POLRES CIAMIS PETAKAN SITIM PENGAMANAN DALAM PILKADA SERENTAK TAHUN 2020 PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Jelang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 Kabupaten Pangandaran sejumlah persiapan terus dilakukan, termasuk sektor pengamanan. 

Seperti disampaikan Kapolres Ciamis, AKBP Dony Eka Putra, pihaknya akan menerapkan tiga pola pengamanan dengan menyesuaikan tingkat kerawanan di masing-masing TPS, antara lain, pola TPS kurang rawan untuk 6 TPS dijaga 2 polisi, TPS rawan 2 TPS dijaga 2 polisi dan sangat rawan 2 TPS dijaga 4 polisi.

Disoal TPS mana saja dengan tingkat kerawan tinggi, Doni enggan berkomentar, namun kata Doni, Polri tentu harus bisa membacaTPS mana saja dengan katagori kurang rawan, rawan dan sangat rawan.

“Selain tingkat kerawan di TPS kami juga harus tahu zona merah COVID-19, salahsatunya dengan mekukan pendekatan ke tokoh masyarakat dan agama, “terang Doni, usai mengikuti gelar apel pergeseran pasukan pengamanan Pilkada Kabupaten Pangandaran, bertempat di lapang Grand Pangandaran.(7/12)

Doni mengatakan, ia menekankan kepada jajarannya agar mampu memahami tugas pokok dan peranan serta tanggung jawab Polri dalam pesta demokrasi ini, antara lain, menjagaagar proses Pilkada ini berjalan dengan sukses tanpa ekses seperti yang disampaikan (Forum Komunikasi Daerah (Forkopimda) saat melakukan kunjungan ke Pangandaran beberapa hari lalu.

Menurutnya ada 4 sasaran dari kegiatan pengamanan ini, orang individu maupun kelompok penyelenggara, menjaga barang ataupun bangunan pemerintah, menjaga benda-benda yang menyangkut dokumen-dokumen penting seperti surat suara yang perlu serta sangat penting sekali dijaga dan kegiatan ini sudah berjalan dari awal pelaksanaan tahapan pilkada.

Doni juga menyampaikan terimakasih kepada TNI, Satpol PP dan Linmas, karena dengan kerjasama yang sinergitas yang terukur hingga tahapan hari tenang kondisi Pangandaran tetap kondusif. 

“Mari kita sukseskan Pilkada Pangandaran tahun 2020 ini, dan yang lebih penting saat pemungutan suara nanti tidak terjadi klaster penularan COVID-19,"pungkasnya. (PNews)


DIPREDIKSI ARUS WISATAWAN KE PANGANDARAN SAAT LIBUR NATAL DAN TAHUN BARU AKAN MELONJAK

PANGANDARANNEWS.COM - Kunjungan wisatawan ke daerah Pangandaran pada libur natal dan tahun baru diperkirakan akan meningkat. 

Seperti disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, Dedi Taufik, tentunya tingkat pengawasan dan pemantauan terkait penerapan protokol kesehatan (Prokes) dari para pengelola industri pariwisata, seluruh stake holder dan pemerintah daerah pun harus memberikan  perhatian khusus.

Usai melakukan monitoring di sektor akomodasi, kata Dedi, diperoleh informasi tingkat pemesanan  di beberapa hotel, untuk tanggal 24 sampai 31 Desember 2020, terjadi lonjakan sekitar 40 persen dan diperkirakan ini akan terus meningkat. 

“Saya sudah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar betul-betul penerapan prokes berjalan dengan baik, “ujarnya. (5/12)

Pemantauan prokes di Pangandaran yang mengandalkan sektor pariwisata, harus dilakukan secara konsisten dan hanya jangan terpaku pada momen tertentu serta selalu merujuk pada waspada Covid19 walau saat ini Pangandaran berada di level kuning (rendah), tapi ini jangan membuat kewaspadaan menurun dan masyarakat pun harus tetap disiplin.

Diakui Dedi, tingginya minat wisatawan pada momen libur panjang di akhir tahun memang menjadi peluang untuk memulihkn perekonomian masyarakat, tapi sisi lain di saat pandemi Covid-19  yang terjadi sepanjang tahun ini juga tidak bisa diabaikan begitu saja.

“Dua hal itu harus bisa berjalan beriringan, “tegasnya. (PNews)


INI JUMLAH KEKAYAAN YANG DIMILIKI KEDUA PASLON DI PILKADA PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM –
Bertempat di sekretariat di Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih, hari kemarin Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran mengumumkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kedua pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati yang akan berlaga pada Pilkada serentak Kabupaten Pangandaran tahun 2020, yang berlangsung di Aula KPU Minggu ( 06/12)
Paslon dengan nomer urut 1 (Juara), calon bupati Jeje Wiradinata memiliki kekayaan Rp 1.462.972.227, dan calon wakil Ujang Endin,total kekayaannya bernilai  Rp 6.692.907.500.

Sementara dari Paslon nomor urut 2 (Aman) Calon Bupati Adang Hadari memiliki harta kekayaan total senilai Rp 17.584.758.033, sedangkan wakilnya Supratman Rp 1.572.469.320.

Menurut Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin, kedua pasangan calon harus mengumumkan harta kekayaan kepada publik agar diketahui masyarakat, dalam aturannya maksimal dua hari sebelum pelaksanaan pemungutan suara yang akan dilaksanakan tanggal 9 desember 2020.

“Pengumuman harta kekayaan ini ada di PKPU Nomor 3 Tahun 2017 pasal 74, dan ini harus dipublikasikan agar masyarakat mengetahui kekayaan yang dimiliki masing-masing calon, “kata Muhtadin.  (PNews)

KADES CIBALONG: “BUDAYA GOTONG-ROYONG WARGA JADI MODAL UTAMA PEMBANGUNAN DESA”

Pangandarannews.com/tasiknews - Suksesnya sebuah program di tingkat desa tentu ini merupakan  dari kekuatan dan sinegritas BPD. LPM dan tokoh  masyarakat sebagai salah satu unsur utama dalam pembangunan, karena pemberdayaan masyarakat merupakan modal utama dalam program membangun desa mandiri baik dalam pembangunan fisik maupun non fisik.

Sepeti yang dilakukan Pemerintahan Desa Cibalong Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya yang terus menggiatkan program pemberdayaan masyarakatnya untuk terlibat langsung dalam proses pembangunan, mulai sejak perencanaan, pelaksanaan hingga melakukan evaluasi.

Menurut Kepala Desa Cibalong, Rahmat Sutendi, pemdes membuka akses informasi kegiatan yang ada di desa karena informasi akan menumbuhkan partisipasi sehingga prinsip-prinsip pengelolaan keuangan desa yang transparan dapat diimplementasikan dan pembangunan pun akan sesuai dengan prioritas kebutuhan masyarakat.

Rahmat mengungkapkan, masyarakat merupakan pelaku langsung serta unsur penting dalam proses pembangunan yang ada di desa, sehingga hampir seluruh program kegiatan Desa Cibalomg selalu melibatkan warga karena kunci keberhasilan program pembangunan bergantung dari sinergitas Pemdes, perangkat dan lapisan masyarakat.

Budaya gotong-royong dan budaya rembug, kata Rahmat, merupakan kearifan lokal yang hingga saat ini masih kental dalam menyelesaikan segala permasalahan, dan ini menjadi adalah modal utama dari pembangunan.

“Dalam setiap program saya selalu berharap agar masyarakat ikut andil dan berpartisipasi karena Sekecil apapun sumbangsih dan partisipasi masyarakat akan sangat bernilai bagi progress pembangunan dan kemjuan desa, maka mari membangun desa mandiri, “tutur Rahmat. (ANWARWALUYO)


HARI PERTAMA MASUK KERJA BUPATI PANGANDARAN GELAR RAKOR PERSIAPAN PILKADA

PANGANDARANNEWS.COM –Di hari pertama kembali bertugas setelah menjalani cuti selama 70 hari, Bupati Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata, kembali menghimbau kepada masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Pangandaran agar ikut mensukseskan Pilkada serentak Pangandaran tahun 2020 yang akan digelar tanggal 9 desember.

Ia mengatakan, tanggngjawab penyelenggaraan pilkada bukan hanya di pundak penyelenggara, tapi tugas semua lapisan masarakat dan pemerintah daerah.

“Ini bukan hanya tugas KPU, tapi seluruh jajaran pemerintah hinggake tingkat desa, “kata Jeje kepada sejumlah awak media usai memimpin rapat kordinasi di aula setda.(7/12)

Tingginya tingkat parisipasi pemilih dalam sebuah Pilkada merupakan salahsatu indikator suksesnya pesta demokrasi rakyat, sehingga ini menjadi upaya semua agar masyarakt yang sudah terdaptar di Daptar Pemilih Tetap (DPT) bisa datang ke TPS untuk memberikan hak suaranya.

“Dalam rakor tadi, kata Jeje, ia juga meminta kepada seluruh camat dan kepala desa agar senantiasa memantau ke TPS yang ada pada peta rawan bencana, karena sekarang musim hujan sehingga rawan terjadi banjir dan longsor di beberapa wilayah.

“Saya intruksikan agar segera menggelar rapat koordinasi dengan para kepala desa di wilayah masng-masing untuk menyampaikan hasil rakor hari ini, “terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin menyampaikan tahapan-tahapan pilkada yang sudah dilaksanakan dan sekarang masuk ke tahapan yang krusial.

Kata Muhtadin, sampai saat ini KPU telah melaksanakan distribusi logistik, seperti surat suara, alat kelengkapan administrasi dan lainnya  ke tingkat kecamatan, dan selanjutnya kelengkapan tersebut menuju tiap-tiap TPS. 

“Logistik ini besok akan disimpan di rumah ketua atau anggota KPPS terdekat ke lokasi TPS, dan tentunya setelah dibuat berita acara, “ungkap Muhtadin. (PNews)


KARENA KESAL WARGA CIRANCA RAMAI-RAMAI TANAM POHON PISANG DI TENGAH JALAN

Pangandarannews.com/tasiknews – Karena merasa kesal dengan kondisi jalan yang rusak dan tidak pernah dilakukan perbaikan, sejumlah warga Dusun Ciranca Desa Nagrog Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya pun menanam pohon pisang di tengah-tengah jalan yang berlumpur dengang digantungi tulisan “punten Bupati, tasikamalya , jalan Kabupaten teu diomean tos lami, rakyat tos ripuh” (maaf Pa Bupati, ini jalan Kabupaten sudah lama tidak diperbaiki, rakyat sudah kesulitan).(6/12)

Seperti disampaikan salah seorang warga, Asep Hilman, dalam akun media sosialnya, warga sudah merasa kesal karena  jalan di wilayahnya tidak kunjung diperbaiki sehingga warga pun sulit beraktivitas dengan kondisi jalan berbatu dan berlumpur saat turun hujan.

"Karena kesal, kami pun menanam pohon pisang di tengah jalan, “ujarnya. (6/12).  

Asep menyebutkan, akibat jalan rusak tidak jarang pernah terjadi kecelakaan seperti yang dilami salah seorang pedagangyang dagangannyan tumpah akibat kendaraannya tergelincir karena kondisi jalan berbatu dan becek.

Asep pun mendesak agar Pemkab Tasikamalaya memberi perhatian dan segera memperbaiki kondisi jalan yang menghubungkan dua desa lainnya di Kecamatan culemega.

“Apalagi Desa Nagrog memililki potensi wiasata yang bisa dikembangkan dan menjadi andalan ekonomi warga, “imbuhnya.

Menurutnya, di satu sisi sumber daya dimanfaatkan tapi sudah bertahun-tahun sarana jalan tidak kunjung diperbaiki. 

Jalan ini disini, kata Asep, dari dulu sampai sekarang warnanya merah, padahal jalan ini menjadi akses warga sehari-hari untuk menuju ke Taraju.

Asep mengatakan, tahun lalu wakil gubernur jawa barat pernah menjanjikan anggaran untuk pengaspalan, tapi sampai sekarang hingga tahun 2020 sudah mau habis masih belum ada realisasinya.

Asep juga mengancam, warga Dusun Ciranca dalam Pilkada serentak Kabupaten Tasikmalaya tahun ini akan memilih golput agar ada perhatian dari pemerintah daerah.

Asep mengatakan, untuk sementara sekarang warga pun berinisiatif memperbaiki jalan walau hanya cukup untuk memperbaiki beberapa meter saja dengan cara mengumpulkan uang dari pembagian bantuan terdampak Covid-19 untuk biaya membeli semen.

 “Dulu tahun 2001 Bupati Tasikmalaya ernah datang dan berjanji akan memperbaiki jalan disini, namun ternyata janji itu tidak pernah ada realisasinya, “kata Asep.(ANWARWALUYO)


WARGA CIBONGAS KESAL, KONDISI JALAN BERLUBANG RUSAK DAN TAK KUNJUNG DIPERBAIKI

Pangandarannews.com/tasiknews – Kondisi jalan Raya Pancatengha-Buniasih sudah lama menjadi pemandangan kusam, pasalnya dari nol kilo meter hingga ke Dusun Ciwatin kondisinya rusak dan memprihatinkan. Bukan hanya hanya kondisi jalan saja, nampak kebereadaan drainase pun nampak tak tertata dan amburadul padahal pembangunannya terbilang masih baru.

Tepat di Kampung Cibongas RT 01 / Rw 01, separo jalan pun amblas karena gorong-gorong yang sering dilalui Kendaraan bertonase berat, seperti truk pasir dan kendaraan besar lainnya yang membawa material semen dan kayu hasil hutan, sudah tak kta lagi menahan beban jalan.

Beberapa warga mengatakan, jika melalui jalur ini pengendara harus berhati-hati karena dengan kondisi jalan saat ini bisa saja menibulkan kecelakaan lalulintas.

Sepeti disampaikan salah seorang warga setempat, Yaya (37), tak hanya urusan covid, masalah infrastruktur jalan pun harus tetap jadi perhatian pemerintah, karena ini merupakan sarana vital publik.

“Kami menunggu reaksi pemerintah daerah, apakah peduli pada kondisi ini, “ungkapnya. (5/12)**ANWARWALUYO**

 

JELANG PILKADA SERENTAK TASIKMALAYA tahun 2020, SEJUMLAH PPS DAN LINMAS DESA CIBONGAS JALANI RAPID TES

pangandarannews.com/tasiknews – Menjelang pelaksanaan Pilkada pada tanggal 9 desember mendatang, 77 petugas PPS dan petugas ketertiban (Linmas) yang nantinya betugas di 11 Tempat Pemungutan Suara (TPS) Desa Cibongas Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmlaya, melakukan tes cepat deteksi Covid-19 (rapid test).

Saat dihubungi melalui telepon celullernya, Sekretaris Desa Cibongas, Dedi Yanto, membenarkan, tes cepat ini sangat penting  untuk mengantisipasi jika memang ada anggota yang reaktif sehingga nantinya dengan cepat dilanjutkan dengan tes usap (swab test). Dan hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar pilkada tidak menjadi klaster baru penularan Covid-19.

“Rapid tes yang dilaksanakan di kantor desa ini pada 7 petugas TPS dan 2 anggota Linmas dari tiap-tiap TPS yang ada di Desa Cibongas, “jelasnya. (4/12)

Apabila hasil tes cepat menyatakan ada anggota KPPS dan Linmas yang dinyatakan reaktif, kata Dedi, KPU tidak serta merta akan mengganti namun yang bersangkutan diminta untuk menjalani swab tes dan isolasi mandiri selama 14 hari, bila masih ada waktu sebelum yang bersangkutan kembali  persiapan bertugas.

Sebelumnya, imbuh Dedi, yang lebih dulu bertugas seperti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) juga telah menjalani tes cepat serupa sebelum bertugas.

Dedi berharap para petugas KPPS dan petugas ketertiban TPS selalu menerapkan protokol kesehatan yang berlakuserta menjaga kesehatan dan imun tubuh.

Menurut Dedi, Puskesmas sebagai pusat kesehatan milik pemerintah  pun memberikan fasilitas tes cepat kepada siapa saja yang ingin melakukan deteksi dini Covid-19, terermasuk kegiatan tes cepat yang direkomodasikanh PPK Kecamatan Pantengah.

Dedi juga menghimbau kepada 3.439 warga Desa Cibongas yang sudah tercatat dalam Daptar Peilih Tetap (DPT) bisa hadir untuk memberikan hak pilihnya pada tanggal 9 desember mendatang,.

“Mari kita sukseskan Pilkada serentak Kabupaten Tasikmalaya tahun 2020 dengan demokratis dan tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan pakai sabun, menggunakan masker dn jaga jarak, “pungkasnya. (UDIRSTANDI-ANWARWALUYO)



 

KABAR GEMBIRA, TPAD PERANGKAT DESA, LINMAS, POSYANDU, RT/RW DI PANGANDARAN TAHUN 2021 BAKAL NAIK

PANGANDARANNEWS.COM-Perangkat desa, Linmas, kader Posyandu, RT dan RW di Kabupaten Pangandaran, tahun 2021 dipastikan naik

Seperti beberapa waktu lalu disampaikan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pangandaran, Wawan Kustaman, S.Pd.,MM, selain mendapat penghasilan tetap (siltap), Tunjangan Pendapatan Asli Daerah (TPAD) perangkat desa juga akan naik di tahun 2021.

“Ini bukti serta perhatian khusus Pemekab pangandaran agar kinerja para pegawai desa lebih maksimal, dan TPAPD untuk perangkat desa telah diatur dalam Peraturan Bupati, ”kata Wawan. (30/11)

Wawan juga merinci kenaikan tersebut, diantaranya, untuk kepala desa nilai siltapnya Rp.3 juta dan  Sekretaris Desa Rp.2,250 juta, sementara untuk Kepala Urusan, Kepala Seksi, Stap hingga Kepala Dusun masing-masing Rp.2,050 juta. Dan selain siltap, kades dan perangkat desa juga mendapatkan TPAD, untuk kepala desa yang sebelumnya mendapat Rp 2 juta pada tahun depan naik menjadi Rp 2,150 juta. Dan untuk Sekdes dari tadinya Rp1,5 juta setiap bulan naik menjadi Rp1,6 jta, 

Kaur, Kasi, staf dan Kadus dari TPAD sebelumnya Rp1 jta tahun 2021 naik menjadi Rp1,2 juta, 

untukLinmas dari Rp.1.750.000 naik menjadi Rp.2 juta, Kader posyandu dari Rp1,2 juta per orang, 1 naik menjadi Rp.1,750 juta, dan selain itu TPAD untuk RT yang semulai Rp2,250 juta naik menjadi Rp.2,5 juta.

“Sementara RW yang yang tadinya mendapat Rp.2,5 juta, pada tahun 2-21 naik menjadi Rp.2,750 juta, “terang Wawan. (PNews)


UNTUK UPAYA PARITISIPASI PEMILIH KPU PANGANDARAN AJAK DKM SOSIALISASIKAN PILKADA

KETUA KPU PANGANDARAN, MUHTADIN
PANGANDARANNEWS.COM- Berbagai langkah dan uaya dilakukan KPU Pangandaran mensosialisasikan Pilkada untuk bisa meningkatkan kehadiran pemilih di Tempat pemungutan Suara (TPS), salahsatnya melakukan bekerjasama dengan Dewan Kesejahteran mesjid (DKM) .

Menurut Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin, diharapkan dengan langkah ini jumlah warga yang datang ke tps untuk menyalurkan hak politiknya semakin meningkat.

“Mudah-mudahan partisipasi pemiih Kabupaten Pangandaran pada pilkada tahun ini bisa meningkat, “ujarnya.(3/12)

Muhtadin menjelaskan, melalui pengajian atau kegiatan keagamaan lainnya nantintnya para pengurus DKM akan menyampaikan himbauan pada warga untuk datang ke TPS, ini bisa dilaksanakan karena yang dilarang dilakukan di mesjid adalah kampanye.

 Disoal ada penggiringan pada pada salah-satu pasangan calon (paslon) saat DKM mengajakan warga datang ke TPS, kata Muhtadin, pihaknya sudah mengantisipasinya dengan memberikan narasi sosialisasi yang akan disampaikan pada warga, sehingga DKM pun hanya tinggal membacakan teks yan diberikan KPU tanpa harus menambah dan mengurangi redaksi yang ada pada draft tersebut.

“Dan saya yakin, DKM pun paham kapan waktu yang tepat untuk menyampaikan sosialisasi tersebut. Sehingga tidak akan mengganggu kegiatan keagamaan lainnya, “terang Muhtadin.

Ia menambahkan, tingkat partisipasi pemilih pada pilkada ini sangat penting bagi sebuah proses demokrasi, dan target partisipasi pemilih pada Pilkada Kabupaten Pangandaran ditetapkan di angka 77,5 persen,

“Mudah-mudahan target tersebut bisa tercapai, “pungkasnya. (PNews)


KUNJUNGAN KAPOLDA JABAR DAN PANGDAM III/SILIWANGI PASTIKAN KESIAPAN PILKADA PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Dalam kunjungan kerjanya ke sejumlah daerah yang tahun ini melaksanakan Pilkada serentak, seperti Kabupaten Karawang, Indramayu , Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran, Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri dan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto menemui para pasangan calon (Paslon) Kepala Daerah, Kapolda dan Pangdam juga bertemu paslon di Pilkada Pangandaran 2020 bertempat di salah satu hotel di kawasan pantai barat.(2/12)

Menurut Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri, kunjungan bersama Pangdam III/Siliwangi ini untuk meninjau langsung kesiapan pelaksanaan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan beberapa hari mendatang, tepatnya tanggal 9 Desember.

“Saya meminta pada kedua paslon agar tetap bisa menjaga kondusifitas daerah, “katanya.   

Ahmad Dofiri mengakui, jika dilihat dari pelaksanaan tahapan-tahapan sudah berjalan lancar dan demokratis, tingkat partisipasi masyarakat juga sudah bagus. 

“Saya juga melihat semua persiapan pelaksaan pencoblosan pada hari H nanti, KPU Pangandaran sudah siap, “imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Kabupaten Pangandaran Muhtadin, juga menyampaikan, menjelang hari H pencoblosan, pihaknya sudah siap. 

Disoal adanya TPS yang  ada tiga titik daerah rawan bencana, Muhtadin mengatakan, ketiga titik itu ada di Kecamatan Pangandaran, Kalipucang dan Cigugur.

“Tapi Insaalloh, kami sudah siap mengatasinya, “ujarnya singkat. (PNews)


PADA KEGIATAN RESES AKHIR TAHUN, KETUA DPRD PANGANDARAN SERAP ASPIRASI PETANI PENDERES KELAPA

Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin
PANGANDARANNEWS.COM - Reses Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin, yang dilaksanakan pada akhir tahun 2020 menyerap aspirasi penderes kelapa di Desa Emplak Kecamatan Kalipucang dan dihadiri masyarakat dari berbagai unsur, berbeda dengan pelaksanaan reses sebelumnya, karena pada kondisi pandemi Covid-19 reses harus dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Reses ini, kata Asep, merupakan kewajiban setiap anggota DPRD untuk mendengar, mengetahui dan menerima aspirasi masyarakat, dan hasil reses ini selanjutnya menjadi dasar dalam menyusun pembangunan daerah agar bisa menyentuh serta manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. 

"Kami di DPRD bertanggungjawab pada aspirasi warga ini, “tegasnya.

Pada prinsipnya, imbuh Asep, setiap aspirasi masyarakat menjadi suatu kebutuhan prioritas masyarakat, sehingga diharapkan aspirasi masyarakat ini bisa terealisasi secara sempurna.

Ia juga mengatakan, fungsi reses juga merupakan salah satu kegiatan DPRD diluar persidangan dengan melakukan kunjungan ke Daerah Pilihan (Dapil) untuk menampung apa yang menjadi  harapan warga, dan salah satu aspirasi yang menjadi masukan dalam reses ini, terkait penderes kelapa.

Kata Asep, pemerintah harus hadir, serius berpikir dan memiliki langkah-langkah strategis memperhatikan petani penderes agar produksi gula kelapa kedepan betul-betul menjadi produk unggulan Kabupaten Pangandaran.

“Dan jika ini dilakukan pemerintah secara maksimal, maka selaian nantinya gula kelapa menjadi produk andalan, kesejahteraan penderes pun bisa leih sejahtera, “imbuhnya. (PNews)


KETUA DPRD PANGANDARAN PIMPIN PEMBAHASAN PENYEMPURNAAN RAPERDA APBD 2021 DAN PENJABARAN APBD 2021

PANGANDARANNEWS.COM – Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin beberapa waktu lalu memimpin rapat pembahasan penyempurnaan hasil evaluasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD tahun 2021 dan penjabaran APBD tahun 2021.

Usai memimpin rapat tersebut, kepada awak media, Asep mengatakan, setelah mendapat evaluasi Gubernur Jawa Barat Raperda APBD 2021 dan Penjabaran APBD 2021harus ada penyempurnaan, untuk itu DPRD juga sudah minta TAPD untuk menyampaikan hasil tanggapannya.

“Dan Sekda Pangandaran telah memaparkan bahwa hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat menyebutkan dalam menyusun Raperda APBD tahun 2021  Pemkab Pangandaran harus konsisten, mulai dari RKPD, KUA, PPAS dan RAPBD, “terangnya.

Selain itu, kata Asep lagi, Pemkab Pangandaran pun telah mengalokasikan Anggaran Belanja Daerah (ABD) untuk mendukung tujuh prioritas pembangunan Nasional dan 10 prioritas pembangunan Provinsi tahun 2021.

"Untuk pendapatan daerah dalam APBD 2021 tercatat Rp1,4 Triliun dan belanja daerah sebesar Rp1,4 Triliun," tambahnya.

Ia menambahkan, pada target penerimaan pembiayaan daerah, seperti sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran sebelumnya sebesar Rp 20 Miliar harus didasarkan perhitungan yang cermat. Selain itu juga rasionalisasi anggaran tahun 2020, dalam rangka menghindari  kemungkinan adanya pengeluaran pada tahun 2021 yang tidak dapat tercapainya Silpa yang direncanakan.

Dan terhadap penyediaan alokasi anggaran untuk penyertaan modal daerah, Asep mengatakan  sebesar Rp6,5 Miliar dengan rincian seluruhnya dialokasikan untuk penyertaan BUMD.

"Itu dapat dilaksanakan apabila jumlah yang akan disertakan dalam tahun anggaran berkenaan dengan telah ditetapkan dalam Perda," jelas Asep. (PNews)


SELAIN PENGUATAN TANGGUL DAS, UNTUK ATASI BANJIR WARGA JANGAN BUANG SAMPAH KE SUNGAI

Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin 
PANGANDARANNEWS.COM – Bencana alam banjir lebih sering karena diakibatkan ulah manusia yang tidak disiplin membuang sampah ke sungai sehingga aliran sungai pun tersendat. Dan jika sudah demikian kemungkinan besar yang bakal terjadi air sungai akan meluap kedarat dan  menggenangi permukiman warga.


Demikian disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran Asep Noordin, saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu. (19/11)

Asep pun mengajak seluruh warga Pangandaran untuk memperhatikan kelestarian alam khususnya Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk meminimalisir terjadinya banjir.

"Sama, di Kabupaten Pangandaran pun bencana banjir sering diakibatkan kondisi sungai yang sudah rusak,"ujarnya.

Asep mengatakan, kondisi DAS ini harus menjadi perhatian khusus pemerintah daerah, karena jika arus sungai tidak mengalir lancar, kondisi sungainya dangkal dan tanggulnya kurang refersentatif maka berpotensi menimbulakn bencana banjir.

Seperti yang sering terjadi di Kecamatan Mangunjaya, menurutnya, salah satu solusi untuk mengatasinya harus ada normalisasi sungai Cikaso dan penguatan tanggul juga masyarakat pun harus dilibatkan dalam menjaga lingkungan di sekitar aliran sungai.

Kejadian banjir musiman ini hampir terjadi setiap tahun, dan DPRD sendiri sudah melakukan dialog dengan para tokoh masyarakat dan Pemerintah Desa untuk bersama melakukan upaya pencegahan dan meminimalisir banjir ini.

“Saya mengimbau pada seluruh elemen masyarakat saat ini harus sudah mulai sadar untuk tidak membuang sampah ke sungai, “pungkasnya. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN