PEMDA PANGANDARAN MENATA TEMPAT HIBURAN MALAM DI KAWASAN KAMPUNG TURIS

PANGANDARAN-Masih dalam rangka penataan pariwisata, Pemda Kabupaten Pangandaran tidak hanya merelokasi para pedagang yang biasa berdagang di pinggir pantai saja, tapi seluruh tempat hiburan yang lebih banyak beraktivitas di malam hari pun dipindah lokasikan ke kawasan pantai Pamugaran.

Menurut Wakil Bupati Pangandaran, H. Adang Hadari, ini dimaksudkan untuk memberikan kenyamanan wisatawan dari suara bising musik pada malam harti saat wisatawan ingin beristirahat.

“Seluruh bangunan kafe nantinya akan di satu lokasikan di kampung turis yang berlokasi di pantai pamugaran. “terang Adang.(27/12)

Adang saat ditemui PNews pada acara Jumbara PMI, menambahkan, seluruh bangunan tersebut harus berbahan yang ramah lingkungan serta bersipat alami (nature) yang bisa membuat betah pengunjung. Karena selain akan menjadi wisata hiburan, nantinya bangunan-bangunan tersebut bisa menyatu dengan alam serta  bernuansa pada keasrtian lingkungan sepanjang pantai.  

“Seluruhnya ada 12 unit bangunan ini tidak boleh bertambah, karena yang tadinya tidak punya di tempat asa; tidak boleh membuat bangunan baru sesuai kesepakatan awal. “imbuh wakil bupati. (Anton AS)

JUMBARA PMI, MELATIH GENERASI MUDA TANGGAP BENCANA

PANGANDARAN-Kegiatan dalam rangka pembinaan generasi muda bisa dilakukan dalam berbagai kegiatan, baik di bidang kegiatan  pendidikan karakter, melatih kepekan social dan cinta sesame, karena ini sangat bermangfaat pada generasi yang akan menjadi estapet pembangunan bangsa.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata dalam acara Jumpa Bhakti Gembira (jumbara) PMI ke 1 se-Kabupaten Pangandaran yang digelar di bumi perkemahan Pamugaran Pangandaran. (27/11)

Kegiatan yang dihadiri sekitar 500 relawan PMI yang berasal dari 10 kecamatan ini juga
turut dihadiri Wakil Bupati Pangandaran H Adang Hadari, Sekretaris Daerah sekaligus Ketua PMI Kabupaten Pangandaran, Mahmud SH MH, ketua dan wakil ketua Tim Penggerak PKK serta camat.

“Kegiatan ini juga sekaligus bisa menjadi ajang pembinaan karakter yang diharapkan bisa menghasilkan relawan-relawan PMI yang tangguh. “tegs bupati.

di dalam organisasi PMI ini, lanjut bupati, para generasi muda ini dibina, dididik tentang kebencana, kedisiplinan, nilai nilai kebangsaan dan hal lain yang positif.

Menurut bupati, berada di dfaerah yang rawan bencana, seperti longsor di Kecamatan Langkaplancar, Pdaherang dan Mangunjaya sering banjir, serta berada dilempeng dunia.

“Saya kira dengan diadakannya jumbara ini, anak-anak muda kita harus tahu bagaimana ketika sewaktu-waktu terjadi bencana di daerahnya masing-masing. “kata bupati. (Anton AS)

PEMDA, POLRI DAN TNI CIPTAKAN RASA AMAN WISATAWAN PANGANDARAN

PANGANDARAN-Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata didampingi Kapolres Ciamis, AKBP. Nugroho Aryanto, S.IK., M.H., Asisten 1 dan 3 dan Kepala Dinas PariwisataKebudayaan Kabupaten Pangandaran memantau langsung ke toll gate serta beberapa lokasi obyek wisata di pantai Pangandaran pada musim libur hari natal Tahun 2017 dan menjelang malam pergantian tahun.(25/12).

Untuk memberi kenyamanan serta rasa aman bagi wisatawan, Pemda Pangandaran bersama dengan Polres dan kodim Ciamis serta beberapa ormas berkordinasi dalam masalah keamanan dengan menempatakan beberapa petugas di setiap titik sudut lokasi aktivitas wisata.
Kepada beberapa awak media, Bupati pangandaran, H. Jeje Wiradinata menyampaikan, dalam rangka pemantauan dan pengamanan Libur Hari Natal Tahun 2017 serta untuk memantau dan mengambil langkah-langkah cepat masalah keamanan.

“Ini semuanya untuk kenyamanan dan memberikan rasa aman bagi wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran. “ungkap Jeje.

Masih kata Jeje, hingga hari ini arus wisatawan yang akan berlibur natal terus berdatangan dalam suasana aman dan terkendali.

Pemerintah Kabupaten Pangandaran, lanjut Jeje, terus bersinergi baik dengan pihak Polri, TNI atau dengan masyarakat agar seluruh pengunjung yang datang bisa berlibur dengan suasana menyenangkan, sehingga wisatawan pun bisa merasa betah, nyaman dan gembira.

“Kami melihat kesiapan aparat kepolisian, TNI, balawista serta peran serta masyarakat sangat  luar biasa, hingga sampai hari ini, Alhamdulillah keadaan berjalan aman tidak ada korban kecelakaan dan sebagainya"imbuh Jeje.

Masih kata Jeje, jumlah wisatawan yang datan ke Pangandaran diperkirakan akan terus meningkat, sekitar 100 ribu turis dalam satu minggu ini datang berlibur ke Pangandaran.

Sementara Kapolres Ciamis, AKBP. Nugroho Aryanto, S.IK., M.H menegaskan, dengan meningkatnya arus wisatawn ini tentunya pengamanan pun akan terus ditingkatkan.

“Kami sudah menurunkan 2/3 kekuatan dan ditempatkan pada pos pos pelayanan dan pos pantau, terlebih lagi untuk pengaturan lalu lintas. "jelas Nugroho.

Dan untuk pengaturan lalu lintas, lanjutnya, beberapa petugas pun ditempatkan di sebelas titik untuk mengantisipasi manakala terjadi penumpukan kendaraan serta melakukan beberapa rekayasa untuk mengurai simpul-simpul kemacetan.

"Saya ucapkan terimakasih atas partisioasi dukungan masyarakat, sehingga kegiatan ibadah natal tahun 2017 yang ada di Kabupaten Pangandaran berjalan dengan aman dan kondusif. “pungkasnya. (editor: hiek)

PANWASLU PANGANDARAN TERUS AWASI FERIVIKASI DUKUNGAN PARPOL

PARIGI-Salah satu partai politik peserta pemilu, Perindo, yang di nyatakan lolos mengikuti kompetisi perhelatan pemilu mendatang kini tinggal menyelesaikan satu langkah lagi, yakni verifikasi dukungan partai politik (parpol) yang di buktikan dengan KTA dan KTP.

Sebagai institusi yang berkewenangan mengawasi tahapan tersebut, Panwaslu Kabupaten Pangandaran pun terus mengawal jalannya verifikasi dukungan untuk meloloskan parpol  Perindo.

Seperti di katakan Kordinator Divisi (kordiv) Pencegahan dan Hubal Panwaslu Kabupaten Pangandaran, Nur Saeful saat ditemui di sela kesibukannya, partai politik yang lolos memenuhi syarat untuk ikut dalam pemilihan legislatif mendatang, seluruhnya ada 13 parpol yang sebelumnya sudah di verifikasi oleh KPU.

Namun terkait dengan surat edaran KPU no 227, menurut Saeful, hanya partai politik yang baru yang harus diverifikasi.

“Maka dalam hal ini hanya Perindo saja yang di verifikasi, dan tentunya pihak kanmi teus  melakukan pengawasan terhadaf kinerja KPU dalam proses verifikasi tersebut. “ungkapnya.(22/12)

Dikatakan Saepul, di Kabupaten Pangandaran tercatat  ada 162 anggota jumlah dukungan yang di ferivikasi oleh KPU yang tersebar di 8 dari 10 kecamatan.

“Seperti di Kecamatan Cijulang dan Cimerak kami tidak melakukan verifikasi, karena di kedua keacamatan tersebut tidak terdapat keanggotaan perindo yang harus diverifikasi. “pungkasnya. (Tn)


BUPATI PANGANDARAN: “PEDAGANG ASONGAN YANG TIDAK BERSERAGAM, SURUH PERGI SAJA..”

PANGANDARAN-Dengan semakin dekatnya pada waktu penataan,  ribbuan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di pinggir pantai Pangandaran, kembali  berkumpul memenuhi undangan Pemerintah Daerah di gedung Islamic Center Pangandaran.
Dihadapan ribuan PKL, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata yang didampingi Wakil Bupati, H. Adang Hadari, Asisten Daerah, Kepala SKPDdan Camatan Pangandaran, menegaskan, rencana pengembangan pariwisata Pangandaran salah satunya yang sedang berjalan, menata kawasan obyek wisata dengan cara merelokasi PKL  yang biasa berdagang di sepanjang pantai ke 4 gedung yang baru yang sudah dibangun pemerintah.

“Ini dimaksudkan untuk lebih memperindah serta menjaga agar lingkungan sepanjang pantai menjadi asri yang bertujuan untuk kenyamanan pengunjung. “kata bupati.(23/12)

Menurut bupati, semua harus tetap bersama-sama menjaga ketertiban, kebersihan dan keindahan, khususnya di sepanjang kawasan obyek wisata. Karena jika keadaan sepanjang pantai bersih dan asri, lanjutnya, bukan tidak mungkin pengunjung pun dari tahun ke tahun akan terus meningkat.

“Yang disebut pariwisata maju itu kalau kehidupan bapa-bapa dan ibu-ibu bisa lebih sejatera. “tegasnya lagi.

Lebih jauh bupati mengatakan, dan untuk pedagang asongan pun tentunya harus bisa lebih tertib dan terkoordinasi, ini dimaksudkan untuk memberikan kenyamanan pada pengunjung yang datang ke Pangandaran dengan tujuan ingin berekreasi.

Bupati juga mengatakan, seluruh pedagang asongan harus bisa memberikan rasa nyaman serta berdagang pada zonasi yang telah disepakati bersama.
Sepeti diketahui, zonasi yang telah ditetapkan, antara lain, di pantai barat dari depan hotel Khrisna hingga ke Grang Mutiara.
Batas zonasi di kawasan pantai timur, dari Penginapan Adem Ayem hingga ke Lapang Doyong.

Sementara zonasi depan hotel Khrisna hingga ke Cagar Alam serta dari kawasan Cagar Alam sampai ke depan Penginapan Adem Ayem di patai timur, merupakan zonasi larangan berjuakan bagi pedagang asongan.

“Para pedagang asongan tidak boleh menggunakan speda, speda motor, kendaraan roda tiga dan empat serta tetap harus bisa menjaga etika dan estetika terhadap wisatawan dan tetap menjaga kebersihan seluruh kawasan wisata. “ungkap bupati.

Di akhir acara, bupati yang didampingi wakil bupati berkesempatan secara simbolik memberikan rompi seragam berwarna oren kepada pedagang asongan sebagai tanda identitas para pedagang asongan selain ID card yang sudah dimiliki masing-masing.

“Jadi nanti kalau ada pedagang asongan yang tidak memakai seragam serta tidak memiliki ID card berjualan, bisa disuruh pergi saja oleh ibu-ibu. “pungkasnya. (hiek)
 

19 SEKOLAH KORBAN GEMPA DI CIGUGUR TERIMA BANTUAN MENDIKBUD Rp 6 MILYAR

CIGUGUR-Kunjungan Menteri Pendidikan Nasional (mendiknas), Prof. DR. Muhajir Effendy, Map  yang didampingi Wakil Bupati Pangandaran, H. Adang Hadari dan beberapa kepala SKPD di lingkup Pemerintaha Kabupaten Pangandaran ke SD Negeri 2 Pagerbumi Kecamatan Cigugur (21/12) berkesempatan melihat langsung bangunan sekolah yang roboh akibat gempa beberapa hari lalu serta bertemu para siswa dan dengan masyarakat.

Muhajir membenarkan, sesuai data yang ia terima, jumlah bangunan sekolah yang rusak ada 58 sekolah dengan kondisi rusak berat sejumlah 19.

“Insa Alloh, untuk bangunan yang rusak berat bulan desember tepatnya tanggal 27-28, ini akan dibantu dari anggaran kementerian sebanyak Rp 6 milyar yang langsung akan masuk ke rekening sekolah masing masing dan pengerjaannya dilakukan dengan sistim swakelola oleh komite sekolah “ungkapnya.

Muhajir menambahkan, sementara untuk sisanya 39 bangunan rusak ringan akan, tetap akan dibantu dari Kemendiknas pada anggaran tahun 2018.

Mendiknas pun sempat berkata miris saat melihat bangunan dan rumah dinas kepala sekolah  yang rusak parah.

Kok kaya kandang ayam ya…”celoteh Muhajir sambil tersenyum.

Sementara dalam sambutannya, Wakil Bupati H Adang Hadiri, menyampaikan, atas nama pemda dan masyarakat Kabupaten Pangandaran mengucapkan terimaksih atas kunjungan dan banbtuan yang disalurkan Mendiknas. (Anton AS)

ADD KARANGPAWITAN PERIORITASKAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN

PADAHERANG-Anggaran Dana Desa Desa (ADD) Karangpawitan Kecamatan Padaherang kabuoaten Pangandaran untuk tahun anggaran 2017 difokuska peda pembangunan infrastruktur jakan lingkungan.
Menurut kepala Desa Karangpawistan, Adis, seluruh anggaran pada ADD

“Pembangunan jalan rabat beton di 5 dusun dengan volume pekerjaan yang bervariatif, sesuai hasil musrenbang desa tahun ini. “ungkapnya.(21/12)

Adis menambahkan, kelima dusun yang tahun mendapat kucuran pembangunan, diantaranya Dusun Patinggen 1, Patinggen 2, Harjaresik, Sindangkerta dan Sindangratu. 

“Untuk Dusun Patinggen 1 dua titik Patinggen 2 satu  titik dan Harjaresik empat titik. “terangnya.

Masih kata Adis, sementara untuk keseluruhan infrastruktur jalan yang ada di Desa Karangpawitan, seperti jalan desa, jalan lingkungan dan jalan gang yang belum terelisasi  tahun ini, diharapkan bisa selesai pada APBDes tahun 2018. (Isis Koswara)

PANWASLU KABUPATEN GELAR BIMTEK BARENG KPU JAWA BARAT

BANDUNG-Untuk menjaga sinergitas  penyelenggara pemilu, KPU Provinsi Jawa Barat mengadakan bimbingan tekhnik (bintek) terpadu. Dengan bintek ini diharapkan dapat terwujud pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat tahun 2018 menjadi wahana edukasi demokrasi dan wisata politik bagi masyarakat.

Ada yang berbeda dalam persiapan dengan dengan pemilu pemilu sebelumnya, karena kali ini 2 lembaga penyelenggara pemilu, Panwaslu dan KPU duduk dlam satu ruangan mengadakan bintek, yang diselenggarakan di salah satu hotel di kota kembang bandung, untuk mengantisifasi setiap pelanggaran pada seluruh tahapan pemilu. Apalagi sekarang akan mulai memasuki tahapan pemutahiran data pemilih.(20/12)

Bintek yang diikuti dua institusi penyelenggara pemilu ini diikuti 1360 peserta. diantaranya dari KPU, PPK, bawaslu kabupaten dan panwaslu kecamatan.

hal ini tentunya sangat penting, karena untuk menyamakan persepsi antara pengawas dengan pelaksana pemilu, walaupun dalam hal ini KPU dan PPK merupakan sasaran pengawasan bawaslu kabupaten dan panwaslu kecamatan.

Seperti dikatakan salah seorang anggota bawaslu provinsi, H Wasikin, pihaknya sangat  mengapresiasi kegiatan ini serta pihaknya berharap KPU dan Bawaslu bisa mensukseskan pemilu yang akan di gelar 2018 mendatang.

Masih di temnpat yang sama, Ketua Panwaslu Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, Herdis, kepada PNews menyampaikan, kegiatan ini sangat positif sekali bagi panwascam dalam menghadapi tahapan pemutahiran data pemilih, karena bagaimanapun juga paswaslu dan PPK harus satu argumen dalam menyikapi regulasi yang ada.

“Sehingga nanti di lapangan tidak salah persepsi dalam pemahamannya.”katanya.

Terlepas positifnya kegiatan bintek yang diselenggarakan antara KPU dan Bawaslu ini, Herdis sangat menyayangkan bintek ini, karena menurutnya, kurang efektif waktu yang di gunakan oleh penyelenggara kegiatan sementara materi yang di sampaikan harus dipahami secara menyeluruh. (Tn)

BARU 72 %, PANGANDARAN MASIH TERENDAH DI JABAR DALAM ELEKTRIKPIKASI

PANGANDARAN-Dalam program Jabar caang, Kabupaten Pangandaran merupakan daerah yang paling rendah dalam elektrikpikasinya, baru mencapai 72 %.
Hal tersebut dikatakan manager Rayon PLN Pangandaran, Pilih Kondhang saat ditemui usai menyambut kunjungan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata di ruang kerjanya. (20/12)

Dikatakan Pilih, hasil pertemuannya dengan Bupati Pangandaran, untuk meminta bantuan pemda dalam menyediakan data daerah-daerah yang sampai sekarang masih belum terjangkau listrik PLN.

 “Dengan sinergi antara pemda dan PLN, diharapkan setelah kami mempunyai data daerah yang masih belkum ada listrik, secepatnya kami pun bisa melayani kebutuhan masyarakat pada listrik. “ kata Pilih.

Masih kata Pilih, di tahun 2018 nanti, duharapkan elektrikpikasi di Kabuopaten opangandaran bisa 100 %.
Pilih menambahkan, untuk kebutuhan listrik di desa-desa, mungkin samapi saat ini relative sudah terpenuhi. Tapi hingga ke dusun-dusun, masih banyak yang belum teraliri listrik PLN, dan itu tersebar di 10 kecamatan.

Disoal kebutuhan listrik di kawasan wisata, Pilih menjelaskan, pada masa-masa libur supply pasti akan bertambah, tapi itu bisa diantisipasi PLN dengan meminta bantuan dari Gardu Induk (GI) Banjar dan Karangnunggal untuk meningkatkan kehandalan lisr trik dan tambahan pasokan daya di tempat wisata.

Ditambahkan Pilih, pihaknya juga beberapa hari lalu meresmuikan SPLU ( Statsiun Penyedia Listrik Umum) di sekitar taman baulevar, pangung terbuka dan di tempat relokasi  PKL, intinya itu mendukung kekurangan listrik di tempat umum, hasil kerjasama PLN dengan Dinas pariwisata Pangandaran.

“Misal, selama ini di panggung terbuka kalau ada kegiatan biasanya menggunaka genset, sekarang sudah ada SPLU jadi tinggal ngisi token saja. “terangnya.

Selain itu, lanjutnya lagi, dukungan PLN terkait pariwisata Pangandaran, lokasi-lokasi wisata baru yang belum terlistriki tentunya pihak PLN akan support untuk mengalirkan listrik ke daerah tersebut.

“Seperti kemarin kami melakukan pemasangan listrik dan perluasan jaringan sekitar 500 meter ke lokasi wisata gua Regregan karena selama ini disana harus menggunakan genset. “imbuhnya.

Pilih juga mengatakan, kebutuhan listrik di Kabupaten Pangandaran tahun 2018 nanti, setelah seluruh infrastruktur terbangun, seperi RSUD, kantor pemerintah dan lainnya, akan mencapai 60 MVA (6 juta watt), karena jika melihat perkembangan Pangandaran yang pesat, maka kebutuhan listrik pun akan terus meningkat.

“Dan untuk sekarang, kebutuhan daya listrik di Kabupaten Pangandaran baru 21 MVA dengan 104.000 pelanggan. “imbuhnya lagi. (Anton AS)



BTN KCP PANGANDARAN LAYANI KREDIT RUMAH BERSUBSIDI

PANGANDARAN-Sejalan semakin berkembangnya laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pangandaran, sejumlah bank pun ramai-ramai membuka cabang sebagai respon menjawab peluang usaha perbankan.
Begitu juga sebaliknya, Pangandaran sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) tentunya sangat perlu pelayanan jasa perbankan.

Demikian dikatakan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata dalam sambutannya saat membuka Bank BTPN Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pangandaran yang berlokasi di depan pasar Desa Pananjung.(20/12)

“Sekarang tambah lagi bank milik pemerintah, BTN,  saya kira ini akan menjadi suport yang luar biasa bagi kita. “kata Jeje.

Jeje menambahkan, BTN dengan fokus pada sektor perumahan tentu akan memberikan satu plihan alternatif untuk masyarakat jika ingin mempunyai rumah dengan cara dicicil, murah dan terjangkau.
Sebagai daerah baru, lanjut Jeje, kehadiran BTPN tentu akan membantu pengembangan ekonomi perbankan sebagai daerah pertumbuhan baru.

Dengan dukungan pemda untuk masalah perijin yang dipermudah, tidak usah dengan birokrasi yang berbelit-belit, sesuai aturan ynag berlaku, maka ijin bisa langsung keluar.

“Pokonya hari ini sampai ke saya, langsung diteken. “tegas Jeje.

Sementara menurut Kepala Kantor Wilayah I Bank BTN, Setya Wijayantara, melihat perkembangan Pangandaran yang luar biasa, tentunya dari sektor perbankan merupakan peluang untuk pengembangan usaha BTN di daerah baru.

“Perkembangan Pangandaran sangat luar biasa, saya pernah kesini beberapa tahun lalu, dan sekarang keadaannya jauh berbeda. “ungkap Setya.   

Setya menambahkan, dalam menyambut salah satu sektor yang tumbuh saat ini, sektor wisata, tentunya Pangandaran yang diberi anugerah Tuhan dengan alamnya yang indah, tentu ini akan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, dan disitulah BTN berperan di sektor perumahan. 

“Hingga sekarang, untuk Pangandaran BTN sudah menyalurkan sekitar Rp 150 milyar, ini merupakan pergerakan ekonomi yang luar biasa. “imbuhnya.

 Tidak hanya untuk masyarakat lokal Pangandaran saja, menurut Setya, BTN pun melayani untuk pendatang yang ingin mempunyai tempat tinggal disini.

Masih kata Setya, selaras dengan program pemerintah, nawacita, kredit perumahan yang dikeluarkan BTN dengan uang muka 1 %, bunga 5 %  dan jangka waktu bisa 20 tahun.

“Jadi angsuran sangat murah sekali, rata-rata Rp700 ribu per bulan. “terang Setya.

Jumlah angsuran ini, lanjutnya, tentunya akan bisa terjangkau masyarakat luas, karena untuk sekarang ini biaya kost saja bisa mencapai Rp 500 ribu per bulan.

Jadi, imbuhnya, baik sektor nelayan atau profesi informal lainnya seperti PKL, semuanya bisa dilayani karena untuk model-model masyarakat berpenghasilan seperti nelayan, angsuran BTN sangat minim.

“Dan tentunya ini dibantu dengan program subsidi dari pemerintah, Rp 4 juta per unit. “jelas Setya.
 (Anton AS)

GUBERNUR JABAR KUNJUNGI KORBAN GEMPA PANGANDARAN

PANGANDARAN-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan datang mengunjungi beberapa korban gempa di Kabupaten Pangandaran.(20/12)

Dengan ditemani Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, Heryawan langsung melihat kondisi rumah warga dan mesjid di Desa Wonoharjo Kecamatan  Pangandaran yang menjadi korban guncangan gempa berkekuatan 6,9 SR yang berpusat di Tasikmalaya, Jabar, terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 23.47 WIB jumat lalu.(15/12)

Di depan sebuah mesjid, kepada sejumlah awak media Heryawan menyampaikan bela sungkawanya untuk seluruh korban terdampak di Pangandaran.

Sekarang masarakat, pemerintah, Polri dan TNI sigap untuk melakukan mitigasi penanggulangan bencana secara bersama-sama. Dan masyarakat terdampak pun kini sudah tertangani, begitu juga yang trauma tsunami sudah kembali ke rumah masing-masing.

“Tinggal ada sejumlah rumah yang rusak berat, sedang dan ringan. “kata Heryawan.(20/12)

Untuk  yang rusak berat, jangan dihuni lagi dan sementara mungkin bisa tinggal di tempat saudara atau nanti dikordinasikan dengan pemda Pangandaran penangannya seperti apa.

“Insaalloh nantinya ada rehab rekon dari pemerintah, semua itu sedang kita bicarakan.  "Terangnya.

Disoal bagaimana penangannya, gubernur jabar menjelaskan, tentunya semua bertanggungjawab, baik dari kabupaten, propinsi dan pemerintahan pusat cq PNPB, dan tentunya ini akan menjadi bahsan bersama.

Lebih jauh Heryawan mengatakan, semua pihak harus bisa menyadarkan masyarakat bahwa masyarakat hidup berada di daerah yang rawan bencana. Kabupaten Pangandaran, Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Cianjur dan Kabupaten Sukabumi, semuanya masuk dalam kawasan rawan bencana.

“Oleh karena itu, semua pihak harus sadar kita ada di kawasan rawan bencana sehingga segala langkah-lamglah kehidupan harus menyesuaikan, khusunya yang terkait dengan pembangunan. “katanya lagi.

Heryawan juga mengatakan, setelah melihat kondisi bangunan rumah yang roboh, ternyata rata-rata kondisi bangunannya tidak memenuhi standar.

Tugas pemerintah harus memberikan bimbinganterhadap masyarakat agar bila akan membangun, kordinasi dengan pemerintah yang menangani pembangunan, karena sekarang semuanya terbuka.

“Dan tentunya pemerintah pun harus rajin turun ke lapangan dalam memberikan bimbingan sehingga bangunan-bangunan itu nanti bisa standar, sesederhana apa pun. “imbuhnya.

Masih di tempat yang sama, Kepala Dinas PKPBD Pangandara, H. Nana Ruhena mengatakan, pihaknya sampai saat ini belum mempunyai alat penghitung jumlah kerugian akibat bencana secara angka. Tapi, lanjutnya, kerugian terdampak baru bisa dihitung secara fisik bangunan saja.

"Untuk sementara ini kami hanya bisa menghitung berapa jumlah bangunan rusak berat, sedang dan ringan saja. "ungkapnya. (Anton AS)

AKIBAT GEMPA JUMAT LALU, RUANG GURU SMK NURUL HUDA AL GINA RUSAK PARAH

CIMERAK - Akibat gempa bumi berkekuatan 6,9 skala richter yang terjadi jum'at (15/12) sekitar jam 23.47 (versi BMKG) dengan pusat gempa berada di wilayah perairan laut Tasikmalaya menimbulkan banyak kerusakan bangunan di wilayah Kabupaten Pangandaran, salah satunya bangunan SMK Nurul Huda Al-Gina yang berlokasi di desa Batumalang Kecamatan Cimerak.

Menurut Kepala Desa Batumalang, Jaja, karena guncangannya saat itu dirasakan begitu keras sehingga mengakibatkan bangunan gedung sekolah, tepatnya di ruangan guru tersebut ambruk.

Masih kata Jaja, dari keterangan beberapa warga yang dekat lokasi kejadian, saat bangunan tersebut roboh  terdengar suara "bruuk" yang begitu keras.

Saat warga melihat sumber suara tersebut,  ternyata berasal dari bangunan kantor guru ambruk dengan atap dan gentingnya porak poranda menimpa ruangan tersebut.

“Karena terjadi malam harti, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa atau luka karena memang kalau malam ruangan itu tidak ada penghuninya. "ungkap Jaja.(20/12)

Ditambahkan Jaja, diperkirakan dari 38 bangunan yang rusak di Desa Batumalang, yang paling parah dialami SMK Nurul huda al gina.

Saat PNews melihat kondisi lokasi ruangan yang runtuh, Nampak puing-puing bekas reruntuhan tersebut masih berserakan. (AGE)

TP PKK DESA KEDUNGWULUH RAIH JUARA LOMBA UP2K KABUPATEN PANGANDARAN

PADAHERANG-Tim PKK Desa Kedungwuluh Kecamatan Padaherang berhasil meraih juara pada lomba Usaha Peningkatan Kesejahteraan Keluarga (UP2K) yang diselenggarakan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pangandaran dengan ketua Ny. Ida Nurlela Wiradinata, di hotel Rahayu 4 Pangandaran.(6/12)

Tim PKK Desa Kedungwuluh dengan menampilkan berbagai produk unggulan, seperti manisan buah Terong dan Tomat berhasil meraih angka tertinggi dari peserta PKK lainnya se-Kabupaten Pangandaran.
Dikatakan ketua TP PKK Kedungwuluh, Enan Yusmanah S.Pd, dengan kekhasan serta keunikan produk-produk yang ditampilkan timnya, ternyata bisa meraih juara pada lomba UP2K tingkat kabupaten.

“Ini merupakan prestasi ibu-ibu PKK Kedungwuluh yang akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami. “ungkap Enan.

Enan pun atas nama warga Desa Kedungwuluh mengucapkan terimakasih kepada TP PKK Kabupaten Pangandaran yang telah memberikan kepercayaan mendapat prestasi sebagai bentuk kepercayaan pada produk hasil olahan ibu-ibu PKK Kedungwuluh.

Dengan prestasi juara ini, lanjut Enan, mudah-mudahan akan memberi semangat serta motivasi  untuk bisa lebih menciptakan kreasi-kreasi baru dalam pengolahan khususnya produk makanan yang berbahan baku hasil pertanian.

“Kami juga tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Ketua PKK Kabupaten Pangandaran dan tim juri yang telah memberi kepercayaan pada kami, semoga ini menjadi semangat baru untuk bisa lebih berinovasi lagi. “pungkasnya. (Nana Hoeruman)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN