesia harus ditempatkan sebagai subjek politik bukan hanya sekedar objek politik. Untuk itulah sebagai spirit pendidikan politik bagi rakyat, kita belajar bahwa demokrasi Pancasila memberi tempat utama bagi kedaulatan rakyat lewat permusyawaratan rakyat. Dalam kontek berdaulat bukan berarti rakyat bebas melakukan segala hal, melainkan rakyat memikul tanggung jawab untuk menjaga arah pengelolaan negara agar selalu berorientasi pada kesejahteraan umum. Inilah suatu hikmat kebijaksanaan yang sepatutnya memandu segenap proses permusyawaratan rakyat dalam pendidikan politik demokrasi Pancasila.

Pemilu dan Pilkada Sebagai Wujud Demokrasi Pancasila

Dalam demokrasi Pancasila, permusyawaratan rakyat bertali-temali dengan partisipasi rakyat. Permusyawaratan rakyat membutuhkan keterlibatan dan partisipasi yang memastikan bahwa tidak ada hambatan sistematis bagi warga negara untuk turut serta berpolitik. Partisipasi warga negara dalam politik yang didasarkan pada nilai-nilai demokrasi menjadi suatu ukuran bahwa kemerdekaan terjadi dalam hak-hak warga negara untuk berpolitik. Lebih lanjut ia membutuhkan kesadaran yang memastikan bahwa kualitas partisipasi warga negara dapat memelihara pengambilan keputusan untuk tidak mengingkari kepentingan bersama.

Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah serentak langsung, sekurang-kurangnya sepuluh tahun terakhir, memberi ruang keterlibatan dan partisipoasi yang luas bagi warga negara. Partisipasi tersebut diantaranya sebagai peserta (calon), sebagai penyelenggara pemilu, sebagai pemilih yang cerdas, dan sebagai masyarakat yang terlibat secara aktif dalam setiap momentum perhelatan politik tersebut. Namun, belum meratanya kesadaran dan kecerdasan politik rakyat masih menghantui partisipasi politik rakyat yang berkualitas. Problem ini membutuhkan solusi pendidikan politik yang matang bagi rakyat.

Dalam perspektif demokrasi Pancasila seperti di Indonesia, pemilu merupakan sebuah sarana untuk membentuk kekuasaan berdasarkan kedaulatan rakyat. Dimana rakyat memiliki peran dan tanggung jawab yang sama untuk menentukan arah pembangunan bangsa dengan menuangkan kedaulatan yang dipegang melalui pemilu. Dalam pemilu kebebasan warga negara terwujud melalui penyerapan suara sebagai bentuk partisipasi publik secara luas.

Pelaksanaan pemilu dilandasi pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 alinea keempat, yaitu: "disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat". Kemudian perubahan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 1 ayat 2 menegaskan bahwa: "kedaulatan berada ditangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar."

Berdasarkan ketentuan Pasal 22 E ayat 1 UUD 1945, pemilu dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, dan jujur serta adil. Langsung artinya rakyat memilih wakilnya secara langsung sesuai hati nuraninya tanpa bisa diwakilkan kepada pihak lain, artinya keputusan politik seorang warga negara melekat langsung secara pribadi. Umum yaitu semua warga negara yang sudah memenuhi persayaratan untuk memilih, berhak mengikuti pemilu. Arti dari bebas adalah setiap warga negara bebas menentukan pilihannya tanpa ada tekanan atau paksaan dari siapapun. Sedangkan rahasia yaitu dalam memberikan hak suaranya, pemilih dijamin kerahasiaan data dan tidak diketahui oleh pihak manapun.

Sementara itu arti jujur menekankan bahwa setiap penyelenggaraan pemilu, aparat pemerintah, peserta pemilu, pengawas, pemantau, pemilih serta semua pihak harus bersikap jujur. Asas adil, bahwa dalam penyelenggaraan pemilu peserta dan pemilih mendapat perlakukan yang adil dan bersikap adil memiliki posisi dan kedudukan yang sama sesuai peraturan yang berlaku.

Melalui nilai yang terkandung dalam asas, prinsip dalam penyelenggaraan pemilu dan pilkada itulah nilai-nilai demokrasi pancasila di implementasikan. Pelaksanaan pemilu dan pilkada sebagai wujud demokrasi pancasila harus dimaknai sebagai sarana kedaulatan rakyat yang secara bebas dan bertanggungjawab bisa dilaksanakan. Dalam setiap tahapan pemilu dan pilkada ruh dan spirit Pancasila harus menjadi dasar bagi elemen bangsa yang terlibat.

Dengan demikian melalui momentum peringatan Hari Lahir pancasila 1 Juni 2022, seyogyanya kita mengambil spirit dan hikmah sebagai bekal menghadapi perhelatan politik demokrasi kita yaitu pemilu dan pilkada serentak tahun 2024. Pemilu dan Pilkada untuk bisa benar-benar dimaknai sebagai sarana kedaulatan rakyat untuk memilih perwakilan dalam badan dan lembaga perwakilan legislatif dan eksekutif yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Dan kita berharap semoga pemilu dan pilkada serentak 2024 berjalan lancar sesuai dengan harapan kita bersama dalam mewujudkan spirit demokrasi pancasila.**

*Penulis adalah Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran-Mahasiswa Magister Ilmu Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung


PEMKAB PANGANDARAN AKAN SUNTIK MODAL PERUMDA BPR BKPD

PANGANDARANNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Pangandaran berencana menambah penyertaan modal Perusahaan Umum Daerah (Perumda) BPR BKPD Pangandaran sebesar Rp 1,5 milyar, sebenarnya rencana ini akan dilaksanakan tahun 2021 lalu namun karena kondisi keuangan daerah pada tahun 2021 mengalami refocusing pada penanganan pandemi covid-19 sehingga baru bisa dilaksanakan tahun ini.

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, diharapkan dengan penambahan modal ini BPR BKPD Pangandaran bisa mengkatrol laju perekomian masyarakat. 

Karena BPR BKPD merupakan satunya-satunya perusahaan milik pemda pada sektor perbankan, sehingga kata Jeje, Pemkab Pangandaran sebagai pemilik perusahaan berkewajiban untuk membantu BPR BKPD.

Insaalloh penyertaan modal ini akan diserahkan pada bulan juli mendatang, “ungkap Jeje, kepada PNews di ruang kerjanya.(30/05)

Sementara saat ditemui Direktur BPR BKPD Pangandaran Yana Maulana membenarkan, penambahan penyertaan modal tersebut merupakan upaya Pemkab Pangandaran untuk lebih mengoptimalkan BPR BKPD.

Disoal rencana merger atau penggabungan BPR BKPD Pangandaran dengan BPR BKPD Cijulang, Yana mengatakan, sekarang tinggal menunggu keluar ijin operasional dari pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Mudah-mudahan merger ini bisa dilaksanakan bulan juni sekarang, “ucap Yana. (PNews)


182 CALON JEMAAH HAJI ASAL PANGANDARAN TAHUN 2022 DIRENCANAKAN BERANGKAT TANGGAL 26 JUNI

Kepala Kamenag Pangandaran, H. Supriana
PANGANDARANNEWS.COM - Tidak semua jamaah haji tahun 2020 dapat diberangkatkan tahun 2022, pasalnya sekarang ada pengurangan kuota dan pembatasan usia, yaitu maksimal 65 tahun.

Demikian dikatakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran H Supriana kepada PNews saat dijumpai di kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pangandaran di Desa Cintakarya Kecamatan Parigi. (30/05)

Menurut Supriana, pembatasan usia tersebut merupakan kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Arab Saudi.

“Insaalloh tahun ini sebanyak 182 calon Jemaah haji dengan cadangan 36 orang yang akan berangkat dari Kabupaten Pangandaran, “terangnya. 

Namun nominatif ini kata Supriana masih dalam proses verifikasi karena dimungkinkan ada jamaah haji yang akan menunda keberangkatannya, misalnya karena alasan nomor porsi pasangan/orang tuanya tidak ada dalam urutan karena tahun ini tidak ada penggabungan mahram. Atau bisa saja karena pasangan atau orang tuanya sudah melampaui usia 65 tahun.

Supriana menambahkan, pihaknya juga memastikan seluruh calon Jemaah harus sudah melaksanakan vaksin I, II dan III (booster) serta melakukan tes PCR, 72 jam sebelum berangkat.

Walau sudah dipastikan tanggal pemberangkantannya yaitu tanggal 26 juni, namun menurut Supriana hingga saat belum ditentukan di mana lokasi titik berangkatnya.

“Mungkin di taman Paamprokan, Gedung Islamic center atau pun lokasi lainnya, karena sampai hari ini panitianya pun belum terbentuk, “ucap Supriana. (PNews)


KETUA DPRD PANGANDARAN :”SAYA MENILAI PERLU ADA PERDA TENTANG PENDIDIKAN PANCASILA DAN WAWASAN KEBANGSAAN”

Ketua DPRD Pangandaran, ASEP NOORDIN
PANGANDARANNEWS.COM – Saat ini sudah saatnya mnempunyai Peraturan Daerah (Perda) tentan pendidikan pancasila dan wawasan kebangsaan.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Perrwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran Asep Noordin, saat ditemui sejumlah awak media di ruang kerjanya.(27/05)

Menurutnya kedua hal tersebut harus ditanamkan sejak masih di bangku sekolah hingga dewasa, sehingga rasa kecintaan terhadap negeri pun semakin tumbuh. Dan masyarakat juga perlu memahami falsafah serta pemahaman pancasila itu sendiri, jangan hanya hafal saja tapi harus paham apa itu pancasila.

"Di beberapa daerah yang sudah memiliki Perda tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini dan kami sedang berpikir ke arah situ,"kata Asep.

Pasalnya menurut  Asep, pendidikan pancasila dan wawasan kebangsaan ini harus diatur melalui regulasi, dan DPRD saat ini sedang mempelajari dan berkoordinasi agar di pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan bisa menerapkan Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini.

Tujuannya, imbuh Asep, agar ada sebuah upaya meluruskan ideologi bangsa ini jelas arah tujuannya sehingga generasi muda tidak lupa pada ideologi bangsa dan wawasan kebangsaan, dan sudah sepantasnya semua respek pada persoalan-persoalan ideologi bangsa.

“Saya berharap melalui kajian yang panjang serta ilmiah, keinginan ini bisa terwujud, “ucapnya. (PNews)


KETUA DPRD PANGANDARAN MENYAYANGKAN AIR PEMBUANGAN HOTEL DAN RESTORAN MENGALIR KE PANTAI


Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin
PANGANDARANNEWS.COM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran Asep Noordin menyayangkan jika saluran air limbah hotel yang mengalir ke laut tidak segera diperbaiki, padahal Pemkab Pangandaran sudah mendorong agar segera dibuatkan IPAL.

“Dan langkah pemda tersebut sudah tepat, "tegas Asep. (25/05)

Menurutnya sangat ironis jika Pantai Pangandaran khususnya di lokasi berenang, jika masih dicemari limbah rumah tangga dari hotel.

Paling tidak kata Asep, ada 4 saluran pembuangan yang cukup parah yakni di kawasan depan kantor Balawista, Hotel Krisna, Hotel Bumi Nusantara dan Pasar Nanjung Sari.

Akibatnya saluran pembuangan air ke pantai tersebut menimbulkan bau yang tidak nyaman dan tidak sedap bagi wisatawan, karena dari saluran air tersebut masuk ke wilayah pantai yang digunakan untuk berwisata.

Asep beringinan agar pemerintah membuat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal di empat muara saluran yang masuk ke wilayah pantai yang nantinya bisa memisahkan partikel atau material penyebab pencemaran. 

"Bikinlah IPAL komunal agar penyaringan airnya terjaga dan hotel serta restoran berhenti untuk menggunakan saluran tersebut," pungkasnya.(PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN