MENYUSURI KEINDAHAN PESONA ALAM TEBING SUNGAI DI DESA KUJANG KARANGNUNGGAL

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Suatu Anugrah Tuhan Yang Maha Kuasa Desa Kujang Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya dianugrahi kondisi geografis dan bentang alam yang exsotis, dari mulai perbukitan, lembah hingga sungai yang mempesona. Dari beberapa lokasi tersbut pun ternyata mampu dijadikan distinasi wisata yang akan menjadi primadona para wisatawan, seperti Pongpet Cilangla dan Tebing Pongpet yang terletak di aliran Sungai Cilangla Dusun Cikijing RT/RW 01/03.

Dengan panorama pemandangan alam yang asri diapit tebing-tebing tinggi menjulang serta hamparan  batu-batu alam yang indah serta aliran sungai menjadi daya tarik untuk penikmat wisata air, salah satunya yang layak dicoba yaitu body rafting dengan trek menyusuri arus sampai di Seungkeu.

Menurut salah seorang operator Desa Kujang, Jeri, Sengkeu sendiri merupakan salah satu tempat wisata lainnya yang ada di Desa Kujang. Bagi pecinta panjat tebing mungkin bisa menjadi alternatif baru dengan menjajal tebing-tebing Pongpet Cilangla.

“Di lokasi sini pengunjung akan suguhi panorama tebing indah untuk berswapoto, berenang atau naik perahu menuju wisata seungkeu, “terang Jeri.(28/12)

Masih kata Jeri, Desa Kujang milik potensi wisata bagus sehingga hampir setiap minggu banyak wisatawan yang datang berlibur.
Tapi Jeri menyayangkan, sarana transportasi akses jalan menuju lokasi wisata ini masih rusak, ia pun berharap kondisi ini bisa menjadi perhatian pemerintah daerah Kabupaten Tasikmalaya agar segera ada perbaikan jalan.

“Saya optimis jika jalan sudah bagus maka wisatawan yang berkunjung kesini pun akan semakin banyak, dan ini tentunya akan membantu perekonomian warga Desa Kujang, “ungkapnya. (ANWARWALUYO)

SAMBUT MALAM PERGANTIAN TAHUN POLSEK SUKARAJA DAN CIPATUJAH GELAR OPS LILIN LODAYA 2021

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dipimpin Ipda Jajat Jatnika, Beserta anggotanya, antara lain, Aipda Andri Alvaeri, S.H., Aiptu Ima Ruhimat, Bripka Saefullah,  Briptu Maulana Edi Kusuma, BRIPTU Buddy System, Aiptu Aceng Marfudin dan Bripka Feryansyah, S.H, Polsek Sukaraja Polres Tasikmalaya laksanakan kegiatan Operasi Lilin Lodaya pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru, bertempat di Pospam 2 alun-alun Sukaraja, yang digelar sejak pukul 8.30 WIB.(27/12)

Dalam kegiatan tersebut dilakukan penjagaan, pengaturan lalulintas sekaligus memberikan himbauan  protokol kesehatan menghadapi pandemi covid-19, dan melaksanakan swab acak. 

Alhamdulillah sampai dengan saat ini situasi aman terkendali,"ucap Ipda Jajat Jatnika.

Kegiatan yang sama juga dilaksanakan jajaran Polsek Cipatujah, dengan menitikberatkan pengamanan tahun baru di kawasan obyek wisata Pantai Cipatujah.

Pimpinan operasi Polsek Cipatujah Iptu Rokhmadi, SH kepada PNews menyampaikan, pengamanan di wilayah Objek Wisata Pantai Cipatujah ini dilaksanakan dalam rangka Ops Lilin Lodaya Tahun 2021, di wilayah Hukum Polres Tasikmalaya.

“Dalam operasi ini kami melibatkan 6 anggota kami, “ujar Rokhmadi.(27/12)

Ia menambahkan di sepanjang Pantai Cipatujah sampai dengan saat ini terpantau dalam keadaan aman dan kondusif.

“Saat ini jelang perayaan pergantian tahun kondisi khususnya di obyek wisata pantai Cipatujah terpantau dalam keadaan aman dan kondusif, “kata Rokhmadi. (UDIRUSTANDI-ANWARWALUYO)


HARI INI BUPATI CIAMIS RESMIKAN KANTOR KECAMATAN PURWADADI

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS - Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, M.M didampingi Wakil Bupati Ciamis Yana D. Putra siang tadi meresmikan penggunaan Kantor Kecamatan Purwadadi.(27/12)

Selain bupati dan wakil bupati turut hadir Sekda Kabupaten Ciamis Dr. H. Tatang, M.Pd, anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat Hakimah, S.Pd, Fraksi P-PAN, Kepala BPBD Drs. Dadang Darmawan, M.Si., Kepala DPRKPLH Dr. H. Taufik Gumilar , Sekretaris Badan Kesbangpol Dadang Mulyatna, S.Sos., M.Si. , Camat Purwadadi Drs. Rudi Darmawan, Sekmat Purwadadi Basir, S.IP., Kapolsek Lakbok diwakili oleh Kanit Intelkam Iptu Suripno, Danramil Ciamis yang diwakili oleh Danposramil Purwadadi Serka Ahmad Daryono, Para Kasi se-Kecamatan Purwadadi, Ketua MUI Kiayi Muhtar Gozali, Para Kepala UPTD se-Kecamatan Purwadadi, Kepala Desa se-Kecamatan Purwadadi serta tamu Undangan lain nya.

Dalam sambutannya Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, M.M menyampaikan pembangunan Kantor Kecamatan purwadadi ini merupakan upaya untuk menumbuhkan suasana baru yang akan mendorong gairah dan semangat kerja yang produktif disertai pengabdian yang berpihak kepada rakyat. Karena seberapa megah pun kantor tentunya tidak berarti apa apa apabila di dalamnya tidak memiliki disiplin dan mentalitas yang tinggi serta pelayanan yang.maksimal pada masyarakat.

“Jadi tidak hanya kantornya saja yang bagus tapi kinerjanya juga bagus semata-mata untuk melayani masyarakat, “ungkap Herdiat.

Tidak hanya Pembangunan Kantor Kecamatan saja, kata Herdiat tetapi pembangunan  sektor lain untuk mendongkrak perekonomian masyarakat pun dilakukan walaupun secara bertahap.

“Beberapa waktu lalu meresmikan Pasar Galuh, ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat serta  memudahkan masyarakat dalam mecari kebutuhan sehari-hari, “imbuhnya.

Tak hanya itu, ujar Herdiat lagi, termasuk jalan-jalan juga akan terus perbaiki dan tahun ini sudah cukup panjang, Purwadadi sendiri merupakan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah sehingga pemkab akan fokuskan itu, ada irigasi pompanisasi yang rencananya tahun ini dapat diselesaikan, dan agar aksesnya lebih gampang antara Jawa Barat dan Jawa Tengah, Pemkab Ciamis pun akan upayakan dibuat jembatan baru karena akses jalan Manganti sudah tidak bisa dilalui oleh kendaraan besar roda 6.

Walaupun saat ini dalam kondisipandemi, anggaranya direfocussing tapi Herdiat menyebut mudah-mudahan kedepan APBD Kabupaten Ciamis bisa pulih dan segera normal kembali., “ujar Herdiat.

Herdiat juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi pada semua seluruh ASN, Kepala Desa, TNI-Polri, MUI yang telah bahu membahu melkasanakan vaksinasi, sehingga sampai tadi malam menurut data dari Dinas Kesehatan, vaksinasi Kabupaten Ciamis mencapai 70,17 %, dan tentu dalam minggu ini dari sisi leveling Ciamis akan berada di level 1.

“Tentu jika pemberlakuanya PPKM lebih longgar, maka diharapkan pertumbuhan ekonomi pun bisa tumbuh dan berkembang, “pungkasnya. (Tn)


MASAYARAKAT KECEWA, JANJI AKAN DIPERBAIKI JALAN DESA CIDADAP-KUJANG-SARIMUKTI, TERNYATA HANYA JANJI PALSU

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Kondisi jalan di Dusun Cibungur tepatnya di Rt 07 Rw 04 yang menghubungkan Desa Sarimukti-Desa Kujang dan Cidadap Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, hingga saat ini masih belum tersentuh pembangunan.

Menurut salah seorang warga Desa Kujang, Asep, seharusnya ini jadi perhatian Pemkab Tasik karena jalan ini selain merupakan ketiga desa tersebut juga menjadi akses menuju obyek wisata Pantai Cipatujah dan ke Pangandaran.

“Jalan ini pernah dijanjikan akan diperbaiki saat kampanye alu, “kata Asep.(27/12)

Bukan hanya saat Pilkada Bupati-Wakil Bupati Tasikmalaya, kata Asep jalan ini juga pernah dijanjikan akan diperbaiki oleh calon Wakil Gubernur Jawa Barat saat itu. 

“Ternyata samapi hari ini janji-janji tersebut bohong semua, karena faktanya jalan di desa kami masih jelek, “tegasnya. (ANWARWALUYO)  


PEMKAB TASIKMALAYA GELAR UPACARA PERINGATI HARI IBU DI HALAMAN GEDUNG SETDA

Bripka Noneng Sri Lestari Bertindak Sebagai Komandan Upacara

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Peringatan Hari Ibu yang selalu diperingati setiap tanggal 22 Desember, untuk tahun Polres Tasik laksanakan kegiatan ini di halaman gedung Setda Kabupaten Tasikmalaya yang dipimpina langsung Bupati Tasik Ade Sugianto sekaligus bertindak sebagai Insfektur upacara dengan komandan upacara oleh  Bripka Noneng Sri Lestari.  (22/12)

Kegiatan ini juga turut dihadiri Dandim 0612 / Tasikmalaya Letkol Inf Ary Sutrisno S.IP; Kasbrig Raider 13  Kostrad Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, S.H.; Kabag SDM Polres Tasikmalaya KOMPOL  Dani Prasetya, S.H; Kabag SDM Polres Kota Tasikmalaya KOMPOL Ikandar hartana S.Sos M.Si; Kadislog Lanud Wiryadinata Mayor Kal Yoga Virgiawan; Kasubsi Prosarin Kejari Kabupaten Tasikmalaya Yosep Nurdiana, Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Fraksi PDIP Ucu Subandri, Ketua TP PKK Kabupaten Tasikmalaya Ny. Ai Diantani Sugianto, Para Kepala SKPD Kabupaten Tasikmalaya, DHC '45; PWRI, Pepabri, LVRI, Lembaga Yayasan KH Zaenal Mustafa, Peserta Upacara meliputi unsur TNI, Polwan, Pol PP dan ASN dilingkungan Pemda Tasikmalaya.

Dalam paparannya bupati menyampaikan, hari Ibu tak bisa dilepaskan dengan peristiwa Kongres Perempuan pada tanggal 22-25 Desember 1928 yang dilaksanakan di Jogjakarta, dan peristiwa tersebut merupakan awal bangkitnya gerakan perempuan Indonesia sebelum Kemerdekaan Republik Indonesia.  

Masih kata bupati, salah satu keputusannya dengan membentuknya satu organisasi federasi yang mandiri dengan nama Perikatan Perkumpulan Perempuan Indonesia (PPPI), dan melalui PPPI ini mampu menjalin kesatuan semangat juang kaum perempuan bersama-sama dengan kaum laki-laki berjuang meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang merdeka.    

Selain itu berjuang bersama-sama kaum perempuan untuk meningkatkan harkat dan martabat, papar bupati, perempuan Indonesia juga menjadi perempuan yang maju. 

“Dan pada tahun 1929 PPPI berganti nama menjadi Perikatan Perkumpulan Istri Indonesia (PPII-red), sampai saat ini badan ini terus berkiprah sesuai aspirasi dan tuntutan zaman. “jelas bupati.

Hari Ibu ini oleh bangsa Indonesia diperingati tidak hanya untuk menghargai jasa-jasa perempuan sebagai seorang ibu tetapi juga jasa perempuan secara menyeluruh, baik sebagai ibu, istri, warga negara, abdi Tuhan Yang Maha Esa dan pejuang kemerdekaan.

“Peringatan Hari Ibu ini dimaksudkan untuk mengingatkan seluruh rakyat Indonesia tertutama generasi muda akan makna Hari Ibu sebagai hari kebangkitan dan persatuan serta kesatuan perjuangan kaum perempuan yang tidak terpisahkan dari kebangkitan perjuangan bangsa, “sebut bupati. (ANWARWALUYO)



ALAMI DEFISIT ANGGARAN DI TAHUN 2021 PEMKAB PANGANDARAN SIAPKAN POLA PENYEHATAN APBD TAHUN 2022

Bupati Kab. Pangandaran H Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM – Akibat kucuran anggaran dari Pemprov Jawa Barat tidak masuk dan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menurun drastis sementara anggaran yang ada digunakan untuk penanggulangan pandemi covid-19, sehingga tahun ini Pemkab Pangandaran mengalami defisit keuangan sekitar Rp 100 milyar.

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran kepada sejumlah awak media usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD,  akibat kedua hal tersebut kondisi keuangan di Pemkab Pangandaran saat ini mengalami “porak poranda”.

“Untuk mengatasi hal ini kami akan menyiapkan pola penyehatan APBD tahun 2022, “ujarnya.(21/12)

Sementara untuk pembangunan sendiri, menurut Jeje, hingga tahun 2021 sudah hampir selesai bahkan untuk infrastruktur sudah tidak banyak lagi yang harus dilaksanakan.

Jeje optimis melalui optimalisasi PAD dari retribusi dan pajak daerah bisa membantu kondisi keuangan saat ini, apalagi jika pandemi covid-19 kondisinya semakin landai, sehingga ke depan kondisi keuangan Pemkab Pangandaran pun akan semakin sehat.

“JIka kemarin-kemarin kita harus refocusing anggaran, itu semua demi kesehatan masyarakat, "kata Jeje. (PNews)


KATROL CAPAIAN VAKSINASI DOSIS KE 2, BUPATI PANGANDARAN AKAN UNDANG LANGSUNG MASYARAKAT LAKSANAKAN VAKSINASI

Bupati Kab. Pangandaran Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM – Dinilai progres pelaksanaan vaksinasi dosis ke 2 lamban, maka ke depan Pemkab Pangandaran akan mengundang masyakat agar segera melaksanakan vaksinasi untuk dosis kedua ini.

Seperti dituturkan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, percepatan vaksinasi yang rendah sehingga rasio vaksinasi dosis ke-2 baru mencapai 60 persen.

"Progres ini memang rendah, "ucapnya.(22/12).

Jeje menyebut pihaknya akan segera berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk percepatan vaksinasi dosis ke-2 ini sehingga tidak ada selisih persentase dengan vaksinasi dosis ke 1, untuk itu ia menegaskan akan mengejar selisih tersebut. 

Salah satu upaya untuk percepatan itu, menurutnya ia akan mengundang langsung masyarakat untuk melaksankan vaksinasi dosis ke 2 ini masyarakat yang sudah melaksanakan vaksinasi dosis ke 1.

Ia menambahkan pemberian undangan pada masyarakat ini sebenarnya sudah pernah dilakukan sebelumnya, saat itu undangan diberikan kepada warga yang belum divaksin sama sekali, dengan cara langsung diberi surat undangan.

Dan cara tersebut menurutnya dianggap sangat efektif dan memberikan pengaruh positif pada capaian angka vaksinasi di Kabupaten Pangandaran. 

Tapi untuk sementara pihakinya saat ini tidak akan melakukan upaya “radikal” seperti penundaan bantuan ataupun urusan administrasi pada masyarakat yang menolak divaksin dosis ke-2.

"Kami tidak ada ke arah sana, "pungkasnya. (PNews)


KETUA DPRD PANGANDARAN: “SUDAH SAATNYA PEMKAB PANGANDARAN OPTIMALKAN DESA WISATA”

Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin
PANGANDARANNEWS.COM – Sudah saatnya Pemerintah Kabupaten Pangandaran mengoptimalkan serta memberika ruang pada potensi wisata yang ada di desa-desa, banyak wisata desa kini bisa dikelola dan dikembangkan untukj  menjadi destinasi wisata unggulan selain wisata yang sudah ada.


Demikian disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin kepada sejumlah wartawan usai memimpin rapat paripurna di gedung DPRD.

“Aneka varian wisata seperti wisata alam, wisata berbasis budaya, event, peninggalan atau situs, religi dan lainnya, itu semua merupakan potensi wisata yang ada di pedesaan, “ujar Asep. (20/12)

Ada prinsip, menurut Asep, semua itu menjadi dasar untuk menetapkan desa wisata, apalagi setelah ada penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang desa wisata menjadi sebuah Peraturan Daerah (perda). Tapi untuk menjadikan desa wisata itu ada beberapa krioteria, antara lain harus ada atraksi,  kenayamanan dan   akses menuju lokasi.

Kata Asep, intinya harus ada konsep-konsep untuk memberikan rasa kenyamanan kepada wisatawan, selain memperhatikan atraksi yang disuguhkan.

"Kearifan lokal harus terjaga serta sikap masyarakatnya pun harus ramah, salam senyum sapa,"imbuhnya.

Untuk akses juga tidak kalah pentingnya, karena menurutnya jika akses atau infrastruktur jalan bagus, maka wisatawan akan betah dan mau kembali lagi, dan itu merupakan hal yang sangat mutlak, dan kajian serta kesiapan masyarakat pun harus menentukan desa tersebut menjadi desa wisata.

“Pemkab Pangandaran tidak boleh langsung menetapkan karena harus ada syarat untuk memnuhi itu, dan itu bisa ditetapkan di dalam Peraturan Bupati, "pungkasnya. (PNews)

 

WAMA YOGISWARA PIMPIN AMS DISTRIK KABUPATEN PANGANDARAN UNTUK MASA BAKTI 2021-2025

PANGANDARANNEWS.COM – Berdasarkan hasil musywarah yang dilaksanakan pada tanggal 25 nopember lalu, Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Distrik Kabupaten Pangandaran melantik Ketua distrik dan pengurus untuk masa bakti tahun  2021-2025. 

Dalam acara pelantikan yang dihadiri Ketua AMS pusat Kang Noer, Dewan Penasehat AMS distrik Pangandaran H Adang Hadari, Kepala Kesbangpol Kabupaten Pangandaran drg Yani Ahmad Marzuki dan seluruh anggota AMS Pangandaran, Ketua AMS pusat pun langsung memimpin proses pelantikan ketua dan pengurus AMS distrik Pangandaran yang dilaksanakan di sekitar kawasan obyek wisata pantai Batuhiu Desa Ciliang Kecamatan Parigi.(20/12)

Usai acara, Ketua AMS Distrik Pangandaran untuk masa bakti 2021-2025, Wama Yogiswara menyampaikan rasa sukur atas terpilihnya untuk memimpin AMS Pangandaran untuk 5 tahun ke depan.

Ia mengatakan, ini merupakan amanah dan kepercayaan yang harus diemban dan ia pun akan berusaha semaksimal mungkin melaksanakan tugas ini.

“Dengan segala keterbatasan ilmu yang saya miliki, Insaalloh saya bertekad untuk memajukan AMS Pangandaran, “ucapnya.

Wama juga berharap kepada seluruh pengurus lainnya yang baru dilantik bisa menjaga dan menjungjung tinggi nama baik organisasi, berbaur dengan masyarakat dalam urusan yang baik-baik, bisa bersinergis dengan pemerintah dan mampu mensukseskan program-program tang ada di AMS Distrik Kabupaten Pangandaran.

“Setelah ini kami akan langsung menata susunan keanggotaan yang telah mendapat SK dari pim[pinan AMS pusat, “pungkasnya. (Tn)


DIPASTIKAN PADA LIBUR NATARU TIDAK ADA PENYEKATAN ATAU WISATAWAN YANG DIPUTARBALIKAN DI OW CITUMANG

PANGANDARANNEWS.COM - Menyambut libur natal dan tahun baru (Nataru) obyek wisata (OW) Citumang yang ada di Desa Bojong Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran terus melakukan sosialisasi terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan (prokes) baik kepada wisatawan yang datang mau pun pada pelaku usaha wisata.

Dalam sosialisasi yang dilaksanakan di obyek wisata Citumang yang dihadiri Seluruh stakeholder, seperti Kapolsek dan Danramil Parigi, Kepala KBKPH Pangandaran serta para pelaku usaha, semuanya sepakat dalam saat libur nataru nanti akan memperketat prokes.

Seperti disampaikan Kapolsek Parigi Aiptu Ade saat didampingi Daramil Parigi Kapten M Erwin dan Kepala KBKPH Pangandaran Dadi Santosa S.Hut kepada media mereka menyampaikan, dipastikan saat libur nataru nanti tidak akan terjadi penyekatan atau memutarbailkan wisatawan yang akan berkunjung ke Citumang, dengan catatan pengunjung bisa menunjukan bukti telah melakukan vaksinasi di daerah asalnya.

Dan kalau pun ada wisatawan yang belum atau tidak bisa memperlihatkan bukti sudah divaksin, menurut Kapolsek, di lokasi Citumang akan ditempatkan sejumlah tenaga kesehatan (nakes) yang siap melakukan vaksinasi di lokasi wisata Citumang.

“TNI-Polri dibantu petugas dari kesehatan dan instansi lainnya akan membantu mempermudah proses vaksinasi untuk pengunjung yang belum divaksin, langsung di lokasi wisata Citumang, “ujar Kapolsek.(18/12) 

Tidak hanya itu, kata Kapolsek baik wisatawan atau pelaku usaha wisata yang ada di Citumang tetap harus menerapkan protokol kesehatan, paling tidak tetap memakai masker.

“Dan masker tersebut boleh dilepas saat wisatawan akan berenang, “jelas Kapolsek.

Daramil Parigi Kapten M Erwin menambahkan, saat ini TNI dan Polri terus mensosialisasikan hal ini di seluruh destinasi wisata khusunya yang ada di wilayah hukum Kecamatan Parigi, seperti Santirah, Jogjogan, Batu lumpang Ciwayang dan pantai Batuhiu.

“Bukti telah divaksin dan penerapan prokes ini juga akan diberlakukan pada wisatawan dan pelku usaha wisata di lokasi wisata lainnya yang ada di Kecamatan Parigi, “ucapnya. 

Sementara Kepala KBKPH Pangandaran Dadi Santosa S.Hut meminta kepada para pelaku usaha khusunya para pemandu agar tidak membuang masker bekas pakai di sembarang tempat karena selain kotor juga akan mengurangi keindahan di lingkungan wisata.

“Selain menyediakan tempat cuci tangan kami juga sudah menyediakan masker apabila ada pengunjung memerlukan, “kata Dadi. (PNews)


ANTISPASI TERJADI KECELAKAAN DAN PADATNYA ARUS LALU LINTAS DISHUB PANGANDARAN PASANG TRAFFIC LIGHT DI SIMPANG EMPAT PARIGI

PANGANDARANNEWS.COM – Seiring bertambah padatnya arus lalu-lintas di simpang empat parigi, jalan menuju alun-alun, arah Cigugur, Pangandaran dan ke Dusun Kalenceuri, Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran pun memasang traffic light (lampu merah).

Seperti disampaikan Kasi Prasarana dan Pengembangan Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran Yadi Haryadi, Dishub sebelumnya sudah melakukan pengkajian terkait urgennya ada lampu merah di lokasi tersebut.

“Kami juga sudah hitung waktu dan lain-lain, dan ternyata di simpang empat tersebut sudah layak dipasang traficc  light, "tutur Yadi.(16/12).

Selain ramainya kendaraan yang melintas di lokasi tersebut, kata Yadi sering terjadinya kecelakaan serta jalan dengan belokan tajam pun menjadi alasan pemasangan lampu merah disana.

Yadi menambahkan, sebenarnya harusnya ada tiga titik yang dipasang lampu merah, simpang empat  Cikembulan dan Cijulang,  namun karena anggaranya terbatas sehingga baru dipasang di satu titik dulu.

“Untuk satun titik traffic light anggarannya bisa mencapai Rp 160 juta, yang bersumbernya dari APBD dan kita juga sudah berkoordinasi denngan Dinas PU," kata Yadi.

Sementara Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran Lingling Nugraha mengatakan pihaknya berharap tahun depan jumlah lampu merah di Pangandaran bisa terus bertambah sesuai kebutuhan, dan untuk hingga saat ini baru ada di dua titik.

“Untuk mengerjaan pemasangan lampu merah tersebut kami lakukan malam hari. Dan untuk percobaan Insaalloh akan dilakukan minggu depan, “jelas Lingling.(PNews)


KEPRES NOMER 104 TAHUN 2021 DITENGGERAI JADI KENDALA PEMBANGUNAN DI PEDESAAN

Kades Ciakar, Jaka SH
PANGANDARANNEWS.COM – Dengan adanya Keputusan Presiden (Kepres) nomer 104 tahun 2021 yang diterbitkan pada 29 November 2021, pemdes sangat bingung pasalnya pihak desa harus mengalokasikan anggaran Dana Desa (DD)  minimal 40 % untuk program Bantuan Langsung Tunai (BLT), 20 % untuk ketahanan pangan dan 8 % untuk tanggapi darurat pandemi Covid-19, sehingga hanya menyisakan 32 % saja untuk anggaran pembagunan yang ada di desa. 

Demikian disampaikan Kepala Desa Ciakar Kecamatan Cijulang sekaligus sebagai tim hukum Apdesi Kabupaten Pangandaran, Jaka SH usai melakukan audens  di DPRD.(15/12) 

Jaka mengatakan, sedangkan warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) ada yang dari BMT, BLT dan lainnya, dan dalam aturannya warga tidak boleh ganda  menerima bansos tersebut.

“Dan kami di desa mempunyai mana warga yang mendapatkan PKH dari BLT, BMT dan seterusnya, “kata Jaka.

Jaka menuturkan, pada intinya dengan adana Kepres nomer 104 ini pemdes saat ini sangat sulit karena dengan 35 % anggran DD jelas sangat terkendala untuk melakukan kegiatan pembangunan infrastruktur yang ada di pedesaan, dan desa juga harus memberdayakan lembaga-lembaga yang ada di di desa.

Jika biasanya porsi DD diatur pemdes, itu bisa 50-50, artinya bisa 50 % DD untuk pembangunan infrastruktur  dan 50 untuk pemberdayaan, tergantung kebutuhan desa tersebut berapa untuk kegiatan pembangunnya.

Ia menambahkan, sedangkan untuk desa terpencil yang tidak mempunya PADes jelas dengan kebijakan yang ada di Kepoers 104 tersebut menjadi kendala keberlangsungan pembangunan yang ada di pedesaan.

Jaka menyebut untuk di desanya sendiri tahun pihaknya hanya mampu melaksanakan pembangunan infrastruktur  pengecoran jalan sepanjang 1.150 meter saja yang di perencanaan APBDesa 2021 harus selesai 1.500 meter,  tapi dengan adanya Kepres ini desanya tidak bisa merealisasikan seluruhnya dan menyisakan sekitar 350 meter lagi.

“Dan kekurangan tersebut kemungkinan tidak bisa dilanjutkan di tahun yang akan dating, “terangnya.

Dan rencananya kata Jaka, seluruh Kepala Desa se-indonesia hari besok (hari ini-red) akan menemui Presiden di istana di Jakarta untuk menggugat (bukan demo)terkait Kepres nomer 104 tahun 2021. 

“Mudah-mudahan Presiden bisa mengabulkan gugatan kami, “pungkasnya. (PNews)


BUPATI PANGANDARAN SEGERA LAKUKAN ROTASI MUTASI PEJABATNYA ?

PANGANDARANNEWS.COM – Saat ini beredar kabar di kalangan pejabat ASN bahwa bupati dalam waktu dekat ini akan melakukan promosi, rotasi dan mutasi ASN di lingkup Kabupaten Pangandaran.

Saat hal ini dikonfirmasi ke Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani, ia membenarkan hal tersebut bisa saja dilaksanakan pada akhir bulan  ini.

"Jika tidak tahun ini kemungkinan pelaksanaannya bisa awal tahuh depan," ungkapnya.(14/12)

Dani mengatakan, paling tidak ada empat pejabat eselon II hasil open bidding beberapa waktu lalu, yang akan ikut dilantik nanti, lalu eselon III yang akan dirotasi mutasi.

Idealnya menurutnya memang pelaksanaan rotasi mutasi itu dilaksanakan pada awal tahun 2022 karena jika dilaksanakan akhir tahun pertimbanganya agar pada awal tahun semuanya sudah survive terkait pengeluaran keuangan.

Disoal berapa pejabat eselon III yang akan rotasi, Dani belum bisa memastikan secara detail berapa jumlah pejabat eselon III yang akan dirotasi mutasi.

“Kita lihat saja nanti, “kata Dani.

Saat hal ini ditanyakan kepada Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, ia pun tidak berkomentar banyak terkait rotasi mutasi dan promosi pejabat ini.

“Kalau soal itu nanti saja, " ucapnya singkat.  (PNews)

ANTISIPASI KERUMUNAN MASA PADA MALAM TAHUN BARU, PEMKAB PANGANDARAN AKAN TUTUP SEMENTARA SELURUH ALUN-ALUN

PANGANDARANNEWS.COM – Saat libur natal dan tahun baru (nataru) di setiap titik ;lokasi wisata nantinya akan dibuat Check Point sehingga wisatawan yang akan masuk ke obyek wisata saat melewati pos Check Point tersebut akan dicek melalui Aplikasi PeduliLindungi, apakah sudah divaksin atau belum.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata kepada sejumlah media saat ditanya   persiapan menjelang libur nataru di obyek wisata.

Nantinya, kata Jeje di setiap objek wisata akan ada Check Point, dan khususnya di kawasan Pantai Pangandaran Check Point ada di empat titik.

“Ini untuk mengetahui apakah wisatawan sudah divaksin atau belum, pada intinya wisatawan yang akan berlibur ke Pangandaran harus divaksin, kalau belum ya kita vaksin, "terang Jeje.(13/12)

Jeje menyebut, nantinya di setiap pintu masuk (toll gate) akan dipasang PeduliLindungi, dan wisatawan tinggal melakukan scan barcode.

Tak hanya di pintu masuk, menurut Jeje di setiap hotel juga harus dipasang Aplikasi PeduliLindungi, sehingga setiap ada wisatawan akan terdeteksi, jika belum divaksin maka petugas akan datang ke hotel tersebut.

Tak hanya itu, untuk mengantisipasi kerumunan pada malam pergantian tahun nanti pihaknya pun akan mematikan lampu serta menutup sementara seluruh alun-alun dengan garis polisi (police line) mulai tanggal 31 Desemnbber 2021 sampai tanggal 1 Januari 2022.

“Titik krusial terjadinya penumpukan pengunjung diprediksi ada di kawasan Pantai Barat, di lokasi ini diperkirakan pengunjung akan banyak, "ucapnya. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN