PANGANDARANNEWS.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Pangandaran beberapa hari lalu sudah melakukan survey ke lapangan untuk lokai pemangunan terminal tipe B dan tipe C.
| Kepala Dinas Perhubungan Pangandaran, IRWANSYAH |
PANGANDARANNEWS.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Pangandaran beberapa hari lalu sudah melakukan survey ke lapangan untuk lokai pemangunan terminal tipe B dan tipe C.
| Kepala Dinas Perhubungan Pangandaran, IRWANSYAH |
PANGANDARANNEWS.COM – Menikmati suasana alam pantai saat menjelang matahari terbenam (sunset) sudah lama menjadi salah satu magnet pesona obyek wisata Pantai Pangandaran, momen ini tentu sangat diminati para wisatawan. Semua wisatawan seakan tidak mau melepas momen ini untuk mengabadikan dengan menggunakan kamera di handponenya untuk berswaphoto (selfy) dengan latar belakang warna kuning jingga bias dari cahaya matahari yang segera akan terbenam.
Menurut salah seorang wisatawan asal Bandung, Dian (27), kepada PNews mengatakan, bagi warga Jawa Barat Pangandaran menjadi salah satu alternatif untuk tujuan wisata, karena selain relatif jaraknya dekat di Pangandaran juga juga ada season sunrise (matahari terbit) dan sunset (matahari terbenam).
“Pokokna mah Pangandaran is wonderful, “ujar Dian.(29/1)
Dian mengatakan, ia sangat senang melihat penataan di area lokasi wisata Pangandaran dengan tanaman hijau dan sejumlah taman di tepi pantai yang menambah suasana kawasan wisata semakin tertata dan jauh dari kesan semerawut.
“Saya benar-benar menikmati pemandangan sun set ini sampai matahari tak terlihat lagi, “ungkapnya.
Dian yang datang dengan suami dan anaknya yang masih balita, mengungkapkan, selain menikmati pemandangan pantai ia juga menikmati liburan akhir pekannya dengan menikmati wisata kuliner yang ada hampir tersedia di setiap sudut lokasi wisata.
“Saya yakin satu-dua tahun ke depan Pangandaran pasti akan lebih dari sekarang karena mungkin akan lebih ditata lagi, “ucapnya. (PNews)
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – beberapa hari lalu Rukun Nelayan Pamayangsari Kecamatan Cipatujah kebupaten Tasikmalaya melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan pemilihan Ketua Rukun bertempat di Bengkel Nelayan Pamayangsari Kampung pamayangsari Desa Cikawungading.(11/1)
Dalam acara yang turut dihadiri Muspika Kecamatan Cipatujah, Ketua HNSI Kabupaten Tasikmalaya SlH Dedi Mulyadi, Kasat Pol Airud IPTU Sujarmanto dan sekitar 400 orang anggota RN ini, ada empat calon yang akan menjadi Ketua RN Pamayangsari, diantaranya Sana, Mulyana, Rasman dan H Ate. Dan hasil pemilihan tersebut dimenangkan Sana yang terpilih untuk memipin RN Pamayangsari periode tahun 2022-2026,m yang langsung dilantik oleh Ketua DPC HNSI Tasikmalaya, H Dedi.
Saat dimintai komentarnya, Kasat Pol Airud Polrews Tasikmalaya, IPTU Sujarmanto, ia sangat bersukur acara RAT dan pemilihan Ketua RN Pamayangsari ini berjalan tertib sesuai yang diharapkan.
“Dalam dalam kegiatan ini kami juga tidak lupa untuk tetap menjalankan protocol kesehatan, 5 M, “ujarnya. (ANWARWALUYO)
PANGANDARANNEWS.COM – Di sela-sela kegiatan kunjungan kerjanya Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata saat meresmikan Masjid Baitul Hasanah di Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya, kepada sejumlah awak media ia menyampaikan, pihaknya banyak sekali menemerima aspirasi dan keluhan masyarakat terkait infrastruktur.
Jeje mengatakan, pada tahu 2021 Pemkab Pangandaran fokus dalam penanganan pandemi covid-19 seperti pelaksanaan isolasi mandiri (Isoman), protokol kesehatan (Prokes) dan lainnya, sehingga tahun kemarin ia tidak mempunyai waktu luang untuk melakukan kunjungan kerja ke beberapa daerah untuk bertemu dengan masyarakat dan melihat kondisi daerah secara langsung.
“Hari ini Alhamdulillah saya bisa datang ke Mangunjaya dan Padaherang, Insalloh setiap hari jumat saya akan melakukan kunjungan kerja ke daerah-daerah lainnya, “kata Jeje.(28/1)
Selain meresmikan masjid yang dihadiri Camat Mangunjaya, Sekmat , MUI dan seluruh Kepala Desa se Kecamatan Mangunjaya, bupati juga melakukan monitoring ke beberapa tempat antara lain usulan pembangunan jalan cor di wilayah Desa Kertajaya, Jembatan Kesung Kopo yang menghubungkan Dusun Sukaraja dan Sukamaju juga merupakan akses ke Desa Padaherang dan melihat jalan cor Desa Jangraga yang menghubungkan Desa jangraga Kecamatan Mangunjaya ke Desa Pasirgeulis Kecamatan Padaherang.
“Rencananya tahun ini akan segera direalisasikan, “ungkap bupati.
Saat ditanya terkait insentif RT-RW, Jeje mengatakan, saat ini baru 59 untuk insentif RT, RW, Linmas, Posyandu, setelah dicek baru 59 yang sudah selesai administrasinya.
“Bagi 59 desa yang sudah lengkap administrasinya, hari senin sudah bisa diambil ke bank, “ucapnya.(Tn)
| Kepala Kamenag Pangandaran, Supriatna |
Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangandaran, H Supriatna, kepada sejumlah wartawan usai mwenghadiri Harlah Nahdlatul Ulama (NU) di gedung Islamic Center Pangandaran, beberapa hari lalu.
Menurutnya, biaya nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) gratis, sementara kalau pernikahannya dilaksanakan di luar KUA dikenakan biaya Rp600 ribu, dan biaya ini masuk ke Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang langsung diserahkan ke pusat.
“Saya tegaskan, jika ada yang minta biaya nikah di luar KUA lebih dari Rp600 ribu, itu adalah pungutan liar, “tegas Supriatna.(25/1)
Supriatna yakin kalau petugas nikah KUA tidak akan melakukan itu, kecuali jika memang ada masyarakat yang ingin memberi lebih dari itu.
Sebelum pelaksanaan pernikahan, jelas Supriatna, biasanya calon pengantin akan mengikuti bimbingan pora nikah yang dilaknakan Kemenag, sehingga calon pengantin akan mendapat sertifikat syarat perkawinan dan persiapan agar setelah menikah bisa langgeng dalam rumah tangga.
Disoal banyaknya kasus perceraian di Kabupaten Pangandaran, menurutnya ini karena ada beberapa faktor penyebab.
“Bisa saja karena faktor ekonomi, perselingkuhan dan lain sebagainya, untuk itu kami menghimbau agar calon pengantin itu harus benar-benar matang saat akan menikah, “pungkasnya. (PNews)
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Untuk menjaga kondusifitas Kamtibmas gabungan TNI-Polri menggelar Operasi Gabungan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) ke tempat-tempat hiburan malam yang ada di Kota Tasikmalaya.(26/01)
Kegiatan Gaktiblin yang melibatkan 21 personil gabungan TNI-Polri dipimpin oleh Kasi Propam Polres Tasikmalaya Kota IPTU R.E. BUDHI M, S.H., M.H, 2 Personel Subdenpom/III 2-2 Tasikmalaya, 3 Personel POM AU Wiriadinata Tasikmalaya, 2 Personel Provos Brigif 13 Galuh Tasikmalaya, 2 Personel Provos Kodim 0612 Tasikmalaya, 6 Personel Sat Narkoba dan Anggota Propam Polres Tasikmalaya Kota, dengan menyasar dua tempat hiburan Karaoke, Classic Family Karaoke di Komplek Asia Plaza dan Acoustic Family Karaoke berlokasi komplek Ruko Permata Cikurubuk Mangkubumi.
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan S.H,S.I.K, M.S.i melalui Kasi Propam IPTU R.E. Budhi mengatakan, Operasi Gaktiblin gabungan TNI-Polri, selain menyasar ke tempat hiburan malam yang melakukan pelanggaran ke tempat hiburan malam juga memeriksa dan memberikan himbauan prokes kepada para pengunjung.
"Hasil dari kegiatan ini kami tidak ditemukan adanya anggota yang melakukan pelanggaran , TNI maupun Polri, "kata Budhi.
Budhi mengatakan, Operasi Gabungan TNI-Polri ini bertujuan memberikan himbauan kepada pemilik dan pengunjung tempat hiburan malam agar tetap mentaati protokol kesehatan dan menegakan ketertiban serta kedisiplinan aparat TNI -Polri yang ada di tempat hiburan malam.
Dan khusus bagi anggota Polri, ujar Budhi, hal ini merupakan upaya pembinaan disiplin, pemeliharaan ketertiban, termasuk pengamanan internal, dalam rangka Penegakan Disiplin Anggota Polri sesuai dengan PP no 2 Tahun 2003 dan Perkap no 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri.(ANWARWALUYO-HMSPOL)
PANGANDARANNEWS.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran akhirnya menetapkan Miftah Mujahid menjadi calon Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Pangandaran atas nama Jajang Ismail dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang berhalangan tetap dikarenakan sakit.
Seperti disampaikan Ketua KPU Pangandaran Muhtadin, penetapan calon PAW ini dilakukan setelah melalui proses verifikasi dokumen dan penelitian administrasi pada pemilik suara terbanyak selanjutnya dari calon anggota DPRD Kabupaten Pangandaran mewakili Daerah Pemilihan Pangandaran 4 atas nama Miftah Mujahid,
Muhtadin menyebut, kepastian penentuan calon PAW tersebut ditetapkan berdasar keputusan KPU Pangandaran nomor 8/PK.01/3218/2022.
"Kami sudah melakukan verifikasi pada pihak terkait baik anggota DPRD yang sakit maupun calon pengganti, dan sesuai urutan suara terbanyak selanjutnya Miftah Mujahid memenuhi syarat sebagai PAW anggota DPRD Pangandaran,"ujar Muhtadin.(27/1)
Ia menambahkan, verifikasi ini dilakukan merupakan tindak lanjut dari surat Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, nomor 171/378/DPRD/2021 tanggal 26 November 2021 yang diterima KPU Pangandaran tanggal 24 Januari 2022, lalu diputuskan dalam rapat pleno KPU pada hari Kamis 27 Januari 2022.
Dan hasil rapat pleno KPU ini juga, kata Muhtadin, hari ini langsung diserahkan kepada pimpinan DPRD Pangandaran melalui sekretariat DPRD.
“Dan untuk proses selanjutnya kami diserahkan kepada DPRD, “pungkas Muhtadin. (PNews)
Bantuan tersebut diberikan langsung oleh anggota DPRD Kabupaten Pangandaran dari Fraksi PDI Perjuangan, Rara Agustin.
Kepada media Rara mengatakan, pemberian gerobag ini bukti kepedulian Pemkab Pangandaran pada pedagang.
“Sesuai janji Pa Bupati saat sambutan kemarinyang akan memberikan bantuan pada pedagang kakilima, “ujarnya.(26/1)
Rara menambahkan, saat itu kebetulan bupati melihat ada beberapa pedagang yang tidak mempunyai gerobag untuk berjualan, sehingga bupati langsung berinisiatif untuk mmbantu pedagang dengan bantuan gerobag.
“Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat serta bisa menambah lancar usaha para pedagang kaklima, “ucap Rara. (Tn)
PANGANDARANNEWS.COM – Jajaran Polsek Padaherang Polres Ciamis berhasil mengamankan pasangan suami isteri (pasutri) berinisial JS (24) dan DN (19) warga Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, berdasarkan keterangan kepolisian akibat penipuan yang dilakukan pasutri tersebut telah merugikan sekitar 44 orang warga dengan total kerugian Rp990.682 juta.(26/1)Korban arisan online bodong di Kecamatan Padaherang
Dijelaskan Aan, dalam prakteknya pelaku seolah-olah menawarkan arisan pada masyarakat, terlebih pada warga yang akan melaksanakan hajatan, berobat ataupun dioperasi.
Kapolsek Padaherang Iptu Aan Supriatnha membenarkan, pastry terduga pelaku arisan online bodong ini mencari calon korbannya lewat media sosial (medsos). Modusnya, terang Aan, korban akan melakukan transaksi dengan cara transaksi langsung, melalui e-banking maupun BRI link.
“Korbannya senduru mayoritas warga Kecamatan Mangunjaya, Padaherang, Kalipucang, Pangandaran, Parigi dan Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis, “terang Aan.
"Untuk saat ini korban yang merasa dirugikan sementara ini kurang lebih sebanyak 44 orang dengan total kerugian sekitar Rp 990.682.000,- rupiah," papar aan.
Kemungkinan jumlah korban akan bertambah, karenba menurut Aan ada laporan dari warga, korban arisan online bodong ini ada juga yang berdomisili dari Bandung dan Jakarta.
Saat ini, kata Aan, pihaknya sudah mengamankan kedua terduga pelaku di Mapolsek Padaherang, dan sudah meminta keketarangan dari sejumnlah korban serta melakukan pendataan korban yang ada di wilayah Kecamatan Padaherang dan Mangunjaya, dan untuk korban asal Kecamatan Banjarsari melakukan pelaporannya ke Mapolsek Banjarsari.
“Dari keterangan yang didapat dari pelaku, pasutri ini diduga mulai arisan online bodongnya sejak tahun 2018," jelas Aan. (Tn)
PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS -Kejadian tidak menyenangkan dialami salah satu wartawan Media Sakti saat melakukan peliputan di Kantor Pertanahan Negara (BPN) Kota Banjar Jabar.
Peristiwa ini berawal saat ada audensi masyarakat tentang seputar tanah di perkebunan Mandalare, saat mendapatkan informasi tersebut dari masyarakat wartawan Media Sakti pun langsung meluncur ke kantor BPN. Sesampainya di lokasi, wartawan pun langsung masuk ke kantor BPN dan meminta ijin akan melakukan peliputan untuk mendapatkan impormasi seputar auden tersebut, namun saat itu dihadang dua petugas Satpam dengan alasan mau minta ijin dulu pada atasan.
“Pada saat itu saya menunggu jawaban bisa atau tidaknya meliput kegiatan itu, tapi saat ditunggu beberapa saat Satpam tak muncul memberikan jawaban, “terang wartawan Media Sakti.(26/1)
Setelah Auden selesai dan perwakilan masyarakat pun sudah keluar dari ruangan wartawan Media Sakti pun mencoba lagi mendatangi Satpam tapi tetap mengatakan tidak bisa masuk, bahkan menurut petugas keamanan tersebut auden sudah selesai.
Diperoleh keterangan dari salah seorang stap BPN berinisial ITN, pertemuan itu sipatnya internal dan tidak bisa di liput, hingga wartawan Media Sakti pun meninggalkan kantor BPN tanpa bisa melakukan peliputan.
Saat diminta komentarnya, salah seorang anggota DPRD Kota Banjar dari Praksi PDIP, ia menyayang tindakan yang dilakukan kantor BPN tersebut.
Menurutnya seharusnya wartawan itu di layani dengan cara memberi keterangan yang jelas karena ini untuk kepentingan pemberitaan, bukan malah menghadang.
“itu artinya BPN sudah melakukan tindakan menghalangi kegiatan atau tugas jurnalisitk melalui tangan Satpam, “ucapnya.
Hal senada dikatakan salah seorng tokoh masyarakat, Asep HR, ia malah bertanya ada apa dengan BPN hingga tidak mau memberikan penjelasan pada wartawan.
( Tito )
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Puluhan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang dipasang di atas totoar bagian tengah ruas jalan dua jalur kawasan HZ Mustofa dekat hotel Gren Metro sejak beberapa hari padam sehingga kurang memberi penerangan bagi pelintas jalan di kawasan tersebut.
Salah seorang petugas parkir di lokasi tersebut, Ari, membenarkan sudah hampir 1 minggu beberapa PJU memang padam, akibatnya selain gelap kondisi ini bisa mengakibatkan rawan kecelakaan kendaraan yang melintas disana.
“Mudah-mudahan kondisi ini bisa jadi perhatian Pemkot Tasik, “ujarnya.(25/1)
Hal senada disampaikan warga lainnya, kondisi jalan gelap di lokasi tertentu ini diharapkan segera diperbaiki agar bisa terang kembali sehingga para pengendara yang melintas merasa nyaman.
“Saya berharap ini menjadi perhatian instansi terkait untuk segera dilakukan perbaikan, “ucapnya. (ANWARWALUYO)
PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS – Seluruh kader PDI Perjuangan mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sampai Dewan Pimpinan Cabang (DPC), serempak menggelar penanaman pohon
dan penghijauan sebagai bentuk kado Ulang Tahun kepada Pimpinan Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno putri yang ke 75.
seperti dsampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Banjar, H Nana Suryana, seluruh anggota dan kader partai memberikan hadiah ulang tahun berupa gerakan merawat pertiwi, sebuah gerakan untuk merawat lingkungan dengan menanam pohon sehingga lingkungan hidup pun semakin asri.
“Gerakan ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di kota Banjar, “ kata Nana di sela-sela penanaman pohon di wilayah Kecamatan Pataruman.(23/1).
Nana mengatakan Megawati yang lahir di tengah-kancah revolusi untuk mempertahankan kemerdekaan digembleng dalam api revolusi, sehingga ia memiliki semangat juang bagaikan api yang tak kunjung padam.
Nana mencontohkan, Megawati memiliki koleksi tanaman yang sangat lengkap, dari tanaman keras, bambu-bambuan hingga umbi-umbian serta koleksi bunga seluruh nusantara. Rasa kecintaan Megawati terhadap tanaman saat ini terus dibangun menjadi kultur partai agar setiap kader partai benar-benar menaruh rasa cinta pada tanaman dan lingkungan.
“Dan pada kesempatan kali ini di hari ulang tahun Ibu Mega, dengan serentak di seluruh Indonesia kami seluruh kader PDI-Perjuangan melaksanakan gerakan menanam pohon bersana sebagai bentuk kado untuk beliau, “ Pungkasnya. (TITO)
PANGANDARANNEWS/BANJARNEWS – Hari Jadi Pemuda Panca Marga (PPM) ke 41 Kota Banjar ditandai dengan menggelar upacara dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa jalan DR Husen Kartasasmita di Dusun Gardu Desa Balokang Kecamatan Banjar Kota. (22/1)
Ketua PC Pemuda Panca Marga Kota Banjar Ujang Supiana Bachyan kepada PNews mengatakan kegiatan HUT PPM di TMP ini salah satu bentuk penghargaan Pemuda Panca Marga pada para pahlawan, karena PPM lahir dari bagian para pejuang baik yang sudah gugur maupun yang masih hidup yang saat ini berkumpul di Lembaga Veteran Republik Indonesia (LVRI).
“Selain tabur bunga di TMP kami juga mengagendakan untuk bersilaturahmi ke beberapa keluarga veteran, “ujar Ujang.
Ujang mengatakan, saat ini perjuangan mengisi dan memperkuat bangsa bukan harus mengangkat senjata melainkan melalui pembekalan pengetahuan dan pendidikan yang mapan, sehingga pemuda bisa nengembangkan karakter diri dan mampu serta dituntut bisa lebih peduli pada lingkungan di sekililingnya.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemkot dan seluruh masyarakat Kota Banjar atas dukungannya selama ini kepada PPM, “ucap Ujang, yang akrab dipanggil Kang Ujeb. (TITO)