PERPUSDES CUKANGILMIAH CUKANGKAWUNG BERHASIL CETAK USAHAWAN HANDAL ONLINE

TASIKNEWS-Dengan memperkuat Program Transformasi Perpustakaan Perbasis Inklusi Sosial, Desa Cukangkawung Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya, jadi inspirasi untuk desa lainnya di Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut Ketua Perpustakaan desa (Perpusdes) Cukangilmiah, Dudi Rohdinulhak, S.Pd, MPD, saat dihubungi lwat telepon celullernya, mengatakan, karya-karya tulis yang ada di perpusdes sangat bermanfaat karena bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

Selain menjadi tempat kegiatan taman bacaaan gratis, kata Dudi, di perpusdes bisa mengikuti pelatihan kewirausahaan, kursus bahasa Inggris, kursus komputer, lab komputer dan layanan internet gratis tiap hari minggu.

“Disini juga disediakan ruang praktek keterampilan pengolahan dan pengemasan hasil kerajinan makanan dengan sentuhan inovasi, “terangnya.(24/11)

Dudi menambahkan, hingga saat ini keberadaan perpusdes Cukangilmiah Desa Cukangkawung semakin maju, seperti keberhasilan dari literasi aplikatifnya, Intan, siswa SMA Islam Al-Hidayah, Intan Kurniawati, anak dari Alm. Sesep Engkun Kurnia dan Nining Wartini, mereka telah melakukan bisnis online secara mandiri.

“Kami bersukur, karena keberhasilan mereka dari hasil baca buku di perpusdes ini, “ucap Dudi.

Dudi juga mengatakan, bisnis online yang digeluti Intan, antara lain, produksi selimut, wadah ballpoint dan lain-lain.

Peran Perpusdes Cukangilmiah tidak hanya menjadi motivator saja, tai ia juga memberi pelatihan sistem menejmen usaha dan merintis kerjasama dengan SKB Kabupaten Tasikmalaya sejak tahun 2015  hingga saat ini. (ANWARWALUYO)

PENTAS SENI RONGGENG AMEN DI PONDOK PERCONTOHAN JADI AJANG HIBURAN MASYARAKAT PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS-Inilah salah satu cara masyarakat Pangandaran dalam mengungkapkan kegembiraannya dengan menari bersama-sama pada sebuah lingkaran besar yang diiringi kawih sinden dan suara harmoni gamelan. Tidak ada batas strata sosial mau pun ekonomi, karena semua asik mengatur langkah kaki mengiringi suara hentakan kendang.

Pagelaran Ronggeng Amen setiap malam minggu di panggung terbuka pondok percontohan di kawasan pantai barat Pangandaran, benar-benar telah menjadi arena pesta rakyat. Tidak ada batas penyekat yang membedakan tingkatan generasi, karena baik remaja muda usia hingga orangtua bersama-sama datang ke arena untuk bergembira.

Seperti dituturkan empat remaja asal Kecamatan Sidamulih, mereka mengaku hampir setiap malam minggu sengaja datang ke pondok percontohan untuk ikut bersuka-ria bersama masyarakat yang datang dari berbagai tempat.

Menurut mereka, hiburan itu tidak selalu identik dengan biaya mahal, karena hanya datang dan menari bersama para penari ronggeng pun sudah benar-benar bisa terhibur.

“Dengan badan sedikit berkeringat, kami benar-benar bisa menikmati hiburan ini, “ungkapnya.

Hal senada dikatakan Engkar (49), perempuan setengah baya yang datang dengan beberapa tetangganya di Desa Sukaresik, mengatakan, kesenian Ronggeng untuk masyarakat Pangandaran benar-benar sudah menjadi hiburan rakyat, karena kesenian ini memang lahir dari kebiasaan para orangtua dulu saat berbagi untuk mengungkapkan rasa kebahagiaan.

Engkar menambahkan, ketika berada dalam lingkaran saat menari bersama ronggeng dan masyarakat lainnya, maka saat itu segala beban yang ada dalam pikiran bisa terlepas. Karena saat sedang menari disamping harus konsentrasi mengatur langkah kaki, ia pun sibuk saling canda dengan orang yang ada di depan dan belakangnya. 

“Pokonya kami selalu datang setiap malam minggu kesini, kecuali kalau sakit. “katanya.

Sementara kordinator pengelola panggung terbuka di Pondok Percontohan Pangandaran, Iyus, membenarkan, hampir setiap malam minggu tempatnya selalu dipenuhi warga untuk mencari hiburan.

Menurut Iyus, biasanya masyarakat yang datang selalu berombongan baik dengan kerabat atau pun tetangga di tempat tinggalnya masing-masing.

“Kami sangat senang, karena ternyata masyarakat sangat mengapresiasi serta merespon positif pagelaran ronggeng amen ini, “ungkap Iyus.(23/11)

Lebih jauh Iyus mengatakan, program kegiatan dan tempat ini milik Pemprov Jawa Barat, sehingga para penampil seni pun tidak hanya dari Kabupaten Pangandarn saja.

“Ada rombongan kesenian dari Kabupaten Tasik, Ciamis, Banjar dan kabupaten-kota lainnya di Jawa Barat. “terang Iyus.

Disoal ada tidaknya wisatawan yang datang, Iyus mengatakan, sebenarnya Pemkab Pangandaran melalui dinas terkait bisa lebih mengoptimalkan program ini untuk bisa lebih dikenalkan pada wisatawan, sehingga nantinya kegiatan seni budaya ini bisa lebih dikemas menjadi komoditas wisata yang bisa dijual pada wisatawan yang datang ke Pangandaran.

“Dan saya yakin ini bisa mengkatrol kepariwisataan Pangandaran, “lanjutnya. (Hiek-PNews)



SANTUNI ANAK YATIM PIATU WARNAI PERINGATAN MAULUD NABI DPC PKB PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS-Dalam kegiatan peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW, yang dilaksanakan di halaman kantor sekretariat di Desa Karangbenda Kecamatan Parigi, Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Pangandaran, berkesempatan memberikan santunan kepada 60 anak yatim.

Kegiatan yang dihadiri Ketua Korwil PKB priangan timur, H. Ahmad Irvan Alawi, Ketua DPC PKB Pangandaran, Jalaludin,  S. Ag,  anggota DPRD fraksi PKB,  Ketua Dewan Suro, Pengurus Nahdatul Ulama (NU), PMII,  IPNU dan pemuda ansor juga dihadiri ratusan kader dan simpatisan PKB se-Kabupaten Pangandaran.

Dalam sambutannya, ketua DPC PKB Pangandaran,  Jalaludin, S. Ag, menyampaikan, PKB merupakan partai politik yang lahir pada era reformasi yang didirikan para kiyai dari NU, lahir dari tubuh NU yang berideologi nasionalis religius, bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur secara lahir dan batin baik material dan spiritual.

“Dalam mewujudkan tatanan politik nasional yang demokratis, PKB sangat terbuka, bersih dan berakhlakul karimah,"ucap Jalaludin. (23/11)

Dikatakan Jalaludin, sebagai partai yang lahir dari tubuh NU, DPC PKB Pangandaran siap untuk memberikan yang terbaik untuk masayarakat lewat pengembangan pondok pesantren dan memberikan kontribusi kepada NU Pangandaran sebesar Rp 5 juta per bulan.

“Ini dalam rangka dukungan pada kegiatan seluruh badan otonomi  NU, seperti kegiatan PMII,  IPNU,  Patayat,  Ansor dan lain lain"jelasnya.

Ditempat yang sama, Ketua Korwil PKB Priangan Timur, H. Ahmad Irvan Alawi, dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan ini untuk mewujudkan rasa sukur kepada Alloh SWT akan karunia dan  nikmatNya.

Kegiatan peringatan maulid ini, lanjut  Irfan,  menjadi momentum untuk meneladani perilaku akhlak Rosululloh, karena hidup ini akan terasa indah apabila bisa saling berbagi rejeki dengan yang lain.

“Apalagi kepada saudara-saudara kita, anak-anak yatim", katanya. (AGE)

PANGANDARAN JADI TEMPAT PERTAMA DISELENGGARAKANNYA ROAD RACE ENERGI JABAR JUARA KE 1 2019

PANGANDARAN-Kabupaten Pangandaran mendapat kehormatan  menjadi tempat pertama diselenggarakannya Road Race Energi Jabar Juara yang pertama tahun 2019, yang digelar selama 3 hari. (21-23/11) Kegiatan yang memperlombakan beberapa kelas dan kriteria cabang olahraga balap sepeda ini hasil kerjasama antara Pemprop Jawa Barat melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, Pemkab Pangandaran, ISSI Jabar dan seluruh pengurus daerah (pengda) ISSI kabupaten-kota se-Jawa Barat.

Pada gelaran Road Race Energi Jabar Juara ke 1 ini diikuti beberapa atlit balap sepeda, diantaranya dari ISSI Pangandaran, PGN RCT, PGN Milenial, Purba Wisesa ISSI Kuningan, Team Dodol PICNIC Lasminingrat, Jabar Muda, Racing Sport 21, Jabar Muda 2, Resifa Collection ISSI Cilacap, BSCC ISSI Banyumas, ISSI Tanggerang Selatan dan IISI Kota Tanggerang.

Wakil Gubernur Jawa Barat, H.  Uu Ruzhanul Ulum, yang didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olaharaga Jawa Barat, Engkus Sutisna, ST MT, Sekda Pangandaran, Drs. H. Kudiana, MM, Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin, pejabat di lingkup Pemkab Pangandaran, Ketua ISSI Jabar dan Ketua ISSI Pangandaran,  dalam sambutannya, mengatakan, kegiatan Road Race Energi Jabar ini selain menjadi kegiatan olahraga juga dalam rangka ikut mempromosikan pariwisata yang ada di daerah.

“Dan untuk yang pertama ini diselenggarakan di Pangandaran, karena Pangandaran menjadi pilot project pengembangan wisata di Jawa Barat, “ungkap Uu.(23/11)

Ada beberapa manfaat yang bisa diambil dari kegiatan ini, diantaranya, dalam rangka pencarian bakat atlit balap sepeda, pengembangan kepariwisataan dan bisa juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

“Saya juga berharap dukungan khususnya masyarakat Pangandaran untuk terwujudnya jawa barat juara lahir batin dengan inovasi dan kolaborasi”imbuh Uu
.
Sementara hasil keseluruhan kejuaraan balap sepeda pada Road Race Energi Jabar Juara ke 1 tahun 2019, hasil selengkapnya, di kelas BMX usia11-12 putra, juara ke I, Dhia Tsabit Azzaki Sutaryo (Cilacap), juara II Kennard Inocencio (ISSI Kota Tegal), juara III Faiz Azhar Ganesha (Cilacap) dan juara IV Fabrian Dwi Kurniawan (Cilacap).

Di kelas Prayouth Putri, Juara ke I diraih Febria, juara II Nadia Seftian (ISSI Pangandaran) dan jura III Neng Dewi Sulistiani (ISSI Pangandaran). Pada Prayouth Putra, juara ke I diraih Azhar Gusyabuary, juara II Valentoni Gunawan (ISSI Bandung/PBSSangkuriang) dan juara III Kennard Inocencio Budiono (ISSI Kota Tegal). Pada kelas Youth Putri, tampil menjadi juara ke Inovia Dwi Safitri, juara II Ana Tasya Priatna dan juara III Nadia Septiani. Untuk kelas Youth Putra, Juara ke I Ivan Arvian Sanjaya (ISSI Pangandaran), juara II Muhamad Rio Maulana (ISSI Pangandaran) jura III M. Akbar Abdurhaman (ISSI Sangkuriang Kota Bandung), juara IV M. Gilang (RBK-SMK Rosma Karawang) dan juara V Luki Braga Pratama (ISSI Pangandaran). Sementara pada kelas yunior Putra, tampil menjadi juara I, Nur Majid Aditya Rahman (ISSI KotaTanggerang), juara II M. Naufal Syach Afif (Victoria Tangsel) dan juara II diaraih Julian Abi Manyu (ISSI Tangsel).

Sementara di kelas road race dengan 3 stage yang mengambil  trek di 5 Kecamatan, Diantaranya, Kecamatan Kalipucang, Pangandaran, Sidamulih, Parigi, Cigugur dan Kecamaran Langkaplancar, dengan jarak keseluruhan stage skitar 142 km, dan inilah hasil selengkapnya,
Stage Individual-Stage 1 22 November 2019
22-23 Nov 2019
1 41 10008888618 ARIN ISWANA INA PGN RCT 01:51:49 14s
2 53 10015871608 BERNAD BENYAMIN VAN AERT INA PGN M 01:51:49 12s
3 44 10056071539 JAMAL HIBATULLAH INA PGN RCT 01:51:49 04s
4 43 10007680663 BAMBANG SURYADI INA PGN RCT 01:51:49
5 83 10016216865 M.FIKRI AZKA INA PURBA W. 01:54:43 02m54s 02s
6 52 10064888031 RACHMAD NOKA WIBISONO INA PGN M 01:55:11 03m22s
7 45 SANDI NURHASAN INA PGN RCT 01:55:11 03m22s
8 54 10065290882 AHMAD YOGA ILHAM FIRDAUS INA PGN M 01:55:13 03m24s
9 81 10068093079 YUDA MUHAMMAD INA PURBA W. 01:55:17 03m28s
10 94 10080726717 CHENDY SEPTYAN INA HBT 1 01:59:17 07m28s

Stage Individual Stage 1 22 November 2019

DUDE INA RS21 DNS
BENI NUR INA RS21 DQ

Stage Sprint Points Stage 1 22 November 2019

SPRINT1-PANGANDARAN
1 53 10015871608 BERNAD BENYAMIN VAN AERT PGN M 5 3s
2 41 10008888618 ARIN ISWANA PGN RCT 3 2s
3 83 10016216865 M.FIKRI AZKA PURBA W. 2 1s
4 44 10056071539 JAMAL HIBATULLAH PGN RCT 1

SPRINT2-CIBENDA
1 53 10015871608 BERNAD BENYAMIN VAN AERT PGN M 5 3s
2 41 10008888618 ARIN ISWANA PGN RCT 3 2s
3 83 10016216865 M.FIKRI AZKA PURBA W. 2 1s
4 43 10007680663 BAMBANG SURYADI PGN RCT 1

Stage 1 Finish
1 41 10008888618 ARIN ISWANA PGN RCT 15 10s
2 53 10015871608 BERNAD BENYAMIN VAN AERT PGN M 12 6s
3 44 10056071539 JAMAL HIBATULLAH PGN RCT 9 4s
4 43 10007680663 BAMBANG SURYADI PGN RCT 7
5 83 10016216865 M.FIKRI AZKA PURBA W. 6
6 52 10064888031 RACHMAD NOKA WIBISONO PGN M 5
7 45 SANDI NURHASAN PGN RCT 4
8 54 10065290882 AHMAD YOGA ILHAM FIRDAUS PGN M 3
9 81 10068093079 YUDA MUHAMMAD PURBA W. 2
10 94 10080726717 CHENDY SEPTYAN HBT 1 1

Rider No UCI Code Name Ranking Time
Stage Team Positio Stage 1 22 November 2019

1 PGN RCT 8 05:35:27

ARIN ISWANA 1 01:51:49
BAMBANG SURYADI 4 01:51:49
JAMAL HIBATULLAH 3 01:51:49

2 PGN MILENIAL 16 05:42:13

BERNAD BENYAMIN VAN AERT 2 01:51:49
RACHMAD NOKA WIBISONO 6 01:55:11
AHMAD YOGA ILHAM FIRDAUS 8 01:55:13

3 PURBA WISESA ISSI KUNINGAN 32 05:55:38

M.FIKRI AZKA 5 01:54:43
YUDA MUHAMMAD 9 01:55:17
ARRI PRATAMA 18 02:05:38

4 DODOL PICNIC LASMININGRAT 42 05:57:57

DIDIK PERMANA SIDIK 14 01:59:17
DADI SURYADI 12 01:59:17
HARI FITRIANTO 16 01:59:23

5 JABAR MUDA 1 53 06:10:33

DIAZ FAISAL 13 01:59:17
M.RAIHAN MAULIDAN 21 02:05:38
RAMADIKA R 19 02:05:38

6 ISSI PENGANDARAN HBT 1 57 06:17:15

CHENDY SEPTYAN 10 01:59:17
JATNIKA FIRMANSYAH 22 02:08:38
 10064259854 ADIT RESPATI 25 02:09:20

7 JABAR MUDA 2 87 06:28:21

M.IHSAN GUNAWAN 26 02:09:20
ROHIM 30 02:09:26
ARFAN PRIYATNA 31 02:09:35

8 RESIFA COLLECTION ISSI CILACAP 96 06:41:38

SARMADI 27 02:09:20
SURYA PANGESTI AJI 29 02:09:26
TIMOTIUS WILLIAMK 40 02:22:52

9 BSCC ISSI BANYUMAS 108 06:41:54

MAIZALAHENDA 35 02:13:22
ALAN MAHMUD ROMANDHONI 36 02:13:23
LABIS HAKAM FAUZI 37 02:15:09

Stage 1 : KOM Classification 22 November 2019

KOM1-KARANGGINI
ARIN ISWANA PGN RCT 4
BAMBANG SURYADI PGN RCT 2
BERNAD BENYAMIN VAN AERT PGN MILENIAL 1

KOM2-BAGALO
ARIN ISWANA PGN RCT 4
BAMBANG SURYADI PGN RCT 2
M.FIKRI AZKA PURBA WISESA ISSI 1

General Classification – Individual 22 November 2019

ARIN ISWANA INA PGN RCT 01:51:35
BERNAD BENYAMIN VAN AERT INA PGN M 01:51:37 02s
JAMAL HIBATULLAH INA PGN RCT 01:51:45 10s
BAMBANG SURYADI INA PGN RCT 01:51:49 14s
M.FIKRI AZKA INA PURBA W. 01:54:41 03m06s
RACHMAD NOKA WIBISONO INA PGN M 01:55:11 03m36s
SANDI NURHASAN INA PGN RCT 01:55:11 03m36s
AHMAD YOGA ILHAM FIRDAUS INA PGN M 01:55:13 03m38s
YUDA MUHAMMAD INA PURBA W. 01:55:17 03m42s
CHENDY SEPTYAN INA HBT 1 01:59:17 07m42s
SAHRIFAT NANDYA MULYA INA PGN M 01:59:17 07m42s
DADI SURYADI INA DODOL 01:59:17 07m42s
DIAZ FAISAL INA JM1 01:59:17 07m42s
DIDIK PERMANA SIDIK INA DODOL 01:59:17 07m42s
MOHAMAD IQBAL INA PGN M 01:59:23 07m48s
HARI FITRIANTO INA DODOL 01:59:23 07m48s
JAMALIDIN NOUARDINTO INA PGN RCT 01:59:49 08m14s
ARRI PRATAMA INA PURBA W. 02:05:38 14m03s
RAMADIKA R INA JM1 02:05:38 14m03s
SANDI KRISNANDI INA RS21 02:05:38 14m03s
M.RAIHAN MAULIDAN INA JM1 02:05:38 14m03s
JATNIKA FIRMANSYAH INA HBT 1 02:08:38 17m03s
RENO YUDHASANSAKA INA DODOL 02:08:38 17m03s
WARSENO INA PURBA W. 02:09:20 17m45s
ADIT RESPATI INA HBT 1 02:09:20 17m45s
M.IHSAN GUNAWAN INA JM2 02:09:20 17m45s
SARMADI INA RESIFA 02:09:20 17m45s
IVAN JAUHAR INA RS21 02:09:20 17m45s
SURYA PANGESTI AJI INA RESIFA 02:09:26 17m51s
ROHIM INA JM2 02:09:26 17m51s
ARFAN PRIYATNA INA JM2 02:09:35 18m00s
AHMAD HANIF JAMBAK INA HBT 1 02:09:44 18m09s
MUHAMMAD RIO MAULANA INA HBT 2 02:09:44 18m09s
MAZAR MAULANA GUSTIAN INA PURBA W. 02:13:22 21m47s
MAIZALAHENDA INA BSCC 02:13:22 21m47s
ALAN MAHMUD ROMANDHONI INA BSCC 02:13:23 21m48s
LABIS HAKAM FAUZI INA BSCC 02:15:09 23m34s
FAJAR ARAFAH INA JM2 02:16:46 25m11s
RESHA PUSPITA SUKARNO INA HBT 1 02:18:08 26m33s
TIMOTIUS WILLIAMK INA RESIFA 02:22:52 31m17s
M. BINTINAG SYAWAL INA JM1 02:24:01 32m26s
AGUS TRIYONO INA RESIFA 02:25:02 33m27s

General Classification – Sprint

1 BERNAD BENYAMIN VAN AERT PGN M 22
2  ARIN ISWANA PGN RCT 21
3  JAMAL HIBATULLAH PGN RCT 10
4  M.FIKRI AZKA PURBA W. 10
5  BAMBANG SURYADI PGN RCT 8
6  RACHMAD NOKA WIBISONO PGN M 5
7 SANDI NURHASAN PGN RCT 4
8 AHMAD YOGA ILHAM FIRDAUS PGN M 3
9 YUDA MUHAMMAD PURBA W. 2
10 CHENDY SEPTYAN HBT 1 1

General Classification : KOM 22 November 2019
22-23 Nov 2019

1 ARIN ISWANA PGN RCT 8
2 BAMBANG SURYADI PGN RCT 4
3 BERNAD BENYAMIN VAN AERT PGN MILENIAL 1
4  M.FIKRI AZKA PURBA WISEWA ISSI 1

General Classification - Indonesian Team 23 November 2019

1 PGN RCT PGN RCT 05:35:27
2 PGN MILENIAL PGN M 05:42:13 06m46s
3 PURBA WISESA ISSI KUNINGAN PURBA W. 05:55:38 20m11s
4 DODOL PICNIC LASMININGRAT DODOL 05:57:57 22m30s
5 JABAR MUDA 1 JM1 06:10:33 35m06s
6 ISSI PENGANDARAN HBT 1 HBT 1 06:17:15 41m48s
7 JABAR MUDA 2 JM2 06:28:21 52m54s
8 RESIFA COLLECTION ISSI CILACAP RESIFA 06:41:38 1h06m11s
9 BSCC ISSI BANYUMAS BSCC 06:41:54 1h 06m 27s

Distance : 114.2km Start List Total Rider : 42
Stage 2- 22 November 2019

BSCC ISSI BANYUMAS
1 ALAN MAHMUD ROMANDHONI
3 LABIS HAKAM FAUZI
5 MAIZALAHENDA

RESIFA COLLECTION ISSI CILACAP
1 TIMOTIUS WILLIAMK
2 SURYA PANGESTI AJI
3 SARMADI
4 AGUS TRIYONO

JABAR MUDA 1
1 M.RAIHAN MAULIDAN
2 M. BINTINAG SYAWAL
3 DIAZ FAISAL
4 RAMADIKA R

JABAR MUDA 2
1 M.IHSAN GUNAWAN
2 FAJAR ARAFAH
3 ROHIM
4 ARFAN PRIYATNA

PGN RCT
Team Manager: WAWAN.S
41 ARIN ISWANA
42 JAMALIDIN NOUARDINTO
43 BAMBANG SURYADI
44 JAMAL HIBATULLAH
45 SANDI NURHASAN

PGN MILENIAL
1 SAHRIFAT NANDYA MULYA
2 RACHMAD NOKA WIBISONO
3 BERNAD BENYAMIN VAN AERT
4 AHMAD YOGA ILHAM FIRDAUS
5 MOHAMAD IQBAL

RS21 TEAM
1 IVAN JAUHAR
2 SANDI KRISNANDI

DODOL PICNIC LASMINING RAT
1 HARI FITRIANTO
2 RENO YUDHASANSAKA
3 DIDIK PERMANA SIDIK
4 DADI SURYADI

PURBA WISEWA ISSI KUNINGAN

1 YUDA MUHAMMAD
2 ARRI PRATAMA
3 M.FIKRI AZKA
4 MAZAR MAULANA GUSTIAN
5 WARSENO

ISSI PENGANDARAN HBT 1
1 ADIT RESPATI
2 AHMAD HANIF JAMBAK
3 JATNIKA FIRMANSYAH
4 CHENDY SEPTYAN
5 RESHA PUSPITA SUKARNO      (PNews)

SARYONO SIAP MENGEMBAN AMANAH WARGA DESA KARANGPAWITAN

PADAHERANG-8 dari 14 desa di Kecamatan Padaherang tahun ini akan melaksanakan Pilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, yang akan digelar tanggal 30 Nopember 2019 mendatang.

Kedelapan desa itu, anatar lain, Desa Padaherang, Kedungwuluh, Karangmulya, Maruyungsari, Karangsari, Panyutran, Ciganjeng dan Desa Karangpawitan.

Menurut salah seorang dari 5 calon yang akan maju pada pilkades Karangpawitan, Saryono, ia tidak akan muluk-muluk mengobral janji. Tapi Saryono bertekad, seandainya bisa terpilih menjadi Kepala Desa Karangpawitan, akan mengabdikan dirinya dan berbuat yangterbaik untuk seluruh warga desa.

Kata mantan kepala dusun yang sudah lama mengabdi ini, yang dibutuhkan warga desa sekarang bukan janji-jani, tapi kerja nyata, kerja cepat dan kerja cerdas.Salah satunya, kata Saroyono, yang punya nomer urut satu ini, terus meningkatkan pelayanan karena pada hakikatnya kepala desa itu merupakan pelayan masyarakat yang harus selalu siap saat warga membutuhkan.

“Membangun desa merupakan tanggungjawab semua, jadi modal utamanya kekompakajn antara aparat desa dan warga, “ungkap Saryono, saat ditemui usai pengambilan nomer urut di aula desa. (ISIS KOSWARA)

AKSI "NEKAT" RIDWAN KAMIL DI CITUMANG JADI MAGNET JUTAAN WISATAWAN KE PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS -Kunjungan gubernur Jawa barat, Ridwan Kamil bersama ratusan rombongannya ke objek wisata Citumang Kabupaten Pangandaran beberapa waktu lalu (27/9), telah membuat perubahan yang signifikan.

Demikian dikatakan salah seorang petugas Perhutani selaku pengelola objek wisata Citumang, Wawan, kepada PNews saat ditemui di kantor objek wisata Citumang Desa Bojong Kecamatan Parigi. (16/11)

Dikatakan Wawan, dalam kunjungannya gubernur Jawa Barat ini berkesempatan  melakukan boddyrafting, dan tampak ia dan rombongan sangat menikmati kunjungannya ke Citumang.

“Malah di areal boddyrafting, persis di depan goa, Pa Gubernur sempat pula pegangan akar pohon untuk bergelayutan dan loncat ke air, menirukan gerakan pada film Tarzan, “ungkap Wawan.

Kontan aksi orang nomer satu di Jawa Barat ini pun sempat membuat seluruh pramuwisata dan rombongan melongo melihat aksi nekat gubernur yang bergelayutan dan nyebur ke air sambil berteriak Jabar juara.

Akhirnya seluruh rombongan pun ikut berenang mengikuti kang Emil, sapaan akrabnya, yang memegang dan menuntun istri tercintanya sambil sekali-kali berteriak, Jabar juara.

Tidak lupa saat itu gubernur pun berteriak, Pangandaran hebat, yang kemudian dengan spontan diikuti serentak suara anak buahnya dengan keras, Jabar juara, Pangandaran hebat.

“Hanya selisih beberapa jam setelah rombongan kang Emil pulang ke Bandung, nampak di Facebook terlihat puluhan postingan kang Emil yang sedang boddyrafting begitu viral dan di-like ribuan followernya, “kata Wawan lagi.

Tidak hanya itu, kata Wawan, dampak dari kunjungan gubernur dan Divisi Regional Perhutani Jabar, obyek wisata Citumang pun kebanjiran pengunjung baik yang datang dari bandung, Sumedang, Purwakarta dan kabupaten lainnya.

“Dan setelah belakang saya ketahui, ternyata mayoritas keluarga pejabat provinsi dan kabupaten/kota dari Dinas PUPERA, " terang Wawan.

Sementara menurut Dadi dan Dede Adut, pengurus Karangtaruna Desa Bojong, pelaku wisata yang ada di Citumang, mengakui merasa beruntung  karena ternyata gubernur Jawa barat mau berkunjung dan sekaligus boddyrafting.

Dan ternyata, kata mereka, gebrakan awal gubernur telah mampu menghipnotis warga Jabar lainnya untuk datang dan berkunjung ke objek wisata Citumang ini.

“Itulah beda dan uniknya gubernur Jawa Barat kita ini, “ungkapnya.

Dadi dan Dede juga mengatakan, atas nama pelaku wisata Citumang pihaknya sangat berterima kasih pada Pemkab Pangandaran dibawah pimpinan H. Jeje Wiradinata dan H. Adang Hadari, yang telah membangun sarana jalan menuju objek wisata Cituman. Karena diakui dampak dari kegiatan wisata ini telah mampu menciptakan lapangan tenaga kerja baru bagi ratusan orang sehingga mampu menghidupi keluarga.

“Mudah-mudahan Pangandaran tetap hebat dan Jawa barat tetap juara. "imbuhnya. (ANTON AS).

CELOTEH SUKMAWATI SOEKARNO PUTRI KEMBALI MENUAI ROTES RIBUAN UMAT ISLAM TASIK

TASIKNEWS-Ribuan umat Islam Kota santri Tasikmalaya memprotes keras pernyataan kontroversial Sukmawati Soekarnoputri yang dinilai telah menghina umat Islam, membandingkan Rasulullah SAW dengan Presiden pertma Indonesia, Ir. Soekarno.

Aksi protes yang dilancarkan ribuan massa dari berbagai ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi Aktivis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya (Almumtaz), berlangsung di Tugu Adipura depan Masjid Agung Kota Tasikmalaya. (22/11).

Dalam aksinya massa menuntut aparat penegak hukum segera menyeret dan mengadili putri Proklamator RI, karena dikhawatirkanucapannya itu akan memicu reaksi yang lebih besar lagi.

Seperti disampaikan Koordinator Forum Mujahid Tasikmalaya (FMT),Ir Nanang Nurjamil, pihaknya tetap menuntut kepada aparat penegak hukum segera menangkap dan mengadili Sukmawati yang telah melecehkan agama Islam untuk kedua kalinya. Dan jika pemerintah ingin kondusif, maka tak ada kata lain segera tangkap Sukmawati, karena ia telah menghina Rasulullah SAW.

“Kami tetap akan menuntut sampai Ibu Sukmawati benar-benar diproses hukum, karena bagi kami Islam merupakan segalanya,” tegasnya.

Jika peristiwa pelecehan sekarang penanganan hukumnya bernasib sama dengan persitiwa sebelumnya, maka, kata Nanang,  gelombang aksi masa akan terus bermunculan di berbagai daerah, yang tentunya ini akan berakibat situasi dan kondisi tidak kondusif.

Nanang menambahkan, Dan jika apa yang dilaporkan sekarang tidak ada realisasinya,  tentu akan terjadi aksi lanjutan yang lebih besar baik dengan datang ke Jakarta bergabung bersama alumni 212 atau pun dilakukan sendiri di Kota Tasik.

“Oleh karena itu, tangkap dan adili segera sukmawati sesuai ketentuan hukum yang berlaku. “tegas Nanang.

Lebih jauh Nanang mengatakan, aksi hari ini merupakan lanjutan dari Laporan resminya atas dugaan penghinaan pada Nabi Besar Muhammad Saw, dan ini merupakan kali kedua yang dilakukannya setelah sebelumnya Sukmawati  mengatakan, kumandang suara adzan tidak lebih merdu dari kidung.

“Saya menghimbau kepada seluruh ummat islam khususnya yang ada di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, saatnya kita marah ketika nabi junjunan kita dihina,”tegas Nanang lagi.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu saat menjadi pembicara diskusi bertajuk ‘Bangkitkan Nasionalisme Bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Terorisme, di Jakarta (11/11), Sukmawati Soekarno putri dalam sebuah dialog telah membandingkan Nabi besar Muhammad SAW dengan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Sukarno, dengan mengatakan, Sekarang saya mau tanya semua, yang berjuang di abad 20 itu Yang Mulia Nabi Muhammad apa Ir Soekarno, untuk kemerdekaan? Saya minta jawaban, silakan siapa yang mau jawab berdiri, jawab pertanyaan Ibu ini, tanya Sukmawati saat itu pada peserta diskusi.(PNews biro Tasik)

KUNJUNGAN MENSOS KE PANGANDARAN UNTUK CANANGKAN PKSB DAN BERI BANTUAN LOGISTIK

KALIPUCANG-Sekitar 1850 orang, diantaranya dari Siswa Tagana Masuk Sekolah, Tim Pengurus Kawasan Siaga Bencana, Tagana Provinsi Jawa Barat, Tagana Provinsi Jawa Tengah, undangan mitra kerja,  stakeholder lainnya dan  warga masyarakat, pagi tadi (22/11) berkumpul di lapangan sepak bola Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran, untuk mengikuti apel  Kegiatan Pencanangan Kawasan Siaga Bencana (PKSB), yang dihadiri Menteri Sosial RI, Juliari P. Batubara, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, Wakil Bupati, H. Adang Hadari dan pejabat lainnya di  lingkupPemkab Pangandaran.

di deoan seluruh peserta apel, Menteri Sosial, Juliari P. Batubara, menyampaikan, Indonesia berada pada wilayah rawan bencana, sehingga semuanya harus selalu siap siaga.

“Pencanangan KSB di Pangandaran ini untuk memperkuat mitigasi bencana, oleh karena itu saya ingin semua pihak kompak dan benar-benar siap apabila suatu saat terjadi bencana,"kata Mensos.

Dan kegiatan PKSB ini, lanjut Julian,  merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI pada Rakornas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tanggal 24 Juli 2019, yang bertujuan agar semua pihak sensitif dan antisipatif terhadap bencana.

Dalam pidatonya, Julian juga sempat bertanya kepada perwakilan KSB dari Pangandaran, Kebumen dan Cilacap, apakah semuanya sudah benar-benar ready, kehadiran di Pangandaran sekarang pun, menurutnya, untuk mencanangkan simulasi kawasan siaga bencana di pantai selatan jawa sesuai instruksi Presiden.

Pada kesempatan lain, menteri Sosial pun berkesempatan memberikan bantuan logistik secara simbolis, sebesar Rp 2,3 milyar, dengan rincian bantuan bufferstock penanggulangan bencana untuk Provinsi Jawa Barat senilai Rp1,1 miliar dan untuk Provinsi Jawa Tengah ssebesr Rp1,2 miliar.

Jenis bantuan yang diberikan mencakup Makanan Anak 3.780 paket, Mie Instan 60.360 bungkus, Tenda Serbaguna Keluarga 8 unit, Tenda Gulung 980 lembar, Kasur 490 unit, Velbed 490 unit, Family Kit 490 paket, Kids Ware 490 paket, Food Ware 490 paket, Peralatan Dapur Keluarga 490 Paket, Paket Sandang 90 paket, Warepack Tagana 50 paket, Perlengkapan Tagana 50 paket.

Masih di tempatyang sama, Bupati Pangandaran. H Jeje Wiradinata, saat ditemui awak media, menyampaikan, semuanya harus bisa hidup damai di daerah rawan bencana, karena bencana itu sudah takdir dari Tuhan.

“Tapi kalau bencana banjir dan longsor itu bisa diantisipasi karena itu merupakan  ulah tangan manusia. “ucap Jeje.

Jeje juga mengapresiasi kunjungan Menteri Sosial, karena baru sekitar satu bulan dilantik menjadi menteri, sudah mau datang Pangandaran. (PNews)

KABUPATEN TASIKMALAYA BARHASIL TOREHKAN PRESTASI DI AJANG FASI X TINGKAT NASIONAL

TASIKNEWS-Belum lama ini salah satu peserta perwakilan dari KabupatenTasikmalaya,  berhasil meraih juara bidang tartil dan cerita Islami, di ajang Festival Anak Sholeh Indonesia  (FASI) X tingkat nasional yang di buka langsung oleh Presiden.

Seperti dikatakan Ketua BKPRMI Kabupaten Tasikmalaya, Ustadz Ana Rustiana, salah satu peserta sudah berhasil mengharumkan Kabupaten Tasikmalaya dengan meraih penghargaan bergengsi dibidang Tartil dan cerita Islami.

lebih lanjut Ana mengatakan, dalam waktu dekat ini,awal desember 2019 hingga Januari 2020, BKPRMI akan menyelenggarakan berbagai kegiatan. Diantaranya, pelatihan dan Pembinaan Ustadz/Ustadzah se-KabupatenTasikmalaya, Festival Anak Sholeh serta kegiatan pelatihan dan pembinaan ustadz/ustadzah, yang akan dilaksanakan di 7 wilayah.

"Jumlah pesertanya diperkirakan akan mencapai 1000 orang perwakilan dari lembaga di bawah naungan BKPRMI, seperti Unit TK TP Al-Qur'an, PAUD SPS TAAM dan Remaja Mesjid, “terangnya.

Tiap unit dari kecamatan, lanjut Ana, masing-masing akan mengirimkan perwakilannya dengan rincian  tiap wilayah rata-rata dibagi 5 - 6 kecamatan,

“Pelaksanaan FASI tingkat kabupaten ini  akan dilaksanakan tanggal 24 Desember 2019 ", jelas Ana lagi.

Adapun kegiatan yang sedang berlangsung saat ini ditingkat kecamatan, seperti penjaringan peserta FASI, nantinya peserta yang berhasil menjadi jara di tingkat kecamatan akan menjadi perwakilan di tingkat kabupaten yang hasilnya akan dilombakan di tingkat provinsi hingga ke tingkat nasional.

"Saya mohon do'a dan dukungan, mudah-mudahan perwakilan dari Kabupaten Tasikmalaya bisa kembali mengharumkan daerahnya dengan mengulang kembali kesuksesannya meraih juara di tingkat nasional, "pungkasnya.  (RUSDIANTO)

PENDAMPING PKH KORCAM KARANGNUNGGAL LAKUKAN PENDATAAN ULANG DAN KEMBALI GELAR P2K2

TASIKNEWS-Untuk meminimalisir salah sasaran bagi penerima manfaat bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), di seluruh desa di Kecamatan Karangnunggal, Kordintor Kecamatan/korcam PKH, melakukan pendataan ulang serta  melakukan kembali Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2).

Seperti disampaikan Ketua Korcam PKH Karangnunggal, Yedi Darmadi, S., PdI, kegiatan pemutakhiran data kembali untuk penerima manfaat PKH, seperti baru-baru ini yang dilaksanakan di Desa Sarimanggu, pendamping terus melakukan sosialisasi, perivikasi dan graduasi untuk lebih tepat sasaran dalam penyaluran bantuan, karena setelah didata ulang mungkin saja  ada penerima  manfaat yang sudah tidak layak lagi mendapat bantuan.

Pasalnya, kata Yedi,  data yang digunakan sementara masih menggunakan data tahun 2011, sehingga setelah dilakukan pendataan ulang, kemungkinan pasti ada yang dihapus/graduasi, artinya, tidak akan menerima bantuan kembali karena sudah tidak layak lagi menurut keriteria yang ditentukan hasil perivikasi.

“Dan ini dilakukan di semua desa di Kecamatan Karangnunggal, “jelasnya.

Pendamping lainya, menambahkan, bahkan menurut aturan yang baru yang ditetapkan Paraturan Menteri Sosial dan berkesesuaian dengan Peraturan Kementerian Kesehatan, batas usia lansia penerima bantuan untuk saat ini, jika usianya sudah mencapai 70 tahun.

Sementara beberapa warga DesaSarimanggu, yang diwakili antara lain, Rinda (36) warga RT. 03 RW.03 Dusun Rancasengit dan Nining (34) warga RT.03 RW.02 Dusun Cidulang pun menanggapi positif dan menyetujui apa yang disampaikan tim pendamping PKH Kecamatan arangnunggal. (ANWARWALUYO-MAMAT R)

TIM MONEC KECAMATAN KARANGNUNGGAL KUNJUNGI PEMDES CIKUPA

TASIKNEWS-Pemerintah Kecamatan Karangnunggal melalui tim monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan dan pengelolaan keuangan Desa yang sudah di bentuk, kembali melaksanakan monev di Desa Cikupa sesuai jadwal dan agenda yang sudah ditentukan.(20/11)

Tim monev yang dipimpin langsung Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana S.TP.MM serta pengelolaan keuangan desa, seperti Kapolsek, Danramil, BPD dan para pendamping desa pun diterima langsung sekretaris desa, Saepurohman, A.Ma, atas nama pemerintahan Desa Cikupa.

Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana, di depan perangkat Desa Cikupa, menyampaikan tujuan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan pembangunan serta pengelolaan keuangan desa ini untuk untuk mengecek langsung ke lapangan pembangunan yang ada di desa serta menguatkan kembali asas pengelolaan keuangan Desa yang lebih efektif, efisien, partisipatif dan akuntabel.

Hal senada disampaikan pemdamping Desa Cikupa, Helen, S.Sos. Dana Desa (DD) dari APBN ini sudah bergulir sejak tahun 2015, sehingga peningkatannya pun cukup signifikan.

Helen juga berharap agar dalam mengelola DD ibi dilaksanakan dengan baik, transfaransi serta tersosialisasi kepada masyarakat agar tepat sasaran dan bisa memberdayakan masyarakatnya guna menurunkan angka kemiskinan masyarakat sendiri, sesuai regulasi yang ada Permendagri Nomor 20 tahun 2018 tentang pengelolaan Keuangan Desa.

“Bidang pemberdayaan tahun ini menjadi prioritas, namun hal ini tidak lepas dari perencanaan yang bagus mulai dari RPJMDes, BA Musdus, Musdes,  RKP Desa dan APBDesa. Selain itu juga harus diperhatikan persentase realisasi, pelaporan dan pertanggungjawaban,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa, Saepurohman, mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kedatangan tim monev Kecamatan Karangnunggal, untuk meninjau serta memberikan arahan-arahan terkait penggunaan DD di Desa Cikupa.

“Kami berharap, nantinya usai monev pembangunan serta pengelolaan keuangan desa dan  perangkat desa pun bisa bekerja lebih baik untuk menerapkan apa yang menjadi arahan tim monev  atau pun  pedoman regulasi yang ada. “ucapnya. (ANWARWALUYO-JAJANG)

IKATAN ALUMNI BARENG OSIS GELAR PROGRAM KEWIRAUSAHAAN BAZAR SMAN 1 PANGANDARAN

PANGANDARAN-Jika ada pertanyaan, bolehkah siswa menilai gurunya sendiri  yang berperan memberi pelajaran saat di sekolah, di SMAN 1 Pangandaran ternyata hal tersebut bukan hal yang tabu. Karena siswa sendiri ternyata punya kesan tersendiri pada guru-guru yang selama ini memberikan ilmu pengetahuan dan nasehat-nasehat.

Demikian disampaikan Kepala SMAN 1 Pangandaran, Kosasih, di sela-sela kesibukannya dalam acara
Program Kewirausahaan Bazar SMAN 1 Pangandaran di komplek sekolah.(20/11)

Menurut Kosasih, ia sangat menghormati serta mengaprsiasi karena para siswa itu menilai guru dengan berbagai katagori penilaian, seperti katagori terpaforit, paling disiplin, terbijak dan lain-lain. 

“Mudah-mudahan saja pilihan anak-anak tepat karena mungkin itu juga merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi mereka pada kami dan diharapkan juga ini bisa menjadi moyivasi guru-guru untuk lebih baik lagi, “ungkap Kosasih.

Saat ditanyakan tujuan kegiatan Program Kewirausahaan Bazar SMAN 1 Pangandaran, Kosasih mengatakan, kegiatan ini merupakan program dari direktorat Kemeterian Pendidikan Nasional, dengan kegiatan untuk bisa memamerkan atau unjuk karya siswa yang keseluruhannya berjumlah  37 kelompok.

Dikatakan Kosasih, sekitar 4 bulan para siswa ini mendapatkan bimbingan baik dari praktisi yang ada di SKPD terkait di Pemkab Pangandaran mau pun para guru sendiri.

Dan para siswa, kata Kosasoh, bebas  mengambil tema yang berbeda-beda, sepeti ada kuliner, cinderamata atau lainnya dan produk mereka semuanya langsung diarahkan agar bisa mengisi pasar yang ada di sekitar Pangandaran.

“Ini merupakan program kerjasama antara ikatan alumni SMAN 1 Pangandaran dengan OSIS, “ungkap Kosasih, yang mendapat penghargaan guru terpijak. (ANTON AS)

DENGAN IT DAN RELIGI, TONI TAUFIQ JANJIKAN PERUBAHAN DESA SINDANGJAYA

MANGUNJAYA-Lolosnya 5 kandidat yang menjadi kontestan dalam Pilihan Kepala Desa (pilkades) serentak tahun 2019 di Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, disambut antusias warga dengan berbagai komentar.

Seperti diungkapkan salah seorang warga yang tinggal di Rt 22 Rw 06 Dusun Sindangjaya, Ujek (60), sudah lama warga menginginkan adanya perubahan baik program pembangunan atau pun di internal Pemerintahan Desa Sindangjaya, sehingga bagi seluruh calon yang akan maju ini penguasaan IT menjadi sarat mutlak.

“Sekarang jaman milenial, jadi seluruh calon harus paham IT, karena sekarang apa-apa sudah menggunakan komputerisasi dan teknologi tinggi, “ungkap Ujek, usai menyaksikan pengundian nomer urut calon di aula desa.(18/11)

Penurut Ujek, seorang kepala desa sekarang dituntut harus bisa menguasai teknologi digital, karena sistim administrasi dan pelaporan di desa sekarang sudah berbasis aplikasi digital, dan itu harus dilakukan oleh usia muda yang dinamis.

“Saya dukung calon nomer urut 2, Toni Taufiq, karena selain masih muda dan agamis, Toni juga menguasai dan paham IT, “kata Ujek.

Kenapa kepala desa harus yang muda, karena,menurut Ujek, ia harus mempunyai ketahanan berpikirnya lebih optimal dan dinamis. Pasalnya, tugas kepala desa sangat berat untuk bisa mengayomi seluruh warga.

“Seorang kepala desa harus mampu bekerja 24 jam untuk melayani kebutuhan warganya, “kataUjek lagi.

Disoal kenapa pilihannya jatuh ke calon nomer urut 2, Toni Taufiq, menurut Ujek, karena selama ini dipandang hanya Toni yang akan mampu membawa perubahan di Desa Sindangjaya.

Dengan segala kekurangan dan kelebihannya, menurutnya, Toni dengan segudang pengalaman berorganisasi dan kepedulian sosial pada sesama warga sangat tinggi serta nantinya tidak akan merasa kesulitan untuk melakukan kordinasi dengan pemerintah daerah, karena selama ini sudah sering ia lakukan dengan tugas dan kepentingannya.

Insa Alloh, Toni merupakan sosok yang tepat untuk memimpin warga Sundangjaya paling tidak untuk 6 tahun ke depan, “tegasnya lagi.

Sementara saat diminta komentar tentang pencalonannya, calon nomer urut 2, Toni Taufiq, mengatakan, ia tidak ingin muluk-muluk mengobral janji, karena baginya kerja keras dan kerja cerdas saat ini yang dibutuhkan masyarakat untuk bisa membawa ke arah perubahan lebih baik dan lebih baik lagi.

"Dan itu harus diwujudkan dalam bentuk pengabdian dan pelayanan yang selama ini dibutuhkan warga. "ungkapnya. (NANA HOERUMAN-ISIS KOSWARA)


.


UNTUK KENYAMAN WISATAWAN PEMKAB PANGANDARAN TERTIBKAN PERAHU NELAYAN DAN PERCANTIK SARANA WISATA

PANGANDARAN-Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati, H. Adang Hadari, didampingi Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan, Rida Nirwana K. S.Sos. Msi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Drs H. Undang Sohbarudin, Kepala Bagian Humas dan Keprotokolan H Wawan, Kustaman SPd MM dan Kepala Bagian Umum, Drs Dedih Rachmat, memantau langsung pembangunan penataan pantai dibeberapa titik, diantaranya tempat  perahu pesiar, pembangunan sky walk dan penataan sepanjang pantai barat dan timur.(14/11)

Kepada awak media bupati, mengatakan, disamping untuk terus mengecek pelaksanaan pembagunan sarana pariwisata juga memnatua langsung penertiban penempatan perahu.
“Penataan ini sepenuhnya demi kenyamanan wisatawan yang datang ke Pangandaran, “ungkapnya.

Ia menambahkan, selain menambah sarana diharapkan penertiban perahu ini juga bisa memberikan rasa tenang kepada parawisatawan yang berenang di laut. Karena nantinya pada zona renang tidak ada perahu yang lalu-lalang, tidak ada kuda dan tidak ada motor di sepanjang pantai sehingga wisatawan yang  renang bisa nyaman, dan itu sudah menjadi kesepakatan bersama.

“Saya berharap semua pihak konsisten dan dapat terus menjaga pantai agar tetap indah dan aman untuk aktivitas wisata."tegasnya. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN