PEMBERIAN VAKSIN DI PUSKESMAS TINEWATI TANDAI KICK OFF VAKSINASI DI KABUPATEN TASIKMALAYA

Pangandarannews.com/tasiknews –.Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya berharap seluruh prosedur vaksinasi ini harus ditempuh dengan baik agar menjamin kesehatan termasuk sistem distribusi ke daerah, peralatan pendukung sumber daya manusia dan tata kelola vaksinasi.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya, Mohamad Zen saat dalam kegiatan Kick Off vaksinasi Covid-19 yang turut dihadiri Ketua DPRD Kab. Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi, Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono, Dandim 0612 Tasikmalaya, Letkol Inf. Ari Sutrisno, Kepala Kemenag Tasikmalaya Usep Saepudin dan undangan lainnya.(1/2)

6200 dosis vaksin buatan sinovac ini telah melalui izin klinis dengan izin penggunaan darurat dari BPOM, izin halal dari MUI, sehingga, kata Zein, vaksinasi ini akan menjadi salah satu upaya menanggulangi virus Covid-19.

“Termasuk membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional dengan target 70 persen yang divaksin untuk mencapai kekebalan komunitas,” ujar Zen.

Hal senda dikatakan Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Heru Suharto, menurutnya, saat ini Pemkab Tasikmalaya telah menerima vaksin Covid-19 dari Sinovac sebanyak 6200 dosis dengan sasaran 3100 orang tenaga kesehatan, Pejabat VIP/Esensial, dan pelayan publik lainnya untuk 2 kali pelaksanaan vaksinasi, yaitu 14 hari setelah pelaksanaan vaksinasi pertama, dan setelah vaksinasi ini nantinya akan terus dilanjutkan ke masyarakat umum lainnya.

Vaksinasi ini, kata Heru merupakan ikhtiar agar imunitas tubuh menjadi lebih kuat menghadapi Covid-19. 

“Masyarakat jangan takut divaksin dan tetap tabayunlah terhadap informasi apa pun supaya terhindar dari berita menyesatkan atau hoaks, “ucap Heru. (ANWARWALUYO)








KORBAN KEBAKARAN DI DESA BUNIASIH TERIMA BANTUAN SEMBAKO DARI KAPOLSEK PANCATENGAH

Pangandarannews.com/tasiknews – Kapolsek Pancatengah Kabuaten Tasikmalaya, AKP Iwan Sujarwo dan babinkamtibmas Bripka Dodi Harisandi datang menjambangi korban kebakaran yang terjadi pada tanggal 25 januari lalu di Kampung Bihbul RT 04 RW 05 Desa Buniasih.(30/01)

Selain menegok korban pasangan suami isteri Sarjan-Mulati, kapolsek juga memberikan sejumlah bantun sembako.

Seperti diketahui, telah terjadi musibah kebakaran yang menimpa rumah korban saat korba, Sarjan tidak berada di rumah untuk melakukan ibadah solat berjamaah di mesjid sementara istrinya Mulyati sedang mengantar anaknya pergi mengaji ke tempat tempat guru ngaji anaknya.

Di depan keluarga korban dan warga lainnya kapolsek juga berkesempatan memberikan edukasi agar masyarakat ikut berperan aktif menjaga kamtibmas dan tetap melaksanakan protokoler kesehatan memasuki situasi new normal.

“Memakai masker, cuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitazer serta jaga jarak, merupakan salahsatu usaha kita untuk memutus rantai penyebaran covid-19, “jelas kapolsek. (ANWARWALUYO)


UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER TANGGAL 30 JANUARI 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Ini up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Sabtu tanggal 30 JANUARI 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran. 


*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total    :   742 org

Sembuh         :   412 org

Aktif :     27 org  isolasi RSU,  284 Isolasi Mandiri)

Meninggal :     19 org

WNI      :   742 org

Laki2  :  316 org

Perem :   426 org

Usia

<5 : 7org

5 - 19  : 33 org

20 - 29 : 68 org

30 - 39 : 70 org

40 - 49 : 70 org

50 - 59 : 45 org

60 - 69 : 28 org

70 - 79 :   7 org



*SUSPEK*

1. Total :   739 org

2. Discardid :   716 org

    - Meninggal :      14 org

3. Aktif :        9 org

4  Laki-Laki :   453 org

5. Perempuan :   286 org

6. WNI :   734 org

7. WNA :      5 org

8. Usia :

< 5 th :    23 org

6-19  :   78 org

20-29 : 242 org

30-39 : 101 org

40-49 :   90 org

50-59 :   89 org

60-69 :   59 org

70-79 :   25 org

>80    :     4 org


*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 5

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 1


*KONTAK ERAT*

TOTAL : 1871 org

Discarded : 1730 org

Aktif :   141 org


*HASIL LAB. SWAB*

Positif    :       742 org

Negatif :    8230 org

Menunggu hasil :       141 org

Jumlah :   9. 133 org


*HASIL RAPID TEST*

Reaktif            :        70 org

Invalid            :           0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total      : 13.455 org


Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.


Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 30 JANUARI 2021 :
















ZOOM MEETING DENGAN DPRD JAWA BARAT, BAPPEDA PANGANDARAN SAMPAIKAN PROGRES PEMBANGUNAN DAERAH

PANGANDARANNEWS.COM – Dalam rapat dengan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat melalui zoom meeting, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pangandaran, dibahs tentang Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2018-2023. (26/01)

Seperti disampaikan Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian & Evaluasi Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat, Nining Yuliastiani, ST., M.Sc dalam rapat tersebut, rencana pembangunan daerah merupakan suatu proses penyusunan tahapan-tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan didalamnya untuk pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya yang ada dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial dalam suatu lingkungan wilayah/daerah dalam jangka waktu tertentu yang meliputi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD).

Kata Nining Yuliastiani, beberapa grafik yang menunjukan menurun dan meningkatnya suatu potensi yang ada di Provinsi Jawa Barat, diantaranya meningkatnya RLS, menurunnya pengeluaran, meningkatnya IPM yang tidak terlalu segnifikan dan lain – lain.

Masih dalam rapat tersebut, Ketua Dapil IX Ir H. Abdul Hadi Wijaya, M.Sc, membuka kegiatan ini serta memberi kesempatan untuk memaparkan kondisi Kabupaten/Kota di sektor pembangunan, dan semua Bappeda Kabupaten/Kota peserta rapat pun masing-masing menyampaikan potensi dan masalah pembangunan serta perbaikan pembangunan kepada pimpinan Pansus IX Provinsi Jawa Barat.

Sementara Kepala Bappeda Kabupaten Pangandaran, H. Muhamad Agus Satriadi, S.Pt., MP, menyampaikan kondisi pembangunan yang ada di Kabupaten Pangandaran, seperti pembangunan Kampus Unpad PSDKU Pangandaran tahap berikutnya, pembangunan pusat Pemkab Pangandaran yang sedang dibangun yang lokasinya tidak jauh dari kampus PSDKU Unpad Pangandaran, proses pembangunan alun – alun di Desa Cintakarya dan banyak jalan antar desa yang harus diperbaiki.

Keberadaan Bandara Nusawiru di Kecamatan Cijulang yang hingga saat ini belum maksimal dalam operasionalnya, juga disampaikan Bappeda Pangandaran.

“Kami juga menyampaikan pengembangan pasar tradisional, pembangunan sarana kesehatan yang hingga sekarang sudah terbangun 11 Puskesmas namun akses menuju tempat pusat pelayanan kesehatan masyarakat tersebut masih harus diperbaiki, “terang Agus. (PNews)


TERHITUNG TANGGAL 26 JANUARI 2021 BUPATI PANGANDARAN TUNJUK SEKDA JADI PLH BUPATI

Sekda Kab. Pangandaran, Kusdiana
PANGANDARANNEWS.COM – Berdasarkan Surat Perintah (SP) Bupati nomor 130/332/Pem/2021 tertanggal 26 Januari 2021, beberapa hari lalu Sekda Kabupaten Pangandaran Kusdiana ditunjuk menjadi Plh Bupati Pangandaran hingga tanggal 9 Februari 2021, hal ini karena kondisi Bupati Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati Adang Hadari yang berhalangan untuk menjalankan tugasnya karena  terpapar COVID-19.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Pangandaran Saptari membenarkan, untuk sementara Plh Bupati  Pangandaran dijabat Sekretarias Daerah (Sekda) untuk melaksanakan harian Bupati Pangandaran terhitung mulai tanggal diberlakukan SP Bupati tersebut.

Saptari mengatakan, hal ini juga merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang nomor 9 Tahun 2015 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang menyatakan ketika kepala daerah berhalangan menjalankan tugasnya, maka Bupati bisa menunjuk pelaksana harian. Jadi untuk sementara,kataSaptari, pelaksana tugas dan kewenangan harian bupati bisa digantikan sementara. 

“Tapi kewenangan ini sipatnya terbatas tidak seperti bupati definitif, sebatas menjalankan tugas administrasi saja dan tidak bisa membuat kebijakan,"jelasnya. (28/01)

Seperti diketahui, kedua pucuk pimpinan di Pemkab Pangandaran dinyatakan positif Corona., yang dimulai Wakil Bupati Adang Hadari pada Sabtu (23/1) dan sehari kemudian Bupati Jeje Wiradinata juga dinyatakan positif Corona. 

Dan sekarang orang nomer satu dan dua di Kabupaten Pangandaran ini sedang menjalani isolasi  mandiri dan berjuang melawan penyakit virus corona. Bupati Jeje Wiradinata isolasi di RSUD Pandega sementara Wakil Bupati Adang Hadari di rumah dinas. (PNews)


AKIBAT TERLAMBAT DIANGKUT, SAMPAH PUN MENUMPUK HINGGA KE BAHU JALAN KOTA TASIK

Pangandarannews.com/tasiknews - Persoalan sampah di Kota Tasikamalaya sepertinya masih menjadi pekerjaan rumah dan perhatian Pemkot, pasalnya menumpuknya sampah di sejumlah sudut kota, salah satunya di kawasan jalan H.Z. Mustofa sering menjadi keluhan warga dan sejumlah pengendara yang melintas.

Salah seorang warga Cihideng, Arif mengeluhkan, selain menjadi pemandangan yang sareksek, tumpukan sampah yang menggunung dan nyaris menutupi badan jalan ini pun sering menimbulkan bau tak sedap. 

Arif berharap Pemkot Tasik bisa lebih sigap dan menyikapi menangani masalah  sampah ini karena tumpukan sampah dibiarkan terlalu lama warga pun merasa tak nyaman.

“Sebainya sampah tersebut diangkut setiap hari karena ada di pinggir jalan pusat kota," ungkapnya. (29/01)

Jika pemerintah menghibau kepada masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat dan lingkungan bersih, sebaiknya, menurut Arif, ini harus dimulai dengan sikap dan perilaku pemerintah dulu.

“Apakah tidak terangkutnya sampah ini memang karena kurangnya alat angkut atau tenaga kerja, sebaiknya masalah itu jadi fokus pemkot, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)


BENTUK KEPEDULIAN PADA UMAT, KAPOLSEK PANCATENGAH BANTU PEMBANGUNAN PESANTREN MURSYIDUL HIKMAH

Pangandarannews.com/tasiknews - kepedulian Kapolsek Pancatengah AKP IWAN SUJARWO pada tempat peribadatan yang ada di wilayah kerjanya, sangat diapresiasi masyarakat.

Seperti yang dilakukan beberapa hari lalu, dalam kegiatan bakti pada warga, Iwan memberikan bantuan bahan bangunan semen ke Pondok Pesantren Mursyidul Hikmah yang ada di Kampung Tanjungsari Rt/Rw 06/03 Desa Mekarsari Kecamatan Pancatengah, dan bantuan tersebut pun langsung diterima pimpinan pondok. (28/01)

Di tengah-tengah kegiatan tersebut, Iwan pun tidak lupa memberikan edeukasi kepada masyarakat  yang hadir pada kegiatan tersebut, seperti memberikan himbauan agar masyarakat tetap menerapkan Protokol Kesehatan (prokes) pada setiap kegiatan dengan menerapkan 3M dengan.

“Saya akan terus menghimbau agar masyarakat tetap memakai masker, mencuci tangan dengan menggunakan sabun di air yang mengalir atau mnggunakan hand sanitizer dan menjaga jarak, “ucapnya.

Sementara, Pimpinan Pindok Pesantren Mursyidul hikmah, H Asep mengucapkan terimakasih Kapolsek Pancatengah yang telah peduli menyalurkan bantuannya ke pesantren yang sedang dibangun ini, dan mudah-mudahan bantuan ni bermanfaat untuk seluruh warga, karena menurut Asep, keberadan pesantren ini memang untuk kepentingan umat dan semua masyarakat.

“Tarimakasih pada Kapolsek Pancatengah dan jajarannya, semoga Alloh mengantinya berlipat -lipat ganda serta berokah, dan kita juga berdoa’ untuk Indonesia agar covid19 cepat berakhir sehingga kehidupan dan perekonomian masyarakat normal kembali, “ungkap Asep. (UDIRUSTANDI-ANWARWALUYO)



UNTUK VAKSINASI NAKES, UPTD PKM JATIWARAS TERIMA 64 DOSIS VAKSIN SINOVAC

Pangandarannews.com/tasiknews – Sebanyak 6.200  vaksin sinovac yang sudah diterima Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, beberapa hari lalu didistrbusikan ke 49 fasilitas kesehatan di seluruh wilayah se-Kabupaten Tasik.

Seperti disampaikan kepala UPTD PKM Jatiwaras, Irwan Firmansyah, S.Sos, kuota vaksin tahap awal ini akan diberikan untuk tenaga kesehatan (Nakes) di berbagai daerah karena para nakes ini merupakan garda terdepan yang paling berisiko, berhubungan langsung dengan pasien covid-19.

Kebutuhan Vaksin untuk tenaga kesehatan di Puskesmas Kecamatan Jatiwaras sendiri, kata Irwan,  sebanyak 64 dosis.

“Sementara untuk jadwal vaksinasi tenaga kesehatan yang ada di UPTD Puskesmas Jatiwaras kami masih menunggu komando dan intruksi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, “terang Irwan, saat menunggu kedatangan pendistribusian vaksin di halaman Puskesmas (28/01)

Ditempat sama, Koordinator Imunisasi (Korim) PKM Jatiwaras, Apep Mardianto, AMK mengatakan, perangkat yang akan diberikan hari ini dari Dinas Kesehatan diantaranya, Vaksin Sinovac, APD set dan Nedle o,5 ml/cc.

Ia menambahkan, tapi tidak semua tenaga kesehatan akan melaksanakan penyuntikan vaksin karena vaksinasi ini sasaran untuk usia antara umur 18- 59 tahun.

" jadi tidak semua warga bisa tervaksinasi karena harus melalui pemeriksaan dokter, dan yang paling utama kita harus tetap patuhi protokol kesehatan yakni 3 M, " pungkas Apep. (UDIRUSWANDI


PEMKAB TASIKMALAYA RAIH PENGHARGAAN MERITOKRASI KATAGORI BAIK

Pangandarannews.com/tasiknews - Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Mohamad Zen mewakili Bupati hari ini hadir dalam acara Anugerah Meritokrasi yang diselenggarakan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), bertempat di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.(28/1)

Seperti disamaikan Dinas Kominfo, pada kesempatan ini Pemkab Tasikmalaya berhasil meraih Kategori “Baik” dengan nilai 280. Penerapan sistem merit dalam manajemen ASN ini diharapkan dapat memicu perubahan mendasar manajemen ASN di Kabupaten Tasikmalaya ke arah yang lebih baik, karena kualifikasi, kinerja dan kompetensi secara adil tanpa diskriminasi. 

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Ketua Komisi Pemberantaaan Korupsi (KPK) dan Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara yang turut dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN RI.

Sementara kepadasejumlah awak media, Sekda Tasik Mohamad Zen mengatakan, keberhasilan dalam mencapai penerapan sistem merit kategori Baik  ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh jajaran di instansi pemerintah yang sudah berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dalam  manajemen ASNnya.

“Mudah-mudahan kedepannya kita bisa terus mempertahankan prestasi ini bahkan bisa lebih ditingkatkan, “kata Zein. (ANWARWALUYO)

 

PEMBANGUNAN MESJID AGUNG AL-HASAN KARANGNUNGGAL BUTUH DUKUNGAN SEMUA PIHAK

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS Pemerintah Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya terus mensosialisasikan pembangungan Mesjid Al-Hasan, salah stunya pada warga Desa Cikupa.

Hadir dalam sosialisasi tersebut Camat Karangnunggal Asep M Dahliana, STp., MM, Ketua MUI Aj Sopyan dan Ketua Pembangunan Masjid Agung Al-Hasan H Diri, S Ag beserta Team lainnya, yang  diterima langsung Kepala Desa  Cikupa Yudha Heryadhi diampingi BPD dan jajaran Pemerintahan Desa lainnya.(28/01)

Dalam kesempatan tersebut  Kepala Desa  Cikupa Yudha Heryadhi mengajak warganya agar ikut mendukung pembangunan Masjid tersebut dengan cara menyumbangkan sebagian hartanya.

“Nantinya mesjid Al-Hasan ini akan menjadi ikon keagamaan serta menjadi kebanggaan warga Karangnunggal, “ucapnya.

Hal sanada dikatakan Ketua MUI Aj Sopyan, dalam tausiahnya ia memotivasi serta mengajak  masyarakat agar bisa berpartisipasi dan mempunyai semangat untuk memajukan dan membangun Agama lewat pembangunan Masjid Besar Al-Hasan.

Sementara Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana, menambahkan, pembangunan Masjid Besar Al-Hasan saat ini baru mencapai tahapan pembayaran lahan tanah dan pembayaran konsef gambar.

Asep bersukur, gerakan Rp. 2000 sudah berjalan dan akan ditingkatkan dengan tema ” RT Siaga Masuk Sorga”, yang artinya para RT ikut berpartisipasi untuk menggerakkan masyarakat untuk mendukung dan penduli pada proses pembangunan Masjid besar Al-Hasan.

Asep juga menjelaskan, pembangunan Masjid Besar Al-Hasan direncanakan akan menelan anggaran dengan estimasi sekitarRp. 6,7 Milyar.

“Sedangkan saat ini keadaan anggaran yang dimiliki team pembangunan baru mencapai 1% dari target Rencana Anggaran di luar pembayaran tanah dan gambar yang sudah dilunasi, “terangnya.

Sementara Ketua tim Pembangunan Didi, Sag, dalam sambutannya menyampaikan terkait sosialisasi teknis dan tahapan.

Jika estimasi waktu dan rencana keuangan mencapai target, menurut Didi, pembangunan akan selesai dalam waktu 2 tahun.

“Kami mengajak semua pihak agar sama-sama memperjuangkan hal ini serta merasa punya tanggung jawab dan rasa saling memiliki”, harapnya. (ANWARWALUYO)




HARI INI DINKES KAB. PANGANDARAN DISTRIBUSIKAN 3.200 DOSIS VAKSIN UNTUK NAKES DI SELURUH PUSKESMAS

PANGANDARANNEWS.COM – Hari sebanyak 3.200 dosis vaksin distribusikan Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran ke seluruh Puskesmas.

Saat dihubungi lewat telepon celullernya, Kepala Dinas Kesehatan Pangandaran, drg, Yani Ahmad Marzuki, mengatakan, setelah sehari sebelumnya (27/1) vaksin tersebut diterima dan disimpan di UTD Farmasi di Jalan Merdekan samping RSUD Pandega, hari ini (28/1) dengan dikawal BPOM, TNI dan POLRI vaksin-vaksin tersebut disebar ke seluruh Puskesmas.

“Vaksin ini kami terima hari kemarin sekitar jam 15.00 sore, “terang Yani.(28/01)

Yani menjelaskan, untuk tahap pertama vaksinasi akan dilakukan pada sekitar 1.600 tenaga kesehatan (Nakes) , dan pembagian vaksin ini jumlahnya tidak merata pada tiap-tiap puskesmas tapi berdasarkan pemetaan yang ada di Gugus Tugas.

Yani menambahkan, jadi untuk tahapan vaksinasi ini yang pertama untuk tenaga kesehatan, pelayan publik, seperti pejabat pemerintah, perbankan dan lain-lain.

“Dan untuk masyarakat sendiri vaksinasi akan dilakukan pada tahap ketiga, mungkin akhir tahun ini, “kata Yani.

Yani juga menegaskan, vaksinasi ini bukan merupakan pengobatan covid-19 tapi untuk meningkatkan imunitas (daya tahan) tubuh, sehingga walau nanti sudah divaksin harus tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Jadi kalau sudah divaksin jangan sampai prokes diabaikan, jangan seperti itu, “pungkasnya. (PNews)


INI GAGASAN GUBERNUR JABAR, ADA PASAR TERAPUNG DI GREEN CANYON PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Membuat pasar terapung di sungai Ciulang menjadi salah satu gagasan Guberur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat saat menghadiri Soft Opening Alun-alun Paamprokan di kawasan pantai Pamugaran Pangandaran.(24/01)

Menurutnya, ide ini didapatkan saat ia pergi ke obyek wisata Green Canyon di Kecamatan Cijulang, melihat indahnya wisata sungai dengan airnya yang jernih, kenapa tidak gagasan membuat pasar terapung bisa di wujudkan di obyek wisata ini. 

Nantinya wisatawan, ujar Kang Emil, sapaan akrabnya, bisa sambil berbelanja di pasar terapung yang ada di aliran sungai Cijulang, dan ini tentu akan menambah keren serta bisa lebih memanjakan pengunjung yang datang ke Green canyon.

“Wisatawan nantinya bisa belanja di pasar terapung yang berada di aliran Sungai Cijulang ini atau di area parkir yang ada sekarang ini, “ungkapnya.

Sementara yang mendampingi kunjungan orang nomer sati di Jawa Barat ini, Sekda Kabupaten Pangandaran Kusdianan, menyampaikan tentu ia sangat merespon ide pasar apung yang disampaikan gubernur, sehingga pihaknya pun segera akan mengadakan pertemuan dengan seluruh stakehorder di Green Canyon untuk membahas ide ini.

“Tentu kan kami bahas baiknya seperti apa, apakah lokasi belanja tetap di lokasi parkir seperti sekarang atau terapung, “kata Kusdiana. (PNews)


INI CERITA PEDAGANG CILOK DI MASA PANDEMI COVID-19

Pangandarannews.com/tasiknews – Dimasa pandemi covid-19 benar-benar menjadi masa sulit untuk dunia usaha, terlebih usaha kecil yang hanya mengandalkan keuletan dan modal alakadarnya.

Sebut saja Kosim, seorang pedagang cilok yang setiap hari berkeliling menjajakan dagangannya hampir ke semua sudut pemukiman di Kota Tasikmalaya untuk menjemput uang receh dari pembelinya. 

Tak banyak yang bisa dilakukan, Kosim karena mengeluh pun tidak akan menyelesaikan persoalan beban hidup dan kebutuhan sehari-hari keluarganya yang harus ditanggungnya.  

Bukan hanya Kosim, masih banyak kisah sedih tentang susahnya untuk bertahan hidup di masa pandemi ini, seperti yang dialami Partam yang sehari berjualan nasi goreng, Asep dan Rian yang menjajakan makanan ringan dan kopi di trotoar jalan Kota Tasik.  cerita mereka hampir sama, menurunya penghasilan dari hasil usahanya karena pandemi covid-19.

“Tapi bagaimana pun kami harus tetap berjualan karena resiko keluarga harus tetap terpenuhi, “ungkap Kosim, mungkin mewakili suara rekan senasibnya.(27/01)

Namun menurunnya jumlah pendapatan yang bisa dibawa pulang ke rumah tidak lantas mebuat Kosim putus harapan, ia pun tetap yakin masa ini pasti akan berakhir dan usahanya pun akan kembali normal. 

Jika yang dialaminya hanya menurun jumlah pendapatan, menurut Kosim, mungkin ceritanya lain dengan para pengusaha bermodal besar yang juga harus menanggung kehilangan sebagian modalnya karena produksinya berhenti atau produknya tidak laku dijual, padahal resiko untuk mebayar upah karyawan, listrik dan biaya produksi lainnya harus tetap dikeluarkan.

Kata Kosim, ia hanya bermodal puluhan ribu dan tenaga saja sehingga bisa dibilang ia tidak menanggung kerugian modal.

“Saya hanya kehilangan sebagian penghasilan saja, “ungkapnya lagi. (ANWARWALUYO)



 


UP DATEDATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN TANGGAL 27 JANUARI 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Ini up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Rabu tanggal 27 januari 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*


Total            :   664 org

Sembuh :   380 org

Aktif :    24 org  isolasi RSU,  242 Isolasi Mandiri)

Meninggal :    18 org

WNI    : 664 org

Laki2            :  280 org

Perem :  384 org

Usia

<5 : 7org

5 - 19  : 33 org

20 - 29 : 68 org

30 - 39 : 70 org

40 - 49 : 65 org

50 - 59 : 45 org

60 - 69 : 28 org

70 - 79 :   7 org


*SUSPEK*

1. Total         :  736 org

2. Discardid :  716 org

    - Meninggal :    14 org

3. Aktif         :      6 org

4  Laki-Laki :  452 org

5. Perempuan :  284 org

6. WNI :  731 org

7. WNA :      5 org

8. Usia :

< 5 th :    23 org

6-19    :    78 org

20-29 :  242 org

30-39 :  101 org

40-49 :    90 org

50-59 :    89 org

60-69 :    59 org

70-79 :     25 org

>80    :       4 org


*PROBABLE*

1. TOTAL.                  : 5

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 1


*KONTAK ERAT*

TOTAL : 1836 org

Discarded : 1730 org

Aktif :   106 org


*HASIL LAB. SWAB*

Positif    :   664 org

Negatif          : 8230 org

Menunggu hasil :   106 org

Jumlah  : 9.000org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif    :          70 org

Invalid    :            0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total      :  13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 27 JANUARI 2021 :

















 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN