PATUHI KEBIJAKN LARANGAN MUDIK, PEMKAB PANGANDARAN DUKUNG PELAKSANAAN OPERASI KETUPAT LODAYA TAHUN 2021

PANGANDARANNEWS.COM – Hari ini Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata pimpin apel gelar pasukan operasi ketupat lodaya tahun 2021 yang diikuti Wakil Bupati Pangandaran, Ketua DPRD Pangandaran, Sekda Pangandaran, Para Kepala SKPD Kabupaten Pangandaran, Dansubdenpom III/2-4 Banjar, Kasat Pol PP Kabupaten Pangandaran, Danpos TNI AL, Danpos TNI AU Pangandaran, Para Danramil serta Kapolsek se-Kabupaten Pangandaran serta dengan diikuti peserta apel, diantaranya dari  dari Personel Polsek Jajaran Polres Ciamis dan Koramil di Kabupaten Pangandaran, Subdenpom III/2-4 Banjar, Pos TNI AL Pangandaran, Sat Pol Air Polres Ciamis, Dishub, Satpol PP, Satgas Jaga Lembur, Balawista dan BPBD Kabupaten Pangandaran, bertempat di Alun Alun Paamprokan, pantai Pamugaran, Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran. (5/5)

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata berkesempatan menyampaikan amanat dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, pelaksanaan operasi ketupat tahun 2021 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442. 

“Selama operasi berlangsung Polri mendirikan tiga pos, diantaranya pos penyekatan, pengamanan dan pelayanan yang tersebar diseluruh Indonesia, “amanat Kapolri yang disampaikan bupati.

Pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan Larangan Mudik Kepada masyarakat Indonesia, dan untuk wilayah Kabupaten Pangandaran fase penyekatan larangan mudik dimulai sejak tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 dan fase penyekatan selanjutnya tanggal 18-24 Mei 2021.

Saat diminta komentarnya terkait amant Kapolri, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, pihaknya siap ikut serta menyukseskan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2021 dengan Polres Ciamis.

“Seluruh petugas kami siap bersinegritas dengan intansi terkait dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,”kata bupati.

Masih di tempat yag sama, Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., menambahkan, dalam Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2021 Polres Ciamis sudah mendirikan beberapa pos mulai dari pos penyekatan, pelayanan dan pengamanan.

Masalah pandemi, kata Kapolres, akan ditempatkan di pos Penyekatan yang ada di empat lokasi,  Pos Cihaurbeuti, Panawangan batas Majalengka, Karangkamulyan dan Kalipucang Batas Jabar-Jateng.

Ia menjelaskan, Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2021 ini digelar selama 12 hari terhitung sejak tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.

Kapolres berharap agar masyarakat saat ini jangan mudik dan sambut lebaran tahun ini tanpa mudik karena masih dalam kondisi pandemi. 

“Apabila ditemukan ada warga yang hendak melintas di wilayah hukum Polres Ciamis untuk mudik, maka dengan tegaskami terpaksa menuruh balik arah kembali ke tempat asal, ” tegas Kapolres. (PNews)


BUPATI PANGANDARAN SERAHKAN 2.152 ID CARD PADA PELAKU USAHA WISATA PANTAI PANGANDARAN

JEJE WIRADINATA : “WISATA DIBUKA TAPI TETAP JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN

PANGANDARANNEWS.COM –  Bertempat di kawasan Taman Pangandaran Sunset /Boulevard Pangandaran  Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata menyerahan ID Card dan Qris Bank BJB kepada 2.152 pelaku saha wisata. (5/5)

Dalam sambutannya Bupati mengatakan, penyerahan id card ini dimaksudakan menjadi upaya melindungi para pelaku usaha wisata agar jumlahnya tidak terus bertambah, sehingga nantinya apabila ada pelaku usaha yang tidak memilik ID card ini, maka tidak diperbolehkan berjualan di Pantai Pangandaran.

“Hari ni kita bagikan sebanyak 2.152 ID card bagi untuk pelaku usaha yang sudah terdata,”jelas bupati.

Selain itu membagikan Idcard, bupti juga memberikan Qris bank bjb untuk memudahkan transaksi non tunai.

Bupati mengatakan, ia juga sudah memerintahkan Satgas Jaga Lembur dan Satpol PP untuk mencegah penambahan jumlah pelaku usaha terutama yang datang dari luar wilayah Pangandaran.

Bupatimenambahkan, saat libur idu fitri nanti pariwisata Kabupaten Pangandaran tetap dibuka, tapi bupati juga mewanti-wanti agar pelaku usaha dan semua pihak tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Jangan sampai kita zona merah karena mau tidak mau wisata akan ditutup, oleh karena itu saya meminta semua untuk tetap mematuhi prokes, karena jika abai yang rugi kita semua,”tegasnya. (PNews)


WAKIL BUPATI PANGANDARAN PIMPIN UPACARA PERINGATAN HARDIKNAS TAHUN 2021

PANGANDARANNEWS.COM – Tahun ini peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dilaksanakan dengan sederhana serta diikuti hanya beberapa pejabat saja, diantaranya Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum Drs. Suheryana., MM, Staf Ahli Bupati Pangandaran, Kepala SKPD Kabupaten Pangandaran serta Pejabat Lingkup Kabupaten Pangandara,  pasalnya pasalnay peringatan Hardiknas tahun 2021 ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran, H Ujang Endin Indrawan, saat memimpin upacara peringatan Hardiknas tingat kabupaten.(3/5) 

Dalam sambutan Menteri Pendidikan Nasional yang disampaikan Wakil Bupati Pangandaran, dikatakan, akan banyak terobosan akan dilakukan terkait belajar siswa agar dapat menjadi lompatan kemajuan untuk mampu menyongsong masa depan.

Mendiknas juga ingin agar anak-anak Indonesia memegang teguh falsafah pancasila, pelajar yang merdeka sepanjang hayatnya serta mampu menyongsong masa depan dengan percaya diri. 

Sebelum Indonesia merdeka, masih dalam sambutan Mendiknas, ke depan masih banyak lagi terobosan-terobosan merdeka belajar yang akan dilakukan pemerintah, dan transformasibermakna ini dikerjakan agar segala sesuatu yang selama ini membuat bangsa ini hanya alan di tempat dapat berubah menjadi sebuah lompatan kemajuan.

Terkait pandemi, lanjutnya, seuma harus tetap optimis untuk meraih tujuan serta harus terus bergerak maju tanpa keraguan dengan mengedepankan keselamatan dan kesehatan, karea krisis pandemi ini merupakan ladang optimisme yang menunggu untuk dipanen dan dalam kondisi ini juga merupakan kesempatan untuk meraih kemajuan. 

“Saat ini sudah ada sebagian yang melakukan belajar tatap muka secara terbatas dan ada juga yang tengah bersiap, “kata menteri.

Menteri juga mengajak agar masyarakat untuk saling bergotong-royong dalam memajukan merdeka belajar demi sumber daya manusia unggul serta Indonesia Maju. 

“Mari kita lalui segala tantangan dengan inovasi dan solusi, mari kita ciptakan sejarah yang gemilang dan tak terbantahkan oleh dunia, “teganya.

Ia juga mengatakan, tidak ada tantangan yang tidak dapat dihadapi bangsa besar ini jika dilakukan dengan bergotong royong karena dengan bergotong royong upaya untuk memajukan merdeka belajar agar semakin cepat terlaksana. 

Semua harus sepakat untuk saling memintarkan, saling menyayangi dan saling memelihara demi satu tujuan sumber daya manusia unggul Indonesia Maju. 

“Selamat Hari Pendidikan Nasional, mari bangkit dan pulih mari serentak bergerak mewujudkan merdeka belajar”, pungkasnya. (PNews)


UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 4 MEI 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Selasa tanggal 4 Mei 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

 *KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total                     :1948 org

Sembuh                : 1798 org

Aktif                     :31 org  isolasi RSU,75 Isolasi Mandiri)

Meninggal             : 44 org

WNI                      :1948 org

Laki2   : 803 org

Perem : 1145 org

Usia

<5 : 33org

5 - 19  : 191org

20 - 29 : 240org

30 - 39 : 230 org

40 - 49 : 200 org

50 - 59 : 197 org

60 - 69 : 112 org

70 - 79 : 35 org

80-       : 7 org

 *SUSPEK*

1. Total : 820 org

2. Discardid: 782org

    - Meninggal : 16 org

3. Aktif : 22 org

4  Laki-Laki : 497 org

5. Perempuan :  323 org

6. WNI :  815org

7. WNA : 5 org

8. Usia :

< 5 th :  23 org

6-19   : 78 org

20-29 : 242org

30-39 :  102 org

40-49 : 90org

50-59 : 89org

60-69 : 59 org

70-79 : 25 org

>80    :   4 org

 *PROBABLE*

1. TOTAL.          : 10

2. MENINGGAL : 6

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI : 4

 *KONTAK ERAT*

TOTAL : 2020 org

Discarded: 2010 org

Aktif : 10 org

 *HASIL LAB. SWAB*

Positif   : 1948 org

Negatif  : 8979 org

Menunggu hasil : 10 org

Jumlah  :10.937 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif   : 70org

Invalid   : 0 org

Non Reaktif : 13.385org

Total     : 13.455org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 4 mei 2021 :














 

SECARA BERTAHAP 30 % PEGAWAI NON ASN PEMKAB PANGANDARAN AKAN "DIRAMPINGKAN"

PANGANDARANNEWS.COM – Terkait rencana pemberhentian secara bertahap 1200 tenaga non ASN ini karena dinilai struktur birokrasi di Pemkab Pangandaran dinilai terlalu ‘gemuk’ sehingga terlalu banyak dibanding beban kerja.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, jumlah pegawai non ASN di Pemda Pangandaran sekarang ada  4.400 orang sehingga perlu dilakukan efesiensi pegawai hingga 30 % atau sejumlah 1200 orang.

“Dan perampingan ini tentu harus disesuai dengan mengacu pada analisa beban kerja, “ungkapnya.(3/5)

Misalnya di Puskesmas, Jeje mengatakan berdasarkan analisa beban kerja jumlah pegawai maksimal cukup 62 orang, tapi pada kenyataannya ternyata lebih, bahkan ada yang 62 pegawai tersebut ternyata hanya pegawai honorer saja, dan hal ini tentu perlu perampingan.

Alasan lainnya, imbuh Jeje, dengan jumlah tersebut tentu beban honor atau gaji yang harus dibayar setiap tahun akan besar, dalam 1 tahu untuk membayar honor pegawai non ASN ini sebesar Rp 100 miliar lebih, sehigga dengan perampingan giharapkan porsi APBD lebih banyak, diantaranya untuk pembangunan sarana dan prasarana kepentingan masyarakat.

“Sejauh ini baru sekitar 250 pegawai yang sudah diberhentikan, “jelasnya.

Sementara saat diminta tanggapannya, perampingan pegawai ini berkaitan dengan ‘dendam politik’ pasca Pilkada, Jeje membantah hal tersebut. 

Menurutnya tidak cerita dendam politik, karena seperti dikteahui tidak sedikit egawai yang terkena perampingan anaknya pengurus PDI Perjuangan.  

“Tidak sedikit juga yang datang ke rumah dan menangis karena terkena perampingan, jadi saya tegaskan ini tidak ada hubungannya dengan politik karena perampingan saya lakukan dengan fair,” tegas Jeje.

Sementara Sekretaris Daerah Pemkab Pangandaran Kusdiana menambahkan, efisiensi pegawai dilakukan melalui assesment yang dilakukan tim independen dan seleksi ulang pegawai non ASN ini pun dilaksanakan dengan sistem passing grade. Dan jika sistim ini masih belum selesai dalam proses penyaringan pegawai, maka akan dilakukan penilaian dengan pertimbangan kedisiplinan, loyalitas dan kompetensi.

Kusdiana berharap, dengan adanya perampingan pegawai ini maka struktur pegawai menjadi lebih efisien dan honor mereka pun bisa disesuaikan menjadi lebih layak.

“Jika sebelumnya di kisaran Rp 1 sampai 1,5 juta, maka saat sudah perampingan mungkin bisa mendekati UMK,”jelas Kusdiana. (PNews)


BUPATI PANGANDARAN: “LIBUR IDUL FITIRI 1442 H OBYEK WISATA PANGANDARAN TETAP BUKA”

PANGANDARANNEWS.COM – Dipastikan pada libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H / 2021 obyek wisata Pangandaran akan dibuka untuk wisatawan.

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, tentu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

“Tidak adanya penutupan objek wisata saat ada larangan mudik lebaran, asal dengan tetap menerapkan prokes, “kata Jeje. (3/5)

Terkait bagaimana petugas di lapangan membedakan mana pemudik dan mana wisatawan karena seperti diketahui libur Lebaran ada pada rentang waktu pelarangan mudik, 6 sampai 17 Mei 2021, menurut Jeje nantinya pemilahan apakah itu wisatawan atau pemudik akan terlihat di pintu gerbang objek wisata. 

“Selain ada penyekatan di batas wilayah kemudian masuk ke Pangandaran, kita pasti tahu kalau wisatawan pasti akan masuk ke tol gate wisata tapi kalau pemudik tidak akan masuk ke obyek wisata,” terang Jeje.

Dan jika memang ada pemudik yang lolos, menurut Jeje pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satgas COVID-19 di tingkat desa, untuk melakukan karantina atau isolasi mandiri selama 5 hari.

Oleh karena itu, kata Jeje, ia sudah menekankan pada desa untuk memantau apabila warganya yang mudik dan jika ada langsung masuk karantina dulu selama 5 hari.

“Pemudik dan wisatawan akan berbeda dalam interaksinya karena wisatawan akan lebih mudah dipantau pelaksanaan prokesnya pasalnya wisatawan ada di obyek wisata atau ruang publik, “kata Jeje. 

Dan selama ada di obyek wisata wisatawan akan tinggal di kamar hotel, sementara pemudik ketika pulang ke rumahnya tentu akan terjadi kontak erat dengan orangtua atau keluarganya, sehingga  beda potensi penyebarannya antara pemudik dengan wisatawan.

Jeje juga mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan skema jika ternyata arus kunjungan wisatawan membludak, salah stunya akan berlakukan buka tutup. 

“Jika terjadi kepadatan maka wisatawan akan kami tutup sementara, seperti yang kami lakukan pada liburan malam tahun baru lalu,”jelasnya lagi.

Dan untuk melaksanakan skema tersebut, menurutnya, Pemkab Pangandaran sudah melakukan koordinasi dengan aparat TNI dan Polri, sehingga masalah pemudik dan wisatawan ini dapat dipantau terus. (PNews)


DENGAN TEMA “MAY DAY IS BUILED TOGETHER” PEMKAB TASIK PERINGATI HARI BURUH SEDUNIA TAHUN 2021

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Beberapa hari lalu Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya melalui  Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja (Diskopukmnaker) eringati Hari Buruh Sedunia (May day) tingkat kabupaten, yang dihadiri Sekretaris Daerah Kab. Tasikmalaya Dr. H. Mohamad Zen,  Plt Kepala Diskopukmnaker Ir Hj. Wida Andriani, Forkopimda, Perwakilan SKPD, Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Serikat Pekerja Serikat Buruh (SPSI) Kab. Tasikmalaya, Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 Priangan Timur, bertempat di Pendopo Baru (01/05)

Dengan tema "May Day Is Builed Together " peringatan hari buruh ini bertujun untuk meningkatkan semangat dan peran aktif para pekerja dalam proses dunia usaha.

Seperti disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Mohamad Zen, ia  berharap Peringatan May day 2021 dapat menumbuhkembangkan para pekerja dalam rangka memotivasi pengabdiannya pada pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya .

Zen juga berharap melalui peningkatan keterampilan kompetensi, wawasan dan pengetahuan diharapkan peringatan ini dapat dijadikan tonggak bagi semua pekerja untuk mampu bersaing di tataran pasar bebas. 

“Dengan demikian kita mampu beradaptasi dan bersaing dalam percaturan global dibidang ketenagakerjaan," tutur Zen.

Salah satu solusi untuk mengatasi pengangguran, menurut Zen, Pemkab Tasikmalaya akan menggulirkan program pelatihan dengan sistem jemput bola untuk menghemat akomodasi tempat pelatihan. 

“Program ini ada di Diskopukmnaker dan segera akan digulirkan dalam waktu dekat, “jelasnya.(ANWARWALUYO)


PEMKAB PANGANDARAN SEGERA BERLAKUKAN SYARAT DAN KETENTUAN LARANGAN MUDIK LEBARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat terkait larangan mudik lebaran 2021 Pemda Kabupaten Pangandaran segera memberlakukan syarat ketentuan masa penyekatan wilayah.

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, terkait kebijakan tersebut pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi bersama forkopinda. 

“Sesuai dengan kebijakan pusat, larangan mudik ini mulai berlaku mulai tanggal 6 hingga 17 mei 2021,  hanya saja ada syarat ketentuan bagi kendaraan yang diperbolehkan melintas,"kata bupati. (4/5)

Pada 6 hingga 17 Mei 2021 ini, lanjut bupati, kendaraan yang boleh melintas keluar masuk hanya kendaraan emergency dan pengangkut barang kebutuhan pokok saja, sementara untuk yang tidak memenuhi persyaratan tersebut kendaraan akan diputarbalikan arah oleh petugas..

Lebih jauh bupati mengatakan, ada beberapa poin utama yang menjadi pembahasan yang sudah  disepakati, di antaranya melaksanakan Operasi Ketupat Lodaya 2021 sebelum hari Raya Idul Fitri. Dan dalam operasi lodaya ini akan disediakan tiga jenis pos, Pos Penyekatan, Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan.

Dengan adanya Pos Penyekatan ini, kata bupati, berarti tidak ada masyarakat dari luar daerah yang bisa masuk ke Kabupaten Ciamis dan Pangandaran kecuali emergency atau darurat. 

Pos yang akan didirikan Polres Ciamis ini berlokasi di Kalipucang, jalur penghubung masuk dari Jawa Tengah dan dari Jawa Barat bagian selatan, dan pada pos ini petugas akan melakukan pemeriksaan pada setiap kendaraan yang keluar-masuk Pangandaran. 

"Petugas akan memeriksa mulai dari surat identitas, surat ijin dari pejabat instansi yang ditandatangan basah tanda tangan elektronik, surat ijin perusahaan, surat izin kepala desa serta dokumen keterangan negatif Covid-19," jelas bupati.

Bupati menambahkan, kebijakan larangan mudik ini dilakukan merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir serta memutus rantai penyebaran Covid-19. 

"Selainkebiakan larangan mudik pemerintah pun melarang masyarakat melakukan mobilitas dan aktivitas yang memicu kerumunan pada malam takbir, “pungkasnya. (PNews)


JELANG DIBERLAKUKAN LARANGAN MUDIK LEBARAN POLRES CIAMIS LAKUKAN PENYEKATAN KENDARAAN DARI JAWA TENGAH

PANGANDARANNEWS.COM – Pada pra diberlakukannya penyekatan larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah, Jajaran personel Polres Ciamis kemarin  (3/5) telah melakukan penyekatan kendaraan yang hendak melintas masuk ke wilayah Jawa Tengah, yang berlokasi di simpang tiga Pos Lantas Kalipucang, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. 

Penyekatan in langsung dipimpin Kasat Lantas Polres Ciamis AKP Zanuar Cahyo Wibowo, S.I.K. dengan didampingi Kanit Turja wali Iptu Disino Gustiana serta Kanit Kamsel Ipda Sony Santana serta sejumlah personel Satlantas yang dibantu petugas dari TNI, petugas kesehatan serta Satpol PP Pangandaran.

Kepada sejumlah awak media Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., mengatakan, penyekatan ini dilakukan bertujuan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 pasalnya diprediksi akan ada warga yang melaksanakan mudik Idul Fitri lebih awal. Dan pelaksanaan pra penyekatan ini dilakukan secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Jabar. 

“Dan kami melakukan ini juga dalam rangka antisipasi pada warga yang melakukan mudik lebih awal,” ujar Kapolres.

Di pos penyekatan tersebut, kata Kapolres, petugas akan melakukan pemeriksaan mulai dari surat-surat kendaraan, surat tanda bebas Covid-19 pada kendaraan yang hendak masuk ke wilayah Jawa Tengah maupun sebaliknya.  

Selain melakukan pemeriksaan Rapid Tes Antigen, imbuh Kapolres, petugas di Pos penyekatan pun akan memberikan masker gratis kepada para pengendara yang hendak melintas ke Jawa Tengah maupun masuk ke Jawa Barat melalui Jembatan Pancimas Kalipucang.

“Kami berharap agar warga yang saat ini ada di perantauan tidak melakukan mudik lebaran, sayangilah keluarga, saudara, tetangga dan masyarakat di sekitar anda, “ujar Kapolres lagi.

Ia menambahkan, penyekatan ini tidak hanya dilakukan di Simpang Tiga Pancimas Kalipucang tapi juga di depan Kantor Pos Lantas Pangandaran dan di depan Kantor Kecamatan Pangandaran. (PNews) 


INI KOMENTAR MENTERI KELAUTAN SOAL PRIAMARI SAAT KUNJUNGAN KERJA KE KABUPATEN PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Pngandaran, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono  didampingi sejumlah pejabat KKP dan anggota DPR-RI langsung disambut  Bupati-Wakil Bupati Pangandaran, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti dan sejumlah pejabat di lingkup Pemeritahan Pemkab Pangandaran,.

Dalam kunjungan tersebut Menteri Kelautan dan Perikanan RI berkesempatan mengunjungi Poltek Kelautan dan Perikanan Pangandaran, Pangandaran Integrated Aquarium and Marine Research Institute (PIAMARI) serta meninjau langsung aktivitas nelayan di Pelabuhan Cikidang di Desa Babakan Kecamatan Pangadaran.(03/05)

Saat mengunjungi gedung akuarium raksasa Priamari yang sudah beberapa tahun lalu selesai dibangun namun tak kunjung beroperasi atau dibuka untuk umum, Trenggono mengatakan, perlu ada loreksi dan penambahan terkait penataan dan desain Priamari.

"Ini akuarium bagus perlu dilanjutkan, tapi perlu ada koreksi, kalau lokasi sudah cocok karena Pangandaran memang dikenal sebagai daerah wisata "ujarnya.

Kata Trenggono ada dua hal yang harus diperbaiki, seperti penataan lokasi dan desain., dua sarat ini belum terpenuhi. 

Tujuan dibangunnya akuarium ini, kata Trenggono diantaranya untuk edukasi biota laut, sejarah biota laut dan  profil jenis ikan juga sebagai tujuan wisata.

Dan untuk kepentingan tersebut, Trenggono juga mengatakan KKP siap bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata untuk pengembangan PIAMARI.  .

Disoal kapan Priamari mulai dibuka untuk umum, Trenggono hanya menjawab, kedatangannya ke Pangadaran baru kali dan kedatangannya  ke Pangandaran sekarang ini salah satunya untuk melanjutkan pembangunan Priamari supaya lebih baik.

“Saya kan baru kali ini datang ke Pangandaran, “ucapnya.

Sementara Mantan Menteri KKP Susi Pujiastuti yang menginisiasi berharap pemerintah segera melanjutkan pembangunan Priamari.

Kata Susi, dulu ia pernah bermimpi punya sentra kelautan dan perikanan di Pangandaran, ada Poltek, pelabuhan, riset dan wisata. Sekarang saat ia sudah berhenti tapi Priamari belum selesai, jadi tugas menteri sekarang untuk menyelesaikan..

“Saat membangun komplek ini saya terinspirasi lokasi serupa di Sidney Australia, saat itu saya sempat membawa dirjen kesana, “kata Susi.

Pada kesempatan yang sama Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata optimistis kunjungan Menteri KKP ini akan membawa dampak positif bagi penyelesaian pembangunan PIAMARI. 

Jeje mengatakan PIAMARI bisa mendukung kelengkapan objek wisata di Pangandaran dan berharap PIAMARI ini  bisa menjadi tambahan varian destinasi wisata di Pangandaran, sehingga Pemda Pangandaran pun sangat mendukung salah satunya dengan membuka akses jalan. 

"Mudah-mudahan dengan kunjungan Pak Menteri hari ini, PIAMARI bisa segera beroperasi," kata Jeje. (PNews)



JALAN WISATA BARU PAMUGARAN-BATUHIU KINI RAMAI JADI LOKASI NGABUBURIT PULUHAN REMAJA

PANGANDARANNEWS.COM - Sejumlah warga yang didominasi remaja belasan tahun hampir setiap sore asik menikmati pamandangan senja hari di pantai barat Pangandaran. 

Hampir sepanjang jalan yang akan menjadi jalur wisata antara pantai Pamugaran, Karangtirta hingga ke pantai  Batuhiu yang baru selesai dibangun tahun 2020 lalu ini kini menjadi arena “ngabuburit” baru warga.

Seperti dituturkan salah seorang warga Desa Cibenda, Sari, biasanya ia datang bersama rekan-rekannya selepas ashar atau sekitar jam 16.00 dengan berkendaran motor. 

Menurut Sari, kawasan jalan pantai baru ini bagus untuk tempat berswapoto dengan latar belakang hapar laut dengan sinar matahari jingga. 

“Kalau cuaca sedang cerah saya juga bisa menikmati sunset untuk berpoto, “ujarnya.(2/5)

Hal sanada dikatakan rekannya, Umi, sayang sisi sepanjang jalan yang membentang saat ini masih belum ada tumbuhan sehingga jika tengah hari akan terasa panas. 

“Mungkin akan lebih indah jika nanti pinggiran jalan ini ditanami pohon-pohon agar tampak rindang dan tidak terlalu panas jika siang hari, “ungkap Umi. (PNews)

 

ISI KEGIATAN BULAN RAMADHAN PEMDES KARANGMEKAR BAGIKAN TAKJIL DAN MASKER PADA WARGA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Untuk mengisi kegiatan di bulan ramadhan serta eningkatkan tali silaturahmi dengan warga, Pemdes Karangmekar Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya menggelarkegiatan bagi-bagi takjil dan masker.

Pemdes Karangmekar bersama kader PKK, muslimat, patayat, kader Motekar, BUMDES, secara serempak membagi bagi takjil gratis, dan ini sudah menjadi agenda rutin tiap taun di bulan suci Ramadhan dalam rangka menjalin kebersamaan warga.

Menurut Kepala Desa Karangmekar Asep Titabahtir, dengan mengusung “Mewujudkan keteguhan hati dengan memberi dan berbagi ” kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara pemdes dan warga sehingga rasa silaturahmi pu tetap terjaga.

”Dalam kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi terkait pentingnya mengikuti prokes kesehatan dimasa pendemi Covid -19 sekarang ini,”ujarnya.(2/5)

Asep menjelaskan, takjil yang dibagikan ini merupakan produk hasil olahan pedagang yang berada di desanya yang dibeli oleh Pemdes sehingga secara tidak langsung kegiatan ini juga bisa menggerakakan ekonomi warga desa.

Salah seorang warga, Novi, mengucapkan terimakasih karena kegiatan ini bisa menjadi salah sat  rangkaian ibadah di bulan suci.

“Kita isi bulan suci ini dengan amalan-amalan yang insaalloh menjadi pahala kita, “ungkapnya. (ANWARWALUYO)

 






POLRES TASIKMALAYA TERIMA HIBAH TANAH UNTUK PEMBANGUNAN MAKO POLSEK SUKARAJA DARI SEORANG WARGA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Polres Tasikmalaya kemarin menerima hibah sebidang tanah yang akan dipergunakan untuk pembangunan Mako Polsek Sukaraja.

Dalam acara serah terima dan penandatangan nota hibah ini yang dilaksanakan di ruang PPKO dan langsung diterima Kapolres Tasikmalaya,  AKBP.Rimsyahtono S.I.K,.M.M,.C.P.H.R dari seorang warga bernama Drs.H.Ade Hendar, serta disaksikan sejumlah pejabat. (30/4)

Dalam sambutannya Kapolres mengucapkan terima kasih kepada Bapak Drs.Ade Hendar yang tulus   menghibahkan sebagian hartanya untuk kepentingan umum, pembangunanMako Polsek Sukaraja.

“Atas segala kebaikan ini mudah-mudahan Tuhan membalas kebaikan BapakAd e Hendar, “ucap Kapolres. 

Selain kepada pember hibah Kapolrs pun memberikan aprsiasi dan ucapan terimakasih kepada seluruh Muspika atas kerjasama yang terjalin baik  dalam mengemban tugas sehingga tercipta situasi kamtibmas yang kondusif.

“Tidakketinggalan saya juga mengucapkan terimakasih pada Bapak Kapolsek Sukaraja semoga mako polsek Sukaraja bisa segera terwujud, “imbuhnya.

Kapolres juga mengatakan, pihaknya melalui Kabag Ren beserta Paur Log akan segera berkoordinasi dengan BPN untuk proses SHM dan proses pengajuan pembangunan dan Setelah proses hibah selesai sehingga bisa secepatnya terwujud Mako Polsek Sukaraja sebagai tempat pelayanan masyarakat. (ENDAH-AMIRSARIPUDIN)


PERINGATI HARI BURUH, PMII PANGANDARAN GELAR DEMO DI DPRD AJUKAN TIGA TUNTUTAN

PANGANDARANNEWS.COM - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pangandaran mendesak pemerintah dalam peningkatan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), apalagi di Kabupaten Pangandaran terbilang rendah jika dibandingkan dengan daerah lain.

Seperti disampaikan PMII di depan gerbang DPRD Kabupaten pangandaran dalam kegiatan aksi pada hari buruh internasional. (May Day),  sabtu (01/05/20)

Dalam orasinya Ketua PMII Pangandaran Yusup Sidik menyampaikan, pertama PMII menolak lupa Omnibus law, karena Pangandaran sebagai daerah wisata tentu menjadi daerah primadona bagi para investor untuk berinvestasi di sini. Baik investsi dalam dunia perhotelan, rumah makan bahkan pabrik besar dan industri lainnya.

“Hal ini tentu tentunantinya  akan banyak menggunakan jasa para buruh baik buruh lokal pangandaran atau dari luar pangandaran, “kata Yusuf.

Yusuf mengatakan, oleh karena itu buruh harus mendapat perhatian pemerintah terutama terkait hak dan keadilan buruh lainnya, dan pemerintah juga harus memperhatikan setiap perusahaan jangan sampai ketika ada perusahaan yang  memberikan upah tidak sesuai UMK yang sudah ditetapkan.

Dengan kewenangannya, kata Yusuf, baik eksekutif, legislatif atau pun yudikatif harus tegas bila perlu memberikan sanksi tegas kepada perusahaan yang bandel.

Yang kedua, lanjut Yususf, semua harus sadar buruh bukan mesin karena buruh juga manusia sehingga perusahaan harus mempekerjakan buruh dengan selayaknya sesuai dengan aturan yang berlaku, seperti dalam penerapan jam kerja harus “manusiawi” sehingga jika masih ada yang mempekerjakan buruh tak sesuai peraturan jam kerja maka pemerintah mesti menindak tegas pihak perusahaan.

Dan yang ketiga, masih kata Yusuf, stop Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak tanpa alasan yang jelas, karena ini tentu sangat merugikan dan juga merupakan kedzoliman. 

Karena, menurutYusuf, saat menerima PHK tentu mereka bisa jadi belum mempersiapkan diri untuk keberlangsungan hidupnya, apalagi yang sudah punya tanggungan keluarga.

“Hal ini jelas akan menambah banyak pengangguran dan tentu akan berefek pada kesejahteraan masyarakat, “pungkas Yusuf. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN