Geliat Pembangunan Desa Karyamandala, DD Tahun Ini Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Berkat Dana Desa (DD) jalan sepanjang 1258 di

Desa Cikembang 2 Desa Karyamandala Kecamatan Salopa Kabupaten.Tasikmalaya kini lecir dengan sarana jalan semi Hot Mix.

Menurut Sekretaris Desa Karyamandala Yana Herdiana, pengerjaannya hanya tinggal beberapa ratus meter lagi akan segera akan beres.

"Allamdulilah tahun ini jalan Cilembang 2 sudah mulai di perbaiki dengan pengaspalan sami Hotmix," jelasnya.(22/03)

Anggaran untuk pembangunan jalan tersebut, kata Yana, diambil dari Dana Desa (DD) tahun 2024 tahap 1 dan akan dilanjutkan lagi pembangunan dari DD tahap 2.

"Jadi panjang keseluruhan yang di bangun menjadi  2.744 meter," terang Yana.

Masih kata Yana, DD tahun ini akan digunakan untuk pembangunan infrastuktur jalan dan pertanian, sehingga dengan adanya jalan bagus warga pun diharapkan dapat meningkatkan laju perekonomian menjadi lebih baik.

"Artinya kegiatan pembangunan   dari DD ini benar-benar manfaatnya bisa sepenuhnya dirasakan warga," ucapnya.

Masyarakat Desa Karyamandala pun menyambut baik serta sangat senang karena sekarang mempunyai jalan bagus berhotmiks.

"Saya ucapkan terimakasih kepada pemerintah desa yang sudah membangun fasilitas sarana jalan, mudah-mudahan kegiatan ekonomi warga pun bisa lebih lancar," tutur salah seorang warga. (anwarwaluyo)

PDI Perjuangan Siapkan Kader Terbaik Untuk Pilkada Pangandaran, Ini Kata Jeje

                      Jeje Wiradinata

PANGANDARANNEWS.COM
- Mungkin karena masih sekitar 8 bulan lagi, nuansa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Pangandaran masih belum terasa. Padahal dari peta politik yang ada, paling tidak jumlah perolehan kursi di DPRD masing-masing partai politik (parpol) saat ini sudah bisa diprediksi.

Walau masih bersipat sementara karena KPU belum mengumumkan secara resmi, estimasi perolehan kursi DPRD Kabupaten Pangandaran diperkirakan masih dipimpin PDI Perjuangan dengan peroleh 16 kursi, disusul Partai Gerindra 5 kursi, Partai Golkar 5 kursi, PKB 5 kursi, PAN 3 kursi, PKS 3 kursi dan PPP 2 kursi.

Tampaknya untuk mengajukan Bakal Calon (Balon) Bupati-Wakil Bupati Pangandaran PDI Perjuangan bisa melenggang sendiri karena sudah bisa dipastikan salah satu syarat pencalonan bupati-wakil bupati sudah terpenuhi, yakni 20% hasil perolehan kursi DPRD atau 25 % hasil keseluruhan perolehan suara.

Dan seperti diketahui, PDI Perjuangan mendapat 40 % dari jumlah 40 kursi DPRD Kabupaten Pangandaran.

Sementara untuk parpol lainnya jika ingin mengusung balon bupati-wakil bupati tentu harus dibangun koalisi dengan partai lainnya, karena selain PDI Perjuangan perolehan masing-masing parpol tersebut dibawah 20 % dari 40 jumlah kursi di DPRD Kabupaten Pangandaran.

Namun sejauh ini PDI Perjuangan yang dipastikan sudah mempunyai "tiket" salah satu persyaratan untuk mengajukan balon pun tampaknya masih hitung-hitung siapakah kader terbaik yang akan diusungnya, sehingga masyarakat pun hingga saat ini masih menduga-duga siapakah calon dari PDI Perjuangan untuk memimpin Pangandaran periode 2024-2029 mendatang.

Beredar beberapa isu di masyarakat menyebut calon yang akan diusung PDI Perjuangan ini dari sejumlah profesi, diantaranya dari politisi, birokrat, pengusaha bahkan ada juga yang mengatakan dari keluarga Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata.

Saat diminta tanggapannya Bupati Pangandaran sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, Jeje Wiradinata mengatakan, pencapaian perolehan kursi DPRD saat ini merupakan cerminan bahwa kepercayaan masyarakat Pangandaran pada PDI Perjuangan masih sangat tinggi.

Dengan perolehan 40 % kursi di DPRD tentu menjadi modal awal   PDI Perjuangan untuk meraih kepercayaan masyarakat, sehingga Jeje menyebut ia pun akan segera mempersiapkan kader-kader terbaiknya untuk maju di Pilkada.

Kata Jeje, capaian kursi DPRD pada pemilihan legislatif (pileg) yang lalu tentu menjadi salah satu isarat bahwa kepercayaan masyarakat Pangandaran pada PDI Perjuangan untuk berkontribusi pada pemerintah masih dibutuhkan. Sehingga ia pun harus mempersiapkan kader-kader terbaik yang akan diusung pada pilkada nanti.

"Walau tidak menutup kemungkinan bisa saja dari luar PDI Perjuangan," ungkap Jeje kepada sejumlah wartawan, bertempat di pendopo Parigi.(21/03)

Disoal Ida Nurlela (isteri bupati) yang digadang-gadang akan ikut maju pada pilkada, Jeje memastikan bahwa istrinya saat ini akan tetap menjadi anggota DPR RI.

"Alhamdulillah istri saya dalam perolehan pileg kemarin insaalloh berhasil lolos ke senayan," ucapnya.

Ia juga mengatakan, saat ini masih ada waktu sekitar 8 bulan ke depan waktu penyelenggaraan pilkada, tentu akan menjadi tahapan kader dalam perjalanan dan proses menjadi balon bupati-wakil bupati.

"Jadi tunggu saja, karena untuk menentukan siapa yang akan maju di Pilkada nanti tentu harus melalui proses yang sudah digariskan partai," imbuhnya.(hiek)

Pinjaman Daerah Rp350 Milyar Masih Tunggu Persetujuan Dua Kementerian, Ini Kata Sekda Pangandaran

Sekda Pangandaran, Kusdiana

PANGANDARANNEWS.COM
- Rencana Pemda Kabupaten Pangandaran terkait pinjaman daerah sebesar Rp 350 miliar saat ini masih menunggu persetujuan dari dua kementrian, Kementrian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). 

Seperti disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pangandaran DR H Kusdiana, MM, sementara untuk saat ini baru Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang telah menyetujui rencana pinjaman tersebut.

"Baru Bappenas yang telah setuju dengan portofolio pinjaman ini," jelas Kusdiana, saat ditemui PNews, usai mengikuti rakor di aula setda. (19/3).

Disoal kapan pinjaman daerah tersebut bisa direalisasikan  menurut Kusdiana, saat ini ia bersama Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pangandaran akan membahas hal tersebut dengan gubernur pada hari Rabu tanggal 20 Maret.

"Kalau estimasi kapan persetujuan dari dua kementrian lagi tentu dengan sendirinya hal ini tergantung dari dua kementerian tersebut," jelasnya.

Setelah semua kementrian menyetujui Portofolio pinjaman itu, Kusdiana menyebut, maka Pemkab Pangandaran bisa meminjam ke lembaga keuangan mana pun, seperti  BJB atau dengan yang lainya.

Namun jika seandainya ada kementrian yang tidak menyetujui, tentu portofolio itu bisa saja dihilangkan nanti di APBD perubahan mendatang.

Sementara untuk APBD tahun 2024 yang saat ini sudah berpayung peraturan daerah (Perda), kata Kusdiana, tetap berjalan walau asumsinya tanpa anggaran dari pinjaman portopolio sebesar Rp350 milyar.

"Dan penyesuaian mata anggarannya nanti dirubah pada APBD Perubahan mendatang," terangnya.(hiek)

Sekda Pangandaran Sebut, Tidak ada Penghapusan Tenaga Honorer

Sekda Pangandaran, Kusdiana

PANGANDARANNEWS.COM
- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pangandaran, DR H Kusdiana, MM  membantah jika tenaga honorer akan dihapus.

"Memang ada perubahan posisi tenaga honorer tersebut, namun tidak dihapus," ungkap Kusdiana, saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(19/03)

Ia menjelaskan, dari sekitar tiga ribu jumlah tenaga honorer di Kabupaten Pangandaran yang terdata di Badan Ketenagakerjaan Nasional (BKN), nantinya sebagian akan diseleksi untuk masuk menjadi tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Sementara sebagian lagi akan menjadi tenaga paruh waktu," jelasnya.

Namun untuk katagori tenaga paruh waktu itu seperti apa, ia mengaku hingga saat ini pihaknya belum mendapat penjelasan dari pemerintah pusat.

Namun Kusdiana memastikan, tidak akan ada penghapusan tenaga honorer termasuk di Kabupaten Pangandaran.

"Tapi sebagian diseleksi menjadi P3K dan sebagian lagi menjadi tenaga paruh waktu," tegasnya. (hiek)


.

3 Nelayan Pencari Keong Laut Tenggelam, Satu Selamat Dua Korban Dalam Pencarian SAR Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Dua warga Kabupaten Pangandaran hilang tenggelam saat mencari keong laut di kawasan Pantai Batu Hiu, Tim SAR gabungan yang terdiri Satpolair, TNI Angkatan Laut, Basarnas, relawan, nelayan pun melakukan pencarian kedua dengan melakukan penyisiran di sekitar lokasi tenggelamnya nelayan tersebut.(10/03)

Seperti disampaikan Kepala Satpolair Polres Pangandaran AKP Sugianto mengatakan, Tim SAR Gabungan sejak pagi tadi kangsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi tenggelamnya kedua warga yang sedang mencari keong laut atau ogong.

"Kami masih melakukan pencarian korban dengan penyisiran dengan radius sekitar lokasi kejadian," jelas Sugianto, saat berada di tempat kejadian perkara (tkp)

Sugianto mengatakan kondisi cuaca di lokasi angin bertiup sangat kencang, sehingga apabila kedua korban masih belum ditemukan tim pun akan melakukan pencarian melalui jalur laut. 

"Mudah-mudahan cuacanya memungkinkan," ucapnya.

Sugianto menjelaskan, awalnya kejadian ada laporan tiga warga tenggelam saat mencari keong laut di Pantai Batu Hiu Kecamatan Parigi, tepatnya di kawasan jalur pantai pada hari Minggu, 10 Maret 2024 sekira pukul 02.00 WIB dini hari. 

"Namun naas, dua dari tiga korban hingga kini dinyatakan hilang dan dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan," terangnya.

Kedua korban hilang bernama Supin (65) nelayan asal Dusun Buniayu RT 1 RW 2 Desa Karangjaladri Kecamatan Parigi dan Dede Yulianto (52) warga Dusun Sucen RT 1 RW 21 Desa Cibenda Kecamatan Parigi.

"Sedangkan korban selamat bernama Nandang umur 52 tahun warga Dusun Karangpetir RT 1 RW 1 Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi," jelas Sugianto.(hiek)


Desa Jalatrang Ciamis Jadi Pusat Pruduksi Cemilan Berbahan Dasar Ubi Ungu


PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS
- Pemerintah desa Jalatrang Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis kembangka UMK masyrakat melalui oprogram inovasi desa, masyarakat umum dan kelompok mitra khususnya.

Salah satunya dalam pengembangan budidaya ubi jalar ungu organik, pasalnya saat ini dirasa masih minim masyarakat yang mengebagkan  inovasi berbagai makanan ubi jalar ungu menjadi berbagai produk khas, kemasan hingga dalam urusan branding.

Demikian disampikan Kepala Desa Jalatrang Dadi Haryadi, saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(07/03)

"Permasalahan ini merupakan masalah yang bisa diselesaikan dengan solusi dari penerapan Inovasi wira usaha masyarakat desa di Desa jalatrang," ungkapnya.

Kegiatan inovasi wira desa di Desa Jalatrang, kata Dadi, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mitra UMKM desa melalui penyuluhan, diskusi, pelatihan, demontrasi dan pendampingan tentang pengembangan hasil budidaya ubi jalar ungu organik berbasis produk inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menambahkan, warga Desa jalatrang memanfaatkan kegiatan ini berdasarkan tahapan pelaksanaan kegiatan Inovasi Wira Desa ini dapat bersifat langsung (direct effect) maupun tidak langsung (indirect effect).

Manfaat yang bersifat langsung, jelas Dedi, adalah hasil yang langsung dirasakan masyarakat khususnya mitra UMKM membuat bertambahnya pendapatan keluarga. Sementara secara tidak langsung, dapat dirasakan oleh masyarakat di sekitarnya.

"Dan manfaat umumnya tentu dapat memberikan dampak terhadap perekonomian rumah tangga maupun wilayah sekitarnya," ucapnya.

Dadi mengaku hasil kegiatan Inovasi Wira Desa di Desa jalatrang dalam pengembangan hasil budidaya ubi jalar ungu organik berbasis inovasi produk dapat meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan perekonomian masyarakat pelaku UMKM khususnya dan masyarakat Desa jalatrang.

"Aneka cemilan dari ubi ungu ini mulai diproduksi tahun 2022 dan saat ini menjadi oleh-oleh khas Kampung Biru Desa Jalatrang," jelasnya.

Dadi juga mengatakan,, cemilan ubi ungu ini terdiri dari dua pilihan, basah dan kering. Untuk jenis basah ada brownis, onde, getuk, puding, kue putu dan bugis. Sedangkan untuk yang kering ada keripik ubi ungu, rangining, sistik, kremes, dan akar kalapa.

Menurut Dadi, awalnya oleh-oleh ini diproduksi untuk mendukung Wisata Kampung Bungur sebagai Kawasan Ketahanan Pangan beberapa tahun lalu. Di lokasi tersebut ditanam ubi ungu yang menjadi ciri khasnya, namun ketika itu para petani enggan menanam ubi ungu karena tidak laku dijual.

Lalu Dadi pun mencoba menanam dan mengolahnya menjadi cemilan seperti keripik untuk oleh-oleh, dan ternyata setelah diolah menjadi cemilan saat ini harga ubi ungu harganya mengalami kenaikan sehingga m masyarakat pun sangat antusias menanam kembali.

"Dengan adanya olahan dari hasil produksi pertanian ini diharapkan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan mengembangkan produksi pertanian yang ada di desa kami," pungkasnya.(anwarwaluyo)

Kodim 0625/Pangandaran Membersihkan Sungai Citonjong Di Desa Cikalong


PANGANDARANNEWS.COM
- Kodim 0625/Pangandaran, bersama dengan kerjasama masyarakat setempat, siang tadi melaksanakan Karya Bakti bertajuk "Sambut Bulan Puasa Bersih Hatiku Bersih Sungaiku", yang berlokasi di Sungai Citonjong yang terletak di Dusun Cimanggu Rt 02/Rw 01, Desa Cikalong, Kecamatan Sidamulih.(07/03)

Kegiatan membersihkan aliran sungai ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai, khususnya dalam persiapan menyambut bulan Ramadan yang akan datang.

Komandan Kodim (Dandim) 0625/Pangandaran, Letkol Inf Indra Mardianto Subroto,M.IP, menyampaikan terima kasih atas partisipasi aktif masyarakat yang telah sejalan dengan komitmen TNI untuk berkolaborasi dengan dalam upaya pelestarian lingkungan. 

"Betapa pentingnya kerjasama seperti ini dalam membentuk rasa tanggung jawab bersama terhadap negara dan sumber daya alamnya," tegasnya.

Seperti diketahui, kegiatan pembersihan sungai Citonjong ini melibatkan partisipasi sukarelawan dari berbagai kalangan usia yang bekerja tanpa lelah untuk menghilangkan sampah dan limbah dari tepi sungai. Sehingga sebagian besar sungai berhasil dibersihkan dari polutan, dan ini tentu sangat berkontribusi pada kebersihan dan kesehatan lingkungan secara keseluruhan.

"Kami akan terus menunjukkan dedikasi dalam pelayanan kepada masyarakat salah satunya dengan pengelolaan lingkungan yang menggambarkan semangat TNI AD Bersama dengan rakyat bersatu dengan alam untuk NKRI," ucap Dandim.

Sementara sejumlah warga di Dusun Cikangkung Desa Cikembulan menyayangkan, gerakan kebrsiahan Sungai Citonjong yang diprakarsai Kodim 0625 Pangandaran tidak menyasar seluruh aliran sungai Citonjong.

Padahal menurut warga, aliran sungai Citonjong yang melintas di Dusun Cikangkung juga kotor dan penuh sampah.

"Mudah-mudahan ke depannya pihak Kodim melakukan gerakan kebersiahan sungai Citonjonh di dusun kami," ungkapnya.(hiek) 


Jelang Ramadhan, 825 KPM Di Desa Cilolohan Terima Bantuan Beras Bulog


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Bertempat di aula desa sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Cilolohan Kecamatan Cibalanarik Kabupaten Tasikmalaya, tadi siang menerima bantuan beras Bulog sebanyak 10 kg beras untuk masing-masing KPM.(07/03)

Seperti disampaikan Kepala Desa Cilolohan, Mumung Suryaman, selain bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari kegiatan ini juga diharapkan mampu mengendalikan harga beras di pasaran.

"Bantuan beras dari Bulog merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menyediakan bahan pangan yang cukup dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat," ungkap Mumung.

Mumung yang didmpingi Sekdes Cilolohan Ahmad Juanda mengatakan, kerja sama antara Bulog dan pemerintah desa ini untuk memastikan distribusi bantuan kepada 80025 (KPM) yang membutuhkan dan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Dan bantuan beras Bulog ini diprioritaskan untuk keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu, dan mereka yang terdaftar sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

Kades Cilolohan, Mumung S

Mumung berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok terutama dalam hal pangan, dan selain itu pemberian bantuan pangan ini juga berkontribusi dalam mengendalikan harga beras di pasaran.

"Dengan mendistribusikan bantuan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan, diharapkan dapat mengurangi permintaan beras di pasaran dan menjaga stabilitas harga," jelasnya.

Mumung menyebut, kegiatan pembagian beras Bulog ini merupakan bentuk nyata serta komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Sehingga diharapkan bantuan ini dapat memberikan manfaat signifikan bagi KPM untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Sementara Sekdes Ahmad Juanda menmbahkan, pembagian beras Bulog ini, imbuhnya, diharapkan menjadi langkah nyata dalam menjaga kesejahteraan masyarakat Desa Cilolohan. Karena dengan adanya kegiatan serupa di masa mendatang, diharapkan lebih banyak keluarga yang membutuhkan sangat terbantu sekali.

"Saya juga berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut sehingga bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan, apalagi saat ini menjelang bulan ramadhan," ucap Juanda. (Anwarwaluyo)

Melalui Babinsa, Kodim 0625/Pangandaran Tanamkan Wasbang Pada Anak Usia Dini


PANGANDARANNEWS.COM
- Jiwa nasionalis sejatinya harus tertanam di setiap manusia Indonesia, sehingga rasa berkebangsaan tersebut harus ada di dada sejak usia dini.

Dalam rangka menanamkan wawasan kebangsaan ini, Kodim 0625/Pangandaran melalui Babinsa yang ada tiap-tiap Koramil pun sigap menyasar semua lapisan yang ada di masyarakat.

Salah satunya yang dilakukan Babinsa Koramil 2505/Kalipucang, Serma Asep Babansa yang turun langsung untuk memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) pada siswa Taman Kanak-Kanak (TK) PGRI Kalipucang.


Dalam kegiatan ini Asep pun mengundang para murid TK ini ke Markas Koramil 2505/Kalipucang untuk memberikan materi pemahaman awal kepada anak-anak tentang pentingnya cinta tanah air dan persatuan bangsa.

Dalam sesi tersebut secara interaktif Asep mengajarkan nilai-nilai kebangsaan kepada para siswa termasuk rasa cinta terhadap tanah air, kebersamaan dan keragaman budaya. 

"Melalui metode pendekatan yang menarik anak-anak saya ajak untuk memahami betapa pentingnya persatuan dan kesatuan dalam membangun bangsa yang maju dan berdaulat," ungkap Asep.(05/03)

Dengan kegiatan ini Asep berharap bisa menumbuhkembangkan  kesadaran dan semangat kebangsaan sejak usia dini, sehingga pemahaman yang ditanamkan pada anak-anak TK PGRI ini akan mampu menjadi pondasi kuat bagi generasi muda dalam mencintai dan memperjuangkan Indonesia yang lebih baik. 

"Saya kira ini menjadi penting untuk memberikan pemahaman awal tentang pentingnya cinta tanah air dan persatuan bangsa," kata Asep.***











Mengenal Lebih Dekat Tarung Drajat Yang Digelar Satlat Banjarsari Di DI MTsN 10 Ciamis


PANGANDARANNEWS.COM
- Aksi memukau para atlit  Tarung Derajat yang digelar  di halaman kampus  MTs N 10 Ciamis, kegiatan ini menarik banyak peminat siswa yang ikut Gabung dalam Olahraga Boxer yang lebih di kenal dengan sebutan Tarung Derajat.

Teriakan dan sorak sorai dari para siswa saat menyaksikan aksi demonstrasi para petarung terdengar riuh, terlebih ketika aksi tehnik tarung yang di peragakan oleh usia dini.

Menurut salah seorang Kader  Tarung Derajat Satlat Banjarsari  Kang Enjang, kegiatan ini sengaja digelar untuk mencari potensi atlit pada usia produktif dan tentunya usia ini mayoritas para siswa SMP, SMA atau sederajat.

"Beberapa bulan yang laluTarung Derajat Banjarsari juga menggelar kegiatan yang sama di SMA N 1 Banjarsari dan sekarang kegiatan tersebut dilaksanakan di MTs N 10 Ciamis," terang Enjang.(05/03)

Enjang mengaku bersyukur karena kegiatan tarung drajat berjalan sukses dan mendapat respon positif baik dari para guru mau pun siswa, dan diharapkan kedepan Satlat Banjarsari mampuh mencetak Atlit Tarung Derajat yang akan mampu mengharumkan nama baik Satlat itu sendiri.

"Dalam rangka mempersiapkan kejuaraan dan kenaikan tingkat atau sabuk yang insya Alloh sekitar 2 bulan lagi akan ada kenaikan Tingkat dari mulai Kurata 1 sampai dengan kurata 5," jelasnya.(Tn)

Saung Siwal Salopa, Sungguhkan Kenikmatan Bakar Ikan Dan Nasi Liwet


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Munggahan merupakan salah satu tradisi masyarakat muslim, khususnya warga Jawa Barat untuk menyambut kedatangan bulan Suci Ramadhan dengan makan-makan bersama keluarga dan kerabat kerabat lainnya.

Salah satu lokasi yang bisa dijadikan tempat munggahan di Kabupaten Tasikmalaya sekaligus tempat wisata dan wahana bermain untuk anak-anak, di wisata alam Saung Siwal yang berlokasi di  Kampung Cilegi Kecamatan Salopa. 

Menurut pemilik wisata alam tersebut, Asep, di tempatnya selain menyediakan bakar ikan yang disantap sambil lesehan juga ada kolam renang dengan airnya yang sejuk.

"Di tempat kami bisa dijadikan sebagai tempat hiburan dalam momen munggahan anda bersama keluarga tercinta," ucap Asep.(05/03)


Asep mengaku pada hari Sabtu dan Minggu di tempat bakar ikannya ini selalu ramai dikunjungi baik warga lokal maupun luar Kabupaten Tasikmalaya, apalagi saat ini banyak masyarakat yang munggahan di tempatnya.

Asep mengatakan, Saung Siwal merupakan salah tempat wisata baru di Kecamatan Salopa yang
lokasinya tidak jauh pusat perkotaan dan obyek wisata pantai Karangttawulan sehingga sangat mudah dijangkau.

Asep juga mengatakan, di Saung bakar ikan miliknya ini kebanyakan pengunjung  melakukan aktivitas seperti nongkrong sambil  menikmati  kuliner bakar nasi liwet atau bersantai hingga menikmati wahana kolam renang dan juga  karoke.

"Wisatawan yang akan berkunjung ke Pantai Karangtawulan pasti selalu mampir ke Saung Siwal untuk beriirahat setelah menempuh perjalanan sambil menikmati bakar ikan di tempat kami," imbuhnya.(anwarwaluyo)

Hati-Hati, Beredar Vidio Hoaks Terkait Ombak Besar di Pangandaran Dengan Narasi Menyesatkan


PANGANDARANNEWS.COM
- Baru-baru ini beredar video pendek dari akun Tiktok Aepsetyawan (brorasta) yang membagikan video kondisi Pantai Pangandaran dengan ombak yang besar dan bernarasi pantai pangandaran berduka, yang diunggah pada 4 Maret 2024.

Seperti dilansir dari laman Dinas Kominfo Kabupaten Pangandaran, setelah dilakukan pengecekan fakta ternyata kejadian dalam video tersebut terjadi pada tahun 2022.

Hal ini dipertegas oleh Ketua Tagana Pangandaran, Nana Suryana, menurutnya kejadian saat itu merupakan fenomena biasa yang terjadi di pantai  Pangandaran saat sedang (musim) Pancaroba.

“Memang ombak sempat hingga membasahi jalan raya, namun hal tersebut bukan sesuatu yang baru dan warga pun tetap tenang seperti biasanya," ujarnya dalam artikel kompas.com berjudul “Gelombang pasang terjang Pantai Pangandaran, Air Laut sampai basahi jalan" yang terbit pada 30 Agustus 2022.

Sementara hasil penelusuran langsung Tim Pangandaran Saber Hoaks ke lokasi sesuai dengan video tersebut (Pantai Timur Pangandaran), pada 4 Maret 2024 terpantau kondusif dan kondisi air laut dalam keadaan tenang serta jalan sepanjang pantai Pangandaran pun bersih dan kering sehingga masih aman dilalui warga atau pun wisatawan.

Jadi dapat diambil kesimpulan
dari video pendek terkait ombak besar Pangandaran adalah menyesatkan serta judul dan narasi yang digunakan pun tidak sesuai, sehingga informasi ini jenis kategori False Connection.***

Murenbang Pemkab Pangandaran Tahun Ini Usung Tema, Pembangunan Peningkatan Daya Saing Daerah Pada Tahun 2025


PANGANDARANNEWS.COM
– Pelaksanaan pembangunan selama 5 tahun kebelakang telah semuanya telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik itu pembangunan berupa infrastruktur dasar, layanan kesehatan, layanan pendidikan, penataan pariwisata serta pembangunan sektor lainnya. Selain menjadi indikator pembangunan yang sudah ditargetkan pada RPJMD, tahun demi tahun pembangunan daerah ini juga menunjukan progres capaian sebagaimana telah direncanakan walaupun pada tahun-tahun sebelumnya terjadi berbagai hambatan seperti pandemi atau lainnya. 

Demikian disampaikan Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata saat menyampaikan sambutannya dalam acara Musawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan di Hotel Horison di kawasan pantai barat.(04/03)

Jeje mengatakan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2013 sampai dengan tahun 2023 mengalami peningkatan yang signifikan, dari 64,73 menjadi 70,57 angka capaian IPM tahun 2023 telah mencapai IPM kategori tinggi.

Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) pada tahun 2013 sampai dengan tahun 2022 kata Jeje mengalami peningkatan dari 4,94 menjadi 5,030 meskipun terjadi penurunan di 2020 yaitu minus 0,054, namun meskipun demikian laju pertumbuhan ekonomi kabupaten pangandaran memiliki kinerja yang dinilai baik apabila dibandingkan dengan laju pertumbuhan ekonomi kabupaten kota di sekitar dan juga provinsi jawa barat

Persentase kemiskinan Kabupaten Pangandaran pada tahun 2011 sampai dengan tahun 2023 mengalami perubahan yang fluktuatif. pada tahun 2023 persentase penduduk miskin di kabupaten pangandaran berada pada angka 8,985 mengalami penurunan dari tahun 2021 dan 2022. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Pangandaran dari tahun 2016 sampai tahun 2023

“Kami bupati dan wakil bupati mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelaku pembangunan, masyarakat, para tokoh agama dan tokoh masyarakat, akademisi, lembaga/instansi vertikal, DPRD, pemerintah, pemerintah provinsi serta jajaran pemerintah daerah yang senantiasa peduli dan berperan aktif dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Pangandaran,” kata Jeje.

Sementara kapasitas fiskal daerah ungkap Jeje, menunjukan nilai 88,28 yang termasuk kedalam kategori kualitas tinggi. Hasil evaluasi kinerja penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2023 yang dilakukan oleh Kemenpanrb pada kecamatan mendapatkan predikat a minus, begitu pula dengan RSUD, serta pada SKPD Dinsospmd mendapatkan predikat B, Tentunya predikat ini menunjukan nilai yang cukup baik untuk dapat ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya. 

Untuk pelayanan publik pada unit penyelenggara layanan kesehatan tahun 2023 menunjukan nilai indeks kepuasan masyarakat sebesar 88,81 yang termasuk kedalam kategori sangat tinggi, sementara untuk kinerja Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Pangandaran mendapat predikat sangat baik yang dikeluarkan oleh Kemenpan RB dengan nilai sebesar 3,53. 

“Gambaran kemampuan keuangan kabupaten pangandaran mendapatkan nilai sebesar 2,010 yang termasuk kedalam kategori sangat tinggi,” imbuh Jeje.

Di sisi lain, maturitas SPIP Kabupaten Pangandaran yang menunjukan kinerja pengendalian internpemerintah pada tahun 2023 masuk level 3 dengan nilai sebesar 3,039, begitu pula dengan hasil penilaian manajemen risiko dan kapabilitas APIP yang berada pada level 3.

“Dengan segala capaian tersebut kita patut bersyukur tetapi tidak berpuas diri, kita bersama selalu kuatkan tekad untuk meningkatkan, memelihara, memperbaiki dan melengkapi kinerja dan program pembangunan yang masih terdapat kekurangan,” tetgas Jeje.

Musrenbang yang dilaksanakan hari ini, Jeje menyebut, merupakan salah satu tonggak bersejarah untuk duduk bersama guna melaksanakan Musrenbang dalam rangkaian tahapan penyusunan RPJPD Kabupaten Pangandaran 2025-2045 dan RKPD tahun 2025 dan ini menjadi perwujudan dari pendekatan partisipatif perencanaan pembangunan daerah karena itu keterlibatan seluruh elemen dalam tahapan penyusunan dokumen perencanaan mutlak dalam rangka meningkatkan kualitas perencanaan untuk mencapai visi pembangunan.

Jeje menambahkan, sebagai upaya mencapai visi pembangunan daerah, Kabupaten Pangandaran telah melakukan berbagai pembangunan sejak terbentuknya Kabupaten Pangandaran beberapa tahun lalu. Pada sektor infrastruktur ini, salah satu yang menjadi fokus pembangunan adalah pembangunan jalan kabupaten sebagai pengungkit perkembangan wilayah. 

Jeje menyebut, sejak tahun 2015 pembangunan jalan terus dilakukan hingga pada tahun 2021 persentase jalan dalam kondisi mantap mencapai 9855 dan 2022 91,320 namun dengan panjang jalan meningkat dari tahun 2021 sebagaimana ditetapkannya SK jalan kabupaten baru sehingga pembangunan jalan dapat meningkatkan konektivitas wilayah di Kabupaten Pangandaran. 

Begitu juga pada aspek kesehatan telah dibangun sarana kesehatan Puskesmas sebanyak 14 puskesmas dan telah mendapatkan predikat paripurna, begitu pula dengan rumah sakit yang dibangun pada tahun 2020 dengan mendapatkan predikat paripurna. Pada pembangunan sektor pendidikan, terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui berbagai program dan kegiatan. 

“Dan pada sektor pariwisata sebagai sektor lokomotif pembangunan telah dilakukan berbagai upaya, salah satunya melakukan penataan di sejumlah destinasi wisata yang ada di  di Kabupaten Pangandaran, “ucapnya.


Sebagaimana telah ditetapkan dalam RPJMD Kabupaten Pangandaran, tema pembangunan daerah tahun 2025 yaitu peningkatan daya saing daerah, yang menunjukan kondisi dan kemampuan suatu daerah dalam mengoptimalkan seluruh potensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

“Tema pembangunan yang telah ditetapkan dan dirancang ini untuk mendorong tercapainya visi dan misi Kabupaten Pangandaran, Pangandaran Juara Menuju Wisata Berkelas Dunia Yang Berpijak Pada Nilai Karakter Bangsa bisa segera terwujud,” jelasnya.

Dan untuk mewujudkan visi tersebut harus didukung 6 misi, diantaranya mewujudkan kehidupan masyarakat yang beriman, taqwa, dan mewujudkan kerukunan kehidupan beragama, mengembangkan wisata dengan memperluas akses dan penataan berkelanjutan,mengembangkan aksesibilitas pendidikan sampai perguruan tinggi, dan peningkatan kesejahteraan tenaga kependidikan serta kompetensi lulusan, meningkatkan ketahanan ekonomi dan sosial yang berkeadilan berbasis potensi lokal, mewujudkan reformasi birokrasi yang melayani, efektif, efisien, dan akuntabel, meningkatkan pembangunan infrastruktur, penataan ruang dan mitigasi bencana yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Tema Pembangunan Peningkatan Daya Saing Daerah Pada Tahun 2025 ini juga, kata Jeje, diwujudkan dalam dokumen RKPD 2025 melalui program prioritas yang mendukung peningkatan daya saing daerah sesuai dengan aspek-aspek daya saing daerah. Dan sspek daya saing daerah dapat dikelompokan menjadi lima aspek, diantaranya perekonomian daerah, fasilitas wilayah/infrastruktur, iklim investasi, sumber daya manusia dan daya saing pariwisata.

Pada tahun 2024 ini, Jeje mengatakan, terdapat beberapa rencana pembangunan strategis yang akan dilaksanakan, seperti rencana penataan kawasan wisata pantai barat (sekitar Kampung Turis), rencana penataan kawasan wisata pantai Batukaras, rencana pembangunan — Jembatan Sodongkopo dan pembangunan lainnya. 

“Rencana pembangunan daerah, mulai dari rencana pembangunan jangka panjang, menengah, hingga rencana kerja tahunan ini tentu harus berkesinambungan sehingga perencanaan yang dilakukan dapat mendukung pencapaian visi dan misi,”pungkasnya.(hiek)


Ujang Endin Kembali Maju Di Pilkada Pangandaran ? Berikut Penuturannya


PANGANDARANNEWS.COM
- Walau pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak masih sekitar 7 bulan ke depan, sejumlah media sudah diramaikan dengan menggadang-gadang beberapa nama yang akan maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pangandaran.

Namun ramainya siapa yang akan menjadi bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran ini, untuk saat ini semuanya diperkirakan akan maju dari PDI Perjuangan. Artinya paling tidak hingga saat belum muncul siapa dan dari partai politik mana yang akan ikut dalam kontestasi pada Pilkada Pangandaran ini, selain dari PDI Perjuangan.

Salah seorang yang digadang-gadang akan maju dari PDI Perjuangan, H Ujang Endin Indrawan yang saat ini menjabat Wakil Bupati (wabup) Pangandaran saat wawancara dengan PNews di kediamannya mengatakan, siapa pun punya hak yang sama sebagai warga negara untuk ikut mencalonkan diri menjadi Bupati-Wakil Bupati Pangandaran.

Dan jika saat ini media ramai-ramai memunculkan wacana atau berita siapa yang akan maju di Pilkada Kabupaten Pangandaran, ia menyebut hal ini sesuatu yang positif sebagai dinamikan politik.

"Ini bagus, artinya siapa pun mempunyai hak politik yang sama untuk ikut pada pilkada Pangandaran," ungkapnya.(04/03)

Saat diminta komentarnya terkait ramainya sejumlah media memberitakan dirinya pun akan maju menjadi balon Bupati Pangandaran, Ujang Endin mengatakan, hingga hari ini ia mengaku belum memutuskan apakah akan maju atau tidak untuk mencalonkan diri.

"Sekarang saya masih fokus bekerja bersama Pa Jeje untuk menyelesaikan tugas sebagai Bupati dan Wakil Bupati sampai ahir masa jabatan kami," jelasnya.

Disoal dari partai mana jika keputusannya akan maju menjadi balon Bupati Pangandaran, Ujang Endin pun menegaskan bahwa sampai hari ini dirinya masih tercatat sebagai kader PDI Perjuangan.
Dan sebagai kader, tentunya ia akan patuh apa yang digariskan partai karena ini untuk kepentingan bersama dan yang paling penting untuk kemajuan Kabupaten Pangandaran.

"Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama lagi saya bisa memutuskan apakah akan maju atau tidak pada Pilkada Pangandaran tahun ini," pungkasnya. (hiek)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN