AKIBAT JEMBATAN PENGGANTI BELUM DIBANGUN, NILAI JUAL HASIL BUMI PUN MENURUN

TASIK NEWS-Akibat roda sebuah truk bermuatan kayu yang terperosok mengakibat terjadi kemacetan panjang di jembatan utama di Kecamatan Cipatujah, jalur yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya dan Garut.

Jembatan sementara sebagai pengganti jembatan permanen yang beberapa waktu lalu hanyut terbawa arus sungai ini, tidak kuat kuat menahan beban muatan kayu, sehingga salah satu ban truk tersebut terperosok dan nyangkut pada papan kayu jembatan.

Menurut salah seorang warga, Andi Arif, akibat belum dibangunnya jembatan pengganti bukan hanya tersendatnya alur lalu-lintas, tapi mengakibatkan juga turunnya harga jual komoditas hasil bumi milik warga. 

“Jembatan semntara yang ada sekarang pun kayunya sudah bolong-bolong, ungkapnya.(30/6)

Hal sanada dikatakan warga lainnya, Muharom, ia berharap pemerintah secepatnya membangun kembali jembatan tersebut, karena jembatan ini sangat vital untuk jalur perekonomian masyarakat di dua kabupaten.

“Mudah-mudahan pemerintah secepatnya membangun kembali, sehingga hasil bumi kami pun bisa bernilai tinggi lagi. “katanya. (ANWAR W-UDI R)

MANJAKAN WISATAWAN, DISPARBUD PANGANDARAN SUGUHKAN MENU BUDAYA RONGGENGGUNUNG

PANGANDARAN-Tidak hanya berbenah dan menata obyek wisata saja, kini pagelaran budaya pun mulai menggeliat menyemarakan dunia pariwisata yang siap memanjakan pengunjung.

Ronggeng Gunung, salah satu kesenian buhun asli milik masyarakat Pangandaran tampil di tengah-tengah wisatawan menawarkan kegembiraan dalam gerak langkah kaki pada hentakan suara kendang, menari bersama-sama dengan sang ronggeng yang berada di tengah-tengah lingkaran.

Dengan pilosofi melangkah seirama dalam keanekaan dan keragaman semua larut dalam kegembiraan di tengah lengkingan tembang sinden dan celoteh nayagan, semuanya menyatu. Tak ada usia tua, muda, laki-laki atau pun perempuan, semuanya hanyut dalam sebuah tarian kegembiraan, Ronggeng Gunung.

Menurut salah seorang panitia, dengan diprakarsai Dinas Pariwisataan dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran dan Provinsi Jawa Barat, kini kesenian ronggeng gunung bisa dinikmati siapa saja menjadi suguhan budaya bagi seluruh wisatawan.

Ia mengatakan, bertempat di panggung Pondok Seni, setiap malam minggu kesenian tari ronggeng gunung bisa dikunjungi siapa saja, dengan menampilkan para pelaku budaya silih berganti dari tiap-tiap sanggar ronggeng gunung yang ada d Kabupaten Pangandaran.

“Malam ini merupakan untuk yang ketiga kalinya, dan alhamdulillah selain wisatawan ternyata masyarakat Pangandaran sendiri sangat antusias datang ikut menari bersama ronggeng yang tampil silih berganti, “ungkapnya. (29/6)

Ia menambahkan, diharapkan dengan pagelaran seni ibing ronggeng gunung ini bisa ikut menyemarakan dunia kepariwisataan, sehingga menjadi daya tarik serta minat wisatawan selain menikmati obyek wisata dan aneka kuliner juga terkesan dengan penampilan salah satu dari khasanah budaya yang ada di Pangandaran. (PNews)

KONDISI GELAP DI MALAM HARI, JALUR KARANGNUNGGAL RAWAN KECELAKAAN

TASIK NEWS-Tidaknya adanya Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalur Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, sudah lama dikeluhkan waraga. Pasalnya beberapa kali di jalur tersbut sering terjadi kecelakaan yang disebabkan seputar jalan ini sangat minim penerangan.

Seperti dikatakan salah seorang warga, Ahmad, sudah lama sekali kondisi penerangan jalan disini gelap gulita jika malam hari. Kendaraan yang mlintasd jalur ini pun harus ekstra hati-hati.

 “Padahal statusnya ini jalan provinsi, tapi kondisinya beda dengan jalan-jalan provinsi di daerah lainnya, “ungkapnya.(28/6)

Jika keberadaan jalan ini tidak diketahui pemprov, Ahmad berharap Pemkab Tasikmalaya segera melaporkannya agar secepatnya dapat perhatian dan dilakukan perbaikan.

“Katanya ada program Tasik Caang, tapi kok masih ada daerah yanggelap gulita, “kata Ahmad. (ANWAR  W-UDI)

SELAMAT JALAN IBU KORWIL, TERIMAKASIH ATAS JASA DAN PENGAMBDIANNYA

CIMERAK-Bertempat di aula kantor Dinas Pendidikan Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran,  Jum’at  lalu (28/6) berlangsung acara perpisahan Korwil Pendidikan, Hj.Onasih,SPd,MM dengan jajaran Kepala Sekolah dan Staf Korwil.

Dalam acara yang dihadiri seluruh Kepala Sekolah SD, K3S, PGRI dan pengawas TK/SD, mewakili seluruh leluarga besar pendidikan Kecamatan Cimerak, ketua K3S, Kasbollah, menyampaikan, terimakasih atas baktibaktinya korwil di lingkup pendidikan Kecamatan Cimerak, sehingga berkat kerja keras yang sudah dilakukannya, dunia pendidikan khususnya di Kecamatan Cimerak bisa terus maju dan berkembang.

“Jasa ibu akan kami ingat terus, sikap keibuan yang selama ini jadi panutan kami semua tetap akan melekat di hati kami, “ungkap Kasbollah.

Menjadi ketua korwil (dulu UPTD) wanita, kata Kasbollah, Hj. Onasih terbilang sukses memimpin serta mengelola sistim pendidikan di Kecamatan Cimerak. Dengan sikap keibuannya nampak luwes saat memberikan pengarahan-pengarahan pada jajaran dan seluruh pengajar.

Kasbollah juga mengatakan, selama kepemimpinannya, masalah keuangan, proses belajar mengajar, sarana prasarana pendidikan, pengelolaan adiminstrai di kantor dan seluruh stekorder pendidikan, bisa beralan lancar dan sukses.

“Tentunya kami semua akan kehilangan figur seorang pimpinan ang selama ini mendedikasikan dirinya untuk kemajuan dunia pendidikan, khususnya di Kecamatan Cimerak, “imbuh Kasbollah.
(RASIMUN)

SIKAP KEPEDULIAN MASYARAKAT PADA HEWAN YANG DILINDUNGI KINI SEMAKIN TINGGI

PANGANDARAN-Ini merupakan salah satu sikap dan tindakan terpuji yang diperlihatkan masyarakat pada hewan-hewan yang dilindungi pemerintah, dengan menyerahkan langsung pada pihak yang berwenang untuk langsung ditangani.

Demikian dikatakan Kepala Resort Cagar Alam Pangandaran, Uking Iskandar, saat menerima seekor ular jenis sanca kembang dengan panjang 1,8 meter dan berat 4 kg yang berhasil ditangkap di tengha pemukiman warga di Dusun Parapat Desa-Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran.(28/6)

“Ini benar-benar atas kesadaran masyarakat sendiri, warga langsung menghubungi kami saat ada hewan tertangkap di pemukiman, “kata Uking.

Uking mengatakan, bukan kali ini saja pihaknya menerima laporan ketika ada warga menemukan hewan yang memang harus dilindungi karena sekarang masyarakat sudah paham betul, kemana harus melapor dan sekaligus menyerahkannya.

Seperti beberapa waktu lalu, kata Uking, ia menerima laporan ada burung jenis elang jawa yang tertangkap di Kecamatan Mangunjaya, warga pun langsung menghubungi  Kantor BKSDA Pangandaran, dan petugas pun langsung menju lokasi mengambilnya untuk selanjutnya diserahkan ke kantor balai.

“Kalau ular seperti yang sekarang ini kami langsung melepaskan liarkan ke hutan di kawasan cagar alam, tapi kalau elang kami langsung menyerahkannya ke balai. “jelas Uking.

Ata nama kantor BKSDA, Uking pun mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi pada dedikasi warga yang selama ini sudah menujukan kepeduliannya bersama-sama untuk ikut melindungi baik tumbuhan atau pun hewan dari kepunahan.

“Dengan sikap kepedulian warga seperti itu, jelas kami pun merasa terbantu. “imbuh Uking. (PNews

TANGANI GAGAL PANEN PETANI SINDANGJAYA, BP3K AKAN USULKAN DANA STIMULAN

MANGUNJAYA-Para petani di Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran tahun ini terancam gagal panen, pasalnya diperkirakan musim kemarau masih panjang sehingga dikhawatirkan tanaman padi yang ditanam di sekitar 700 hektar sawah pun akan mengalami kekeringan.

Untuk mencari solusinya, para petani yang tergabung dalam kelompok tani Desa Sindangjaya pun langsung menggelar musyawarah yang dihadiri pemerintahan desa, LPM, Kordinator wilayah PU, Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Kecamatan (BP3K) dan 11 kelompok petani, yang digelar di aula desa.(26/6)

Dalam musyawarah tersebut para petani mendesak agar pihak desa untuk segera mencari jalan keluarnya sehingga kekhawatiran gagal panen pun bisa segera teratasi.

Sementara Kepala BP3K Mangunjaya, Cepi, di depan peserta musyawarah, menyampaikan, saat ini yang dibutuhkan petani solusi jangka pendek untuk menyelamatkan tanaman padi yang terancam gagal panen dengan cara memanfaatkan sisa air yang ada di bendungan Cikaso.

“Dan untuk biaya operasionalnya saya akan mengajukan dana stimulan jangka pendek, “kata Cepi.

Sementara untuk jangka panjangnya, kata Cepi, Pemkab Pangandaran berencana akan membuat sodetan di bendungan tersebut untuk mengairi seluruh sawah yang ada di Desa Sindangjaya.

“Dengan solusi jangka pendek ini diharapkan para petani tahun ini tetap bisa menikmati hasil panennya. “kata Cepi lagi. (Tn)

OBYEK WISATA PANTAI SINDANGKERTA TASIKMALAYA BUTUH PERHATIAN PEMDA

TASIK NEWS- Obyek Wisata (OW) Pantai Sindangkerta Kabupaten Tasikmalaya semakin hari semakin diminati wisatawan terutama pada hari libur dan akhir pekan. Tapi sayang hal ini tidak dibarengi dengan perhatian pemerintah daerah untuk lebih menata kawasan wisata yang ada di Tasimlaya selatan ini. padahal bukan tidak mungkin minat pengunjung akan semakin tinggi jika jika peda melakukan pembenahan serta memperbaiki inprastruktur dan sarana yang ada di sekitar lokasi wisata.

Seperti perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU) sehingga sekitar pantai pun tidak gelap gulita saat malam hari. Begitu juga dengan tembok penahan abrasi di tepi pantai yang hampir sepanjang pantai kondisinya sudah ambruk akibat diterjang gelombang pasang. 

Menurut salah seorang tokoh masyarakat Sindangkerta, Didin, pihaknya sudah berulangkali melaporkan hal ini ke Pemkab Tasikmalaya, tapi sayang hingga saat ini belum ada tanggapan.
“Padahal ini sudah diketahui pemda, karena saat pejabat pemkab datang kesini sudah mengontrol dan mengambil poto-poto bagian mana saja harus segera diperbaiki, “ungkapnya.(27/6)

Kata Didin, perlunya perbaikan PJU karena tidak sedikit wisatawan yang datang dan bermain di sekitar pantai pada malam hari, sehingga dikhawatirkan pengunjung pun kurang nyaman karena keadaan di sekitar aktivitas wisata gelap gulita.

Padahal jika sarana yang ada di sekitar lokasi wisata Sindangkerta ini bagus, Didin yakin, akan semakin menarik minat wisatawan dari mana-mana untuk datang berwisata kesini. Dan tentunya jika arus kunjungan wisatawan meningkat dengan sendirinya menambah peluang masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya peluang usaha di sektor pariwisata. Seperti jualan makanan ringan, menyewakan ban, tikar, menjual jasa wisata dan jenis usaha lainnya.

Salah satunya, lanjut Didin, jika rumah makan yang menyediakan menu sea food meningkat, maka nelayan disini pun tidak usah jauh-jauh menjual ikan hasil tangkapannya, jadi usaha satu dengan yang lainnya saling keterkaitan.

“Ini peluang bagus dan pemerintah harus hadir sebagai menyedia sarana untuk kemudahan masyarakat, “kata Didin lagi.

Didin juga mengatakan, kondisi di lokasi wisata Sindangkerta seperti ini sudah lama dan terkesan Pemkab Tasikmalaya pun tidak respon karena sudah lama dibiarkan begitu saja.

“Padahal tidak jarang pejabat dari pemda datang mengontrol keadaan disini dan saya sendiri sudah bosan melaporkannya, jadi saya yakin pemda sudah mengetahui keadaan ini. “imbuh Didin. (ANWAR WALUYO)

MEDIA KECEWA SIKAP AROGAN YANG DIPERLIHATKAN KABID PUPR PANGANDARAN

PARIGI – Beberapa awak media mengaku kecewa dengan perilaku atau respon dari seorang pejabat  Kepala Bidang Binamarga di Dinas PUPR Kabupaten Pangandaran. Pasalnya, setiap akan ditemui awak media ia tidak menghargai dan terkesan arogan. Seperti saat ditemui di ruang kerjanya, kabid tersebut langsung keluar tanpa berkata apa-apa dan membiarkan wartawan tersebut diam menunggu.

“Mendingan kalau datang lagi, ini kan sampai lama saya menunggu kabid itu tidak datang lagi. “ucap salah seorang wartawan mingguan.

Dan ternyata tidak hanya terjadi pada seorang wartawan saja, hampir semua wartawan yang selama ini bertugas liputan di Kabupaten Pangandaran, setiap akan menemui pejabat tersebut selalu kejadiannya seperti itu. Jangankan bicara dan menyambut, menyodorkan tangan untuk salaman saja tidak pernah.

Saat diminta tanggapannya terkait hal ini, Sekda Pangandaran, H. Kusdiana, menyampaikan permohonan maafnya serta berjanji untuk segera memanggil pejabat tersebut.

Menurut Kusdianan yang akrab disapa Iyang, tidak seharusnya pejabat pemerintah memperlakukan media seperti itu, karena pemerinahan dan pers harus saling membutuhkan dan sudah seharusnya pejabat pemerintah memposisikan media itu sebagai parner.

Apalagi kabid ini sudah eselon III, kata sekda, seharusnya lebih paham dan bisa lebih memaknai kemitraan dengan jurnalis.

“Walau itu sudah jadi karakter seseorang sebaiknya seorang pejabat bisa memposisikan diri, bagaimana caranya dan terhadap siapa pun harus bisa melayani dengan ramah, apalagi dengan pers sebagai mitra kerja kita. “ungkapnya. (26/6)      *PNews*

UNTUK PELAYANAN KESEHATAN, PEMKAB TASIK SEGERA LUNCURKAN HALLO TASIK 119

TASIK NEWS-Pada acara Halal bil Halal Sugianto tingkat kewadanan Karang Nunggal Kecamatan Cipatujah yang dilaksanakan di Gedung Da’wah Islam (24/6), Bupati Kabupaten Tsikmalaya, H. Ade Sugianto, menyampaikan, pemkab akan segera merealisasikan program HALO TASIK 119.

Pada program tersebut, kata Ade, pemda akan membuat sistem komputerisasi di  semua puskesmas dan rumah sakit yang ada di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, sehingga pelayanan di tiap-tiap pusat-pusat kesehatan tersebut pun bisa lebih optimal, efektif dan efesien.

“Saya tidak mau lagi mendengar ada alasan dari rumah sakit atau puskesmas, kamar penuh atau alasan yang lainnya, terutama untuk pasien yang menggunakan BPJS. “tegas Ade.

Dan juga, lanjut Ade, dengan HALI TASIK 119, nantinya tidak ada lagi prasangka baik atau su’uzon, karena dengan program ini masyarakat akan lebih mudah dan lebih cepat mengetahui layanan kesehatan mana yang paling dekat jaraknya atau layanan yang masih memiliki ruang inap.

Bupati juga mengatakan, pemberdayaan Linmas akan lebih ditingkatkan dengan kekuatan 3000 orang, nantinya akan punya seragam baru serta diberikan beberapa pelatihan, karena selama ini linmas menjadi ujung tombak keamanan di masyarakat.

Insaaloh tahun ini pemda menganggarkan Rp. 5 milyar untuk peningkatan linmas. “kataAde.(ANWAR-JAJANG)


PEMKOT TASIK SEGERA PERCANTIK DAN MENATA SPORT CENTER DADAHA

Herdis Kiswa, S.I.Kom
TASIK NEWS-Setelah dibentuk Unit Pelaksana Tekhnis Dinas (UPTD) Pengelola Komplek Dadaha Kota Tasikmalaya, pihak UPTD terus membenahi serta melakukan penataan sarana dan prasana sport center Dadaha walaupun diakui pihak pengelola, anggaran pemeliharaan sangat kurang, tapi pembenahan  untuk menikatkan daya tarik wisata, seperti rencana mengajukan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) serta memelihara kebersiahan di seputar lokasi terus dilakukan.

Demikian disampaikan Kepala UPTD Pengelola Komplek Dadaha Kota Tasikmalaya, Gumilang Herdis Kiswa, S.I.Kom, saat ditemui PNews di ruang kerjanya. (25/6)

“Dadaha  milik masyarakat kota Tasikmalaya, maka untuk menciptakan kebersihan pun kami tidak sendiri tapi bekerjasama dengan masyarakat sekitar, “kata Gumilang.

Menurut Gumilang, sejak terbentuk UPTD, kini komplek sport center Dadaha mulai ditata rapih. Karena Dadaha sekarang bukan saja menjadi arena olahraga tapi banyak warga yang datang berkunjung untuk bermain sambil berpoto atau sekedar jalan-jalan di seputar lapangan.

Gumilang mengatakan, UPTD Pengelola Komplek Dadaha di bawah naungan Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata, selain melakukan pembenahan juga sudah menyiapkan beberapa program terobosan, salah satunya dengan memasang kamera pengintai (CCTV) dan pegeras suara untuk memantau langsung ke seputar lokasi.

“Kami juga mulai menginvetarisir aset-aset yang masih ada, “imbunya. 

Gumilang menambahkan, dari beberapa program yang sudah disiapkannya antara lain pemasangan Area Traffic Control System (ATCS) yang dilengkapi dengan pengeras suara di beberapa titik strategis, sehingga kondisi di seputar komplek pun dapat terus terpantau.

Ke depan, kata Gumilang, ada tiap petugas keamanan yang akan melakukan patroli, sehingga warga yang mau berolahraga pun bisa melakukannya di malam hari.

“Pembenahan dan penataan sarana prasana ini kami lakukan tahap demi tahap, dan insaaloh tahun ini Dadaha kota Tasikmalaya akan lebih cantik dan indah. “pungkasnya. (ANWAR W-ATENG)

UNTUK LEBIH MEREKATKAN SILATURAHMI, P4 PADAHERANG GELAR HALAL BIL HALAL

PADAHERANG-Mempertahan tali silaturahmi serta kebersamaan untuk tetap menjalin hubungan yang selama ini sudah berjalan harmonis, diharapkan tetap kondusif dan bisa dipertahankan.

Demikian disampaikan Kelapa Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran, Drs H.Habib, di hadapan para Pembantu Petugas Pencatat Perkawinan (P4) dalam acara halal bil halal di aula kantor KUA Padaherang.(25/6)

“Kepada para petugas P4 saya berharap dalam rangka melayani masyarakat agar lebih selektif dan mohon lebih ditingkatkan lagi, “ungkap Habib.

Habib juga berharap, dalam rangka terus menjalin silaturahmi diantara petugas P4, secara rutin minimal satu bulan sekali bisa berkumpul untuk saling bertukar pengalaman serta saling mengisi satu dengan lainnya.

“Bahkan kalau bisa diadakan arisan, karena itu akan lebih meningkatkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan diantara kita, “imbuhnya. (NANA HOERUMAN)

SMP ISLAM JATIWARAS RAIH PRESTASI UNTUK WUJUDKAN VISI SEKOLAH

TASIK NEWS-Dengan visi Terwujudnya Warga Sekolah yang Beriman Berbudi luhur, Berprestasi dan Mandiri, Sekolah Menengah Pertama ( SMP) Islam Jatiwaras bisa mengimplementasikan visi tersebut, setidaknya sudah dibuktikan dengan perolehan beberapa prestasi bergengsi tingkat Internasional yang diraih Diki dan Sefti dalam kejuaraan Pencak Silat Gubes Cup yang di gelar di Sentul, Bogor,  belum lama ini.

bukan hanya itu, beragam prestasi lainnya baik di bidang Olah raga mau pun Akademiknya menjadi kebanggan tersendiri bagi sekolah yang berlokasi di Dusun Sindangamis Desa/Kecamatan Jatiwaras.

Seperti diungkapkan Kepala SMP Islam Jatiwaras, Nendi Hendriansah, S.Pd, pada acara perpisahan kelas IX  yang digelar di halaman sekolah.( 22/6), prestasi yang sudah ditorehkan para siswa ini merupakan kebanggan bagi sekolah dan seluruh warga Jatiwaras.

Nendi menambahkan, visi sekolah utnuk mendidik anak sejak dini menjadi mandiri,  paling tidak sudah bisa dibuktikan dengan prestasi yang sudah ditraih beberapa siswa.

“Tim kesenian sekokah pun tidak jarang mendapat undangan pernikahan untuk prosesi upacara adat, “imbuhnya.

Karena sekolah ini merupakan ruang lingkup kesenian yang dipimpin langsung ketua Yayasan Assuryadin, Tatang Sutisna, S.Pd, maka, lanjut Nendi, anak didik pun diajarkan seni budaya sunda, sehingga hasil ketekunan berlatih pun bisa dibuktikan dirasakan langsung oleh masyarakat.

nendi juga mengatakan SMP Islam Jatiwaras berdiri Tahun 2010, ditahun ajaran 2018/2019, sekitar 60%  siswa/siswinya melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.

“Kami terus bertekad untuk ikut mencerdaskan anak-anak bangsa melalui pendidikan yang ada di sekolah kami. “imbuhnya. (RUSDIANTO)


TAMAN SAKURA JADI DESTINASI WISATA BARU CIPATUJAH

TASIK NEWS-Beriwisata tidak selalu harus ke tempat jauh dengan biaya mahal, pergi ke suatu tempat sederhana dengan ongkos murah asal bisa membuat senang baik dengan teman atau keluarga, itu juga bisa menjadi sarana pelepas kepenatan setelah disibukan dengan rutinitas sehari-hari.

Seperti pergi berwisata ke Taman Sakura di Desa Cipatujah Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, yang pada  awalnya memiliki nama bergtuin te Tjibodas, merupakan sebuah tempat aklimatisasi jenis-jenis tumbuhan yang berasal dari luar negeri yang pastinya memiliki nilai ekonomi tinggi. Salah satu tumbuhan yang dianggap penting dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi adalah pohon kina.

Hingga saat ini keberadaan taman Sakura ini dianggap sebagai tempat atau Unikt Pelaksana Teknis (UPT) Balai Konversi Tumbuhan yang berada di bawah naungan Pusat Konversi Tumbuhan

Bukan hanya itu, taman yang kerap dikunjungi menjadi tempat wisata murah, taman ini juga ternyata dulunya merupakan bekas peninggalan penjajahan Belanda yang berdiri sekitar pada tahun 1850-an.

Menurut beberapa pegunjung yang pernah berkunjung kesini, tempatnya cukup sejuk dengan pohon-pohon rindang hingga bisa betah duduk berlama-lama atau makan-makan (botram) dengan hidangan yang dibawa dari rumah.

Taman yang sekarang dikelola Karangtaruna desa, bertujuan untuk membangun kreatifitas pemuda dalam pengembanganpotensi wisata yang ada di desa.

Seperti diungkapkan salah seorang pengurusnya, Mardi, dibuka wisata baru taman Sakura ini diharapkan bisa menjadi daya tarik wisata di Kecamatan Cipatujah, sehingga arus kunjungan wisatawan pun akan lebih ramai lagi, apalagi saat musim liburan sekolah ini ternyata pengunjung untuk daang ke Taman Sakura ini sangat menggembirakan.

“Ke depannya karangtaruna kreatif  Cipatujah yang dupercaya menjadi pengelola taman akan membuat rumah pohon dan beberapa saung gazebo, “ungkap Mardi. (23/6)

(ANWAR W-JAJANG)

ADANG HADARI : "MASIH BANYAK YANG PERLU DITINGKATKAN DI PANGANDARAN"

CIJULANG-Wakil Bupati Pangandaran, H. Adang Hadari menegaskan, di Kabupaten Pangandaran ini masih banyak yang perlu ditingkatkan terutama komitmen terhadap objekfitas kepegawaian pemerintah daerah.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri acara silaturahmi Idul fitri 1440 H di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) kabupaten Pangandaran, yang dihadiri ketua MUI, para ketua ormas Islam dan pegawai di lingkup Kemenag.

 “Alhamdulillah kita hari ini berkumpul saling memaafkan setelah kita menjalani puasa ramadlan kemarin, dan kita masih merasakan kebahagiaan Idul Fitri ini, namun kita tidak boleh terlena karena masih banyak yang perlu kita tingkatkan,"ucapnya.(19/6)

Sementara Kepala Kemenag Kab. Pangandaran, Dr.  H.  Cece Hidayat MS. I, dalam sambutannya, selama  menjabat satu tahun tiga bulan di Kabupaten Pangandaran, bersyukur dapat berjalan lancar dan sukses serta berharap perjuangannya bisa terus maju terurama dalam pembinaan dan penyiaran agama.

"Atas nama Kemenag, saya juga mengucapkan terimakasih pada pemkab Pangandaran yang sudah menghibahkan tanah seluas dua hektare, bahkan kami sudah memproyeksikan ke depan pembangunan kantor Kemenag dengan megah, agar pelayanan terhadap masyarakat bisa lebih baik,"ungkapnya.

Potensi keagamaan, menurut Cece, memiliki posisi strategis dalam peningkatan kehidupan  agama di masyarakat terutama anak-anak dan remaja. Dan semangat energi ramadhan yang baru saja berlalu sebaiknya bisa menjadi spirit untuk meningkatkan energi positif di masyarakat.

Cece menambahkan, ia tidak ingin ada keluhan dari masyarakat berkaitan dengan urusan kantor kementerian agama, dan diharapkan melalui silaturahmi ini bisa meningkatkan pembinaan pada  pemahaman yang tidak ekstrim dan radikal, dan khusus terkait potensi zakat yang belum dimaksimalkan ke depan bisa lebih dioptimalkan.

 “Dan alhamdulillah tahun ini masyarakat yang akan pergi menunaikan ibadah bertambah menjadi 444 orang," tambahnya. (HARIS F)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN