HARI INI BUPATI PANGANDARAN RESMIKAN KANTOR BARU BAPPEDA DI PUSAT PERKANTORAN KOTA BARU CINTAKARYA

PANGANDARANNEWS.COM – Hari ini Bupati Kabupaten Pangandaran H Jeje Wiradinata dengan ditandai gunting pita secara resmi mebuka Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) di komplek Perkantoran Kota Baru di Desa Cintakarya Kecamatan Parigi.(25/6)

Pada peresmian gedung 2 lantai  yang dibangun pada tahun 2020 ini turut hadir dalam acaratersebut, Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan, Sekda Drs. H. Kusdiana, M.M, Ketua Komisi IV DPRD Kab. Pangandaran Wowo Kustiwa, Kepala Bappeda H. M. Agus Satriadi, S.Pt., M.P, Para Kepala SKPD, Para Camat, Danramil Parigi, Kapolsek Parigi dan Kepala Desa Cintakarya.

Dalam sambutannya bupati menyampaikan, mulai hari ini gedung ini akan menjadi kantor pusat seluruh kegiatan perencanaan pembangunan dan seterusnya.

“Dan mulai tahun depan Gedung Setda juga sudah pindah kesini, dan tentu saya, Pak Wabup, Pak Sekda, Asisten dan para Kabag mulai ngantor disini, dan akan terus menusul kantor-kantor lainnya secara  berkesinambungan, ”kata Bupati.

Gedung kantor Bappeda ini kata buati merupakan tonggak pembangunan kota baru di Kabupaten Pangandaran, karena selain kota baru di dalamnya juga ada pusat perkantoran pemrintah Kabupaten Pangandaran.

“Saya dengan Pak Wakil punya waktu 3 tahun, 2022, 2023, dan tahun 2024 dan kita akan ngebut agar perkantoran ini paling tidak 90 persen sudah selesai, ”tegasnya.

Selain membangun kota baru dan pusat perkantoran pemerintah, Pemkab Pangandaran pun akan membangun akses menuju kota baru ini, diantaranya jalan dari arah Cintaratu dan dari arah Dusun kemplung Desa Karangbenda.

Bupati juga berharap masyarakat sekitar bisa enanggapi dengan bijak pada perubahan yang terjadi di sekitar desa Cintaratu dan Cintakarya ini, karena nantinya tentu banyak yang ingin berinvestasi, dan tentu pemerintah pun mengharapkan agar hal ini disesuaikan dengan tata ruang yang diperuntukan untuk daerah ini. 

“Jadi apabila ada investastor dan lainnya, terkait perizinan dan hal lainnya harus diselaraskan dengan tataruang dan itu harus sepengetahuan pejabat berwenang,”tegasnya. (PNews)



SK FORMASI CPNS BELUM TURUN JADWAL PENGUMUNAN PENDAFTARAN KABUPATEN PANGANDARAN PUN BELUM ADA KEPASTIAN

Kepala BKSPDM Pangandaran H Dani Hamdani
PANGANDARANNEWS.COM – Surat Keputusan (SK) terkait formasi CPNS dan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (P3K) bagi Pangandaran hingga saat belum juga turun.

Seperti disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSPDM) Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani, dan untuk jadwal pengumunan pendaftaran juga belum ada kepastian.

Jika SK tersebut sudah turun dari BKN, maka, kataDani BKPSDM pun langsung akan mengkorekai kembali dan setelah itu baru diumumkan ke publik.

"Kalau dari Menpan RB sudah diinputkan ke BKN, tapi ke daerah belum juga turun," jelasnya, saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(25/6)

Dani menambahkan, pemunguman pendaftaran CPNS dan P3K ini akan dilakukan secara serentak, karena sudah satu paket.

Seperti diketahui sSebelumnya, Kabupaten Pangandaran dalam penerimaan CPNS dan P3K ini mendapat kuota formasi sebanyak 1.217, dengan rincian dari 601 tenaga pendidik P3K, 474 tenaga kesehatan dan 137 tenaga teknis. Tapi menurut Dani angka tersebut bisa saja ada perubahan bertampab atau malah berkurang.  

“Tapi sampai saat ini SK-nya belum turun, dan saya sangat menyayangkan jika ada yang berkurang walau pun satu formasi saja, “ungkapnya.

Dani juga mengatakan, untuk mendapatkan kuota formasi CPNS ini sangat sulit, sehimgga cukup disayangkan jika nantinya da formasi berkurang, dan memang karena kebutuhan pegawai di Pemkab Pangandaran juga cukup tinggi.(PNews)


EKONOMI PASCA PANDEMI COVID-19 JADI BAHASAN DIALOG PUBLIK DPRD DAN BEM STITNU AL-FARABI PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa waktu lalu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU) Al-Farabi datang ke gedung DPRD Kabupaten Pangandaran untuk menggelar dialog publik, dengan mengusung tema “Ekonomi Pangandaran Pasca Pandemi Covid-19”.

Dalam dialog yang dilaksanakan di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Pangandaran hadir sejumlah tokoh dan pejabat, seperti Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin, Ketua HIPMIKINDO Rina Herlina, Ketua Komisi ll DPRD Endang Ahmad Hidayat dan Kepala Dinas Perdagangan UMKM Tedi Garnida.

Pada sambutannya Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin menyampaikan apresiasinya pada seluruh pengurus BEM STTNU Al-Farabi Pangandaran yang masih memiliki kepedulian terhadap perekonomian di Kabupaten Pangandaran.

“Dan mudah-mudahan saja perekonomian masyarakat Pangandaran dimasa pandemi ini masih bisa  tetap berjalan dengan baik sehingga akan tercipta pembangunan dan kesejahtraan masyarakat,” ungkap Asep.(24/6)

Dan peran DPRD yang mempunya salah satu fungsi pengawasan menurut Asep, tentu harus aktif dalam mengawal kebijakan pemerintah sehingga proses pembangunan di daerah pun bisa berjalan maksimal.

Dalam usaha pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19 ini DPRD juga  bersinergi dengan Pemda berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi serta untuk membangkitkan sektor-sektor yang dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya melalui pemanfaatan sektor ekonomi kelautan dan perikanan, karena peta jalan pembangunan menuju masyarakat yang maju, adil, makmur dan berdaulat juga diharapkan dapat tercapai melalui pemanfaatan potensi ini. Dan potensi ini meliputi perikanan tangkap, perikanan budidaya, industri pengolahan hasil perikanan tambak dan industri garam, industri bioteknologi perairan dan pariwisata bahari.

“Dan untuk membangun perekonomian yang stabil, saat ini kuncinya kita harus tetap sehat salahsatunya dengan selalu memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan”, paparnya.

Disoal kondisi APBD Kabupaten Pangandaran, Asep mengatakan saat ini mengalami pergeseran dan pengurangan yang sangat signifikan, karena ada refocusing sekitar Rp8 miliar.

“Di tahun 2021 ini saja biaya penunjang untuk kegiatan kegiatan DPRD mengalami pengurangan anggaran sekitar Rp 5 miliar,”terangnya. (PNews)




 


SELAIN MENIMBULKAN BAU TAK SEDAP TUMPUKAN SAMPAH DI JLN HZ MUSTOFA TASIK, KURANGI KEINDAHAN KOTA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Banyak tumpukan sampah si pinggir jalan HZ Mustofa sangat disesalkan sejumlah warga, pasalnya jalan tersebut merupakan kawasan jantung pusat perekonimian masyarakat Kota Tasikalaya. 

Menurut salah seorang warga yang memposting poto tumpukan sampah pada di media sosial (medsos), Surip Salaha, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kot Tasik pun terkesan tutup mata karena tumpukan sampah tersebut seolah dibiarkan berserakan menghiasi tepi jalan.

“Dulu Kota Tasik dikenal sebagai kota resik karena kebersihannya, tapi sekarang seperti ini, “ungkapnya.(25/6)

Biasanya ada mobil yang mengakutnya, tapi entah kenapa kata Surip  Kata sudah dua hari ini sampah tersebut masih dibiarkan menumpuk.

Kata Surip, selain menimbulkan bau tak sedap tumpukan sampah tersebut jelas jadi mengurangi kebersihan serta kenyamanan kota, telebih saat melintas di lokasi tersebut.

Tapi sayang saat PNews mencoba untuk konfirmasi masalah ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasik sedang tidak ada di tempat, atau mungking sedang WFH (work from home) *ANWARWALUYO*












PLT WALIKOTA TASIK DAN ISTRI TERPAPAR COVID-19

KEPALA BPBD: “PENINGKATAN JUMLAH PASIEN COVID-19 DI KOTA TASIKMALAYA INI SUDAH MASUK TAHAP SERIUS

Sekda Pemkot Tasikmalaya H. Ivan Dicksan Hasannudin
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Plt Walikota Tasikmalaya, H Muhammad Yusup dan Istri, saat ini terkonfirmasi positif Covid-19, hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala BPBD Kota Tasikmalaya H. Ivan Dicksan Hasannudin pada hari kamis kemarin. (24/6) 

Plt Walikota Tasikmalaya terpapar virus pandemi ini diduga karena aktifitasnya yang cukup tinggi setiap harinya, baik saat tugas di internal pemerintahan atau pun pada banyaknya interaksinya dengan masyarakat.

Berdasarkan informasi, Plt Walo Kota Tasik ini tidak mengalami gejala serius, tetapi pihak medis mengharuskannya melakukan isolasi mandiri.

Menurut Sekda Pemkot Tasikmalaya H. Ivan Dicksan Hasannudin, sehubungan dengan meningkatnya jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Tasikmalaya, terhitung mulai tanggal 23 Juni 2021 pada data yang tercatat di Satuan Gugus Tugas COVID-19 Kota Tasikmalaya jumlah pasien terkonfirmasi positif sebanyak 7.897 orang dengan kasus aktif sebanyak 731 orang dan jumlah pasien sembuh sebanyak 6.977 orang serta jumlah kematian sebanyak 189 orang.

“Peningkatan jumlah pasien COVID-19 di Kota Tasikmalaya ini sudah masuk tahap serius sehingga  harus menjadi perhatian kita bersama, ”kata Ivan.

Sementara khusus di lingkungan perkantoran baik kantor pemerintah, BUMN, BUMD maupun swasta, Ivan mengatakan, tempat-tempat tersebut menjadi salah satu lokasi penyebaran virus corona bahkan saat ini sudah merambah ke klaster keluarga.

Dan untuk menekan penyebaran COVID-19 khususnya di Lingkungan perkantoran, kata Ivan, Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tasikmalaya terhitung tanggal 24 Juni 2021 hingga tanggal 2 Juli 2021, sudah mengambil kantor setda tidak menerima pelayanan tamu/fisik baik dari lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  maupun masyarakat umum. Dan untuk pelayanan administrasi atau surat menyurat yang bersifat mendesak dapat dilakukan pada loket layanan TU Bagian Umum di sebelah timur gedung Setda dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, serta pemberlakuan Work From Home  (WFH) sebanyak 75 persen bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Sekretariat Daerah.

Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat dan perangkat daerah maupun perkantoran yang berada di wilayah Kota Tasikmalaya untuk bersama-sama mematuhi himbauan pemerintah sesuai dengan Surat Edaran Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 360/SE.1509-BPBD/2021 Tentang Perpanjangan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam penanganan Corona Virus Disease 2019 di Kota Tasikmalaya.

Peningkatan jumlah pasien Covid-19 di Kota Tasikmalaya yang kian bertambah, Ivan menyebut  sudah seharusnya ini menjadi perhatian serius bagi seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya, dengan senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada setiap aktivitasnya seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas, sehingga dengan dengan kedisiplinan bersama semua dapat terlindungi dari penyebaran virus corona.

Ia juga meminta agar masyarakat berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19masyarakat serta menahan diri dan diam di rumah saja jika tidak ada kepentingan yang mendesak dan juga kepada seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya agar yang sedang pemerintah Kota Tasikmalaya laksanakan.

“Hal ini semua merupakan salah satu bentuk ikhtiar kita agar pandemi Covid-19 ini segera berlalu”,

Di akhir pembicaraannya Ivan juga mohon doa kepada masyarakat agar Pak Plt Walikota dan masyarakat Kota Tasikmalaya yang terkonfirmasi positif COVID-19 dapat segera pulih dan bisa melaksanakan aktifitas sebagaimana biasanya. (ANWARWALUYO)

 

BUTUH ANGGARAN RP 120 MILYAR PEMBANGUNAN PUSAT PERKANTORAN PEMKAB PANGANDARAN TERUS DIPACU

PANGANDARANNEWS.COM  - Pembangunan kawasan perkatoran Pemkab Pangandaran di Desa Cintakarya Kecamatan Parigi saat ini  terus digenjot, tiga proyek pembangunan gedung Sekretariat seperti Kantor Daerah (Setda) Kantor Bappeda dan Alun-alun yang pembangunanya baru selesai pun langsung dipergunakan.

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata saat meresmikan kantor Bappeda, ketiga pembangunan tersebut dibangun tahu ini.

Tidak hanya kantor pemintah saja menurut Jeje namun rencana membangun kota baru di kawasan Desa Cintakarya sudah disusun dan secara bertahap akan direalisasikan.

"Sebenarnya yang kita banguan adalah kota baru seperti penataan infrastruktur publik, akses jalan menuju pusat pemerintahan dengan lebar 20 meter, yang sekaligus didalamnya ada pusat pemerintahan, "terang eje.(25/6)

Target dari rencana seluruh pembangunan ini diharapkan bisa selesai apada masa jabatannya sebagai Bupati Pangandaran hinggatahun 2024, yang hanya menyisakan waktu sekitar tiga tahun, 2022, 2023 sampai 2024. 

Total anggaran untuk mewujudkan rencana kota ini, imbuh Jeje memperkirakan sekitar Rp 120 miliar. Walau diakuinya kondisi keuangan daerah saat ini kurang sehat shibgga dilakukan penyesuaian.

"Anggaran Rp 120 miliar tersebut untuk pembangunan pusat perkantorannya saja, belum lagi untuk pembangunan sarana prasarana pendukungnya," imbuhnya.

Tentunya diharapkan dengan pembangunan kota baru bisa memberi dampak positif bagi masyarakat, salah satunya meningkatnya harga jual tanah. Tiga tahun lalu sebelum ada pemabngunan di Desa Cintakarya harga tanah disini sekitar Rp 1 juta per bata, setelah adapembangunan kotabarukini meningkat signifikan menjadi Rp 15 juta per bata.

“Saya sangat berharap masyarakat setempat bisa ikut menikmati dampak positif ini, “ujarnya.

Sementara Kepala Desa Cintakarya Wawang Darmawan mengaku senang dengan adanya pembangunan kota baru di desanya, serta berharap khususnya warga Desa Cintakarya bisa ikut menikmati pembangunan ini dan tidak hanya jadi penonton saja pada pembangunan ini tapi bisa ikut berpran serta meninmati manfaat dampak  dari pembangunan in.

Wawang mengatakan, sebelum ada pembangunan pusat perkantorn kawasan di Dusun Karangkamulyan adalah hutan pangangonan (tempat mengambala).

“Saya berharap nama Karangkamulyan tidak dihilangkan bahkan kalau bisa dijadikan nama kota baru, , karena nama Karangkamulyan ini titipan karuhun, sepuh kami di sini, “ungkapnya.

Masih di tempat yang sama, Ketua Komisi IV DPRD Pangandaran Wowo Kustiwa menambahkan perencanaan pembangunan kawasan ini harus terintegrasi dari sekarang, artinya pembangunan taman, instalasi kabel-kabel dan air itu harus dimulai dari sekarang, jangan sampai nanti setelah pembangunan selesai lalu dibongkar lagi untuk keperluan tersebut. 

“Pemsangan instalasi kabel harus ditanam di  bawah tanah, jadi di kota baru nanti jangan ada kabel semrawut di atas tiang,"tegas Wowo.

Disoal kondisi keuangan Pemda saat ini, Wowo mengatakan hal ini sebenarnya  bisa disiasati dengan dilakukan penyesuaian terkait keuangan daerah, karena masalah anggaran ini tentu bisa menyesuaikan dan disesuaikan yang penting pembangunan ini diprioritaskan walau pun dilakukan secara bertahap.

“Ini tak masalah yang penting pembangunan bisa berjalan, dan saya kira Pemkab Pangandaran juga bisa mengakses bantuan anggaran dari Pemprov atau pemerintah pusat." jelasnya. (PNews)


BERKAT KEBERANIAN SEORANG WARGA KARANGSARI BABI HUTAN LIAR YANG MASUK KE PEMUKIMAN BERHASIL DILUMPUHKAN

PANGANDARANNEWS.COM - Seorang pria warga Desa Karangsari Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran,  Iwa Kartiwa.berhasil melumpuhkan seekor babi hutan seberat 60 kg. 

Menurut cerita Iwa, awal kejadian saat ratusan warga mencoba mengepung babi hutan yang masuk ke pemukiman, awalnya babi tersebut masuk ke rumahnya kemudian masuk lagi ke dua rumah lainnya/

“Warga pun ramai-ramai mengejarnya, dan babi tersebut sempat keluar masuk pemukiman, ”kata Iwa.(24/6)

Masih cerita Iwa, saat dikejar babi hutan sempat terperosok ke selokan yang berada di belakang rumah salah seorang warga namun babi tersebut lari lagi ke areal persawahan, dan warga pun masih mengejar untuk menangkapnya.

Saat itu, lanjut Iwa, babi hutan itu malah balik arah dan mengejar warga, dan dengan bermodal nekad Iwa [un memberanikan diri menghampiri babi hutan tersebut sehingga babi pun berbalik arah dan mengejarnya.

Saat itu jaraknya dengan babi hutan sekitar 5 meteran, ia pun mencoba tenang, lalu  memberanikan diri duel dengan babi hutan tersebut.

Saat sebelum bertarung menghadapi babi hutan tersebut, kata Iwa ia sempat teringat kata orangtuanya dulu jika dikejar babi dan tidak bisa menghindar, pegang saja telinganya. 

“Dan Itu yang saya lakukan saat melawan babi hutan tersebut,”terangnya.

Disaksikan warga dari kejauhan saat duel dengan babi hutan tersebut, Iwa pun sempat terbanting karena tenaga babi hutan tersebut cukup kuat, saat babi tersebut ia tekan dengan lutunya, Iwa pu meminta bantuan warga lainnya untuk membantu menyumpal mulut babi dengan kaos yang ia pakai karena taringnya sangat tajam dan berbahaya.

Setelah berhasil dilumpuhkan babi hutan yang sudah diikat tali pun lalu digotong dengan dua bambu untuk dibawa ke pemukiman, dan warga sempat kesulitan karena selain lokasi pesawahan ke pemukiman cukup jauh bambu untuk menggotong babi pun sempat patah.

“Sekarang babi hutan tersebut sudah dikurung di tempat yang aman,”kata Iwa.  (PNews)


SEORANG APOTEKER RSUD PANDEGA JADI KORBAN PENJAMBRETAN DI LINTASAN JALAN PARIGI-CIGUGUR

PANGANDARANNEWS.COM – Seorang perawat asal Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi Kbupaten Pangandaran, Putri Silviana (22) beberaapa hari lalu menjadi korban penjambretan di lintasan Jalan Parigi- Cigugur.(23/6) 

Menurut cerita korban, kejadannya nahas yang menimpanya terjadi saat ia pulang bekerja sebagai apoteker di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran pada malam hari.

Tindakan penjambret itu ujar Putri dilakukan saat ia memasuki jalan yang sepi dan gelap, ketika itu pelaku yang posisinya dibelakang langsung menarik tas milik putri hingga terjatuh

“Saat itu saya sempat melawan mempertahankan tas saya namun pelaku langsung memukul saya pun jatuh dari motor, “terang Putri.(24/6)

Menurutnya ia pun yang terkapar di jalan dan langsung berteriak minta tolong, seketika warga sekitar lokasi pun berdatangan lalu mambawanya ke klinik terdekat.

Akibat kejadian tersebut, kata Putri ia mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta, uang tunai sebesar Rp 500 ribu dan sejumlah perhiasan.

Sementara saat dikonfirmasi Kanitreskrim Polsek Parigi Aiptu Ajat Sudrajat mengatakan pihaknya belum menemukan titik terang pelaku penjmbretan tersebut dan sekarang masih didalami.

Ajat mengatakan, saat ini belum bisa dipastikan apakah kedua pelaku itu warga Pangandaran atau luar Pangandaran. 

Selain mengalami kerugian materi, kata Ajat, korban mengalami luka ringan di bagian wajah, tangan dan kaki akibat terjatuh dari motor.

"Tapi kondisi psikis korban dalam keadaan baik," terang Ajat.

Ajat juga menghimbau pada pengguna jalan untuk berhati-hati saat berkendara di malam hari,  harus ekstra hati-hati dan diusahakan jangan berkendara sendirian.

“Kami tetap akan berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan pelaku penjambretan ini, mudah-mudahan segera ada titik terang ," pungkasnya. (PNews)


SOSIALISASIKAN PENEGAKAN PROKES, BUPATI PANGANDARAN TURUN LANGSUNG KE DESA-DESA

PANGANDARANNEWS.COM – Akibat terus terjadi peningkatan kasus penularan covid-19 di beberapa Kabupaten / Kota di Jawa Barat, saat ini Pemerintah Kabupaten Pangandaan terus gencar sosialisasikan terkait Ketentuan dan Penegakan Protokol Kesehatan Covid-19 di masa pandemi ini. 

Bupati pangandaran H Jeje Wiradinata pun memimpin langsung saat turun ke desa-desa untuk  mensosialisasikan hal ini, salah satunya di Desa Bunisari Kecamatan Cigugur.(16/6)

Selain mendapat pemaparan cara pengendalian covid-19 langsung dari bupati, dalam kegiatan yang dilaksanakan secara maraton di 10 kecamatan yang dimulai  ini juga dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran drg. Yani Achmad Marzuki, M.Kes. yang dimulai Pukul 09.00 wib.

 “Sengaja saya hadir pada setiap acara sosialisasi, dan sengaja saya juga mengundang simbol-simbol masyarakat, seperti Kepala Desa, BPD, Ketua MUI, Babinkamtibmas, Babinsa, karena kita ingin penanganan covid-19 ini dilaksanakan secara bersama-sama,” ungkap bupati.

Bupati juga menjelaskan terkait perlunya penanganan secara bersama-sama dengan semua lapisan masyarakat, karena ini merupakan kepentingan pertama untuk melindungi kesehatan masyarakat.  Warna hijau, kuning, orange dan warna merah tentu akan berpengaruh pada pola kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah, seperti  jika warna merah pasti hajatan ditutup, wisata ditutup, pengajian dibatasi. 

“Tapi kalau kita bisa kuning terus, tentu kegiatan kegiatan masyarakat bisa berjalan dengan baik tetapi dengan sarattetap melaksanakan protokol kesehatan,” terang bupati.

Menurut bupati hal ini diambil untuk mengambil langkah-langkah  tepat dan sistematis dalam penangananan covid-19, serta memfungsikan alur koordinasi dan komunikasi antara pemerintah daerah dengan desa supaya berjalan dengan baik. 

“Ayo kita kendalikan, ayo kita tetap disiplin sampai nanti tercipta herd immunity atau kekebalan kelompok, ”tegas bupati..

Herd immunity, jeas bupati, merupakan kondisi dimana sebagian besar orang dalam suatu kelompok telah memiliki kekebalan terhadap penyakit infeksi tertentu, semakin banyak orang yang kebal terhadap suatu penyakit maka semakin sulit pula penyakit untuk menyebar karena tidak banyak orang yang dapat terinfeksi.

Lebih lanjut bupati mengatakan, disamping hal tersebut ekonomi juga harus kembali bangkit tetapi kesehatan masyarakat juga tetap terjaga dengan baik, untuk itu Pemkab Pangandaran pun akan terus meningkatkan pengawasan, antara lain, pertama akan koordinasikan setiap minggu dengan camat untuk mengevaluasi, mengkoordinasikan perkembangan covid di masing-masing kecamatan, nanti akan ketahuan apakah kecamatan tersebut termasuk zona rendah, sedang atau tinggi, berapa sembuh berapa yang saki dan kedua, melaporkan dan mengawasi yang isolasi mandiri, dengan membuat kebijakan bagi OTG pakai gelang, sementara bagi warga yang bandel akan diisolasi yang langsung ditangani pemerintah daerah.

“Saya berharap masyarakat selalu menjalankan protokol kesehatan, tolong kerumunan masa dikurangi, pakai masker, menjaga jarak dan kurangi mobilitas agar aktifitas kita terus terkendali, ”ujar bupati. (PNews)


BUPATI PANGANDARAN: “FORKOPIMDA PANGANDARAN SAAT INI TETAP SOLID DAN AKAN TETAP KOMPAK”

PANGANDARANNEWS.COM – Saat menghadiri acara Pisah Sambut Kapolres Ciamis dari AKBP Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si kepada AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, S.I.K., M.Sc. Eng di di Hotel Pantai Indah beberapa waktu lalu, Bupati Kabupaten Pangandaran H Jeje Wiradinata menyampaikan kekompakan jajaran Forkopimda Kabupaten Pangandaran menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dalam menjalankan kegiatan roda pemerintah selama ini.

Pada acara pisah sambut ini juga dihadiri  Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan, Ketua DPRD Kab. Pangandaran, Dandim 0613 Ciamis, Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis, Ketua Pengadilan Negeri Ciamis, Sekretaris Daerah Kab. Pangandaran dan undangan lainnya, juga sekaligus menjadi acar perpisahan Mayor Inf Ikeu Masrika yang beralih tugas ke Korem 062 Tarumanagara Garut, Kapolsek Pangandaran Kompol Suyadi, SH., MM dan Kapolsek Kalipucang Kompol H. Jumaeli yang memasuki purna tugas.

Jeje menyebut, AKBP Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si saat menjabat Kapolres Ciamis merupakan unsur Forkopimda hanya 5 bulan,  tetapi walau dalam waktu relatif ingat mempunyai kesan yang mendalam karena ia telah mengambil langkah-langkah saat bertugas sangat luar biasa, sehingga komunikasi antar Forkopimda pun kompak.

Dan sebagai penghormatan juga kebanggaan masyarakat Kabupaten Pangandaran, menurutnya ia pun sengaja ini ingin acara perpisahan ini diadakan khusus di pangandaran. 

“Terimakasih dan penghargaan yang luar biasa serta kontribusi yang telah diberikan untuk kemajuan pangandaran selama bapa-bapa bertugas disini,” ucap Jeje. (17/6)

Bupati juga mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Polres kepada Kapolres yang baru, dan mengajak untuk bersama-sama membangun pangandaran.

"Selamat datang pada pak Kapolres Ciamis dan ibu wilujeng sumping inilah pangandaran panas dinamis. Kita akan bekerjasama bersama Pak Dandim, Pak Kajari, Pak Pengadilan Negri, akan melaksanakan tugas dengan baik,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama bupati juga mengucapkan terimakasih kepada Mayor Inf Ikeu Masrika, Purnawirawan Kompol Suyadi, S.H., M.M, Kompol H. Jumaeli atas dedikasi dan kontribusi selama bertugas dalam menjaga kemanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Pangandaran.

Menurut bupati,ketiga orang inilah yang memberikan kontribusi luarbiasa pada Kabupaten Pangandaran, karena dengan kerja kerasnya ketertiban, keamanan berjalan dengan baik.

“Atas nama masyarakat Pangandaran saya sangat berterimakasih saya kira tidak ada jiwa prajurit yang mati karena kedinasan hanya merupakan bagian dari hal formal, tetapi semangat, makna, filosofi pengabdian sepanjang hayat tetap bersemayam dalam jiwa, ”ucap bupati. (PNews)


PANGANDARAN JADI TUAN RUMAH PENTAS PAI TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2021

Bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM – Merupakan sebuah kebanggaan masyarakat saat Kabupaten Pangandaran dipercaya menjadi tempat diselenggarakannya pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) Tingkat Provinsi. Karena di usianya yang belum genap 9 tahun sedang fokus menata progrm-program yang mendasar, sepetti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan penataan kawasan wisata. 

Demikian disampaika Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata saat  membuka Pentas Pendidikan Agama Islam Tingkat Provinsi Jawa Barat yang turut dihadiri Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pangandaran, Ketua KKG Se - Provinsi Jawa Barat, bertempat di Ballroom Hotel Khrisna Beach.(21/6)

Menurut bupati, atas nama seluruh masyarakat ia pun mengucapkan terimakasih karena dengan kegiatan petas PAI ini bisa mencontoh ke daerah yang lebih maju untuk pengembangan PAI di Kabupaten Pangandaran.

“Esensinya kegiatan ini bukan hanya mencari juara  tetapi lebih dari itu, untuk mengukur sejauh mana keberhasilan menerapkan pendidikan para peserta didik selama ini, “kata bupati.

Selain itu merupakan ajang silaturahmi guru-guru PAI, kata bupati, pentas PAI juha berfungsi untuk mengukur sejauh mana penerapan pendidikan agama islam pada peserta didik, sehingga kedepan Provinsi Jawa Barat mampu menjadi provinsi yang tangguh dalam membangun generasi yang berdaya saing.

Dikatakan bupati, pentas PAI merupakan agenda untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam bidang kreatifitas dan seni pendidikan agama Islam, even ini menjadi ajang kompetisi siswa untuk menjadi yang terbaik yang akan meakili Provinsi Jawa Barat di pentas PAI tingkat nasional.

“Pentas PAI tidak sekedar kompetisi tetapi juga merupakan proses internalisasi nilai-nilai moderasi beragama, kejujuran dan disiplin bagi peserta sehingga diharapkan dapat menumbuhkan sikap disiplin, religius dan moderat di lingkungan sekolah, “kata bupati lagi.

Hal senada dikatakan Kabid PAI Kanwil Kemenag Provinsi Jabar H. Abidin S.Ag, menurutnya  PAI ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk pengembangan kreatifitas anak didik. 

“Di pentas PAI ini siswa berkompetisi secara berjenjang mulai dari tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Nasional, “terang Abidin. (PNews)


DINAS PERTANIAN KABUPATEN PANGANDARAN SIAPKAN LANGKAH ANTISIPASI GAGAL PANEN

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Aep Haris
PANGANDARANNEWS,COM – Untuk antisiapasi menghadapi gagal panen baik diakibatkan hama atau pun cuaca, saat ini Pemkab Pangandaran sudah menyiapkan langkah-lngkah abtisipatif.

Seperti disampaikan  Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, Aep Haris, saat ini Dinas Pertnian telah siap untuk menghadapi ancaman gagal panen yang kerap dialami petani dengan selalu melakukan antisipasi atau respons cepat terhadap gagal panen akibat perubahan iklim dan hama.

“Gagal panen merupakan ancaman krisis pangan yang nyata dan serius yang harus diantisipasi, “ujarnya.(22/6)

Salahsatu langkah, lanjut Aep, Pemkab Pangandaran melalui Dinas Prtanian telah menyiapkan stok obat-obatan untuk pengendalian hama dan penyakit pada tanaman petani bahkan untuk menanggulangi potensi kegagalan panen ini  Dinas Prtanian pun siap langsung turun tangan begitu ada laporan.

Sementara stok pangan untuk kebutuhan beberapa bulan ke depan, menurutnya masih terkendali, karena panen terakhir sampai bulan Desember sudah terpenuhi sehingga berdasarkan laporan untuk beberapa bulan ke depan masih aman.

“Jika terjadi serangan hama pada tanaman padinya kami berharap para petani cepat memberi laporan sehingga pihak dinaspun segera turun ke lapnagan untuk mengatasninya,,”pungkasnya. (PNews)


KEPALA DESA CIPATUJAH AKAN FOKUS TIMGKATKAN SEKTOR PERTANIAN DAN PARIWISATA

PANGANDARANNEWS/COM/TASIKNEWS – Pemerintahan desa akan fokus untuk meningkatkan sektor pertanian dan pariwisata sehingga para petani dan warga lainnya pun bisa lebih sejahtera.

Demikian disampaikan Kepala Desa Cipatujah  Kecamatan Cipatujah  Kabupaten Tasikmalaya, H Acep Suryaman  S.Pd saat diwawancara PNews ditempat kerjanya pasca pelantikannya di pendopo Singaparna.(23/06)

“Selamaini para tengkulak yang membeli sayuran dari para petani dengan harga yang rendah,“terangnya.

Acep mengatakan, Pilkades yang sudah dlaksanakan beberapa waktu lalu merupakan kemenangan seluruh masyarakat, karena tanpa masyarakat tidak akan ada pemimpin begitu pula tidak dikatakan masyarakat jika tidak ada yang memimpin, sehingga antara Pemdes, lembaga lainnya yang ada di desa dan masyarakat harus saling bersinergi.

Tak hanya  pertanian  saja, di saat   pademi  covid  19, kata Acep, ia pun harus  bisa  membangkitkan  ekonomi masyarakat baik melalui UMKM  atau sektor lainnya.

“Desa Cipatujah harus bisa menjadi ikon desa wisata yang ada di Kabupaten Tasikmalaya, “ucapnya. (ANWARWALUYO)





PESANTREN AL-ASHRIYYAH NURUL IHSAN TASIK SIAP CETAK SANTRI PENGHAPAL AL-QUR’AN, HAFIZH-HAFIZHAH ENTREPRENEUR

Muhammad Jani Nurjamil
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS –  Keberadaan Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Ihsan yang berlokasi di Dusun Cisangkir Kidul Rt 03 Rw 06 Kelurahan Kota Baru Kecamatan Cibeurem Kota Tasikmalaya, didirikan dari hasil hasil kerja keras,  tegas, ikhlas dari hasil kontribusi para donatur dan jemaah majelis ta’lim.

Seperti dituturkan Ustad Muda Muhammad Jani Nurjamil Spd.i, pesantren yang diberdiri  tanggal 31 Oktober 2020 ini tapa bantuan dari pemerintah atau pihak manapun.

“Dan keberadaan Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Ihsan ini tentunya dengan legalitas formal yang jelas sesuai prosedur dan aturan yang ada, “ungkap Jani. (23/06)

Pesantren Al- Ashriyyah Nurul Ihsan ini kata Jani meupakan  wadah untuk penampung anak-anak yang memerlukan pendidikan ilmu agama yang memang diterapkan pada santri santri Pesantren. Seperti dalam beberapa program unggulan, Qur”an dan Al-hadist.

“Sedangkan kajian-kajian keilmuan lainnya,  diantaranya ilmu Nahu, ilmu Sorop, Akhlak, aqidah, tasauf, pelajaran kitab kuning dan ilmu agama lainnya, “terang Jani.

Visi-misi Pondok pesantren Al-Ashriyyah Nurul Ihsan Kota Tasikmalaya Cabang Parung Bogor adalah “Segera selamatkan Generasi Anak Bangsa”. 

Jani mengatakan, selian menimba ilmu agama di pondok pesantren ini juga diajarkan juga cara berkarya dan berkreatif dalam bidang pembuatan kripik, pembuatan keset, menjahit, koperasi pesantren, pertanian, perikanan, khusus untuk bidang pertanian pesantren pun  bekerjasama dengan Gapoktan (gabungan kelompok Tani).

“Sementara untuk kegiatan Ekstrakurikule santri juga belajar olahraga seperti  Futsal, Taekwondo, Pencak Silat dan Memanah, “jelasnya. 

Selain visi misi Menyelamatkan generasi anak bangsa, pesantren juga meterapkan Panca Jiwa dalam pendidikan sehari-hari para santri mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, antara lain jiwa keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukuwah Islamiyah dan kebebasan. Dan panca jiwa ini, menurut ani agar bisa tercetak santri yang mutapakih fiddin, mujurul kaum serta bermanfaat bagi masyarakat dan kampung halaman dimana santri berasal. 

Atas nama Pondok pesantren Al- Ashriyyah Nurul Ihsan Jani juga mengajak masyarakat Kota Tasikmalaya atau dari daerah lainnya yang ingin menitipkan putra-putrinya untuk dididik di Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Ihsan, tanpa dipungut biaya alias gratis.

“Kami berharap ke depannya pondok pesantren Al-Ashriyyah Nurul Ihsan bisa terus berkembang lebih pesat lagi, mari kita wujudkan penghapal Al-Qur’an untuk mencetak Hafizh-Hafizhah Entrepreneur, “imbuhnya.

Jani juga mengatakan, kepada siapa saja yang ingin berdonasi ke pondok pesantren Al-Ashriyyah Nurul Ihsan bisa Salurkan Donasi anda melalui: Bank BTN 0001501610017153 a.n. Jani Nurjamil. (ANWARWALUYO)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN