UPDATE KASUS CORONA DI KABUPATEN PANGANDARAN PER 10 MEI 2020 PUKUL 16.00 WIB

PANGANDARANNEWS.COM – Ini up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Minggu tanggal 10 Mei 2020 pukul 16.00 WIB, yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

Kasus Terkonfirmasi  Covid-19

Total  : 1 orang
Sembuh : 1 orang
WNI    :  1 orang
Laki2  :   orang
Perem : 1 orang
Usia
20 - 29 :  orang
30 – 39 :  orang
50 - 59 :  orang
60 - 69 :  1 orang

Dalam Pengawasan:
1. Total :  7 orang
2. Selesai : 4 orang
  - meninggal : 3 org
3. Masih pengawasan:  orang
4  Laki-Laki : 3 orang
5. Perempuan    :  4orang
6. WNI :  7 orang
7. WNA : 0 orang
8. Usia :
< 5 th :
6-19    : 1 orang
20-29 : 1 orang
30-39 :
40-49 :
50-59 : 1 orang
60-69 : 3 orang
70-79 : 1  orang
>80    : 

Dalam Pemantauan:
1. Total : 527 orang
2. Selesai : 519 orang
3. Msh pemantauan: 8 org
4. Laki-Laki : 325 orang
5. Perempuan    : 202 orang
6. WNI :  522 orang
7. WNA : 5 orang
8. Usia :
< 5 th :     10  orang
6-19    :     73 orang
20-29 :   219 orang
30-39 :   76  orang
40-49 :   68  orang
50-59 :   44 orang
60-69 :   26  orang
70-79 :    9 orang
>80      :    2  orang

Orang Tanpa Gejala (OTG)
Total : 61 orang
Selesai : 59 orang

Masih Pemantauan : 2

Hasil Lab. Swab : 32 orang
Positif    : 1 orang
Negatif   : 31 orang

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.
Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 10 Mei 2020 :
                   



























WARGA LINGGARAJA KESAL, SEKDES KAYA TERDAPTAR JADI PENERIMA BANTUAN SOSIAL BPNT

TASIKNEWS-Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT) yang disalurkan untuk warga masyarakat tidak mampu ( miskin) di Desa Linggaraja Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya diduga tidak tepat sasaran, pasalnya warga yang rumahnya bagus memiliki mobil dan speda motor pun tercatat menjadi penerima bantuan sosial tersebut.

Malah, menurut salah seorang warga, sekretaris desa yang terbilang kaya pun mendapatkan bantuan sosial ini. Padahal masih banyak warga yang jelas-jelas membutuhkan program tersebut tidak menerima, kejadian ini jelas membuat warga Desa Linggaraja pun cemburu sosial.

"Kami berharap sekdes Linggaraja, Bapa Maman Rusman, sadar diri jangan sampai memicu kekesalan warga, cepat bikin surat pengunduran diri agar tidak menjadi Keluarga Penerima Manfaat dari program BPNT,"tegasnya.(10/5)

Ditemui secara terpisah, Kapolsek Sukaraja, AKP Pengki, mengaku pihaknya baru tahu persoalan ini setelah ada informasi langsung dari warga.

“Kami pun cepat tanggap dan segera memanggil Bapa Maman Rusman, sekdes Linggaraja, “terang Pengki.

Pengki mengatakan, pihaknya sudah langsung meminta yang bersangkutan memberikan penjelasan sekaligus memintanya agar secepatnya mengundurkan diri dari anggota keluarga penerima manfaat BPNT.

Akhirnya kepada pihak kepolisian, kataPengki, Sekdes Maman Rusman menyatakan siap untuk memberikan program BPNT ini kepada yang berhak menerima serta bersedia menyatakan mengundurkan diri dari penerima bantuan sosial BPNT.

“Saya meminta kepada seluruh masyarakat Kecamatan Sukaraja jangan takut untuk menginformasikan bila ada penerima bantuan yang tak tepat sasaran, "tegas Pengki. (ANWARWALUYO)

KARANGTARUNA ERENPALAY GAET ORMAS DAN BUMDES GELAR AKSI SOSIAL JALANAN

TASIKNEWS-Aksi simpatik ditunjukan Karangtaruna Desa Erenpalay Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya, dengan membagi-bagikan takjil (makanan pembuka puasa) dan masker kepada masyarakat yang kebetulan melewati jalan di depan kantor desa.

Kegiatan sosial in dipimpin langsung Ketua Karangtaruna,  Cecep mulyana, dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan sejumlah anggota ormas Pemuda Pancasila PAC  Cibalong.

Menurut Cecep, Karangtaruna merasa terpanggil untuk bersama-sama dalam usaha pencegahan  covid 19, sehingga diharapkan dengan kebiatan bakti sosial ini dapat meringankan beban masyarakat.
Dikatakan Cecep, piahknya menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa berhati-hati dalam pandemi covid 19 dengan selalu mengikuti anjuran dari pemerintah, seperti membiasakan hidup bersih dengan sering mencuci tangan , menghindari kerumunan, dan lebih memilih berdiam diri dirumah jika tidak ada keperluan penting.

Ia menambahkan, masyarakat diharapkan selalu sayangi sesama , jadikan diri sendiri sebagai pelopor pencegahan menularnya virus corona, dengan memperbanyak  ibadah dan berdoa, sehingga diharapkan bangsa ini segera terlepas dari wabah ini dan Desa Erenpalay pun terbebas dari ancaman covid-19

“Kita semua berharap bencana non alam ini segera berakhir, sehingga kedepannya kita bisa bersilaturahmi  melalui jalinan persatuan dan kesatuan membangun negeri  yang kita cintai ini. “imbuh Cecep. (ANWARWALUYO)

DD SUKAMAJU TAHUN 2020 DIALOKASIKAN UNTUK PEMBANGUNAN JALAN HOT MIX

TASIKNEWS-Alokasi anggaran Dana Desa (DD) Sukamaju Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya untuk tahap I tahun 2020, dialokasikan dalam pembangunan jalan hot mix sepanjang 1.250 x 3,7 meter di ruas jalan Datarandu.

Seperti disampaikan Kepala Desa Sukamaju, Ade Supriatna, pembangunan jalan ber-hot mix ini untuk meningkatkan kebutuhan dasar fisik di Desa Sukamaju serta menjamin sektor ekonomi  publik.

Dengan dibangunnya jalan hot mix ini, kata Ade, sangat besar manfaat yang bisa dirasakan masyarakat dari semua sektor.

“Penggunaan aspal semi hot mix ini tentunya akan lebih awet karena jalan tidk mudah berlubang, “imbuh Ade , “ungkap Ade,  didampingi sekdes, yayat supriata, Ketua BPD, Ketua LPM, Babinsa dan Babinkamtibmas, saat memantau di lokasi pengaspalan.(9/5)

Ade berharap, pembangunan jalan di desanya bisa dinikmati dan diambil manfaat sepenuhnyauntuk warga.  (ANWARWALUYO)

KABAR BAIK, PASIEN POSITIF COVID-19 ASAL KAB. PANGANDARAN KINI DINYATAKAN NEGATIF DAN SEMBUH

PANGANDARANNEWS.COM –Setelah beberapa hari dirawat di ruang isolasi RSUD Kota Banjar, akhirnya pasien positif covid-19 asal Desa Cintaratu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, dinyatakan sembuh.

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, berdasarkan hasil Swab yang keduanya dinyatakan  negatif Covid-19,  pada tanggal 8 mei 2020 pihak RSUD Banjar pun mengijinkan pasien tersebut pulang ke rumahnya untuk menjalani isolasi mandiri.

Jeje menambahkan, ia pun langsung mengumumkan kesembuhan pasien ini setelahdi terima hasil swab keduanya dinyatakan negatif dengan kondisi kesehatan yang sudah membaik serta makan dan aktivitasnya pun sudah normal kembali.

“Meskipun sudah dinyatakan sehat, tapi masih ada kewajiban untuk dilakukan Swab yang ketiga dan ke empat dan saat ini pasien tinggal sendiri, “terang  bupati.(9/5)

Dan untuk mengetahui kondisi pasien lebih detail lagi, kata bupati, Pemekab Pangandaran pun langsung melakukan Rapit Test dengan dua cara, pertama melalui alteri dan hasilnya negatif dan yang kedua melalui urat vena juga hasilnya negatif.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Jeje menyampaikan terimakasih kepada seluruh jajaran manajemen RSUD Kota Banjar beserta dokter dan para medis lainnya yang sudah merawat warga positif Covid-19 asal Pangandaran hingga sekarang dinyatakan negatif dan sembuh.

“Mudah-mudahan upaya luar biasa dari para dokter dan tenaga medis RSUD Banjar ini menjadi amal ibadah di bulan suci ini,”imbuhnya. (PNews)

DESA PARAKANHONJE SALURKAN SEMBAKO BANPROV COVID-19 UNTUK 17 KK

TASIKNEWS-Kepala Desa Parakanhonje Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya, Abduloh, didampingi sekretaris desa, babinsa, babinkamtibmas  dan sejumlah tokoh masyarakat, hari kemarin  menyerahkan bantuan sembako dari Peprov Jawa Barat untuk 17 kepala kelurag (KK), bertempat di aula desa.(8/5)

Kepada sejumlah awak media, Abduloh, menyampaikan, bantuan tersebut merupakan realisasi penyaluran bantuan dari propinsi jawa barat berbentuk bahan sembako dan uang tunai Rp 150 ribu untuk beberapa warganya yang mengalami kesulitan ekonomi akibat virus corona.

“Ini merupakan bentuk tanggungjawab dan kepedulian kami dari pemerintahan desa untuk segera melaksanakan penyaluran bantuan ini, “ujarnya.

Abduloh berharap bantuan ini bisa meringankan kebutuhan beban rumahtangga selama bulan ramadhan sekarang ini, sehingga bantuan ini pun tentu bisa dirasakan langsung manfaatnya.

Ia juga berpesan agar masyarakat tetap menjaga pola hidup sehat, sering cuci tanggan pakai sabun dan tingkatkan ibadah di bulan suci ini sehingga bencana non alam pandemi virus corona ini pun segera berlalu.

“Mudah-mudahan saat idul fitri tiba wabah covid-19 ini sudah hilang sehingga kita pun dapat merayakan hari lebaran dengan suka cita, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)

DAUD ACHMAD: “DALAM PENANGANAN COVID-19 PANGANDARAN LAYAK JADI BENCHMARKING DI JAWA BARAT”

PANGANDARANNEWS.COM-Pemerintahan Provinsi Jawa Barat memberikan apresiasi terkait penangani penyebaran covid-19 di Kabupaten Pangandaran.

Seperti disampaikan Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Barat, Daud Achmad, saat berkunjung ke pemda Pangandaran, menurutnya kedatangan yang didampingi Kepala Dinas Sosial jabar serta tim, karena ingin melihat langsung ke lapangan terkait pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jabar di Kabupaten Pangandaran.

Dan ternyata, kata Daud, sebelum PSBB Jabar ini di berlakukan, Kabupaten Pangandaran sudah melaksanakan apa-apa yang ada dalam PSBB.

“Ini kelebihan pangandaran dibanding daerah lainnya di jabar, “ungkap Daud, usai diterima Bupati-Wakil Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata-H. Aang Hadari, Sekda, Kusdiana dan beberapa pejabat di lingkup Pemkab Pangandaran, di kator bupati.(8/5)

Daud mengatakan, kebijakan Pemkab Pangandaran dalam menangani pencegahan virus corona ini, tentunya bisa dijadikan benchmarking (tolak ukur) untuk kabupaten-kota lainnya di Jawa Barat, karena sejatinya tujuan dan apa yang ada dalam PSBB Jabar ini sudah dilakukan sebelumnya di Pangandaran atau Sebelum ada intruksi pelaksanaan PSBB ternyata Bupati Pangandaran sudah menerapkannya di Pangandaran.

“Tentu hal ini akan kami laporkan langsung ke Pa Gubernur, “kata Daud lagi.

Karena kunci untuk memutus mata rantai penyebaran  virus cirona ini adalah bagaiman orang tidak masuk ke dalam wilayah masing-masing daerah serta kemudian dengan mengurangi kerumunan-kerumunan masa dengan jumlah banyak.

Daud menambahkan, di Pangandaran pergerakan orang sudah berkurang kemudian jaminan sosial selain dari pemerintah pusat dan pemprov, Pemkab Pangandaran pun sudah menyalurkan, dan memang hal seperti  ini yang haru dilakukan daerah lainnya di jabar.

“Kami sangat mengaprsiasi karena saya juga selalu mengikuti perkembangannya, dan saya kira Pangandaran ini berhasil, “tegasnya. (PNews)

HARI INI BANTUAN PEMPROV JABAR DISALURKAN UNTUK WARGA CIKATOMAS DAN PANCATENGAH

TASIKNEWS-Hari ini (7/5) penyaluran bantuan tunai dan non tunai dari Provinsi Jawa Barat terdampak Covid 19 melalui Kantor Pos Kecamatan Cikatomas diserahterimakan kepada para kepala desa dari dua kecamatan, Cikatomas dan Kecamatan Pancatengah.

Penyaluran bantuan ini, setelah sebelumnya dilaksanakan secara simbolis oleh kepala Kantor Pos, H. Deni kepada Camat Cikatomas, Maman Rahman dan Camat Pancatengah, Deni Kisumah, untuk selanjutnya diserahkan kepada kepala desa di dua kecamatan tersebut.

Dalam ketentuan bantuan seharusnya menggunakan jasa ojek on line (ojol) ke setiap warga penerima bantuan atau Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS), namun karena tidak ada ajol di daerah tersebut sehingga penyalurannya pun diserahkan pada petugas gugus tugas desa.

Dalam serah terima bantuan Tunai dan Non tunai terdampak pandemi covid 19 ini turut dihadiri Muspika Kecamatan, Koramil 1218/ckm, Kapolsek Cikatomas dan Team Gugus Tugas Kecamatan Cikatomas selaku monitoring. Sedangkan untuk pengawasan bantuan hingga sampai ke masyarakat, ini dilakukan Babinsa dan Babinkantibmas di desa masing-masing.

Menurut Camat Pancatengah, Deni Kisumah, cara penyaluran ini dimaksudkan untuk menghindari kerumunan warga dalam rangka mendukung program pemerintah, memutus mata rantai penyebaran covid.

“Semoga bantuan ini bisa bermampaat  bagi masyrakat untuk meyambung  hidup dalam  keberkahan ramadhan dan mari kita berdoa’  semoga virus corona iini cepat hilang, “ungkapnya. (ANWAWALUYO)

DESA PEKEMITAN ALOKASIKAN ANGGARAN DESA UNTUK BLT COVID-19 SELAMA 3 BULAN

TASIKNEWS-Kades Pakemitanikatomas Kabupaten Tasikmalaya, H Aih Solih, pimpin musyawarah desa Khusus (musdessus) untuk membahas mekanisme pelaksanan penyaluran pembagian dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) covid-19 yang diperkirakan  akan dlaksanakan setelah  ada verifikasi data si penerima, dan data ini benar-benar merupakan validasi nama-nama orang yang tidak mampu seperti manula, punya penyakit menahun, penyakit kronis dan warga yang memang berhak mendapatkannya.

Dalam rapat yang dilaksanakan di ruang kantor desa ini, turut dihadiri ketua BPD, Yoyo Wahyu juga  sebagai narasumber, pendamping desa, Hilman dan Robi Ahmad, 47 perangkat RT dan perangkat desa.

“Alokasi anggaran bansos ini rencananya akan memangkas dari 4 anggaran desa, diantaranya,  Pembangunan Pasar kuliner, Pembangunan jalan desa kampung Cibitung, Kampung polibek dan  Penanganan Distancin, “terang Aih.(6/5)

Aih menuturkan, pemangkasan anggaran Dana Desa (DD) akan disepakati bersama oleh para peserta musdesus dengan ditambah persentase dari DD yang sudah diintruksikan pemerintah.

Sementara maksud dan tujuan pemangkasan anggaran desa, kata Aih, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan bansos, sehingga warga pun segera menerima bantuan BLT covid 19 yang saat ini sangat di harapkan.

“Dan nantuan Rp 600 ribu berupa uang tunai kepada warga terdampak covid 19 ini bukan sekali saja tapi akan diberikan setiap bulan selama tiga bulan ke depan, “terang Aih lagi.

Dengan adanya bansos ini, pemdes menghimbau kepada masyarakat untuk diam di rumah saja selama pandemi covid-19 untuk mencegah penularan. Karena dengan adanya BLT ini masyrakat bisa menyambung kebutuhan hidup.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu warga hingga idul fitri nanti, dan semoga v 19  bisa irus corona ini segera hilang, “pungkasnya. (UDIRUSTANDI)

BAWASLU PANGANDARAN TERBITKAN SURAT EDARAN, PEJABAT DILARANG POLITISASI BANTUAN SOSIAL COVID-19

PANGANDARANNEWS.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran memberikan himbauan kepada stake holder untuk tidak menjadikan bantuan pencegahan covid 19 sebagai alat politik (06/05/2020)

Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Pangandaran, Iwan Yudiawan, di kantor sekretariat Bawaslu Pangandaran di Desa Karangbenda Kecamatan Parigi.

Menurutnya, himbauan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Bawaslu RI nomor 0266/K.Bawaslu/PM.00.00/04/2020, tentang Pencegahan Tindakan Pelanggaran dan arahan dari
Bawaslu Jabar.

Dikatakan Iwan, pihaknya pun segara membuat himbauan secara tertulis kepada seluruh stake holder untuk melakukan tindakan pencegahan dan pelanggaran, seperti, stake holder dilarang lakukan politik uang terhadap bantuan, ASN diminta netral serta dilarang melakukan mutasi jabatan 6 bulan sebelum tanggal penetapan paslon dan manfaatkan bantuan sosial (bansos) covid-19 yang menguntungkan atau merugikan paslon.

“Ketentuan ini juga berlaku untuk pejabat daerah, ASN, TNI, Polri dan kepaa desa, “terang Iwan. (6/5)

Ia menambahkan, hal ini merupakan bentuk tindaklanjut SE di atas serta berkaca dari beberapa daerah yang akan melaksanakan Pilkada telah terjadi politisasi dalam penanggulangan covid 19.

Hal senada dikatakan Kordiv PHL, Gaga Abdillah Sihab, himbauan dan koordinasi intensif dengan semua pihak ini menjadi penting sebagai bagian dari kerja pencegahan Bawaslu agar tidak ada satu pihak pun yang memanfaatkan penanganan covid 19 sebagai panggung politik.(Pnews)

HARI PERTAMA DIBERLAKUKAN PSBB, PUSAT KOTA TASIK LENGGANG SEPERTI TAK BERPENGHUNI

TASIKNEWS-Hari pertama  Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Tasikmalaya  hz  telah diterapkan sejak pukul 00.01 WIB, Rabu tangga 6 Mei 2020 dini hari tadi, tampak di pusat kota Tasik ratusan petugas  dari Polri, TNI dan Dinas Perhubungan, tersebar mengisi pos-pos penjagaan akses masuk ke wilayah perkotaan sehingga sepanjang jalan pun sepi seperti tak berpenghuni.

Padahal sebelum diberlakukan PSBB, setiap pagi biasanya masih terlihat hilir mudik mobil dan motor yang pulang dari pusat-pusat perbelanjaan, pasar atau warga yang hanya sekadar jalan-jalan pagi.

Wali Kota Tasik, Budi Budiman, kepada sejumlah awak media yang menemuinya di balai kota, mengatakan, pemkot sudah tempatkan sekitar 500 petugas gabungan yang ditempatkan di 45 pos penjagaan perbatasan.

Budi mengatakan, PSBB sudah berlaku sejak pukul 00.00 dini hari tadi dan berlaku selama 14 hari ke depan.

“Sejak hari pertama pemberlakuan PSBB, dan masyarakat pun diharap mengikuti imbauan pemerintah ini, “ kata Budi.(6/5)

Sementara secara terpisah  beragam tanggapan masyarakat pun terlontar,  salah  satunya dari pedagang yang biasa berjualan di pusat kota. Menurutnya, kebijakan PSBB ini sangat berdampak pada ekonomi masyarakat kecil.

Ia menuturkan, di satu sisi ia harus patuh pada aturan pemerintah, tapi di sisi lain ia pun harus tetap bisa menutupi kebutuhan keluarga.

“Pemerintah pun harusnya bisa memikirkan nasib kami, agar kami tidak kelaparan walau kami tidak keluar rumah untuk usaha, “keluhnya. (ANWARWALUYO)

UPDATE KASUS CORONA DI KABUPATEN PANGANDARAN PER 6 MEI 2020 PUKUL 16.00 WIB

PANGANDARANNEWS.COM – Ini up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Minggu tanggal 6 Mei 2020 pukul 16.00 WIB, yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS TERKONFIRMASI  COVID-19
Total   : 1 org
Msh dlm Perawatan : 1 org
WNI     :  1 org
Laki2   :   org
Perem : 1 org
Usia
20 - 29 :  org
30 - 39 :  org
50 - 59 :  org
60 - 69 :  1 org

*DALAM PENGAWASAN:
1. Total :  7org
2. Selesai : 3 org
  - meninggal : 3 org
3. Msh pengawasan: 1 org
4  Laki-Laki : 3org
5. Perempuan :  4org
6. WNI :  7 org
7. WNA : 0 org
8. Usia :
< 5 th :
6-19   : 1 org
20-29 : 1 org
30-39 :
40-49 :
50-59 : 1 org
60-69 : 3 org
70-79 : 1  org
>80    :

*DALAM PEMANTAUAN:

1. Total : 523 org
2. Selesai : 506 org
3. Msh pemantauan:  17 org
4. Laki-Laki : 324 org
5. Perempuan : 199 org
6. WNI :  518 org
7. WNA : 5 org
8. Usia :
< 5 th :     10  org
6-19   :     72 org
20-29 :   218 org
30-39 :   76  org
40-49 :   68  org
50-59 :   43 org
60-69 :   26  org
70-79 :    8 org
>80     :    2  org

ORANG TANPA GEJALA (OTG)

TOTAL : 61
SELESAI : 59

MASIH PEMANTAUAN : 2

*Hasil Lab. Swab*
Positif   : 1 org
Negatif  : 2 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 6 Mei 2020 :























 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN