HASIL PEMANTAUAN BADAN HISAB TASIK HILAL TIDAK TAMPAK DI CIPATUJAH, BESOK MASIH PUASA?

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kantor Kementerian Agama bersama Badan Hisab dan Rukyat (BHRD)Daerah Kabupaten Tasikmalaya menggelar pemantauan hilal penentuan 1 Syawal 1442.H Tahun 2021 yang dipimpin langsung Oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya Drs. H. Usep Saepudin Muhtar, M.Pd, bertempat di Pantai Sindangkerta Kecamatan Cipatujah. (11/5)

Usep mematikan pelaksanaan pemantauan hilal ini dilaksanakan tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti  memakai masker, menjaga jarak serta  membatasi jumlah petugas.

Usai pemantauan Ketua BHRD Kabupaten Tasikmalaya KH. Ade Daruttahqiq, MM.,MH. menyampaikan, secara pergitungan tinggi hilal pada tanggal 11 Mei 2021 tidak tampa dan hilal akan terlihat pada 12 Mei pada sore atau menjelang magrib, sehingga dapat dipastikan 1 Syawal 1442 H atau Lebaran Idul Fitri akan jatuh pada 13 Mei 2021.

“Tinggi hilal sore hari ini di seluruh Indonesia adalah -5,5° sampai dengan -4°06, maka pengamatan hilal tanggal 11 Mei tidak akan nampak hilalnya sehingga tanggal 12 Mei masih masuk bulan ramadhan , “terang Ade.

Ade juga mematikan hilal tidak terlihat  pada sore atau menjelang magrib sehingga pergantian menuju 1 Syawal 1442 H adalah setelah matahari tenggelam pada 12 Mei 2021.

 “Dari hasil pemantauan tadi hilal tidak tampak pada sore hari ini, artinya besok hari masih bulan ramadhan dan masih melaksanakan puasa, "jelas Ade lagi.

Namun menurut Ade untuk hasil penentuan 1 Syawal 1442H pihaknya ikut pemerintah yang akan di sampaikan melalui konferensi pers Menteri Agama RI.

“Secara resmi kita ikuti pemerintah hasil sidang isbat, dan hasil pemantauan kami ini tentu menjadi salah satu laporan pemantauan bahan sidang isbat di Kemenag pusat."kata Ade. (ANWARWALUYO)





KABAR GEMBIRA, TAHUN INI PEMKAB PANGANDARAN BUKA SELEKSI CPNS DAN PPPK

 

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata
Bupati Pangandaran ; “Mudah-mudahan target 85 % warga Pangandaran bisa lolos seleksi” 

PANGANDARANNEWS.COM – Setelah adanya  surat penetapan kebutuhan pegawai di Pemkab Pangandaran yang diterbitkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), kini Pemkab Pangandaran pun tengah mempersiapkan untuk melaksanakan seleksi ASN dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

Dalam surat yang dikeluarkan Kemenpan RB tersebut ditetapkan kebutuhan atau kuota untuk seleksi ASN tahun 2021 Pemkab Pangandaran ini sebanyak 1.217 pegawai.

Seperti disampaikan Bupati Kabupaten Pangandaran H Jeje Wiradinata, penerimaan pegawai ini akan diumumkan secara resmi pada akhir Mei tahun ini dan direncanakan seleksi akan digelar pada bulan Agustus.

Jeje menambahkan, totalnya kuota 1.217 pegawai untuk tahun ini terdiri dari 601 tenaga pendidik  pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

“Sementara  untuk CPNS aatau ASN sebanyak 474 tenaga kesehatan dan 137 tenaga teknis,”jelas Jeje, saat ditemui di ruang kerjanya. (11/5)

Dari kuota yang sudah ditetapkan Kemenpan RB itu, kata Jeje pihaknya akan dilakukan penyesuaian  karena ada beberapa formasi yang dinilai terlalu banyak atau tak sesuai dengan kebutuhan. Seperti, formasi dokter umum sebanyak 44 orang dan dokter gigi 25 orang, itu terlalu banyak. Sehingga karena banyaknya formasi dokter maka diprediksi pendaptar akan kurang, ini jika berkaca  dari seleksi tahun lalu., dan ini sayang kalau sampai formasinya tersebut tak terisi.

Jeje jga mengatakan, pihaknya akan melakukan konsultasi untuk merevisi penetapan kebutuhan pegawai untuk seleksi pegawai tahun 2021 ini.

“Saat ini Pemkab Pangandaran butuh sarjana hukum, sarjana pemerintahan, sarjana kelautan dan sarjana teknik, jadi kalau bisa itu yang ditambah, ”jelasnya.

Jeje menambahkan, ia sangat berharap kesempatan penerimaan pegawai ini bisa dimanfaatkan  sepenuhnya oleh warga Kabupaten Pangandaran, minimal 85 persen formasi penerimaan pegawai ini oleh putra daerah.  Untuk itu emkab Pangandaran pun ikut berupaya salah satu cara dengan memberikan pelatihan seleksi (try out) bagi calon peserta seleksi asal Pangandaran khususnya tenaga honorer K2, honorer yang sudah bekerja 3 tahun.

“Dan jika masih kesempatan baru bisa diikuti oleh masyarakat umum tapi yang berasal dari Pangandaran,” imbuhnya. (PNews)

 

KBPP MEKARWANGI GALAKAN LITERASI DAN BERBAGI SELAMA BULAN RAMADAN

PANGANDARANNEWS.COM - Puluhan pemuda yang tergabung dalam Kumpulan Barudak Pasirpeuteuy (KBPP) Desa Mekarwangi Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran mengisi bulan suci ramadhan dengan melaukan  kegiatan literasi dan berbagi, bertempat di sekretariat KBPP.(10/5)

Seperti dituturkan Ketua KBPP Ujang Sirojul Fauzi, kegiatan ini sengaja digelar karena melihat kondisi anak anak tingkat dasar di Desa Mekarwangi sangat minim dalam budaya membaca, mereka lebih mementingkan gadget ketimbang membaca buku.

Terlebih, kata Ujang, masyarakat Desa Mekarwangi juga masih kurang dalam membaca sehingga ini menjadi pekerjaan rumah bersama baik pemuda mau pun pemerintahan desa sendiri.

“Padahal anak-anak merupakan generasi untuk melanjutkan perjuangan dalam merubah tata peradaban di masa depan yang lebih baik,”kata Ujang.

KBPP juga, kata Ujang ingin mengenalkan bahwa membaca itu penting dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) sejak dini agar ketika anak anak tersebut masuk ke ke jenjang sekolah menengah atau perguruan tinggi sudah terbiasa dengan literasi sehingga perkembangannya akan begitu cepat. Untuk tujuan itu pula KBPP sangat peduli terhadap pendidikan generasi masa depan sehingga  berinisiasi untuk menggelar kegiatan literasi dengan jadwal buka setiap hari selama bulan ramadan.

Adapun buku bacaan yang di pakai, masih kata Ujang, merupakan hasil pinjam dari perpustakaan desa dan dari sahabat-sahabat mahasiswa yang ada di Desa Mekarwangi.

“Pada H-3 ini kami juga memberikan santunan kepada anak yatim dan piatu di Dusun Pasirpetey dan bagi bagi takjil kepada warga sekitar, “terang Ujang.

Penasehat KBPP, Andri Purna Irawan menambahkan, kegiatan seperti ini harus terus di galakan, karena dengan literasi generasi muda pun bisa maju baik dalam sektor pendidikan, ekonomi, politik, kebudayaan, keagamaan dan sektor sektor lainnya.

“Literasi menjadi modal pokok dalam peningkatan SDM karena kemajuan sebuah daerah akan tergantung SDM yang mengisinya, “tegasnya.

Menurut Andri, apa yang dilakukan para pemuda ini sudah sangat baik karena selain ada nilai religiusnya di sisi lain juga untuk meningkatkan jiwa sosial, sehingga pemuda harus bisa berperan dalam sektor apapun dan pemuda harus membawa optimis perubahan yang lebih maju.

“Saya berharap kegiatan ini terus dilanjutkan bukan hanya pada bulan ramadan saja tetapi di bulan bulan selanjutnya, tentunya dengan mengajak adik adik  kagar termotivasi serta bisa terus melanjutkan pendidikan jangan sampai ada anak yang putus sekolah apalagi karena biaya sekolah, “pungkasnya. (YUSUPSIDIK-PNews)


KETUA DPRD PANGANDARAN AJAK IKATAN TUNANETRA MUSLIM GELAR BUKA BERSAMA

PANGANDARANNEWS.COM - Bertempat di RM Minasari di kawasan centra sea food Pamugaran, Ketua DPRD Kabuaten Pangandaran Asep Noordin menggelar buka bersama (bukber) bersama Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Kabupaten Pangandaran dan ibu-ibu panduan suara Banteng Binangkit. (10/5).

Dalam acara tersebut Ketua DRD juga berkesematan memberikan santunan kepada peserta ITMI atas nama pribadi dan keluarga. 

"Pada acara saya dan keluarga ini sengaja ingin sedikit berbagi dengan saudara saudara saya yang memiliki kererbatasan fisik, dan sengaja saya undang mereka dan tetangga juga para ibu panduan suara,i “ujarnya.

Asep menambahkan berbagi kebaikan ini bukan kali ini saja, tetapi di bulan suci ini adalah moment yang sangat tepat untuk menebar kebaikan, sehingga diharapkan semua bisa saling berbagi dan mendoakan.

“Mudaha-mudahan kita diberikan kesehatan serta keluarga yang harmonis dan keberkahan," kata Asep. (HARISFIRDAUS)


MENENGOK GELIAT PEMBAGUNAN DI DESA CIPAINGEN

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian pedesaan khususnya di  Desa Cipaingeum Kecamatan Sodong Kabupaten Tasikmalaya, diperlukan perbaikan sarana infrastruktur pendukung, seperti sarana jalan yang memadai untuk transportasi masyarakat yang akan menunjang pertumbuhan ekonomi. Dan untuk keperluan tersebut tahun ini Desa Cipaingen mengalokasikan anggaran Dana Desa (DD) tahap 1 untuk perbaikan sarana transportasi ini.

Seperti disampaikan Kepala Desa Cipaingeun, Jeni Jaelani, pihaknya saat ini tengah fokus secara bertahap membangun jalan yang mejadi salah satu upaya menunjang aktivitas masyarakat dan penghubung jalan lingkungan desa, jalan Kedusunan Cihanggor.

“Saya berharap warga ikut berperan dan pro-aktif mendukung pelaksanaan pekerjaan itu, “kata Jeni, lewat sambungan teleponnya.(10/5)

Sebab menurutnya, salah satu indikator keberhasilan pembangunan desa adalah bisa meningkatnya pemberdayaan masyarakat desa karena peran aktif masyarakat mutlak diperlukan.

Begitu juga dengan peran pemuda, kata Jeni harus tampil kreatif mempersiapkan diri untuk menjadi penerus kepemimpinan dan pelaku pembangunan di masa mendatang. 

Jeni mengatakan, dalam konsep desa membangun dengan keterlibatan masyarakat sebagai subjek pembangunan bukan sebagai objek. Sementara di bagian lainnya, dalam perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan pemerintah desa lah yang mengaturnya.

“Artinya desa kini sudah punya otoritas sendiri, membangun desa melalui pemberdayaan masyarakat,” tuturnya. (ADEIDRIS-ANWARWALUYO)



INDAHNYA BERBAGI DI BULAN PENUH BERKAH SEJUMLAH PEDAGANG DI TAMAN PESONA PANGANDARAN SALURKAN BANTUAN UNTUK YATIM PIATU

PANGANDARANNEWS.COM – Sejumlah pedagang yang setiap sore hingga malam berjualan di Taman Pesona depan Pasar Pananjung, hari kemarin menyalurkan bantuan kepada anak yatim piatu.(8/5)

Menrut kordinator penggalangan dana dari dari 40 pedagang tersebut, Ujang, mengatakan, kegiatan ini murni diinisiasi oleh beberapa pedagang yang menginginkan adanya bantuan santunan bagi anak anak yatim yang ada di sekitaran Desa Pananjung, apalagi saat ini bulan ramadan sangat tepat untuk memanfaatkan momen bulan berkah ini.

"Berawal dari keinginan sebagian pedagang untuk berbagi kebaikan lalu kami pun mengumpulkan secara sukarela secara rutin setiap hari dari 40 pedagang," jelas Ujang.

Ujang menjelaskan, santunan ini mungkin tidak seberapa nilainya kami hanya baru membantu 10 anak yang kurang mampu tapi respon para pedagang untuk acara ini sungguh luar biasa sehingga diharapkan kedepanya bisa lebih meningkat lagi.

"Selain memberi santunan kami juga menggelar buka bersama yang dilanjutkan dengan taushiah walau pun di tengah kesibukan dan hilir mudik pedagang dan pembeli tapi insaalloh acara ini lebih bermakna," tambah Ujang.(HARISFIRDAUS)


PAC FATAYAT NU KECAMATAN PANGANDARAN WARNAI BULAN RAMADHAN DENGAN KEGIATAN SOSIAL

PANGANDARANNEWS.COM – Dalam rangka mengisi kegatan di buan ramadhan, PAC fatayat NU Kecamatan Pangandaran menggelar kegiatan sosial ramadhan 1442 H dengan mengusung tema "Mutiara Ramadhan PAC fatayat NU kecamatan Pangandaran".

Dalam acara tersebut panitia pun menggelar beberapa kegiatan diantara dongeng kisah ramadhan berkah oleh Muhammad Mansur Mpd.i (Pencerita/pengkisah muslim indonesia), tausiyah oleh K. Ahmad Ramdhani An Nawawi (Ketua LTN PC NU Kabupaten Pangandaran), lomba membuat parcel antar ranting sekecamatan pangandaran dan tidak panitia pun berkesempatan menyantuni sebanyak 30 orang anak yatim dan jompo yang dilanjutkan bagi-bagi takjil untuk masyarakat Pangandaran dan diakhiri dengan buka puasa bersama.

Menurut Ketua Patayat NU Kecamatan Pangandaran Hilfa Ilham Maulida, tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan peluang agar masyarakat dapat mempelajari dan memperdalam agama islam serta menjadikan bulan ramadhan sebagai sarana pemberdayaan umat islam dalam mengenal memahami dan menyelesaikan persoalan keagamaan dan sosial baik secara individu maupun kemasyarakatan.

Selain itu, kata Hifa, degan kegiatan ini juga diaharapkan dapat menumbuhkan kepedulian pada masyarakat kurang mampu sehingga tertanam sikap kesolehan sosial untuk membantu program pemerintah dalam mengurangi kesenjangan sosial salah satunya dengan program santunan anak yatim dan jompo.

“Dan ini juga merupakan merealisasikan program kerja Pengurus Anak Cabang PAC Fatayat NU Kecamatan Pangandaran masa khidmat 2021/2025, “kata Hilfa.(6/5)

Hilfa mengatakan, hakikat dari kegiatan ini intinya selain menjadi ladang untuk berbagi juga menjadi media pembelajaran untuk mengasah kepedulian sosial antara keluarga besar Nahdlatul Ulama khususnya bagi Fatayat NU. 

Dan sebagai generasi muda NU kegiatan ini untuk belajar mengasah kepedulian sosial, mengasah kepekaan sosial, sehingga semua betul-betul merasakan kebersamaan berdiri sama tinggi duduk sama rendah.

Dan buah dari kegiatan ini lahir beberapa harapan, seperti terbangunnya kesadaran yang utuh dalam keluarga besar NU yang tetap berpegang pada satu hal yaitu dakwah islam ahlu sunnah waljama'ah.

“Dan tentang sinergitas semua komponen dalam ikatan idiologi islam ahlu sunnah waljama'ah, “pungkasnya. (Tn)


UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 7 MEI 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Jumat 7 Mei 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.


*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total    : 2000 org

Sembuh : 1842 org

Aktif :     26 org  isolasi RSU,87 Isolasi Mandiri)

Meninggal :     45 org

WNI      :2000 org

Laki2    : 825 org

Perem         : 1175 org

Usia

<5 : 33org

5 - 19  : 191org

20 - 29 : 240org

30 - 39 : 230 org

40 - 49 : 200 org

50 - 59 : 197 org

60 - 69 : 112 org

70 - 79 :   35 org

80-        :     7 org


*SUSPEK*

1. Total         : 820 org

2. Discardid : 791 org

    - Meninggal :  16 org

3. Aktif         :  13 org

4  Laki-Laki :497 org

5. Perempuan :323 org

6. WNI :815 org

7. WNA :    5 org

8. Usia :

< 5 th :  23 org

6-19    : 78 org

20-29 : 242org

30-39 :  102 org

40-49 :    90 org

50-59 :    89 org

60-69 :    59 org

70-79 :    25 org

>80    :     4 org


*PROBABLE*

1. TOTAL.                  : 10

2. MENINGGAL    : 6

3. MENUNGGU    : 0

4. SELESAI            : 4


*KONTAK ERAT*

TOTAL : 2020 org

Discarded : 2010 org

Aktif :     10 org


*HASIL LAB. SWAB*

Positif    : 2000 org

Negatif  : 8979 org

Menunggu hasil : 10 org

Jumlah  :10.989 org


*HASIL RAPID TEST*

Reaktif            :       70 org

Invalid          :          0 org

Non Reaktif : 13.385 org      

Total              : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 7 mei 2021 :
















PATUHI KEBIJAKN LARANGAN MUDIK, PEMKAB PANGANDARAN DUKUNG PELAKSANAAN OPERASI KETUPAT LODAYA TAHUN 2021

PANGANDARANNEWS.COM – Hari ini Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata pimpin apel gelar pasukan operasi ketupat lodaya tahun 2021 yang diikuti Wakil Bupati Pangandaran, Ketua DPRD Pangandaran, Sekda Pangandaran, Para Kepala SKPD Kabupaten Pangandaran, Dansubdenpom III/2-4 Banjar, Kasat Pol PP Kabupaten Pangandaran, Danpos TNI AL, Danpos TNI AU Pangandaran, Para Danramil serta Kapolsek se-Kabupaten Pangandaran serta dengan diikuti peserta apel, diantaranya dari  dari Personel Polsek Jajaran Polres Ciamis dan Koramil di Kabupaten Pangandaran, Subdenpom III/2-4 Banjar, Pos TNI AL Pangandaran, Sat Pol Air Polres Ciamis, Dishub, Satpol PP, Satgas Jaga Lembur, Balawista dan BPBD Kabupaten Pangandaran, bertempat di Alun Alun Paamprokan, pantai Pamugaran, Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran. (5/5)

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata berkesempatan menyampaikan amanat dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, pelaksanaan operasi ketupat tahun 2021 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442. 

“Selama operasi berlangsung Polri mendirikan tiga pos, diantaranya pos penyekatan, pengamanan dan pelayanan yang tersebar diseluruh Indonesia, “amanat Kapolri yang disampaikan bupati.

Pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan Larangan Mudik Kepada masyarakat Indonesia, dan untuk wilayah Kabupaten Pangandaran fase penyekatan larangan mudik dimulai sejak tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 dan fase penyekatan selanjutnya tanggal 18-24 Mei 2021.

Saat diminta komentarnya terkait amant Kapolri, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, pihaknya siap ikut serta menyukseskan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2021 dengan Polres Ciamis.

“Seluruh petugas kami siap bersinegritas dengan intansi terkait dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,”kata bupati.

Masih di tempat yag sama, Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., menambahkan, dalam Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2021 Polres Ciamis sudah mendirikan beberapa pos mulai dari pos penyekatan, pelayanan dan pengamanan.

Masalah pandemi, kata Kapolres, akan ditempatkan di pos Penyekatan yang ada di empat lokasi,  Pos Cihaurbeuti, Panawangan batas Majalengka, Karangkamulyan dan Kalipucang Batas Jabar-Jateng.

Ia menjelaskan, Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2021 ini digelar selama 12 hari terhitung sejak tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.

Kapolres berharap agar masyarakat saat ini jangan mudik dan sambut lebaran tahun ini tanpa mudik karena masih dalam kondisi pandemi. 

“Apabila ditemukan ada warga yang hendak melintas di wilayah hukum Polres Ciamis untuk mudik, maka dengan tegaskami terpaksa menuruh balik arah kembali ke tempat asal, ” tegas Kapolres. (PNews)


BUPATI PANGANDARAN SERAHKAN 2.152 ID CARD PADA PELAKU USAHA WISATA PANTAI PANGANDARAN

JEJE WIRADINATA : “WISATA DIBUKA TAPI TETAP JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN

PANGANDARANNEWS.COM –  Bertempat di kawasan Taman Pangandaran Sunset /Boulevard Pangandaran  Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata menyerahan ID Card dan Qris Bank BJB kepada 2.152 pelaku saha wisata. (5/5)

Dalam sambutannya Bupati mengatakan, penyerahan id card ini dimaksudakan menjadi upaya melindungi para pelaku usaha wisata agar jumlahnya tidak terus bertambah, sehingga nantinya apabila ada pelaku usaha yang tidak memilik ID card ini, maka tidak diperbolehkan berjualan di Pantai Pangandaran.

“Hari ni kita bagikan sebanyak 2.152 ID card bagi untuk pelaku usaha yang sudah terdata,”jelas bupati.

Selain itu membagikan Idcard, bupti juga memberikan Qris bank bjb untuk memudahkan transaksi non tunai.

Bupati mengatakan, ia juga sudah memerintahkan Satgas Jaga Lembur dan Satpol PP untuk mencegah penambahan jumlah pelaku usaha terutama yang datang dari luar wilayah Pangandaran.

Bupatimenambahkan, saat libur idu fitri nanti pariwisata Kabupaten Pangandaran tetap dibuka, tapi bupati juga mewanti-wanti agar pelaku usaha dan semua pihak tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Jangan sampai kita zona merah karena mau tidak mau wisata akan ditutup, oleh karena itu saya meminta semua untuk tetap mematuhi prokes, karena jika abai yang rugi kita semua,”tegasnya. (PNews)


WAKIL BUPATI PANGANDARAN PIMPIN UPACARA PERINGATAN HARDIKNAS TAHUN 2021

PANGANDARANNEWS.COM – Tahun ini peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dilaksanakan dengan sederhana serta diikuti hanya beberapa pejabat saja, diantaranya Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum Drs. Suheryana., MM, Staf Ahli Bupati Pangandaran, Kepala SKPD Kabupaten Pangandaran serta Pejabat Lingkup Kabupaten Pangandara,  pasalnya pasalnay peringatan Hardiknas tahun 2021 ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran, H Ujang Endin Indrawan, saat memimpin upacara peringatan Hardiknas tingat kabupaten.(3/5) 

Dalam sambutan Menteri Pendidikan Nasional yang disampaikan Wakil Bupati Pangandaran, dikatakan, akan banyak terobosan akan dilakukan terkait belajar siswa agar dapat menjadi lompatan kemajuan untuk mampu menyongsong masa depan.

Mendiknas juga ingin agar anak-anak Indonesia memegang teguh falsafah pancasila, pelajar yang merdeka sepanjang hayatnya serta mampu menyongsong masa depan dengan percaya diri. 

Sebelum Indonesia merdeka, masih dalam sambutan Mendiknas, ke depan masih banyak lagi terobosan-terobosan merdeka belajar yang akan dilakukan pemerintah, dan transformasibermakna ini dikerjakan agar segala sesuatu yang selama ini membuat bangsa ini hanya alan di tempat dapat berubah menjadi sebuah lompatan kemajuan.

Terkait pandemi, lanjutnya, seuma harus tetap optimis untuk meraih tujuan serta harus terus bergerak maju tanpa keraguan dengan mengedepankan keselamatan dan kesehatan, karea krisis pandemi ini merupakan ladang optimisme yang menunggu untuk dipanen dan dalam kondisi ini juga merupakan kesempatan untuk meraih kemajuan. 

“Saat ini sudah ada sebagian yang melakukan belajar tatap muka secara terbatas dan ada juga yang tengah bersiap, “kata menteri.

Menteri juga mengajak agar masyarakat untuk saling bergotong-royong dalam memajukan merdeka belajar demi sumber daya manusia unggul serta Indonesia Maju. 

“Mari kita lalui segala tantangan dengan inovasi dan solusi, mari kita ciptakan sejarah yang gemilang dan tak terbantahkan oleh dunia, “teganya.

Ia juga mengatakan, tidak ada tantangan yang tidak dapat dihadapi bangsa besar ini jika dilakukan dengan bergotong royong karena dengan bergotong royong upaya untuk memajukan merdeka belajar agar semakin cepat terlaksana. 

Semua harus sepakat untuk saling memintarkan, saling menyayangi dan saling memelihara demi satu tujuan sumber daya manusia unggul Indonesia Maju. 

“Selamat Hari Pendidikan Nasional, mari bangkit dan pulih mari serentak bergerak mewujudkan merdeka belajar”, pungkasnya. (PNews)


UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 4 MEI 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Selasa tanggal 4 Mei 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

 *KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total                     :1948 org

Sembuh                : 1798 org

Aktif                     :31 org  isolasi RSU,75 Isolasi Mandiri)

Meninggal             : 44 org

WNI                      :1948 org

Laki2   : 803 org

Perem : 1145 org

Usia

<5 : 33org

5 - 19  : 191org

20 - 29 : 240org

30 - 39 : 230 org

40 - 49 : 200 org

50 - 59 : 197 org

60 - 69 : 112 org

70 - 79 : 35 org

80-       : 7 org

 *SUSPEK*

1. Total : 820 org

2. Discardid: 782org

    - Meninggal : 16 org

3. Aktif : 22 org

4  Laki-Laki : 497 org

5. Perempuan :  323 org

6. WNI :  815org

7. WNA : 5 org

8. Usia :

< 5 th :  23 org

6-19   : 78 org

20-29 : 242org

30-39 :  102 org

40-49 : 90org

50-59 : 89org

60-69 : 59 org

70-79 : 25 org

>80    :   4 org

 *PROBABLE*

1. TOTAL.          : 10

2. MENINGGAL : 6

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI : 4

 *KONTAK ERAT*

TOTAL : 2020 org

Discarded: 2010 org

Aktif : 10 org

 *HASIL LAB. SWAB*

Positif   : 1948 org

Negatif  : 8979 org

Menunggu hasil : 10 org

Jumlah  :10.937 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif   : 70org

Invalid   : 0 org

Non Reaktif : 13.385org

Total     : 13.455org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 4 mei 2021 :














 

SECARA BERTAHAP 30 % PEGAWAI NON ASN PEMKAB PANGANDARAN AKAN "DIRAMPINGKAN"

PANGANDARANNEWS.COM – Terkait rencana pemberhentian secara bertahap 1200 tenaga non ASN ini karena dinilai struktur birokrasi di Pemkab Pangandaran dinilai terlalu ‘gemuk’ sehingga terlalu banyak dibanding beban kerja.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, jumlah pegawai non ASN di Pemda Pangandaran sekarang ada  4.400 orang sehingga perlu dilakukan efesiensi pegawai hingga 30 % atau sejumlah 1200 orang.

“Dan perampingan ini tentu harus disesuai dengan mengacu pada analisa beban kerja, “ungkapnya.(3/5)

Misalnya di Puskesmas, Jeje mengatakan berdasarkan analisa beban kerja jumlah pegawai maksimal cukup 62 orang, tapi pada kenyataannya ternyata lebih, bahkan ada yang 62 pegawai tersebut ternyata hanya pegawai honorer saja, dan hal ini tentu perlu perampingan.

Alasan lainnya, imbuh Jeje, dengan jumlah tersebut tentu beban honor atau gaji yang harus dibayar setiap tahun akan besar, dalam 1 tahu untuk membayar honor pegawai non ASN ini sebesar Rp 100 miliar lebih, sehigga dengan perampingan giharapkan porsi APBD lebih banyak, diantaranya untuk pembangunan sarana dan prasarana kepentingan masyarakat.

“Sejauh ini baru sekitar 250 pegawai yang sudah diberhentikan, “jelasnya.

Sementara saat diminta tanggapannya, perampingan pegawai ini berkaitan dengan ‘dendam politik’ pasca Pilkada, Jeje membantah hal tersebut. 

Menurutnya tidak cerita dendam politik, karena seperti dikteahui tidak sedikit egawai yang terkena perampingan anaknya pengurus PDI Perjuangan.  

“Tidak sedikit juga yang datang ke rumah dan menangis karena terkena perampingan, jadi saya tegaskan ini tidak ada hubungannya dengan politik karena perampingan saya lakukan dengan fair,” tegas Jeje.

Sementara Sekretaris Daerah Pemkab Pangandaran Kusdiana menambahkan, efisiensi pegawai dilakukan melalui assesment yang dilakukan tim independen dan seleksi ulang pegawai non ASN ini pun dilaksanakan dengan sistem passing grade. Dan jika sistim ini masih belum selesai dalam proses penyaringan pegawai, maka akan dilakukan penilaian dengan pertimbangan kedisiplinan, loyalitas dan kompetensi.

Kusdiana berharap, dengan adanya perampingan pegawai ini maka struktur pegawai menjadi lebih efisien dan honor mereka pun bisa disesuaikan menjadi lebih layak.

“Jika sebelumnya di kisaran Rp 1 sampai 1,5 juta, maka saat sudah perampingan mungkin bisa mendekati UMK,”jelas Kusdiana. (PNews)


BUPATI PANGANDARAN: “LIBUR IDUL FITIRI 1442 H OBYEK WISATA PANGANDARAN TETAP BUKA”

PANGANDARANNEWS.COM – Dipastikan pada libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H / 2021 obyek wisata Pangandaran akan dibuka untuk wisatawan.

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, tentu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

“Tidak adanya penutupan objek wisata saat ada larangan mudik lebaran, asal dengan tetap menerapkan prokes, “kata Jeje. (3/5)

Terkait bagaimana petugas di lapangan membedakan mana pemudik dan mana wisatawan karena seperti diketahui libur Lebaran ada pada rentang waktu pelarangan mudik, 6 sampai 17 Mei 2021, menurut Jeje nantinya pemilahan apakah itu wisatawan atau pemudik akan terlihat di pintu gerbang objek wisata. 

“Selain ada penyekatan di batas wilayah kemudian masuk ke Pangandaran, kita pasti tahu kalau wisatawan pasti akan masuk ke tol gate wisata tapi kalau pemudik tidak akan masuk ke obyek wisata,” terang Jeje.

Dan jika memang ada pemudik yang lolos, menurut Jeje pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satgas COVID-19 di tingkat desa, untuk melakukan karantina atau isolasi mandiri selama 5 hari.

Oleh karena itu, kata Jeje, ia sudah menekankan pada desa untuk memantau apabila warganya yang mudik dan jika ada langsung masuk karantina dulu selama 5 hari.

“Pemudik dan wisatawan akan berbeda dalam interaksinya karena wisatawan akan lebih mudah dipantau pelaksanaan prokesnya pasalnya wisatawan ada di obyek wisata atau ruang publik, “kata Jeje. 

Dan selama ada di obyek wisata wisatawan akan tinggal di kamar hotel, sementara pemudik ketika pulang ke rumahnya tentu akan terjadi kontak erat dengan orangtua atau keluarganya, sehingga  beda potensi penyebarannya antara pemudik dengan wisatawan.

Jeje juga mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan skema jika ternyata arus kunjungan wisatawan membludak, salah stunya akan berlakukan buka tutup. 

“Jika terjadi kepadatan maka wisatawan akan kami tutup sementara, seperti yang kami lakukan pada liburan malam tahun baru lalu,”jelasnya lagi.

Dan untuk melaksanakan skema tersebut, menurutnya, Pemkab Pangandaran sudah melakukan koordinasi dengan aparat TNI dan Polri, sehingga masalah pemudik dan wisatawan ini dapat dipantau terus. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN