JEJE WIRADINATA: “SELAMAT HARI JADI KE 8 KABUPATEN PANGANDARAN...”

JEJE WIRADINATA
PANGANDARANNEWS.COM – Menjelang peringatan hari jadi Kabupaten pangandaran yang ke 8, Jeje Wiradinata yang saat ini sedang melaksanakan masa cuti sebagai Bupati Pangandaran karena ikut dalam pencalonan pada Pilkada serentak tahun 2020, saat diminta komentarnya mengatakan, selam hampir 5 yahun kepemimpiannya, mengaku masih banyak kekurangan.Walau demikian, menurut Jeje, ia sudah mencurahkan segala kemampuan dan pikirannya untuk kemajuan tempat dimana ia dilahirkan. 

Dengan segala dinamika yang ada, Jeje bersukur karena selama ini mendapat dukungan masyarakat untuk ikut bersama-sama membangun daerah yang baru berusia seumur jagung ini. Dengan empat skala perioritas kebijakan yang digulir sudah bisa membawa angin perubahan.

Baginya, imbuh Jeje, pengabdian terbaik untuk masyarakat menjadi periorita utama dalam bekerja dan masyarakat pun kini sudah bisa menikmati perubahan ini.

Alhamdulillah, hingga tahun  infrastuktur sudah hampir selesai dan sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, ”ungkapnya.(24/10)

Jeje yang ditemui di kediamannya di Jalan Kidang Pananjung Pangandaran, juga mengatakan, kemeriahan dalam menyambut Milangkala ka 8 Kabupaten Pangandaran tahun ini mungkin berbeda dengan taun sebelumnya, karena berlangsung saat kondisi pandemi covid-19. 

“Dan pada perayaan besok hari juga saya tidak menjadi inspektur upacara karena masih dalam masa cuti, “imbuhnya. 

Tapi walau pun tidak secara langsung ikut dalam peringatan milangkaa tahun ini, menurutnya ia masih bisa merasa senang karena setiap hari bisa bertemu langsung dengan masyarakat saat melaksanakan kampanye daring.

Pada saat kampanye daring ini selain menyampaikan rencana program Pangandaran ke depan, kata  Jeje, menurutnya, ia juga bisa mendengarkan langsung keinginan masyarakat. Karena dukungan masyarakt merupakan energi positif untuknya agar bisa berkarya lebih hebat dan lebih juara lagi. 

“Saya tidak akan bisa berbuat banyak tanpa dukungan penuh masyarakat Pangandaran, “pungkasnya. (PNews)



PERINGATI HARI SANTRI NASIONAL, PEMKAB PANGANDARAN GELAR DOA DAN DZIKIR BERSAMA

PANGANDARANNEWS.COM-Dengan tema “Santri Sehat Indonesia Kuat”, dipimpin Pjs Bupati, Dani Ramdhan, Pemkab pangandaran gelar peringatan Hari Santri Nasional tahun 2020, dengan menggelar upacara bertempat di halaman kantor bupati.(22/10)

Turut hadir unsur Forkopimda, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran Drs. H. Kusdiana MM, Kepala SKPD, Ketua MUI Kabupaten Pangandaran, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Pjs Bupati Pangandaran, Dani Ramdhan mengatakan, Hari Santri ini merupakan momen penting sebuah peristiwa sejarah panjnag perjuangan bangsa, karena sejarah juga mencatat pada masa revolusi kemerdekaan para santri telah mewakafkan hidupnya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia serta ikut mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

“Penetapan Hari Santri Nasional dimaksudkan agar kita semua selalu ingat dan meneladani semangat kebangsaan, semangat cinta tanah air, semangat rela berkorban untuk bangsa dan bernegara dan semangat jihad para pendahulu kita, “tegasnya. 

Dengan mewarisi semangat ini, imbuh Dani, diharapkan santri-santri masa kini dan masa depan baik yang ada di pesantren maupun yang diluar bahkan seluruh anak bangsa dapat memperkuat jiwa religius keislaman dan sekaligus juga jiwa nasionalisme berkebangsaan.

Walau masih dalam kondisipandemi covid-19 Peringatan Hari Santri Tahun ini mungkin sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena pada peringatan tahun sebelumnya kegiatan ini sangat meriah dan lengkap dihadiri para santri dari berbagai pondok pesantren se-Kabupaten Pangandaran dan dengan segala kemeriahan perlombaan dan lain sebagainya, tapi menurut Dani, peringatan momen bersejarah ini tetap tidak mengurangi nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan hari Santri tahun ini.

“Dengan tema santri sehat Indonesia kuat, ini  berdasarkan fakta bahwa saat ini seluruh dunia tidak terkecuali Indonesia sedang dilanda pandemi covid-19, ‘terangnya.

 Di beberapa tempat, sejumlah pesantren berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian dan penanganan dampak covid-19, dan ini tentu menjadi bukti nyata pesantren juga memiliki kemampuan walau dengan keterbatasan fasilitas yang dimiliki. Tapi intinya, modal utamanya adalah tradisi kedisiplinan yang selama ini tentang keteladanan dan sikap kehati-hatian para pengasuh pesantren yang diajarkan pada pari santrinya.

Di masa lalu peran santri yang sangat besar bagi kemerdekaan dan kelangsungan NKRI maupun di era pembangunan saat ini, sehingga pemda pun mengajak kepada seluruh bangsa untuk  berpartisipasi dan berbondong-bondong mensukseskan program ayo mondok.

Dijelaskan Dani, ayo mondok merupakan program yang dicanangkan untuk memperkuat kembali eksistensi pesantren sebagai lembaga pendidikan yang sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka.

“Atas nama masyarakat dan pemkab Pangandaran, saya mengucapkan, Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2020, semoga ini menjadi momentum kebangkitan para santri dalam berbakti dan ikhlas mengabdi pada bangsa, “ucapnya.

Masih di tempat yang sama usai upacara, Pemkab Pangandaran pun menggelar Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H, serta Doa dan Dzikir Bersama, yang dilaksanakan secara sederhana sertatetap mematuhi protokol kesehatan, yang dihadiri Pjs. Bupati Pangandaran Dr. H Dani Ramdhan, M.T, Ketua MUI Kab. Pangandaran, Kepala Kantor Kemenag Pangandaran, para Kepala SKPD se-Kabupaten Pangandaran dan para tokoh agama. (PNews)


PAAMPROKAN JADI VARIAN BARU FASILITAS WISATA PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM-Dalam kunjungan kerjanya hari juma’t kemarin ke Kabupaten Pangandaran, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil berkesempatan melihat langsung ke lokasi rencana pembangunan obyek wisata baru Pangandaran Splash Park di kawasan Pantai Pamugaran Pangandaran.(23/10)

Hadir pada kesempatan tersebut Pjs Bupati Pangandaran Dr. H Dani Ramdan MT, Walikota Banjar Hj. Ade. Uu Sukaesih, Kepala Dinas Tarkim Prov. Jawa Barat, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Prov Jabar, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Sekda Pangandaran Drs. Kusdiana MM, Sekda Kabupaten Ciamis, Direktur Utama PT. Panca Makmur Bersama (PT. PMB).

Usai peletakan batu pertama, Kang emil, sapaan akrab gubernur, akhirnya memberi nama Paamprok, yang artinya tempat tersebut merupakan tempat pertemuan, untuk wisata baru yang akan dibangun di lahan eks. Binas Sosial Pemprov Jabar dan dibiayai dari Corporate Social Responsibility (CSR) dari  PT. PMB.

Di hadapan tamu undangan yang hadir, Emil un memaparkan arti dan penjabaran kata paamprokan, amprok itu bahasa sunda artinya bertemu, lalu diberi awalan pa dan akhiran an, sehingga menjadi tempat paamprokan (bertemu).

Ini menjadi tempat wisata baru yang diharapkan bisa ikut memajukan dunia pariwisata yang ada di Pangandaran, salahsatunya dengan sering menggelar even-even.

 “Dalam pemberian nama apa pun selain enak dibaca, kata Emil, juga harus mempunyai makna mulia dan bermakna tentang kearifan lokal, “terang Emil.

Emil juga mengatakan, nantinya di Ruang Terbuka Publik (RTP) Paamprokan rencannanya akan dibangun sejumlah fasilitas, seperti plaza, menara pandang, shelter UKM, ruang bermain anak, arena olahraga serta penunjang lainnya.

Sementara menurut Pjs Bupati Pangandaran, Dani Ramdhan, RTP Paamprokan akan jadi tambahan varian wisata yang diharapkan bisa mengkatrol arus kunjungan wisatawan ke Pangandaran.

Kata Dani, bagi pangandaran  ini merupakan langkah strategis karena dengan bertambahnya satu fasilitas RTP akan menjadi wahana baru yang akan menjadi salah satu magnet pariwisata Pangandaran.

“Saya  juga berharap RTP Paamprokan akan menjadi tujuan wisata utama, karena selama ini wisatawan terkonsetrasi di pantai baratan timur, sehingga sering terjadi kepadatan dan kemacetan lalu-lintas, “kata Dani. (PNews)


SRI SUSILAWATI SISWI SLBN CIPATUJAH RAIH JUARA 1 TINGKAT PROVINSI, SIAP MAJU KE TINGKAT NASIONAL

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Berada jauh dari pusat kota bukan berarti ketertinggalan, karena kini mutiara yang terpendam di Pantai Selatan Cipatujah membuktikan, putra daerah pun mampu unjuk kebolehannya di bidang Tata Rias dalam ajang LKSN tingkat provinsi.

Kepala Sekolah SLBN Cipatujah Endang Rubiandini S.Pd melalui telepon selularnya, mengatakan SLBN Cipatujah dengan jumlah siswa 95 orang, tenaga pengajar 5 orang devinitif dan 18 orang honorer, kni patutu berbangga diri karena sebuah prestasi berhasil diraih salah seorang anak didiknya.

Masih kata Endang, memang luar biasa SLBN Cipatujah baru berdiri beberapa tahun sudah banyak mengukir prestasi baik itu di tingkat kabupaten maupun provinsi, salah satunya prestasi yang sudh diraih Sri Susilawati kelas 9 Tuna Rungu, tahun 2019 lalu menyabet juara Tata Rias ke 2 dan di tahun ini mendapatkan juara ke 1 di tingkat Provinsi Jabar serta berhak mewakili ketingkat Nasional. Dan prestasi ini, menurut Endang, diharapkan dapat memotivasi semua anak-anak sekolah pada umumnya.

Endang juga mengatakan, ini merupakan kebanggaan untuk keluarga besar SLBN Cipatujah, karena presatasi ini dapat membawa harum dan membanggakan daerah Cipatujah tercinta khususnya, yang pada umumnya Kabupaten Tasikmalaya.

“Saya ucapkan selamat kepada Neng Sri, selamat semua PTK SLBN Cipatujah, keberhasilan ini merupakan hasil kerjasama kita semua, mari kita tingkatkan kerjasama yang lebih baik lagi, persiapkan yang matang untuk lomba ke tingkat Nasional, “kata Endang.(23/10)

Di akhir pembicaraannya, Endang mengatakan, SLBN Cipatujah semakin hebat dan berprestasi dan menjadi panutan dalam melayani peserta didik, baik secara akademik maupun keterampilan sesuai dengan kemampuan masing-masing peserta didik. (OD)


DENGAN TETAP TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN, KADES SUKASETIA LANTIK KADUS TANJUNGASIH

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS-Bertempat Di aula desa, hari kemarin Kepala Desa Sukasetia Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten disaksikan PLT Camat Cihaurbeuti, Kepala KUA, Babinsa Ketua BPD, ibu pengerak PKK Desa Suka setia, Tokoh masyarakat dan tamu undangan lainya,  melantik Kepala Dusun (kadus) Tanjungasih.(22/10)

PJS Kades Sukasetia Ayi Saepul Amin S.Ip, dalam sambutannya mengatakan, pihaknya percaya Kadus Tanjungasih yang baru dilantik akan menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh, amanah dan mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Saya minta kadus segera bekerja terhitung mulai pelantikan hari ini, “ujar Ayi. 

Ketua BPD Sukasetia Dede Mansur S.Pd menambakan, walau dalam kondisi pandemi covid-19 pelantika Kadus dari mulai persiapan sampai selasai berjalan lancar aman sesuai dengan rencana. 

Dede berharap kadus yang baru dilantik selalu berkoordinasi dengan masyarakat dan pemerintahan desa.

“Dan tentunya selalu bermusyawarah dalam menyikapi suatu permasalahan yang ada, “ungkap Dede.

Usai acara pelantikan, Kadus Tanjungasih, Indra Kartiwa, kepada PNews mengatakan, ia akan selalu mempertahankan kebiasaan yang sudah berjalan dan akan menciptakan program baru yang bisa diterima masyarakat serta kedepannya ingin memiliki mobil ambulan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat yang sakit, pasalnya jika warga saat ini membutuhkan harus pinjam ke Puskesmas yang jaraknya cukup jauh.

“Tentu hal iniakan dimusyawarahkan dengan warga, terutama menyangkut anggaran yang direncanakan dari swadaya masyarakat, “jelasnya. (OD-HADE)


MENIKMATI PANORAMA ALAM SAMBIL MEMETIK PEPAYA DI BUKIT PANYANGRAYAN SUKAPURA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Bukit Panyangrayan atau sebagian memanggilnya Bukit Gedang ( Pepaya), pada tahun 2014 lalu bukit milik Perhutani yang berlokasi di Kampung Sadaukir,  Kapunduhan Barumekar Desa Sukapura Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, pernah mengalami kebakaran hebat.

Sejak dibuka kembali pada 2 tahun lalu, kini bukit Panyangrayan berubah menjadi objek wisata dengan magnet keindahan alam yang luar biasa serta berbeda dengan kebanyakan obyek wisata lainnya karena di obyek wisata ini wisatawan dapat memetik buah pepaya jenis California yang ditanam warga.

Seperti diungkapkan Ketua Pengelola Wisata Bukit Panyangrayan, Dadang Saputra (55), di lahan ini sekarang ditanami Pepaya California yang digarap 12 petani warga setempat karena di lahan ini memang sangat cocok ditanami pepaya.

Tapi karena penanamannya di lahan milik Perhutani, maka, kata Dadang, hasil pertanian tersebut harus disetor ke Perhutani sebesar 25 %. Dengan adanya penanaman Pepaya california di lokasi wisata Bukit Panyangrayan atau ada sebagian yang menyebut Gedang Panyangrayan selain membantu perekonomian warga setempat,juga mampu memberikan nilai tambah menjadi lokasi wisata.

“Disini pengunjung bebas memetik pepaya, namun setelahnya harus bayar dengan harga Rp. 5000 untuk 1 buah pepaya, ”jelas Dadang. (22/10)

Dikatakan Dadang, pepaya yang ditanam warga selain dijual dengan cara dipetik sendiri kepada pngunjung hasil panen pepaya pun diolah menjadi manisan oleh masyarakat sekitar melalui pelatihan yang disediakan pihak pengelola wisata.

Disoal pembenahan fasilitas Wisata Panyangrayan, Dadang mengatakan,pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan serta menata dan menambah fasilitas di sekitar objek wisata seperti penataan tempat camping dan perlebaran jalan yang biayanya didapat dari hasil parkir.

Sementara fasilitas pendukung yang telah dibangun, sebuah Mushola, kamar WC, lahan parkir , tempat untuk berswafoto, gazebo dan warung warung kecil.

"Alhamdulillah, Pembukaan obyek wisata bukit Panyangrayan sendiri mendapat dukungan penuh dari pihak Kecamatan dan desa termasuk dari pihak keamanan polsek dan koramil Sukaraja, ”ucapnya.

Salah seorang penjual pepaya, Dini ( 30) mengatakan, hampir semua warung di lokasi obyek wisata menjual pepaya yang menjadi menjadi ciri khas wisata, dengan harga sekitar Rp.2.500 per kg.

 “Disini pengunjung juga bebas membeli, mau yang sudah ada di warung ataupun memilih sendiri langsung dari pohonnya, “ujar Dini. (RUSDIANTO)


DEDE SUPRATMAN: “PEMUDA DITUNTUT UNTUK BISA BERPERAN AKTIF DALAM PILKADA 2020”

PANGANDARANNEWS.COM - Pilkada tahun 2020 menjadi ajang nyata untuk pemuda dalam menampilkan peranannya secara langsung, karena  moment ini bisa dimanfaatkan pemuda untuk bisa terlibat nyata dalam membangkitkan gairah Pilkada di tengah pandemi corona, sehingga jangan sampai Pilkada tahun 2020 menjadi ajang untuk mencari keuntungan semata atau pun apatis seperti penyelenggaraan pemilu sebelumnya.

Demikian disampaikan Ketua Karangtaruna Kabupaten Pangandaran, Dede Supratman,  S. Ip, saat kepada PNews, di sebuah warung kopi di Pangandaran.(22/10)

Dikatakan Dede, penyelenggaraan Pilkada 2020 menjadi keharusan pemuda untuk berperan aktif dalam mempertahankan kemurnian demokrasi, peran aktif tersebut dapat direalisasikan dengan ikut menjadi penyelenggara ataupun pengawas pada kontestasi Pilkada 2020 mendatang.

Pemuda juga harus mampu berperan aktif untuk mewujudkan pilkada yang sehat, karena pemuda juga masih memiliki jiwa idealis dan bisa mengawal keberlangsungan penyelenggaraan pilkada.

“Daiharapkan pemuda bisa menggiring opini masyarakat luas, khususnya di daerah untuk menghapus paradigma politik itu kotor, ”tegasnya.

Dalam penyelenggaraan Pilkada, imbuhnya pemuda juga harus memiliki kekuataan yang bisa menggiring opini yang lebih baik. 

“Disini seharusnya peran pemuda bisa menjadi motor penggerak perubahan dalam Skala Pilkada, " tandasnya.  (AGE)


PONPES TORIQUL HUDA 2 DAN MUSPIKA KARANGNUNGGAL GELAR HARI SANTRI TINGKAT KECAMATAN

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS- Upacara Hari Santri Nasional yang jatuh ada tanggal 22 Oktober 2020 diperingati pengasuh pondok pesantren (ponpes) dan segenap santriwati/santriwati dan jajaran muspika Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya dan seluruh instans, bertempat di halaman Kantor kecamatan. (22/10)

Camat Kangnunggal, Asep M Dahliana STp., MM, yang menjadi inspektur upacara, dalam sambutannya menyampaikan, pesan dan himbauan serta membacakan surat penetapan Presiden terkait Hari Santri Nasional melalui PJS Bupati Tasikmalaya, DR. Hening Widiatmoko, dengan Thema “Santri Sehat Indonesia Kuat”, hal tersebut terkait dengan keprihatinan bangsa, dimana saat ini dunia dan Indonesia khususnya, sedang dilanda pandemi Covid-19 yang merusak sendi-sendi kehidupan manusia.

Usai upacara Sesepuh Ponpes Toriqul Huda 2, yang juga Ketua Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Kecamatan Karangnunggal, Kyai H Dadang Abdulrahman, dalam pesannya mengatakan, upacara Hari Santri Nasional ini merupakan seremonial dari simbol kekuatan santri dalam berbangsa dan bernegara, dan santri berdiri terdepan untuk menjaga keutuhan NKRI.

Namun Dadang menyesalkan, dalam pelaksanaan upacara ini kurangnya keikutsertaan organisasimasa  (ormas) Islam seperti Banser, Ansor, ibu-ibu Patayat NU dan yang lainnya.

“Mudah-mudahn di tahun depan ormas islam khususnya yang ada di Karangnunggal bisa l menunjukan kekokohan dan kekompakan melalui Upacara Hari Santri, ” ungkapnya.

Sebab Santri, kata Dadang, merupakan embrio bagian kekuatan bangsa yang setia dalam menjaga keutuhan Bangsa dan Negara.

Selain untuk meningkatkan ketaqwaan para santri, imbuhnya, Hari Santri ini juga diharapkan dapat menjaga kedaulatan  NKRI .

“Santri merupakan penerus dan benteng para ulama dan habib jika santrinya sehat maka Indonesia  akan kuat dan rakyatnya pun makmmur, “pungkasnya. (UDIRUSTANDI-ANWARWALUYO)


HUJAN DERAS AKIBATKAN LONGSOR TIMBUN JALAN PENGHUBUNG CIKATOMAS – CIKALONG

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Akibat guyuran hujan deras telah mengakibat jalan penghubung antara Kecamatan Cikatomas – Cikalong teptnya di Desa Cidadali, sekira pukul 01.00 Wib dini hari tadi (21/10) terjadi longsoran tanah hampir sepertiga badan jalan dan ambruknya halaman rumah seorang warga di Blok Tarisi pun tertimbun.

PJS Danramil 1220/Cikalong, Letda Inf Santoso, mengatakan, setelah mendapat laporan dari Babinsa dan masyarakat, ia pun langsung melakukan koordinasi dengan semua unsur terkait, seperti  Babinkabtimas, BPBD, Satpol PP, Aparat Desa Karyabakti dan masyarakat sekitar tempat kejadian. Ini dimaksudkan untuk bersama-sama membersihkan matrial longsoran yang menutup badan jalan, sehingga bisa dilalui kembali.

“Longsoran yang menimbun pukiman warga di Blok Tarisi Dusun Cibeber 1 Desa Cidadali pun telah di bersihkan dan jalan lingkungan juga dapat dilalui kembali, “katanya.

Untuk menghindari kejadian yang tidak diharapkan terutama yang akan membahayakan jiwa, saat ini Babinsa atas perintah Danramil, menghimbau warga agar tetap berhati-hati karena situasi cuaca saat ini masih ekstrim. Tetap siaga dan berhati-hati terutama pada pengguna jalan yang melewati jalur Cikatomas – Cikalong, sebab kontur tanahnya labil dan bertebing.

“Kami juga menghimbau pada masyarakat agar tetap waspada an melapor kepada petugas jika terjadi sesuatu di lingkungan masing-masing, “imbuh Santoso. (ANWARWALUYO


SELAIN DAPAT PENOLAKAN WARGA PEMBANGUNAN TOWER DI DESA PANANJUNG DIPASTIKAN BELUM KANTONGI IJIN PEMDA

PANGANDARANNWS.COM-Pemsangan tower telekomunkasi di Dusun Karangsari Rt 08 Rw 03 Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran, menuai protes warga. Namun walau sejumlah masyarakat menolak pembangunan tower tersebut, pihak perusahaan terkesan memaksakan kehendak dan tetap melaksanakan pendirian tower itu.

Padahal perusahaan pembangunan tower tersebut sudah bisa dipastikan belum mengantongi ijin dari pemeritah daerah, karena menurut Kepala Dinas Perijinan dan Penanaman Modal Kabupaten Pangandaran, H. Sobirin, pihaknya hingga saat ini belum mengeluarkan ijin pembangunan tower tersebut dan masih menunggu rekomendasi dari beberapa dinas terkait.

“Ijinnya ditunda dulu menunggu clear dengan lingkungan sekitar tower, “ujar Sobiri, dalam pesan Whatsappnya. (21/10)

Sementara menurut Camat Pangandaran, Drs. H. Yadi Setiadi, ia mengaku tidak tahu persis apalagi ada persoalan penolakan warga. Karena menurutnya, ia dengan Kepala Desa Pananjung saat itu hanya menandatangi ijin dari tetangga, tapi saat belum ada penolakan warga apalagi penolakan dengan mencantumkan sejumlah tandatangan warga.

“Tapi saat diserahkan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersiahn datang surat penolakn warga, jadi silahkan tanyakan langsung ke Pol PP, “ucap Yadi, saat dihubungi lewat telepon celluernya.(22/10) 

Saat dihubungi, Kasat Pol PP Pangandaran, Drs. H. Undang Sohbarudin, kepada PNews menyampaikan, pihaknya tidak tahu menahu persoalan ini. 

“Tapi setelah mendapat informasi ini saya akan perintahkan personil untuk mlihat ke lapangan, “kata Undang.

Sementara Kepala Dinas Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik, Jaja Nurulhuda, ST., M.Dev.Plg, lewat teleponnya mengatakan, pihaknya juga tidak tahu apakah sudah mengeluarkan rekomendasi atau belum.

“Silahkan tanya langsung ke kabid saya, sekarang saya sedang ada mengikuti acara rapat di Bandung, “ujarnya singkat. 

Sementara Menurut salah seorang warga, selain ketakutan radiasi dari akibat tower itu dampak sosial yang terjadi di masyarakat sekitar lokasi pun terkesan kurang harmonis.

“Kami berharap pemerintah daerah tidak mengeluarkan ijin, karena dampak sosial yang terjadi di masyarakat justru yang paling kami rsakan saat ini, “tegasnya. (PNews)


PANGDAM III/SILIWANGI TUTUP KEGIATAN TMMD KE 109 TAHUN 2020 DI DESA MEKARSARI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.Ip MM Q.I.A, didampingi Danrem 062/Tn Kolonel Inf Muhamad Muchidin.S.Sos serta Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf Ary Sutrisno, hari kemarin secara resmi menutup kegiatan TMMD ke-109 di Desa Mekarsari Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya di gedung Serbaguna Desa Mekarsari.(21/10)

Turut hadir pada acara tersebut, Asrendam III/Slw, Asintel Kasdam III/Slw, Asops Kasdam III/Slw, Aster Kasdam III/Slw, Danpomdam III/Slw, Kapendam III/Slw, Para Dandim, Para Kasatbalak Jajaran Korem 062/Tn, Bupati, Ketua DPRD, Kapengri, Kajari, Kapolres Kabupaten Tasikmalaya yang diwakili oleh Asda lll Aminudin, Danlanud Wiriadinata yang diwakili, Brigif Raider 13 Galuh, Kapolres Tasikmalaya Kota , Supervisor Security PGE Area Karaha dan tamu undangan lainnya.

Di dpan undangan yang hadir, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.IP, M.M., QIA, menyampaikan, selama satu bulan terhitung sejak tanggal 22 September 2020, para Prajurit, Pemerintah Daerah dan segenap komponen masyarakat, bahu membahu menyelesaikan program TMMD ke-109 di wilayah Kodam III/Siliwangi. 

Dan kebersamaan ini, kata Nugroho, merupakan sinergitas positif dalam mengatasi berbagai permasalahan bangsa pada masa sekarang ini, termasuk membantu Pemda mempercepat pembangunan di daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat untuk menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara. 

“Saya selaku Pangdam III/Siliwangi dan pribadi, menyampaikan terim kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak dan elemen masyarakat yang telah membantu secara moril dan materiil sehingga kegiatan TMMD ke-109 ini dapat terselenggara dengan aman dan lancar, “kata Nugroho.

Ia menambahkan, semua patut bersyukur karena selurh program TMMD telah dapat dirampungkan tepat waktu meskipun dikerjakan dalam suasana Pandemi Covid-19 sehingga dalam pengerjaannya pun senantiasa mematuhi protokol kesehatan. 

“Alhamdulillah berkat kepatuhan menjalani protokol kesehatan seluruh prajurit dan masyarakat yang terlibat dalam program TMMD ke-109 ini semuanya dalam kondisi yang sehat,”imbuh Nugroho. 

Sementara Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Inf Ary Sutrisno menyampaikan, pelaksanaan TMMD ini berdasarkan surat telegram Danrem 062/Tn nomor ST/1305/2020 tanggal 2 September 2020 tentang perintah menyusun rencana sasaran program TMMD ke-109 tahun anggaran 2020.

Dalam laporannya, Dandim juga menjelaskan,TMMD yang dilaksanakan dengan 2 tahap  meliputi kegiatan Pra TMMD tanggal 14 sampai dengan 21 September dan pelaksanaan tanggal 22 September sampai dengan 21 Oktober 2020. Sasaran fisik diantaranya pengaspalan jalan di Dusun Cipurut, Bakom, Torowek 2.500 mx 2.5 m, pembuatan TPT, Perbaikan jembatan Cikadu 10 mx4m, perehaban RTLH 17 unit, Perehaban MCK Kp. Nanggela 1unit, pembuatan posyandu Kp.Nanggela 1 unit.

Dan sasaran non fisik, lanjut Dandim, diantaranya penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, narkoba, kamtibmas, bahaya teroris dan paham radikal, hukum, pengendalian penduduk, KB, pelayanan kesehatan, penanganan covid 19, pertanian dan perikanan, lingkungan hidup dan kehutanan, pengendalian kerusakan hutan, perlindungan jamsos dan penanganan fakir miskin, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Masih kata Dandim, untuk Satgas TMMD yang  bertugas berasal dari berbagai istansi dan lintas sektoral sebanyak 150 orang, Tim Asistensi Penyuluh 25 orang, Dansatgas dan staf satgas 15 orang dan kelompok kompi/SSK sebanyak 10 orang.

Pada kesempatan yang sama, Pjs. Bupati Tasikmalaya, Dr. Hening Widiatmoko MA, menyampaikan, atas nama Pemkab Tasikmlaya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas terselenggaranya kegiatan TMMD di Desa Mekarsari Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya dengan lancar dan baik.

“Mudah-mudahan ada banyak manfaat yang bisa diterima masyarakat, “ucap Hening. (ANWARWALUYO)










JADI TAMU UNDANGAN HARLAH PPDI, KETUA KPU PANGANDARAN SOSIALISASIKAN TAHAPAN PILKADA

PANGANDARANNEWS.COM-Pada kesempatan peringatan Hari Lahir (Harlah) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) ke 7 Kabupaten Pangandaran yang dilaksanakan di Kecamatan Mangunjaya, Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin, menyampaikan, beberapa tahapan pilkada di Kabupaten Pangandaran tahun 2020, antara lain tatacara dan juga dasar hukum regulasi ketentuan pelaksanaan Pilkada Pangandaran yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19.

“Saya datang kesini karena diundang sekaligus untuk sosialisasi tahapan pilkada, “ujarnya. (18/10)

Muhtadin dalam keempatan tersebt, juga menyampaikan teknis pelaksanaan pilkada di tengah pandemi covid-19, dari mulai menggunakan alat pelindung diri (APD), pembatasan jumlah pemilih termasuk bagaimana kemudian penyelenggara di tempat pemungutan suara (TPS) harus betul-betul berpedoman pada protokol kesehatan.

“Selain menjelakan tata-cara  pencoblosan, pada kesempatan itu saya juga informasi jumlah daftar pemilih tetap, “imbuhnya. (AGE)


SEVEN MEDIA ASIA ANUGERAHI JEJE WIRADINATA THE BEST INNOVATIVE GOVERNMENT FIGURES

PANGANDARANNEWS.COM –Berkat keberhasilan dan kepemimpinannya, Bupati Kabupaten Pangandaran, H. Jeje Wiradinata mendapat penghargaan spektakuler, “Indonesian The Best Innovative Figures Awards 2020” dari Seven Media Asia yang didukung oleh Asia Global Council, The Key People Magazine,Clock Research & Development Centre, dalam acara Pemimpin Visioner Pembawa Perubahan Untuk Indonesia Maju, yang akan diserahkan di Harris Hotel & Residences Sunset Road – Bali, pada Jumat 23 Oktober 2020.

Seperti disampaikan Asia Founder Seven Media, Reza Batara Putra, MBA, penghargaan ini dipersembahkan untuk para pemimpin (Leaders) terbaik yang meliputi berbagai sektor, antara lain Kepala Daerah (Pemerintahan) Perusahaan (Swasta), Badan Usaha Milik Daerah, Badan Usaha Milik Negara, Pemimpin Perempuan, Legislatif, Pendidikan, serta kalangan Profesional terbaik di Indonesia. Dengan dasar pemberian atas pencapaian kinerja dan prestasi kepemimpinan dalam melakukan Perubahan dan Percepatan, serta cara Innovative dalam mewujudkan Indonesia Maju.

Kata Reza, pihaknya senang telah memperluas program bergengsi ini untuk peraih penghargaan yang meliputi leadership, education, impact, marketing and Innovation, baik di tingkat nasional dan international.

“Proses pemilihan untuk penerima penghargaan ini dilakukan melalui proses penilaian kualitatif atas hasil kinerja yang telah dicapai dan menetapkan standar yang tinggi kepada penerimaan penghargaan terpilih, “terangnya, beberapa waktu lalu.

Reza menjelaskan, penilaian tersebut mencakup quality performance, responnsibility, dan attractiveness, dengan atribut pengukuran layanan inovatif dan berkualitas, tata kelola atau management yang baik yang mampu berkembang dengan mengikuti perubahan serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Tak hanya itu, hasil penilaian Asia Founder Seven Media juga menobatkan Kabupaten Pangandaran terpilih untuk katagori “Indonesian The Most Potential Destination Awards 2020”, bersama-sama sejumlah destinasi yang memiliki potensi wisata istimewa lainnya, yang apabila dikelola dan dikembangkan dengan tepat, tentu akan menjadi alternative destinasi wisata unggulan yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Penilaian ini dilakukan dari berbagai sudut dan menetapkan standar yang tinggi untuk tiap-tiap daerah pemenang penghargaan, diantaranya potensi masyarakat, potensi alam, kesenian, kebudayaan dan beberapa faktor penting lainnya, seperti aksesibilitas, amenitas dan Konektivitas, “terang Reza lagi.

Sementara, di tempat terpisah saat melakukan kampanye daring di Desa Karangbenda bebrapa harimlalu, Jeje Wiradinata yang saat ini masih cuti sebagai bupati, kepada sejumlah awak media, mengatakan, ia mengaku bangga dan senang dengan penghargaan yang diberikan Seven Media Asia serta didukung Asia Global Council, The Key People Magazine,Clock Research & Development Centre.

Alhamdulillah, saya ucapkan tarimakasih dan tentunya penghargaan yang saya terima ini berkat kerjasama yang semua pihak dan dukungan penuh masyarakat Pangandaran, "ucapnya.(17/10)

Dalam kurun waktu belum genap 5 tahun, menurutnya, berupaya untuk bekerja maksimal walau pun hasilnya masih banyak kekurangan dan belum memenuhi semua keinginan masyarakat.

“Intinya, dalam bekerja penghargaan atau lainnya bukan menjadi tujuan utama, karena pemenuhan untuk lebih mensejahterkan masyarakat itu makna dari hakiki dari sebuah karya, “ungkap Jeje.

Sudah menjadi kewajiban seorang pemimpin untuk bisa membawa Pangandaran ke arah perubahan yang pada ujungnya, kata Jeje, mampu memposisikan masyarakat sebagai penikmat hasil semua pembangunan. Dan tentunyapenghargaan yang diterimanya bukan karena hebatnya bupati, tapi ini buah dari sinergitas dan kerjasama yang baik antara pemda, DPRD dan seluruh masyarakat Pangandaran.

“Maka saya katakan, penghargaan Indonesian The Best Innovative Figures Awards 2020, akan lebih layak jika diberikan pada masyarakat, “pungkasnya. (PNews)


HAMPIR TIGA TAHUN JALAN LINTAS KALAPAGENEP-MARGALUYU RUSAK PARAH

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Sudah hampir tiga tahun jalan dari Desa Kalapagenep Kecamatan Cikalong menuju Desa Margaluyu Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya kondisinya rusak parah, hal ini membuat arus transportasi pun sedikit terhambat.

Seperti dikataka salah seorang warga, Agus (48), apalagi saat musim hujan sekarang jalan pun berubah menjadi kubangan lumpur yang susah dilalui kendaraan.

Sebenarnya warga sudah lama mengeluhkan hal ini, tapi, menurut Agus, mungkin keluhannya tidak sampai ke pemangku kebijakan sehingga selama hampir tiga tahun kondisi jalan seperti ini pun terkesan dibiarkan.

“Saya berharap ada bupati atau pejabat lainnya melintas kesini agar tahu kondisi jalan disini seperti kubangan kerbau, “ucap Agus.(20/10)

Kata Agus, banyak masyarakat yang menggunakan jalur ini karena jalan yang menghubungkan dua desa ini terbilang padat dilintasi warga setiap harinya. 

Agus juga merasa heran jika setiap tahun warga wajib membayar PBB tapi giliran masyarakat membutuhkan perbaikan pasilitas umum pemerintah daerah terkesan tutup mata dan tutup telinga.

“Kami sebenarnya sudah bosan mengelukan kondisi jalan ini, tapi kepada siapa lagi jika bukan pada pemerintah, “ujarnya. (ANWARWALUYO)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN