WARGA DESA CIKUPA PENERIMA BPS AGAR AKTIF DALAM KEGIATAN SOSIAL DAN TAAT PBB

TASIKNEWS-Bantuan Pangan Sosial (BPS) untuk bulan maret-Agustus, jumlahnya mengalami kenaikan lagi menjadi Rp.200 ribu/ KPM, dan komoditi yang disalurkan pun ditambahkan menjadi 6 Komoditas

Menurut Sekmat Karangnunggal, Dedi Mulyana, SIp., MSi, yang terjun langsung ke lapanagan didampingi Tikor yang lainnya, seperti TKSK, Ketua Pendamping PKH kecamatan dan Pendamping Desa, Babinsa, Serka Mamat, Babinmas Bripka. Berni N.H, dan Kepala Desa Cikupa, Yudha Heryadi serta bersama mengawasi penyaluran bantuan sembako sesuai jadwal yang ditetapkan untuk Desa Cikupa di E-Waroeng  Ane.

Kepada Pemerintahan Desa Cikupa, Dedi Mulyana, menyarankan agar selalu melayani dan mengawasi dengan baik, serta bagi masyarakat penerima manfaat agar selalu tetap bersyukur dan aktif dalam berbagai kegiatan jangan sampai mendapat kecemburuan warga yang lain yang tidak mendapatkan bantuan.

“Saya juga menghimbau pada penerima manfaat untuk selalu aktif dalam kegiatan sosial, bergotong royong lebih giat lagi dan taat bayar PBB, “ujar Dedi. (16/3)

Data hasil kegiatan ini, ujar Dedi, akan dihimpun 3 bulan sekali  kemudian dimasukan pada data Siks N G di Desa, sehingga kelayakan penerima bantuan pun akan lebih akurat.

“Dan terkait rencana labelisasi masyarakat pra sejahtera, ini akan dilakukan, jadi dimohon siapapun agar ikhlas dan tidak jadi masalah,”kata Dedilagi..

Sementara Kepala DEsa Cikupa, Yudha Heryadhi yang didampingi TKSK Jajang, dalam arahannya menyampaikan, andaikan ada permasalahan terkait penyaluran bantuan sembako agar diselesaikan sesuai prosedur dan tidak jadi masalah yang dapat merugikan semua.

Kata Yudha, pihak Pemdes merasa prihatin ketika masyarakatnya hingga saat ini masih banyak yang kurang mampu/miskin atau masih masuk dalam katagori Indeks Desa Tertinggal (IDT).

“Namun saya bersyukur jkarena mayarakat Desa Cikupa masih dapat perhatian penuh dari pemerintah, sehingga  beban ekonomi dari penerima manfaat  masih bisa diringankan, “kata Yudha. (ANWARWALUYO-JAJANG)

AJANG MATASAFAS COMPETITION MTS AL FALAH SIMPANG AHIRKAN SISWA BERPRESTASI DI BIDANG OLAHRAGA

TASIKNEWS- Matsafas Competition 2020 yang dilaksanakan MTs Al Falah Simpang, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, resmi ditutup pada  sabtu tanggal 14 maret.

Dari 3 pertandingan olahraga yang dilaksanakan pada kegiatan itu, diikuti 41 tim dari sejumlah SD/MI se-Tasik selatan (Tasela), dan pada cabang lomba ini kontingen SDN Simpang berhasil keluar sebagai juara umum dan berhak membawa pulang piala bergilir kepala MTs Al Falah serta uang pembinaan.

Ketua Panitia, Gugun Rahmat Sugandi, S.Pd, menjelaskan, penyelenggaraan tahun ini terjadi peningkatan jumlah peserta, dengan rincian untuk cabang bola voli putra diikuti 18 tim, voli putri 11 tim serta cabang futsal diikuti 12 tim sehingga penyelenggaraan pertandingan membutuhkan waktu hingga sepekan.

Para juara dalam ajang Matsafas Competition tahun ini, kata Gugun, diantaranya, bola voli putra diraih tim MI Cisasah Kecamatan Cikalong, bola voli putri SDN Jatiwangi Kecamatan Cikatomas dan untuk cabang futsal  SDN Simpang berhasil menyabet juara.

"Kami ucapkan selamat kepada para juara, terima kasih kepada seluruh peserta yang telah turut serta dalam kegiatan ini,"ujar Gugun.(15/3)

Sementara Kepala MTs Al Falah Simpang, Moch Ali Sya'ban, kepada PNews mengatakan, pihaknya sangat bangga dan puas dengan suksesnya gelaran kompetisi olahraga bagi siswa SD/MI tahun ini, karena selain sukses penyelenggaraan, perhelatan Matsafas Competition juga berdampak positif bagi peningkatan kegiatan dan kekompakan siswa serta mampu menjadi wahana efektif bagi promosi atau pengenalan bagi masyarakat dan calon peserta didik, agar nanti bisa menjadi motivisai  pada calon didik baru, sehingga siswa pun bisa berprestasi  baik di bidang olahraga, edukatif dan bidang positif lainnya.

Ali juga menyampaikan terimakasihnya pada seluruh panitia penyelenggara, jajaran osis, peserta dan seluruh pihak yang telah membantu dan berpartisipasi dalam acara ini.

“Dengan suksesnya acara kali ini diharapka bisa menjadi motivasi untuk penyelenggaraan serupa
lebih besar lgi ditahun  depan,"ucapnya.

Ali juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tinginya kepada pihak penyelenggara kegiatan, semoga output dari kegiatan ini dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan unggul.

”Terimakasih kepada seluruh guru Pembimbing dari setiap sekolah yang selau memberikan dukungan kepada muridnya dan semoga kegiatan ini dapat memberikan dukungan positif terhadap perkembangan dunia pendidikan di Kabupaten  Tasikmalaya hingga dapat menghasilkan generasi penerus yang berprestasi, khususnya di bidang olahraga, “imbuh Ali.
(ANWARWALUYO-UDIRUSTANDI)

DIANGGAP BELUM DARURAT, PEMKAB PANGANDARAN SAAT INI BELUM LAKUKAN LOCKDOWN

PANGANDARANNEWS-Menyikapi kondisi akhir-akhir ini terkait wabah Virus Covid-19, Pemkab Pangandaran hingga saat ini belum mengeluarkan kebijakan lockdown (isolasi wilayah). seperti yang sudah dilakukan di beberapa dareah.

Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, membenarkan, hingga saat Kabupaten Pangandaran memang belum melakukan, karena, menurut bupati, langkah ini akan diambil setelah situasi dinyatakan benar-benar darurat.

Menurutnya, dalam Undang-undang nomer 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, memang menjelaskan, tentang karantina wilayah atau yang disebut sebagai Lockdown, dengan syarat pelaksanaannya harus ada bukti penyebaran penyakit di tengah masyarakat, sehingga harus dilakukan penutupan untuk menangani wabah ini, dan wilayah yang dikunci diberi tanda karantina serta dijaga ketat aparat keamanan.

“Ketika lockdown, masyarakat dilarang keluar masuk wilayah yang dibatasi dan kebutuhan dasar warga wajib dipenuhi oleh negara,” terang bupati, usai memimpin rapat koordinasi Tingkat Kabupaten Antisipasi Virus Covid-19 di Aula Setda Kabupaten Pangandaran. (16/3)

Bupati mengatakan, saat di Pangandaran ada 4 Orang Dalam Pemantauan (ODP) Dinas Kesehatan, tapi  yang 2 orang kondisinya kini sudah sehat, sehingga saat ini tinggal 2 orang lagi yang sedang dalam pemantauan.

Jadi, kata bupati,  kedua oran itu statusnya bukan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) seperti yang tersebar di media sosial, tapi ODP.

Bupati juga menjelaskan terkait kegiatan belajar mengajar siswa di sekolah, pihaknya sudah memerintahkan untuk meliburkan seluruh siswa mulai jenjang pendidikan TK, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi mulai 16 hingga 29 Maret 2020, dan sebagai gantinya kegiatan belajar-mengajar dilakukan dengan menggunakan metode jarak jauh.

“Saya menghimbau untuk sementara kegiatan keluar kota, seperti studi tour dan sejenisnya juga harus ditunda sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan, “tegas bupati.

Sementara, untuk kegiatan yang sifatnya urgen tetap masih bisa dilaksanakan dengan sarat harus melakukan tes suhu badan dan melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun serta menggunakan masker untuk yang sakit.

Dan untuk kegiatan keagamaan pun, ia mengimbau untuk saat ini hanya kegiatan yang sifatnya wajib seperti shalat berjamaah maupun shalat jumat, dan itu pun tetap harus berpedoman pada standar kesehatan yang berlaku, sedangkan untuk kegiatan keagamaan lainnya apalagi yang melibatkan masa banyak, sebaiknya ditunda dulu.

“Saya mengimbau, masyarakat tidak panik tapi tetap harus berperilaku hidup bersih dan sehat, pemerintah akan terus memantau perkembangan sejauh mana dampak dari virus corona ini di Pangandaran,”ujarnya.

Bupati Pangandaran, juga meminta pada seluruh instansi termasuk hotel, penginapan dan restoran, agar menyediakan sabun antiseptik, karena hingga saat ini tempat-tempat tersebut belum menyediakan sabun antiseptik, padahal menurut para ahli, cuci tangan menggunakan sabun dan antiseptik ini bisa jadi pencegah penyebaran corona,”imbuhnya.

Disoal penutupan obyek wisata, Jeje mengatakan, pihaknya hingga saat ini belum memberlakukan penutupan akses ke seluruh destinasi wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran. Tapi walau pun demikian, kata Jeje, pihaknya akan mencoba menerapkan tes suhu tubuh pada wisatawan yang masuk, terutama wistawan yang datang dari wilayah yang terpapar virus Corona.

“Saya intruksikan pada Dinas Kesehatan agar terus memantau perkembangan setiap warga yang memiliki ciri dan berpotensi terkena Virus Covid-19, karena masalah ini tidak bisa dianggap enteng, masalah corona ini bukan sesuatu yang bisa dianggap sepele,”pungkasnya. (PNews)

TERKAIT OPSI LOCKDOWN, BUPATI PANGANDARAN AKAN DIBAHAS DULU PADA RAPAT BERSAMA

PANGANDARANNEWS – Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, mengatakan, terkait upaya mencegah penyebaran Corona, pihaknya akan melakukan pembahasan lebih dalam lagi sebelum memberlakukan opsi lockdown atau isolasi.

Menurutnya, ia akan melakukan pembahasan dengan DPRD, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh stakeholder, pada hari senin  tanggal 16 maret 2020.

“Apalagi Pangandaran merupakan daerah wisata tentunya banyak yang menggantungkan hidup dari sektor ini. “ungkapnya.(15/3)

Untuk mengeluarkan kebijakan lockdown, tentunya, kata bupati, tentu harus dikoordinasikan dengan seluruh unsur terkait termasuk para pelaku usaha, sehingga pemda akan mendapat masukan untuk nahan pertimbangan dan kajian dalam memutuskan perlu tidaknya memberlakukan lockdown di Kabupaten Pangandaran.

Disoan Surat Edaran (SE) Gubenru Jawa Barat untuk sekolah, bupati mengatakan, pihaknya sudah memerintahkan untuk meliburkan sekolah dari semua jenjang pendidikan, dari TK, SD, SMP hingga SMA terhitung mulai 16 hingga 29 Maret 2020, dan kebijakan ini tentunya untuk menghentikan penyebaran virus corona.

“Sebagai gantinya kegiatan belajar-mengajar dilakukan dengan menggunakan metode jarak jauh, dan saya juga menghimbau agar kegiatan keluar kota seperti study tour  dan sejensnya agar ditunda dulu hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan, ““terang bupati.

bupati menambahakan, karena saat ini bertepatan sedang banyak kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak masa, hal ini tentunya harus dibahas dengan tokoh agama dan masyarakat.

"Sekali lagi, opsi lockdown perlu tidaknya diberlakukan di Pangandaran, kita tunggu dulu hasil rapat bersama besok hari, “pungkasnya. (PNews)

PERTANYAKAN KETIDAKHADIRAN KADES, KETUA PANWASCAM MANGUNJAYA LANTIK 5 PKD

PANGANDARANEWS-Panwaslu Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, hari sabtu kemarin (14/3) resmi melantik 5 Pengawas Keluraha/Desa (PKD) se-Kecamaatan Mangunjaya, yang dihadiri anggota polsek, koramil, sekmat dan beberapa tamu undangan lainnya.
Ketua panwaslu Kecamatan Mangunjaya, Toni Taufiq, usai pelantikan, mengucapkan selamat kepada sahabat-sahabat PKD yang telah dilantik.

Menurut Toni, PKD merupakan orang-orang terpilih, sehingga bisa dipercaya dapat menjalankan amanah konstitusi.

“Pelantikan ini merupakan bagian terpenting yang harus dilalui, karena merupakan kekuatan hukum untuk menjakankann tugas nanti di lapangan, “ucap Toni.

Lebih jauh Toni mengatakan, PKD menjadi salah satu instrumen pengaas pemilu yang akan bertugas di tingkat desa dalam mengawal terselenggaranya pemilihan Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran yang akan dilaksanaka tanggal 23 september 2020 mendatang bisa berjalan demokratis sesuai dengan prinsif-prinsif penyelenggara pemilu yang diamanatkan undang-undang nomer 10 tahun 2016, sehingga seluruh PKD pun dituntut harus memahami tugas, wewenang dan kewajibannya.

Selia itu, ucap Toni, PKP juga  memiliki peran penting dalam menjalankan tugas pengawasan di setiap tahapan,  dari mulai pemutahiran data pemilih sampai dengan rekapitilasi hasil perhitungan suara. Untuk itu PKD harus  memahami tugas dan wewenang serta  diharapkan memiliki karakter dan jati diri sebagai pengawas pemilu.

“PKD harus memahami dan mempraktikan kode etik dan tetap berpedoman pada perilaku penyelenggara pemilu, “imbuh Toni.

Di hadapan anggota PKD dan undangan lainnya, Toni menyayangkan ketidakhadiran 5 kepala desa yang ada di wilayah kerja Panwascam Mangunjaya, karena ada beberapa hal yang harus di sampaikan terkait undang-undang kepemiluan, khususnyayang terkait dengan netralitas ASN dan kepala desa dalam pilkada.i

“Entah apa alasannya, padahal beberapa hari sebelum pelantikan ini dilaksanakan kami sudah mengirim undangan ke setiap kepala desa, “terangnya. (PNews)

SAFARI BUDAYA PEMKAB PANGANDARAN YANG KETIGA DIGELAR DI KECAMATAN SIDAMULIH

ngariksa jagat nguriling  nagri  katepis wiring

PANGANDARANNEWS-Kecamatan Sidmulih merupakan tempt kali ketiga Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata dan H. Adan Hadari yang didampingi Sekda, H. Kusdiana dan beberapa pejabat di lingkup pemkab, hadir dalam Safari Budaya ngariksa jagat nguriling  nagri  katepis wiring.(14/3)

Kegiatan yang dipusatkan di lapang sepak bola CimangguiDesa Cikalong, disambut gembira warga yang antusas ingin menyaksikan beberapa tampilan kebudayaan, seperti Kesenian Gondang, Ketuk tilu, ronggeng, seni beluk dan ksenian daerah lainnya.

Ada sekitar 130 lisung (tempat menumbuk padi yang menjadi alat kesenian gondang) yang dimainkan 130 seniman gondang buhun, menjadi suguhan yang menampilkan ketukan berirama hasil dari bunyi alu yang dipukul-pukul pada lisung yang diharmonisasikan alunan tembang  sunda dari para pemainnya.

Tak hanya gondang, tampilan kesenian lainnya pun menjadi tontonan di atas panggung yang semarak diwarnai pijar lampu warna-warni hingga mampu membuat sajian kesenian tradisional ini menjadi sebuah tontonan yang menghibur dan sarat akan makna filosofi terkandung di dalamnya.

Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, di atas panggung berkesempatan berdialog langsung dengan salah seorang tokoh budaya asal Sidamulih, Rendi atau yang akrab dengan sebutan Sangkeh.

Sangkeh, seorang seniman  kendang ketuk tilu dan paham 17 pupuh  sunda, diantaranya,  dangdanggula, sinom, asmarandana, pucung , durma, kinanti dan lainnya. Dan berkat kecintaannya pada budaya tradisonal ini juga yang membuat Sengkeh bisa duduk satu kursi sejajar dengan Bupati Pangandaran pada  segmen Ngarumat Budaya Sorangan (Ngabaso ).

“Saya atas nama pemerintah Kabupaten Pangandaran mengucapkan terimakasih pada Bapak Rendi  yang telah dengan setia dan tekun menjaga budaya sunda, “kata bupati, mengawali dialognya.

Tujuan dari ngariksa jagat nguriling  nagri  katepis wiring ini, lanjut buapti, untuk melestarikan serta  menggali budaya tradisional yang ada di setiap kecamatan.

Bupati mengatakan, pada tahun ke 4, memimpin pemerintah Kabupaten Pangandaran, pembangunan infrastruktur jalan hingga tahun 2020 ini sudah selesai, dan di tahun ini juga akan dibangun jalur wisata dari mulai Desa Babakan, Pangandaran, Batuhiu, Bojongsalawe, Batukaras hingga ke Madasari dan Desa Legokjawa.

“Dan tahun ini juga pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan sidamulih, dengan menyelesaikan jalur ke Kalijati dan jalan yang menghubungkan  Sidamulih  ke Panenjon, “ucap bupati.

Bupati menambahkan, dengan selesainya pembangunan infrastruktur jalan kabupaten, selanjutnya kebijakan Pemkab Pangandaran pun akan bergeser pada pola kebijakan lainnya, dan salahsatunya pengembangan budaya dan seni.

Menurut buapti, ia paham betul seni budaya sangat diperlukan karena akan sejalur dengan pengembangan wisata hingga nantinya akan sampai pada titik ahir, Pangandaran menjadi tujuan wisata dunia.

" Kalau kita bersama Pangandaran pasti luar biasa" ujar bupati. . (PNews)

DISAKSKAN BAWASLU, HARI INI SEJUMLAH PANWASCAM KABUPATEN TASIK LANTIK ANGGOTA PKD

TASIKNEWS-Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) untuk pemilihan Bupati-Wakil Bupati Tasikmalaya resmi mulai bekerja setelah dilantik oleh ketua Panwascam dari setiap kecamatan.

Di wilayah Tasik selatan (Tasela), proses pelantikan dilaksanakan di 3 lokasi berbeda, antara lain di Mess Pemda Kabupaten Tasikmalaya ada 33 PKD yang berasal dari Kecamatan Cipatujah, Cikalong dan Culamega), di GOR Desa Cikukulu Kecamatan Karangnunggal ada 38 orang, PKD Kecamatan Karangnunggal, Bantarkalong dan Bojongasih. Dan di wilayah Sukaraja sebanyak 22 PKD terdiri dari Kecamatan Sukaraja, Cibalong dan Parunponteng.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Dodi Juanda, usia acara pelantikan PKD di Tasela menjelaskan, setelah resmi dilantik hari ini selurh PKD akan langsung bekerja menjalankan tugas dan tupoksinya, untuk melakukan pengawasan seluruh tahapan pemilukada di tingkat desa.

"Setelah resmi menjadi bagian dari Bawaslu, tugas mereka adalah menjalankan pengawasan dan menyampaikan laporan kerjanya pada panwascam dan bawaslu,"kata Dodi.(14/3)

Selain Dodi Juanda dan komisioner bawaslu lainnya Muhamad Abduh, dalam pelantikan PKD ini juga tuut dihadiri unsur muspika dan tamu undangan lainnya. (ANWARWALUYO-ENDAH)

TKSK KECAMATAN PARUNGPONTENG AKAN LAKUKAN LABELISASI PADA RUMAH PENERIMA BANTUAN SOSIAL

TASIKNEWS-Menindak lanjuti surat edaran Dirjen Penanganan Fakir Miskin NoMER 1902/4/S/HK.05.02/05/2019, perihal pemasangan label di setiap rumah penerima bantuan sosial (KPM),  petugas TKSK, muspika, LSM, ormas dan unsur terkait lainnya di Kecamatan Parungponten Kabupaten Tasikmalaya pun langsung melaksanakan ketentuan tersebut, dengan mulai melakukan pemasangan label di rumah ratusan keluarga penerima bantuan sosial dari pemerintah, salah satunya di rumah Rosihin, Dusun Sumberjaya RT 05 Rw 02 Desa Barumekar.

Menurut petugas TKSK Kecamatan Parungponteng, Ujang Sukmana, pemasangan label ini merupakan instruksi pemerintahan yang dibuktikan dengan penandatanganan berita acara pemasangan labelisasi KPM untuk memperjelas status penerima manfaat PKH agar lebih transparan dan tepat sasaran sekaligus memudahkan pendataan fisik maupun psikologis selama menjadi penerima manfaat.

"Direncanakan secara bertahap seluruh penerima PKH di Kecamatan Parungponteng akan dipasangi label, dan untuk pelaksanaan awal 411 KPM di Desa Barumekar,"terang Ujang.(14/3)

Sementara Kepala Desa Barumekar, Maulana Taupik Rijki, mengaku, dirinya sangat setuju dengan kebijakan labelisasi bagi penerima manfaat PKH dan program bantuan sosial lainnya karena dengan demikian akan  mempermudah pihaknya untuk mrlakukan pengawasan dan pembinaan pada warganya. (ANWARWALUYO-UDIRUSTANDI)

KOALISI PANGANDARAN BANGKIT BERSATU BUKA PENJARINGAN BALON WAKIL BUPATI TANGGAL 16 S/D 25 MARET 2020

PANGANDARANNEWS - Team penjaringan Koalisi Pangandaran Bangkit Bersatu (KPBB) resmi mengumumkan waktu pendaptaran calon wakil bupati untuk mendampingi H. Adang Hadari, bakal calon (balon)  bupati Pangandaran di pilkada 2020 yang akan dilaksanakan 23 September 2020 mendatang.

Menurut salah seorang pengurus team penjaringan dari koalisi Pangandaran Bangkit Bersatu, Abdul Gofar,  yang akrab dipanggil H, Opang, pendaptaran balon wakil bupati yang akan mendamping H. Adang di pilkada nanti, dimulai tanggal 16 Maret hingga tanggal 25 Maret 2020 bertempat di kantor sekertariat bersama (sekber) di Dusun Kemplung, Desa Karangbenda Kecamatan Parigi.

Team penjaringan ini, kata Opang, beranggotakan tiga orang yang dipilih oleh partai koalisi Pangandaran Bangkit Bersatu, antara lain, Abdul Gofar,  Mumu Mujahid dan Idad Risyadi.

“Siapapun berhak mendaftarkan diri untuk maju mencalonkan  menjadi balon wakil bupati dengan mendaptarkan nama dan alamat calon saja pada awal mendaftarkan, “terangnya.(14/3)  *AGE*

CEGAH PENYEBARAN VIRUS CORONA, TNI, POLRI DAN DINAS PERHUBUNGAN GELAR AKSI BERSIH-BERSIH


PANGANDARANNEWS-Sejumlah Polri anggota Polsek Pangandaran dan Polair Polres Ciamis, Koramil 1320 dan Pos Angkatan Laut Pangandaran serta Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, hari ini menggelar aksi bersih-bersih serentak di terminal Pangandaran, diawali dengan apel pasukan yang dipimlin Kapolsek Pangandaran, Kompol Suyadi.

Kepada awak media, Suyadi, mengatakan, aksi ini dalam rangka mengantisipasi isu mewabahnya virus corona dengan memfokuskan kegiatan bersih-brsih ini ditempat fasilitas umum.

Selain anggota TNI dan Polri, kata Suadi, pihaknya juga melibatkan Dinas Perhubungan, ormas dan  elemem masyarakat lainnya.

“Dalam kegiatan ini kami juga mensosialisasikan tata cara bersalaman dalam upaya pencegahan dan antisipasi penyebaran virus corona kepada masyarakat, “terangnya.(14/3)

Suyadi menambahkan, selain di terminal Pangandaran, kegiatan bersih-bersih juga dilajutkan di Mapolsek Pangandaran serta Mako Satpol Airud Pangandaran.

“Mudah-mudahan kegitan ini bisa diikti pihak lainnya dan kita pun akan selalu siap siaga dalam menangani pasien yang terindikasi virus corona. “imbuhnya (PNews)

PANWASCAM PADAHERANG LANTIK SEJUMLAH ANGGOTA PKD

PANGANDARANNEWS-Sejumlah Panwas Kelurahan/Desa -(PKD) se-Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran, hasil dari rekrutmen yang dilaksanakan tanggal 16 Februari hingga 12 Maret 2020, hari ini ikuti bimtek dan secara resmi dilantik Ketua Panwascam Padaherang.(14/3)

Acara pelantikan dan bimtek PKD yang digelar di gedung Auditorium Yayasan Nidaul Falah Desa Karangsari ini turut dihadiri Muspika Kecamatan Padaherang, Kepala Desa, Ketua Partai politik dan PPK Kecamatan Padaherang.

Usai acara pelantikan, Ketua Panwascam Padaherang, Rohimat, seluruh PKD yang dilantik pun langsung dibekali pengetahuan tentang kepemiluan, agar pada saatnya nanti tidak canggung lagi dalam bertugas. Karena PKD ini akan langsung melaksanakan tugas verifikasi dan faktualisasi dukungan perseorangan mulai tanggal 27 Maret - 22 April 2020 di wilayah kerjanya masing-masing

Dikatakan Rohimat, pada intinya Panwascam Padaherang siap mengawal Pilkada Kabupaten Pangandaran Tahun 2020 dengan aman, berjalan lancar, tertib kondusif dan terkendali. Dan tentunya susana seperti ini akan terjdi bila tanpa andil seluruh komponen masyarakat.

“Untuk itu kami mengajak kepada seluruh masyarakat agar bisa menjaga diri dan keluarga untuk saling mengingatkan jangan sampai terprovokasi oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab, “tegasnya.

Sementara Camat Padaherang, Kustiman, S.Sos., MM, dalam sambutannya mengajak seluruh kepala Desa agar mampu mengontrol setiap warganya, agar Pilkada Pangandaran yang ke-2 ini berjalan kondusif, aman dan damai.

Even pemilu ini sudah sering dilewati bersama, sehingga pada pelaksanaanya nanti, kat Kustiman, jangan gugup atau mudah diadu domba.

“Kita Jaga bersama dan kerukunan antar warga desa, jangan sampai gara-gara Pilkada terjadi kerenggangan antar warga, itu tidak saya harapkan, “kata Kustiman.

Masih di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Iwan Yudiawan, S. Ag., mengingatkan terkait tugas dan tanggungjawab para PKD.

Begitu menandatangi fakta integritas, kata Iwan, maka PKD wajib menjalankan tugas mengawal demokrasi dalam pelaksanaan Pilkada Pangandaran Tahun 2020.

“Negara menunjuk dan memerintahkan para PKD untuk melaksanakan tugas pengawasan di tingkat desa,” tegas Iwan. (ISIS KOSWARA)

HARI INI KKG-PAI KOTA BANJAR GELAR PEKAN KETERAMPILAN DAN SENI PAI TAHUN 2020

BANJARNEWS –Bertempat di aula Desa Balokang, Kelomok Kerja Guru Agama Pendidikan Agama Islam (KKG-PAI) TK dan SD se-Kota Banjar menggelar Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) tahun 2020, yang dibuka langsung oeh Kepala Bidang endidikan Dasar, H.Ahmad Yani Spd, mewakili Dinas Pendidikan Kota Banjar. (14/3)

Dalam sambutannya, Yani, berharap melalui pentas PAI akan mampu menciptakan tradisi kegiatan keagamaan peserta didik yang relevan dan kontekstual, dan peserta yang mayoritas Rohis (Rohani Islam) di sekolah tentu mendapatkan pengalaman cara ber-Islam yang baik.

Kegiatan ini juga, kata Yani, menjadi ajang untuk menginternalisasi nilai-nilai ajaran Islam sehari-hari dalam bentuk lomba.

“Ide-ide pluralisme akan masuk dalam tema-tema perlombaan seperti dalam lomba pidato, Kali grafi, dan kosidah rabana” ujarnya.

Dalam kegiatan yang mengambil tema “Menjadikan Pendidikan Agama Islam Sebagai Landasan Etika dan Moral dalam membentuk peserta didik Milenial yang berprestasi dan berkarakter", menurut Ketua Panitia, Badru S.Pd.I di sela-sela acara kepada PNews, mengatakan, perhelatan ini diikuti sekitar 250 siswa yang akan memepertandingkan 10 cabang lomba, diantaranya, LCC, MTQ, MHO, Adzan dan doa’ sesudah adzan, pidato PAI, Kaligrafi, Qisidah Rabana,  Binaussolah dan Hafizd Qur'an.

Sementara salah seorang wali murid saat dimintai komenternya, mengatakan, dengan adanya kegiatan ini ia sangat antusias mengikutsertakan putranya untuk ikut menjadi salah satu peserta lomba.

"Saya sangat setuju dengan adanya kegiatan kegiatan ini, karena dengan kegiatan semacam ini kita langsung bisa melihat kemampuan anak-anak kita, “ujarnya    (TITO)

HATI-HATI PENIPUAN PETUGAS FOGGING YANG DATANG KE RUMAH

PANGANDARANNEWS-Dalam situasi mewabahnya penyakit yang disebabkan Corona Virus Desease (COVID-19), akhir-akhir ini disinyalir telah ada pihak yang memanfaatkan situasi dengan mengatasnamakan Organisasi/Lembaga Unit Penanggulangan Hama dan Serangga Tim Kesehatan Lingkungan Kabupaten Pangandaran.

Dalam prakteknya, tim ini mendatangi Kantor/Sekolah/Hotel dan masyarakat dengan menawarkan jasa penyemprotan (fogging) dan menjual produk obat/serbuk dengan dalih untuk membasmi beberapa hama dan serangga yang selama ini menjadi sumber penyakit.

Berdasarkan konfirmasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, tim ini tersebut bukan tim dari Dinas Kesehatan ataupun Dinas lainnya dilingkup pemerintahan Kabupaten Pangandaran. Dan kalau punada tim  atas nama ormas tersebut, ini tidak tercatat di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pangandaran, dan apabila datang, masyarakat agar segera melaporkan ke pihak yang berwajib.

Demikian rilis yang dikeluarkan Kepala Kesbangpol Pangandaran, terkait laporn masyarakat tentang maraknya aksi penipuan berkedok jasa penyemprotan (fogging) .

Sementara pada pesan WhatsAppnya (12/3), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Yani Achmad Marzuki, MM.Kes, membenarkan, surat yang beredar dan dibawa tim fogging tersebut tanpa seijin Dinas Kesehatan.

Karena, menurut Yani, kegiatan fogging itu sendiri dilakukan melalui prosedurnya, seperti, harus ada kasus, ada laporan dari mayarakat ke puskesmas, permintan dari lingkungan, memenuhi persyaratan SOP.

“Saya sarankan agar masyarakat berhati-hati, jika ada kejadian tersebut lebih baik laporkan saja ke pihak yang berwajib, “ucapnya. (PNews)

DINILAI BISA MELAKUKAN AKSELERASI PEMBANGUNAN PANGANDARAN, SEJUMLAH ORMAS DUKUNG PASANGAN JUARA

PANGANDARANNEWS-Pasca pernyataan H. Jeje Wiradinata, terkait kesipanannya untuk berpasangan dengan H. Ujang Endin Indriawa (JUARA), pada Pilkada Pemilihan Bupati-Wakil  Bupati Pangandaran tahun 2020, dukungan untuk pasangan ini pun terus mengalir.

Kali ini sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Masyarakat (ormas) yang ada di Kabupaten Pangandaran, seperti, Pemuda Pancasila, XTC, Tarung Derajat Taruna Nelayan, Manggala Garuda Putih, Masyarakat Peduli Pembangunan Kabupaten Pangandaran, Komunitas Dayak Langkaplancar dan lain-lain, yang tergabung dalam Forum Jitoe berkumpul di sebuah rumah makan di Desa Purbahayu Kecamatan Pangandaran, berkumpul menyatakan dukungannya untuk pasangan Juara.(12/3)

Menurut slah seorang tokoh ormas, Jaka Purnama, dukungan ini didasari pada beberapa alasan yang realistis, diantaranya selama kepemimpinan Jeje Wiradinata selama ini dalam semua sektor membangun Pangandaran, khusunya sektor pembangunan strategis yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat, sudah benar dan berjalan sesuai pada relnya.

Menurut Jaka, yang akrab dipanggil Bang Sentot, akselerasi pembangunan di bidang infrastruktur publik, peningkatakan layanan kesehatan, pendidikan gratis dan penataan pariwisata sangat luar biasa.

“Ini hasil pemikiran bersama yang menjadi alasan kami untuk mendukung  all out pasangan Juara,  “tegasnya.

Dan terkait bakal calon (balon) wakil bupati, H. Ujang Endin Indriawan, Sentoto, mengatakan, seorang mantan birokrat tentunya sangat paham pada aturan dan tata kelola bidang pemerintahan, sehingga tentunya bisa saling mengisi dengan Jeje Wiradinata untuk membuat percepatan pembangunan Kabupaten Pangandaran yang nota bene baru berusia 7 tahun.

Sentot menambahkan, pasangan ini tentunya sangat ideal karena merupakan harmonisasi politisi dan birokrat, sehingga ini akan berdampak positif untuk akselerasi kemajuan yang lebih pesat untuk Kabupaten Pangandaran.

Disoal sejauh mana PDI Perjuangan dalam mendukung pasangan Jura ini, Sentoto menegaskan, hal ini tak terlalu mempermasalahkan, karena pihaknya pun tidak terlalu mempermasalahkan partai politik pendukung.

“Dukungan ini lahir karena selama ini kami melihat sosok Jeje Wiradinata telah sukses membawa angin segar sebuah perubahan menuju kesejahteraan warga Pangandaran,”tegasnya.(PNews)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN