Di SMP Negeri 1 Cimaragas, Kegiatan Ekstrakurikuler Jadi Pilihan Minat Untuk Kembangkan Bakat Siswa

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Ada beberapa pilihan untuk menyalurkan minat siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler, seperti Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), Pramuka, Drumband, Palang Merah Remaja (PMR), pelatihan percakapan berbahasa inggris atau pilihan kegiatan positif lainnya. Dan salah satu kegiatan tersebut barangkali merupakan bakat dan minat siswa untuk meraih prestasi.

Demikian disampaikan Kepala SMP Negeri Cimaragas Kabupaten Ciamis, Asep Sulur Mulyadi, S,Pd, terkait sejumlah kegiatan ekstrakurikuler yang dijadikan media belajar berorganisasi dan sosialisasi para peserta didik di sekolahnya.

Kata Asep, sudah banyak siswa yang meraih prestasi, seperti Paskibra  SMP Negeri 1 Cimaragas yang setiap perngatan HUT Kemerdekaan 17 Agustus selalu dari SMP N 1 Cimaragas, begitu juga dengan pramuka dan drum band.

Menurut Asep. salah satu tujuan kegiatan ekstrakurikuler adalah untuk melatih kemampuan bekerjasama antara siswa, hal ini menjadi penting untuk bekal melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Misal, nanti saat sudah selesai sekolah siswa harus mampu berbaur baik dengan teman-teman SMA atau pun saat kuliah. Dan setelah lulus kuliah pasti bekerja dan mau tidak mau harus bisa melakukan kerja tim dengan orang lain.

“Nah, di ekstrakurikuler ini merupakan kesempatan siswa untuk melatih kemampuan bekerjasama agar nantinya tidak kaget saat turun langsung ke masyarakat, “ucap Asep.(23/08)

Selain itu, Asep menyebut, ekstrakurikuler juga bisa membentuk potensi yang dimiliki siswa, karena pilihan dalam ekstrakurikuler tersebut bisa jadi adalah bakat dan minat yang paling menonjol. Oleh karena itu siswa bebas memilih kegiatan ekstrakurikuler ini sesuai dengan bakat dan minat masing-masing.

Misalnya seorang siswa suka petualangan, maka, kata Asep, bisa ikut ekstrakurikuler pecinta alam atau pramuka. Begitu juga dengan hobi lainnya, seperti seni musik, seni tari atau jenis kesenia lainnya. Dan saat mengikuti ekstrakurikuler tersebut tentu ini akan melatih semua bakat dan potensi dalam diri siswa sehingga bisa lebih terarah dan berkembang, siapa tahu di masa depan bisa menjadi profesi yang bisa dibanggakan. 

Asep menambahkan, untuk siswa yang cenderung pendiam dan pemalu di dalam kelas, ekstrakurikuler bisa menjadi solusi karena nantinya akan menemukan teman baru yang punya hobi sama. Hal ini bisa membantu siswa untuk belajar berorganisasi, melatih tanggung jawab serta kemandirian, berkumpul dan bersosialisasi. Selain itu, sikap kepemimpinan pun bisa terlatih karena hal itu akan menjadi bekal yang bagus untuk siswa setelah lulus sekolah nanti. Dan jika siswa ikut ekstrakurikuler tertentu di sekolah secara otomatis akan belajar untuk bertanggung jawab terhadap sesuatu dan menjadi mandiri. Karena pada setiap aktivitas ekstrakurikuler akan dikelola dan diurus sendiri oleh para siswa sedangkan guru hanya menjadi pembinanya saja. Pada setiap ada kegiatan tertentu pada ekstrakurikuler yang diikuti siswa, maka siswa dan teman-teman sekelas yang akan mengurus semuanya.

“Dengan begitu siswa akan belajar untuk bertanggungjawab melakukan sesuatu pekerjaan hingga selesai, sehingga siswa pun bisa menjadi lebih mandiri dengan mengurus acara dalam ekstrakurikuler tersebut, “terang Asep. (anwarwaluyo)


Tim Voli Putri Desa Tobongjaya Juarai Turnamen HUT Kemerdekaan Kecamatan Cipatujah

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Turnamen Bola Voli putri yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 77 tingkat Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya telah usai digelar, dalam babak laga final tim putri Desa Tobongjaya berhasil menjadi juara usai mengalahakan tim Desa Sindangkerta dengan skor 3-0.

Dalam pertandingan yang digelar di lapangan bola volo Koramil Cipatujah Tim bola voli putri Desa Tobongjaya mampu bermain bagus dan kompak serta meminimalisir kesalahan sehingga mampu mengatasi perlawanan tim Desa Sindangkerta dengan skor menyakinkan.

Saat diminta komentarnya, Kepala Desa Tobongjaya Dedi Rohmatandi S.Ag yang didampingi pelatih kepala Erna, kepada PNews mengatakan,  berkat permainan taktis dan menguasai teknis permainan serta mental yang kuat tim voli bola putri Desa Tobongjaya yang bermaterikan pemain- pemain usia muda mampu menunjukan permainan bagus sehingga mampu meraih kemenangan mutlak atas lawannya.

"Terima kasih atas semangat dan kekompakan para pemain sehingga mampu menghasilkan hasil positif menjadi juara bola voli putri tingkat Kecamatan Cipatujah dalam turnamen kemerdekaan,"ungkap Dedi. (24/08)

Sementara Camat Cipatujah Darya S.Ip didampingi Ketua PHBN Kecamatan Cipatujah Dadi S.Pd, menyampaikan apresiasi dengan kekompakan semua pihak serta kerja keras panitia dan unsur muspika, pemdes dan para pemain yang bermain dengan sportif dan mampu menyuguhkan permainan bagus sehingga mampu menghibur penonton dan masyarakat.

"Setelah turnamen bola voli di cabang putri, akan dilanjutkan pertandingan voli di cabang putra yang akan dimulai tanggal 24 agustus, untuk tim putra selamat bertanding besok hari," ucap Darya. (anwarwaluyo)


Kegiatan Pengajian PHBI Desa Cikalong, Wujud Rasa Syukur Sekaligus Jadi Media Promosi Obyek Wisata Karangtawulan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Bertempat di pantai Karangtawulan, panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Desa Cikalong Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya menggelar acara syukuran yang diisi dengan acara pengajian/tausyiah yang berlangsung sangat sederhana namun tidak mengurangi kekhusuan.(22/08) 

Selain dihadiri perangkat desa, pengajian atau acara muharoman ini juga turut dihadiri Camat Kecamatan Cikalong, Babinsa, Babinkabtimas, tokoh agama, Karangtaruna dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Kepala Desa Cikalong, Anshar, menyampaikan mudah-mudahan obyek wisata Karangtawulan semakin diminati wisatawan tentunya dengan segala kenyamanan dan keamanannya.

“Saya berharap baik pelaku wisata, pedagang atau pihak lainnya di Karangtawulan ini harus someah ka semah, “ungkap Anshar.

Anshar mengatakan, semua harus menyatukan persepsi serta menjga kondusifitas agar pengunjung merasa nyaman selama ada di obyek wisata Karangtawulan. 

Anshar juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah imut berpartisipasi untuk mensukseskan kegiatan ini, dan semoga dengan kegiatan ini bisa mejadi media promosi wisata yang ada di Tasikmalaya selatan khususnya Karangtawulan.

“Marilah kita bersukur dengan segala nikmat yang telah Tuhan berikan pada kita yaitu tempat yang indah, “imbuhnya. (anwarwaluyo) 


PEMKAB PANGANDARAN SIAP SUKSESKAN GEBER PANGAJI


PANGANDARANNEWS.COM - Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran berencana targetkan warga kabupaten Pangandaran bebas buta huruf & buta baca Alquran. Kedepan kabupaten Pangandaran diharapkan terbebas dari ketidakmampuan membaca Alqur'an. Karena itu perlu dibentuk sukarelawan(Guru ngaji & Umum/sensus/kontenbkreator) yang akan mendata dari setiap RT di seluruh pelosok yang ada di kabupaten Pangandaran. Jangan ada warga yang buta baca Alquran. (23/8) 

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata menekankan agar para peserta sukarelawan geber Pangaji ini mampu mensosialisasikan keseluruh masyarakat hingga setiap RT untuk bersama mensuksekan kabupaten Pangandaran bebas buta baca Alquran.

Bila ada pertanyaan kenapa ini baru digaungkan? Sebetulnya Gerakan Pangandaran mengaji dan Maghrib mengaji.

Kenapa baru sekarang? Kita mengetahui 

Karena terhalang karena covid untuk berkumpul itu sesuatu yg sulit. Setelah keluar dari masa sulit itu maka

Gagasan geber Pangaji ini, kerjasama dengan Indonesia Mengaji kita gerakan," jelas Jeje Wiradinata pada pembukaan Training of Trainer (TOT), di hotel Pantai Indah Pangandaran.


Dalam sambutannya juga Jeje menyarankan semua peserta yang hadir

Traning Of Trainer untuk bekerjasama mensukseskan program ini.

"Geber Pangaji ini akan terus berlangsung hingga ke setiap RT di kabupaten Pangandaran," katanya.

Pada tempat yang sama ketua MUI kabupaten Pangandaran mengingatkan kepada para peserta sukarelawan geber Pangaji agar hati-hati dari apa yang kita dengar dan apa yang kita lihat terutama di dunia Medsos.

"Apa yg kita dengar dan lihat hari ini perlu hati-hati. Terlebih didunia medsos. 

Kita akan menanamkan zikrullah salah satunya adalah membaca Alqur'an. Betapa besarnya pahala membaca Alqur'an ini. 

Mudah-mudahan hakikat suatu perkara diperlihatkan oleh Allah SWT di Pangandaran ini," tambahnya.

 Sementara menurut KH. Mas'ud An Sa'idie, S.Ag., S.Pd., MM (Panglima Geber Pangaji) pada saat yang sama berpendapat, program ini harus terukur. Artinya program ini harus dilakukan betul-betul Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM) Dan juga hal ini sesuai dengan visi misi kabupaten Pangandaran," ujarnya.

Ia juga berharap semua pihak tak terkecuali para pejabat dari semua tingkatan mengikuti program ini, bagaimana masyarakat tidak antusias jika para pejabatnya  respons dan memberikan uswah (contoh), karena satu orang saja pemimpin shaleh akan mampu membuat masyarakat banyak menjadi soleh dan tidak sebaliknya, "ungkapnya. (harisfirdaus)

3 proyek strategis Pemkab Pangandaran, Pembangunan Jalur Lintas Pesisir, Perpustakaan Daerah dan Mall Pusat Pelayanan Masyarakat

PANGANDARANNEWS.COM – Dengan anggaran sebesar Rp 94 milyar Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran berencana akan memabngun jalan wisata atau jalan lintas pesisir sepanjang 91 kilometer, mulai dari pantai Karapyak yang ad di Kecamatan Kalipuicang hingga pantai Madasari yang berlokasi di Kecamatan Cimerak. Seluruh pembangungan jalan ini untuk menghubungkan beberapa objek wisata, seperti Pantai Pangandaran, Batu Hiu, Bojongsalawe, Batukaras hingga ke Pantai Madasari.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata yang didampingi ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin dan beberapa pejabat di lingkup pemerintah Kabupaten Pangandaran, saat peletakan batu pertama pembangunan jembatan Citonjong penghubung pantai Karangtirta Desa Sukaresik – Pantai Pamugran Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih.(33/08)

Jeje mengatakan, nantinya wisatawan dapat menggunakan jalan lintas pesisir ini untuk mempermudah akses menuju beberapa obyek wisata yang di Pangandaran.

“Jembatan sepanjang 200 meter ini bisa dilalui wisatawan yang akan menuju kawasan Sukaresik terus ke pantai Batu Hiu kemudian menuju pantai Bojong Salawe, “terang Jeje.

Pada tahun 2023 nanti, imbuh Jeje, juga akan dibangun jembatan penghubung antara Nusawiru di Desa Cijulang menuju ke Pantai Batukaras di Desa Batukaras dengan jembatan permanen, tentunya dengan sarana jalan dan jembatan ini akses dari Pantai Pangandaran menuju pantai lainnya bisa ditempuh dengan durasi waktu lebih cepat.

Jeje menjelaskan, pembangunan jalan lintas pesisir penghubung jalan Pantai Pangandaran ke Sukaresik yang menelan biaya sebesar Rp 94 Miliar ini sumber anggarannnya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bantuan Provinsi (Banprov) dan APBD Kabupaten Pangandaran.

Ia menambahkan, proyek pembangunan jembatan ini merupakan peningkatan pembangunan kawasan wisata yang strategis serta untuk memperlengkap akses kepentingan masyarakat, dan rencana pembangunan jembatan permanen Nusawiru – Pantai Batukaras yang akan dibangun tahun 2023 ini untuk mengganti jembatan Bailey yang ada sekarang.

“Ada 3 proyek strategis pemerintah Kabupaten Pangandaran saat ini, pertama pembangunan jalur lintas pesisir penghubung Pantai Pangandaran, Pembangunan Perpustakaan Daerah dan Mall Pusat Pelayanan Masyarakat, “pungkasnya. (PNews)


Ketua DPRD Tegaskan, Pemkab Pangandaran Harus Punya Langkah-Langkah Inovatif dan Solutif

PANGANDARANNEWS.COM – Peringatan Kemerdekaan yang selalu diperingati setiap tanggal 17 Agustus harus menjadi bahan renungan bagi pemerintahan khususnya di daerah, bagaimana agar seluruh kebijakan bisa memprioritaskan kepentingan rakyat. Artinya, dalam kondisi apapun rakyat tetap harus menjadi prioritas negara, karena jika rakyat maju tentu negara juga akan maju.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin, beberapa hari lalu usai mengikuti rapat umum MPR RI dan Presiden yang disiarkan secara daring, bertempat di ruang rapat paripurna gedung DPRD.(17/08)

"Baik APBN mau pun APBD harus berpihak kepada rakyat karena itu dibuat untuk kepentingan rakyat,"tegasnya.

Asep mengatakan, peringatan HUT kemerdekaan RI harus menjadi sebuah momentum untuk kebangkitan rakyat juga momentum bagaimana pemerintah dalam menentukan arah kebijakan penggunaan anggaran.

Asep menambahkan, beberapa hari lalu DPRD dan pemda sudah membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD murni 2023 dan perubahan 2022, dan dalam pembahasan tersebut ditekankan harus memihak kepada kepentingan masyarakat.

"Intinya harus ada langkah-langkah inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,"imbuhnya.

Pemkab Pangandaran, kata Asep, baru-baru ini sudah membuat sebuah program yang innovatif terkait pelayanan masyarakat khususnya untuk membentengi iman masyarakat lewat program Pangandaran mengaji, Ajengan Masuk Sekolah (AMS) dan lain-lain.

Tentu DPRD, menurutnya, akan mendorong program yang dianggap sudah baik untuk terus dilanjutkan. Selain itu DPRD juga mendukung program lainnya yang kaitanya dengan desa, seperti TPAPD, Siltap dan lain-lain dan ini juga harus  jadi prioritas pemda.

Ia juga menuturkan kondisi ekonomi yang kurang baik saat ini tentu akan berimbas pula kepada pemerintah daerah sehingga harus dilakukan langkah antisipasi dari sekarang, baik keamanan, ekonomi seperti lekurangan pangan, migas dan lain-lain.

Asep menyebut, pemerintah pusat sudah tepat dengan melakukan antisipasi dengan G-20 oleh pemerintahan dan P20 oleh parlemen, tentu dengan kedua regulasi ini diharapkan bisa jadi antisiasi terjadinya gangguan ekonomi dan mencari solusi terbaik.

“Dalam pemulihan ekonomi saat ini semua pihak harus ikut bergerak, khususnya SKPD," pungkasnya. (PNews)


Masih Dalam Peringatan HUT RI ke 77, Pemdes Tanjungsari Gelar Open Tournamen Sepakbola

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Merayakan HUT kemerdekaan RI sebagai merupakan bentuk rasa syukur pada Alloh SWT serta untuk mengenang jasa para pahlawan yang ikut serta dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia .

Seperti hal nya yang dilakukan pemerintahan dan masyarakat Desa Tanjung Sari Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya, dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Indonesia yang ke 77 dengan menggelar sejumlah perlombaan, seperti open turnamen sepak bola yang diikuti oleh 4 kepunduhan dengan peserta 8 tim remaja dan remako, di mulai pada tanggal 6 agustus sampai tanggal 18 agustus 2022. Warga pun menyambut antusias bahkan permainan tersebut sangat ditunggu-tunggu warga, karena dua tahun terakhir tak diselenggarakan akibat kondisi pandemi.

Walau perlombaan sarat unsur kompetisi namun open turnamen sepak bola berjalan lancar tanpa ada kendala apapun karena Pemdes Tanjung Sari bersama masyarakat sepakat kegiatan ini bukan semata-mata untuk meraih hadiah atau memperebutkan hadiah tapi untuk bersenang senang dan bersyukur karena hari ini sudah bisa hidup dalam alam kemerdekaan, sehingga bisa berkarya lebih bebas dalam menjalani kehidupan tanpa adanya paksaan.

Usai pembagian hadiah, Kepala Desa Tanjungsari, Amas, kepada awak media menuturkan, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini selain untuk menyambut hari Raya HUT RI menjadi ajang silaturahmi agar hubungan sesama warga menjadi lebih harmonis.

“Mungkin pada hari-hari biasa warga tidak memiliki waktu luang banyak karena sibuk dengan rutinitasnya, nah dengan adanya kegiatan seperti sepak bola ini tentu warga bisa bersama-sama dan ini menyenangkan, “kata Amas.(19/08)

Sementara menurut Ketua Karangtaruna, Haerudin, poihakya mengucapkan terimakasih Pemdes Tanjungsari sudah berkorban baik waktu, tenaga dan materi untuk memeriahkan HUT RI yang ke 77 dan sekaligus menghibur warga.

Haerudin berharap perlombaan turnamen sepak bola ini bisa berkelanjutan untuk meningkatkan tali silatuhrami khususnya antar warga Desa Tanjungsari. 

Ia mengatakan, berkat kerjasama serta sinergitas pemerintah desa, tokoh masyarakat, Babimsa, babimsa dan pihak lainnya tournamen sepakbola berjalan dengan lancar.

“sekali lagi kami atas nama pemuda Desa Tanjungsari mengucapkan terimakasih keopada Bapa Amas selaku kepala desa yang telah mensukseskan acara peringatan HUT RI ke 77 ini, “pungkasnya. (anwarwaluyo)


Meriahkan Peringatan HUT RI ke 77 SMPN 1 Gunung Tanjung Libatkan Guru dan Siswa

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Peringatan HUT RI ke 77 yang diselenggarakan di SMPN 1 Gunung Tanjung Kabupaten Tasikmalaya dengan menggelar beberapa perlombaan yang diikuti oleh siswa didik sampai akhir puncak acara humat (19/08) berjalan meriah dan penuh kegembiraan, para siswa dan seluruh guru pengajar yang mengikuti berbagai macam perlombaan pun napak sangat antusias mengikuti masing-masing perlombaan.

Seperti disampaikan Humas SMPN 1 Gunungtanjung, Edi Rudiana Spd, pihaknya merasa bersukur karena seluruh rangkaian acara kegiatan untuk memperingat HUT RI ke 77 ini di SMPN1 gunung tanjung berjalan lancar dan penuh dengan suka-ria.

“Seluruh perlombaan yang diikuti anak anak didik dan para guru pengajar pun berjalan dengan lancar sampai akhir acara, “ungkap Edi.

Hal senada dituturkan Kepala SMPN 1 Gunungtanjung, Rd.Liesda Kuscayati.S.pd M.pa,  ia merasa bangga atas semangat seluruh peserta didik dan para guru pengajar yang ikut ambil bagian mengikuti berbagai macam perlombaan.

Liesda mengatakan, Kegiatan perlombaan ini sengaja melibatkan guru dan siswa supaya bisa terjalin kebersamaan yang lebih akrab lagi sehingga nantinya merasa tidak canggung untuk menanyakan mata pelajaran yang diberikan oleh para guru pengajar.

“Kami ucapkan terimakasih kepada semua guru beserta staf yang ada di sekolah ini bisa ikut untuk mensukseskan acara memperingati HUT RI ke 77, “ucap Liesda.

Ini salah satu materi cara menanamkan pendidikan moral Pancasila, jika dulu para pahlawan berjuang melawan penjajah dan kini sudah merdeka para siswa-siswi berjuang melalui pendidikan dengan cara mencari ilmu denga sungguh-sungguh.

“Sementara guru merupakan tanpa tanpa jasa, ayo anak-anak kita berlomba untuk meraih prestasi. Lebih tinggi lagi, “tegas Liesda. (anwarwaluyo)


Luar Biasa, Bendera Merah Putih Terbentang sepanjang 1 kilo meter di Pantai Barat Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM – Masih dalam rangka memeperingati Kemerdekaan RI ke 77, Momen masyarakat dan Pemda Kabupaten Pangandaran menggelar acara kirab bendera merah putih sepanjang 1000 meter, yang dilaksanakan di kawasan obyek wisata pantai barat.(18/08)

Diketahui, kirab bendera merah putih panjang 1000 meter ini dilaksanakan di Pantai Barat Pangandaran, Kamis (18/8/2022).

Bentangan bendera sepanjang 1000 meter Nampak jelas terlihat dari menara Lifeguard Pos 1 sampai dengan Pos 4.

Di tengah kemeriahan acara Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata pada sejumlah awak media menyampaikan, Kegiatan ini masih dalam rangkaian merayakan HUT Kemerdekaan RI ke 77dengan  membentangkan bendera merah putih sepanjang 1000 meter di pantai barat.

Jeje mengatakan, bentangan bendera ini diharapkan bisa menanamkan semangat dalam dada, artinya    negara kesatuan yang harus tetap dijaga dan dipelihara oleh segenap putra bangsa.

Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran
“Tak hanya mengibarkan bendera merah putih saja, para pejuang dahulu tapi mereka siap mengorbankan jiwa dan raga, “kata Jeje.

Nilai-nilai perjuangan itu yang harus diambil sebagai bagian dari pendidikan karakter dengan rasa cinta tanah air dan wawasan kebangsaan bagi masyarakat, khususnya generasi muda Pangandaran.

Jeje menyebut, Kegiatan yang baru pertama kali ini merupakan kerjasama yang baik antara pemerintah daerah serta jajarannya, Polres Pangandaran dan Kodim 0613 Ciamis.

"Jika tahun ini panjang bendera satu kilometer mungkin tahun depan akan dua kilometer, atau nanti menjelang masa jabatan saya habis dilaksanakan 93 kilometer, sepanjang panjang pantai yang ada di Kabupaten Pangandaran, “imbuhnya. (PNews)



Ini Sepenggal Pengalaman “Si Raja Tanjakan” Tonton Susanto Yang Kini Mengabdi Jadi ASN Di Kab. Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM -  Masih ingat nama Tonton, pria dengan nama langkap Tonton Susanto kelahiran tanggal lahir 24 September 1973 di Kabupaten Pangandaran merupakan seorang pembalap sepeda dengan dengan deretan prestasinya, antara lain berhasil meraih medali emas pada SEA Games 2001 di Kuala Lumpur pada balapan jalan raya di nomor individual time trial 50 kilometer, medali emas pada final nomor perlombaan individual time trial (ITT) 50,7 kilometer cabang sepeda SEA Games XXVI di jalur Indramayu-Subang Jawa Barat dan segudang prestasi lainnya.

Selain dikenal menjadi “raja tanjakan”, Tonton juga begitu populer saat dalam dunia balap sepeda tanah air dengan perolehan 4 medali emas SEA Games.

Dimanakah Tonton sekarang, sekarang Tonton yang tinggal di rumahnya di Dusun CVikangkung Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih, sejak pada tahun 2017 telah “gantung sepeda” menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan saat bertugas di Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Pangandaran.

Kepada PNews saat bincang-bincang di tempat kerjanya Tonton menuturkan sejumlah pengalamannya saat masih aktif menjadi atlit sepeda balap Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI).

Saat ini walau diakui cabang olaharag (cabor) balap sepeda terkesan kurang greget, sebenarnya kata Tonton, tidak seperti itu. Karena mungkin bedanya saat ini kegiatan balap sepeda full hanya mengandalkan kucuran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saja, sehingga ketika kondisi keuangan daerah mengalami penurunan maka otomatis kegiatan olahraga khususnya balap sepeda pun akan tersendat. 

Kalau jaman ia dan rekan-rekannya seperti Bandi, Candra, Kusmawati, Arin Kiswana, Iswadi dan lainya, kata Tonton, semua mempunyai tim dan sponsor yang membiayai untul latihan tiap hari. Sebenarnya jika atlit tersebut lebih aktif seperti yang ia lakukan dulu bisa punya sponsor dan tim sendiri, dengan cara menawarkan diri, kata Tonton, Tonton tidak mengalami kendala.

“Nah, atlit sepeda sekarang tidak punya tim atau sponsor yang bisa mensuport untuk itu sehingga tidak bisa berprestasi lebih bagus lagi, salah satunya akibat kurangnya porsi latihan, “jelasnya.(18/08)

Tonton Susanto
Padahal saat itu ia belum berprestasi, tapi karena saat itu ia sudah mempunyai tim sehingga saat itu Tonton pun bisa latihan di Bandung, walau pun ketika itu ia tak mendapat bayaran tapi merasa senang karena bisa ikut latihan di tim besar dengan atlit-atlit senior seperti Muhamad Yusuf, Maulana Miklat, Roni Yahya, Robi Yahya dan atlit sepeda hebat lainnya. 

“Ini jelas menjadi suatu kebangaan bagi saya walau tidak dibayar, tapi paling tidak latihan saya ada yang membiayai dan bisa ikut ke even-even balapan dengan tim, “ujarnya. 

Dan sejak saat, Tonton meyebut pemda (saat itu masih Ciamis) juga selalu memberikan perhatian, salah satunya bisa menjadi ASN dan selalu memberikan bonus saat ia menjadi juara, dan walau ia sudah menjadi ASN tapi pemda masih memperbolehkan Tonton untuk latihan.

Saat diminta komentarnya terkait atlit sepeda yang ada di Kabupaten Pangandaran, sebenarnya persoalannya ada di ISSI, organisasi paling tinggi yang mengurus cabor balap sepeda. Dulu ISSI mempunyai program balapan-balapan yang ada di tiap-tiap provinsi dan sudah terjadwal tapi sekarang itu tidak ada, dan jika pun ada paling lewat media sosial, sedangkan  untuk anggarannya sangat susah.

“Kalau dulu jika ada balapan bulan depan, paling tidak sudah persiapan untuk mengajukan proposal dulu baik  ke pemerintah atau ke pihak lainnya, “terang Tonton. 

Tapi terlepas dri persoalan semua itu, Tonton mengatakan, kuncinya untuk bisa meraih prestasi tentu yang utama dari atlitnya sendiri. bagaimana mentalnya, kemauan, kerja keras serta , dan itu harus tumbuh pada atlit bukan mengadalkan pihak lain, yang lain hanya mensuport. 

Tonton juga mengatakan, sekarang komunitas sepeda di Pangandaran sangat banyak tapi sayang kalau klub yang terdaptar di ISSI belum ada. 

Tapi Tonton tetap optimis, harapan untuk bisa menggali lagi potensi atlit daerah masih punya potensi besar, dan itu sebenarnya bisa digali lewat even-even seperti Bupati Cup atau lainnya.

“Ini tentu menjadi target awal prestasi untuk yang masih yunior, pemula serta kadet dan tentu bupati cup ini akan menjadi kebanggaan jika bisa menjadi juara, “pungkasnya. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN