PANWASCAM PADAHERANG LANTIK SEJUMLAH ANGGOTA PKD

PANGANDARANNEWS-Sejumlah Panwas Kelurahan/Desa -(PKD) se-Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran, hasil dari rekrutmen yang dilaksanakan tanggal 16 Februari hingga 12 Maret 2020, hari ini ikuti bimtek dan secara resmi dilantik Ketua Panwascam Padaherang.(14/3)

Acara pelantikan dan bimtek PKD yang digelar di gedung Auditorium Yayasan Nidaul Falah Desa Karangsari ini turut dihadiri Muspika Kecamatan Padaherang, Kepala Desa, Ketua Partai politik dan PPK Kecamatan Padaherang.

Usai acara pelantikan, Ketua Panwascam Padaherang, Rohimat, seluruh PKD yang dilantik pun langsung dibekali pengetahuan tentang kepemiluan, agar pada saatnya nanti tidak canggung lagi dalam bertugas. Karena PKD ini akan langsung melaksanakan tugas verifikasi dan faktualisasi dukungan perseorangan mulai tanggal 27 Maret - 22 April 2020 di wilayah kerjanya masing-masing

Dikatakan Rohimat, pada intinya Panwascam Padaherang siap mengawal Pilkada Kabupaten Pangandaran Tahun 2020 dengan aman, berjalan lancar, tertib kondusif dan terkendali. Dan tentunya susana seperti ini akan terjdi bila tanpa andil seluruh komponen masyarakat.

“Untuk itu kami mengajak kepada seluruh masyarakat agar bisa menjaga diri dan keluarga untuk saling mengingatkan jangan sampai terprovokasi oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab, “tegasnya.

Sementara Camat Padaherang, Kustiman, S.Sos., MM, dalam sambutannya mengajak seluruh kepala Desa agar mampu mengontrol setiap warganya, agar Pilkada Pangandaran yang ke-2 ini berjalan kondusif, aman dan damai.

Even pemilu ini sudah sering dilewati bersama, sehingga pada pelaksanaanya nanti, kat Kustiman, jangan gugup atau mudah diadu domba.

“Kita Jaga bersama dan kerukunan antar warga desa, jangan sampai gara-gara Pilkada terjadi kerenggangan antar warga, itu tidak saya harapkan, “kata Kustiman.

Masih di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Iwan Yudiawan, S. Ag., mengingatkan terkait tugas dan tanggungjawab para PKD.

Begitu menandatangi fakta integritas, kata Iwan, maka PKD wajib menjalankan tugas mengawal demokrasi dalam pelaksanaan Pilkada Pangandaran Tahun 2020.

“Negara menunjuk dan memerintahkan para PKD untuk melaksanakan tugas pengawasan di tingkat desa,” tegas Iwan. (ISIS KOSWARA)

HARI INI KKG-PAI KOTA BANJAR GELAR PEKAN KETERAMPILAN DAN SENI PAI TAHUN 2020

BANJARNEWS –Bertempat di aula Desa Balokang, Kelomok Kerja Guru Agama Pendidikan Agama Islam (KKG-PAI) TK dan SD se-Kota Banjar menggelar Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) tahun 2020, yang dibuka langsung oeh Kepala Bidang endidikan Dasar, H.Ahmad Yani Spd, mewakili Dinas Pendidikan Kota Banjar. (14/3)

Dalam sambutannya, Yani, berharap melalui pentas PAI akan mampu menciptakan tradisi kegiatan keagamaan peserta didik yang relevan dan kontekstual, dan peserta yang mayoritas Rohis (Rohani Islam) di sekolah tentu mendapatkan pengalaman cara ber-Islam yang baik.

Kegiatan ini juga, kata Yani, menjadi ajang untuk menginternalisasi nilai-nilai ajaran Islam sehari-hari dalam bentuk lomba.

“Ide-ide pluralisme akan masuk dalam tema-tema perlombaan seperti dalam lomba pidato, Kali grafi, dan kosidah rabana” ujarnya.

Dalam kegiatan yang mengambil tema “Menjadikan Pendidikan Agama Islam Sebagai Landasan Etika dan Moral dalam membentuk peserta didik Milenial yang berprestasi dan berkarakter", menurut Ketua Panitia, Badru S.Pd.I di sela-sela acara kepada PNews, mengatakan, perhelatan ini diikuti sekitar 250 siswa yang akan memepertandingkan 10 cabang lomba, diantaranya, LCC, MTQ, MHO, Adzan dan doa’ sesudah adzan, pidato PAI, Kaligrafi, Qisidah Rabana,  Binaussolah dan Hafizd Qur'an.

Sementara salah seorang wali murid saat dimintai komenternya, mengatakan, dengan adanya kegiatan ini ia sangat antusias mengikutsertakan putranya untuk ikut menjadi salah satu peserta lomba.

"Saya sangat setuju dengan adanya kegiatan kegiatan ini, karena dengan kegiatan semacam ini kita langsung bisa melihat kemampuan anak-anak kita, “ujarnya    (TITO)

HATI-HATI PENIPUAN PETUGAS FOGGING YANG DATANG KE RUMAH

PANGANDARANNEWS-Dalam situasi mewabahnya penyakit yang disebabkan Corona Virus Desease (COVID-19), akhir-akhir ini disinyalir telah ada pihak yang memanfaatkan situasi dengan mengatasnamakan Organisasi/Lembaga Unit Penanggulangan Hama dan Serangga Tim Kesehatan Lingkungan Kabupaten Pangandaran.

Dalam prakteknya, tim ini mendatangi Kantor/Sekolah/Hotel dan masyarakat dengan menawarkan jasa penyemprotan (fogging) dan menjual produk obat/serbuk dengan dalih untuk membasmi beberapa hama dan serangga yang selama ini menjadi sumber penyakit.

Berdasarkan konfirmasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, tim ini tersebut bukan tim dari Dinas Kesehatan ataupun Dinas lainnya dilingkup pemerintahan Kabupaten Pangandaran. Dan kalau punada tim  atas nama ormas tersebut, ini tidak tercatat di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pangandaran, dan apabila datang, masyarakat agar segera melaporkan ke pihak yang berwajib.

Demikian rilis yang dikeluarkan Kepala Kesbangpol Pangandaran, terkait laporn masyarakat tentang maraknya aksi penipuan berkedok jasa penyemprotan (fogging) .

Sementara pada pesan WhatsAppnya (12/3), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Yani Achmad Marzuki, MM.Kes, membenarkan, surat yang beredar dan dibawa tim fogging tersebut tanpa seijin Dinas Kesehatan.

Karena, menurut Yani, kegiatan fogging itu sendiri dilakukan melalui prosedurnya, seperti, harus ada kasus, ada laporan dari mayarakat ke puskesmas, permintan dari lingkungan, memenuhi persyaratan SOP.

“Saya sarankan agar masyarakat berhati-hati, jika ada kejadian tersebut lebih baik laporkan saja ke pihak yang berwajib, “ucapnya. (PNews)

DINILAI BISA MELAKUKAN AKSELERASI PEMBANGUNAN PANGANDARAN, SEJUMLAH ORMAS DUKUNG PASANGAN JUARA

PANGANDARANNEWS-Pasca pernyataan H. Jeje Wiradinata, terkait kesipanannya untuk berpasangan dengan H. Ujang Endin Indriawa (JUARA), pada Pilkada Pemilihan Bupati-Wakil  Bupati Pangandaran tahun 2020, dukungan untuk pasangan ini pun terus mengalir.

Kali ini sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Masyarakat (ormas) yang ada di Kabupaten Pangandaran, seperti, Pemuda Pancasila, XTC, Tarung Derajat Taruna Nelayan, Manggala Garuda Putih, Masyarakat Peduli Pembangunan Kabupaten Pangandaran, Komunitas Dayak Langkaplancar dan lain-lain, yang tergabung dalam Forum Jitoe berkumpul di sebuah rumah makan di Desa Purbahayu Kecamatan Pangandaran, berkumpul menyatakan dukungannya untuk pasangan Juara.(12/3)

Menurut slah seorang tokoh ormas, Jaka Purnama, dukungan ini didasari pada beberapa alasan yang realistis, diantaranya selama kepemimpinan Jeje Wiradinata selama ini dalam semua sektor membangun Pangandaran, khusunya sektor pembangunan strategis yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat, sudah benar dan berjalan sesuai pada relnya.

Menurut Jaka, yang akrab dipanggil Bang Sentot, akselerasi pembangunan di bidang infrastruktur publik, peningkatakan layanan kesehatan, pendidikan gratis dan penataan pariwisata sangat luar biasa.

“Ini hasil pemikiran bersama yang menjadi alasan kami untuk mendukung  all out pasangan Juara,  “tegasnya.

Dan terkait bakal calon (balon) wakil bupati, H. Ujang Endin Indriawan, Sentoto, mengatakan, seorang mantan birokrat tentunya sangat paham pada aturan dan tata kelola bidang pemerintahan, sehingga tentunya bisa saling mengisi dengan Jeje Wiradinata untuk membuat percepatan pembangunan Kabupaten Pangandaran yang nota bene baru berusia 7 tahun.

Sentot menambahkan, pasangan ini tentunya sangat ideal karena merupakan harmonisasi politisi dan birokrat, sehingga ini akan berdampak positif untuk akselerasi kemajuan yang lebih pesat untuk Kabupaten Pangandaran.

Disoal sejauh mana PDI Perjuangan dalam mendukung pasangan Jura ini, Sentoto menegaskan, hal ini tak terlalu mempermasalahkan, karena pihaknya pun tidak terlalu mempermasalahkan partai politik pendukung.

“Dukungan ini lahir karena selama ini kami melihat sosok Jeje Wiradinata telah sukses membawa angin segar sebuah perubahan menuju kesejahteraan warga Pangandaran,”tegasnya.(PNews)

SUPRATMAN : “SAYA SANGAT SIAP BERPASANGAN DENGAN ADANG HADARI DI PILKADA PANGANDARAN”

PANGANDARANNEWS – Saat ditemui di kediamannya di Dusun Gembor DesaCikembulan Kecamatan Sidamulig, Ketua pemekaran kabupaten Pangandaran,  H. Supratman, mengatakan, ia siap ikut dalam kontestasi di pilkada Kabupaten Pangandaran yang akan dilaksanakan tanggal  23 Septembet mendatang.

Kepada PNews, ia menyampaikan keinginannya untuk mewujudkan cita-cita pemekaran terutama untuk masyarakat kabupaten Pangandaran dari ujung utara hingga selatan.

Disoal isu mundurnya Ari Riyan (balon wakil bupati, pasangannya-red)  Pratman menjelaskan, hingga saat ini ia belum menerima informasi yang jelas terkait hal itu. Dan Pratman hanya mengatakan, dirinya siap maju di pikada 2020 demi mewujudkan cita-cita masyarakat Pangandaran yang sampai saat ini belum bisa dikatakan sejahtera..

Ditanya, jika dari calon perseorangan tidak jadi, maka otomatis harus menggunakan dukungan partai, ia pun membenarkan, sudah pasti ke depan harus ada dukungan dari partai kalau seandainya pencalonan dari perseorangan tidak jadi.

Saat disinggung jika berpasangan dengan H. Adang Hadari, Pratman pun mengatakan sangat siap,  walau diakui hingga saat ini belum ada komunikasi langsung,  walau bisa dipastikan, menurutnya, ia dan AdangHadari punya visi-misi dan arah tujuannya yang sama, untuk mensejahterakan masyarakat.

Maenya kami anu nyieun kabupaten Pangandaran rek ngaruksak rakyat Pangandaran (masa kami yang menjadikan kabupaten Pangandaran mau merusak masyarakat Pangandaran). “ungkapnya.
(AGE)

DENGAN MENGATASNAMAKAN WONG CILIK, RATUSAN WARGA DUKUNG ADANG HADARI MAJU PADA PILKADA PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS-Ratusan warga dari penjuru Kabupaten Pangandaran mengatasnamakan Wong Cilik, dengan membawa spanduk berkumpul di Sekretariat Bersama (sekber) Pangandaran
Bangkit Bersatu di Dusun Kemplung Desa Karangbenda Kecamatan Parigi (13/3), untuk menyatakan dukungan pada H. Adang Hadari, agar maju dalam pilkada tahun 2020 melanjutkan tugas memimpin Kabupaten Pangandaran periode 2021-2026.

Menurut masa yang datang ke sekber dalam orasinya menyampaikan, Adang Hadari sangat layak untuk menjadi Bupati Pangandaran, karena selama ini menjadi tokoh panutan dan menjadi pemersatu masyarakat. Dia juga dari dulu hingga sekarang sangat bermasyarakat, walaupun saat ini menjabat wakil bupati.

Menurut mereka, keramahan dan perhatiannya terhadap masyarakat kecil seperti masyarakat kecil tidak pernah pudar karena jabatannya, dan saat ini Kabupaten Pangandaran butuh figur seorang pemimpin yang mampu menyejukkan masyarakat seperti Adang Hadari.

“Kami wong cilik sudah rindu sekali sosok seorang pemimpin yang keberpihakan pada masyarakat terutama masyarakat kecil seperti kami ini, "ungkapnya. (AGE)

UPTD DADAHA KOTA TASIK FOKUS BANGUN SPORT CENTER DI KOMPLEK OLAHRAGA DADAHA

TASIKNEWS-Kepala UPTD Pengelola Komplek Dadaha, Gumilang Herdis Kiswa, S.I.Kom, mengatakan, Pemkot tASik sudah menyiapkan beberapa program, antara lain pemasangan Area Traffic Control System (ATCS) di beberapa titik strategis, dan pemasangan ATCS ini dirasa perlu untuk memantau sekaligus menjamin keamanan komplek Dadaha.

ATCS yang akan dipasang ini, kata Gumilang,  dilengkapi dengan pengeras suara sehingga jika ada sesuatu yang tidak diinginkan akibat tindakan masyarakat seperti vandalisme, bisa diketahui dan menegur langsung melalui pengeras suara.

“Dalam waktu dekat kami segera usulkan pengadaannya ke intansi terkait,” ujar pria yang karib disapa Gilang, saat ditemui di ruang kerjanya di  Jl. Lingkar Dadaha. (10/3)

Gilang menuturkan, hal lain untuk mengebut penataan komplek Dadaha ini seiring Kota Tasikmalaya ditunjuk menjadi tuan tumah Porda Jabar 2022 mendatang. Seperti diketahui, untuk Porprov XIV/2022, Kota Tasikmalaya akan menjadi salah satu tuan rumah bersama dengan Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Subang.

Dan untuk menjaga reputasi Kota Tasikmalaya, lanjutnya,  harus bisa dipastikan Komplek Olahtraga Dadaha ini kondisinya harus jauh lebih baik dari hari ini.

Insya Alloh saya siap dan harus mampu,” imbuhnya.

Selain itu, masih kata Gilang,  pihaknya pun akan berusaha untuk melakukan penataan sarana  olahraga   dan fasilitas lapangan lainnya agar Dadaha menjadi lebih nyaman  dan indah. Malah nantinya bukan hanya lapangan, tetapi akan serta menyiapkan peralatan olahraga yang sempat terhenti selama dua tahun belakangan.

“Fasilitas yang kita rencanakan, antara lain lapangan olahraga, jogging track dan outdoor fitness ,”terangnya.

Menurutnya, berolahraga merupakan salah satu aktivitas yang sangat bermanfaat, selain untuk menjaga tubuh agar tetap sehat juga bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan. Suasana Sarana Olahraga (Saraga) komplek dadaha akan lebih nantinya akan lebih asri sehingga  menjadi daya tarik tersendiri masyarakat.

Insaalloh, sport center komplek Dadaha akan segera terwujud, oleh karena itu mari kita jaga bersama-sama kenyamaan dan ketertiban Dadaha, “pungkasnya. (ANWARWALUYO-JAJANG)

.


HARI INI SEKDA TASIK LANTIK ANGGOTA BPD PENGGANTI ANTAR WAKTU MASA BAKTI 2019-2025

TASIKNEWS- – Hari ini (11/3) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya Dr. H. Mohamad Zen,  bertempat di di Op.Room Setda melantik 11 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pengganti Antar Waktu (PAW). Turut hdir pada acara ini Asisten Daerah Bidang Pemerintahan Ahmad Muksin, SH, MM, Forkopimda Tasikmalaya dan para Kepala SKPD.

Dalam sambutannya, Zen dalam menyampaikan,  salah satu fungsi BPD membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama kepala desa.

BPD juga harus bisa menampung dan menyalurkan aspirasi warga serta melakukan pengawasan kinerja pemerintah desa, “terang Zen.

Zen berharap agar BPD dan kepala desa bisa bersinergi sehingga  kepercayaan masyarakat pada BPD tumbuh dan masyarakat pun dapat merasakan manfaat dari pelayanan BPD bersama kelembagaan lainnya di desa.

Zen juga mengajak kepada seluruh tokoh masyarakat bisa berkontribusi untuk membangun desa dengan menggali serta memanfaatkan potensi yang ada secara  arif, bijaksana dan berwawasan lingkungan.

"Saya ucapkan selamat kepada seluruh anggota BPD yang dilantik hari ini, selamat melaksanakan tugas, amanah dan tanggungjawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakatDan mudah-mudahan niat apapun yang kita lakukan semata hanya untuk ibadah,"imbuh Zen. (ANWARWALUYO)

SISWA SLTP DARI 9 KECAMATAN IKUTI SMANKA FIESTA 2020 DI SMA NEGERI KARANGNUNGGAL

TASIKNEWS – 31 sekolah Tingkat SLTP dan MTS di wilayah selatan Kabupaten Tasikmalaya, ikuti  gebyar Semarak SMANKA Fiesta Tahun 2020 yang diselenggarakan di lingkungan Kampus SMA Negeri Karangnunggal (11/3). Acara ini juga sekaligus untuk  meresmikan ruang Warung Osis (warsis) yang sudah selesai pembangunannya, yang buka langsung Kepala SMAN Karangnunggal, Drs. Aji Permana, M. Pd.

Hadir dalam acara itu, Camat Karangnunggal, Asep Dahliana, STP. MM, Danramil 1215 yang diwakili Serka Riyanto Babinsa Desa Karangnunggal, Kapolsek yang diwakili Aiptu Yanto Suhaedi dan Brigadir Aditia Dian Hermawan, Pengurus PBVSI dan AF Kabupaten Tasikmalaya, Ketua Komite Sekolah, Serta para guru dari 31 Sekolah di 9 kecamatan.

SMANKA Fiesta merupakan ajang tahunan SMAN Karangnunggal selain menjadi ajang silaturhami juga wahana promosi SMAN Karangnunggal kepada sekolah-sekolah tingkat SLTP dan MTS untuk mendukung sehingga diharapkan dapat melanjutkan sekolah tingkat SLTAnya di SMAN Karangnunggal.

Kepada PNews, Drs. Aji Permana, M. Pd, menjelaskan, dengan kegiatan ini diharapkan siswa tingkat SLTP dan MTS punya minat untuk melanjutkan sekolahnya ke SMAN Karangnunggal.

“Dan untuk tahun 2020 ini, Alhamdulillah ajang Semarak SMANKA Fiesta ada peningkatan dari tahun sebelumnya, “terang Aji.

Dikatakan Aji, namun kegiatannya tahun ini disederhanakan dengan menggelar 3 cabang olahraga (cabor) saja, Boll Volly PA/PI, Putsal dan Pramuka atau FUSA (Fun SkillAction), yang akan berlangsung dari tanggal 11 sampai tanggal 15 maret yang akan diakhiri dengan jalan santai semua peserta.

Aji juga menyebutkan, sekolah-sekolah yang mengikuti SMANKA Fiesta tahun ini dari 9 Kecamatan,  diantaranya, Kecamatan Cibalong, Karangnunggal, Cikatomas, Cikalong, Bantarkalong, Bojong Asih, Culamega, Parungponteng dan Kecamatan Pancatengah.

“Tahun ini masuk awal melebarkan sayap sampai 9 kecamatan, “ jelas  Aji. (ANWARWALUYO)



KETUA TIM PENGGERAK PKK-BUNDA LITERAS KABUPATEN TASIK LANTIK DAN KUKUHKAN KEPENGURUSAN TINGKAT DESA DI KEC. KARANGNUNGGAL

TASIKNEWS - Bertempat di Gedung Dakwah Islamiyah (GDI) Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten sekaligus Bunda Literasi Desa, Hj. Ai Diantini Sugianto. S.H. M.Kn menghadiri Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Desa dan Pengukuhan Bunda Paud Serta Bunda Literasi Desa Se – Kecamatan Karamgnunggal. (10/03)

Selain Ketua PKK dn Bunda Literasi, dalam acaratersebut juga hadir L. Agustiani Dahliana, S.Pd, Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana STP. MM, Kapolsek Karangnunggal, Kompol, H. Asep Ishak, SIP, Danramil 1215 Mayor Inf. Kurniadi, Ketua MUI, H. Supyan Sauri, Kepala UPT Pertanian, H. Sunardi S.P, para kepala desa beserta istri, Para Bunda Paud, Tokoh Ulama, Ibu-ibu Persit, Muslimat, Fatayat dan sejumlah undangan lainnya.

Usai melantik dan pengukuhan pengurus PKK dan Bunda Literasi Desa, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Karangnunggal, L. Agustini Dahliana, S.Pd, menyampaikan, PKK diharapkan menjadi sebuah lembaga kaum perempuan mampu memberikan terobosan baru dalam untuk mensejahterakan masyarakat serta menjadi pelopor pembinaan masyarakat yang sejahtera di setiap bidang di wilayah masing-masing.

Selain itu, kata Agustini, kader PKK juga bunda Paud diharapkan menjadi pemerakarsa minat baca di kalangan masyarakat, dimulai sejak usia dini dari tingkat paud. Dan pemerintah daerah melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, mendorong bukan hanya denga program tapi dengan sarana dan prasarana agar bisa sukses dalam menjalankan program-program pemerintah melalui minat dan gemar membaca.

“Karena membaca bagian dari sumber ilmu pengetahuan yang dipastikan dapat menjadi tolak ukur dalam mengimplementasikan kehidupan bermasyarakat dan bernegara, “kata Agustini.

Agutini menambahkan, dan dalam rangka memantapkan serta menyempurnakan kebijakan pengelolaan gerakan PKK, perlu juga dilakukan pembentukan kelompok pengajian sebagai bentuk wujud kepedulian, keteladanan, panutan dan tanggungjawab terhadap pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

Dan melalui wanita khususnya ibu-ibu sebagai penggerak dimana keluarga sejahtera menjadi tujuan utama dari gerakan PKK, Agustini menghimbau, Tim Penggerak PKK dan pengurus pengajian agar dalam waktu yang tidak lama sudah dapat melakukan konsolidasi organisasi termasuk menyusun agenda program kerja dan kegiatan.

“Gerakan PKK diharapkan juga menjadi gerakan akselerasi laju pertumbuhan ekonomi  serta pembanggunan karakter masyarakat agar lebih baik. “kata Agustini lagi.

Di tempat terpisah, Plt Kepala Bidang Paud Dikmas Kabupaten Tasikmalaya, Sera Sani, SPd.,MPd, mengungjapkan, gerakan gemar membaca merupakan cakrawala yang akan membuka jendela ilmu bagi anak-anak untuk  mencetak generasi-generasi yang cerdas dan tangguh.

Sera mengatakan, jabatan  yang melekat pada istri presiden hingga Istri kepala desa otomatis menjadi jabatan penyerta yang harus menjadi tanggung jawabnya, sebab mempunyai kewenangan untuk memberikan pendampingan dan perhatian terhadap kemajuan dan keberlangsungan sistem pendidikan usia dini.

"Jelas pelantikan TP PKK dan pengukuhan Bunda Paud serta Bunda literasi selain menjadi upaya sistem literasi yang sangat komprehensif, ini merupakan jabatan melekat yang harus dijalankan mulai dari istri presiden sampai ke Istri para kepala desa sebagai pemegang pemerintahan dari tingkat pusat sampai bawah, “ungkap Sera. (ANWARWALUYO)

GOLKAR DAN PKB SIAP USUNG ADANG HADARI MAJU DI PILKADA PANGANDARAN TAHUN 2020

PANGANDARANNEWS – Setelah Jihad (Pasangan Jeje Wiradinata-Adang Hadari) jilid 2 pecah  , akhirnya Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pangandaran, memutuskan untuk mengusung H. Adang Hadari maju menjadi bakal calon (balon) Bupati Pangandaran.

Selain Golkar, H. Adang Hadari yang hingga kini masih menjadi Wakil Bupati Pangandaran, juga mendapat dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang sama-sama menghendaki agar Adang Hadari ikut pada kontestasi Pilkada tahun 2020 Pangandaran.

Usai mengikuti acra konsolidasi di Hotel Sandaan, Ketua DPD Partai Gokar Pangandaran, M. Taufiq, kepada awak media mengatakan, pihanya terus melakukan konslidasi dan komunikasi politik dengan seluruh kader partai Golkar dan PKB, untuk membentuk koalisi permanen yang disaksikan beberapa tokoh masyarakat.

"Muai dari DPP, DPD provinsi hingga DPD kabupaten, Golkar dan PKB kini bersepakat untuk membentuk koallisi permanen dan siap mengusung Adang Hadari untuk maju di pilkada Pangandran, “jelas Taufiq.(11/3)

 Taufiq mengaku kecewa, karena koalisi yang dibangun selama ini dengan PDI Pejuangan tetapi di tengah perjalanan seolah-olah diputus begitu saja.

Tapi, lanjutnya, memang itu sudah menjadi keputusan PDI Perjuangan, atau mungkin ada kepentingan sehingga koalisi yang sudah terbangun lama akhirnya pecah.

“Kita yang berkecimpung di dunia politik sejak lama tentunya harus siap dengan resiko apa pun, termasuk dalam memenangkan calon kami di pilkada Pangandaran tahun ini, " ujarnya.

Taufiq menambahkan, rekomendasi dari DPP Golkar untuk bakal calon bupati dan wakil bupati, dalam dua-tiga hari ke depan akan segera turun.

Disoal siapa yang akan menjadi pasangan H. Adang Hadri, Taufiq mengatakan, DPD Golkar dengan partai koalisi saat ini sedang menggodoknya.

"Insaalloh sekitar tiga minggu ke depan sudah bisa kita ketahui siapa yang akan menjadi calon wakil bhupatinya, "jelas Taufiq. (AGE)

INI PAPARAN HASIL KUNJUNGAN KOMISI IV DPRD PANGANDARAN KE DPRD DAN RSUD PALEMBANG

PANGANDARANNEWS-Dalam paparan laporan hasil kunjungan kerja (kunker) komisi IV DPRD Kabupaten Pangandaran pada tanggal 25 hingga tanggal 28 pebruari 2020 lalu ke DPRD dan RSUD Kota Palembang, bertujuan dalam rangka konsultasi dan koordinasi terkait peningkatan standar pelayanan kesehatan dasar.

Seperti disampaikan Ketua Komisi IV, Wowo Kustiwa, dalam rapat dengan pimpinandan anggota DPRD Pangandaran, Pemerintah Kota Palembang menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2020, mengalami kenaikan dari Rp. 300 miliar menjadi Rp. 1,5 triliun. Dan untuk pengelolaan pajak daerah ini, Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kota palembang pun telah menyiapkan strategi khusus, salah satunya dengan melakukan revisi perda nomor 2 tahun 2018 serta melakukan pemetaan lokasi-lokasi pajak reklame dan juga akan menambah pemasangan alat e-tax terhadap pajak restoran dan lainnya.

“Selain itu BPPD Kota Palembang pun akan mengoptimalkan pendapatan pajak penerangan jalan, “ungkap Wowo. (9/3)

Dan sebagai bentuk apresiasi Pemkot Palembang pada wajib pajak yang aktif, kata Wowo, pemkot juga memberikan penghargaan kepada 26 wajib pungut maupun wajib pajak potensial di kota itu.
Wajib pungut yang mendapat penghargaan tersebut, lanuut Wowo, terdiri dari empat kriteria, hotel, restoran, parkir dan pajak hiburan. Dan ada 16 wajib pungut yang mendapatkan penghargaan, 4 dari hotel, 4 dari restoran, 4 dari parkir dan 4 dari hiburan, selain itu ada juga 10 wajib pajak potensial lainnya yang mendapatkan penghargaan. Dan pemberian penghargaan kepada wajib pajak ini merupakan bentuk apresiasi serta motivasi pemerintah kepada wajib pajak dan pungut pajak sehingga timbul kesadaran untuk membayar pajak, sehingga ini telah membantu Pemkot Palembang dalam pembangunan daerahnya.
Dikatakan Wowo, RSUD Palembang Bari merupakan rumah sakit milik pemkot Palembang yang sudah terakreditasi paripurna, serta memiliki 5 pelayanan unggulan, seperti pelayanan gastroenterohepatologi bedah digestif, ortopedi, PICU (Pediatric Intencive Care Unit), rehabilitasi medik dan pelayanan medical checkup excekutive.

“Pada event olahraga nasional maupun internasional RSUD Bari ini selalu menjadi rumah sakit rujukan, “terang Wowo.

RSUD Kota Palembang Bari memiliki 29 dokter umum, 34 dokter spesialis, 7 dokter sub spesialis, 28 tenaga failitas dan pelayanan, 25 poliklinik, 14 pelayanan rawat inap dan 20 peralatan canggih. Dan pada bulan november 2019 lalu rumah sakit ini pun berhasil meraih dua penghargaan, juara satu kategori rumah sakit sayang ibu dan bayi dan juara satu terbaik sistem informasi rumah sakit online.
Selain mampu menhasilkan PAD sebesar Rp 72 milyar, RSUD Palembang Bari juga fokus pada sistem tindakan pelayanan dan informasi kepada pasien dan masyarakat, sehingga menjadi rumah sakit rujukan pemerintah.

Menurut politis PPP bertubuh tambun ini, keberhasilan RSUD Palembang Bari tidak hanya dilihat dari kesigapan dokter atau perawat saja tapi juga membutuhkan tenaga ahli informasi tekonologi (IT), selalu member perhatian khusus pada kesejahteraan serta menyiapkan jaminan hari tua pada karyawan dan manajemen, sehingga senantiasa bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“sebagian besar PAD Kota Palembang diperoleh dari retribusi jasa, salahsatunya dari RSUD dan sudah 3 tahun berturut-turut RSUD ini mendapatkan penghargaan dari KPK karena menjadi zona integritas wilayah bebas korupsi. “jelas Wowo lagi.

Wowo juga menambahkan, berdasarkan  hasil kunjungan kerja ke DPRD dan RSUD Kota Palembang Bari, maka komisi IV dapat merekomendasikan pada Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran, untuk melakukan pemetaan atau membuat masterplan RSUD Pandega dengan baik dari mulai pembangunan sampai pelayanannya, melakukan penataan manajemen, sarana prasarana dan tenaga kerja, menciptkan persamaan mindset karyawan pada tugas pokok dan fungsi pegawai,  penataan Sumber Daya Manusia (SDM), diantaranya dengan memperhatikan kesejahteraan pegawai, penambahan dokter spesialis yang dibutuhkan, menciptakan keramahan pegawai dengan beberapa inovasi, seperti memberikan penghargaan kepada pegawai teladan, pemberian pin untuk seluruh pegawai dengan kriteria senyum atau cemberu, meyediakan pojok musik, melaksanakan hari khusus pengaduan dari keluarga pasien terhadap kualitas pelayanan di rumah sakit.

Selain itu, menurut Wowo rumah akit juga bisa mengundang psikolog untuk pelatihan karakter pegawai, menciptakan salam khas dari pegawai untuk pengunjung rumah sakit dan penempatan direktur jangan dijadikan ajang politik atau korban politik.

Demikian laporan hasil kunjungan kerja kami, dengan harapan segala sesuatu yang menjadi masukan, saran dan rekomendasi komisi IV DPRD dapat dioptimalkan untuk penguatan harmonisasi dan hubungan kerjasama antara pemerintah daerah dengan DPRD berdasarkan tugas dan kewenangannya masing-masing.

“Dalam kesempatan ini ijinkan kami mengucapkan terimakasih kepada pimpinan DPRD Kabupaten Pangandaran atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk menyampaikan laporan hasil kunjungan kerja kami. “pungkasnya. (PNews)

DALAM RAPAT DENGAN PIMPINAN DAN DPRD PANGANDARAN, KOMISI I LAPORKAN HASIL KUNKER KE MANGGARAI BARAT

PANGANDARANNEWS-Dalam rapat penyampaian laporan hasil kunjungan komisi I DPRD Kabupaten Pangandaran, Ketua Komisi I, Adang Sudirman, menyampaikan, kunjungan kerja ke Kabupaten Manggarai Barat provinsi nusa tenggara timur, bertujuan ingin melihat dan menggali ilmu yangterkait dengan penanaman modal/investasi dan perijinan, pasalnya selama ini Kabupaten Manggarai Barat telah berhasil meningkatkan APBD murninya serta bantuan dari pemerintah pusat yang mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,7 triliun, ditambah bantuan pemerintah provinsi sebesar Rp 141 miliar, untuk kelanjutan pembangunan perpanjangan landasan bandara udara Komodo, lanjutan pembangunan proyek Marina, jalan pantai utara Flores, pelabuhan peti kemas dan jalan dalam kota Labuan Bajo. Peningkatan tersebut juga selalu dibarengi dengan berbagai aspek kehidupan serta dinamika pemerintahannya sehingga target pencapaian setiap tahunnya meningkat dan lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada pimpinan DPRD Pangandaran yang sudah memberi kesempatan pada kami untuk menyampaikan hasil kunjungan kerja ini, “kata Adang.(09/3)

Dalam kunjungan kerja yang dilaksanakan tanggal 3 hingga 6 maret 2020 ini, lanjut Adang, komisi I juga melakukan pertemuan dengan pimpinan dan anggota DPRD serta dengan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Manggarai Barat kabupaten manggarai barat, sehingga bisa diketahui, pada dasarnya penanaman modal/investasi di Kabupaten Manggarai Barat, setiap tahun peningkatannya sangat signifikan, baik investasi dalam negeri mau pun dari luar negeri.

Adang menambahkan, daya tarik investasi lokal maupun internasional ini berkesinambungan dengan masuknya Taman Komodo menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia, sehingga pariwisata menjadi salah satu dari 5 sektor yang menjadi kebijakan dasar penanaman modal. Sementara sektor lainnya, seperti sektor pertanian dan perkebunan, kelautan dan perikanan, sektor kehutanan dan sektor energi, juga mendapat porsi yang sama dalam kebijakan ini.

Sementara masalah perijinan, di Kabupaten Manggarai Barat ini sudah menggunakan aplikasi online Single Submission (OSS) atau sistem pelayanan perijinan berusaha terintegrasi secara elektronik, sehingga dengan sistim OSS ini pemerintah pun bisa memberi kemudahan pada masyarakat.

“Dengan OSS ini bisa  mendorong pemerintah untuk melakukan reformasi struktural termasuk  reformasi sistem perijinan, sehingga lebih cara ini lebih efektif serta mampu mengurai alur birokrasi dan mempermudah para pelaku usaha dalam mengurus perijinannya, “terang Adang.

Dalam rapat yang digelar di gedung DPRD ini, Adang juga menuturkan, terkait bangunan perkantoran, hotel, restaurant, perusahaan dan bangunan lainnya, di Kabupaten Manggarai Barat, sekitar 809 % lebih  sudah memiliki ijin, dan apabila ada bangunan yang belum memiliki ijin, dinas terkait  bekerjasama dengan Satpol PP segera melakukan menyegel serta memberikan peringatan agar segera menyelesaikan surat ijin dulu.

Masalah lainnya yang menjadi fokus kunjungan Komisi I yang terkait denganinvestasi, karena sejak 10 tahun lalu. Kabupaten Manggarai Barat sudah diburu para investor dengan membeli beberapa bidang tanah untuk dikembangkan menjadi bidang usaha sektor pariwisata yang difasilitasi pemerintah, seperti usaha diving, snorkling, cottages, taman rekreas, pemasaran paket wisata alam,  wisata sejarah, wisata budaya dan paket wisata bahari, diantaranya, pengembangan dan pengelolaan kebun binatang, pembangunan hotel, resort, home stay dan restoran baik yang bertaraf nasional maupun internasional, pengembangan dan pengelolaan taman bawah laut, penyedia jasa transportasi pariwisata, pembangunan jasa hiburan penunjang pariwisata (diskotik, bar dan pub) dan sektor-sektor pendukung lainnya, sehingga baik wisatawan lokal maupun asing pun bisa mudah untuk datang berkunjung.

Dan capaian penanaman modal di Kabupaten manggarai barat, tercatat hingga tahun 2019 lalu dari 95 investor dalam negeri sekitar Rp 560 milyar dan dari 99 investor asing sebesar US 90 dolar.

“Dalam penyampaian hasil kunker ini juga saya menyampaikan, jenis perijinan yang dapat dilayani Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Manggarai Barat, terbagi menjadi 11 kelompok. “imbuh Adang.

Diantaranya, kelompok izin dasar, seperti kelompok ijin penanaman modal (prinsip dan usaha), kelompok sektor ijin kesehatan, kelompok sektor izin pertanian, kelompok sektor pariwisata, kelompok sektor perhubungan dan transportasi, kelompok sektor pekerjaan umum dan perumahan rakyat, kelompok sektor perindustrian dan perdagangan, kelompok sektor informasi dan teknologi, kelompok sektor ketenagakerjaan;

“Dan jumlah rekapitulasi seluruh ijin yang telah diterbitkan di Kabupaten Manggarai Barat pada tahun 2019, tercata ada 3.896 ijin. “kata Adang lagi.

Berdasarkan hasil kunjungan kerja ke Kabupaten Manggarai Barat, menurut Adang, komisi I pun akan segera menggelar rapat kerja dengan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Pangandaran, melaksanakan kunjungan kerja yang berkaitan dengan perijinan dan investasi dengan dinas terkait, rapat kerja dengan SKPD terkait untuk merumuskan temuan di lapangan serta menindaklanjuti sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, komisi I juga akan mendorong dinas terkait untuk membuat program kegiatan yang berkaitan dengan penanaman modal/investasi, sehingga output kegiatan tersebut bias menhasilkan antaralain, menggali potensi,  promosi dan informasi.

“Kami juga akan memfasilitasi dan melakukan kerjasama serta sosialisasi terkait penanaman modal,
peningkatan pelayanan kemudahan administrasi untuk penanaman modal dan perijinan. "ungkas Adang. (PNews)

10 EKOR SAPI BANPROV TAHUN 2018 DI DESA KARYAWANGI, KINI MENUAI MASALAH

TASIKNEWS-Buntut persoalan bantuan sapi dari Pemerinatah Provinsi Jawa Barat tahun 2018 untuk kelompok petani Maniis di Desa Karyawangi Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya kini menyimpan masalah, pasalnya bantuan 10 ekor sapi putih senilai Rp 100 juta tersebut sekarang keberadaannya entah dimana.

Saat ditemui di rumahnya, menurut ketua kelompok, Aep, kepada PNews, menjelaskan, kesepuluh sapi tersebut telah dijual dengan alasan setelah sekian lama diurus tidak menunjukan adanya perkembangan.

“Hasil penjualannya kami tukar dengan sapi merah, “terang Aep.(6/3) 

Disoal apakah penjualan sapi bantuan tersebut apakah ini hasil kesepakatan kelompok dan dibuat berita acaranya, Aep hanya mengatakan agar persoalan ini ditanyakan langsung ke Kepala Desa Karyawangi, karena menurutnya, ia tidak tahu menahu persoalannya.

Mendapatkan bantuan sapi dari banprof kelompok sapi maniis yang di ketuai Aep sebanyak sepuluh ekor sapi putih,saat saya temui di rumah nya pada hari jumat 6/3/20,dan d konfirmasi sampai sejauh mana berkembang nya sapi dari anggaran 2018 ahir sampe sekarang ,sapi tersebut telah d jual perekor 10jta jadi total sapi 10ekor semua jadi 100jta karna sapi tersebut tidak berkembang dan d tukar sama sapi merah.

“Karena jika ada yang bertanya masalah ini disuruh datang langsung ke kepala desa, “imbuh Aep.

Ketika ditemui di kediamannya untuk dikonfirmasi, Kepala Desa Karyawangi, Agus membenarkan, 10 sapi banprov tersebut sudah dijual.

“Tapi saya tidak menerima penjualan sapi ini Rp 100 juta, saya hanya menerima Rp 34 juta, “terang Agus.(7/3)

Keterangan Agus pun ternyata sama dengan apa yang disampaikan ketua kelompok, terkait penjualan 10 ekor sapi ini sebelumnya tidak dibuat dulu berita acara hasil kesepakatan kelompok dan Agus juga tidak bisa menunjukan kwitansi penjualan sapi dari banprov ini.

“Sekarang hanya ada 2 ekor sapi merah yang dibawa ke masing-masing kandang anggota kelompok, “terangnya lagi.

Beberapa warga yang ditemui PNews, mengatakan, sebaiknya aparat berwenang cepat turun tangan untuk menyelesaikan persoalan ini serta bisa menyelasaikan masalah ini, apakah di kelompok petani atau di kepala desa, karena dengan kejadian ini jelas-jelas negara telah dirugikan.

“Sekecil apa pun barang milik negara harus ada keterangan yang jelas dan sesuai dengan peraturan yang ada, “ucap warga. (JAJANG)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN