ALAMI DEFISIT ANGGARAN DI TAHUN 2021 PEMKAB PANGANDARAN SIAPKAN POLA PENYEHATAN APBD TAHUN 2022

Bupati Kab. Pangandaran H Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM – Akibat kucuran anggaran dari Pemprov Jawa Barat tidak masuk dan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menurun drastis sementara anggaran yang ada digunakan untuk penanggulangan pandemi covid-19, sehingga tahun ini Pemkab Pangandaran mengalami defisit keuangan sekitar Rp 100 milyar.

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran kepada sejumlah awak media usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD,  akibat kedua hal tersebut kondisi keuangan di Pemkab Pangandaran saat ini mengalami “porak poranda”.

“Untuk mengatasi hal ini kami akan menyiapkan pola penyehatan APBD tahun 2022, “ujarnya.(21/12)

Sementara untuk pembangunan sendiri, menurut Jeje, hingga tahun 2021 sudah hampir selesai bahkan untuk infrastruktur sudah tidak banyak lagi yang harus dilaksanakan.

Jeje optimis melalui optimalisasi PAD dari retribusi dan pajak daerah bisa membantu kondisi keuangan saat ini, apalagi jika pandemi covid-19 kondisinya semakin landai, sehingga ke depan kondisi keuangan Pemkab Pangandaran pun akan semakin sehat.

“JIka kemarin-kemarin kita harus refocusing anggaran, itu semua demi kesehatan masyarakat, "kata Jeje. (PNews)


KATROL CAPAIAN VAKSINASI DOSIS KE 2, BUPATI PANGANDARAN AKAN UNDANG LANGSUNG MASYARAKAT LAKSANAKAN VAKSINASI

Bupati Kab. Pangandaran Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM – Dinilai progres pelaksanaan vaksinasi dosis ke 2 lamban, maka ke depan Pemkab Pangandaran akan mengundang masyakat agar segera melaksanakan vaksinasi untuk dosis kedua ini.

Seperti dituturkan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, percepatan vaksinasi yang rendah sehingga rasio vaksinasi dosis ke-2 baru mencapai 60 persen.

"Progres ini memang rendah, "ucapnya.(22/12).

Jeje menyebut pihaknya akan segera berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk percepatan vaksinasi dosis ke-2 ini sehingga tidak ada selisih persentase dengan vaksinasi dosis ke 1, untuk itu ia menegaskan akan mengejar selisih tersebut. 

Salah satu upaya untuk percepatan itu, menurutnya ia akan mengundang langsung masyarakat untuk melaksankan vaksinasi dosis ke 2 ini masyarakat yang sudah melaksanakan vaksinasi dosis ke 1.

Ia menambahkan pemberian undangan pada masyarakat ini sebenarnya sudah pernah dilakukan sebelumnya, saat itu undangan diberikan kepada warga yang belum divaksin sama sekali, dengan cara langsung diberi surat undangan.

Dan cara tersebut menurutnya dianggap sangat efektif dan memberikan pengaruh positif pada capaian angka vaksinasi di Kabupaten Pangandaran. 

Tapi untuk sementara pihakinya saat ini tidak akan melakukan upaya “radikal” seperti penundaan bantuan ataupun urusan administrasi pada masyarakat yang menolak divaksin dosis ke-2.

"Kami tidak ada ke arah sana, "pungkasnya. (PNews)


KETUA DPRD PANGANDARAN: “SUDAH SAATNYA PEMKAB PANGANDARAN OPTIMALKAN DESA WISATA”

Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin
PANGANDARANNEWS.COM – Sudah saatnya Pemerintah Kabupaten Pangandaran mengoptimalkan serta memberika ruang pada potensi wisata yang ada di desa-desa, banyak wisata desa kini bisa dikelola dan dikembangkan untukj  menjadi destinasi wisata unggulan selain wisata yang sudah ada.


Demikian disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin kepada sejumlah wartawan usai memimpin rapat paripurna di gedung DPRD.

“Aneka varian wisata seperti wisata alam, wisata berbasis budaya, event, peninggalan atau situs, religi dan lainnya, itu semua merupakan potensi wisata yang ada di pedesaan, “ujar Asep. (20/12)

Ada prinsip, menurut Asep, semua itu menjadi dasar untuk menetapkan desa wisata, apalagi setelah ada penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang desa wisata menjadi sebuah Peraturan Daerah (perda). Tapi untuk menjadikan desa wisata itu ada beberapa krioteria, antara lain harus ada atraksi,  kenayamanan dan   akses menuju lokasi.

Kata Asep, intinya harus ada konsep-konsep untuk memberikan rasa kenyamanan kepada wisatawan, selain memperhatikan atraksi yang disuguhkan.

"Kearifan lokal harus terjaga serta sikap masyarakatnya pun harus ramah, salam senyum sapa,"imbuhnya.

Untuk akses juga tidak kalah pentingnya, karena menurutnya jika akses atau infrastruktur jalan bagus, maka wisatawan akan betah dan mau kembali lagi, dan itu merupakan hal yang sangat mutlak, dan kajian serta kesiapan masyarakat pun harus menentukan desa tersebut menjadi desa wisata.

“Pemkab Pangandaran tidak boleh langsung menetapkan karena harus ada syarat untuk memnuhi itu, dan itu bisa ditetapkan di dalam Peraturan Bupati, "pungkasnya. (PNews)

 

WAMA YOGISWARA PIMPIN AMS DISTRIK KABUPATEN PANGANDARAN UNTUK MASA BAKTI 2021-2025

PANGANDARANNEWS.COM – Berdasarkan hasil musywarah yang dilaksanakan pada tanggal 25 nopember lalu, Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Distrik Kabupaten Pangandaran melantik Ketua distrik dan pengurus untuk masa bakti tahun  2021-2025. 

Dalam acara pelantikan yang dihadiri Ketua AMS pusat Kang Noer, Dewan Penasehat AMS distrik Pangandaran H Adang Hadari, Kepala Kesbangpol Kabupaten Pangandaran drg Yani Ahmad Marzuki dan seluruh anggota AMS Pangandaran, Ketua AMS pusat pun langsung memimpin proses pelantikan ketua dan pengurus AMS distrik Pangandaran yang dilaksanakan di sekitar kawasan obyek wisata pantai Batuhiu Desa Ciliang Kecamatan Parigi.(20/12)

Usai acara, Ketua AMS Distrik Pangandaran untuk masa bakti 2021-2025, Wama Yogiswara menyampaikan rasa sukur atas terpilihnya untuk memimpin AMS Pangandaran untuk 5 tahun ke depan.

Ia mengatakan, ini merupakan amanah dan kepercayaan yang harus diemban dan ia pun akan berusaha semaksimal mungkin melaksanakan tugas ini.

“Dengan segala keterbatasan ilmu yang saya miliki, Insaalloh saya bertekad untuk memajukan AMS Pangandaran, “ucapnya.

Wama juga berharap kepada seluruh pengurus lainnya yang baru dilantik bisa menjaga dan menjungjung tinggi nama baik organisasi, berbaur dengan masyarakat dalam urusan yang baik-baik, bisa bersinergis dengan pemerintah dan mampu mensukseskan program-program tang ada di AMS Distrik Kabupaten Pangandaran.

“Setelah ini kami akan langsung menata susunan keanggotaan yang telah mendapat SK dari pim[pinan AMS pusat, “pungkasnya. (Tn)


DIPASTIKAN PADA LIBUR NATARU TIDAK ADA PENYEKATAN ATAU WISATAWAN YANG DIPUTARBALIKAN DI OW CITUMANG

PANGANDARANNEWS.COM - Menyambut libur natal dan tahun baru (Nataru) obyek wisata (OW) Citumang yang ada di Desa Bojong Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran terus melakukan sosialisasi terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan (prokes) baik kepada wisatawan yang datang mau pun pada pelaku usaha wisata.

Dalam sosialisasi yang dilaksanakan di obyek wisata Citumang yang dihadiri Seluruh stakeholder, seperti Kapolsek dan Danramil Parigi, Kepala KBKPH Pangandaran serta para pelaku usaha, semuanya sepakat dalam saat libur nataru nanti akan memperketat prokes.

Seperti disampaikan Kapolsek Parigi Aiptu Ade saat didampingi Daramil Parigi Kapten M Erwin dan Kepala KBKPH Pangandaran Dadi Santosa S.Hut kepada media mereka menyampaikan, dipastikan saat libur nataru nanti tidak akan terjadi penyekatan atau memutarbailkan wisatawan yang akan berkunjung ke Citumang, dengan catatan pengunjung bisa menunjukan bukti telah melakukan vaksinasi di daerah asalnya.

Dan kalau pun ada wisatawan yang belum atau tidak bisa memperlihatkan bukti sudah divaksin, menurut Kapolsek, di lokasi Citumang akan ditempatkan sejumlah tenaga kesehatan (nakes) yang siap melakukan vaksinasi di lokasi wisata Citumang.

“TNI-Polri dibantu petugas dari kesehatan dan instansi lainnya akan membantu mempermudah proses vaksinasi untuk pengunjung yang belum divaksin, langsung di lokasi wisata Citumang, “ujar Kapolsek.(18/12) 

Tidak hanya itu, kata Kapolsek baik wisatawan atau pelaku usaha wisata yang ada di Citumang tetap harus menerapkan protokol kesehatan, paling tidak tetap memakai masker.

“Dan masker tersebut boleh dilepas saat wisatawan akan berenang, “jelas Kapolsek.

Daramil Parigi Kapten M Erwin menambahkan, saat ini TNI dan Polri terus mensosialisasikan hal ini di seluruh destinasi wisata khusunya yang ada di wilayah hukum Kecamatan Parigi, seperti Santirah, Jogjogan, Batu lumpang Ciwayang dan pantai Batuhiu.

“Bukti telah divaksin dan penerapan prokes ini juga akan diberlakukan pada wisatawan dan pelku usaha wisata di lokasi wisata lainnya yang ada di Kecamatan Parigi, “ucapnya. 

Sementara Kepala KBKPH Pangandaran Dadi Santosa S.Hut meminta kepada para pelaku usaha khusunya para pemandu agar tidak membuang masker bekas pakai di sembarang tempat karena selain kotor juga akan mengurangi keindahan di lingkungan wisata.

“Selain menyediakan tempat cuci tangan kami juga sudah menyediakan masker apabila ada pengunjung memerlukan, “kata Dadi. (PNews)


ANTISPASI TERJADI KECELAKAAN DAN PADATNYA ARUS LALU LINTAS DISHUB PANGANDARAN PASANG TRAFFIC LIGHT DI SIMPANG EMPAT PARIGI

PANGANDARANNEWS.COM – Seiring bertambah padatnya arus lalu-lintas di simpang empat parigi, jalan menuju alun-alun, arah Cigugur, Pangandaran dan ke Dusun Kalenceuri, Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran pun memasang traffic light (lampu merah).

Seperti disampaikan Kasi Prasarana dan Pengembangan Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran Yadi Haryadi, Dishub sebelumnya sudah melakukan pengkajian terkait urgennya ada lampu merah di lokasi tersebut.

“Kami juga sudah hitung waktu dan lain-lain, dan ternyata di simpang empat tersebut sudah layak dipasang traficc  light, "tutur Yadi.(16/12).

Selain ramainya kendaraan yang melintas di lokasi tersebut, kata Yadi sering terjadinya kecelakaan serta jalan dengan belokan tajam pun menjadi alasan pemasangan lampu merah disana.

Yadi menambahkan, sebenarnya harusnya ada tiga titik yang dipasang lampu merah, simpang empat  Cikembulan dan Cijulang,  namun karena anggaranya terbatas sehingga baru dipasang di satu titik dulu.

“Untuk satun titik traffic light anggarannya bisa mencapai Rp 160 juta, yang bersumbernya dari APBD dan kita juga sudah berkoordinasi denngan Dinas PU," kata Yadi.

Sementara Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran Lingling Nugraha mengatakan pihaknya berharap tahun depan jumlah lampu merah di Pangandaran bisa terus bertambah sesuai kebutuhan, dan untuk hingga saat ini baru ada di dua titik.

“Untuk mengerjaan pemasangan lampu merah tersebut kami lakukan malam hari. Dan untuk percobaan Insaalloh akan dilakukan minggu depan, “jelas Lingling.(PNews)


KEPRES NOMER 104 TAHUN 2021 DITENGGERAI JADI KENDALA PEMBANGUNAN DI PEDESAAN

Kades Ciakar, Jaka SH
PANGANDARANNEWS.COM – Dengan adanya Keputusan Presiden (Kepres) nomer 104 tahun 2021 yang diterbitkan pada 29 November 2021, pemdes sangat bingung pasalnya pihak desa harus mengalokasikan anggaran Dana Desa (DD)  minimal 40 % untuk program Bantuan Langsung Tunai (BLT), 20 % untuk ketahanan pangan dan 8 % untuk tanggapi darurat pandemi Covid-19, sehingga hanya menyisakan 32 % saja untuk anggaran pembagunan yang ada di desa. 

Demikian disampaikan Kepala Desa Ciakar Kecamatan Cijulang sekaligus sebagai tim hukum Apdesi Kabupaten Pangandaran, Jaka SH usai melakukan audens  di DPRD.(15/12) 

Jaka mengatakan, sedangkan warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) ada yang dari BMT, BLT dan lainnya, dan dalam aturannya warga tidak boleh ganda  menerima bansos tersebut.

“Dan kami di desa mempunyai mana warga yang mendapatkan PKH dari BLT, BMT dan seterusnya, “kata Jaka.

Jaka menuturkan, pada intinya dengan adana Kepres nomer 104 ini pemdes saat ini sangat sulit karena dengan 35 % anggran DD jelas sangat terkendala untuk melakukan kegiatan pembangunan infrastruktur yang ada di pedesaan, dan desa juga harus memberdayakan lembaga-lembaga yang ada di di desa.

Jika biasanya porsi DD diatur pemdes, itu bisa 50-50, artinya bisa 50 % DD untuk pembangunan infrastruktur  dan 50 untuk pemberdayaan, tergantung kebutuhan desa tersebut berapa untuk kegiatan pembangunnya.

Ia menambahkan, sedangkan untuk desa terpencil yang tidak mempunya PADes jelas dengan kebijakan yang ada di Kepoers 104 tersebut menjadi kendala keberlangsungan pembangunan yang ada di pedesaan.

Jaka menyebut untuk di desanya sendiri tahun pihaknya hanya mampu melaksanakan pembangunan infrastruktur  pengecoran jalan sepanjang 1.150 meter saja yang di perencanaan APBDesa 2021 harus selesai 1.500 meter,  tapi dengan adanya Kepres ini desanya tidak bisa merealisasikan seluruhnya dan menyisakan sekitar 350 meter lagi.

“Dan kekurangan tersebut kemungkinan tidak bisa dilanjutkan di tahun yang akan dating, “terangnya.

Dan rencananya kata Jaka, seluruh Kepala Desa se-indonesia hari besok (hari ini-red) akan menemui Presiden di istana di Jakarta untuk menggugat (bukan demo)terkait Kepres nomer 104 tahun 2021. 

“Mudah-mudahan Presiden bisa mengabulkan gugatan kami, “pungkasnya. (PNews)


BUPATI PANGANDARAN SEGERA LAKUKAN ROTASI MUTASI PEJABATNYA ?

PANGANDARANNEWS.COM – Saat ini beredar kabar di kalangan pejabat ASN bahwa bupati dalam waktu dekat ini akan melakukan promosi, rotasi dan mutasi ASN di lingkup Kabupaten Pangandaran.

Saat hal ini dikonfirmasi ke Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani, ia membenarkan hal tersebut bisa saja dilaksanakan pada akhir bulan  ini.

"Jika tidak tahun ini kemungkinan pelaksanaannya bisa awal tahuh depan," ungkapnya.(14/12)

Dani mengatakan, paling tidak ada empat pejabat eselon II hasil open bidding beberapa waktu lalu, yang akan ikut dilantik nanti, lalu eselon III yang akan dirotasi mutasi.

Idealnya menurutnya memang pelaksanaan rotasi mutasi itu dilaksanakan pada awal tahun 2022 karena jika dilaksanakan akhir tahun pertimbanganya agar pada awal tahun semuanya sudah survive terkait pengeluaran keuangan.

Disoal berapa pejabat eselon III yang akan rotasi, Dani belum bisa memastikan secara detail berapa jumlah pejabat eselon III yang akan dirotasi mutasi.

“Kita lihat saja nanti, “kata Dani.

Saat hal ini ditanyakan kepada Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, ia pun tidak berkomentar banyak terkait rotasi mutasi dan promosi pejabat ini.

“Kalau soal itu nanti saja, " ucapnya singkat.  (PNews)

ANTISIPASI KERUMUNAN MASA PADA MALAM TAHUN BARU, PEMKAB PANGANDARAN AKAN TUTUP SEMENTARA SELURUH ALUN-ALUN

PANGANDARANNEWS.COM – Saat libur natal dan tahun baru (nataru) di setiap titik ;lokasi wisata nantinya akan dibuat Check Point sehingga wisatawan yang akan masuk ke obyek wisata saat melewati pos Check Point tersebut akan dicek melalui Aplikasi PeduliLindungi, apakah sudah divaksin atau belum.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata kepada sejumlah media saat ditanya   persiapan menjelang libur nataru di obyek wisata.

Nantinya, kata Jeje di setiap objek wisata akan ada Check Point, dan khususnya di kawasan Pantai Pangandaran Check Point ada di empat titik.

“Ini untuk mengetahui apakah wisatawan sudah divaksin atau belum, pada intinya wisatawan yang akan berlibur ke Pangandaran harus divaksin, kalau belum ya kita vaksin, "terang Jeje.(13/12)

Jeje menyebut, nantinya di setiap pintu masuk (toll gate) akan dipasang PeduliLindungi, dan wisatawan tinggal melakukan scan barcode.

Tak hanya di pintu masuk, menurut Jeje di setiap hotel juga harus dipasang Aplikasi PeduliLindungi, sehingga setiap ada wisatawan akan terdeteksi, jika belum divaksin maka petugas akan datang ke hotel tersebut.

Tak hanya itu, untuk mengantisipasi kerumunan pada malam pergantian tahun nanti pihaknya pun akan mematikan lampu serta menutup sementara seluruh alun-alun dengan garis polisi (police line) mulai tanggal 31 Desemnbber 2021 sampai tanggal 1 Januari 2022.

“Titik krusial terjadinya penumpukan pengunjung diprediksi ada di kawasan Pantai Barat, di lokasi ini diperkirakan pengunjung akan banyak, "ucapnya. (PNews)


KAPOLSEK CIKALONG HADIRI UNDANGAN ULAMA IKUTI PENGAJIAN BULANAN DI DESA CIBEBER CIKALONG

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kanit Binmas Polsek Cikalong Aiptu Ahid hidayat, menghadiri pengajian rutin bulanan di Desa Cibeber Kecamatan  Cikalong. Ia yang datang mewakili Kapolsek Cikalong Polres Tasikmalaya Iptu Roni Hartono, SE, MH, memenuhi undangan para tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

Dalam kesempatan sambutannya ia pun menyampaikan berbagai himbauan seperti hal yang terkait dengan Kamtibmas, Protokol Kesehatan dan mengenai ajakan kepada masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi.                   

“Kami berharap agar dalam beraktifitas warga untuk selalu mematuhi disiplin  Prokes dengan cara, memakai, mencuci tangan dan menghindari kerumunan, “ucapnya.(12/12)

Sementara secarara terpisah Kapolsek Cikalong Iptu Roni Hartono, SE, MH mengatakan, hendaknya masyarakat selalu mendekatkan diri kepada Allah agar dijauhkan dari segala penyakit serta musibah lainnya.

“Selain diwajibkan ikhtiar kita jangan lupa selalu berdoa’ pada Alloh agar kita selalu diberi kesehatan, “kata Kapolsek.

Hal senda dikatakan Kepala Desa Cibeber Nurhabibi mudah-mudahan semua  terhindar dari segala penyakit, salah satunya usaha dengan berbanyak ibadah  berzikir  dan ibdah-0ibadah lainnya.

“Mari kita ikhtiar dengan selalu menerapkan prokes, tapi jangan lupa kita juga berdoa’ agar Alloh selalu memberikan kesehatan pada kita semua, “ungkapnya. (ANWARWALUYO)


JUMLAH PENDAFTAR CPNS DI PANGANDARAN TAHUN 2021 CAPAI 8.953, SAYANG PESERTA DARI PANGANDARAN HANYA 24 % SAJA

PANGANDARANNEWS.COM – Jumlah peserta pada tes CPNS di Pemkab Pangandaran tahun ini ternyata didominasi peserta dari luar Pangandaran.

Menurut Kepala Bidang Pengadaan Pengembangan Kompetensi dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Sofyan Tanjung, dari 8.953 seluruh jumlah yang ikut CPNS di Pangandaran, warga Pangandaran hanya 2.182 dan sisanya berasal dari luar daerah, sementara untuk presentase peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sampai saat ini masih dipilah.

“Kita lihat dulu berapa CPNS yang berasal dari Pangandaran, “ucapnya.(12/12)

Sementara Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani menambahkan, jumlah peserta  CPNS pada tahun 2019 lalu juga sama didominasi dari luar Pangandaran, dari Pangandaran sendiri hanya sekitar 30 persen saja.

Padahal kata Dani jika pendaftar dari Pangandaran banyak maka dipastikan peluang yang jadi CPNS asli Pangndaran terbuka lebar, tapi kalau yang minatnya sedikit susah juga.

“Saya berharap jumlah pelamar untuki tahun berikutnya bisa didominasi warga Pangandaran, “ujar Dani. (PNews)






SATPOL PP DAN JAGA LEMBUR KEMBALI TERTIBKAN PEDAGANG DI LOKASI WISATA PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM - Satpol PP dan Jaga Lembur kembali tertibkan pedagang di lokasi pinggiran pantai yang melebihi kapasitas, walau semula pedagang diperbolehkan berdagang di lokasi tersebutcatatan harus mengikuti aturan yang disepakati, seperti tidak boleh menyediakan meja dan bangku atau kursi terlalu banyak,  sehingga menjadi semerawut dan tidak enak dipandang. Namun sebagian pedagang kurang menggubris aturan tersebut, sehingga akhirnya satpol PP dan Jaga Lembur pun bertindak untuk menertibkan pedagang tersebut.

Menurut salah seorang anggotaJaga Lembur, Agus, penertiban ini terpaksa dilakukan karena jika dibiarkan akan menjadi pembenaran yang di kemudian hari akan menjadi banyak pelanggaran dan ini tentu akan semakin sulit.

"Kami terpaksa bertindak untuk menertibkan para pedagang di pinggiran pantai ini karena sudah melebihi kapasitas dan melanggar, “ujarnya. (12/12)

Agus mengatakan, sebelumnya para pedagang ini sebetulnya jauh-jauh hari sudah diperingatkan agar tidak menyimpan sarana daganganya berlebihan, seperti menggunakan bangku dan kursi yang terlalu banyak sehingga menjadi sempit dan semerawut dan tidak elok dipandang.

Dan sebenarnya imbuh Agus pedagang pun sudah tahu bahwa berdagang di pantai ada aturannya, tetapi mungkin karena merasa saat ini ada kesempatan selagi pengunjung banyak maka diperbanyak ruang dagangnya dengan menumpuk bangku, kursi dan mejanya.

Sementara saat ditertibkan petugas, sejumlah pedagang menyesalkan tindakan petugas mengangkut alat berjualan mereka, menurutnya ini tidak manusiawi walau pun pada akhirnya para pedagang pun  menyadari bahwa menurut aturan dan hasil kesepakannya memang sudah jelas, tidak boleh berjualan dengan melebihi kapasitas yang sudah ditetapkan. (HARISFIRDAUS)


PULUHAN PERANGKAT DESA SE- KECAMATAN BANTARKALONG IKUTI CAPACITY BUILDING

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS -  Puluhan perangkat desa se-Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya selama 2 hari (10-11 desember 2021) mengikuti capacity building dalam rangka peningkatan kemampuan penyusunan perencanaan desa yang di gelar di sebuah hotel di kawasan wisata Pantai Pangandaran.(11/12)

Dalam sambutannya Camat Bantarkalong H Dodo Ilyas S Sos menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya penguatan kemampuan perangkat desa dalam penyusunan perencanaan sejumlah program pembangunan sekaligus kemampuan administrasi dan penguatan kinerja perangkat dalam melaksanakan tugasnya sesuai SOP.

Dodo mengatakan, dalam kegiatan ini diikuti puluhan  perangkat dari 8 desa yang masing-masing desa mengirimkan 4 orang, terdiri dari Kepala desa, Sekretaris Desa, Kasi Perencanaan dan bendahara desa. 

“Panitia juga menghadirkan pemateri dan  narasumber yang kompeten sesuai dengan target kegiatan, sehingga diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat mendorong peningkatan kapasitas dan kinerja perangkat desa, “kata Dodo. (ANWARWALUYO)


WARGA MARUYUNGSARI SUDAH LAMA KELUHKAN TUMPUKAN SAMPAH DI SEKITAR PASAR TRADISIONAL

PANGANDARANNEWS.COM - Sampah yang berserakan di samping Pasar Tradisional Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran membuat pemandangan di sekitar pasar tersebut terkesan jorok dan kumuh, timbunan Sampah tersebut sudah terjadi sejak lama dibiarkan dan sampai saat ini belum ada penanganan khusus dari pengelola pasar hingga akhirnya secara bergotong-royong Ketua karang taruna Dusun, RT, RW, BPD, Linmas dan masyarakat sekitar pun mengambil tindakan dengan membakarnya gundukan sampah tersebut dengan di saksikan langsung Kepala Desa Maruyungsari, Tusiman. (11/12)

Menurut Ketua Karang Taruna Dusun, Lijan Sulaeman kepada PNews menuturkan, berbagai macam sampah seperti sampah plastik, karton, sayur, buah, tulang ikan dan sampah keluarga menumpuk di bagian samping pasar persisnya di belakang SD dan posyandu, sehingga aroma baunya sangat memgganggu.

Lijan mengaku tumpukan sampah pasar di sekitar area sekolah dan posyandu ini sudah lama dikeluhkan warga sejak lama, pasalnya selain menimbulkan bau tak sedap juga mengganggu kesehatan warga dan mengganggu kegiatan belajar.

“Saya khawatir tumpukan sampah tersebut mengundang bermacam jenis penyakit,”Ujarnya

Lijan pun mendesak agar pengelola pasar dan pemerintah desa untuk segera mengatasi limbah tersebut, sebelum banyak warga yang terserang penyakit dengan cara meminta kepada intansi terkait agar segera mengangkut serta mencari tempat untuk mengatasi tumpukan sampah tersebut.

Hal senda dikatakan salah seorang anggota BPD Maruyungsari Rahman. SE, pihaknya mengaku sudah melaporkan masalah ini ke pihak pengelola pasar dan ke Pemdes Maruyungsari.

Kondisi ini juga, kata Rahmat sudah diinformasikan ke Unit Pengelola Teknis Pasar (UPTP) setempat agar sampah tidak meluber kemana-mana karena warga sekitar sangat tertangggu, apalagi di musim hujan seperti sekarang ini tumpukan sampah tersebut mengeloarkan aroma yang menyengat serta pemandangan di sekitar SD dan posyandu tidak sedap dipandang mata.

“Saya berharap jangan sampai ada warga yang terkena sakit dulu baru ada tindakan, “kata Rahmat.

Ketika hal ini dikonfirmasi ke desa, Kepala Desa maruyungsari Tusiman membenarkan kondisi tumpukan pasar di area pasar sangat mengganggu warga, dan pihak pemdes pun berjanji  akan segera menindaklanjuti hal ini ke pengelola pasar.

Kata Tusiman, ia sudah berkordinasi dengan pihak kesehatan dan pendidikan dengan melayangkan surat ke pengembang untuk segaera menyelesaikan masalah pasar dan limbahnya, namun dari pihak pengembang sampai sekarang belum ada penjelasan bahkan saat diundang agar dating ke desa pun tidak datang.

Tapi menurut Tusiman Pemdes Maruyungsari tetap bertaggungjawab untuk mencari sulusinya, karena pasar tradisional desa (tarisi)merupakan bagian dari aset Desa. 

“Kami akan ke Dinas Perdagangan dan Perindustrian, bahkan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan agar permasalahan limbah pasar yang mengganggu warga serta mengganggu proses belajar mengajar di sekolahan dan kegiatan Posyandu, “tegasnya. (Tn)




 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN