Bertempat Di Yayasan Khoirul Falah Danramil 1217/Bantarkalong Hadiri Halal Bihalal Himasul


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Bertempat di Yayasan Khoirul Falah Desa Mertajaya Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya, Babinsa Koramil 1217/Bantarkalong

melaksanakan kegiatan acara Halal Bihalal bersama Himpunan Masyarakat Sukamaju lama (Himasul).(07/05)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat diwakili Ketua MUI Kecamatan Bojongasih.,

Pembina Himasul, Kades Mertajaya, Kades Sukamaju, Kades Wakap, Kades Toblongan, Babinsa Desa Mertajaya Koramil 1217/Bantarkalong, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tamu undangan lainnya.

Usai mengghadiri acara tersebut Danramil 1217/Bantarkalong Lettu Inf Mirhamdi Siregar kepada awak media menyampaikan, halal bohalal ini merupakan bentuk kemanunggalan TNI AD dengan seluruh elemen masyarakat khususnya yang ada di wilayah Koramil 1217/Bantarkalong.

"Alhamdulillah seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan penuh dengan nuansa silaturahmi," ucapnya.

Halal bihalal ini juga, kata Danramil, merupakan wujud sinergitas antara warga dan TNI, sehingga dalam acara pun sangat terasa rasa persodaraan yang penuh dengan keakraban.(anwarwaluyo)

Ketua DPRD Pangandaran menyebut, Sudah Saatnya Wisata Madasari Dikelola Pemkab Pangandaran



PANGANDARANNEWS.COM
- Pantai Madasari saat ini memang sebaiknya segera diambil alih oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran dari Pemerintah Desa (Pemdes) pasalnya Pantai Madasari memiliki lahan sanga luas.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran Asep Noordin, saat wawancara dengan sejumlah awak media di gedung DPRD Pangandaran.(08/05)

Menurutnya, langkah ini dilakukan agar obyek wisata Pantai Madasari bisa lebih dikembangkan dan dikelola dengan tepat.

"Nanti ke depannya Pemdes Masawah bisa mendapatkan bagi hasil aebagai penghargaan dalam pengelolaan yang dilakukan sebelimnya," kata Asep.

Ia mengatakan, di Kecamatan Pangandaran dulunya juga ada beberapa destinasi yang diambil alih dari desa, dan saat itu Pemkab Ciamis pun memberikan kompensasi ke desa yang bersangkutan sehingga desa tersebut pun memiliki pendapatan yang pasti.

"Dan menurut ketentuan porsi pembagian pendapatan pariwisata ini minimal 10 persen," terangnya.

Namun dalam prosesnya nanti, kata Aswp, harus dilakuakan dan dikomunikasikan dengan baik antara pemkab dan pemdes, termasuk bagaimana kewenangan desa nantinya karena wisata itu tidak bisa dibangun sepihak namun dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dan setelah beralih kelola ke pemkab, masyarakat desa Masawah pun harus tetap bisa merasakan manfaatnya sehingga rencana ini pun mendapat dukungan masyarakat. 

Ia menambahkan, pengelolaan sebuah destinas wisata bukanlah hal yang mudah, sehingga semua elemen harus satu frekuensi dulu sehingga percepatan pembangunan pun bisa lebih cepat. (hiek)

Walau Sudah Dibuka, Hingga Hari Ini Belum Ada Balon Legislatif Yang Mendaptar Ke KPU Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM
M - Hingga saat ini belum ada satu  Partai Politik (Parpol) pun yang telah mendaftarkan Bakal Calon (Balon) Legislatifnya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupten Pangandaran, padahal KPU telah siap untuk menerima pendaftaran balon anggota DPRD Kabupaten Pangandaran.

Demikian disampaikan Kerua KPU Kabupaten Pangandaran, Muhtadin, saat wawancara dengan sejumlah awak media.

Muhtadin mengatakan, baik dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) atau lain-lain KPU sudah siap sejak tanggal 1 Mei 2013 pendaftaran untuk balon legislatif dibuka.

"Sarat dalam pencalonan di Pemilu 2024 ini tidak ada yang  berbeda dari tahun sebelumnya, relatif sama dengan tahun 2019, seperti dalam pasal 11 dan 12 PKPU nomor 10," jelas Muhtadin.(05/05)

Salah satu cotoh persaratan, Muhtadin menyebut beberapa persyaratan partai politik seperti mengajukan 100 persen jatah kursi DPRD, kemudian wajib mengajukan 30 persen keterwakilan perempuan di masing-masing dapil,  syarat bakal calon anggota DPRD seperti usia diatas 21 tahun, pendidikan terakhir SLTA, kelakuan baik dan lain-lain.

Dari 18 jumlah keseluruhan parpol, kata Muhtadin, hanya ada 14 partai di Kabupaten Pangandaran yang lolos verifikasi.

"Jadi yang tidak ada itu PSI, Partai Buruh, Parta Gelora dan Bulan Bintang," terangnya lagi.

Ia menambahkan, jika ada bakal calon anggota yang tidak memenuhi syarat, maka persaratannya pun akan dikembalikan.

Diperkirakan kontestasi politik di pemilu 2024 akan semakin meriah, karena menurutnya ada beberapa partai baru seperti PKN, Umat, Garuda dan partai lainnya. Dan diperkirakan akan ada 560 balon yang akan memperebutkan 40 jumlah kursi DPRD Pangandaran.

"Namun bisa jadi ada parpol yang tidak mengajukan jatah 100 persen," pungkasnya.(hiek)

Windawati Gadis Karangnunggal Kembangkan Hobi Jadi Ladang Bisnisnya


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Dalam prosesj pernikahan adat sunda, Seserahan menjadi salah satu bagian yang penting. Biasanya, seserahan dikemas semenarik mungkin sebelum diberikan ke calon pasangan pengantin sehingga proses pengemasan seserahan ini membutuhkan tenaga dan biaya, namun yang jadi masalah kadang kemasan itu tak dipakai lagi dan dibuang usai pernikahan berlangsung,

Melihat kondisi ini telah menjadi peluang bagi seorang  gadis cantik asli Tasikmalaya selatan tepatnya Kecamatan karangnunggal, Windawati untuk mengembangkan usaha sewa kotak seserahan, lewat box seserahan Karangnunggal hasil karyanya ia pun bisa mengeruk omzet puluhan juta dari jasa penyewaan kotak seserahan ini.

Seperti yang ia tuturkan pada PNews, perjalanan windawati membangun bisnisnya sudah berjalan 2 tahun dan bisnis ini pun juga ia jalani tanpa sengaja.

"Saat itu ada seorang sahabatnya akan melangsungkan pernikahan, lalu ia memintanya untuk membuat paket seserahan," ungkapnya.(04/05)

Kebetulan sejak kecil windawati memang menyukai kerajinan tangan, lalu ia pun memenuhi permintaan sahabatnya itu dan mempelajari cara pembuatan boks seserahan tersebut.

"Sejak saat itu terus akhirnya ya udah keterusan bikin kotak sendiri degan terus belajar melihat tutorial di YouTube," terangnya.

Kata Windawati, setelah satu teman, teman lain juga ingin dibikinkan lalu merekomendasikan ke  teman-teman lainnya.

Bisnis sewa kotak seserahan ini menurut Windawati awal ia membangun hanya dengan delapan kotak, modal usahanya ia dapat dari hasil kerja part time saat masih kuliah.


Modal awal untuk membangun usaha ini, ujar Windawati hanya sekitar Rp 5 juta, dan asal mula bisnisnya bisa berkembang karena adanya rekomendasi dari orang yang telah memanfaatkan jasanya. Kemudian ia pun mengembangkan bisnis dengan memanfaatkan Instagram. 

*Saat ini saya pun khusus melayani pernikahan, dan selain jasa sewa saya juga menjual kotak mahar yang harganya bervariasi," tuturnya.

Windawati menyebut dalam usahanya ini instagram dan YouTube merupakan media sosial yang menunjang bisnisnya, hingga ia pun sekarang dikenal banyak pelanggan.

Windawati, perempuan muda cantik, ulet dan seorang konten kereator YouTube telah mampu mengembangkan wisata Desa Karangmekar telah mampu mengembangkan usaha yang digelutinya, seperti pembuatan boks  mahar pernikahan, Jasa Sewa Tempat dan Dekorasi Seserahan Pernikahan, Pembuatan berbagai macam Buket Uang, Snack dan karangan bunga untuk ucapan selamat.

Dan ini alamat akun media sosialnya @windawty

(anwarwaluyo)

Pengerjaan Proyek P3- TGAI Dari Kementerian PUPR Di Desa Guranteng Pagerageung Diduga Dikerjakan Asal-Asalan


PANGANDARANNEWS.COM /TASIKNEWS -Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR menggelontorkan anggaran untuk pembangunan Irigasi yang diperuntukan para petani sebagai penerima manfaat, namun sayang Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3- TGAI) tersebut saat ini mendapat sorotan dari berbagai pihak pasalnya dalam pengerjaannya tidak sesuai dengan aturan dan spesifikasi.

Proyek P3-TGAI (Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi) yang berlokasi Dusun Ciendut Desa Guranteng Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya yang bersumber dari APBNTahun 2023 ini diduga tidak mengedepankan kualitas dan diduga pengerjaannya yang dilaksanakan kelompok P3A "Buana Raharja", sehingga mendapat sorotan berbagai pihak.


Saat PNews datang ke lokasi,(01/05) tampak para pekerja melakukan pemasangan badan tembok saat air banjir, sehingga jelas sulit untuk menggali dan sebagian pembangunan pondasi hasilnya tidak maksimal.

Namun terkait hal tersebut pihak pengelola BBWS tekesan tutup mata, dan pelaksana program (P3-TGAI) kelompok P3A Buana Raharja dalam pengerjaan proyek tersebut diduga kurang memenuhi sarat spesifikasi. 

Menurut salah seorang tokoh masyarakat setempat, tidak adanya pelaksana teknis dan Konsultan pengawas di lapangan, diduga pengerjaan tersebut sudah direncanakan hanya untuk meraup keuntungan semata tanpa memikirkan kualitas.

Masih kata tokoh tersebut,  pengerjaan proyek yang didanai uang rakyat itu kurang memperhatikan kualitas, sehingga dikhawatirkan nantinya proyek itu tidak akan bisa bertahan lama dan tidak memberikan manfaat kepada warga petani.

“Sudah jelas anggaran yang digunakan ini uang negara, artinya uang rakyat, artinya lagi saat ada proyek seperti ini masyarakat wajib tahu dan menegur apabila proyek pengerjaannya asal-asalan," ungkapnya.(01/05)

Saat sejumlah awak media ingin konfirmasi ke kelompok tani  P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air), sayang ketua kelompok tani tersebut tidak ada lokasi.(anwarwaluyo)

Untuk Menjaga Satabilitas Harga dan Stok Sejumlah Bahan Pokok, Polres Pangandaran Lakukan Monitoring Di Pasar Tradisional


PANGANDARANNEWS.COM-
Untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan penting (Bapokting), Polres Pangandaran Polda Jawa Barat menggelar Operasi Gabungan Pengecekan dan Pengawasan Stok Serta Stabilitas Harga di Pasar Tradisional di Kabupaten Pangandaran yang dipimpin langsung Kanit Idik II Tipidter Sat Reskrim Polres Pangandaran Ipda Wahyudi bersama anggota, salah satunya di pasar tradisional Pananjungn Kecamatan Pangandaran.(03/05)

Selain unit Idik II Tipidter Sat Reskrim Polres Pangandaran
kegiatan tersebut juga melibatkan Disperindag Kabupaten Pangandaran serta personel 0625 Kodim Pangandaran.

Di sela-sela kegiatan kepada sejumlah awak media Kasat Reskrim Polres Pangandaran, AKP Luhut Sitorus mengatakan, dalam sidak ini Polres Pangandaran menerjunkan sejumlah anggota Lidik II Tipidter.

Dalam sidak ini, kata Luhut, bertujuan untuk mengecek dan mengawasi secara berkelanjutan terhadap ketersediaan dan stabilitas harga bahan kebutuhan pokok dan penting lainnya.

Dan dari hasil pengecekan dan pengawasan, berikut ini harga terbaru beberapa kebutuhan pokok setelah lebaran 2023, diantaranya harga daging ayam Rp 38 ribu per kilogram, daging sapi Rp 135 ribu per kilogram, telor ayam broiler Rp 30 ribu perkilogram.

Sementara untuk harga cabe merah besar Rp 30 ribu perkilogram, cabe hijau besar Rp 25 ribu perkilogram, bawang merah Rp 35 ribu perkilogram, bawang putih Rp 30 ribu perkilogram, harga minyak curah Rp 16 ribu perkilogram, minyak kemasan Rp 16 ribu perliter, beras medium Rp 10 ribu perkilogram dan beras premium Rp 13 ribu perkilogram.

"Kondisi harga ini fluktuatif karena masih ada beberapa yang mengalami kenaikan dan penurunan," jelas Luhut.

Luhut menambahkan, untuk ketersediaan bahan kebutuhan pokok dan kebutuhan penting lainnya saat ini masih terbilang cukup stabil. Artinya, ketersediaan di Kabupaten Pangandaran tidak ditemukan kelangkaan.

"Untuk stok hingga saat ini cukup dan untuk harga ada beberapa yang mengalami kenaikan dan penurunan," imbuhnya.(hiek)

Dua Desa Di Kecamatan Mangunjaya Hari Ini Gelar Pilkades Serentak, Ini Hasilnya


PANGANDARANNEWS.COM
- 2 desa di Kecamatan Mangunjaya, Desa Mangunjaya dan Desa Sukamaju hari ini menggelar pilkades, karena masa jabatan  2 kepala desa tersebut sudah habis masa jabatannnya.

Seperti disampaikan Ketua Pemilihan Kepala Desa Sukamaju H. Dharsono, bukan demokrasi kalau tidak ada riak katanya dan ini bagian dari proses namun pihaknya selaku panitia sudah mempersiapkan segala sesuatunya seperti  keamanan dari TNI-POLRI danq POLPP.

Sementara saat wawancara dengan awak media, Dandim 0625/Pangandarab Letkol ARM Yusup Andriyanto SE yang hadir didampinginkomandan kodim Kapolsek Padaherang, Danramil padaherang, Camat Mangunjaya dan ketua panitia pilkades, mengatakan, ia sengaja berkeliling karena wilayah kodim 0625 ini terdapat 6 kecamatan serta 8 desa yang melaksanakan pilkades secara serentak hari ini dan salah satunya Desa Sukamaju dan Desa Mangunjaya di Kecamatan Mangunjaya.

Menurut Dandim, dalam pilkades serentak ini TNI-POLRI bersinergi dengan pemerintah daerah untuj mengawal pelaksanaan dan pengamanan pilkades ini.

"Kita semua saling menjaga untuk menciptakan kondusifitas adalam rangka pelaksanaan pilkadea ini," kata Dandim.(03/05)

Dalam pelaksanaan pilkades iniq secara umum, menurut Dandim, berjalan dengan baik dan mendapatkan keputusan sesuai dengan hasil yang diperoleh oleh warga pemilih.

Di soal kondusifitas penyelenggaraan pilkades, Dandim merasa bersukur karena sesuai dengan laporan di tiap-tiap wilayah di seluruh desa yang melaksakan pilkades serentak, berjalan aman dan lancar walaupun ada riak itu hal yang biasa dan wajar.

Sementara hasil akhir perolehan suara adalah sebagai berikut,


(toni)

Persolan Sampah Di Obyek Wisata Pangandaran Masih Terkendala Belum Adanya TPS Dan Beach Clean


PANGANDARANNEWS.COM
- Usai masa liburan persoalan sampah di obyek wisata Kabupaten Pangandaran selalu menjadi permasalahan, seperti usai libur lebaran sampai libur panjang akhir pekan ada sekitar 900 ton sampah diproduski di Pangandaran.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Limbah dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLHK Pangandaran, Wagiso, sampah ini termasuk yang ada di kawasan Pantai Pangandaran. Sampah ini, kata Wagino, didominasi oleh cangkan kelapa muda, sampah plastik dan botol air minum.

Kata Wagiso, walau pihaknya sudah mengerahkan 13 armada setiap harinya untuk mengangkut sampah-sampah tersebut ke tempat pembuangan ahir (TPA), namun karena belum ada Tempat Pengolahan Sampah (TPS), akhirnya malah menumpuk di TPA.

"Jika sudah ada TPS nantinya bisa diketahui lebih pasti dan juga tidak akan terus menumpuk, karena sudah diolah menjadi berbagai barang,
namun sampai saat ini keinginan untuk membuat pengolahan sampah belum juga terealisasi," ujar Wagiso.(03/05)

Disoal pembelian Beach Clean Machine, ia menuturkan, hal ini dipastikan belum bisa terealisasi padahal pada anggaran tahun lalu dan tahun ini sudah diajukan.

"Untuk satu unit Beach Clean Machine diperlukan anggaran sebesar  Rp 3 Miliar, memang lumayan agak mahal," ungkapnya.(PNews)

Hari Ini 8 Desa Di 6 Kecamatan Kabupaten Pangandaran Laksanakan Pilkades Serentak


PANGANDARANNEWS.COM
- Hari ini Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak  8 desa di 6 kecamatan, diantaranya Desa Sukamaju Kecamatan Mangunjaya, Desa Mangunjaya, Kecamatan Mangunjaya, Desa Ciparakan, Kecamatan Kalipucang, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi, Desa Sukajaya Kecamatan Cimerak, Desa Ciparanti Kecamatan Cimerak dan Desa Pangkalan Kecamatan Langkaplancar.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Sosial PMD Kabupaten Pangandaran, Wawan Kustamn, jumlah Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) pada Pilkades serentak tahun 2023 Kabupaten Pangandaran di 8 desa tersebut tercatat ada 34.046 orang.

Wawan mengatakan, jumlah partisipasi atau keikutsertaan masyarakat pemilih dalam pilkades tahun ini sangat signifikat, dan data itu terlihat dari jumlah suara yang masuk di Tempat Penghitungan Suara (TPS) di masing-masing desa.

"Saya melihat antusias masyarakat cukup tinggi untuk ikut menentukan siapa yang menjadi kepala desanya," ucap Wawan, saat sitemui di Pilkades Babakan Kecamatan Pangandaran yang berlokasi di kawasan Pelabuhan Cikidang.(03/05)


Masih di tempat yang sama, saat diminta tanggapannya Dandim 0625/Pangandaran Letkol Arm Yusuf Andrianto,.S.E mengatakan, TNI mendukung Pemda Pangandaran agar penyelenggaraan Pilkades ini berjalan lancar dan aman.

Baik dari hasil pantauan langsungnya di lapangan atau dari laoran anggotanya, kata Dandim, secara umum penyelenggaraan pilkades serentak ini terpantau aman dan kondusif.

"Walau ada persaingan di internal masing-masing calon tapi saya rasa itu hal yang wajar saja, intinya pilkades serentak tahun 2023 di Kabupaten Pangandaran berjalan adem dan aman-aman saja," ucap Dandim.

Ia juga mengajak masyarakat agar bisa menyalurkan hak pilihnya pada pesta demokrasi ini untuk menentukan pilihannya sesuai keinginnya.

"Dan mudah-mudahan bisa terpilih pimpinan yang amanah sesuai keinginan warga di masing-masing desa, khususnya yang saat ini menyelenggarakan pilkades," imbuhnya. (toni-PNews)

Kegiatan Olahraga Warnai Acara Halal Bihalal Kodim 0612/Tasikmalaya


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Masih dalam suasan Hari Raya Idul Fitri 1444 H, Kodim 0612/Tasikmalaya bertempat di Lapangan Stadion Wiradadaha Kota Tasikmalaya menggelar acara halal bihalal bersama usai cuti Lebaran 1444 H Tahun 2023.

Si depan tamu undangan yang hadir dalam sambutannya Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol inf Raden Henra Sukmadjidibrata,S.I.P  menyampaikan permohonan maaf dan berterimakasih kepada seluruh anggota dan PNS dalam pelaksanaan tugas keseharian yang selalu menjaga kesehatan, menjaga pola makan serta selalu berdoa pada Alloh SWT di setiap kegiatan.


Dandim mengatakan, lebaran tahun ini luar biasa, dengan mendapatkan kehormatan melaksanakan pengamanan di Pos Pam Lebaran 1444 H Tahun 2023 yang tersebar di kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

"Tetap semangat dan ikhlas dalam pelaksanaan tugas, semoga Allah memberikan kekuatan, kelancaran dan keberhasilan Aamiin," ungkap Dandim.(01/05)

Usai acara Halal Bihalal Dandim juga memerintahkan para anggota TNI untuk melaksanakan olahraga Bersama untuk menjaga stamina dan kebugaran tubuh.

"Kegiatan olahraga ini juga untuk menjaga augar tubuh kita tetap terjaga bugar dan sehat," imbuhnya. (anwarwaluyo)

Diduga Sopir Mengantuk, Sebuah Minibus Tabrak Truk Boks Di Jembatan Kota Banjar


PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS
- Diduga supir  lelah dan ngantuk, sebuah mobil mini bus menabrak truk boks di jembatan di daerah perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat tepatnya di daerah Cijolang Kota Banjar. (30/04)

Berdasarkan hasil rekaman gambar dari CCTV milik ATCS Dinas Perhubungan kota Banjar, tampak terlihat mobil mini bus berwarna merah yang dikemudi Niko warga Karangpucung Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, melaju dari arah Banjar menuju Karangpucung. Saat berada di lokasi tiba-tiba mobil oleng ke kanan jalan sementara dari arah berlawanan melaju truk boks yang dikemudikan Iyep warga Majalaya Kabupaten Bandung sehingga tabrakan pun tak terhindarkan yang mengakubatkan truk boks terguling dan menutup badan  jalan di tengah jembatan dan
supir minibus pun terluka di bagian kapala sementara supir truk selamat.

Akibat insiden kecelakaan tersebut arus lalu lintas dari kedua arah pun terjadi kemacetan, dan kemacetan baru bisa lancar kembali setelah truk boks naas tersebut  dievakuasi. (Tito)

Libur Lebaran Tahun Ini Pengunjung Padati Pantai Pangandaran, Pedagang Pun Ikut "Marema"


PANGANDARANNEWS.COM
- Banyaknya wisatawan yang berkunjung ke obyek wisata pantai Pangandaran tentunya menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat Pangandaran, pasalnya ribuan wisatawan yang datang tersebut dipastikan akan banyak membelanjakan uangnya selama berlibur.

Bahkan menurut salah seorang wisatawan asal Batu Tulis Bogor, Prita (32) sudah jauh-jauh hari ia dan keluarganya menyisihkan uangnya untuk bekal berlibur ke Pangandaran.

Menurut Frita yang datang bersama suamin dan ketiga anaknya, ia  pun sengaja memilih Pangandaran menjadi tempat libur Idul Fitri tahun ini karena selain banyak pilihan destinasi wisata Pangandaran juga jaraknya relatif dekat.

"Libur lebaran dua tahun berturut-turut kami tidak berlibur karena pandemi," ungkapnya saat ditemui PNews di kawasan pantai barat.(01/05)

Kepadatan arus lalu lintas saat menuju Pangandaran pun ternyata tidak menjadi halangan  untuk berlibur ke Pangandaran, menurut Frita ia rela terjebak macet karena ketika sampai ke tujuan perasaan penat dan lelah pun akan terbayar saat berenang atau sekedar main pasir sambil menikmati keindahan alam pantai.

Sementara menurut salah seorang pedagang asin jambal di pantai timur, Ibu Siti, liburan lebaran tahun ini ia mengaku  kebanjiran pembeli. Bahkan beberapa pelanggannya yang tahun-tahun sebelumnya tidak bisa datang karena pandemi, banyak membeli dagangannya.

Ia juga sangat bersukur karena libur lebaran tahun ini Pangandaran kembali dipadati pengunjung, dan tentu ini menjadi berkah baginya karena bisa meraup untung besar dari hasil jualannya.

"Saya berharap mudah-mudah pada setiap libur ahir pekan pun kunjungan wisatawan ke Pangandaran terus meningkat," ucapnya.

Tak hanya Ibu Siti, setiap kunjungan wisatawan membludak para pelaku usaha di sektor pariwisata, seperti perahu pesiar, rumah makan, hotel, sewaan odong-odong, atv,  penjual kopi dan lainnya pun ikut merasakan limpahan rejeki dari para wisatawan.

Salah seorang pedagang asongan yang menjual aneka ikan asin di pantai barat, mengatakan, selama libur Idul Fitri sejak H+1 hingga sekitar satu minggu lebih ia mengaku omzet penjulannya meningkat dibanding libur lebaran tahun sebelumnya.

"Lebaran tahun ini Pangandaran dipadati pengunjung, tentu ini berkah buat kami," ujarnya.(hiek)


Wabup Pangandaran: Pariwisata Terbukti Mampu Memberikan Multi Efek Ekonomi Pada Masyarakat

Wabup Pangandaran U Endin Indrawan

PANGANDARANNEWS.COM
- Sejatinya kebijakan pemerintah harus mempunyai nilai (value) yang bisa memberikan manfaat untuk masyarakat, baik dari sisi sosial, politik, budaya atau pun ekonomi.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Pangandaran, Ujang Endin Indrawan saat diminta komentarnya terkait dampak dunia usaha pariwisata.

Menurutnya, dunia pariwisata dapat meningkatkan pendapatan devisa, menciptakan lapangan kerja serta merangsang pertumbuhan industri pariwisata itu sendiri sehingga secara masif mampu memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Pariwisata berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi melalui berbagai jalur termasuk pendapatan mata uang asing, menarik investasi internasional," kata wabup, saat dihubungi lewat telepon celullernya.(01/05)

Dengan semakin berkembangannya pariwisata  di Pangandaran serta semakin bertambahnya arus kunjungan, kata wabup, tentu ini akan menimbulkan multi efek. Seperti meningkatnya permintaan  berbagai kebutuhan baik usaha jasa wisata, kuliner dan lainnya yang selanjutnya ini akan menjadi mata rantai pada pemintaan komoditas lainnya yang ada di masyarakat, sehingga berbagai komoditas yang ada di tiap-tiap daerah seperti produksi pertanian, perikanan, UMKM, dan home industry lainnya akan kebanjiran permintaan konsumen.

"Dan ini tentu akan menciptakan lapangan kerja baru sehingga daya beli dan perekonomian rakyat pun akan terus berkembang," ungkap wabup.

Wabup juga mengatakan, dengan pariwisata secara sistematis bisa mengalihkan aktivitas keuangan dari daerah lain ke daerah destinasi wisata, dengan cara uang yang dibawa wisatawan dari asal daerahnya akan dibelanjakan di obyek wisata yang dikunjunginya.

"Nah, di Pangandaran kita bisa membayangkan berapa uang yang berasal dari Bandung, Jakarta, Bogor, jateng dan daerah lainnya yang jatuh dan berputar di Pangandaran," imbuh wabup.

Jika diasumsikan seorang pengunjung "menjatuhkan" uangnya Rp 200 ribu saja lalu dikalikan puluhan ribu bahkan jutaan pengunjung setiap tahunnya yang datang ke Pangandaran, menurut wabup, maka bisa dihitung berapa ratus milyar uang yang beredar di masyarakat Pangandaran.

Artinya, jika PAD dari sektor pariwisata pemda hanya mendapatkan sekitar 80-90 milyar, namun ternyata jumlah uang yang langsung diterima masyarakat jauh lebih besar.

"Saya berharap masyarakat bisa menangkap peluang ini, karena sektor pariwisata terbukti mampu memberikan multi efek perekonomian masyarakat," pungkasnya. (hiek)

Wujud peduli Lingkungan, Ratusan Personil TNI-Polri Lakukan Bersih Pantai Di Obyek Wisata Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Kapolres Pangandaran AKBP Hidaya, SIK, SH dan Dandim 0625/Pangandaran Letkol Arm Yusuf Andrianto,.S.E pimpin langsung dalam kegiatan bersih pantai yang dilakukan 250  personil gabungan TNI-Polri dan ibu-ibu Persit jajaran Kodim 0625/Pnd, di kawasan pantai barat dan timur.(30/04)

Di tengah-tengah kegiatan kepada sejumlah wartawan Kapolres menyampaikan, kegiatan bersih pantai ini merupakan salah satu wujud  kepedulian pada lingkungan khususnya di destinasi wisata pantai Pangandaran.

Dan selain untuk menjaga kebersihan pantai, kata Kapolres, kegiatan ini juga merupakan wujud sinergitas yang terbangun antara TNI dan Polri di Kabupaten Pangandaran.

“Pangandaran identik dengan wisata pantai sehingga kita harus jaga kebersihan dan keindahan lautnya agar wisatawan yang berlibur kesini merasa nyaman," ucap Kapolres.

Kapolres menambahkan, hal ini sangat tergantung dari bagaimana perilaku pengelola wisata dan wisatawan itu sendiri saat berada di pantai, dan kegiatan bersih pantai ini meruakan wujud nyata dalam memerangi semua jenis sampah yang ada di pantai. 

"Saya sangat mengapresiasi jajaran Kodim 0625 Pangandaran yang sangat mendukung kegiatan ini demi mewujudkan kebersihan dan keindahan pantai Pangandaran untuk menjadi wisata yang mendunia," imbuh Kapolres.


Karena pantai menjadi destinasi andalan pariwisata di Pangandaran, menurut Kapolres, maka kebersihan pun menjadi modal utama. 

Kapolres menyebut, ia tidak bosan mengedukasi wisatawan dan pelaku wisata agar bisa menjaga pantai dan bebas dari sampah.

Dan ternyata, ujar Kapolres, wisatawan pun dapat merasakan langsung perbedaan pesisir pantai setelah gelar aksi bersih-bersih selesai karena pantai pun tampak bersih dan lebih indah dipandang mata.

"Saya juga senang karena banyak juga wisatawan yang ikut berbaur dengan kami dengan turut memungut sampah-sampah  yang berserakan di pantai, "ujar Kapolres.

Hal senada dikatakan Dandim 0625/Pangandaran Letkol Arm Yusuf Andrianto,.S.E., menurutnya aksi bersih pantai ini menjadi tanggung jawab semua pihak untuk menjaga kebersihan. Hal ini sangat diperlukan karena tidak mungkin mengandalkan petugas kebersihan saja tanpa melibatkan elemen lainnya.

Dandim berharap mudah-mudahan kegiatan ini bisa bermanfaat dan menjadi edukasi tentang pentingnya kebersihan lingkungan.

"Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar lebih  meningkatkan lagi kegiatan ini,” ucap Dandim. (PNews)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN