STOK VAKSIN HABIS, HARI INI TIDAK ADA PELAKSANAAN VAKSINASI

Bupati Pangandaran: “Kita Sudah Melapaui Target 50 % Capaiannya Sudah 51,23 %

PANGANDARANNEWS.COM -  Usai rapat evaluasi percepatan pelaksanaan vaksinasi di aula setda yang dihadiri seluruh camat dan kepal puskesmas, kepada wartawan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menympaikan, hingga tanggal 27 sepetember 2021 target capaian vaksinasi 50 persen sudah terpenuhi, tepatnya sudah mencapai 51,23 persen, atau sudah lebih 1,23 persen dengan rincian untuk angka vaksinasi lansia sudah 48,93 persen

“Dari pesentase ini Kabupaten Pangandaran sudah mencapai target dan untuk di daerah selatan Jawa Barat ini kita masih berada di level 2 PPKM, “ungkapnya.(27/9)

Jeje menjelaskan, dari persentase tersebut warga yang sudah di vaksin dosis 1 mencapai 176,316 orang (dosis) atau 51,23 persen, dosis 2 sebanyak 73,876 orang atau 21,46 persen dan untuk dosis 3 ada 1.012 orang atau 0,29 persen, jadi total keseluruhan sebanyak 251,204 orang yang sudah divaksin.

Untuk assessment kesehatan, jelas jeje Pangandaran sebenarnya sudah di level 1, namun soal vaksinasi masih di level 2, dan selanjutnya Pemkab akan terus kebut vaksinasi ini hingga mencapai  70 persen.

Disoal ketersediaan vaksin, Jeje mengataan, saat ini stok vaksin habis dan sedang mencari sehingga hari ini tidak ada kegiatan vaksinasi.

“Mudah-mudahan besok sudah ada sehingga kita bisa laksanakan lagi vaksinasi, “jelasnya,

Jeje juga mengatakan, phaknya kini sedang mencari pasokan vaksin ke beberapa tempat, mulai dari kementrian, polres, pemprov dan lainnya, diharpakan dapat terpenuhi 30 ribu dosis, walaupun untuk mencapai 70 persen Pemkab Pangandaran masih kekurangan 60 ribu dosis.

Jeje mngakui, di beberapa desa yang capaian vaksinasinya masih rendah, seperti di Desa Kertajaya dan Cempaka Kecamatan Cigugur,  capaianya masih dibawah 30 persen. (PNews)




AKSI PDULI ACT CIAMIS, GELAR BERSIH PANTAI DAN BERIKAN SANTUNAN PADA NELAYAN PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Tidak hanya dilakukan warga Pangandaran saja yang peduli, ternyata kepedulian juga datang dari warga di luar Pangandaran, seperti yang dilakukan komunitas 

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ciamis, siang tadi bersama masyarakat menggelar ‘’Aksi Peduli Pantai dan Nelayan Pangandaran’’.

Bukan hanya bersih pantai saja ACT juga menggekar serangkaian seperti memberikan santunan yatim dan dhuafa, Operasi Pangan Gratis Selain paket nasi, paket pangan berupa beras wakaf jaring eret kepada nelayan tradisional serta tidak lupa membagikan masker kepada sejumlah pengunjung di obyek wisata pantai Pangandaran.

Branch Manager ACT Ciamis, Herdiana menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi serta menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat pada lingkungan.

Kegiatan ini juga menurutnya diharapkan menjadi ajang  silaturahim dan penyamaan persepsi bahwa pantai dan segala isu sosial yang ada di dalamnya merupakan tanggung jawab bersama.

Herdiana menjelaskan, ada beberapa unsur yang terlibat dalam kegiatan ini, diantaranya Kodim 0613, Koramil Pangandaran, Polsek Pangandaran, Polairud, TNI AL, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, IAID Darussalaam, Biker Subuhan dan PWI Peduli

Masih di tempat yang sama, Danramil Pangandaran, Mayor Nirca Z meberikan apresiasi dengan kegiatan yang digagas oleh ACT, sehingga diharapkan kegiatan ini bisa menyadarkan warga tentang kepeduliannya pada pantai dan masyarakat nelayan prasejahtera.

“Apalagi ini merupakan aksi sosial, maka wajib untuk kita ikut andil di dalamnya,” tegas Nirca.

Hal senda dikatakan Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran Wawan, pihaknya menyampaikan apresiasi pada penyelenggara dan unsur lainnya dalam kegiatan ini.

“Untuk mewujudkan Pangandaran bebas sampah dan nelayananya sejahtera perlu sinergitas antara masyarakat itu sendiri dan pemerintah, ” kata Wawa. (PNews)


KECELAKAAN ANGKUTAN UMUM DI CISAYONG RENGGUT 1 ORANG MENINGGAL 3 LUKA BERAT

PANGANDARANNEW.COM/TASIKNEWS – Sebuah mobil angkutan umum trayek Pasar Cikurubuk-Indihyang Kota Tasikmalaya tadi siang alami kecelakaan di Kp.Sukamaju DS Sukamukti Kec.Cisayong hingga mengakibatkan 1 orang meninggal dan 3 luka berat. (25/9)

Menurut keterangan Danramil 1207/Cisayong Kapten Inf Herlan Ramdani, yang diterima dari Serka Deni Ramdani Babinsa Desa Sukamukti Kecamatan Cisayong Kabupaten, seperti yang dituturkan saksi mata Ayi (40) warga warga Sukamaju RT 01/03 Desa Sukamukti Cisayong, kronologis kejadian tersebut saat angkutan umum tersebut mengantarkan empat orang penumpang sedang melewati jalan yang menurun tajam dan licin di Kampung  Sukamaju Kecamatan  Cisayong tiba-tiba kendaraan tidak bisa dikendalikan sehinggal terjungkal dan menabrak pohon, kemudian langsung terbakar.

“Dalam kejadian tersebut 1 orang meninggal dan 3 luka berat, “terang Herlan.

Belakang diketahui korban yang meninggal adalah sopir angkutan tersebut, dn 3 orang luka berat, dengan identitas Ade Mulyadi (45), Jojo Z.a (40), dan Taswiyah (55) samuanya pedagang.

“Ketiga korban luka berat pun langsung dibawa ke  Puskesmas Cisayong, sedangkan korban meninggal dunia langsung di bawa ke RSUD Soekarjo untuk divisum, “jelas Herlan lagi.(ANWARWALUYO)


SEJAK DIBANGUN TAHUN 1965 BELUM MENDAPAT PERBAIKAN, SATU RUANGAN SDN SINDANGJAYA AMBRUK

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Akibat kayu atap yang sudah lapuk serta tembok yang retak-retak, satu ruangan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sindangjaya Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat beberapa hari lalu ambruk,(23/9)

Menurut penjaga sekolah sekaligus Kepala Dusun Sindangjaya, Dede Suherman, kejadian ambruknya bangunan SD tersebut terjadi sekitar pukul 6.30 pagi, diduga akibat keadaan tembok yang sudah retak ditambah kayu penyangga sudah tidak kuat menahan beban atap bangunan.

“Ambruknya ruangan kelas tersebut jga mengakibatkan kerusakan warung milik istri saya dan sepeda motor saya akibat tertimpa puing - puing bangunan, “terangnya.

Ded mengatakan,  dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka karena saat kejjadian  murid-murid belum datang.

Ditemui secara terpisah Kepala SDN Sindanjaya Haesih S. Pd. membenarkan satu ruangan di sekolahnya ambruk diakibatkan kondisi kayu atap yang sudah lapuk, dan pihanya pun  langsung melaporkan hal tersebut ke UPTD Pendidikan Pancatengah dan meminta ijin untuk dilakukan pembukaan atap sekolah karena akan diperbaiki secara gotong royong oleh warga.

"Dengan ijin Kepala UPTD warga pun bergotong-royong melakukan perbaikan, “ungkap Haesih.

Sebenarnya, kata Haesih pada hari selasa sudah dilakukan peninjauan oleh Dinas PUPR, dan mengatakan akan secepatnya dibangun.

Haesih juga mengatakan, sejak dibangun ada tahun 1965 SDN Sindangjaya ini belum dilakukan rehab atau perbaikan, sehingga ia pun berharap agar Pemkab Tasikmalaya segera melakukan perbaikan, dan rencananya ruangan tersebut akan digunakan untuk ruangan kantor dan ruangan Kepala Sekolah.

Sementara saat dihubungi melalui sambungan telepon, Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya melalui Kasi Sapras H. Daris, mengatakan pihaknya sudah mendapat laporan terkait ambruknya ruangan SDN Sindangjaya dan ia pun langsung melakukan pemantauan ke lokasi.

" untuk melakukan pembangunan atau rehab pihaknya akan memeriksa dulu di Dapodik, “terangnya.(24/9) *ANWARWALUYO*



KECEWA AKIBAT HARGA YANG TERUS ANJLOK, SEORANG PETERNAK TELOR AYAM DI CIAWI BAGIKAN 1 TON TELOR KE JEMAAH JUMAT

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Akibat harganya yang anjlok di pasaran, salah seorang peternak telor di Ciawi Kabupaten Tasikmalaya membagikan sekitar 1 ton telor ayam kepada jemaah jumat dan warga sekitar di masjid besar Ciawi, dan langkah pengusaha telor ini didukung langsung oleh Wakil Bupati Tasikmalaya, H Cecep Nurul Yakin dan sejumlah Muspika Kecamatan Ciawi yang turut hadir dalam pembagian telor tersebut. (24/9)

Kang Cecep sapaan akrab wakil bupati, mengatakan, kondisi peternak telur ayam di Tasikmalaya saat ini terus terpuruk menyusul harga telor di pasaran anjlok sementara harga pakan terus mengalami kenaikan.

Alhamdulillah hari ini kami bisa berbagi telor terhadap sesama, kita ambil keberkahan di hari jumat ini, “ungkap Kang Cecep.

Dan kenapa hanya telor saja, menurutnya ini sebagai upaya untuk menyuarakan kondisi harga telor yang semakin anjlok, untuk itu ia berharap pemerintah pusat untuk melakukan intervensi terhadap para pelaku usaha tani yang terkait di bidang tersebut agar bisa menstabilkan lagi harga telor di pasaran.

Pihaknya juga meminta pemerintah pusat turun tangan kondisinya ini serta memberi solusi untuk kesejahteraan pelaku usaha tani telor ayam ini.

Disoal tindakan yang dilakukan pemda, Cecep mengatakan, pihaknya harus bisa menciptakan keadilan sosial bagi seluruh masyarakatnya sehingga ia mengaku mendukung upaya protes para pengusaha tersebut.

“Tentunya ini langkah yang baik, menyuarakan suara rakyat tapi tidak menghilangkan kebarokahan dengan berbagi dengan sesama,”ucapnya. (ANWARWALUYO)


UNTUK KEDUA KALINYA, PEDAGANG PASAR PANANJUNG ANTUSIAS IKUTI VAKSINASI

PANGANDARANNEWS – Untuk mencapai target Pemkab Pangandaran terus gencar melaksanakan vaksinasi Covid-19 disejumlah lokasi, seperti pada hari jumat (24/9), kegiatan vaksinasi yang digelar di pasar tradisonal Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran yang dilaksanakan Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kab Pangandaran bekerja sama dengan Himpunan Pedagang Pasar Pangandaran (HP2P), Perumda BPR BKPD Pangandaran dan tenaga kesehatan Puskesmas, yang disambut antusias oleh ratusan pedagang di Pasar Pananjung.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kab Pangandaran Tedi Garnida, kegitan vaksinasi ini untuk yang kedua kalinya  dilaksanakan di pasar tradisonal yang dikelola pemerintah daerah, antara lain pasar Kalipucang, pasar Pananjung dan pasar Parigi.

Alhamdulillah sudah  583 jumlah pedagang di pasar Pananjung yang sudah divaksin dengan rincian  pada pelaksanaan pertama 247 dan sekarang yang kedua 336 pedagang, “terang Tedi.

Tedi menjelaskan, seentara capaian vaksinasi untuk pedagang di pasar Kalipucang sudah mencapai 90 persen dari jumlah keseluruhan 222 orang dan untuk pasar Parigi sudah mencapai 91 persen dari jumlah sasaran 335 pedagang, diharapkan vaksinasi dosis 1 untuk para pedagang pasar bisa tercapai sesuai yang ditargetkan.

Sementara menurut Ketua HP2P Arifin secara terpisah mengatakan, pihaknya terus melakukan sosialisasi pada pedagang pasar yang juga anggota HP2P sejak tiga hari sebelum pelaksanaan vaksinasi yang pertama.

Ia juga memberlakukan kepada pedagang pasar bahwa kartu vaksinasi ini bisa dijadikan syarat untuk memperpanjang ijin jongko dan urusan lainnya.

"Kami bersukur karena ternyata pedagang pasar Pananjung sangat antusias mengikuti vaksinasi ini," imbuh Arifin.

Seperti diketahui, vaksinasi di pasar Pananjung ini tidak hanya diperuntukan bagi pedagang pasar saja, vaksinasi juga diperuntukkan bagi para pengunjung pasar. (PNews)


TIDAK SINKRON, ADA PERBEDAAN 3 % ANTARA MANUAL DAN ON LINE DATA VAKSINASI KABUPATEN PANGANDARAN

Wakil Bupati Pangandaran, H Ujang Endin Indrawan
PANGANDARANNEWS.COM - Data vaksinasi Kabupaten Pangandaran antara data manual dan online di aplikasi P-Care tidak sinkron, di data manual capaian vaksinasi sudah 46 % sedang di data on line tercatat baru 43 % sehingga terdapat perbedaan 3 %.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Pangandaran H UjangEndin Indrawan usai menghadiri pelaksanaan vaksinasi para pedagang di Pasar Pananjung Kecamatan Pangandaran.(24/9)

Menurutnya, mungkin ini ada kesalahan menejmen terkait pencatatan data vaksinasi antara Puskesmas dan desa.

“Awalnya manajemen di Puskesmas dan desa tidak memasukkan data vaksinasi ke dalam P-Care, sehingga data yang tersaji secara manual dan online pun tidak sinkron” ungkapnya.

Naun, kata Ujang, walau pun demkian Pemkab Pangandaran saat ini tetap gencar memobilisasi masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi serta melakukan tracing kontak pada kasus-kasus Covid-19.

Untuk lebih mempercepat pelaksanaan vaksinasi, kata wabup, pihaknya juga berencana akan menambah tim, sekarang satu Puskesmas memiliki tiga orang petugas vaksin dan nantinya petugas ini akan ditambah sehingga target vaksinasi bisa segera tercapai.

“Dari data rekap, kata wabup capaian vaksinasi di beberapa wilayah seperti Kecamatan Cimerak, Pangandaran, Parigi dan Mangunjaya saat ini masih rendah masih di bawah 40 persen.

Wabup menyebut, saat ini Pemkab sedang menelusuri kendala yang terjadi di lapangan yang menyebabkan menghambat vaksinasi.

“Untuk mendongkrak capaian vaksinasi ini, saya sendiri akan langsung terjun ke masyarakat sehingga tahu kendala di lapangan, “tegas wabup. (PNews)



 



DUA ATLET ASAL PANGANDARAN MASUK TIM JABAR YANG AKAN BERLAGA PADA PON XX 2021 DI PAPUA

PANGANDARANNEWS.COM – Mungkin tak banyak orang yang tahu  seorang atlet dayung asal Pangandaran,  Rendy Maulana berhail  menjadi perwakilan Provinsi Jawa Barat pada PON XX mendatang di Papua.

Seperti disampaikan Ketua Pesatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Pangandaran Peltu Laut Dayat Sudrajat, Rendy merupakan putra daerah anak dari seorang nelayan  Pangandaran berhasil bergabung dengan tim dayung Jawa Barat  yang ikut berlaga pada PON XX tahun 2021.

Semula Rendy bersama dua temannya satu orang putri dan dua orang putra telah mengikuti Pelatda PON untuk Cabang Olahraga Dayung Jawa Barat di Cipule, Karawang, tapi kata Dayat hasil seleksi Tim Pelatnas dan Pelatda yang lolos hanya 1 orang.

“Dan satu orang itu adalah Rendy Maulana sedangkan yang 2 orang temennnya akan kembali dipanggil untuk mengikuti kejuaraan padaeven lainnya, “terang Dayat.(23/9)

Dikataka Dayat, Rendi Maulana memiliki talenta dan keahlian yang bagus bahkan bisa menyusul para seniornya saat berada diarena.

Tak hanya Regi, atlit lainnya Regi Mulya Ramdhani dari Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Pangandaran juga terpilih bergabung dengan tim Jawa Barat untuk atlet cabang olahraga Polo Air untuk kejuaran PON XX tahun ini di Papua.

Menurut ketua PRSI) Kabupaten Pangandaran H Undang Sohbarudin, semula ada dua atlet polo yang berasal dari Kabupaten Pangandaran, Regi Mulya Ramdhani dan Faisal.

“Mudah-mudahan Regi bersama tim polo Jabar mampu meraih medali emas, saya minta doa dari masyarakat dan Pemerintah daerah Kab Pangandaran, “ucap Undang

Undang mengatakan, Pangandaran merupakan daerah pantai sehingga sudah sepantasnya mayoritas warganya pandai berenang, dan tentunya kondisi alam Pangandaran ini bisa dijadikan modal untuk mencetak atlet, terutama atlet cabang olahraga renang.

“Mungkin sudah saat kita mempunyai kolam renang yang representatif yang bisa dijadikan tempat berlatih atlit renang, polo dan olahraga air lainnya, “kata Undang. (PNews)

 

KINI KESADARAN PELAKU WISATA PANGANDARAN DALAM PATUHI PROKES SANGAT TINGGI DAN TARGET VAKSINASI PUN CAPAI 90 %

PANGANDARANNEWS.COM – Usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata kepada sejumlah wartawan mengatakan, capaian vaksinasi untuk para pelaku wisata sudah mencapai 90%, dan angka ini di atas target yang direcanakan.

“Pelaku usaha wisata benar-benar sudah sadar pada protokol kesehatan dan melaksaanakan vaksinasi,” ucap Jeje. (22/9)

Menurut Jeje pada minggu pihaknya sempat menutup dua objek wisata, Pantai Batukaras dan Pantai Madasari, karena di kedua obyek wisata tersebut masih rendah capaian vaksinasi para pelaku usaha wiata, namun keesokharinya Batukaras dibuka lagi target vaksinasi sudah tercapai.

Namun untuk Pantai Madasari, jelas Jeje masih belum mencapai target sehingga dikeluarkan kebijakan tetap ditutup, saat itu karena ada sejumlah pelaku usaha yang menolak divaksin.

“saat itu kami sempat memberikan pilihan, wisata bisa dibuka tapi yang tidak divaksin dilarang untuk melakukan usaha di obyek wsiata, “kata Jeje.

Jeje menatakan, jika melihat capaian vaksinasi Kabupaten angandaran seharusnya saat ini ada di posisi PPKM Level I, namun ternyata ada kekeliruan dalam menyajikan data dari pihak Kementerian Kesehat

“Dan Kementrian Kesehatan pun sudah meminta maaf ke Pemkab Pangandaran terkait kesalahan penyajian data tersebut, “terang Jeje.

Jeje menjelaskan, kesalahan penyajian data ini terjadi pada data tracing, dan Pemkab Pangandaran dianggap tidak melakukan tracing. Padahal jika ada warga datang ke Puskesmas atau Rumah Sakit juga ke Laboratorium Labkesda, karena ada gejala sakit. 

“Mereka pun langsung di PCR, tapi kalau ke Puskesmas atau Rumah Sakit dites rapid antigen, “terang Jeje lagi. (PNews)


MELALUI PPL DAN PPS KADIS PERTANIAN PANGANDARAN AJAK PETANI IKUTI VAKSINASI

PANGANDARANNEWS.COM – 50 % pencapaian target vaksinasi di Kabupaten Pangandaran untk tetap berada pada PPKM level 2 terus dikebut, salah satunya dengan melibatkan seluruh sektor untuk terlibat langsung dalam sosialisasi ke mayarakat. 

Seperti yang dilakukan Dinas Pertanian dengan memberayakan para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) untuk mengajak masarakat khususnya para petani melaksanakan vaksinasi, bahkan Dinas Pertanian berjanji akan memberi hadiah bagi PPL dan PPS yang berhasil mengajak petani ikut vaksinasi.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Pertanian Pangandaran Sutriaman beberapa hari lalu, pemberian hadiah ini dimaksudkan bentuk dukungan percepatan vaksinasi khususnya di kalangan petani.

“Dengan gerakan Petani Sadar Vaksin kami perintahkan agar PPL dan PPS bisa mengajak petani di desanya masing-masing capaian vaksinasinya harus lebih dari target yang ditentukan, “ungkap Sutriamia. (21/9)

Gerakan Petani Sadar Vaksin yang dilaksanakan hingga tanggal 4 oktobe 2021, kata Sutriaman Dinas Pertanian targetnya dalam waktu satu minggu ke depan 250 petani sudah melaksanakan vaksinasi di tiap-tiap desanya.

“Kami sudah menyiapkan hadiah untuk tiga besar untuk PPL atau PPS di desa yang capaian vaksinasinya tertinggi, juara satu mendapatkan Rp 5 juta, juara dua Rp 3 juta dan juara tiga Rp 2 juta, “jelasnya.

Tidak hanya itu, masihkata Sutriaman, pihaknya juga berjanji akan memberikan prioritas bantuan alat-alat pertanian untuk wilayah pertanian dengan capaian vaksinasi yang tinggi.

Dan berdasarkan data pada Sistem Informasi penyuluh (SIMLUH), jumlah petani di Kabupaten Pangandaran tercatat ada 70.000 orang, sementara yang sudah memiliki kartu tani berjumlah 60.000 orang dan jumlah ini akan menjadi fokus sasaran gerakan petani sadar vaksinasi yang digagas Dinas Pertanian Pangandaran.

Tapi Sutriaman mengakui, sejauh ini pihaknya belum mengetahui pasti berapa persentase petani yang sudah vaksinasi.

Ia juga mengatakan agar para petani jangan ketinggalan iktu mensukseskan program vaksinasi ini karena walaupun kesehariannya berada di sawah atau kebun potensi terpapar tetap ada. 

“Makanya ayo divaksin, ini untuk menekan resiko terpapar covid-19, "imbuhnya.(PNEWS)


WAKIL BUPATI TASIK HADIRI RAPAT PARIPURNA BAHAS RANPERDA USUL PRAKARSA DPRD

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Wakil Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin menghadiri Rapat Paripurna tentang Penyampaian Penjelasan Ranperda Usul Prakarsa DPRD Kabupaten Tasikmalaya tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal dan Penyampaian Penjelasan Ranperda Usul Prakarsa DPRD Kabupaten Tasikmalaya tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren yang dihadiri Dihadiri oleh 30 anggota DPRD secara luring dan 20 anggota secara daring. Acara dihadiri pula Forkopimda Kab. Tasikmalaya, para Kepala SKPD, dan undangan lainnya., bertempat di ruang Paripurna DPRD. (21/09).

Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan dukungan sebesar-besarnya mengenai Ranperda yang dibahas.

Menurutnya, peran investasi dapat meningkatkan pelayanan publik serta mengembangkan usaha makro kecil dan koperasi.

Insentif dalam bentuk pengurangan pajak daerah dan pengurangan retribusi daerah, kata bupati  harus dipastikan dapat dikonversi menjadi dampak yang lebih baik.

“Fasilitasi pesantren untuk menunjang fungsi pendidikan,i dakwah dan fungsi pemberdayaan masyarakat, " ungkapnya. (ANWARWALUYO)



BAKTI SOSIAL DAN DONOR DARAH WARNAI HARI JADI POLANTAS KE 66 POLRES TASIKMALAYA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS  - Ratusan anggota Polres Tasikmalaya ikut mendonorkan darah dalam kegiatan bakti sosial di Hari Ulang Tahun Polisi Lalu Lintas ke-66 bertempat di Gedung Pertemuan Warga (GPW) Mako Polres Tasikmalaya.(21/9)

Dalam Bakti sosial donor darah dengan tema Polantas yang presisi, tangguh dan tumbuh di era kenormalan baru, terkumpul puluhan labu yang dikumpulkan dan difasilitasi oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tasikmalaya, yang nantinya akan disalurkan ke rumah sakit atau pasien yang membutuhkan darah baik karena melahirkan, kecelakaan dan lainnya.

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya AKP Ryan Faisal SIK mengatakan kegiatan bakti sosial donor darah ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hut Lalu Lintas ke-66.

Menurutnya ia sangat senang karena antusias anggota sangat bagus hingga mencapai 100 orang yang melakukan donor darah. 

“PMI juga mengapresiasi karena banyak labu darah yang terkumpul, dan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan stok darah," jelasnya.

Riyan berharap puluhan labu hasil donor  darah ini bisa memenuhi kekurangan di PMI sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sementara Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono SIK MM CPHR menambahkan antusias anggota dalam mengikuti donor sangat besar sehingga bisa terkumpul banyak labu darah di PMI.

“Dalam bakti sosial ini kami bekerja sama dengan PMI  Kabupaten Tasikmalaya, “kata Kapolres. (UDIRUSTANDI)


WARGA KELUHKAN BURUKNYA KONDISI JALAN LINTAS KECAMATAN JATIWARAS - CIKTOMAS

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS –  Rusaknya kondisi jalan di Desa Mandalamekar, Mandalahurip dan Desa Tanjungbarang Kecamatan Jatiwaras - Kecamatan Ciktomas Kabupaten Tasikmalaya dikeluhkan warga, pasalnya jalan sekitar 7 kilo meter tersebut hampir 10 tahun belum mendapat perbaikan.

Melewati jalan yang sudah tidak beraspal ini  para pengendara pun harus ekstra hati-hati, apalagi saat hujan turun karena dikhawatirkan kendaraan bisa terpeleset saat melintas batu-batu di sepanjang jalan.

Menurut salah seorang warga, sudah lama sekali masyarakat berharap pemerintah daerah membrikan perhatian karena jika semakin lama dibiarkan dikhawatirkan kondisinya akan semakin parah.

“Saya masih ingat saat kampanye yang lalu bupati pernah menjanjikan akan memperbaiki jalan ini, “ungkapnya.(21/9) *UDIRUSTANDI*


HARI INI CAPAI 41,58 %, JUMLAH MASYARAKAT PANGANDARAN IKUTI VAKSINASI TERUS MENINGKAT

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM – Hingga saat ini capaian program vakisnasi di Kabupaten Pangandaran sudah 41,58 persen, dan sapai akhir bulan september ini diperkirakan akan mencapai 50 persen.

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, secara keseluruhan setiap harinya angka persentase plaksanaan vaksinasi covid-19 semakin bagus.

“Angka vaksinasi harian rata-rata mencapai 3.000 orang bahkan pada sabtu kemarin mencapai 4.500, itu melebihi target vaksinasi kita, “terang bupati.(21/9)

Padahal sebelumnya, jelas bupati,  angka rata-rata  vaksinasi hanya mencapai 1.000 per harinya, artinya sekarang ini sudah bagus partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan vaksinasi.

Bupai menyayangkan ada beberapa pelaku usaha di obyek wisata pantai Madasari Kecamatan Cimerak yang tidak mau divaksin, tapi pedagang yang usaha Madasari itu terpaksa tidak boleh jualan kalau masih belum divaksin.

Bupati menambahkan, sampai akhir bulan ini kemungkinan angka vaksinasi bisa mencapai 50 persen untuk dosis 1, dan hingga bulan oktober kemungkinan bisa mencapai 70 persen.

Sementara Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Pangandaran Suheryana menambahkan untuk vaksinasi di kawasan wisata hampir semua mencapai 90 persen karena saat penutupan beberapa hari lalu banyak pelaku usaha wisata kemudian melakukan vaksinasi.

“Kami optimisi Pangandaran bisa mencapai target vaksinasi hingga 70 persen agar herd immunity masyarakat bisa terbentuk untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata Suheryana. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN