DPRD PANGANDARAN TINJAU PILKADES CIMERAK

CIMERAK-Pilkades serentak di sepuluh kecamatan yang ada diwilayah  Kabupaten Pangandaran digelar serentak hari minggu tanggal 22 mei 2016, dan pesta rakyat di tingkat desa ini pun secara umum berlangsung aman dan lancar. Seperti pilkades di Desa Cimerak Kecamatan Cimerak, proses pilkades berjalan aman dan demokratis serta mendapat antusias warga desa yang ingin menyalurkan hak suara untuk memilih orang nomer satu di desanya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Adang Sudirman, Ketua Komisi I H. Jajang Mustofa dan sekertaris komisi I, Sutarya yang sengaja datang untuk ikut memantau secara  langsung ke lokasi tempat berlangsungnya pemungutan untuk melihat proses pilkades yang langsung, bebas, umum dan rahasia.

Ada empat calon kades yang berlaga dalam pilkades Desa Cimerak ini, Oo saholi dari Dusun Bantarsari, Dadan dari Sukahurip, Nanang dari Sukahurip dan Sugeng dari Dusun Cilele. Dari 5 dusun yang ada di Desa Cimerak, 2 dusun, Cidadap dan dan Ciawi yang tidak ada warganya ikut dalam pencalonan ini.

“Desa Cimerak mempunyai 3.157 hak suara  yang akan diperebutkan ke empat calon tersebut “ Terang Ketua Panita Pilkades Cimerak.

Dikatakannya lagi, panitia pilkades juga memberikan apresiasi kepada anggota DPRD yang hadir untuk menyaksikan langsung proses pemilihan Kepala Desa Cimerak dari proses awal hingga penghitungan suara.

”Ini akan menjadi kebanggaan khususnya warga Desa Cimerak. “Ungkapnya.

Salah seorang warga Dusun Cilele, Jajang mengatakan, pilkades sekarang benar benar rame dalam adu strategi antar calon, sangat jauh bila dibanding dengan tahun sebelumnya,

“Terimakasih juga kepada bapak bapak dewan yang sudah ikut menyaksikan jalannya demokrasi di desa kami. “Kata Jajang.

Hal senada dikatakan Juju, warga Dusun Cidadap, kedatangan para wakil rakyat dalam acara pilkades ini membuktikan bahwa wakil rakyat masih pro rakyat dan peduli pada proses demokrasi yang ada di masyarakat desa.

“Dan ini sangat bagus untuk pembelajaran politik warga desa, bahwa anggota DPRD benar-benar menjalankan fungsinya. “Ungkap Juju. (AGE)

4 ATLIT ISSI PANGANDARAN BERHARAP BISA JADI TENAGA MAGANG

PANGANDARAN-Empat  atlit Ikatan Speda Sport Indonesia (ISSI) Kabupaten Pangandaran berharap  dapat perhatian pemda dan bisa menjadi tenaga magang. Pasalnya,  selama ini ke empat atlit tersebut seolah tidak ada kegiatan yang bisa dilakukan dan belum punya pekerjaan tetap setelah ISSI terpisah dari induknya, ciamis.

Demikian dikatakan Ketua ISSI Kabupaten Pangandaran, Undang Kosasih  saat ditemui PNews di kantornya, SMA Muhammadiyah Pangandaran.

 “Kami berharap pemkab pangandaran bisa membantu mereka untuk menjadi tenaga magang karena selama ini meraka belum punya pekerjaan. “Ungkap Undang.(20/5).

Ke empat atlit tersebut, Cerly asal Desa Bagolo yang sekarang ada di club Pegasus Jogyakarta, Arin asal Dusun Bojongjati Desa Pananjung, Jatnika asal Desa Cikembulan dan Herman dari Desa Pananjung.
Dikatakan Undang, ke empat atlit tersebut masing-masing sudah punya prestasi baik di tingkat regional, nasional bahkan di tingkat internasional.

 “Seperti Cerly, ia pernah berlaga pada  ajang olahraga speda di asia tenggara. “Terang Undang.

Disoal perkembangan prestasi ISSI Pangandaran, Undang mengatakan, pihaknya berharap Pemkab Pangandaran bisa mendatangkan pelatih nasional untuk melihat potensi prestasi dari ke empat atlit tersebut.

“Apakah masih bisa dikembangkan seperti para seniornya Tonton, Bandi, Kuswati dan rekan-rekannya yang sekarang sudah menetap jadi atlit ISSI Ciamis. “Kata Undang.

Termasuk persiapan menjelang Porda tahun 2018, menurut Undang, ISSI Pangandaran harus segera mengadakan pembinaan agar bisa meraih prestasi pada cabang olahraga yang selama ini sudah menjadi ikon pangandaran.

“Kita punya waktiu sekitar 30 bulan untuk menyiapkan atlit-atlit speda kita.  “Terang Undang.

Undang pun berharap, kelender kegiatan ISSI Pangandaran yang biasa dilaksanakan 1 tahun sekali dalam rangka menjaring potensi usia dini bisa digelar lagi. (hiek)

PDIP DPC PANGANDARAN GANDENG WARTAWAN GELAR TRY OUT SBMPTN

PANGANDARAN-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) benar-benar menunjukkan jargonnya sebagai partai wong cilik. Hal tersebut diperlihatkan dengan kepedulian partai berlambang Banteng Moncong Putih ini pada pendidikan dengan menggelar Try Out Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Menurut Sekretaris DPC PDIP Pangandaran, Riki Zulfikri, kegiatan tersebut sebagai komitmen partainya di bidang pendidikan, sekaligus memperingati HUT PDI Perjuangan dan juga bentuk kepedulian PDI Perjuangan terhadap pendidikan generasi muda bangsa.

 “Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen partai dalam bidang pendidikan untuk membekali para siswa dalam menempuh ujian seleksi masuk perguruan tinggi negeri, sehingga dapat lebih berkompeten dan mudah-mudahan bisa diterima di perguruan tinggi negeri. ”Ungkap Riki.(21/5).

Riki Menambahkan, Try Out yang diikuti sekitar 90 siswa ini diselenggarakan di gedung Islamic Center Pangandaran  kepada para peserta hanya di pungut biaya pendaftaran senilai Rp 1.000.

"Dengan biaya yang sangat murah ini para peserta try out akan mendapat fasilitas modul soal serta modul profile setiap perguruan tinggi negeri. " jelasnya.

Setelah dilakukan Try Out, lanjut Riki, nanti akan dilakukan pemeriksaan oleh DPC melalui lembaran jawaban komputer dan hasilnya akan di serahkan kepada DPP PDIP.

Riki juga mengatakan, kegiatan try out yang diselenggarakan oleh DPC PDIP Pangandaran ini dalam kepanitiaannya bekerja sama dengan sejumlah awak media yang ada di pangandaran.

“Kami sengaja dalam pelaksanaan try out ini pelaksanaannya bekerja sama dengan rekan-rekan wartawan untuk saling merekatkan hubungan kami dengan media.”Jelasnya lagi.

Ketua panitia, Asep Nurdin membenarkan, PDIP DPC Pangandaran sudah  memberikan kepercayaan sebagai panitia pelaksana kepada wartawan pangandaran. “Kami sangat berterima kasih pada PDIP pangandaran yang sudah mempercaya kami sebagai panitia pelaksana try out ini. “Kata Asep.  (hiek)

BUPATI PANGANDARAN, H. JEJE WIRADINATA AKAN BEROBAT KE SINGAPURA

PANGANDARAN-Ditemui di Rumah Dinasnya di Dusun Sucen Desa Cibenda kecamatan parigi (20/5), Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata nampak segar bugar pasca menjalani perawatan kesehatan di Bandung. Kedatangannya sekitar pukul 15.00 disambut Wakil Bupati, H. Adang Hadari, Ketua DPRD, Iwan M. Ridwan, S.Pd. M.Pd, Wakil ketua DPRD, M. Taufiq dan beberapa pejabat pemerintahan, Tokoh Agama dan beberapa tokoh masarakat.

Kepada PNews Jeje mengatakan, ganguan pada tenggorokannya yang mengakibatkan suaranya terganggu itu disebabkan karena ada benjolan kecil di sekitar pita suara. “Biasanya hal seperti ini sering terjadi pada artis penyanyi dan politisi karena saking seringnya mengeluarkan suara.” Terang Jeje.

Menurut tim dokter yang memeriksanya, Jeje mengatakan, secara keseluruhan kondisi kesehatannya tidak ada gangguan apa-apa selain ganguan pada pita suaranya. “Setelah dicek oleh Profesor Didik yang memeriksa saya, gula, darah dan jantung saya dalam keadaan prima. “Terang Jeje lagi.

Disoal operasi pengangkatan benjolan di tenggorokannya, Jeje mengatakan, karena alat kedokteran pada tim dokter yang menangani masih ada yang kurang, maka direncanakan operasi tersebut akan dilakukan di Singapura. “Insaalloh, sekitar tanggal 26 mei saya berangkat ke singapura dalam rangka pengobatan, minta doa'nya saja dari semua. “Kata Jeje.

Jeje menyesalkan, saat pemberangkatan pengobatan ke bandung ia tidak memberi tahu pada ibunya. Maksudnya baik, saat itu Jeje tidak ingin membuat ibundanya sedih dan repot karena ia akan pergi berobat ke bandung. “Saya menyesal dan sedih, seharusnya apa saja, pada saat apa pun kita harus minta restu orangtua. “Ujar Jeje terbata-bata.   (hiek)

TELAN ANGGARAN 15 MILYAR, PASAR PANANJUNG AKAN DIBANGUN 2 LANTAI

PANGANDARAN-Berangkat dari perhatiannya pada pedagang di pasar tradisional Desa Pananjung, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata berencana membangun pasar tersebut dengan bangunan pasar yang representatif berlantai dua. “Walau pun bukan pasar modern, tapi nantinya pasar tersebut akan lebih betah dikunjungi pembeli karena keadaannya yang bersih dan terawat. “Ungkap Jeje.

Kepada sejumlah awak media di kediamannnya di jalan Kidang Pananjung beberapa waktu lalu, Jeje mengatakan, saat ia berkunjung ke pasar Desa Pananjung, beberapa pedagang yang sempat ditemui menuturkan keinginannya agar pasar tersebut mendapat perhatian pemerintah dan berharap pemkab Pangandaran segera merenovasinya karena sudah tidak sesuai lagi jika dibanding dengan visi-misi pemerintahan yang akan menjadikan pangandaran menjadi tujuan wisata dunia. “kasihan mereka, apalagi jika musim hujan tiba jalannya becek dan kubangan air nampak dimana-mana.”Ungkap Jeje lagi.

Ditambahkan Jeje, pembangunan pasar tersebut direncanakan akan menelan biaya sekitar Rp 15 milyar, dan anggaran tersebut bukan dari APBD Kabupaten Pangandaran. “Nanti kami akan mengusahakan baik ke pemprop atau ke pemerintah pusat. “Terang Jeje.

Menurut Jeje, saat kunjungan ke pasar pananjung itu, ia mengatakan pada sejumlah pedagang, jika tidak dibangun oleh pemda nantinya bisa saja dibangun oleh pihak ke tiga (pengembang-red), maka para pedagang pun akan membayar mahal untuk bisa memilikinya. “Waktu itu saya sempat tanya pada para pedagang, bapa-bapa, ibu-ibu mau seperti itu ? dan pedagang pun  mengatakan tidak akan mampu jika harus membayar mahal” Kata Jeje.

Dan ini merupakan salah satu komitmen dan perhatian pemkab Pangandaran pada pedagang yang ada di pasar tradisonal agar tidak tergerus oleh laju pertumbuhan pasar-pasar modern yang sekarang semakin marak. “Apalagi pasar ini kan sering juga dikunjungi oleh wisatawan, malu jika keadaannya masih seperti itu. ”Tambah Jeje.

Disoal kapan rencana pembagunan tersebut akan dilaksanakan, Jeje menuturkan, tahun ini atau paling lambat tahun 2017 pasar tersebut harus segera dibangun. (hiek)

LOKASI PEMBANGUNAN TOKO MODERN HARUS MENGACU PADA RT RW

PANGANDARAN-Maraknya pembangunan tempat belanja modern (mini market) semakin menjamur dan dewasa ini tidak dapat dibendung seiring dengan perubahan dinamika pemikiran dan perilaku konsumsi masyarakat.  Terlihat hampir di setiap sudut ibu kota kecamatan seolah menawarkan layanan belanja nyaman dengan fasilitas air conditioner (ac) ditambah keramahan para penjaja yang menggoda.

Namun ahir-ahir ini keberadaannya dikuatirkan dapat memarginalkan peran pasar tradisional yang sudah kental dalam kehidupan masyarakat, karena selama ini keberadaan pasar tradisional tidak dapat dikesampingkan perannya dalam menopang perekonomian masyarakat menengah ke bawah.

Ijin membuka tempat belanja modern pun seakan mudah didapat dari pemerintah daerah, walau terkadang keberadaannya tidak kurang 100 meter dari pasar tradisional. Padahal dalam SK Bupati nomer 27 tahun 2015 pasal 6 dikatakan, lokasi pendirian toko modern harus mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah dan rencana detail Tata Ruang Wilayah Kabupaten, termasuk peraturan zonasinya, serta jaraka pembangunan dengan pasar tradisional pun minimal harus 200 meter di ibu kota kabupaten, 250 meter di kecamatan dan 300 meter dengan pasar tradisonal yang ada di desa. (pasal 5).

Menanggapi adanya keinginan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata yang akan membatasi jumlah  keberadaan toko modern tersebut, Kabag Hukum Setda Pangandaran, Jajat Supriadi, SH, M.Si mengatakan, memang sebaiknya pemda moratorium dulu SK Bupati nomer 27 tahun 2015 tersebut dan mengevaluasi  keberadaan toko modern yang sudah ada serta melihat dampak sosial ekonominya pada pasar tradisonal. “Tidak lama lagi akan dibahas dalam rapat kerja dengan bupati. “Kata Jajat.(4/5).

Jajat menambahkan, pihaknya akan segera mengecek ke BPPT berapa jumlah minimarket yang ada di tiap-tiap kecamatan. “Karena masing-masing kecamatan mempunyai kuota berbeda jumlah keberadaan toko modernnya. “Tambah Jajat.

Seperti yang ada pada SK Bupati nomer 27 tahun 2015, jumlah minimarket di kecamatan Cimerak 4 unit, Cijulang 6 unit, Cigugur 3 unit, Langkaplancar 2 unit, Parigi 8 unit, Sidamulih 5 unit, Pangandaran 18 unit, Kalipucang 6 unit, Padaherang 7 unit dan Kecamatan Mangunjaya 3 unit. (hiek)

SDN 1 PARIGI RAIH NILAI TERTINGGI UN

PANGANDARAN-Ujian Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang dulu disebut dengan UN ( Ujian Nasional) mulai tanggal 16 mei 2016 serentak dilaksanakan di Kabupaten Pangandaran, dengan 3 mata pelajaran yang diujikan, pelajaran IPA, matematika, bahasa Indonesia dan dilanjutkan dengan ujian lokal yang dilaksanakan dilaksanakan selama tiga hari.

Saat PNews melihat langsung kegiatan USM tersebut di SDN 1 yang menjadi SD senter di Kecamatan Parigi, sejumlah siswa kelas VI Nampak serius menghadapi satu demi satu pertanyaan yang ada pada lembar ujian. ," Alhamdulillah, pelaksanaan USM ini berjalan dengan baik tanpa ada kendala saat mulai kegiatan ujian ini dari hari pertama (senin-red) hingga selesai, dan seperti diketahui, untuk peserta ujian di SD kami ada 37 siswa, 16 putra dan 21 putri dengan para pengawas ujian yang disilang dari SD lain sehingga siswa yang mengikuti USM ini pun bisa lebih konsentrasi. “Ungkap  Kepala sekolah SDN I Parigi, H.Dedi Kuswandi,Spd.(16/5).

    Disoal jumlah tingkat kelulusan siswanya, Dedi mengatakan, setiap tahunnya siswanya 100% lulus dengan nilai yang menggembirakan dan setiap tahun SDN I Parigi selalu juara sebagai SD yang mempunyai nilai USM/UN tertinggi dibanding SD lainnya di Kecamatan Parigi. "Semenjak saya diangkat sebagai kepala sekolah SDN I Parigi  tiga tahun yang lalu, sekolah kami selalu mendulang prestasi baik di bidang edukasi atau olahraga dan semoga saja kedepannya lebih banyak prestasi yang bisa diraih walau suatu saat saya sudah tidak di sini. “Kata Dedi lagi.

    Dedi yang ditemui PNews di ruang kerjanya mengatakan, untuk program kedepan, pihaknya akan mewajibkan para siswa untuk mengikuti pendidikan berkarakter lewat  eks school seperti yang di sarankan oleh Pemerintah Kabupaten Pangandaran yang meliputi pendidikan agama, pramuka dan seni budaya. "Kami sangat mendukung program pendidikan berkarakter yang digulirkan Bupati H. Jeje Wiradinata. “Ujarnya. (AGE)

KEDUNGWULUH, IKUTI PENILAIAN LOMBA DESA TINGKAT PROVINSI

PANGANDARAN-Merupakan satu kebanggaan masarakat Desa Kedungwuluh Kecanmatan Padaherang berdasarkan hasil penilaian lomba desa tingkat kabupaten Pangandaran terpilih menjadi juara I dan berhak mewakili 93 desa yang ada di pangandaran untuk maju ke lomba desa tingkat provinsi.

Dalam penilain yang dilakukan oleh tim penilai tingkat  propinsi, untuk mengevaluasi dan menilai perkembangan pembangunan yang ada di desa. Karena melalui lomba ini pemerintah pemerintah daerah melalui penilain tim juri dapat mengetahui perkembangan pembangunan yang dilakukan masing-masing desa dalam memajukan dan memberdayakan warganya, dan salah satunya sejauh mana dukungan desa dalam kegiatan di bidang pendidikan, keagamaan dan Posyandu.

Kepada PNews, Ketua Tim Penilaian Lomba Desa tingkat Provinsi, M.A. Welid menjelaskan, dalam lomba desa ini diharapkan adanya terobosan-terobosan dari Kepala Desa dalam rangka pembangunan kewilayahan desanya dengan tidak selalu harus menunggu petunjuk dari pemerintah daerah. Selagi itu merupakan sebuah inovasi dan kreativitas dalam pelayanan masyarakat,  pemerintahan desa bisa melakukannya. “ Ke depan, bukan hanya Desa Kedungwuluh saja sehingga melalui penilaian ini bisa menjadi insfirasi bagi desa desa yang lain. “Kata Welid.(16/5).

Lebih lanjut Welid mengatakan, sebagai indikator penilaiannya meliputi pendidikan , kesehatan masyarakat, ekonomi masyarakat, keamanan dan ketertiban, partisipasi masyarakat, pemerintahan, dan juga kesejahteraan keluarga. “Ruang lingkup penilaiannya seputar itu, dan bagaiman pula peran Kepala Desa dan perangkat desa lainnya dalam point-point tersebut. “Jelas Welid lagi.

Sementara Kepala Desa Kedungwuluh, Teti Heryani mengatakan,  suatu kehormatan menjadi juara lomba tingkat kabupaten, namun menurut Teti prestasi ini tidak menjadikan besar kepala karena menurutnya masih banyak kekurangan baik sebagai kepala desa atau perangkat desa lainnya, walau  untuk itu pihaknya tetap selalu melakukan pembinaan  kepada seluruh staf secara berjenjang dengan meningkatkan SDM seluruh jajaran yang ada di pemerintahan Desa. “ Harapan kami, ke depan bisa menjadi lebih baik lagi, dan  berharap di tingkat provinsi nanti  bisa menjadi yang terbaik. “Pungkas Teti. (TONI)

POLSEK PANGANDARAN SIAP LAYANI UJIAN TEORI DAN PRAKTEK PEMBUATAN SIM A & C

PANGANDARAN-Bagi masarakat yang ingin membuat Surat Ijin Mengemudi (SIM) A atau C, sekarang sudah bisa dilayani di kantor Polsek Pangandaran pada minggu ke I tiap bulannya.

Demikian dikatakan Kapolsek Pangandaran, Kompol. Suryadi, SH, MM saat ditemui PNews di ruang kerjanya. “Untuk ujian praktek dan teori proses pembuatan SIM A dan C sekarang sudah bisa dilakukan di sini. “Ungkap Suryadi.(12/5).

Untuk pencetakan sendiri menurut Suryadi, sampai saat ini masih dilakukan di Polres Ciamis. Setelah pemohon dinyatakan lulus ujian praktek dan teori yang dilaksanakan di polsek Pangandaran, maka pemohon tinggal datang ke polres ciamis untuk pengambilan photo saja. “jadi proses pembuatan SIM yang ada di polsek pangandaran hanya melakukan ujian teori dan praktek saja. “Terang Suryadi.

Suryadi menambahkan, sementara untuk pembuatan SIM keliling, biasanya dilaksanakan sekitar pertengahan bulan. “Kecuali ada permintaan masarakat dengan jumlah yang banyak, pasti langsung dilayani walau bukan dalam jadwal kedatangan. “ Imbuh Suryadi. (hiek).

17-21 SEPTEMBER, PON XIX 2016 DIGELAR DI 16 KABUPATEN/KOTA JABAR

PANGANDARAN-Pemerintah propinsi Jawa Barat menargetkan catur sukses pada penyelenggaraan PON XIX tahun 2016 bulan september mendatang. yakni sukses penyelenggaraannya, sukses prestasi, sukses perekonomiana, serta sukses administrasinya.

Demikian dikatakan Wakil Gubernur Jawa barat. H. Deddy Mizward dalam acara sosialisasi PON XIX dan PEPARNAS di Baulevard pantai barat Pangandaran.  “Kita sepakat,  rakyat jawa barat dalam PON XIX tahun 2016 untuk menjadikan jabar kahiji. “Kata Deddy.(15/5)

Selama ini menurut Deddy banyak masarakat tahu tentang penyelenggaraan PON dan Peparnas, tapi masarakat tidak tahu kapan waktu penyelenggaraannya. Untuk itulah pemerintah harus lebih sering mensosialisasikannya. “PON XIX tahun 2016 akan dilaksanakan tanggal 17 sampai 21 september, sedangkan Peparnas tanggal 15 sampai dengan 24 oktober 2016. “Terang Deddy.

Dikatakan Deddy, Jawa Barat terahir menjadi tuan rumah dan sekaligus menjadi juara umum tahun 1961, rentang waktu 53 tahun mudah-mudahan bisa mengulang kesuksesan Jawa Barat di even olah raga nasional ini. “Jadi, seperti yang dicanangkan dalam catur sukses, jabar harus menjadi nomer satu dalam PON tahun ini. “Tegas Deddy.

Ditambahkan Deddy, satu kebanggaan untuk masarakat Kabupaten Pangandaran menjadi tuan rumah PON XIX, dua cabang olah raga yakni terjun payung dan kuda pacu. Ada dua venue yang akan menjadi tempat digelarnya pesta olah raga nasional ini, bandara Nusawiru Kecamatan Cijulang dan lapang Pacuan Kuda Legokjawa di Kecamatan Cimerak. “Setelah penyelenggaraan PON, nantinya kedua venue tersebut bisa digunakan untuk pembinaan atlit-atlit yang ada di Pangandaran. “Kata Deddy.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Deddy Mizward pun mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Pangandaran yang sudah memberikan fasilitas untuk lancarnya penyelenggaraan PON nanti. “Terimakasi semua kontribusi yang sudah diberikan pemerintah dan masarakat Kabupaten Pangandaran, dan mudah-mudahan target jabar kahiji bisa tercapai, amien. “Imbuh Deddy.

Sementara dalam sambutannya, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata mengatakan, dengan kucuran anggaran sebesar Rp 48 milyar untuk penyelenggaraan PON XIX 2016, Pemkab Pangandaran akan transparan dalam penggunaan dana tersebut. “Karena kami pun akan mendukung catur sukses yang dicanangkan pemprop jabar, termasuk sukses administrasi. “Kata Jeje.

Dua cabang olah raga PON yang akan dipertandingkan di Kabupaten Pangandaran jelas akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masarakat pangandaran yang sudah dipercaya menjadi tempat diselenggarakannya even olahraga berskala nasional. “Kami bangga bisa sejajar dengan 16 kabupaten/kota di jawa barat yang sama-sama menjadi tempat penyelenggaraan PON XIX tahun 2016 ini. “Kata Jeje lagi. (hiek)
 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN