SMKN Kadipaten Tasik Lepas 389 Siswa Pada Acara Paturay Tineng Tahun Ini


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Sebenarnya kegiatan perpisahan (paturay tineung) bagi siswa yang telah lulus, sekolah tidak memiliki kewajiban untuk melaksanakan kegiatan tersebut sehingga hal ini dikembalikan pada keinginan siswa dan orang tua.

Demikian disampaikan Kepala SMKN Kadipaten, Junjun Nugraha, SPd, MM saat wawancara dengan sejumlah wartawan di ruang kerjanya.

Junjun mengatakan, para siswa pun lalu meminta kepada orang tuanya masing-masing agar acara perpisahan ini dilaksankan.

"Jadi kami pihak sekolah pun hanya memfasilitasi dan mempersilahkan kegiatan ini, dilaksanakan," terang Junjun.(29/05)

Menurut Junjun, pihaknya menghimbau agar para siswa membentuk sendiri kepatian dari siswa sendiri untuk berembuk melakukan rencana dan persiapan. Dan ternyata dalam pelaksanaan ini acaranya cukup meriah, tentu ini harus mendapat apresiasi dari semuanya.

Junjun menilai, para siswa kelas 12 tampak sangat berkesan saat melepas 389 siswa kakak kelasnya menuju ke kehidupan nyata di luar sekolah.

Junjun menyampaikan terimakasih kepada seluruh orang tua siswa dan stake holder lainnya yang selama ini telah banyak berkontribusi bagi kemajuan SMKN Kadipaten, sehingga diharapkan bisa tetap mencetak generasi handal yang cerdas, takwa dan beretika baik.

Junjun juga mengucapkan selamat pada anak-anak karena  telah berhasil menyelesaikan studi di SMK Negeri Kadipaten dengan baik, selamat berjuang selamat menempuh kehidupan baru pada kehidupan di masyarakat, karena ini akan betul-betul yang membutuhkan perjuangan dan pengorbanan.

"Kalian harus tetap berjuang dan jangan pernah putus asa serta terus doa dan ikhtiar tentu menjadi utama dalam melakukan usaha, jangan lupa selalu minta doa pada orang tua kalian," ucap Junjun.
(anwarwaluyo)

Saat Lantik 9 Kades, Bupati Pangandaran Sebut Di Desa Banyak Potensi Yang Bisa Dikembangkan


PANGANDARANNEWS.COM
- Bertempat di pendopo Parigi,  Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata tadi pagi melantik 9 kepala desa hasil dari Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dilaksanakan pada tanngal 29 Mei 2023 lalu.(29/05)

Turut hadir pada acara tersebut, Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin, Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat, Dandim 0625 Pangandaran Letkol Arm Yusuf Andrianto SE dan kepala SKPD.

Dari 8 kepala desa yang dilantik tersebut diantaranya, 8 kepala desa hasil pilkades serentak dan satu orang kepala desa pengganti antar waktu (PAW) yang akan menjabat pada periode 2023-2029.

Di depan para kepala desa yang dilantik, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, seorang kepala desa harus mampu bertugas dengan baik, karena saat ini yang dihadapi bukan warga di masing-masing desa namun juga jutaan netizen yang ada di media sosial (medsos).

"Kades harus berhati-hati dan bijak saat bermedsos, terutama ketika memberikan statment, karena sedikit saja salah ketika bicara di depan publik, ini bisa menjadi pematik ketidakpercayaan warga," ucap Jeje.

Walau tidak suka main medsos, tapi Jeje menyebut ia tetap hati-hati terutama terkait dengan kinerja yang akan menjadi perhatian masarakat.

Sebuah pemerintah akan menjadi baik, salah satunya jika bisa tercipta pemerintahan desa dan kecamatan yang baik, karena kedua institusi ini menjadi ujung tombak dan yang paling dekat dengan masarakat.

"Kekuatan ekonomi desa harus tangguh karen semuanya mulai dari desa," tegasnya.

Jeje menyebut semua desa berpotensi menjadi berkembang dan maju seperti halnya desa Ponggok yang ada di Kabupaten Klaten, mereka hanya punya kolam, sungai dan sawah, tapi desa dan warganya mampu berinovasi dalam mengolah segala potensi yang ada di desanya.

Jeje juga berharap seluruh desa yang ada di Kabupaten Pangandaran akan mampu berinovasi dalam kesejahteraan warga desa, tentu dengan potensi yang dimiliki di masing-masing desa.

"Walau tidak ada yang istimewa, tapi di desa banyak yang dapat digali dan berinovasi asal kita mempunyai kemauan," ucapnya.

Berikut daftar kepala desa yang dilantik Bupati hari ini,

1. Kecamatan Parigi, Kepala Desa Parakanmanggu Ano
2. Kecamatan Cimerak, Kepala Desa Sukajaya Ruspendi 1756 dan Kepala Desa Ciparanti Dadang Suherman
4. Kecamatan Langkaplancar, Kepala Desa Pangkalan Ruhyana
5. Kecamatan Mangunjaya, Kepala Desa Mangunjaya Suhuri
6. Kecamatan Mangunjaya, Kepala Desa Sukamaju Salikin Dedy Prayitno
7. Kecamatan Kalipucang, Desa Ciparakan Sarji

8. Kecamatan Pangandaran, Kepala Desa Babakan Undang Herdi

9. Kecamatan Padaherang, Pengganti Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Sukanagara Eko.(hiek)

Hadiri 50th Golden Wingday Dan Rayakan Hari Jadi HDCI Ke-33, Ribun Moge Padati Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Ribuan Motor Gede (Moge) yang tergabung dalam Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) membajiri Kabupaten Pangandaran untuk merayakan 50th Golden Wingday, sekaligus merayakan hari jadi HDCI Ke-33 selama dua hari.(26/05)

Seperti disampaikan Humas HDCI Bandung, Ichwan pada sejumlah awak media, semua rombongan rally classic dari HDCI telah tiba tadi sore secara bergantian di Pangandaran dengan selamat.

Para rider ini, ujar Ichwan, sengaja datang ke Pangandaran karena ingin menghadiri 50th Golden Wingday yang sekaligus merayakan hari jadi HDCI ke-33 menggunakan rally classic.

 "Jadi kecepatannya standar dan ini sudah sesuai aturan," jelasnya. 


Ia mengatakan, dari data gruping rombongan yang masuk ke Pangandaran ada 250 peserta yang dibagi menjadi 25 rombongan motor.

"Kami sengaja tidak sekaligus berangkat karena kasihan pada pengguna jalan lain," imbuhnya.

Ichwan  menyebut, jika sekaligus diberangkatkan tentu rombongan moge akan memenuhi jalan, sehingga kasihan pengguna jalan yang  lain kalau sekaligus dalam satu jalur.

"Untuk rally classic sendiri ini didominasi oleh peserta motor tua yang kecepatannya standar, tapi yang penting sampai finish dan pengendara selamat," katanya. (hiek)

Ribuan Massa Pendemo Datangi DPRD Pangandaran Tuntut Tuntaskan Kasus Agraria


PANGANDARANNEWS.COM
- Ribuan massa aksi yang tergabung dalam Komite Anti Penindasan Rakyat dan Koalisi Anti Mafia Hukum Serta Mafia Pemerintahan, siang tadi menggelar aksi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran.(25/05)

Dalam demo tersebut massa aksi menyampaikan sejumlah tuntutan yang ditujukan kepada DPRD dan juga Polres Pangandaran, antara lain untuk penutasan kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang petani di Desa Wonoharjo.

Seperti disampaikan Korlap Aksi Yosep Nurhidayat, pihaknya menuntut agar DPRD ikut mengawal pelaporan yang diajukan serta meberantas premanisme dalam bentuk apapun di wilayah konflik agraria.

"Penganiayaan yang dilakukan terhadap petani di Wonoharjo, yang diduga dilakukan oleh preman suruhan sebuah perusahaan, berawal dari konflik agraria yang tidak kunjung selesai sejak tahun 2010," ucapnya.

Ia berharap agar DPRD, kepolisian dan kejaksaan segera membentuk Satgas pemberantasan mafia tanah di Pangandaran serta meminta agar Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan, pendataan dan pemanfaatan lahan terlantar bisa dibahas dan disahkan.

"Pemanfaatan tanah terlantar itu bisa ditujukan pada masyarakat yang memang tidak memiliki tanah, terutama masyarakat miskin yang tidak punya tanah," imbuhnya.

Ia menyebut, selama tanah di Pangandaran kebanyakan dikuasai oleh pengusaha dan oknum tertentu yang ditenggarai ada permainan oknum pemerintah.

Sementara menanggapi aksi peserta demo, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin mengatakan, terkait pembentukan Perda pihaknya akan segera melakukan pembahasan menjadi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).

Selain bisa menjadi penyelesaian konflik agraria,.kaya Asep, diharapkan Perda ini juga bisa menjadi dasar hukum, setidaknya ada 24 titik sengketa lahan di Pangandaran dan itu harus menjadi perhatian khusus.

"Lokasinya ada di Pangandaran, Parigi, Cimerak dan lain-lain," katanya.

Tanah tersebut, kata Asep  mayoritas merupakan tanah negara yang beralih fungsi dari HGu ke HGB, seperti yang dulu dikelola oleh PT Startras.

"Kemudian di Cikencreng dan yang Cibenda," jelasnya.(hiek)

Satlantas Polres Pangandaran, Terus Beri Himbauan Agar Pengendara Motor Tertib Berlalu Lintas dan Gunakan Helm


PANGANDARANNEWS.COM
- Untuk terciptanya keamanan keselamatan ketertiban kelancaran berlalu-lintas (Kamseltibcarlantas) di jalan raya, Satuan Polisi Lalu-lintas (Satlantas) Polres Pangandaran Polda Jawa Barat, terus melaksanakan public speaking (himbuan) tertib berlalu lintas khususnya penggunaan helm bagi pengendara roda dua.

Seperti disampaikan Kasatlantas Polres Pangandaran AKP Asep Nugraha, himbauan atau sosialisasi ini ditujukan kepada pengendara sepeda motor agar melengkapi Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang masih berlaku. 

"Selain itu juga pengendara harus melengkapi kelengkapan kendaraan sesuai standart seperti kaca spion, TNKB dan knalpot standart," jelas Asep, saat ditemui di kawasan Bundaran Marlin Pangandaran.(22/05)

Jika saja masyarakat pengguna jalan tertib, kata Asep, mungkin tenaga Polisi Lalu Lintas tidak perlu lagi digunakan untuk penertiban di jalan raya dan hanya membantu dalam pengaturan lalu lintas saja seperti di sekolah-sekolah, pelayanan publik dan pusat keramaian lain nya.

Namun sejauh ini, Asep menyebut, meskipun sering dilakukan himbauan maupun edukasi untuk tertib berlalulintas ternyata tingkat kesadaran masyarakat masih rendah dalam hal berlalu-lintas. 

Pihaknya juga berharap himbauan  yang dilaksanakan terus-menerus ini bisa membuahkan hasil yang baik, artinya para pengendara sepeda motor bis menyadari tentang pentingnya penggunaan helm saat mengendarai sepeda motor juga memahami tentang wajibnya mempunyai dokumen kelengkapan sepeda motor dan pengemudi, SIM dan STNK. 

Ia menegaskan, Satlantas Polres Pangandaran akan mengedepankan Prepemtif dulu sebelum melaksanakan tindakan Refresif, dan diharapkan himbauan dan sosialisasi ini bisa efektik sebagai upaya Prepemtif.


Berikut himbauan Satlantas Polres Pangandaran,

1. Setiap menggunakan sepeda motor wajib menggunakan Helm, Pengendara maupun yang di bonceng.

2. Sepeda motor tidak boleh menggunakan Knalpot tidak Standar/Brong/Bising.

3. Setiap Kendaraan wajib ada STNK yg berlaku dan Pajak Kendaraan nya dibayar supaya kalau terjadi kecelakaan lalu lintas bisa diurus Jasa Raharja nya. Selain itu TNKB kendaraan harus dipasang.

4. Tidak membeli kendaraan yang Ilegal/ Kendaraan sebelah karena status kendaraan tersebut masih proses kredit di Leasing. (hiek)

Warga Cibunigeulis Kota Tasik Senang Di Daerahnya Dibangun TPT


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Warga Kampung Gunung Muncang RT 01 RW 05 Kelurahan Cibunigeulis Kecamatan Bungursari Kota Tasik merasa senang pasalnya di wilayahnya dibangun tembok pembatas jalan (TPT) oleh pemerintah.

Seperti disampaikan salah seorang warga, Cucu (37), pembuatan TPT ini merupakan hal yang sduah lama diharapkan masarakat.

"Saya dan warga lainnya tentu sangat gembira dan berterimakasih kepada Pemkot dan DPRD Kota Tasik atas pembuatan TPT ini," kata Cucu, saat menyambut anggota DPRD Kota Tasik dari fraksi Demokrat, H. Maman Mandarisman.(21/05)

Masih di tempat yang sama, Maman Mandarisman menyampaikan, agar TPT ini bisa dirawat dan dipelihara sehingga memfaat jalan ini bisa lama manfaatnya.

"Pesan saya pada warga sebagi pemerima manfaat, pelihara dan manfaatkan jalan ini sebaik mungkin," ujarnya.

Dan untuk kedepannya, kata Maman, pihaknya pun berencana akan mengajukan untuk pemadatan jalan yang ada di lingkungan ini dengan lebar 3 meter dan panjang 150-200 meter.

Disoal kualitas pengerjaan yang dilaksanakan pihak ketiga,  menurut Maman, tentu ini hal yang sangat bagus karena bisa memberdayaan masyarakat. (anwarwaluyo)

Antisipasi Penyeberan LSD Pada Hewan Ternak, Distan Pangandaran Ajukan Vaksin Ke Distan Pemprov Jabar


PANGANDARANNEWS.COM
- Untuk antisipasi penyebaran Lumpy Skin Disaese (LSD) atau cacar sapi, kepada ternak sapi, 

Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran sudah memesan vaksin.

Seperti disampaikan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, Suryadi, saat ini pihaknya sudah mengajukan 1.000 dosis vaksin ke Dinas Pertanian Pemprov Jawa Barat, untuk sapi yang belum tertular LSD, namun kedatangan vaksin ini belum bisa dipastikan kapan.

"Saya berharap bisa secepatnya mengingkat satu bulan lagi menjelang idul adha, dan vaksin ini harus segera diberikan," kata Suryadi.(21/05)

Setelah vaksin datang, kata Suryadi, nantinya, langsung akan dilakukan penyuntikan yang diberikan secara cuma-cuma terutama sapi yang masih sehat dan bukan yang sedang kena Cacar Sapi.

Suryadi mengatakan, menjelang Idul Adha nanti pihaknya akan kembali mengecek seluruh hewan yang akan dikurbankan terutama dari Jawa, karena dulu juga banyak hewan masuk kesini dan terkena PMK. Sehingga nantinya jangan sampai ada hewan qurban yang sakit dan saat tiba lolos begitu saja.

"Intinya jangan sampai ada hewan yang tidak layak konsumsi tapi tetap disembelih," imbuhnya.

Ia mengaku saat ini pengecekan sering dilakukan sebelum adanya penyakit LSD ini, sebelum PMK juga, kalau setiap idul adha pasti dicek.

Menurutnya jika ada sapi yang terkena LSD tentu ini akan menurunkan harga jual dan  peternak pun pasti terkena dampak yang luar biasa, kemudian produktifitasnya juga akan menurun.

Suryadi juga tidak lupa memberikan beberapa tips cara penanganan Sapi yang Terkena LSD, pertama untuk penanganan LSD di luar tubuh sapi, yang pertama buat campuran 1 sendok makan (10 gram) sitrun, pada 5 liter air. Cairan tersebut berguna untuk desinfeksi kandang. Peternak bisa menyemprotkan cairan itu hingga 3 minggu berturut-turut, lalu bisa juga digunakan untuk air mandi sapi yang terkena cacar dengan cairan ampuh tersebut antara 2 sampai 3 kali sehari sampai luka atau benjolan menghilang.

Sementara untuk penanganan dari luar, bisa menggunakan campuran 2 butir telur dicampur gula aren dua sendok makan, ditambah air secukupnya lalu diberikan pada sapi 2 kali sehari, bisa juga memberikan telur yang sudah direbus.

Lalu bisa juga memasukan 1 sachet vitamin e khusus petelur ke dalam air, lalu berikan kepada sapi 2 kali sehari.(hiek)

Satgas Tasik Resik Tim Kodim 0612/Tsm Dan Sub Garnisun Terus Sasar Dan Bersihkan Gundukan Sampah Di Kota Tasik


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNRWS
- Satuan Tugas (satgas) Tasik Resik dari Tim Kodim 0612/Tasikmalaya bersama Tim SubGarnisun 0612/Tasikmalaya, dimulai sejak jam 8.00 pagi terus bergerak membersihkan gundukan sampah yang menggunung di TPS jalan Pancasila Kelurahan Lengkongsari Kecamatan Tawang. (19/05)

Dengan sinergitas TNI, Polri dan masyarakat, setiap hari Jumat melalui Satgas Tasik Resik yang dibentuk 29 Desember 2022 lalu  ini bersama semua elemen Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus bergerak dan menyebar hampir di seluruh wilayah Kota Tasikmalaya untuk melakukan bersih-bersih sampah.

Seperti disampaikan BaOps kodim 0612/Tasikmalaya Sertu Guntur, anggota TNI khususnya Kodim 0612/Tsm dan Sub Garnisun 0612 Sangat bersemangat melaksanakan kegiatan bersih kota ini, dan ini terciptanya kebersihan agar Kota Tasikmalaya bisa resik dan bersih dari gundukan sampah yang bisa menimbulkan penyakit.

Tak hanya di lingkungan rumah atau pinggir jalan raya, ucap Guntur, tim juga membersihkan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS), Salah satunya di TPS jalan Pancasila.


Dimulai sejak pukul 08.00, terang Guntur, personel gabungan TNI dari (Kodim 0612 Tasikmalaya), SubGarnisun 0612 Tasikmalaya, intansi pemerintahan dan masyarakat sekitar turut membantu dala membersihkan lokasi yang dipenuhi sampah.

“Pada setiap kegiatan ini kita turunkan 40 persone," jelasnya.

Guntur mengatakan, gundukan sampah dari TPS Pancasila itu diangkut semua ke TPA Ciangir,  karena jika tak hari ini dibereskan akan terjadi penumpukan.

Dengan gencarnya Satgas Tasik Resik bergerak, Guntur berharap bisa membuat Kota Tasikmalaya bersih dari sampah dan terhindar dari penyakit. Dan ini harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat untuk tak membuang sampah sembarangan.

Seperti diketahui, ucap Guntur, sebelumnya warga di sekitar TPS Pasar Pancasila tepatnya Kelurahan Lengkong Sari Kecamatan Tawang sudah merasa resah dengan kondisi sampah yang kian hari kian menggunung bahkan meluber ke jalan. Namun kesadaran masyarakat dalam membuang sampah juga harus diimbangi dengan kesiapsiagaan armada dari instansi terkait, Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

"Pasalnya seperti di TPS Pancasila itu merupakan kawasan pembuangan sampah dari beberapa lingkungan, tidak hanya warga Kelurahan Lengkongsari saja,".tegasnya. (anwarwaluyo)

Pada Acara Silatda, PPDI Tagih Janji Bupati Kabupaten Tasikmalaya


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Dalam acara Silaturahmi Daerah (Silatda) keluarga besar Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) menanggih janji Bupati Tasikmalaya terkait kesejahteraan, menunjang pelindung data serta akan memfasilitasi dan mempunyai peran langsung pada anggran,

yang disampaikan bupati saat kegiatan Kemah Bhakti di Cibodas.

Seperti disampaikan kordinator  PPDI Kecamatan Ciawi Dian Budiman dan korlap Kecamatan Cikalong Tatang, mereka berharap bupati menepati janji untuk mensejahterakan perangkat desa.

Dalam acara yang diikuti sekitar 1700 perangkat desa, PPDI Tasikmalaya juga berharap keada seluruh peserta Silatda Kabupaten Tasikmalaya tetap solid menjaga silaturahmi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya dan anggota PPDI lainnya.

"Secara pribadi dan organisasi kami juga bersukur karen kegiatan silatda PPDI Tasikmalaya berjalan tertib dan lancar," ungkapnya. (anwarwaluyo)

Kepala SDN 1 Karangnunggal Sebut, Semangat Siswa Saat Ikuti Ujian Jadi Kebanggaan Seluruh Guru


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKMEWS
- Menjadikan anak didik menjadi manusia cerdas dan berahlak mulia merupakan sebuah kebanggaan bagi guru, karena hal tersebut menjadi salah satu tujuan mulia dalam pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Kepala SD 1Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, Eli Romli, S.Pd, M.Pd, saat wawancara dengan PNews di ruang kerjanya.(16/05) 

Menurut Eli, ia sangat bangga saat melihat anak-anak didiknya dengan penuh semangat mengikuti ujian sekolah (US), sebagai salah satu sarat pelulusan siswa.

"Saya sangat senang melihat semangat 26 siswa kelas 6 yang saat ini mengikuti US dengan penuh konstrasi dalam mengerjakan mata pelajaran," ungkapnya.(16/05)

Setelah belajar mulai dari kelas 1 hingga kelas 6, kata Eli, seluruh siswa sudah menunjukan semangat belajar yang luar biasa, dan ini tentu membuat seluruh guru bangga dan merasa bahagia.

Eli mengaku sangat yakin jika anak-anak didiknya lulus 100 persen dengan nilai yang memuaskan, sehingga dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya.

"Kami juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh orangtua siswa yang sudah berpartisipasi serta mempercayakan pendidikan anak-anaknya pada kami di SDN 1 Karangnunggal," ucapnya.(anwarwaluyo)

Tingkatkan Kemampuan Dalam Peran Di Masarakat, Sat Linmas Desa Karangmekar Ikuti Pelatihan


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Bertempat di aula desa sejumlah anggota Satuan Linmas Desa Karangmekar Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya mengikuti kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk

meningkatkan kapasitas dan optimalisasi keberadaan Linmas di tengah-tengah masyarakat, sehingga diharapkan ke depannya akan mampu melakukan pendekatan yang persuasif, edukatif dan parsitipatif dalam masyarakat.

Dalam sambutannya Kepala Desa Karangmekar, Titana Bahtiar menyampaikan, salah satu tugas pokok dan fungsi linmas, saat penanggulangan bencana harus mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dan
harus mampu menjadi pelopor serta penggerak pengamanan swakarsa di tengah-tengah masyarakat.

Linmas juga, kata Titana, didorong untuk membaur dengan kelompok-kelompok masyarakat untuk menciptakan situasi tertib, tentram dan aman di wilayah desa.

Titana mengatakan, indikator suksesnya pelatihan linmas ini, antara lain meningkatnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Linmas, menguatnya kelembagaan dan peran serta Linmas, meningkatnya ketahanan masyarakat yang demokratis, meningkatnya kesiap-siagaan satuan Linmas dan masyarakat dalam penanggulangan bencana, menciptakan ketentraman dan ketertiban umum serta meningkatnya kualitas pelayanan dan sumber daya pendukungnya dalam perlindungan masyarakat.

Selain itu, imbuhnya, pelatihan ini merupakan pembinaan dan pembekalan bagi anggota Satlinmas ini untuk persiapan Pengamanan Pemilihan Umum (Pam pemilu) yang akan datang.

"Saya berharap penyelenggaraan Pemilihan Umum di Desa Karangmekar khususnya dapat berjalan aman, lancar, terkendali dan sukses," ungkap Titana.(16/05)

Dalam sambutannya Titana juga menyampaikan terimakasih kepada Camat Karangnunggal, BPD Karangmekar, Kasi trantib,  Polsek dan Koramil Karangnunggal.

"Kepada seluruh anggota Linmas jangan merasa takut karena tugas Linmas ini dilindungi undang-undang sehingga peran satlinmas sangat penting," tegasnya. (anwarwaluyo)

Buntut Dugaan Pungli Dan Intimidasi Pada Guru ASN, Kepala BKPSDM Pangandaran Dicopot Dan Husein Pun Pindah Tugas Ke Bandung


PANGANDARANNEWS.COM
- Hasil penyelidikan Tim Khusus tentang adanya dugaan pungli dan intimidasi terhadap seorang guru Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama Husein Ali Rafsanjani (27), Pemkab Pangandaran memberhentikan Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Dani Hamdani yang terlibat dalam dua persoalan yaitu dugaan pungli dan intimidasi, diberhentikan dari jabatannya.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata yang didampingi Wakil Bupati Ujang Endin dan Insfektur Kabuaten Pangandaran Apip Winayadi, dalam press conference di gedung Tourism Information Centre (TIC).(16/05)

Kepada sejumlah wartawan Jeje menyampaikan, ia memiliki kewenangan untuk memindahkan dan merotasi pejabat yang ada di lingkup Pemkab Pangandaran, merasa berkepentingan mengambil sikap ini, apakah seorang pejabat layak atau tidak layak.

"Dan atas pertimbangan dari temen-temen maka saudara Dani Hamdani saya bebaskan dan diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala BKPSDM, dan Surat Keputusan (SK) pemberhentian saudara Dani sudah dibuat sejak keputusan hari ini," tegasnya.

Disoal pemberhentian ini, Jeje menuturkan, selain ini menjadi kewenangannya, yang bersangkutan telah melakukan langkah-langkah yang kurang cermat dan tidak profesional dalam penanganan pengaduan pengaduan saudara Husein di situs span lapor.go.id.

Langkah Kepala BKPSDM, kata Jeje, tidak diatur dalam ketentuan dan itu bertentangan dengan nilai-nilai reformasi birokrasi berkaitan dengan sistem pelaporan, dan ini yang jadi dasar diberhentikannya pejabat tersebut.

Yang kedua, lanjutnya, dari hasil diskusi terkait pungli dan sebagainya ada kecenderungan pemahaman dari diskusi bahwa pungli itu hampir tidak seperti itu karena itu merupakan kesepakatan peserta Latsar CPNS.

Namun kesalahan yang bersangkutan ketidakprofesionalan, harusnya apapun yang dilakukan dalam koordinasi, komunikasi dan dalam penanggung jawab seleksi adalah Kepala BKPSDM.

"Tetapi semua masalah ini sudah berada di provinsi, jadi sudah menjadi kewenangan Pemrov Jabar,"  terangnya. 

Jeje menyebut, mangkirnya Husein disebabkan dari akar persoalan yang ada, karena merasa tertekan, terintimidasi, sehingga tidak masuk.

Sejak kejadian itu, menurut Jeje  beberapa kali keluarga dan sebagainya ingin pindah ke Bandung namun yang bersangkutan masih punya kewajiban delapan tahun, namun hal itu diabaikan dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang ada.

"Kami juga berkonsultasi dengan Pak Gubernur, dan baliau ambil jalan tengah, dan sudah pindah ke provinsi," katanya.

Jika dalam kondisi normal seharusnya Hisein belum  bisa pindah karena kontrak pengabdian kerja di Kabupaten Pangandaran selama 10 tahun.
Tapi saat ini kondisi luar biasa dan banyak aspek, akhirnya ia pun mengizinkan Husein pindah ke Bandung, karena ini mungkin jalan yang terbaik.

Melihat dari kasus yang terjadi di Lampung dan Pangandaran ini timbul karena penanganan yang salah, dan cenderung mengedepankan kekuasaan.  Penanganan tidak mengacu pada prinsip birokrasi yang diatur PermenPan RB, PP nomor 94, dan Perbup tentang penanganan ketika ada kasus.

Jadi, tegas Jeje, ketika ada kasus lapor, tidak boleh dicari secara formal siapa yang melaporkan karena pelapor itu dilindungi.

"Kami berharap hal ini tidak boleh terjadi lagi di kemudian hari," ungkapnya.(hiek)

Pantai Padarbumi Cikalong, Coba Tawarkan Keasrian Alam Pantai


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Pantai Padar Bumi di Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya menjadi salah satu  destinasi wisata alam

Pantai yang sering banyak kunjungi wisatawan dari Jawa Barat.

Seperti disampaikan salah seorang wisatawan asal Kota Bandung, Susi(28), ia sangat terkesan dengan keindahan dan keasrian pantai Padar Bumi yang dikelola  Karangtaruna  Desa Cimanuk, dengan pemandangan air lautnya yang berwarna biru kehijauan.

"Udaranya pun sejuk dengan semilir udara khas pantai," ucap Susi.(14/05)

Susi menuturkan, dengan biaya yang relatif murah wisatawan yang berkunjung ke Pantai Padar Bumi bisa sepuasnya nikmati alam Pantai sambil makan (botram) bersama keluarga.

"Suasananya pun tidak terlalu ramai sehingga bisa leluasa menikmati liburan kami," imbuhnya.

Ditemui terpisah, Sekretaris Desa Cimanuk, Andri mengatakan, dengan dikelola Karangtaruna secara tidak lngsung bisa memberdayakan masyarakat desa.

Andri berharap, ke depannya Pemkab Tasikmlaya bisa lebih memperhatikan Pantai Padar Bumi, diantaranya dengan membangun sejumlah sarana kebutuhan sebuah destinasi wisata.

"Ini untuk kenyamanan pengunjung yang berwisata ke sini," ujarnya

Dan seperti diketahui, wisatawan yang berkunjungi ke pantai yang ada di wilayah Tasikmalaya selatan (tasela) ini akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp5 ribu, harga ini tentu sangt terjangkau oleh semua masyarakat.(anwarwaluyo)

Untuk Pemilu Legislatif 2024, KPU Pangandaran Terima Pendaptar 485 Bacaleg Dari 14 Parpol



PANGANDARANNEWS.COM -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran telah menerima pendaftaran persyaratan pencalonan bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Pangandaran Pemilu 2024 terhitung sejak tangal 1 hingga 14 Mei 2023, hingga masa akhir pendaftaran pada hari Minggu tanggal 14 Mei 2023 pukul 23.59 WIB pendaftaran ditutup.

Menurut Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin, sebanyak 14 partai politik telah mendaftarkan 485 bacalegnya dari masing-masing parpol hingga ditutup waktu pendaptaran pukul 23.59 WIB tanggal 14 Mei 2023.

Dari 18 parpol peserta pemilu nasional tahun 2024, kata Muhtadin, ada 14 partai politik yang datang ke KPU Pangandaran yang menyerahkan persyaratan bacalegnya seluruhnya berjumlah dan  485 orang. 

"Seluruh partai politik yang datang ke KPU lengkap dengan membawa persyaratan langsung secara fisik dan melaui silon sejumlah 14 partai politik," jelas Muhtadin.

Berikut dapar jumlah bacaleg dari masing-parpol,

1. Partai PKS, 40 Bacaleg

2. Partai PDIP, 40 Bacaleg

3. Partai Nasdem, 40 Bacaleg

4. Partai Golkar, 40 Bacaleg 

5. Partai PAN,40 Bacaleg

6. Partai PPP, 40 Bacaleg

7. Partai PKB, 40 Bacaleg

8. Partai PKN, 40 Bacaleg

9. Partai Gerindra, 40 Bacaleg

10. Partai Demokrat, 40 Bacaleg

11. Partai Perindo, 40 Bacaleg

12. Partai Hanura, 4 Bacaleg

13. Partai Ummat, 25 Bacaleg

14. Partai Gelora, 16 Bacaleg

Muhtadin mengatakan, dengan merujuk pada ketentuan PKPU dan tahapan yang ada, selanjut akan dilakukan verifikasi administrasi dokumen persyaratan bakal calon mulai 15 Mei hingga 23 Juni 2023 mendatang. Kemudian pada tanggal 26 Juni hingga 9 Juli 2023 masuk pada agenda pengajuan perbaikan dokumen persyaratan bakal calon yang dilanjutkan dengan verifikasi administrasi perbaikan dokumen persyaratan bakal calon yaitu pada 10 Juli hingga 6 Agustus 2023 mendatang.

Dan pada 6 sampai 11 Agustus 2023 mendatang, terang Muhtadin   akan dilakukan pencermatan Daftar Calon Sementara (DCS) yang dilanjutkan dengan penyusunan dan penetapan DCS pada 12 hingga 18 Agustus 2023.

Lalu pasa tahapan berikutnya, pada 19 hingga 28 Agustus 2023 ada masukan dan tanggapan masyarakat atas DCS. Lalu pada 14 hingga 20 September 2023 pengajuan penganti calon sementara pasca masukan dan tanggapan masyarakat atas DCS yang dilanjutkan dengan verifikasi atas pengajuan penganti calon sementara pasca masukan dan tanggapan masyarakat atas DCS. pada 21 hingga 23 September 2023.

"Lalu, pada 24 September hingga 3 Oktober 2023 ada pencermatan rancangan Daftar Calon Tetap atau DCT dan 4 Oktober hingga 4 November 2023 dilakukan penyusunan dan penetapan DCT," Imbuh Muhtadin.(hiek)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN