PAC Ansor Karangkamiri Gelar Diskusi Bahas Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren

pangandarannews.com - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Desa Karangkamiri Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran dengan peserta pengurus dan  kader Ansor, Banser, IPNU, IPPNU, Fatayat dan Pengurus MWC NU, kemarin menggelar diskusi bersama untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, bertempat di Pondok Pesantren Fisabilulhuda Karangkamiri. (22/4)

Seperti disampaikan Ketua PAC GP Ansor Karangkamiri Yazid Mujahid, diskusi ini dilakukan untuk meningkatkan tradisi literasi serta  wujud kepedulian  Ansor dalam mengawal kebijakan pemerintah terutama terkait aturan pesantren.

“Kegiatan ini tentunya atas seijin dan arahan dari ketua MWC NU Karangkamiri” Ucapnya.


Sementara menurut salah seorang nara sumber, Muhtadin, ia mengatakan kajian ini sangat strategis dan kader ansor harus  terlibat serta mampu berkontribusi serta melakukan pengawalan terhadap penyusunan perda pesantren ini.

"Kader Gerakan Pemuda Ansor harus berkepentingan dan melibatkan diri dalam penyusunan perda ini, karena ini sangat strategis dan Ansor harus mengawalnya, " tegasnya disela-sela diskusi.

Dengan melakukan kajian Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan menurut Muhtadin, harus dikaji dari berbagai aspek baik filosofis, yuridis dan sosiologis juga menyangkut bagaimana mekanisme dalam pengaturan fasilitasi pesantren nantinya dalam perda tersebut.

"Perda ini akan berisi muatan norma, maka kita kaji bagaimana norma yang akan dihasilkan dalam perda ini, " tegasnya. (PNews)


Bupati Jeje Wiradinata Lantik Ratusan Pejabat di Lingkup Pemkab Pangandaran

Pangandarannews.com – Bertempat di alu-alun Pangbagia di halaman kantor Setda, beberapa hari lalu Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata melantik dan mengambil sumpah 239 pejabat, diantaranya Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional, Guru Yang Ditugaskan Sebagai Kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas. (22/04)

Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik diantaranya Drs. Yadi Setiadi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Drs. Hendar Suhendar S, M.M Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Drs. Tedi Garnida, MM Kepala Dinas Koperasi Usaha Keciil dan Menengah Perdagangan dan Perindustrian, dll. 

Dalam sambutnnya bupati mengatakan salahsatu mutasi rotasi ini dalam rangka pembinaan pegawaia gar siap dalam menjalankan pekerjannya.

“Selain itu tentu harus punya kemampuan dan kompetensi yang mumpuni sehingga dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya bisa baik sehingga bisa memperkuat kelembagaan di internal pemerintah Kabupaten Pangandaran, ”kata bupati.


Kepala daerah, kata bupati merupakan penanggungjawab pemerintahan seluruhnya namun kewenangan itu diberikan kepada SKPD, artinya keberhasilan sebuah pemerintahan menjadi tanggungjawab kepala daerah serta jadi tanggungjawab bersama.

Dalam umur yang baru 9 tahun, menurut bupati Kabupaten Pangandaran tentu masih banyak kekurangan yang harus diselesaikan dengan cara bekerja bersungguh sungguh, baik dari sisi administrasi dan sisi koordinasi, sehingga diperlukan kerja yang sungguh-sungguh dengan melihat tupoksi dan  bagaimana sebuah konsep pembangunan bisa berjalan dengan sebaik-baiknya.

“Oleh karena itu lakukan tugas dan tanggungjawab pada tuygas yang diberikan dengan sebaik-baiknya, ”ujar bupati.  (PNews)


Pemkab dan Polres Pangandaran Siagakan Ratusan Petugas Gabungan Jelang Arus mudik, Balik Serta Libur Idul Fitri 1443 H

Pangandarannews.com – Bertempat  di Alun Alun Paamprokan di kawasan pantai pamugaran Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2022 tingkat Kabupaten Pangandaran yang dihadiri Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat , S.H., S.I.K., Sekretaris Daerah Kab. Pangandaran Dr. Drs. H. Kusdiana, MM, Kepala OPD lingkup Kabupaten Pangandaran.  (22/4)

Usai pelaksanaan apel, kepada sejumlah awak media Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, kegiatan ini dalam rangka pengecekan kesiapsiagaan pengamanan menjelang hari raya Idul fitri dan libur panjang.

Setelah sebelumnya rapat koordinasi tentang pengamanan mudik lebaran dan libur panjang di Pemerintah Kabupaten Pangandaran dan Kepolisian Resort Pangandaran, kata bupati hari ini ditindaklanjuti dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2022. 

“Ini dimaksudkan untuk mengecek persiapan keamanan Hari Raya Operasi Ketupat Lodaya di Kabupaten Pangandaran, ”ucap bupati.

 Beliaupun menuturkan akan terus menjalin kerjasama dengan jajaran TNI Polri serta masyarakat sehingga pengamanan mudik dan libur panjang ini berjalan lancar

Bupati menambahkan, nantinya akan dilakukan sinergisitas antara Polisi, TNI dan Pemkab Pangandaran serta masyarakat, karena libur Idul Fitri tahun ini merupakan mudik yang pertama sejak 2 tahun terakhir ini dan wisata dibuka 100% karena Pangandaran berada pada level 1. 

“Tujuannya yang pertama agar pelaksanaan mudik dan arus balik berjalan dengan baik  dan kedua kunjungan wisata berjalan lancar dan tidak menjadi klaster covid-19, ”kata bupati.

Sementara Kapolres Pangandaran menambahkan pihaknya telah melakukan rekayasa jalur sehingga diharapkan pada saatnya nanti dapat mengantisipasi kemacetan yang sering terjadi pada saat mudik dan libur panjang.  

Karena Pangandaran merupakan daerah tujuan wisata kemungkinan lonjakan akan berada di H+1 sampai H+7, antisipasinya menurut Kapolres pihaknya sudah melaksanakan kegiatan pra-pengamanan disitu serta melaksanakan antisipasi jalur-jalur yang rawan macet saat H+1 sampai H+7 khususnya di lokasi wisata, bahkan Ia pun sudah menambahkan sejumlah pos dan ratusan aparat yang akan diturunkan dalam mengamankan libur kali ini.

“Ada Pospam dan Posyan sejumlah 17 dan satu pos terpadu di TIC denga kekuatan  267 personil terdiri dari TNI Polri dan Instansi tekait baik dari Basarnas, BPBD,  Pol PP, dan Dishub, “imbuh Kapolres. (PNews)


Diduga Depresi, Seorang Pria di Rajapolah Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakannya

 


pangandarannews.com/tasiknews -Seorang pria ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan di Kampung Bebedahan RT.003 RW.003 Desa Rajapolah Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (21/04/2022) siang. 

Kapolsek Rajapolah Polres Tasikmalaya Kota AKP Iwan Sujarwo membenarkan bahwa ada warganya meninggal dunia bernama Rahlan (79) tahun. 

"Ya benar tadi sekitar jam 13.00 Wib kami mendapatkan laporan adanya warga meninggal di kontrakannya," ujarnya. 

Dijelaskannya bahwa korban dtemukan pertama kali oleh saksi Ojo (70) yang merupakan tetangganya, saat itu saksi diminta istri korban untuk mengecek keadaan korban di kamarnya. 

"Saat itu saksi diminta istri korban untuk mengecek keadaan korban yang sudah 3 hari tertidur, namun saat saksi mendekat dan memeriksanya korban sudah dalam keadaan meninggal, " tambahnya. 

Kemudian saksi melaporkannya ke Polsek Rajapolah, selanjutnya menghubungi Piket Siaga dan Tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota untuk datang ke TKP. 

"Tadi kondisi tubuh sudah bengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap, setelah dilakukan meriksaan tidak ditemukan tanda tanda bekas kekerasan di tubuh korban, selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Rajapolah untuk mendapatkan pemeriksaan medis," pungkas Kapolsek AKP Iwan Sujarwo. 

Dari keterangan istrinya diketahui bahwa korban sudah lama mengidap sakit jiwa atau depresi.

(anwarwaluyo-hms)

GenRe Gaet DKBP3A Kabupaten Pangandaran dan BNN Ciamis Gelar Ngabuburit dan Sosialisasikan Bahaya Narkoba

pangandarannews.com – Bertempat di Rumah Makan Mina Famili di Kawasan Kampung Turis pantai Pamugaran, beberpa waktu lalu Forum Generasi Berencana (GenRe) Pangandaran bekerjasama dengan Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Pangandaran dan BNNK Ciamis menggelar ngabuburit bersama. (22/04)

Dengan mengambil tema “Penanggulangan Stunting dan Pencegahan NAFZA” kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 orang lebih dari perwakilan Pendamping PIK-R, Remaja PIK-R yang ada di lingkup Kabupaten Pangandaran, serta menhadirkan nara sumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis, Dian Ridwan Munawar, S.Psi., dengan materi Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba darimana Akarnya?.

Dalam paparan tersebut Ridwan menyampaikan pemerintah telah menyatakan bahwa Indonesia saat ini masuk dalam kondisi Darurat Narkoba, hal ini dibuktikan dengan terungkapnya kasus dengan barang bukti berupa 1 ton sabu.

“Dengan dasar inil juga masalah narkoba harus ditangani dengan serius serta perlu adanya sinergitas dan kerjasama dari seluruh komponen masyarakat,” ucapnya.

Ridwan menerangkan akar permasalahan narkoba diantaranya karena kurangnya pengetahuan tentang bahaya narkoba itu sendiri serta adanya ketidak harmonisan dalam keluarga, adanya kesenjangan sosial, dan gaya hidup.

Menurutnya dalam menanggulangi masalah narkoba sangat penting melalui program rehabilitasi karena program ini merupakan rangkaian upaya pemulihan ketergantungan bagi pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika yang mencakup rehabilitasi medis, rehabilitasi sosial dan layanan pasca rehabilitasi yang dilakukan secara kontinyu dalam satu kesatuan layanan yang terintegrasi.

Ridwan pun berharap kepada peserta yang hadir bisa menjadi pelopor anti narkoba dan dapat menyampaikan kembali pengetahuannya kepada masyarakat di lingkungan sekitar serta mampu bersinergi dengan BNN guna menanggulangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba khususnya di Kabupaten Pangandaran.

“Dan kepada pemerintah daerah, Kabupaten Pangandaran mempunyai garis pantainya semakin terjaga dengan berbagai upaya lebih baik sehingga ke depan semakin aman dari peredaran gelap narkoba,” tegas Ridwan.

Sementara, ketua GenRe Kabupaten  Pangandaran Arif Hikmawan Wiradinata mengatakan, kegiatan GenRe menjadi pembekalan agar khususnya kondisi anak muda selalu terjaga tidak terpapar kecanduan segala jenis narkotika.

“Banyak kabupaten lain yang memiliki destinasi parawisata, namun  pengguna narkotikanya cenderung rendah, kami berharap pangandaran-pun seperti itu," ucap Arif.

Kabupaten Pangandaran merupakan daerah tujuan wisata terbaik di jawa barat, maka kata Arif Gendre ingin membentuk kaum milenial agar memiliki karakteriatik anti narkoba paling tidak jauh dari prilaku yang sipatnya negatif. Dan untuk itu ia berharap pemda mampu memberikan program dengan  mengalokasikan anggaran supaya edukasi, pelatihan dan lain sebagainya untuk remaja tepat pada sasaran.

“Kami pun mengusulkan agar secepatnya di Kabupaten Pangandaran ada kantor BNN," ucap Arif lagi. (PNews)

Diduga Hendak Dibobol Maling, Mesin ATM Mandiri di Depan Minimarket Tasco Indihiang Terjadi Pengrusakan

Pangandarannews.com/tasiknews – Diduga dilakukan oleh seseorang yang akan mengambil tabungannya, terjadi perusakan Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) berlokasi di halaman Minimarket Tasco Jalan Ibrahim Adjie Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya.(21/04)

Saat dikonfirmasi Kapolsek Indihiang Polres Tasikmalaya Kota AKP H. Iwan, S.I.P, membenarkan perusakan Mesin ATM Mandiri diketahui sekitar jam 04.15 Wib oleh Nasabah yang akan mengambil uang.

“Usai menerima laporan kejadian tersebut kami [un segera menghubungi Tim Inafis dan Piket Siaga Polres Tasikmalaya Kota untuk olah Tempat Kejadian Perkara, “terang Iwan.

Setelah dilakukan olah TKP (tempat Kejadian Perkara), kata Iwan Tim Inafis dan Piket Siaga Polres Tasikmalaya Kota menemukan kondisi Mesin ATM sudah dalam keadaan rusak di bagian pintu mesin dan bagian keluar uang, tim pun mengumpulkan bukti lain termasuk dari CCTV ATM dan CCTV di  Minimarket.

"Untuk kerugian saat ini belum bisa dipastikan karena setelah olah TKP ini kami segera akan berkoordinasi dengan pihak Bank Mandiri," jelasnya.(anwarwaluyo-hms)


Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR-RI H Subarana Serahkan Bantuan di 5 Desa di Kecamatan Sodonghilir

pangandarannews.com/tasiknews – Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR-RI H. Subarna SE, M.Si, Serahkan Bantuan Sosial untuk 5 desa di Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya, diantaranya di Desa Muncang, Cipaingen, Raksajaya, Sukabakti dan Desa Lewidulang. Dalam kunjungan tersebut  H. Subarna, SE, M.Si, didampingi tenaga ahli DPR-RI Patria Deni Setiadi, S.IP dan sekretaris Inspektorat Jenderal Kemensos, Arif Nahari, menyerahkan bantuan sosial berupa kursi roda, tongkat, sembako dan permodalan untuk warga yang berhak menerimanya di 5 desa itu, bertempat di Gedung Olah Raga (GOR) Desa Raksajaya. (20/04)

Camat Sodonghilir, H.Uu Saepul Uyun, S.Sos., M.Si., dalam sambutan singkatnya menyampaikan ucapan terimakasih dan rasa syukur kepada Allah SWT atas kehadiran anggota dewan DPR-RI Fraksi Gerindra dari komisi VIII yang berkenan menyalurkan bantuan social kepada warganya, dan dengan bansos ini  diharapkan dapat meringankan beban masyarakat.

“Hari ini mungkin merupakan sejarah bagi Kecamatan Sodonghilir dalam kepemimpinan saya karena  kedatangan H. Subarna  dan berharap bagi kecamatan lain agar mendapatkan bantan sosial yang beliau terus perjuangkan, "ucap Uu.

Ditempat yang sama, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemensos, Arif Nahari mengatakan pihaknya mohon maaf karena bantuan yang dialurkan ini belum maksimal.

Dalam penyaluran bansos kali ini kehadiran anggota DPR-RI komisi VIII fraksi Gerindra H. Subarna  memberikan warna tersendiri yang sangat baik, karena dengan mottonya "nyata bukan mimpi bukti bukan janji "menjadi kehadirannya sangat diharapkan masyarakat dan pemerintah desa.

Arif menyebut, reprentasi Kemensos ada di DPR RI yang memperjuangkan program bantuan sosial tersebut dan anggota dewan DPR-RI H. Subarna datang di hadapan masyarakat Kecamatan Sodonghilir membawa program bantuan sosial sesuai data yang sudah masuk ke Kemensos.

“Penerima bantuan ini sesuai data yang sudah kami terima sekaligus menjawab apa yang diharapakan DPR, hanya sekali lagi mohon maaf bantuan ini masih kurang atau  belum semuanya terealisasi karena datanya pun kurang dan berharap masukan-masukan dari tingkat desa dan kecamatan agar untuk kedepan lebih sempurna, "jelasnya.

Sementara dalam sambutannya H. Subarna mengucapkan terimakasih kepada Kementriasos yang senantiasa mendampinginya, juga kepada Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya, pemerintah Kecamatan Sodonghilir, TKSK dan pemerintahahn desa serta rekan-rekan wartawan yang hadir dalam kegiatan ini.

Program bansos ini kata Subarna insya Allah tepat sasaran sehingga bantuan ini bisa bermanfaat walau pun bantuan belum sepenuhnya terealisasikan.

Subarna menuturkan, apabila masih ada warga yang seharusnya mendapatkan tetapi tidak mendapatkan, ini menjadi dosa semua karena bantuan tidak tepat sasaran. Maka dari itu DPRI khususnya komisi VIII akan selalu memperjuangkannya.

“Petugas juga harus jeli memasukan ke database di desa masingmasing, jadi jika yang sekarang belum mendapat bantuan sosial bukan belum beruntung tapi sedang diproses oleh semua pihak, "terang Subarna.

Mang Apud (80) Warga Dusun Lengkong Desa Raksajaya salah seprang penerima bantuan yang sedang mengalami sakit selama bertahun-tahun tidak bisa berjalan, mengungkapkan kegembiraanya karena baru kali ini ia mendapat bantuan dari pemerintah.

“Karek ayeuna abdi mah kenging bantuan dan tikamari mah tara menang (baru kali ini saya mendapatkan bantuan dari kemarin atau dari dulur belum pernah mendapat bantuan-red), “ungkapnya. (anwarwaluyo)




Operasi Pekat Lodaya 2022 Polres Tasik Kota Berhasil Sita 67 Dus Miras dan 2.300 Liter Tuak

pangandarannews.com/tasiknews - Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Lodaya 2022 yang dilakukan Jajaran Sat Samapta Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengamankan 1 unit mobil dengan muatan 67 Dus Minuman Keras (Miras) berbagai merk dan 2.300 liter tuak.

Seperti disampaikan Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si, selain barang haram ini dari wilayah Padayungan Kota Tasikmalaya, tim juga mengamankan 2.300 liter miras  jenis tuak dari Kampung Balananjeur Desa Margamulya Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya.

“Kedua tersangka berikut barang bukti akan dilakukan proses hokum lebih lanjut, “terang Kapolres.(20/04)

Selain untuk meberikan kenyamanan bagi warga di bulan suci ramadhan ini adanya Operasi Pekat Lodaya 2022 di Bulan Ramadhan ini kata Kapolres merupakan komitmen Polres Tasikmalaya Kota yang akan terus memberantas peredaran miras dengan harapan Kota Tasikmalaya Zero Miras.

“Karena dengan mengkonsumsi miras bisa memicu pelanggaran atau tindak pidana lainnya sehingga bisa mengganggu kondusifitas Kamtibmas, “tegasnya. (anwarwaluyo-hms)


Isi Kegiatan Ramadhan Tahun Ini Fatayat Karangmekar Bantu Anak Yatim dan Para Khatam Al-Quran

pangandarannews.com/tasiknews – Untuk mengisi kegiatan di bulan suci tahun ini Pemdes Karangmekar Kecamatan Karangnunggal menggelar kegiatan ramadhan 1443 H bersama  Fatayat dengan kegiatan khatam Al-Qur'an yang dilanjutkan dengan pemberian santunan langsung ke pesantren.

Dalam kegiatan yang dihadiri Ketua TP PKK Kecamatan Karangnunggal, selain memberikan santunan pada 50 anak yatim Fatayat  pun memberikan santunan kepada warga pesantren  yang khatam Al-Quran. 

Dalam sambutannya Ketua TP PKK Kecamatan Karangnunggal Elin Erawati menyampaikan kegiatan Fatayat Kecamatan Karangnunggal ini sepenuhnya untuk kemaslahatan ummat serta  mensejahterakan anak yatim, khusunya di bulan ramadhan bulan yang penuh penuh ampunan dan berkah.

“Fatayat Insaalloh akan terus menaungi kaum muda perempuan serta memberi perhatian pada anak-anak yatim. “ungkap Elin.

Elin menerangkan, dalam kegiatan ini selain pemberian santunan pada anak yatim Fatayat juga memberikan para santri di pesantren yang mampu khatam Al-Quran.

“Mudah-mudahan di bulan suci yang penuh berkat kita selalu diberi ampunan dan kemudahan, “ucap Elin. (anwarwaluyo)


Komisi VIII DPR RI Dari Fraksi Gerindra Gandeng Kemensos Salurkan Bantuan untuk Disabilitas di Kecamatan Parungponteng

pangandarannews.com/tasiknews – Kementerian Sosial (Kemensos)  RI bekerja sama dengan Komisi VIII DPR RI menyerahkan bantuan sosial (Bansos) kepada puluhan Warga  serta penyandang disabilitas warga Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di gedung olahraga Desa Cibungur, selain Anggota komisi VIII DPR RI H Subarna SE, MSi dari fraksi Gerindra yang secara simbolis menyerahkan bantuan hadir juga perwakilan dari Kemensos RI, anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari fraksi Gerindra dapil VI, Muspika, Sejumlah Kepala desa, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping sosial, karang taruna, tokoh agama dan tokoh masyarakat.(20/04)

Di depan seluruh tamu undangan yang hadir, dalam sambutannya H Subarna berharap bantuan sosial untuk penyandang disabilitas ini dapat menjadi salah satu solusi serta bisa memberikan kesempatan mereka untuk berkarya dan berusaha karena mayoritas bantuannya merupakan peralatan kerja dan permodalan dalam penguatan UMKM.

“Saya apresiasi kinerja TKSK dan relawan sosial lainya  yang merupakan pilar sosial dari Kemensos telah mampu menunjukan kinerja yang sangat baik dan maksimal,” ungkap Subarna.

Dan kehadirannya pada penyerahan bantuan sosial dalam acara kunjungan kerja reses anggota komisi VIII DPR RI, menurut Subarna merupakan bagian salahsatu fungsi DPR untuk melakukan pengawasan program sekaligus untuk menggelar silahturahmi kepada masyarakat.

Terealisasinya bantuan sosial ini, imbuhnya, menandakan jajaran Kementerian Sosial telah bekerja luar biasa termasuk para pendamping dalam mengawal program Kementerian Sosial.

“Dan bansos dapat terwujud karena adanya dukungan Komisi VIII yang telah memperjuangkan penganggaran untuk seluruh program yang ada di  Kemensos, “tegas Subarna.

Sementara TKSK Parungponteng,  Ujang Sukmana menjelaskan, bansos ini bisa berupa bantuan barang, uang dan jasa yang diberikan kepada seseorang atau keluarga miskin yang tidak mampu, yang rentan terhadap risiko sosial. 

“Dan pemberian bantuan hari ini di berikan kepada 30 orang penerima manfaat dari total target keseluruhannya 79 orang se Kecamatan Parungponteng, “terang Ujang.

Atas nama masyarakat Ujang juga menyampaikan terima kasihkepada Kemensos, anggota DPR RI H Subarna serta seluruh pihak yang telah bekerja keras untuk mewujudkan bantuan sosial kepada  masyarakat yang membutuhkan ini, dan semoga dapat secepatnya dilakukan penyaluran bantuan serupa kepada warga lainnya yang juga membutuhkan.

“Mudah0-mudahan para penerima manfaat bantuan Kemensos bisa terus berkarya  untuk membangkitkan ekonomi masyarakat dan khusunya ekonomi keluarganya, “kata Ujang.

 (anwarwaluyo-suherman)


Kabar Gembira ! Honorer Pemkab Pangandaran Akan Terima THR Lebaran Tahun Ini

pangandarannews.com – Seperti dilansir sebuah media on  line, Kepala Dinas keuangan Kabupaten Pangandaran Hendar Suhendar usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD menyampaikan, Pemkab Pangandaran berencana akan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2022 kepada sekitar 4.000 tenaga honorer. (18/04)

Hendar mengatakan, besaran THR tersebut Rp 600 ribu untuk sekitar 4.000 ini anggarannya bersumber dari APBD Tahun anggaran 2022 dengan total 2,4 Miliyar. 

"Dan terkait THR untuk honorter ini sudah disusun dalam Peraturan Bupati (Perbup) dan akan segera ditindaklanjuti," jelas Hendar.

Disoal THR untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) Hendar menjelaskan, THR ini belum bisa cair pada H-10 lebaran seperti yang disampaikan pemerintah pusat, dan untuk pencairan THR ini Pemkab Pangandaran  masih menunggu Peninjauan Masa Kerja (PMK) dari pemerintah pusat yang sampai hari ini belum diterima.

“Jika PMK ini sudah diterima kami pun akan segera membuat Perbupnya sehingga bisa segera dicairkan, “ucap Hendar. (PNews)


Bazar Ramadhan, Jadi Agenda Rutin Gelaran Karangtaruna Mekarsari Desa Cikupa di Bulan Suci

Pangandarannews.com/tasiknews – Sudah menjadi agenda rutin setiap bulan Ramadhan Karang Taruna di Kedusunan Mekarsari Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya menggelar Bazzar Ramadhan, sehingga kreatifitas anak muda Mekarsari selama ini pun sudah menjadi ikon motivasi bagi karang taruna lainnya yang ada di Desa Cikupa.(19/04)

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Desa Cikupa Saepurohman, Babinsa Serka Mamat Rahmat, Ketua LPM Desa Cikupa Suherman, Ketua Karang Taruna Desa Yang di wakili Bahtiar, Ketua Karang Taruna Dusun Mekarsari M. Iqbal Gumelar, para kawil se – Desa Cikupa, tokoh masyarakat dan tokoh agama dan tokoh perempuan yang ada di kedusunan.

Dalam kegiatan bazar tersebut selain menyiapkan stand-stand atau lapak bagi masyarakat yang hendak menjual aneka makanan dan minuman takjil untuk berbuka puasa, ada juga pentas muda mudi, doorprize, dan buka puasa bersama (social investment) bahkan ibu-ibu dan masyarakat lainnya pun antusias untuk ikut berpartisipasi bazar Ramadhan.

Dalam bazar kali ini Karang Taruna bekerjasama dengan Perusahan Djarum Coklat juga menggelar penjualan minyak goreng murah dan bersubsidi untuk meringankan kebutuhan masyarakat pada minyak goreng yang sekarang sedang langka dan mahal, dengan menyiapkan kupon bagi warga untuk pembelian minyak goreng kemasan dengan harga Rp 21.500 per liter.

Seperti diungkapkan Wakil Ketua Karangtaruna Mukti Desa Cikupa, Bahtiar, penjualan minyak goreng ini dibatasi karena stok dan suplai barang pun masih terbatas.

Masih menurut Bahtiar, pihaknya mengucapkan terimaksih pada semua pihak atas terselenggaranya bazar ini, karena ini tentu akan menjadi kegiatan positif yang dapat dijadikan momentum ibadah di bulan Ramadhan.

Bahtiar juga berterimakas atas kerjasama yang baik dari Djarum Coklat yang selama ini selalu memfasilitasi karangtaruna dalam setiap kegiatan kepemudaan di Desa Cikupa.

“Dan untuk kegiatan sekarang ini perusahaan Djarum menyiapkan suplai minyak goreng sebanyak 500 liter dengan harga Rp. 21.500/liternya,” pungkas Bahtiar. (anwarwaluyo)


Desa Emplak, Desa ke 43 Lakukan Deklarasi ODF di Kabupaten Pangandaran

Pangandarannews.com – Setelah sebelumnya sejumlah desa mendeklarasikan sebagai desa Open Defecation Free (ODF), kini giliran Desa Emplak Kecamatan Kalipucang melakukan hal serupa. Dan Desa Emplak ini merupakan desa ke 43 dari 93 desa yang ada di Kabupaten Pangandaran. 

Kegiatan yang digelar di aula desa ini dihadiri langsung Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata, Ketua Tim Pengerak PKK Kab. Pangandaran Hj. Ida Nurlela Wiradinata, Camat Kalipucang, Perwakilan Dinas Kesehatan dan seluruh kepala desa se-Kecamatan Kalipucang.

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, ODF atau Stop Buang Air Besar Sembarangan merupakan kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar lagi di sembarangan tempat.

ODF juga, kata bupati mampu menciptakan masyarakat yang sehat atau menjaga derajat kesehatan warga yang baik, dan tentu ini tidak hanya cukup dengan membangun puskesmas saja. 

“Salahsatu faktor yang menentukan indeks kesehatan masyarakat adalah faktor kesehatan lingkungan harus tetap terjaga dengan baik," ucap bupati.(18/04)

Bupati menambahkan, kesehatan lingkungan berbasis sanitasi merupakan terciptanya lingkungan yang  sehat salahsatunya yang paling utama dengan tidak buang air sembarangan, karena dengan buang air besar sembarangan dapat menimbulkan persoalan baik kebersihan atau pun kesehatan.

“Saya berharap kepada seluruh masyarakat agar menjaga lingkungannya masing-masing, “imbuhnya.(isiskoswara)

  


Pengunjung Keluhkan Drainase dan Penerangan Umum di Dadaha Kota Tasik Kurang Terawat

Pangandarannews.com/tasiknews – Hujan yang mengguyur jumat sore kemarin tak menyurutkan warga untuk ngabuburit di kawasan Dadaha kota Tasikmalaya. (15/04)

Sejumlah  masyarakat yang sengaja datang ke Dadaha tersebut selain menunggu saatnya adzan maghrib juga untuk memburu aneka makanan khas pembuka puasa (takjil).

Menurut salah seorang petugas parker, Atep, walau hujan terus mengguyur namun Dadaha masih tetap menjadi tempat paforit untuk ngabuburit. 

Namun sejumlah pengunjung penyayangkan sistim drainase di Dadaha kurang bagus sehingga jika diguyur hujan maka terjadi genangan air dimana-mana dan menimbulkan banjir.

“Belum lagi jika malam hari, karena kurangnya lampu penerangan Dadaha pun terlihat angker karena kondisinya gelap, “ucap salah seorang pengunjung. (anwarwaluyo)

 

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN