DINDING PEMBATAS AIR SUNGAI CIPANYIR AMBROL TERSAPU AIR DERAS CILOSEH

Cecep Priatna
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Dampak curah hujan yang tinggi di hulu sungai Ciloseh mengakibatkan tembok dinding pembatas air di pemukiman kumuh kawasan Cipanyir ( Cipedes - Panyingkiran ) ambrol tersapu air deras. (3/2)

Seperti dituturkan Ketua RW 16 Cipedes Cecep Priatna, sebelum kejadian tembok pembatas tersebut  sudah retak-retak dan sudah dikontrol oleh pihak Pemkot. 

Dan sebelum hujan kemarin, kata Cecep, pagar besi pun sudah ada sebagian yang putus dan besinya dibongkar oleh RW.11 dan RW.08.

“Kebetulan hari kemarin arus air dari arah hulu sangat besar dan masuk ke retakan tembok dinding pembatas air, “terang Cecep.

Dinding pembatas air ini sendiri ada bangunan lama dan bangunan baru, sedangkan kejadian ambrol di bangunan lama sedangkan bangunan baru tidak apa apa hanya besi penyangga saja yang rusak.

Cecep Priatna menambahkan kejadian ini terjadi pada jam setengah 5 sore saat hujan reda dari sungai Ciloseh yang berhulu dari Gunung Galunggung, dan dengan kejadian ini warga pun khawatir ambruknya tembok penahan air akan merembet.

“Tadinya yang ambrol hanya sekitar dua meter saja, kini memanjang jadi 10 meter, kami berharap ini jadi perhatian Pemkot, “ungkapnya. (ANWARWALUYO)


PEMKAB TASIK SEDIAKAN LAYANAN BENCANA MELALUI CALL CENTER PUSDALOP BNPB DI NOMER+62 821-2059-4513

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Hujan deras disertai angin kencang terus melanda wilayah Jawa Barat tak terkecuali Kabupaten Tasikmalaya, bahkan beberapa hari lalu hujan disertai angin dan juga es melanda wilayah Tasikmalaya sehingga beberapa rumah dan pohon besar di sejumlah ruas jalan baik di Kota atau pun Kabupaten Tasikmalaya mengalami kerusakan dan pohon  tumbang.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Tasikmalaya, H Cecep Nurul Yakin menghimbau dan mengajak kepada masyarakat Kabupaten Tasikmalaya agar selalu berhati hati dan menjaga keselamatan diri dan keluarga.kita

Kata Cecep, sekarang sudah memasuki musim penghujan banyak terjadi bencana di mana-mana, ada banjir, tanah longsor dan juga pohon pohon tumbang. 

“Untuk itu, saya menghimbau kepada masyarakat agar berhati hati dalam situasi seperti ini, ”kata Cecep. (03/02)

Wakil bupati juga mengajak masyarakat jika terjadi bencana yang tidak diinginkan di daerahnya masing-masing agar segera melaporkan kepada pemerintah melalui call center Pusdalop BNPB di nomer+62 821-2059-4513, karena laporan pun akan segera ditanggapi.

Selain berhati-hati wakil bupati juga mengajak dan meminta semua pihak agar mau menjaga dan melestarikan alam sekitar, karena ada beberapa bencana alam akibat dari tidak terjaganya kelestarian alam, seperti banjir dan longsor itu bisa disebabkan dari kurangnya pohon penyangga air dan banyaknya sampah sampah yang menyumbat saluran air. 

“Untuk itu mari kita sama sama jaga dan lestarikan alam ini, karena melestarikan alam ini merupakan tugas kita semua, “ungkapnya. (ANWARWALUYO)


PEMPROV JABAR RENCANAKAN BANGUN TERMINAL TIPE B DI DESA PUTRAPINGGAN

PANGANDARANNEWS.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Pangandaran beberapa hari lalu sudah melakukan survey ke lapangan untuk lokai pemangunan terminal tipe B dan tipe C.

Kepala Dinas Perhubungan Pangandaran, IRWANSYAH
Seperti disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabuptan Pangandaran, Irwansyah, rencana pembanguna  terminal tipe B tersebut direncanakan di Desa Putrapinggan Kecamatan Kalipucang, sementara untuk tipe C akan memperbaiki terminal yang sekarang ada di Kalipucang.

Jadi nantinya, kata Irwansyah, Pemkab Pangandaran akan mempunyai dua terminal tipe C, yakni terminal Kalipucang dan Cijulang.

“Pembangunannya sendiri baik terminal tipe B milik Pemprov Jabar atau pun terminal tipe C milik Pemkan Pangandaran akan dilaksanakan tahun 2023 mendatang, “ujar Irwansyah.(31/1)

Irwansyah menambahkan, sementara untuk pembangunan terminal tipe A yang anggaran pembangunannya dari pemerintah pusat, direncanakan akan dibangun di Desa Kondangjajar Kecamatan Cijulang. (PNews)



NIKMATI SUASANA WONDERFUL SUN SET DI PANTAI PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Menikmati suasana alam pantai saat menjelang matahari terbenam (sunset) sudah lama menjadi salah satu magnet pesona obyek wisata Pantai Pangandaran, momen ini tentu sangat diminati para wisatawan. Semua wisatawan seakan tidak mau melepas momen ini untuk mengabadikan dengan menggunakan kamera di handponenya untuk berswaphoto (selfy) dengan latar belakang warna kuning jingga bias dari cahaya matahari yang segera akan terbenam.

Menurut salah seorang wisatawan asal Bandung, Dian (27), kepada PNews mengatakan, bagi warga Jawa Barat Pangandaran menjadi salah satu alternatif untuk tujuan wisata, karena selain relatif jaraknya dekat di Pangandaran juga juga ada season sunrise (matahari terbit) dan sunset (matahari terbenam).

“Pokokna mah Pangandaran is wonderful, “ujar Dian.(29/1)

Dian mengatakan, ia sangat senang melihat penataan di area lokasi wisata Pangandaran dengan tanaman hijau dan sejumlah taman di tepi pantai yang menambah suasana kawasan wisata semakin tertata dan jauh dari kesan semerawut.

“Saya benar-benar menikmati pemandangan sun set ini sampai matahari tak terlihat lagi, “ungkapnya.

Dian yang datang dengan suami dan anaknya yang masih balita, mengungkapkan, selain menikmati pemandangan pantai ia juga menikmati liburan akhir pekannya dengan menikmati wisata kuliner yang ada hampir tersedia di setiap sudut lokasi wisata.

“Saya yakin satu-dua tahun ke depan Pangandaran pasti akan lebih dari sekarang karena mungkin akan lebih ditata lagi, “ucapnya. (PNews)  


POLRES CIAMIS SIAPKAN 30 BINTARA UNTUK PERSIAPAN POLRES PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM
- Kepolisian Resor Ciamis hari ini melaksanakan orientasi bintara baru untuk pengenalan wilayah dalam rangka persiapan tugas di Polres Pangandaran, 30 orang personil bintara baru polres ciamis yang telah menyelesaikan pendidikan tersebut rencananya nanti akan ditugaskan di Polres  Pangandaran.

Seperti disampaikan Kapolres Ciamis, AKBP Wahyu Broto Narsono Adi, SIK, M.Sc.Eng kepada media usai upacara di lapang alun-alun Parigi, pihaknya mendapatkan 30 personel Bintara Remaja yang baru berdinas setelah melakukan pendidikan Tahun 2022.

"30 bintara ini akan kami tempatkan langsung di Polres Pangandaran, "terang Wahyu Broto. (29/1)

Kata Wahyu, orientasi hari ini bertujuan agar para Bintara baru ini bisa memahami kondisi di lapangan tempat bertugas nanti saat mulai beroperasi Polres Persiapan di Kabupaten Pangandaran.

Wahyu juga menjelaskan, terkait rencana Polres Pangandaran sudah dilakukan berbagai persiapan, mulai dari pengecekan lokasi mapolres hingga Kantor Polres Persiapan yang akan menggunakan bangunan eks  gedung Pemerintah Kabupaten Pangandaran di Kecamatan Parigi.

Dan penunjukan Polres Persiapan Pangandaran ini, kata Wahyu langsung dari Mabes Polri dan Kapolresnya pun dari Mabes Polri.

Sementara untuk personel dari Tamtama hingga Perwira bawahan, masih kata Wahyu,  sudah  diusulkan dari Polres Ciamis.

Ia juga berharap dengan adanya Polres di wilayah Kabupaten Pangandaran akan mampu meningkatkan pelayanan Polri pada masyarakat.

"Mudah-mudahan pelayanan Polri kepada masyarakat jauh lebih baik setelah Mako Polres dekat dengan Pemda serta masyarakat Kabupaten Pangandaran, " ungkapnya. (Tn)

PEROLEH 307 SUARA, SANA MAJU JADI KETUA RN PAMAYANGSARI PERIODE TAHUN 2022-2026

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – beberapa hari lalu Rukun Nelayan Pamayangsari Kecamatan Cipatujah kebupaten Tasikmalaya melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan pemilihan  Ketua Rukun  bertempat di Bengkel Nelayan Pamayangsari Kampung pamayangsari Desa Cikawungading.(11/1)

Dalam acara yang turut dihadiri Muspika Kecamatan Cipatujah, Ketua HNSI Kabupaten Tasikmalaya SlH Dedi Mulyadi, Kasat Pol Airud IPTU Sujarmanto dan sekitar 400 orang anggota RN ini, ada empat calon yang akan menjadi Ketua RN Pamayangsari, diantaranya Sana, Mulyana, Rasman dan H Ate. Dan hasil pemilihan tersebut dimenangkan Sana yang terpilih untuk memipin RN Pamayangsari periode tahun 2022-2026,m yang langsung dilantik oleh Ketua DPC HNSI Tasikmalaya, H Dedi.

Saat dimintai komentarnya, Kasat Pol Airud Polrews Tasikmalaya, IPTU Sujarmanto, ia sangat bersukur acara RAT dan pemilihan Ketua RN Pamayangsari ini berjalan tertib sesuai yang diharapkan.

“Dalam dalam kegiatan ini kami juga tidak lupa untuk tetap menjalankan protocol kesehatan, 5 M, “ujarnya. (ANWARWALUYO) 


SETIAP HARI JUMAT BUPATI PANGANDARAN AKAN KUNJUNGI WARGA DAN LIHAT KONDISI DI DAERAH

PANGANDARANNEWS.COM – Di sela-sela kegiatan kunjungan kerjanya Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata saat meresmikan Masjid Baitul Hasanah di Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya, kepada sejumlah awak media ia menyampaikan, pihaknya banyak sekali menemerima aspirasi dan keluhan masyarakat terkait infrastruktur.

Jeje mengatakan, pada tahu 2021 Pemkab Pangandaran fokus dalam penanganan pandemi covid-19 seperti pelaksanaan isolasi mandiri (Isoman), protokol kesehatan (Prokes) dan lainnya, sehingga tahun kemarin ia tidak mempunyai waktu luang untuk melakukan kunjungan kerja ke beberapa daerah untuk bertemu dengan masyarakat dan melihat kondisi daerah secara langsung.

“Hari ini Alhamdulillah saya bisa datang ke Mangunjaya dan Padaherang, Insalloh setiap hari jumat saya akan melakukan kunjungan  kerja ke daerah-daerah lainnya, “kata Jeje.(28/1)

Selain meresmikan masjid yang dihadiri Camat Mangunjaya, Sekmat , MUI dan seluruh Kepala Desa se Kecamatan Mangunjaya, bupati juga melakukan monitoring ke beberapa tempat antara lain usulan pembangunan jalan cor di wilayah Desa Kertajaya, Jembatan Kesung Kopo yang menghubungkan Dusun Sukaraja dan Sukamaju  juga merupakan akses ke Desa Padaherang dan melihat jalan cor Desa Jangraga yang menghubungkan Desa jangraga Kecamatan Mangunjaya ke Desa Pasirgeulis Kecamatan Padaherang.

“Rencananya tahun ini akan segera direalisasikan, “ungkap bupati.

Saat ditanya terkait insentif RT-RW, Jeje mengatakan, saat ini baru 59 untuk insentif RT, RW, Linmas, Posyandu, setelah dicek baru 59 yang sudah selesai administrasinya.

“Bagi 59 desa yang sudah lengkap administrasinya, hari senin sudah bisa diambil ke bank, “ucapnya.(Tn)


KEPALA KEMENAG PANGANDARAN: “BAIAYA NIKAH JIKA DILAKSANAKAN DI LUAR KUA, RP 600 RIBU”

Kepala Kamenag Pangandaran, Supriatna
PANGANDARANNEWS.COM – Bagi yang akan menikah jangan khawatir karena tidak akan ada biaya yang dipungut, ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomer 48 tahun 2014.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangandaran, H Supriatna, kepada sejumlah wartawan usai mwenghadiri Harlah Nahdlatul Ulama (NU) di gedung Islamic Center Pangandaran, beberapa hari lalu.

Menurutnya, biaya nikah  di Kantor Urusan Agama (KUA) gratis, sementara kalau pernikahannya dilaksanakan di luar KUA dikenakan biaya Rp600 ribu, dan biaya ini masuk ke Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang langsung diserahkan ke pusat.

“Saya tegaskan, jika ada yang minta biaya nikah di luar KUA lebih dari Rp600 ribu, itu adalah pungutan liar, “tegas Supriatna.(25/1)

Supriatna yakin kalau petugas nikah KUA tidak akan melakukan itu, kecuali jika memang ada masyarakat yang ingin memberi lebih dari itu.

Sebelum pelaksanaan pernikahan, jelas Supriatna, biasanya calon pengantin akan mengikuti bimbingan pora nikah yang dilaknakan Kemenag, sehingga calon pengantin akan mendapat  sertifikat syarat perkawinan dan persiapan agar setelah menikah bisa langgeng dalam rumah tangga.

Disoal banyaknya kasus perceraian di Kabupaten Pangandaran, menurutnya ini karena ada beberapa faktor penyebab.

“Bisa saja karena faktor ekonomi, perselingkuhan dan lain sebagainya, untuk itu kami menghimbau agar  calon pengantin itu harus benar-benar matang saat akan menikah, “pungkasnya. (PNews)


GABUNGAN TNI-POLRI LAKUKAN OPERASI GAKTIBPLIN SASAR TEMPAT HIBURAN DI KOTA TASIKMALAYA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Untuk menjaga kondusifitas Kamtibmas gabungan TNI-Polri menggelar Operasi Gabungan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) ke tempat-tempat hiburan malam yang ada di Kota Tasikmalaya.(26/01)

Kegiatan Gaktiblin yang melibatkan 21 personil gabungan TNI-Polri  dipimpin oleh Kasi Propam Polres Tasikmalaya Kota IPTU R.E. BUDHI M, S.H., M.H, 2 Personel Subdenpom/III 2-2 Tasikmalaya, 3 Personel POM AU Wiriadinata Tasikmalaya, 2 Personel Provos Brigif 13 Galuh Tasikmalaya, 2 Personel Provos Kodim 0612 Tasikmalaya, 6 Personel Sat Narkoba dan Anggota Propam Polres Tasikmalaya Kota, dengan menyasar dua  tempat hiburan Karaoke, Classic Family Karaoke di Komplek Asia Plaza dan Acoustic Family Karaoke berlokasi komplek Ruko Permata  Cikurubuk Mangkubumi. 

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan S.H,S.I.K, M.S.i  melalui Kasi Propam IPTU R.E. Budhi mengatakan, Operasi Gaktiblin gabungan TNI-Polri, selain menyasar ke tempat hiburan malam yang melakukan pelanggaran ke tempat hiburan malam juga memeriksa dan memberikan himbauan prokes kepada para pengunjung.

"Hasil dari kegiatan ini kami tidak ditemukan adanya anggota yang melakukan pelanggaran , TNI maupun Polri, "kata Budhi.

Budhi mengatakan, Operasi Gabungan TNI-Polri ini bertujuan memberikan himbauan kepada pemilik dan pengunjung tempat hiburan malam agar tetap mentaati protokol kesehatan dan menegakan ketertiban serta kedisiplinan aparat TNI -Polri yang ada di tempat hiburan malam.

Dan khusus bagi anggota Polri, ujar Budhi, hal ini merupakan upaya  pembinaan disiplin, pemeliharaan ketertiban, termasuk pengamanan internal, dalam rangka Penegakan Disiplin  Anggota Polri sesuai dengan PP no 2 Tahun 2003 dan Perkap no 14 Tahun 2011  tentang Kode Etik Profesi Polri.(ANWARWALUYO-HMSPOL)


KPU PANGANDARAN TETAPKAN MIFTAH MUJAHID JADI PAW ANGGOTA DPRD DARI FRAKSI PPP

PANGANDARANNEWS.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran akhirnya menetapkan Miftah Mujahid menjadi calon Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Pangandaran atas nama Jajang Ismail dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP)  yang berhalangan tetap dikarenakan sakit.

Seperti disampaikan Ketua KPU Pangandaran Muhtadin, penetapan calon PAW ini dilakukan setelah melalui proses verifikasi dokumen dan penelitian administrasi pada pemilik suara terbanyak selanjutnya dari calon anggota DPRD Kabupaten Pangandaran mewakili Daerah Pemilihan Pangandaran 4 atas nama Miftah Mujahid,

Muhtadin menyebut, kepastian penentuan calon PAW tersebut ditetapkan berdasar keputusan KPU Pangandaran nomor 8/PK.01/3218/2022.

"Kami sudah melakukan verifikasi  pada pihak terkait baik anggota DPRD yang sakit maupun calon pengganti, dan sesuai urutan suara terbanyak selanjutnya Miftah Mujahid memenuhi syarat sebagai PAW anggota DPRD Pangandaran,"ujar Muhtadin.(27/1)

Ia menambahkan, verifikasi ini dilakukan merupakan tindak lanjut dari surat Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, nomor 171/378/DPRD/2021 tanggal 26 November 2021 yang diterima KPU Pangandaran tanggal 24 Januari 2022, lalu diputuskan dalam rapat pleno KPU pada hari Kamis 27 Januari 2022.

Dan hasil rapat pleno KPU ini juga, kata Muhtadin, hari ini langsung diserahkan kepada pimpinan DPRD Pangandaran melalui sekretariat DPRD.

“Dan untuk proses selanjutnya kami diserahkan kepada DPRD, “pungkas Muhtadin. (PNews)



SEJUMLAH PEDAGANG KAKILIMA TERIMA BANTUAN GEROBAK DARI BUPATI PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Kementrian Perdagangan Republik Indonesia melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran memberikan bantuan berupa gerobag untuk pedagang kakilima di Desa Ciganjeung Kecamatan Padaheranf sebanyak 3 unit, yang diserahkan pada acara Gebyar Pameran Pertanian di lapang Desa Ciganjeng,

Bantuan tersebut diberikan langsung oleh anggota DPRD Kabupaten Pangandaran dari Fraksi PDI Perjuangan, Rara Agustin.

Kepada media Rara mengatakan, pemberian gerobag ini bukti kepedulian Pemkab Pangandaran pada pedagang.

“Sesuai janji Pa Bupati saat sambutan kemarinyang akan memberikan bantuan pada pedagang kakilima, “ujarnya.(26/1)

Rara menambahkan, saat itu kebetulan bupati melihat ada beberapa pedagang yang tidak mempunyai gerobag untuk berjualan, sehingga bupati langsung berinisiatif untuk mmbantu pedagang dengan bantuan gerobag.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat serta bisa menambah lancar usaha para pedagang kaklima, “ucap Rara. (Tn)



POLSEK PADAHERANG AMANKAN PASUTRI TERDUGA PELAKU ARISAN ONLINE BODONG SENILAI HAMPIR RP 1 MILYAR

Korban arisan online bodong di Kecamatan Padaherang
PANGANDARANNEWS.COM – Jajaran Polsek Padaherang Polres Ciamis berhasil mengamankan pasangan suami isteri (pasutri) berinisial JS (24) dan DN (19) warga Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, berdasarkan keterangan kepolisian akibat penipuan yang dilakukan pasutri tersebut telah merugikan sekitar 44 orang warga dengan total kerugian Rp990.682 juta.(26/1)

Dijelaskan Aan, dalam prakteknya pelaku seolah-olah menawarkan arisan pada masyarakat, terlebih pada warga yang akan melaksanakan hajatan, berobat ataupun dioperasi.

Kapolsek Padaherang Iptu Aan Supriatnha membenarkan, pastry terduga pelaku arisan online bodong ini mencari calon korbannya lewat media sosial (medsos). Modusnya, terang Aan, korban akan melakukan transaksi dengan cara transaksi langsung, melalui e-banking maupun BRI link.

“Korbannya senduru mayoritas warga Kecamatan Mangunjaya, Padaherang, Kalipucang, Pangandaran, Parigi dan Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis, “terang Aan.

"Untuk saat ini korban yang merasa dirugikan sementara ini kurang lebih sebanyak 44 orang dengan total kerugian sekitar Rp 990.682.000,- rupiah," papar aan.

Kemungkinan jumlah korban akan bertambah, karenba menurut Aan ada laporan dari warga, korban arisan online bodong ini ada juga yang berdomisili dari Bandung dan Jakarta.

Saat ini, kata Aan, pihaknya sudah mengamankan kedua terduga pelaku di Mapolsek Padaherang, dan sudah meminta keketarangan dari sejumnlah korban serta melakukan pendataan korban yang ada di wilayah Kecamatan Padaherang dan Mangunjaya, dan untuk korban asal Kecamatan Banjarsari melakukan pelaporannya ke Mapolsek Banjarsari.

“Dari keterangan yang didapat dari pelaku, pasutri ini diduga mulai arisan online bodongnya sejak tahun 2018," jelas Aan. (Tn)


SAAT AUDENS DENGAN MASYARAKAT, KANTOR BPN BANJAR LARANG WARTAWAN MELIPUT ?

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS -Kejadian tidak menyenangkan dialami salah satu wartawan Media Sakti saat melakukan peliputan di Kantor Pertanahan Negara (BPN) Kota Banjar Jabar. 

Peristiwa ini berawal saat ada audensi masyarakat tentang seputar tanah di perkebunan Mandalare, saat mendapatkan informasi tersebut dari masyarakat wartawan Media Sakti pun langsung meluncur ke kantor BPN. Sesampainya di lokasi, wartawan pun langsung masuk ke kantor BPN dan meminta ijin akan melakukan peliputan untuk mendapatkan impormasi seputar auden tersebut, namun saat itu dihadang dua petugas Satpam dengan alasan mau minta ijin dulu pada atasan. 

“Pada saat  itu saya menunggu jawaban bisa atau tidaknya meliput kegiatan itu, tapi saat ditunggu beberapa saat Satpam tak muncul memberikan jawaban, “terang wartawan Media Sakti.(26/1)

Setelah Auden selesai dan perwakilan masyarakat pun sudah keluar dari ruangan wartawan Media Sakti pun mencoba lagi mendatangi Satpam tapi tetap mengatakan tidak bisa masuk, bahkan menurut petugas keamanan tersebut auden sudah selesai.

Diperoleh keterangan dari salah seorang stap BPN berinisial ITN, pertemuan itu sipatnya internal dan tidak bisa di liput, hingga wartawan Media Sakti pun meninggalkan kantor BPN tanpa bisa melakukan peliputan.

Saat diminta komentarnya, salah seorang anggota DPRD Kota Banjar dari Praksi PDIP, ia menyayang tindakan yang dilakukan kantor BPN tersebut.

Menurutnya seharusnya wartawan itu di layani dengan cara memberi keterangan yang jelas karena ini untuk kepentingan pemberitaan, bukan malah menghadang.

“itu artinya BPN sudah melakukan tindakan menghalangi kegiatan atau tugas jurnalisitk melalui tangan Satpam, “ucapnya.

Hal senada dikatakan salah seorng tokoh masyarakat, Asep HR, ia malah bertanya ada apa dengan BPN hingga tidak mau memberikan penjelasan pada wartawan.


 ( Tito )


WARGA SESALKAN SEJUMLAH PJU DI KAWASAN HZ MUSTOFA KOTA TASIK PADAM

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Puluhan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang dipasang di atas  totoar bagian tengah ruas jalan dua jalur kawasan HZ Mustofa dekat hotel Gren Metro sejak beberapa hari padam sehingga kurang memberi penerangan bagi pelintas jalan di kawasan tersebut.

Salah seorang petugas parkir di lokasi tersebut, Ari, membenarkan sudah hampir 1 minggu beberapa PJU memang padam, akibatnya selain gelap kondisi ini bisa mengakibatkan rawan kecelakaan kendaraan yang melintas disana.

“Mudah-mudahan kondisi ini bisa jadi perhatian Pemkot Tasik, “ujarnya.(25/1)

Hal senada disampaikan warga lainnya, kondisi jalan gelap di lokasi tertentu ini diharapkan segera diperbaiki agar bisa terang kembali sehingga para pengendara yang melintas merasa nyaman.

“Saya berharap ini menjadi perhatian instansi terkait untuk segera dilakukan perbaikan, “ucapnya. (ANWARWALUYO)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN