BUPATI PANGANDARAN APRESIASI PARA PENGUSAHA HOTEL DAN RESTORAN YANG SUDAH TAAT PAJAK

PANGANDARANNEWS.COM - Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Pangandaran siang tadi menggelar acara Halal Bihalal bersama seluruh Pengusaha Hotel dan Restoran di Wilayah Kabupaten Pangandaran, bertempat  di Ballroom Laut Biru Resort Hotel Pangandaran.(24/05)

Acara tersebut juga dihadiri Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, Wakil Bupati Pangandaran H Ujang Endin Indrawan, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin H.M.M, Kepala Bapenda Kabupaten Pangandaran H Dadang Solihat S.Pd., M.Pd, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran Drs Trisno, Ketua PHRI Kabupaten Pangandaran Agus Mulyana, Pimpinan BJB Kabupaten Pangandaran serta Pejabat Lingkup Kabupaten Pangandaran.

Dalam sambutnnya Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata mengapresiasi PHRI yang telah bekerjasama serta berkomunikasi dan bersama-sama memecahkan masalah dari berbagai persoalan.

Bupati juga sangat apresiasi pada pengusaha hotel dan restoran yang telah memberikan pelayanan yang baik pada wisatawan yang datang. 

Ia juga berharap agar semua Pengusaha Hotel dan Restoran untuk terus berbenah dalam pembangunan Kabupaten Pangandaran sehingga menjadi Pangandaran yang Juara.

“Visi kita itu wisata, kita mempunyai potensi yang luar biasa pada sektor ini, dan melalui forum ini saya berharap ayo semua berbenah untuk pembuatan IPAL karena sejatinya Pangandaran kita oleh kita, untuk kita. Ayo kita bangun Pangandaran agar kita menjadi Pangandaran yang Juara,”ucap bupati. 

Sementara Kepala Bapenda Kabupaten Pangandaran H. Dadang Solihat, S.Pd., M.Pd menuturkanpihaknya ingin berkontribusi serta mengoptimalkan Penghasilan Asli Daerah (PAD) keuangan daerah Kabupaten Pangandaran menjadi mapan.

Menurutnya semua harus untuk berkontribusi terhadap PAD Kabupaten Pangandaran dan Bapenda sendiri terus berusaha mengoptimalkan pajak-pajak daerah.

“Kabupaten Pangandaran dibangun oleh kita semua sesuai tugas dan pokok masing-masing sesuai hak dan kewajiban, dan pembangunan yang ada di Kabupaten Pangandaran sudah luar biasa dan ini harus didorong oleh semua pihak, ” ucap Dadang. (PNews)


KETUA DPRD PANGANDARAN BERBAGI TIPS TERKAIT PENCEGAHAN PMK PADA HEWAN TERNAK

Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin
PANGANDARANNEWS.COM - Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin, HMM selain seorang politisi ia juga mempunyai latarbelakang sebagi dokter hewan, maka tidak heran jika ia paham tentang kesehatan hewan.

Asep mengaku ia memang berlatar belakang dokter hewan, sehingga jika ia akan mamnpu memberi saran untuk para peternak di Pangandaran agar terhindar dari wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Pertama yang harus dilakukan peternak adalah melakukan penyemprotan desinfektan di area kandang-kandang, kemudian merawat hewan ternaknya lebih bersih dan heginies lagi, “jelas Asep.(23/05)

Persoalan penyakit PMK diawali dari tata kelola dan tata laksana kandang, sehingga menurutnya tepat apabila di Kabupaten Pangandaran segera ada kegiatan desinfektan kandang pada para peternak selain kuda, khusus peternak sapi, kambing, kerbau termasuk hewan ternak yang terkena wabah PMK.

Tapi hingga saat iuni, kata Asep menurut laporan dari Dinas Pertanian bidang peternakan belum menerima laporan kasus PMK. Namun walau pun begitu Asep berharap para peternak harus tetap melakukan pembatasan kegiatan transportasi ternak dari daerah ke daerah khususnya di pasar hewan. Dan yang sekarang lagi merebak itu ada di Jawa Tengah dan Jawa Timur, sehingga peternak di Pangandaran harus membatasi adanya jual beli keluar daerah, apalagi jika tidak laku kemudian ternaknya dibawa kembali ke Pangandaran.

“Daerah yang terdekat sedang mengalami wabah PMK adalah Kabupaten Tasikmalaya, ini tentu harus menjadi perhatian khusus dalam pencegahannya, karena Tasik punya pasar hewan yang besar sehingga tidak menutup kemungkinan ternak-ternak yang ada disini dibawa kesana, dijual disana dan ketika tidak laku dibawa pulang lagi, “ujarnya.

Meskipun PMK tidak menular kepada manusia namun kata Asep, bahayanya penyebaran PMK melalui mulut atau air liur antar hewan ini sangat berpengaruh dan cepat menular. Menularnya bisa dari kontak fisik dan berliur, hingga menyebabkakan luka di mulut dan mengakibatkan luka di kuku hingga berbusa.

Asep mengungkapkan, almarhum ayahandanya merupakan pecinta kuda sehingga dari sejak kecil ia sering dibawa untuk menyaksikan kuda di arena pacuan.

“Dari ayah saya juga banyak belajar terkait hewan ternak seperti kuda ini sejak kecil bersama kedua kakanya, “pungkasnya. (PNews)


SEJUMLAH KUDA DARI BERBAGAI DAERAH ADU CEPAT DI VENUE LEGOK IKUTI BUPATI PANGANDARAN CUP

PANGANDARANNEWS.COM – beberapa hari lalu, tepatnya hari sabtu tanggal 21 Mei 2022, ratusan kuda dari berbagai daerah ikut meramaikan ajang Bupati Pangandaran Cup 2022, yang digelar di Venue Pacuan Kuda Legok Jawa Kecamatan Cimerak.

Selain dihadiri Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata kegiatan ini juga turut dihadiri Susi Pudjiastuti Menteri KKP periode 2014-2019, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin H.M.M, Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat S.H., S.IK, Ketua TP PKK Hj. Ida Nurlaela Wiradinata dan masyarakat penggemar pacuan kuda.

Tampak sejumlah kuda dengan postur kekar dan enerjik ini selain berasal dari Jawa Barat diantaranya ada dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulsel, Sulbar, yang tampil dalam 26 race dalam kejuaran ini.

Saat diminta komentarnya Susi Pudjiastuti, mengatakan, masyarakat Kabupaten Pangandaran harus bangga mempunyai venue pacuan kuda Legok Jawa ini karena lokasinya berada tepat di pinggir pantai.

Arena pacuan kuda seindah ini, kata Susi, cuma ada dua di dunia, satu di Inggris dan yang kedua di Indonesia yaitu di pangandaran. 

“Jadi tidak banyak Venue Pacuan Kuda yang sekaligus bisa menimati keindahan pemandangan pantai, dan kita harus bangga," Ucapnya.

Susi berharap kegiatan pacuan kuda ini bisa dilaksanakan setahun dua kali agar olahraga dan wisata di pangandaran semakin maju.

Ia menambahkan, Susi Air sendiri berencana pada bulan juli akan mengadakan jambore aviation, dan diperkirakan akan datang 100 pesawat terbang airomodeling dan pesawat kecil datang ke pangandaran.

Sementara Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menanggapi apa yang disampaikan mantan Menteri Kelautan Susi Pujiastuti ini akan menjadi perhatian serius Pemda, agar pacuan kuda ini menjadi event yang sudah tahunan, musiman, sejak saya ia masih SD, SMP sudah ada, memang harus terus berjalan.

Bupati juga menyampaikan terimakasih kepada para pemilik kuda yang sudah ikut serta meramaikan gelaran even pacuan Kuda Bupati Pangandaran Cup tahun 2022 ini.

"Terima kasih kepada komunitas pemilik kuda yang sudah luar biasa mengikuti balapan ini, nanti ada dua event lomba pacuan kuda yaitu  Bupati Pangandaran Cup dan Susi Cup, “ucap bupati. (PNews)


KUNJUNGAN KOMISI I DPRD PANGANDARAN DI DESA JANGRAGA PANTAU KESIAPAN PILKADES SERENTAK

PANGANDARANNEWS.COM – Untuk memantau dan persiapan Pilkades serentak yang akan diulaksanakan 28 Juli 2022, komisi I DPRD Kabupaten Pangandaran, Adang Sudirman, Citra Fitrioyani,  Wiwi Widianingsih, Hamdan, H Asikin dan H Anwar, melakukan kunjungan kerja untuk mengecek persiapan Pilkades di Desa Jangraga Kecamatan Mangunjaya, yang langsung diterima Camat Mangunjaya dan seluruh panitia Pilkades.  (23/05)

Dalam sambutannya Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Pangandaran Adang Sudirman mengatakan, dalam kunjungan kali ini DPRD ingin memastikan kesiapan pancalakdes yang ada di Desa Jangraga, baik persiapan anggaran maupun lainnya.

Sementara Kasubid PMD menjelaskan, ada 7 kecamatan termasuk di Mangunjaya yang tahun ini akan melaksanakan pemilihan serentak kepala desa, dan hari ini baru masuk pada tahapan penerimaan calon.

Terkait anggran ia mengatakan sudah tersedia di Dinas Keuangan Kabupaten Pangandaran sesuai peraturan yang ada, untuk melaksanakan pemilihan kepala desa pemda diwajibkan untuk memberikan bantuan keuangan. (TnT)


PCNU DAN MWC NU KABUPATEN CIAMIS GELAR SHOLAWATAN BERSAMA HABIB MUHAMAD ALWI AL HABSYI

PANGANDARANNEWS.COM – Dalam rangka penyebaran Syi'ar Islam Ahlussunnah Wal Jama'ah An-Nahdliyah serta untuik membuktikan bahwa Nahdlatul Ulama di kabupaten Ciamis benar-benar menjaga NKRI dan membuktikan bahwa Ciamis bukan kota teroris, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU dan MWC NU) Kabupaten Ciamis  gelar Sholawatan bersama Habib Muhamad Alwi Al Habsyi yang digelar di Kecamatan Cikoneng.(22/05)

Kegiatan ini dihadiri langsung Ketua PCNU Kabupaten Ciamis, KH. Arief Ismail Chowas, S.Ag, Angota DPRD Provinsi Jawa Barat, Johan Jauhar Anwari S.Sos.M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, Nanang Permana S.H, M.H, Ketua BMI Pusat,  Imam Subali dan Jajaran pemerintah Kabupaten Ciamis serta  para ulama dan para kasepuhan dari lingkungan Kecamatan Cikoneng.

Seperti disampaikan Kata Ketua Panitia Kegiatan NU Bersolawat, Kikim tarkim S.Ag., M.Si, tujuan  kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar dan juga syi'ar PCNU Kabupaten Ciamis guna menyebarluaskan ajaran Islam Ahlussunnah wal jama'ah Annahdliyah di Kabupaten Ciamis. 

Selain itu, terang Kikim, kegiatan ini juga sebagai bentuk jihad NU Kabupaten Ciamis dalam menghapuskan paham- paham radikalisme di seluruh penjuru Kabupaten Ciamis dan juga menghapuskan isu bahwa Ciamis merupakan imamnya radikalisme yang diimami para kelompok yang tak bertanggung jawab.

"Mudah-mudahan dengan dilaksanakan kegiatan ini bisa menjadi wasilah keberkahan bagi kita semua dan juga menjadikan Ciamis kota yang damai, indah, asri dan makmur masyarakatnya serta aman pula juga semuanya, “ungkap Kikim.

Hal senada dikatakan Ketua PCNU Kabupaten Ciamis, KH. Arif Ismail Chowas, S. Ag, sebagai warga NU  diwajibkan untuk memperjuangkan dan meneruskan perjuangan para ulama terdahulu. 

Arif juga berpesan kepada generasi muda dan santri khususnya yang ada di Kabupaten Ciamis Kecamatan Cikoneng agar terus berkomitmen menyiarkan ajaran Islam Ahlussunnah Wal jamaah An-Nahdliyah. 

"Ahlussunnah Wal jamaah An-Nahliyah adalah golongan yang senantiasa berpedoman pada ajaran Rasulullah SAW dan para sahabat yang harus kita amalkan, “tegasnya. (yusupsidik)




SEJUMLAH P3K TENAGA PENDIDIK KABUPATEN PANGANDARAN TERIMA SK

PANGANDARANNEWS.COM – Selain Melantik CPNS formasi tahun 2021, masih di Kampus PSDKU Unpad Pangandaran, sehari sebelumnya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata didampingi Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani, S.Sos., M.M, dan Kepala Disdikpora Kab, Pangandaran Dr. H. Agus Nurdin, M.Pd, juga melantik serta memberikan pembinaan pada Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjan Kerja (PPPK/P3K) tenaga pendidikan. (20/05)

Dio depan seluruh P3K dalam sambutannya Bupati menyampaikan kebutuhan guru di Kabupaten Pangandaran saat ini sangat mendesak, tahun 2020, 2021 Pangandaran mengalami suatu bencana non alam yaitu pandemi covid 19, dan di tahun 2021 Pemkab Pangandaran telah  menghabiskan anggran untuk penanganan covid-19 sebesar Rp. 200 M.

“Pendapatan daerah kita juga mengalami penurunan karena  wisata kita ditutup, dan saya sebagai Bupati tentu harus mencari jalan keluar dari kondisi keuangan yang kurang membaik ini sementara satu sisi kebutuhan SDM terutama guru sangat mendesak," kata bupati.

Setiap tahun guru ada ratusan guru yang pensiun dan kekosongan ini akan diisi melalui pola rekrutmen P3K, dan tentu kata bupati ia merasa senang karena pola rekrutmen P3K ini 100 persen putra-putri asal  Pangandaran.

"Ketika CPNS anak-anak Pangandaran yang lulus hanya 30 persen sedangkan 70 persen orang luar pangandaran namun dengan pola P3K ini, 100 persen orang Kabupaten Pangandaran semua," ujarnya.

Bupati pun beharap kepada seluruh P3K untuk bekerja dengan baik karena P3K ini merupakan bagian yang utuh dari ASN, tugasnya adalah mengajar, meningkatkan kualitas SDM. 

Menurutnya ia pun paham betul kinerja yang baik tentu harus berbanding dengan pendapatan yang baik pula, mudah-mudahan pandemik segera berlalu sehingga PAD Pangandaran terus meningkat.

“Karena tentu tidak manusiawi juga jika pemda tidak mendorong kesejahteraan guru, “pungkasnya. (PNews) 



BUPATI PANGANDARAN LANTIK 568 CPNS FORMASI TAHUN 2021

PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat di Kampus PSDKU Unpad Pangandaran 568 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten Pangandaran formasi tahun 2021 menerima SK CPNS yang diserahkan langsung oleh Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata, serta dihadiri Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan, Sekda Kabupaten Pangandaran Dr. Drs. H. Kusdiana, M. M., dan Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani S.Sos., M.M. (21/05)

Pada kesempatan ini dilakukan pembinaan kepada seluruh CPNS yang dibagi dalam dua sesi, pertama  dihadiri oleh 284 orang dan sesi kedua dihadiri oleh 284 orang, 568 orang ini merupakan orang-orang terpilih dari seluruh jumlah pendaptar sebanyak 8.953 orang. 

568 CPNS terpilih formasi tahun 2021 berasal dari berbagai daerah, diantaranya dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan dari luar pulau Jawa, sehingga hal ini menambah khasanah untuk memperkuat persatuan dan kesatuan Pangandaran. 

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata mengatakan, meskipun yang dari luar daerah Pangandaran lebih banyak, ini tidak menjadi persoalan karena baik orang asli pangandaran atau bukan yang penting sekarang harus menjadi orang Pangandaran.

“Teman-teman harus mencintai betul Pangandaran, jadi mulai sekarang harus menjadi orang Pangandaran, dan tentunya KTP Pangandaran, ”tegas bupati.

Jeje berharap CPNS formasi 2021 ini akan membawa perubahan baru yang positif untuk masyarakat Pangandaran, dan  kedepan nanti tentu masyarakat akan menunggu kiprah teman-teman, apa torehan tinta emas teman-teman pada kepentingan masyarakat Kabupaten Pangandaran.

“Dan tentu sejarah akan membuktikan ini semua, ”imbuhnya.

Jeje juga berpesan agar CPNS yang dilantik hari ini selalu menjunjung dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya karena menjadi PNS sejatinya untuk melayani kepentingan masyarakat.

“Anda semua adalah orang-orang pilihan, maka tentu harus berupaya sebaik mungkin bagaimana agar kinerja ini menjadi bagian yang paling penting, “ tegas bupati. (PNews)


RANGKAIAN KEGIATAN HARI LANJUT USIA NASIONAL KE-29 TAHUN INI AKAN DIPUSATKAN DI KABUPATEN TASIKMALAYA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Gaung peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke-29 yang diperingati setiap tanggal 29 Mei sangat terasa di kalangan para pendamping sosial dengan mematangkan berbagai langkah dan persiapan untuk menyambut peringatan tersebut.

Rencana pelaksanaan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke-29 pada 29 Mei 2022 mendatang kali ini akan dipusatkan di Kabupaten Tasikmalaya yang akan dihadiri langsung oleh Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini.

Seperti disampaikan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Parungponteng Ujang Sukmana, ia sebagai Kordinator assesment data terus mengkordinasikan ke semua pihak yang terlibat dari mulai pendamping sosial, operator, perangkat desa hingga tingkat RT guna suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Dari mulai fixasi segala hingga data yang berhubungan dengan para lansia yang selanjutnya akan diverifikasi oleh pihak kementrian sosial, “ungkap Ujang.(20/05)

Ujang menambahkan, ketepatan data para lansia sangat dibutuhkan pasalnya pada peringatan hari lanjut usia kali ini akan diisi dengan berbagai macam kegiatan, seperti pemberian bantuan rehab rumah tidak layak huni, bantuan sembako beserta nutrisi, pelayanan kesehatan, operasi katarak, bantuan alat rumah tangga dan alat bantu kesehatan bagi yang membutuhkan.

Berdasarkan data dengan tingginya jumlah lansia, maka kata Ujang, akan dibagi menjadi 2 kategori, lansia produktip dan tidak produktip.

“Dan khusus bagi lansia produktip akan ada bantuan berupa permodalan usaha, “jelasnya. (anwarwaluyo)


BULAN OKTOBER MENDATANG RIBUAN WISMAN AKAN KUNJUNGI PANGANDARAN IKUTI EVEN PAN ASIA HASH 2022

Alif Joko
PANGANDARANNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Pangandaran saat ini terus melakukan persiapan menjelang dilaksanakan Pan Asia Hash tahun 2022 yang akan dilaksanakan tanggal 7-9 Oktober mendatang.

Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata Grand Pangandaran selaku inisiator kegiatan ini pun terus bersinergi dengan pemda agar even wisata yang akan dihadiri sekitar 3 ribu wisatawan mancanegara (Wisman) dari 24 negara ini bisa lancar dan sukses.

Seperti disampaikan Direktur Grand Pangandaran Alif Joko, kepanitian kegiatan Pan Asia Hash ini memang menjadi domainnya Pemkab Pangandaran, dan Grand Pangandaran hanya sebagai pemilik legalitas saja.

Alif membenarkan, untuk persiapan menyambut even ini pemda bersama satake holder lainnya terus menggodog segala pesiapan agar even yang akan diselenggaran nopember mendatang ini bisa benar-benar sukses.

“Mudah-mudahan pada waktunya nanti Pan Asia Hash ini bisa sukses, ”ungkap Alif, kepada PNews di ruang kerjanya.(20/05)

Alif menjelaskan, pada Pan Asia Hash ini ada beberapa kegiatan yang sipatnya non kompetisi, seperti jalan sehat yang akan diikuti seluruh peserta dengan melewati sekitar 7 obyek wisata, seperti Pantai Pangandaran, Cagar Alam, Citumang, Greencanyon dan obyek wisata lainnya. Dan peserta kegiatan Pan Asia Hash ini merupakan komunitas-komunitas yang ada di negaranya masing-masing.

Seperti diketahui, lanjut Alif, beberapa tahun lalu pihaknya pernah mengajak Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata ke negeri China untuk menghadiri kegiatan Pan Asia Hash yang kebetulan tahun itu diselenggarakan di China. Dan pada saat dilakukan voting oleh 24 negara untuk menentukan negara mana yang akan menjadi tempat diselenggarakan Pan Asia Hash di tahun berikutnya ternyata Indonesia tepatnya Kabupaten Pangandaran menjadi pilihan seluruh peserta.

“Sebenarnya even ini harusnya dilaksanakan beberapa tahun lalu, namun karena kondisi pandemi sehingga Pan Asia Hash ini pun baru bisa dilaksanakan tahun ini, “terang Alif.  

Alif menambahkan, tujuan dari kegiatan ini salahsatunya untuk promosi pariwisata, sehingga diharapkan ribuan wisatawan atau peserta Pan Asia Hash yang datang ke Pangandaran bisa menyampaikan dari mulut ke mulut tentang keindahan alam, aneka kuliner dan lainnya tentang pariwisata Pangandaran.

Alif juga berharap agar nmasyarakat Pangandaran menyambut even ini dengan baik serta menjadi tuan rumah yang baik, sehingga para wisatawan yang datang ke Pangandaran merasa aman, nyaman dan ingin kembali lagi kesini.

Seperti dilansir sebuah media online, beberapa waktu lalu Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata terkait Pan Asia Hash, menyampaikan sekarang Pemkab Pangandaran sedang mengadakan persiapan untuk kegiatan tersebut dari berbagai sektor.

Jeje juga berharap agar masyarakat Pangandaran bisa mengambil kesempatan ini untuk memperkenalkan serta menjual komoditas olahannya pada para peserta Pan Asia Hash ini.

“Even ini merupakan kesempatan bagus untuk ajang promosi pariwisata sekaligus memperkenalkan produk-produk local kita, “ucapnya. (hiek-PNews)






WAGUB JAWA BARAT HADIRI PENGUKUHAN PENGURUS PUSAT KELUARGA MAHASISWA PANGANDARAN

Pangandarannews.com - Bertempat di aula setda Kabupaten Pangandaran  pengurus pusat keluarga Mahasiswa Pangandaran (PP KMP) Masa Khidmat 2022-2024 resmi di kukuhkan. (19/5). 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Polres Pangandaran, KPU Pangandaran, Bawaslu Pangandaran, ketua karang taruna, organisasi kepemudaan dan organisasi kemahasiswaan yang ada di Kabupaten Pangandaran. 

Usai pengukuhan dan halal bihalal acar pun dilanjutkan dengan Talk Show yang mengangkat tema "transformasi organisasi menuju Pangandaran maju dan mendunia" dipimpin moderator kawakan, Miftah Farid Ages serta tiga nara sumber, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, DR. H. Muhamad Agus Nurdin, M.Pd, Pembina KMP, Noval Muhajir Taufiqurohman, S.Pd.,Gr dan Ketua KMP Pertama, Hary Dwyan Fitriyana, S. Pd. 

Dalam paparannya Ketua PP KMP, Moch Lutfi Aditiya Hidayat, menyampaikan, secara sejarah Keluarga KMP dibentuk pada tahun 2012, dengan tujuan untuk mewadahi setiap mahasiswa dari berbagai kampus di Nusantara, yang diorientasikan untuk menjadi wasilah bersilaturahim dan sharing pengalaman.

"Maka dikepengurusan kali ini pun kami hendak ingin memformulasikan beberapa hal untuk kemajuan organisasi. Melalui visi besar yaitu transformasi organisasi menuju pangandaran maju dan mendunia, " Ujar Lutfi. 

Selain itu, kata Lutfi, sudah saatnya organisasi mahasiswa di Kabupaten Pangandaran melakukan perubahan dalam segi berpikir, bukan hanya sebagai oposisi ataupun kontrol pemerintah saja. 

Lutfi menjelaskan, KMP pusat ini menaungi beberapa kampus, diantaranya KMP Cabang Kampus STITNU, UNPAD baik Pangandaran maupun UNPAD Jatinangor, UPI, UNINUS, STKIP, UNFARI, UNSUD, dan IKHAC Mojokerto. Serta keanggotaan yang beragam jurusan ada yang jurusan pertanian, kesehatan, pendidikan, hukum, teknologi, sastra, budaya dan tentunya masih banyak lagi.Maka, potensi besar ini harus betul betul dapat dioptimalkan karena ini merupakan asetnya pangandaran.

Masih ketua KMP, Jika hari ini pemerintah dengan tujuan besarnya menciptakan wisata berkelas dunia, maka dengan memaksimalkan potensi para kaum intelektual ini, saya meyakini mahasiswa dapat berpikir jauh tentang bagaimana terciptanya pendidikan yang maju, kesehatan yang maju, petani yang maju, ekonomi yang maju dan lain sebagainya. Sehingga dengan demikian mahasiswa mempunyai peranan penting dalam mewujudkan tata peradaban yang lebih maju dan lebih baik lagi di kabupaten pangandaran.

"Saya tegaskan, KMP Pangandaran bukan berarti menjadi penjilat pemerintah, budak kekuasaan, melainkan kami sangat sadar akan tugas kami sebagai kaum kritis dan intelektual, “tegasnya.

Apabila suatu hari pemerintah membuat kebijakan-kebijakan yang tidak pro terhadap masyarakat, masih apalagi sampai melakukan penindasan, maka ucap Lutfi, pihaknya pastikan KMP akan menjadi garda terdepan dalam melakukan perlawanan.

Sementara dalam Sambutannya, Wakil gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyampaikan, ia sangat mengapresiasi dan sangat mendukung kegiatan kemahasiswaan yang dilakukan KMP.

“Seorang yang terdidik harus mempunyai ide dan gagasan yang besar untuk melakukan perubahan, “ujar Uu.

Uu juga menyampaikan beberapa point penting yang menjadi landasan perubahan, diantaranya harus punya kemauan, mampu berbuat dan memiliki keberanian. 

“Ini akan sangat penting dalam menyongsong ide dan gagasan besar agar yang dicita-citakan KMP terwujud, "ujar Uu. (yusupsidik)


INI PRESTASI GURU PANGANDARAN, BERHASIL CIPTAKAN KARYA ILMIAH UNTUK KEMAJUAN DUNIA PENDIDIKAN

PANGANDARANNEWS.COM - Guru merupakan tenaga profesional sejatinya mempunyai fungsi, peran, dan kedudukan yang sangat penting dalam mencerdaskan para peserta didik dan dalam mencapai visi pendidikan nasional, menciptakan insan cerdas dan kompetitif. Karena guru sebagai pendidik professional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi murid sehingga guru menjadi ujung tombak pendidikan. 

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DR. H Agus Nurdin S,Pd, M,Pd, saat ditemui PNews di ruang kerjanya. (17/05)

Menurut Agus, pengembangan profesi guru adalah kegiatan guru dalam rangka pengamalan ilmu dan pengetahuan, teknologi dan keterampilan untuk peningkatan mutu baik bagi proses belajar mengajar dan profesionalisme tenaga kependidikan lainnya maupun dalam rangka menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi pendidikan.

“Jadi selain tugas mengajar guru juga dituntut untuk kreatif dalam pengembangan ilmu dan kopetensi untuk meningkatkan profesionalismenya, “ ucap Agus.

Agus mengaku sangat bangga karena guru-guru yang ada di Kabupaten Pangandaran walau ada di daerah terpencil dan merupakan kabupaten paling bontot di Jawa Barat sudah mampu menunjukan prestasi luar biasa karena belum lama ini telah berhasil membuat karya tulis ilmiah. 

Karya tulis ilmiah ini ucap Agus merupakan suatu karya yang memuat dan mengkaji suatu masalah dengan menggunakan kaidah-kaidah keilmuan, menggunakan metode ilmiah di dalam membahas permasalahan, menyajikan kajian dengan menggunakan bahasa baku dan tata tulis ilmiah, serta menggunakan prinsip-prinsip keilmuan yang bersifat objektif, logis, empiris, sistematis, lugas, jelas dan konsisten.

Tak hanya bangga, kata Agus ia juga merasa haru saat menerima buku setebal 800 halaman berjudul Monograf Didactical Design Research karya seribu guru yang diuji oleh seorang guru besar di Universita Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung telah mempu menjawab bahwa berada jauh di pelosok tak menyurutkan minat guru-guru di Kabupaten Pangandaran untuk mampu berkarya.

“Saya hampir menangis saat membaca halaman demi halaman isi buku tersebut, karena ternyata sebagian penulisnya merupakan guru yang nota bene ada di pelosok, seperti di Langkaplancar, Selasari, Cigugur dan lainnya, “imbuh Agus.

Agus mengatakan, dan untuk ini pemerintah pun melalui Kementerian Pendidikan Nasional seperti diamanatkan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang- Undang nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, memfasilitasi guru untuk dapat mengembangkan keprofesian secara berkelanjutan.

Agus juga mengatakan atas nama Pemkab Pangandaran, khususnya Disdikporan memberikan apresiasi dan berterimakasih kepada seluruh tenaga pengajar yang sudah mendedikasikan diri semata untuk mencerdaskan siswa.

“Pesan saya, teruslah berkarya berikan yang terbaik untuk Kabupaten Pangandaran, “tegas Agus. (PNews)


KELOMPOK P3K MITRA CIKUPA SAAT INI GIAT REALISASIKAN PROGRAM PERCEPATAN PENINGKATAN P3-TGAI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kelompok Petani Pemakai Air (P3A) Mitra Cikupa saat ini tengah giat merealisasikan program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI) yang diturunkan pemerintah melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dirjen Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai(BBWS) Citanduy dari sumber dana APBN dengan Jumlah Anggaran Rp 195 juta.

Realisasi program P3-TGAI tersebut dialokasikan untuk saluran pesawahan blok Goa Ciguha sepanjang 319 meter, saat ini progress pengerjaannya sudah mencapai 70 % dan anggaran yang diturunkan pun baru 70 % atau sebesar Rp 136.500.000 dari total anggaran.

Ketua Kelompok P3A Mitra Cikupa, Agus merasa bersukur karena dengan adanya Program P3-TGAI ini masyarakat Cikupa yang memiliki pesawahan sekitar 5 hektar di Blok Goa Ciguha, tepatnya wilayah Kedusunan Kendeng Desa Cikupa, saat ini sudah bisa teraliri air meski baru tahapan 70% pengerjaan.

Kata Agus, program ini merupakan jenis perbaikan jaringan irigasi, jadi sepanjang 319 meter sesuai dengan ketentuan akan dikerjakan semaksimal mungkin.

“Dan kedepannya kami masih punya PR ratusan meter untuk mencapai semua saluran sampai maksimal dalam mengaliri pesawahan sampai tembus Blok Cikupa, “Ucap Agus.

Agus menambahkan, pihaknya sangat berterimakasih kepada Pemdes Cikupa, lembaga yang ada di Desa Cikupa, seluruh pihak yang telah ikut berpartisifasi untuk terelasisasinya program ini serta masyarakat yang turut andil dengan swadaya tenaganya hingga pekerjaan berjalan dengan cepat meski belum tuntas.

Masyarakat sebagai penerima azas manfaat tentunya sangat berterimakasih karena dengan ada pembangunan  saluran air untuk persawahan ini nantinya akan sangat membantu para petani.

“Sekali lagi kami mengucapkan terimakasih kepada pihak BBWS Cicanduy, BPD, Babimsa, tokoh masyarakat dan LPM yang telah bersinergi menyalurkan program mitra tani  kepada kelompok kami, “imbuh Agus. (anwarwaluyo)


KEMACETAN, LIMBAH DAN SAMPAH JADI CATATAN RAKOR EVALUASI PELAYANAN PARIWISATA KABUPATEN PANGANDARAN

Bupati Kab Pangandaran, JEJE WIRADINATA
PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat di ruang rapat aula setda, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata didampingi Wakil Bupati Ujang Endin Indrawan, Sekda Pangandaran Kusdiana dan Wakpolres Pangandaran, siang tadi memimpin Rapat Kordinasi Evaluasi Pelayanan Pariwisata di Hari Raya Idul Fitri 1443 H tingkat Kabupaten Pangandaran.(17/05)

Di depan peserta rapat yang hadir seperti Asisten I, II, III, stap ahli, Kepala SKPD, para camat, para Kapolsek dan lainya, dalam pemaparannya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, intinya jika semua serius, focus dan melakukan korfdinasi yang baik maka segalanya akan menjadi mudah.

“Kita semua harus berfikir dan focus bagaimana agar penghasilan daerah bisa meningkat, “ungkap Jeje. 

Menurut Jeje, jangan terlalu diambil pusing jika apa yang dilakukan selalu jadi bahan gunjingan, karena pada dasarnya apa pun yang dilakukan pasti ada lebih dan kurangnya. 

“Tadi sengaja waktu rakor evaluasi kali ini sengaja agak lama, ini dimaksudkan agar semua pihak mempelajar kondisinya masing-masing, “ujar Jeje.

Jeje mengatakan kunjungan saat libur lebaran lalu hampir mencapai angka 1 juta pengunjung,  dan itu hanya dalam waktu sekitar 8-10 hari saja. Sehingga PAD dari sektor pariwisata hingga bulan mei 2022 sudah mencapai Rp 14 milyar, sekitar 47 persen dari target pendapatan pariwisata tahun ini.

Disoal permasalahan seperti parkir, sampah dan kemacetan, Jeje mengakui halk tersebut memang perlu ditangani agar persoalan tersebut semakin bisa diatasi pada masa yang akan datang.

Tadi juga kata Jeje, ia memberi kesempatan pada kepala SKPD terkait seperti Dinas Perhubungan, DLHK, Bapenda dan Dinas Pariwisata untuk menyampaikan persoalan-persoalan yang memang seharusnya mendapat evaluasi dan perbaikan. 

“Seperti masalah sampah yang ada di pantai kita memerlukan kendaraan kecil dan seterusnya, “imbuh Jeje.

Sementara dalam kesempatan paparannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Sutrisno menyampaikan, di saat puncak kunjungan libur lebaran lalu ada sekitar 60-70 ton sampah di obyek wisata pantai Pangandaran, ditambah dari pantai Batukaras dan Batuhiu bisa mencapai 100 ton per hari.

Trisno mengatakan, para petugas sampah bekerja 24 jam sejak pukul 5 dini hari, dengan  kekuatan 13 armada dan sekitar 25 kontainer.

“Petugas kami sengaja bekerja sejak jam lima, karena jika pagi dan siang hari terjadi kemacetan sehingga armada pun sulit menjangkau lokasi container, “terang Sutrisno. (PNews)


PEMDES KARANGMEKAR ALOKASIKAN ANGGARAN DD TAHUN 2022 UNTUK PENINGKATAN SDM

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dengan anggaran bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2022, beberapa waktu lalu Kepala Desa Karangmekar Kecamatan Karangnunggal kabupaten Tasikmalaya mengadakan Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk 3 lembaga yang ada di desa, diantaranya FKDT, Poktan, dan Linmas. (13/5)

Seperti disampaikan Kades Karangmekar, Asep Bahtiar, dengan dilaksanakannya pelatihan dan peningkatan kapasitas SDM, baik para Guru Diniah Takmiliyah dalam lingkup lembaga FKDT, Kelompok Tani, dan Linmas ini merupakan salah satu upaya menyeimbangkan antara pembangunan fisik dan pembangunan SDM dari segi Pendidikan Agamanya, peningkatan keilmuan ketahanan pangan melalui Pertanian, dan tingkat keamanan lingkungan (Linmas).

Asep mengatakan pihaknya sengaja mengalokasikan sebagian anggaran yang telah diatur dalam juklak juknis penggunaan DD dimanfaatkan untuk pelatihan dan peningkatan kapasitas SDM.

“Karena saya piker peningkatan SDM pun sangat penting agar daya pikir sumber daya manusia bisa mengimbangi pembangunan di bidang fisik," uyngkapnya. 

Jika masyarakat cerdas, maka menurut Asep, akan muncul sebuah kekuatan yang paripurna, sejahtera lahir dan batin. Dan dengan kegiatan pelatihan SDM ini bertujuan untuk membangun kemajuan masyarakat serta kemakmuran warga desa.  

Di tempat yang sama Ketua FKDT Kabupaten Tasikmalaya Drs H Suryana, M.S.I menyampaikan apresiasinya, pasalnya dari 14 desa yang ada di Kecamatan Karangnunggal hingga saat ini baru Desa Karangmekar yang melakukan pelatihan peningkaran SDM bagi warganya.

Suryana berharap Desa Karangmekar bisa menjadi percontohan bagi desa lainnya sehingga semua desa bisa mengadakan pelatihan seperti ini.

Suryana juga sangat mendukung dan siap membantu dengan ikhlas demi kemajuan masyarakat guna meningkatkan kapasitas SDM khususnya di Desa Karangmekar.

“Semoga  Desa Karangmekar mampu membanggun perekenomian, religius serta masyarakat cerdas dan makmur, “ungkap Suryana. (anwarwaluyo)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN