Hari ini Kapolda Jawa Barat Resmikan Polres Pangandaran

Kapolda Jabar:”Polda Jabar Akan Tambah Personil Polres Pangandaran Secara Bertahap

PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat di alun-alun Parigi, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Suntana meresmikan Polres Pangandaran di Kabupaten Pangandaran sebagai satuan induk penuh serta melantik AKBP Hidayat sebagai Kapolres Pangandaran.(25/04)

Dalam sambutannya Suntana menyampaikan terimakasih kepada Bupati dan wakil Bupati Pangandaran, Ketua dan anggota DPRD Pangandaran serta juga pejabat terkait lainnya.

Kepada para awak media Suntana mengatakan, kehadiran polres di Kabupaten Pangandaran diharapkan dapat menambah kepastian keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta membantu beban  pemerintah daerah (pemda) agar lebih ringan dalam mengawasi wilayah.

Suntana juga berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga Polres Pangandaran bisa terbentuk sesuai dengan keinginan masyarakat karena atas dukungan semua  Polres Pangandaran bisa dibentuk dan diresmikan.

“Mudah-mudahan Polres Pangandaran bisa bekerja sesuai harapan masyarakat," kata Suntana, usai meresmikan Polres Pangandaran. 

Ia juga meminta agar masayrakat terus mengoreksi dan memberikan kritik kepada jajaran Polres Pangandaran, tentunya dengan koreksi dan kritik itu anggota polisi dapat bertugas dengan lebih baik. 

Dan khusus pesannya pada kapolres, jadilah polisi yang bisa menembak hati masyarakat karena jika  bisa itu maka kemitraan polisi dan masyarakat akan terjalin.

Suntana juga tidak lupa meminta dukungan dari aparatur lain dan masyarakat untuk menjaga kamtibmas di Kabupaten Pangandaran, seluruh kesatuan harus bisa berkoordinasi satu sama lain. Apalagi menurut Suntana, Kabupaten Pangandaran ini menjadi daerah tujuan wisata tentu semua harus terkoordinasi begitu juga protocol kesehatan (Prokes) harus tetap dijaga agar penyebaran covid-19 bisa dikendalikan.

Disoal keterbatasan personel di Polres Pangandaran, Kapolda menjanjikan pihaknya secara bertahap akan menambah personel, Polda Jabar akan memprioritaskan anggota kepolisian yang berasal dari Pangandaran untuk ditempatkan di Polres Pangandaran. 

"Karena saya yakin mereka sudah tahu kultur di sini," ujarnya.

Ia menambahkan, nantinya Polda Jabar juga akan menambah kendaraan operasional serta sarana dan prasarana juga akan dilengkapi, sehingga masyarakat yang membutuhkan pelayanan tak perlu datang ke Polres Ciamis lagi. #PNews











Selain Pantau Pos Mudik Lebaran Kedatangan Kapolda Jabar Lantik AKBP Hidayat Jadi Kapolres Pangandaran

Pangandarannews.com  - Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana hari ini meninjau Pos Pengamanan Arus Mudik di Pangandaran, mulai dari jalan raya Kalipucang hingga Pangandaran. (25/4).

Kepada jajaran polisi Suntana berpesan yang bertugas selama operasi ketupat lodaya melayani bisa masyarakat dengan baik serta berharap aparat kepolisian mampu bertindak seperti para tokoh di film Avengers dalam membantu masyarakat, khususnya di masa arus mudik dan liburan nanti.

"Dalam bertugas saya harap polisi bisa seperti tokoh Avengers, seperti Superman, Batman, Iron man dan pahlawan-pahlawan super hero lainnya dalam menghadapi arus mudik dan libur lebaran,"kata Suntana.

Suntana juga mengatakan sinergitas harus tetap dijaga oleh TNI/Polri, pemerintah dan elemen masyarakat serta bekerja sama dalam menghadapi setiap masalah yang ada. 

“Polisi akan kuat karena selalu bersama seperti yang dilakukan Avengers, “imbuhnya.

Selain meninjau Pos Pengamanan Arus Mudik lebaran, Suntana menjelaskan kedatangannya ke Kabupaten Pangandaran untuk melantik AKBP Hidayat menjadi Kapolres Pangandaran dan meresmikan penyerahan aset peresmian Polres Pangandaran setelah berpisah dari Polres Ciamis.

Ia berharap agar Kapolres Pangandaran bisa dekat dengan masyarakat, menjadi sahabat, memahami karakter dan jangan bikin masyarakat sulit. Karena jika polisi bisa menyesuaikan dengan masyarakat dan bisa membuat aman hati masyarakat maka sinergitas antara polisi dan masyarakat bisa tetap harmonis.

Kapoda Jawa Barat Irjen Pol Suntana yang didampingi Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Wakil Bupati Pangandaran Ujang Endin dan tokoh masyarakat eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pun berkesempatan menandatangi prasasti Polres Pangandaran.

Terbentuknya Polres Pangandaran ini menurut Suntana tak lepas dari peran dan jasa para tokoh masyarakat, seperti Susi Pudjiastuti dan Bupati Jeje dan dalam kondisi yang mendesak saat 7 tahun lalu waktu mengajukan berdirinya Polres.

“Kabupaten Pangandaran ini daerah yang diistimewakan di bagian selatan Jawa Barat, tentunya diperlukan sinergi dari berbagai pihak untuk mendukung dan meringankan beban pemerintah dalam melayani masyarakat," ucapnya.

Suntana juga menyampaikan, saat ini Polres Pangandaran masih membutuhkan banyak personel untuk memenuhi tugas-tugas kepolisian dan sekarang baru ada 266 personel dari kebutuhan 540 personel yang akan ditambah secara bertahap.

“Saya juga merencanakan akan memulangkan personil asli warga Pangandaran untuk bertugas di Polres Pangandaran untuk mengabdi di daerah sendiri di 9 Polsek yang tersebar di 10 kecamatan se-Kabupaten Pangandaran, “pungkasnya. #PNews


Wakil Bupati Pangandaran Hadiri Bakti Sosial PAMMI, Salurkan Santunan Untuk Anak Yatim

Pangandarannews.com – Beberapa hari lalu Wakil Bupati Pangandara H Ujang Endin Indrawan didampingi Ketua Tim penggerak PKK Kab Pangandaran Hj Ida Nurlaela Wiradinata, Kasat Binmas Polres Pangandaran menghadiri kegiatan Bakti Sosial Santunan Kepada Anak Yatim/ Piatu serta gebyar vaksin, bertempat di  Alun - alun Parigi.(22/04)

Kegiatan yang digagas Persatuan Artis Musisi Melayu Dangdut Indonesia ( PAMMI ) Kabupaten Pangandaran ini ada 195 orang anak yantim piatu dari 10 kecamatan se-Kabupaten Pangandaran mendapat santunan

Dalam sambutanya Wabup menyampaikan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus PAMMI Pangandaran  yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

“Kegiatan gebyar sosial ini intinya saat untuk berbagi kepada masyarakat di bulan puasa, bulan yang penuh rahmat, ”ucap Wabup.

Wabup juga berharap agar PAMMI Pangandaran terus berkarya hingga menghasilkan karya yang bagus dan disukai masyarakat, serta berharap PAMMI juga bisa terus berbagi serta memberikan maslahat bagi umat.

“Dan mudah-mudahan sodakoh yang koordanisakan PAMMI bisa bermanfaat bagi masyarakat serta kepada paradonatur yang telah memberikan subangsihnya kita doakan mudah mudahan amal ibadahnya diterima Allah SWT, ”imbuhnya. #PNews



Antisipasi Kemacetan Libur Lebaran Tahun Ini Polres Pangandaran Siapkan Sejumlah Rekayasa Lalu-Lintas

 AKBP Hidayat: “Arah pulang wisatawan dari Ciamis, Tasikmalaya, Bandung hingga Jakarta masuk Desa Selasari-Langkaplancar dan keluar di dari Cikohkol Banjarsari

Pangandarannews.com – Menjelang hari raya Idul Fitiri 1443 H tahun 2022 Polres Pangandaran siapkan beberapa rekayasa jalur lalu-lintas akses masuk ke objek wisata.

Seperti disampaikan Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat, jelang libur lebaran sejumlah objek wisata yang ada di Pangandaran diprediksi akan dipenuhi wisatawan, terutama kawasan pantai barat Pangandaran, sehingga untuk mengatisipasi kemacetan di jalur-jalur tertentu seperti yang terjadi di tahun sebelumnya, Polres Pangandaran pun telah menyiapkan beberapa rekayasa.

"Seperti untuk pintu masuk, kendaraan wisata dengan contra flow dan di pintu utama pantai barat Pangandaran dibagi menjadi 3 gate masuk dan 1 gate keluar dan satu gate untuk kendaraan motor, 2 gate untuk mini bus dan bus besar, "terang AKBP Hidayat. (19/4)

Sementara untuk pintu masuk jalan Cikidang menuju jembatan merah pantai timur akan dikhususkan kendaraan pribadi dan gate masuk pintu timur dikhususkan kendaraan pribadi dan warga lokal.

AKBP Hidayat menyebut mengatakan, untuk rekayasa arus lalu lintas saat situasi normal kendaraan dari arah Banjar maupun Jawa Tengah masuk melalui pintu pintu masuk utama, yang hanya dilalui Bus dan kendaraan pribadi.

Sedangkan untuk rekayasa arus dengan kontra flow pemberlakuan one way masih menggunakan jalur yang sama, masuk dari gate utama lalu belok kiri ke Jalan Baru Bulak Laut kemudian ke Jalan Kidang Pananjung menuju pantai barat.

“Namun bisa juga belok kiri lagi ke Jalan Pengadilan Lama kemudian menuju pantai timur, "jelasnya. 

Kapolres menambahkan untuk kanalis parkir di jalan Kidang Pananjung karena hanya 2 lajur dan banyak ditemukan parkir liar sehingga harus diarahkan ke kantor parkir atau menuju lapang Katapangdoyong di pantai timur.

Sedangkan untuk kendaraan arah keluar dipersiapkan 3 jalur, pintu utama gate, Alun-alun Paamprokan sampai dengan Wonoharjo dan Pintu Cikembulan, lalu ke arah pulang wisatawan yang dari Ciamis, Tasikmalaya, Bandung hingga Jakarta akan masuk ke Jalan Karangnangka, Desa Selasari, Kecamatan Parigi melalui Jalan Langkaplancar dan keluar dari Cikohkol, Banjarsari, Kabupaten Ciamis.

“Bagi wisatawan yang akan pulang, pada lajur arah punag tersebut banyak objek wisata yang dilalui seperti pantai Batuhiu, Green Canyon, Batukaras, Citumang dan Santirah, “kata Kapolres. #PNews


Jelang Lebaran Terminal Pangandaran Masih Sepi Penumpang

Pangandarannews.com – Jelang Hari Raya Idul Fitri yang tinggal beberapa hari lagi, di terminal Pangandaran jurusan Banjar, Ciamis dan Tasikmalaya nampak masih sepi penumpang. Kondisi ini tentu sangat dikeluhkan sejumlah awak bis karena setiap harinya untuk bus jurusan Pangandaran – Tasikmalaya tidak lebih dari 10 penumpang.

“Kondisi di bulan puasa memang selalu seperti ini, “ungkap salah seorang sopir bus, Ikin.(23/04)

Ikin mengatakan, begitu poun saat ini menjelang arus mudik Lebaran kondisinya masih masih lengang, bahkan di bus yang disopirinya pun belum ada penumpang yang naik, padahal sudah lama ngetem (menunggu).  

“Biasanya ramai penumpang jurusan Tasik-Pangandaran ini menjelang H-3, dan itupun hanya dari arah Tasik saja, sementara dari Pangandaran menuju Tasik biasanya terjadi pasca lebaran, “terang Ikin.

Selain karena masyarakat sekarang sudah memiliki kendaraan sendiri, kata Ikin kondisi ini karena banyaknya jasa mobil travel dengan layanan antar-jemput langsung dari dan ke tempat tujuan.

Sekarang ujar Ikin apa pun bisa dilakukan dalam genggaman tangan, jasa antar jemput ini bisa via online sehingga terminal pun semakin mulai sepi peminat dan akibatnya bus umum pun kehabisan penumpang.

“Untuk harga tiket Pangandaran-Banjar Rp25 Ribu, Pangandaran-Ciamis Rp40 ribu, dan Pangandaran-Tasik Rp40 ribu, “terang Ikin. #PNews




Pada Ajang Cerdas Cermat Tingkat Nasional SMKN Kadipaten Tasikmalaya Berhasil Sabet Juara III

Pangandarannews,com/tasiknews – SMKN Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya berhasil menorehkan prestasi menjadi juara III di ajang perlombaan Cerdas Cermat Tingkat Nasional yang diadakan Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung.

Seperti dusampaika Kepala SMKN Kadipaten, Junjun Nugraha SPD, SMKN Kadipaten keluar sebagai Juara ke 3 dari 59 peserta melalui seleksi di tahap pertama lolos 19 Provinsi kemudian tahap kedua lolos 6 Provinsi, dan babak semi final masuk 3 besar. Dan ketiga besar peserta tersebut yang bertarung di grand final dengan hasil sebagai berikut, juara 1 diari SMAN 1 Bangkalan (Jawa Timur), juara II SMK Katolik IPEKA Sunter (DKI Jakarta) dan juara III SMK Kadipaten (Jawa Barat).

“Dari hasil tersebut maka dipastikan Tim GeoNekad SMKN Kadipaten berhasil membawa uang pembinaan, Tropi dan Sertifikat, “ungkap Junjun. (22/04)

Junjun mengucapkan terimkasih kepada semuanya yang telah mendukung dan mendo'akan anak-anak untuk terus berkarya tingkatkan terus prestasi, dan selain wadah untuk meningkatkan kreativitas dan prestasi perlombaan Cerdas Cermat Tingkat Nasional ini juga bertujuan untuk penyaluran minat dan bakat serta hobi para siswa dalam bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan. 

“Kegiatan ini juga dapat membentuk jiwa dan kepribadian yang jujur, tangguh dan bertanggung jawab, teruslah berkarya dan tingkatkan prestasi untuk meraih cita cita kalian, “ucap Junjun. #anwarwaluyo-suherman



Isi Kegiatan Ramadhan, SMP Islam Al – Fadlillah Tobongjaya, Kembali Gelar Gerakan Cinta Ajengan, Anak Yatim dan Dhuafa

Pangandarannews.com/tasiknews - Keluarga besar SMP Islam Al-Fadlillah yang berlokasi di jalan raya Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya beberapa hari lalu kembali menyelenggarakan kegiatan sosial yang diberi tajuk “Gerakan Cinta Ajengan, Anak Yatim dan Dhuafa”, kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya diselenggarakan dalam rangkaian acara Pesantren Ramadhan Siswa SMP Islam Al-Fadlillah. (23/4)

Dalam kegiatan di tahun kedua ini panitia dan para siswa SMP Islam Al- Fadlillah memberikan Paket Makanan ringan, paket sembako, sarung dan uang tunai kepada puluhan ajengan, yatim piatu dan kaum dhuafa yang ada di wilayah Desa Tobogjaya Kecamatan Cipatujah dan sekitarnya.

Penanggung jawab kegiatan SMP Islam Al- Fadlillah Ivan Rivan Firdaus, S.Si, MPd menyampaikan, pihaknya bersama para siswa kembali melaksanakan kegiatan gerakan sosial di tahun kedua ini dengan jumlah penerima lebih banyak dari kegiatan serupa di tahun sebelumnya.

Kegiatan gerakan cinta ajengan, yatim piatu dan kaum dhuafa ini, kata Ivan sejatinya adalah untuk memanfaatkan momentum tersebut guna memberikan edukasi moral dan religius kepada anak didik serta makna pentingnya berbagi kepada sesama terutama dalam momentum bulan suci Ramadhan,  bulan penuh berkah. 

“Acara ini bisa terlaksana berkat dukungan dari para donatur, seperti  Sahabat Yatim, CV. HM Pratama, Klinik H Sayat Medica, Klinik Violetta, Metro Towing, RF Farm, CV Samijaya Putra dan berbagai pihak lainnya yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu, ”jelas Ivan.

Hal senada dikatakan Kepala SMP Islam Al- Fadlillah Asep Wahyu Rizki SPd, gerkan cinta ajengan merupakan rasa terimakasih kepada para ajengan yang ada di lingkungan Desa Tobongjaya yang telah membantu para peserta didik dalam memberikan materi keagamaan. 

Gerakan cinta anak yatim ini menurut Asep merupakan kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim yang ada di lingkungan Desa Tobongjaya, seperti  bagi- bagi takjil gratis untuk masyarakat dan pengguna kendaraan di depan sekolah.

Atas nama sekolah Asep juga tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada donatur dan para guru yang telah memberikan dukungan baik berupa harta, tenaga atau pemikiran untuk mensukseskan kegiatan ini

“Saya berharap semoga apa yang dilaksanakan ini bisa memberi manfaat bagi semua pihak,”pungkasnya. #udirustandi


PAC Ansor Karangkamiri Gelar Diskusi Bahas Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren

pangandarannews.com - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Desa Karangkamiri Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran dengan peserta pengurus dan  kader Ansor, Banser, IPNU, IPPNU, Fatayat dan Pengurus MWC NU, kemarin menggelar diskusi bersama untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, bertempat di Pondok Pesantren Fisabilulhuda Karangkamiri. (22/4)

Seperti disampaikan Ketua PAC GP Ansor Karangkamiri Yazid Mujahid, diskusi ini dilakukan untuk meningkatkan tradisi literasi serta  wujud kepedulian  Ansor dalam mengawal kebijakan pemerintah terutama terkait aturan pesantren.

“Kegiatan ini tentunya atas seijin dan arahan dari ketua MWC NU Karangkamiri” Ucapnya.


Sementara menurut salah seorang nara sumber, Muhtadin, ia mengatakan kajian ini sangat strategis dan kader ansor harus  terlibat serta mampu berkontribusi serta melakukan pengawalan terhadap penyusunan perda pesantren ini.

"Kader Gerakan Pemuda Ansor harus berkepentingan dan melibatkan diri dalam penyusunan perda ini, karena ini sangat strategis dan Ansor harus mengawalnya, " tegasnya disela-sela diskusi.

Dengan melakukan kajian Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan menurut Muhtadin, harus dikaji dari berbagai aspek baik filosofis, yuridis dan sosiologis juga menyangkut bagaimana mekanisme dalam pengaturan fasilitasi pesantren nantinya dalam perda tersebut.

"Perda ini akan berisi muatan norma, maka kita kaji bagaimana norma yang akan dihasilkan dalam perda ini, " tegasnya. (PNews)


Bupati Jeje Wiradinata Lantik Ratusan Pejabat di Lingkup Pemkab Pangandaran

Pangandarannews.com – Bertempat di alu-alun Pangbagia di halaman kantor Setda, beberapa hari lalu Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata melantik dan mengambil sumpah 239 pejabat, diantaranya Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional, Guru Yang Ditugaskan Sebagai Kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas. (22/04)

Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik diantaranya Drs. Yadi Setiadi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Drs. Hendar Suhendar S, M.M Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Drs. Tedi Garnida, MM Kepala Dinas Koperasi Usaha Keciil dan Menengah Perdagangan dan Perindustrian, dll. 

Dalam sambutnnya bupati mengatakan salahsatu mutasi rotasi ini dalam rangka pembinaan pegawaia gar siap dalam menjalankan pekerjannya.

“Selain itu tentu harus punya kemampuan dan kompetensi yang mumpuni sehingga dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya bisa baik sehingga bisa memperkuat kelembagaan di internal pemerintah Kabupaten Pangandaran, ”kata bupati.


Kepala daerah, kata bupati merupakan penanggungjawab pemerintahan seluruhnya namun kewenangan itu diberikan kepada SKPD, artinya keberhasilan sebuah pemerintahan menjadi tanggungjawab kepala daerah serta jadi tanggungjawab bersama.

Dalam umur yang baru 9 tahun, menurut bupati Kabupaten Pangandaran tentu masih banyak kekurangan yang harus diselesaikan dengan cara bekerja bersungguh sungguh, baik dari sisi administrasi dan sisi koordinasi, sehingga diperlukan kerja yang sungguh-sungguh dengan melihat tupoksi dan  bagaimana sebuah konsep pembangunan bisa berjalan dengan sebaik-baiknya.

“Oleh karena itu lakukan tugas dan tanggungjawab pada tuygas yang diberikan dengan sebaik-baiknya, ”ujar bupati.  (PNews)


Pemkab dan Polres Pangandaran Siagakan Ratusan Petugas Gabungan Jelang Arus mudik, Balik Serta Libur Idul Fitri 1443 H

Pangandarannews.com – Bertempat  di Alun Alun Paamprokan di kawasan pantai pamugaran Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2022 tingkat Kabupaten Pangandaran yang dihadiri Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat , S.H., S.I.K., Sekretaris Daerah Kab. Pangandaran Dr. Drs. H. Kusdiana, MM, Kepala OPD lingkup Kabupaten Pangandaran.  (22/4)

Usai pelaksanaan apel, kepada sejumlah awak media Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, kegiatan ini dalam rangka pengecekan kesiapsiagaan pengamanan menjelang hari raya Idul fitri dan libur panjang.

Setelah sebelumnya rapat koordinasi tentang pengamanan mudik lebaran dan libur panjang di Pemerintah Kabupaten Pangandaran dan Kepolisian Resort Pangandaran, kata bupati hari ini ditindaklanjuti dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2022. 

“Ini dimaksudkan untuk mengecek persiapan keamanan Hari Raya Operasi Ketupat Lodaya di Kabupaten Pangandaran, ”ucap bupati.

 Beliaupun menuturkan akan terus menjalin kerjasama dengan jajaran TNI Polri serta masyarakat sehingga pengamanan mudik dan libur panjang ini berjalan lancar

Bupati menambahkan, nantinya akan dilakukan sinergisitas antara Polisi, TNI dan Pemkab Pangandaran serta masyarakat, karena libur Idul Fitri tahun ini merupakan mudik yang pertama sejak 2 tahun terakhir ini dan wisata dibuka 100% karena Pangandaran berada pada level 1. 

“Tujuannya yang pertama agar pelaksanaan mudik dan arus balik berjalan dengan baik  dan kedua kunjungan wisata berjalan lancar dan tidak menjadi klaster covid-19, ”kata bupati.

Sementara Kapolres Pangandaran menambahkan pihaknya telah melakukan rekayasa jalur sehingga diharapkan pada saatnya nanti dapat mengantisipasi kemacetan yang sering terjadi pada saat mudik dan libur panjang.  

Karena Pangandaran merupakan daerah tujuan wisata kemungkinan lonjakan akan berada di H+1 sampai H+7, antisipasinya menurut Kapolres pihaknya sudah melaksanakan kegiatan pra-pengamanan disitu serta melaksanakan antisipasi jalur-jalur yang rawan macet saat H+1 sampai H+7 khususnya di lokasi wisata, bahkan Ia pun sudah menambahkan sejumlah pos dan ratusan aparat yang akan diturunkan dalam mengamankan libur kali ini.

“Ada Pospam dan Posyan sejumlah 17 dan satu pos terpadu di TIC denga kekuatan  267 personil terdiri dari TNI Polri dan Instansi tekait baik dari Basarnas, BPBD,  Pol PP, dan Dishub, “imbuh Kapolres. (PNews)


Diduga Depresi, Seorang Pria di Rajapolah Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakannya

 


pangandarannews.com/tasiknews -Seorang pria ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan di Kampung Bebedahan RT.003 RW.003 Desa Rajapolah Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (21/04/2022) siang. 

Kapolsek Rajapolah Polres Tasikmalaya Kota AKP Iwan Sujarwo membenarkan bahwa ada warganya meninggal dunia bernama Rahlan (79) tahun. 

"Ya benar tadi sekitar jam 13.00 Wib kami mendapatkan laporan adanya warga meninggal di kontrakannya," ujarnya. 

Dijelaskannya bahwa korban dtemukan pertama kali oleh saksi Ojo (70) yang merupakan tetangganya, saat itu saksi diminta istri korban untuk mengecek keadaan korban di kamarnya. 

"Saat itu saksi diminta istri korban untuk mengecek keadaan korban yang sudah 3 hari tertidur, namun saat saksi mendekat dan memeriksanya korban sudah dalam keadaan meninggal, " tambahnya. 

Kemudian saksi melaporkannya ke Polsek Rajapolah, selanjutnya menghubungi Piket Siaga dan Tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota untuk datang ke TKP. 

"Tadi kondisi tubuh sudah bengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap, setelah dilakukan meriksaan tidak ditemukan tanda tanda bekas kekerasan di tubuh korban, selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Rajapolah untuk mendapatkan pemeriksaan medis," pungkas Kapolsek AKP Iwan Sujarwo. 

Dari keterangan istrinya diketahui bahwa korban sudah lama mengidap sakit jiwa atau depresi.

(anwarwaluyo-hms)

GenRe Gaet DKBP3A Kabupaten Pangandaran dan BNN Ciamis Gelar Ngabuburit dan Sosialisasikan Bahaya Narkoba

pangandarannews.com – Bertempat di Rumah Makan Mina Famili di Kawasan Kampung Turis pantai Pamugaran, beberpa waktu lalu Forum Generasi Berencana (GenRe) Pangandaran bekerjasama dengan Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Pangandaran dan BNNK Ciamis menggelar ngabuburit bersama. (22/04)

Dengan mengambil tema “Penanggulangan Stunting dan Pencegahan NAFZA” kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 orang lebih dari perwakilan Pendamping PIK-R, Remaja PIK-R yang ada di lingkup Kabupaten Pangandaran, serta menhadirkan nara sumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis, Dian Ridwan Munawar, S.Psi., dengan materi Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba darimana Akarnya?.

Dalam paparan tersebut Ridwan menyampaikan pemerintah telah menyatakan bahwa Indonesia saat ini masuk dalam kondisi Darurat Narkoba, hal ini dibuktikan dengan terungkapnya kasus dengan barang bukti berupa 1 ton sabu.

“Dengan dasar inil juga masalah narkoba harus ditangani dengan serius serta perlu adanya sinergitas dan kerjasama dari seluruh komponen masyarakat,” ucapnya.

Ridwan menerangkan akar permasalahan narkoba diantaranya karena kurangnya pengetahuan tentang bahaya narkoba itu sendiri serta adanya ketidak harmonisan dalam keluarga, adanya kesenjangan sosial, dan gaya hidup.

Menurutnya dalam menanggulangi masalah narkoba sangat penting melalui program rehabilitasi karena program ini merupakan rangkaian upaya pemulihan ketergantungan bagi pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika yang mencakup rehabilitasi medis, rehabilitasi sosial dan layanan pasca rehabilitasi yang dilakukan secara kontinyu dalam satu kesatuan layanan yang terintegrasi.

Ridwan pun berharap kepada peserta yang hadir bisa menjadi pelopor anti narkoba dan dapat menyampaikan kembali pengetahuannya kepada masyarakat di lingkungan sekitar serta mampu bersinergi dengan BNN guna menanggulangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba khususnya di Kabupaten Pangandaran.

“Dan kepada pemerintah daerah, Kabupaten Pangandaran mempunyai garis pantainya semakin terjaga dengan berbagai upaya lebih baik sehingga ke depan semakin aman dari peredaran gelap narkoba,” tegas Ridwan.

Sementara, ketua GenRe Kabupaten  Pangandaran Arif Hikmawan Wiradinata mengatakan, kegiatan GenRe menjadi pembekalan agar khususnya kondisi anak muda selalu terjaga tidak terpapar kecanduan segala jenis narkotika.

“Banyak kabupaten lain yang memiliki destinasi parawisata, namun  pengguna narkotikanya cenderung rendah, kami berharap pangandaran-pun seperti itu," ucap Arif.

Kabupaten Pangandaran merupakan daerah tujuan wisata terbaik di jawa barat, maka kata Arif Gendre ingin membentuk kaum milenial agar memiliki karakteriatik anti narkoba paling tidak jauh dari prilaku yang sipatnya negatif. Dan untuk itu ia berharap pemda mampu memberikan program dengan  mengalokasikan anggaran supaya edukasi, pelatihan dan lain sebagainya untuk remaja tepat pada sasaran.

“Kami pun mengusulkan agar secepatnya di Kabupaten Pangandaran ada kantor BNN," ucap Arif lagi. (PNews)

Diduga Hendak Dibobol Maling, Mesin ATM Mandiri di Depan Minimarket Tasco Indihiang Terjadi Pengrusakan

Pangandarannews.com/tasiknews – Diduga dilakukan oleh seseorang yang akan mengambil tabungannya, terjadi perusakan Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) berlokasi di halaman Minimarket Tasco Jalan Ibrahim Adjie Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya.(21/04)

Saat dikonfirmasi Kapolsek Indihiang Polres Tasikmalaya Kota AKP H. Iwan, S.I.P, membenarkan perusakan Mesin ATM Mandiri diketahui sekitar jam 04.15 Wib oleh Nasabah yang akan mengambil uang.

“Usai menerima laporan kejadian tersebut kami [un segera menghubungi Tim Inafis dan Piket Siaga Polres Tasikmalaya Kota untuk olah Tempat Kejadian Perkara, “terang Iwan.

Setelah dilakukan olah TKP (tempat Kejadian Perkara), kata Iwan Tim Inafis dan Piket Siaga Polres Tasikmalaya Kota menemukan kondisi Mesin ATM sudah dalam keadaan rusak di bagian pintu mesin dan bagian keluar uang, tim pun mengumpulkan bukti lain termasuk dari CCTV ATM dan CCTV di  Minimarket.

"Untuk kerugian saat ini belum bisa dipastikan karena setelah olah TKP ini kami segera akan berkoordinasi dengan pihak Bank Mandiri," jelasnya.(anwarwaluyo-hms)


Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR-RI H Subarana Serahkan Bantuan di 5 Desa di Kecamatan Sodonghilir

pangandarannews.com/tasiknews – Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR-RI H. Subarna SE, M.Si, Serahkan Bantuan Sosial untuk 5 desa di Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya, diantaranya di Desa Muncang, Cipaingen, Raksajaya, Sukabakti dan Desa Lewidulang. Dalam kunjungan tersebut  H. Subarna, SE, M.Si, didampingi tenaga ahli DPR-RI Patria Deni Setiadi, S.IP dan sekretaris Inspektorat Jenderal Kemensos, Arif Nahari, menyerahkan bantuan sosial berupa kursi roda, tongkat, sembako dan permodalan untuk warga yang berhak menerimanya di 5 desa itu, bertempat di Gedung Olah Raga (GOR) Desa Raksajaya. (20/04)

Camat Sodonghilir, H.Uu Saepul Uyun, S.Sos., M.Si., dalam sambutan singkatnya menyampaikan ucapan terimakasih dan rasa syukur kepada Allah SWT atas kehadiran anggota dewan DPR-RI Fraksi Gerindra dari komisi VIII yang berkenan menyalurkan bantuan social kepada warganya, dan dengan bansos ini  diharapkan dapat meringankan beban masyarakat.

“Hari ini mungkin merupakan sejarah bagi Kecamatan Sodonghilir dalam kepemimpinan saya karena  kedatangan H. Subarna  dan berharap bagi kecamatan lain agar mendapatkan bantan sosial yang beliau terus perjuangkan, "ucap Uu.

Ditempat yang sama, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemensos, Arif Nahari mengatakan pihaknya mohon maaf karena bantuan yang dialurkan ini belum maksimal.

Dalam penyaluran bansos kali ini kehadiran anggota DPR-RI komisi VIII fraksi Gerindra H. Subarna  memberikan warna tersendiri yang sangat baik, karena dengan mottonya "nyata bukan mimpi bukti bukan janji "menjadi kehadirannya sangat diharapkan masyarakat dan pemerintah desa.

Arif menyebut, reprentasi Kemensos ada di DPR RI yang memperjuangkan program bantuan sosial tersebut dan anggota dewan DPR-RI H. Subarna datang di hadapan masyarakat Kecamatan Sodonghilir membawa program bantuan sosial sesuai data yang sudah masuk ke Kemensos.

“Penerima bantuan ini sesuai data yang sudah kami terima sekaligus menjawab apa yang diharapakan DPR, hanya sekali lagi mohon maaf bantuan ini masih kurang atau  belum semuanya terealisasi karena datanya pun kurang dan berharap masukan-masukan dari tingkat desa dan kecamatan agar untuk kedepan lebih sempurna, "jelasnya.

Sementara dalam sambutannya H. Subarna mengucapkan terimakasih kepada Kementriasos yang senantiasa mendampinginya, juga kepada Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya, pemerintah Kecamatan Sodonghilir, TKSK dan pemerintahahn desa serta rekan-rekan wartawan yang hadir dalam kegiatan ini.

Program bansos ini kata Subarna insya Allah tepat sasaran sehingga bantuan ini bisa bermanfaat walau pun bantuan belum sepenuhnya terealisasikan.

Subarna menuturkan, apabila masih ada warga yang seharusnya mendapatkan tetapi tidak mendapatkan, ini menjadi dosa semua karena bantuan tidak tepat sasaran. Maka dari itu DPRI khususnya komisi VIII akan selalu memperjuangkannya.

“Petugas juga harus jeli memasukan ke database di desa masingmasing, jadi jika yang sekarang belum mendapat bantuan sosial bukan belum beruntung tapi sedang diproses oleh semua pihak, "terang Subarna.

Mang Apud (80) Warga Dusun Lengkong Desa Raksajaya salah seprang penerima bantuan yang sedang mengalami sakit selama bertahun-tahun tidak bisa berjalan, mengungkapkan kegembiraanya karena baru kali ini ia mendapat bantuan dari pemerintah.

“Karek ayeuna abdi mah kenging bantuan dan tikamari mah tara menang (baru kali ini saya mendapatkan bantuan dari kemarin atau dari dulur belum pernah mendapat bantuan-red), “ungkapnya. (anwarwaluyo)




 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN