Pasca Kenaikan Harga BBM Pemkab Pangandaran Terus Pantau Harga Kebutuhan Pokok di Sejumlah Pasar

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM – Pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) harga kebutuhan belum ada yang mengalami kenaikan harga yang signifikan.

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, pihaknya saat ini setiap hari terus memantau pergerakan sejumlah harga komoditi, serta meminta laporan ke dinas terkait terkait ada tidaknya kenaikan harga  kebutuhan pokok, seperti telur, beras, minyak goring, cabe dan lainnya.

“Kami terus pantau ternyata di tiap pasar tradisional harganya berbeda-beda," kata Jeje pada sejumlah awak media usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD. (12/9).

Disoal bantuan untuk bantuan ke masyarakat, Jeje mengatakan, akan ada refocusing sebesar 2 persen dari transfer pusat, artinya ada sekitar Rp 2 Miliar anggaran yang diharuskan disalurkan untuk bantuan ke masyarakat.

Jeje mengatakan, pada hari Kamis mendatang (15/9-red), pihaknya akan melaksanakan rapat dengan Bank Indonesia (BI) dan Pertamina untuk membahas soal inflasi akibat dari kenaikan BBM, dan memastikan komponen apa saja yang berkontribusi pada kenaikan inflasi.

Selain itu, imbuhnya, dalam pertemuan nanti akan dirumuskan beberapa langkah-langkah yang harus dilakukan dalam menangani terjadinya inflasi di daerah. Karena tingkat inflasi daerah tidak bisa diukur sendiri melainkan harus oleh Badan Pusat Statistik.

“Saat ini yang dipakai rujukanya adalah Kota Tasikmalaya, “jelasnya.

Hal senada dikatakan Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Pangandaran Tedi Garnida, ia menyebutkan harga yang terpantau naik cukup signifikan yakni Cabe Merah dari Rp 60 ribu menjadi Rp 70 ribu per kilogram, Cabe Rawit yang tadinya harga Rp 50 ribu menjadi Rp 60 ribu per kilogram dan Cabe Keriting dari Rp 60 ribu naik menjadi Rp 70 ribu per kilogram.

“Sementara komoditi seperti telur ayam BR justru mengalami penurunan, di Pasar Kalipucang dari Rp 28 ribu ke Rp 27 ribu, Pasar Pananjung dari Rp 29 ribu ke Rp 28 ribu dan di pasar Parigi harga tetap Rp 30 ribu,"ungkap Tedi. (PNews)


Hujan Deras Akibatkan Sejumlah Rumah dan Warung di Sidamulih Diterjang Banjir

PANGANDARANNEWS.COM – Akibat hujan turun dengan intensitas tinggu mengakibat terjadi banjir bandang di Kecamatan Sidamulih Kabupaten tepatnya di Dusun Cibeureum Desa Sidamulih, hingga mengakibatkan sejumlah warung di pinggir jalan dan sejumlah rumah mengalami kerusakan. 

Menurut salah seorang warga Dusun Ciberem, Polang, bajir tersebut terjadi minggu malam (11/09) sekitar pukul 21.00 WIB saat hujan deras yang mengakibatkan meluapnya Wera. Akibat sungai tak bis menampung debet air dari curah hujan, air pun meluap hingga menggenagi sejumlah rumah dan warung tepatnya di sekitar SMK Darma Agung.

“Dan sekitar pukul 11 malam air pun mulai surut lagi, “terang Polang.

Polang mengatakan, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir ini hanya beberapa rumah menjadi kotor karena banyaknya lumpur yang masuk ke dalam rumah tersebut. Beigtu juga sejumlah warung di sekitar SMK Darma Agung banyak yang roboh dan hanyut hanya menysikan tiang-tiang saja.

Sementara menurut warga lainnya yang rumahnya terdampak menuturkan, saat kejadian ia sedang di dalam rumah dan melihat air masuk lewat celah-celah pintu, namun saat pintu dibuka air pun langsung masuk sangat deras ke dalam rumahnya.

"Sekitar lima menit air menggenagi seluruh dalam rumah saya, “ucapnya. (PNews)


Akibat Kondisi Jalan Rusak, Sebuah Truk Terguling Masuk Jurang di Tanjakan Jalur Sarimukti-Kujang

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan tanjakan tepatnya di Dusun  Pasirpeer Rt 006/004 jalur Desa Desa Sarimukti dan Desa Kujang Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, sekitar jam 02.00 Wib dini hari sebuah truk  masuk jurang akibat menghindari jalan yang kondisinya rusak parah. (10/09)

Akibat kejadian tersebut  sopir dan kernek hanya mengalami luka ringan sementara kendaraan mengalami kerusakan karena badan mobil hingga terbalik namun berhaasil dievakuasi dengan mendatang mobil derek.

Menurut keterangan sopir truk tersebut, Ateng (40), kendaraannya pulang dari Bandung mengangkut sampah tapas kelapa dalam perjalanan menuju Dusun  Cikijing Desa Kujang. Ketika sampai di lokasi kecelakaan, selain kondisi jalan miring juga kondisinya rusak. 

Saat menghindari jalan rusak, terang Ateng, mobil mengarah ke kanan dan tidak bisa dikendalikan akibat melintas tanah labil dan tak kuat menahan beban mobil sehingga terguling dan terbalik.

“Jatuhnya mobil tertahan pohon kelapa sehingga tidak terjerumus ke jurang lebih bawah, “jelasnya.

Karena kejadian malam hari dan lokasi jauh dari pemukiman, Ateng dibantu kernetnya, Agus (33) berusaha keluar dari dalam mobil dan berjalan ke sebuah warung untuk meminta bantuan warga sekitar.

Malam itu menurut Ateng, ia dan kernetnya memutuskan untuk pulang ke rumah sementara kendaraan ditinggal di lokasi kecelakaan. Dan besok ia kembali, lalu dengan dibantu warga sekitar dan mobil derek truk pun kemudian bisa dievakuasi.

Ateng mengatakan, sebenarnya ia dan para sopir lainnya juga warga sudah lama mengeluhkan kondisi jalan tersebut namun hingga hari ini belum ada upaya pemerintah untuk memperbaiki jhalan di lokasi tersebut.

“Sudah lama kami mengeluhkan kondisi jalan ini, namun Pemkab Tasikmalaya terkesan tidak mau mendengar keluhan masyarakat, “ucapnya. (anwarwaluyo)


Dalam Muscab HIPMI Se-Priangan Timur Wabup Pangandaran berpesan agar Pengusaha Mempunyai Moral Yang Baik

Wakil Bupati Pangandaran, U Endin Indrawan
PANGANDARANNEWS.COM – Usai membuka  Musyawarah Cabang Luar Biasa Dan Musyawarah Cabang Bersama Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Se Priangan, bertempat di Hotel Horison Palma, Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran, Ujang Endin Indrawan, dalam sambutannya menyampaikan, pengusaha masa kini jangan hanya bisa berebut proyek APBD saja, tapi harus mampu menjadi pelaku ekspor.

Karena, kata wabup, masih banyak potensi lain yang bisa dijadikan sarana usaha, seperti usaha di bidang  pariwisata, pertanian, perikanan atau jenis usaha lainnya.

"Pesan saya kepada BPC HIPMI khususnya di Pangandaran, anda harus memiliki moral yang baik, Problem pengusaha biasanya masalah moral, ingin untung besar tetepi ikhtiarnya tidak maksimal, "tutur wabup.

Saat ini Pemkab Pangandaran telah ada keberpihakan kepada dunia usaha, seperti untuk urusan izin mudah dan paling murah.

Wabup juga berpesan, Muscab Luar Biasa Dan Musyawarah Cabang Bersama BPC HIPMI se-Priangan Timur di Pangandaran ini harus bisa dijadikan ajang konsolidasi massif, oleh karena itu seluruh pengurus dan anggota BPC HIPMI harus bersatu dan saling menguatkan satu sama lain agar memiliki peran aktif di berbagai aspek dan momentum. (PNews)


Ketua DPRD Pangandaran: “Melalui Jaringan HIPMI di Daerah Diharapkan Mampu Kembangkan Potensi SDA”

Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin
PANGANDARANNEWS.COM –Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) harus mampu menjadi penggerak ekonomi nasional di bidang UMKM, sehingga diharapkan pengusaha muda yang tergabung di HIPMI memiliki kemampuan untuk melakukan terobosan dan inovasi baru di bidang ekonomi

Demikian disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin, saat menghadiri Musyawarah Cabang Luar Biasa Dan Musyawarah Cabang Bersama Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Se Priangan Timur di Pangandaran, bertempat di hotel Horison Palma.(09/09)

Asep menuturkan, HIPMI merupakan organisasi independen non partisan yang didirikan pada tanggal 10 Juni 1972 oleh para pengusaha pemula, melalui semangatnya HIPMI telah melakukan sejumlah terobosan untuk menumbuhkan wirausaha khususnya di kalangan usia muda.

“Saya berharap HIPMI bisa terus menggali potensi yang ada daerah sehingga ekonomi masyarakat pun semakin baik, “ujarnya.

Asep juga berpesan agar HIPMI bisa menjalin persahabatan dan persaudaraan dengan pengusaha lainnya sehingga bisa berkolaborasi positif dalam membangkitkan kekuatan ekonomi, karena seperti diketahui dalam dunia usaha ini penuh dengan persaingan tetapi tetap harus menjungjung tinggi persaingan yang sehat.

HIPMI ada diberbagai daerah di Indonesia tentu jaringan antar anggota HIPMI untuk mengembangkan potensi Sumber Daya Alam (SDA) bisa lebih dioptimalkan, dan Asep berharap kolaborasi HIPMI lintas daerah ini akan mempercepat pembangunan Indonesia, khususnya di bidang ekonomi.

"Saya ucapkan terimakasih perwakilan dari 4 BPC HIPMI, Kabupaten Pangandaran, Ciamis, Banjar dan Tasikmalaya yang telah menggelar kegiatan di Pangandaran, mudah-mudahan ini bisa memberikan dampak positif khususnya pada Kabupaten Pangandaran," imbuh Asep. (PNews)


Muscap HIPMI se-Priangan Tmur di Pangandaran Diharapkan Jadi Ajang Promosi Wisata

PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat hotel Horison Palma kawasan pantai barat, Wakil Bupati Pangandaran Ujang Endin Indrawan kemarin membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Luar Biasa dan Muscab Bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) se Priangan Timur.(09/09)

Selain wakil bupati dan pengurus BPC HIPMI Pangandaran, Muscab ini juga dihadiri Sekjen HIPMI Jawa Barat, Sekda Pangandaran Kusdiana, Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin, Kapolres Pangandaran AKBP. Hidayat SH.SIK, Dandim 0613 Ciamis yang diwakili Pabung Mayor Czi. Budi.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Pangandaran Ujang Endin Indrawan mengucapkan terimakasih karena Kabupaten Pangandarn dipilihnya menjadi tuan rumah Muscab Luar Biasa dan Bersama HIPMI se Priangan Timur.

Wabup berharap HIPMI sebagai wadah pengusaha muda dapat berkontribusi dan berinvestasi di Kabupaten Pangandaran, artinya jika ada rekan-rekan HIPMI dari luar yang ingin berinvestasi di Pangandaran tentu pihaknya akan membuka ruang seluas-luasnya serta akan dipermudah pengurusannya serta diberikan insentif dari sisi perizinan tentu sesuai aturan yang ada.

Kabupaten Pangandaran sudah mengalami banyak kemajuan salah satunya dengan melakukan pengembangan di sektor pariwisata termasuk menyambungkan jalan jalur pesisir pantai mulai dari pantai Pangandaran d Kecamatan Pangandaran hingga pantai Madasari yang ada di Kecamatan Cimerak.

“Pembangunan sejumlah jembatan ini juga dilengkapi ornamen menarik yang saat ini sedang dibangun di Karang Tirta, tentu ini diharapkan bisa menambah wisata, “ujar wabup.

Di tempat yang sama, Sekretaris HIPMI jabar Reza Mansyur mengatakan, dua tahun ke belakang sektor pariwisata terpuruk akibat dari pandemic covid-19, dan ini tentu menjadi satu alas an mengapa HIPMI menggelar kegiatan di Pangandaran, HIPMI ingin ikut meramaikan kembali objek wisata Pangandaran.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin.H.M.M mengungkapkan ia optimis HIPMI akan mampu melahirkan para pengusaha-pengusaha dan para pemimpin muda usia.

Selaras yang tertulis di pasal 33 UUD 1945, kata Asep, diharapkan HIPMI bisa menjadi penggerak roda ekonomi nasional pada sektor UMKM, ia harus dijadikan penggerak ekonomi nasional senapas dengan apa yang diamanatkan oleh UUD 1945 karena sejatinya ekonomi kerakyatan adalah UMKM sehingga diharapkan pula HIPMI harus bergeser serta memodernisasi.

"HIPMI harus kaya inovasi, salah satunya menjadikan UMKM menjadi motor penggerak ekonomi nasional," tegas Asep.

Tak hanya itu, menurut Asep, karena diawaki oleh kaum muda maka HIPMI harus menjadi agen perubahan serta harus mampu menjadi motor pembangunan, dan HIPMI juga harus mampu melahirkan sebuah inovasi untuk mendorong peralihan usaha yang kovensional ke usaha yang mengarah ke digitalisasi.

"Saya berharap HIPMI lebih pokus pada digitalisasi UMKM, dan saya yakin HIPMI punya kemampuan itu," imbuh Asep. (PNews)


Ketua DPRD Dorong Kaum Melinial Pangandaran Jadi Agen Moderisasi UMKM

PANGANDARANNEWS.COM – Kalangan milenial dalam peningkatkan Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) perannya tak bisa dianggap enteng, terbukti saat ini kaum muda ini mendominasi sector-sektor usaha UMKM untuk membantu pemulihan ekonomi.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin,H.M.M, menurutnya  era digitalisasi UMKM merupakan langkah perubahan dari konpensional ke digitalisasi, dan tentunya langkah-langkah perubahan ini diperlukan kiprah para kaum milenial terkait teknologi kekinian.

Saat ini, kata Asep, ada sekitar 125 orang perwakilan kaum milenial sebagai penggerak mengikuti Training of trainer (TOT) yang dilaksanakan oleh Prestasi Junior Indonesia. Dan dalam TOT ini generasi muda merupakan agen moderisasi merupakan digitalisasi dari model usaha kecil dan mikro.

“Sehingga sangat diperlukan kehadiran kaum milenial untuk melakukan langkah itu, “ujar Asep.(7/9)

Dan langkah strategi pemerintah daerah ini, imbuh Asep, diharapkan mampu mendorong kegiatan digitalisasi tentu dengan didukung dari sisi anggaran dan sebagainya juga penyiapan SDM sehingga UMKM pun bisa terus berjalan dengan baik sesuai harapan.

Asep menyebut, pemda juga harus segera menyiapkan data potensi UMKM di Kabupaten Pangandaran, karena tidak semua potensi usaha memiliki potensi besar sehingga nanti perlu dipilih potensi yang lebih baik.

“Dan harapannya kami UMKM yang didorong ini tentu yang berbasis potensi daerah serta bahan bakunya ada di Pangandaran semua,” imbuh Asep.

Artinya, ujar Asep, UMKM yang berbasis daerah itu mulai dari penyediaan bahan baku hingga ke proses produknya ada di Kabupaten Pangandaran termasuk marketingnya bisa dikerjasamakan dengan PHRI, salah satunya minuman juice honje. Dan nantinya pada setiap tamu yang datang ke hotel atau restoran disuguhkan dengan welcome drink juice honje.

Asep mengatakan, ia juga sangat mendukung UMKM berbasis daerah bahkan bila perlu dibuat Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Pemberdayaan Produk Daerah sehingga nantinya pemerintah mempunyai kewajiban melindungi produk dalam melakukan pemberdayaan produk daerah. Apalagi Kabupaten Pangandaran merupakan daerah destinasi wisata sehingga dapat memanfaatkan sektor pariwisata, maka masyarakat yang disekitar destinasi bisa berperan seperti jasa kuliner, produksi handicraf atau produksi lainnya.

“Dengan demikian masyarakat yang ada di sekitar obyek wisata pun akan mendapat manfaat ekonomi, yang pada gilirannya tentu ini dapat mewujudkan income per kapita di Kabupaten Pangandaran lebih meningkat, ”pungkasnya. (PNews)


Diduga Terbawa Arus Deras, Seorang Pemandu Wisata Bodyrafting di Pangandaran Tenggelam

PANGANDARANNEWS.COM – Seorang pemandu wisata bodyrafting Abdul Rohman (35) warga Dusun Cikining RT 29/06 Desa Sindangsari, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran hanyut terbawa arus air sungai. Insiden ini terjadi pada hari selasa tanggal 6 september 2022 lalu saat korban memandu rombongan mahasiswa yang sedang KKN berlibur ke wisata bodyrafting di Blok Pasir Sereh, Desa Sukajaya, Kecamatan Cimerak. 

Saat dikonfirmasi Kepala Satuan Polisi Air Polres Pangandaran AKP Sugianto membenarkan, korban saat kejadian sedang memandu rombongan KKN mahasiswa dari Tasikmalaya, sekitar pukul 15.30 WIB  saat perjalanan bodyrafting korban diketahui terpisah dan dinyatakan hanyut terbawa arus air jalur sungai.

“Saat ini di hari ketiga, kami terus melakukan upaya pencarian jasad korban, “terang Sugianto.(8/9)

Sugianto mengatakan, setelah mendengar kejadian tersebut pihknya pun mengerahkan seluruh tim dari berbagai unsur dan relawan termasuk TNI, namun pencarian yang dilakukan belum juga membuahkan hasil dan pencarian korban sempat terhenti lantaran cuaca tidak mendukung. 

“Upaya pencarian kami lakukan di sekitar tepi sungai hinggga 2 kilometer dari lokasi kejadian, “kata Sugianto.

Sementara menurut Kasat Reskrim Pangandaran AKP Luhut Sitorus, menjelaskan, sekitar pukul 15.30 WIB saat itu korban sedang memandu rombongan KKN Mahasiswa Universitas Muhamadiyah Tasikmalaya sebanyak 14 orang. saat melewati terjunan air, korban yang berada di posisi paling depan sempat memegang batu namun terlepas dan hilang.

Rombongan mahasiswa peserta body rafting sat itu melihat korban berada di posisi terjunan air yang ke 3 dengan posisi korban sedang memegang batu namun tidak begitu lama hanya beberapa detik tidak lama korban langsung hilang diduga tenggelam, setelah itu para mahasiswa mengetahui korban sudah tidak terlihat segera melaporkan kejadian tersebut.

"Rombongan mahasiswa tersebut kemudian melapor ke warga setempat dan ke pihak kepolisian, pada hari selasa (6/9) malam tim SAR pun langsung melakukan pencarian, namun sampai hari ini tanggal 8 september belum ada tanda-tanda korban, “ ujar Luhut. (PNews)


Kepala Desa Sarimukti Pimpin Aksi Protes Terkait Kejelasan Perbaikan Jalan Sindangreret -Cidadap

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dipimpin langsung Kepala Desa Sarimukti, Edi Laksana (Abah Barjah), ratusan warga Desa Sarimukti Kecamatan Karangunggal Kabupaten Tasikmalaya datang dari berbagai pelosok untuk melakukan aksi protes terkait kejelasan perbaikan ruas jalan Sindangreret - Cidadap sepanjang 5 kilo meter yang sudah beredar akan di bangun. Dalam aksi tersebut warga bersama kades berharap adanya kejelasan dari Pemkab Tasikmalaya terkait program peningkatan ruas jalan tersebut, dari mana titik awal dan akhir peningkatan ruas jalan tersebut.  

Kepada sejumlah media Kepala Desa Sarimukti, Edi Laksana menyampaikan, pihaknya sengaja melakukan aksi dijalan tanjakan Cibungur Desa Sarimukti ini sebagai bentuk protes karena ada isu bahwa perbaikan jalan antara jalan Desa Sarimukti, Desa Kujang dan Desa Cidadap, yang merupakan akses vital yang menghubungkan 5 desa hingga tembus ke pusat Pemerintahan Kecamatan Karangnunggal.

“Jalan ini juga merupakan jalur selatan yang tembus ke beberapa kecamatan diantaranya, Kecamatan Cikalong, Cipatujah bahkan sampai perbatasan Kabupaten Pangandaran, “terang Edi. (07/09)

Namun kata Edi, kondisi jalan tersebut sudah puluhan tahun belum ada perhatian dari Pemkab Tasikmalaya, dan tujuan aksi ini untuk memastikan apakah dari keterangan peningkatan ruas jalan Sindangreret - Cidadap tersebut Desa Sarimukti termasuk atau tidak. Sebab seperti diketahui kondisi terparah ada di Desa Sarimukti yaitu tanjakan dan jembatan Cibungur, denga kondisi jalan rawan longsor, tikungan tajam yang kini tinggal tanah dan batu di tepi jalan.

Edi menambahkan tidak logis ketika akses vital pengerjaannya dimulai ditengah yaitu di Desa Kujang, sementara kebanyakan akses menuju pusat pemerintahan adalah melalui Desa Sarimukti.

“Jadi yang ingin kami ketahui, darimana titik dan akhir pengerjaan yang akan dilaksanakan di tahun ini, “tegasnya.

Hal tersebut senada disampaikan beberapa tokoh kelembagaan yang ada di Desa Sarimukti, menurut mereka pemerintah harus peka jangan menunggu aksi dulu dan tolong kesampingkan kepentingan-kepentingan politik namun nomer satukan kesejahteraan masyarakat.

“Setelah ini kami akan kembali menggelar aksi mungkin lebih besar, apabila hal tersebut belum ada kejelasan, bahkan kami siap audiensi dengan pihak-pihak terkait, “ujar salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebut namanya.

Dari pantauan di lapnagan, sambungnya, memang jalan Cibungur merupakan jalan rawan yang sangat menanjak, belum lagi tikungan tajam dan jalan tinggal tanah serta dipinggir tebing-tebing batu yang dikhawatrikan terjadinya longsor.

Selain kondisi jalan yang rusak parah, katanya lagi, jembatan yang ada pun sudah lapuk dan besi sudah mulai keropos dan tidak menutup kemungkinan jembatan tersebut roboh sehingga bisa mencelakakan pengguna jalan. Dan ewarga dari Desa Sarimukti, Kujang dan Cidadap akan memutar melalui jalan raya Cipatujah, artinya itu akan menempuh jarak yang sangat jauh untuk menuju pusat pemerintahan Kecamatan Karangnunggal.

“Jika jalan bagus tentu pertumbuhan ekonomi masyarakat desa pun akan semakin meningkat, kami atas nama masyarakat Desa Sarimukti berharap jalan mulus karena selama ini tidak pernah ada perbaikan, “ucapnya. (anwarwaluyo)


Melalui Aplikasi Live Streaming, Aan Suhendar Mampu Mengangkat Potensi Seni Di Daerah

Aan Suhendar bersama Dede Koharudin
PANGANDARANNEWS.COM – Di era digital sekarang pengembangan talent (bakat) bukan lagi sesuatu yang sulit dilakukan, dengan berbagai apilkasi live streaming yang ada di dunia maya mampu menjangkau kemana saja  tanpa terhalang ruang dan waktu.

Seperti yang dilakukan Aan Suhendar (35) warga Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, ia berhasil meraih sukses melalui penggunaan aplikasi StreamKar.

Melalui aplikasi StreamKar, Aan mampu memberikan ruang, fasilitas dan kesempatan kepada para musisi-musisi muda usia dari berbagai daerah untuk bisa lebih mengembangkan bakat yang dimilikinya, khsusnya bakat menyanyi.

Saat ditemui PNews di studio spotlight Indonesia PT. Reza Putra Persada miliknya, Aan mengatakan, kini melalui studio spotlight pihaknya membantu para musisi pencipta lagu pop atau melayu dalam segi label musik, recording, publishing dan aggregator.

Kata Aan, siapa saja silahkan datang langsung ke studionya untuk merekam lagu hasil karya sendiri yang nantinya akan dipublikasikan melalui spotlight Superstar Indonesia sehingga karya tersebut bisa dikenal luas.

“Jadi kalau selama ini untuk recording lagu hasil karya sendiri lantas publishing harus ada biaya, maka sekarang tidak lagi bahkan hasil karya tersebut kami bayar, “ungkapnya.(05/09) 

Aan juga mengatakan, semakin banyak talent-talen yang bisa berkrya tentu ini sangat baik untuk perkembangan seni di daerah. Bahkan menurutnya diharapkan ini bisa menjadi ajang promosi pariwisata yang ada di Kabupaten Pangandaran, karena selama ini talen-talen yang datang ke studionya berasal dari berbagai daerah, seperti Bandung, Kalimantan, Lampung, Aceh dan daerah lainnya.

“Dari 20 talent yang ada di kami, 6 berasal dari Kabupaten Pangandaran dan selebihnya dari luar daerah, “terang Aan. 

Aan sangat berharap kiprahnya ini mampu membawa nama harum daerah, apalagi Pangandaran merupakan daerah tujuan wisata tentu ini bisa saling bersinergi. Karena sejatinya seni akan bisa memberikan warna pada dunia pariwisata baik secara kultur atau seni modern, hingga pada ujungnya potensi wisata daerah bisa terangkat dan potensi seni pun akan mampu tereksplore.

Sekarang, kata Aan, sudah saatnya semua tidak lagi terbelenggu dengan berharap bantuan baik itu dari pribadi orang lain atau pemerintah. Karena dengan pengembangan potensi yang ada dalam diri masing-masing, asal bisa mengolahnya tentu ini bisa lebih dikembangkan dan menghasilkan sesuatu.

“Mudah-mudahan segala kiprah saya ini bisa sedikit bisa memberi warna serta berkontribusi pada tempat dimana saya dilahirkan, Kabupaten Pangandaran, “ucapnya.

Sementara menurut seorang pelaku dan tokoh seni Pangandaran, Dede Koharudin, yang berkesempatan berkunjung ke studio spotlight Indonesia PT. Reza Putra Persada di Kecamatan Mangunjaya, mengatakan, ini merupakan sebuah kreasi untuk menggali potensi khususnya para remaja untuk bisa lebih mengembangkan bakat nyanyinya.  

Walau pun berada di pelosok desa terpencil, namun kata Dede, studio milik Aan ini nantinya akan mampu mencetak artis-artis daerah. 

“Saya yakin di tangan seorang Aan, potensi seni para remaja yang ada di Pangandaran akan terangkat dan terkenal, “ujar Dede.

Dede juga memuji, karena Aan yang nota bene tinggal di desa telah mampu menangkap peluang untuk pengembangan bakat seni yang ada di daerah, bahkan bisa menghasilkan finansial.

“Saya sangat mengapresiasi, apalagi saat berkeliling melihat 3 studio milik Aan yang cukup representatif, “imbuh Dede. (TnT)


UPTD Parkir Dishub Kota Tasik Gandeng Pol PP dan Polri Tertibkan Petugas Parkir Liar di Jalanan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Pemeritah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan bekerja sama dengan pihak Kepolisian untuk menertibkan parkir liar yang selama ini tersebar hamnpir di selkuruh ruas jalan. Apabila diketahui petugas parkir tersebut tak mengantongi Surat Perintah (SP) dari UPTD Parkir Dinas Pehubungan Pemkot Tasikmalaya, maka petugas parkir tersebut dianggap liar dan akan diganti oleh petugas parkir yang sudah tercatat di UPTD Parkir.

Seperti disampaikan Kepala UPT Parkir Dishub Kota Tasikmalaya, Uhen, wilayah yang akan menjadi sasaran operasi ini difokuskan sekitar Jalan HZ Mustofa dan wilayah kota jalur hijau lainnya, yang akan digelar mulai dari jam 6.00 hingga pukul 10.00 WIB.

“Kami akan menindak tegas jika masih ada petugas parkir liar atau yang tidak mempunyai SP, “tegas Uhen, Kepada PNews di ruang kerjanya.(05/09) 

Selain arahan dan tuntutan dari wali kota dan DPRD Kota Tasikmalaya, penertiban parkir ini juga diharapkan nantinya bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir. 

“Hingga saat ini petugas parkir resmi yang tercatat di UPTD ada 400 petugas, “terangnya.

Penertiban ini untuk kenyaman masyarakat, dan PAD yang didapatkan dari parkir ini tentunya bisa berkontribusi pada pembangunan daerah. (anwarwaluyo)  


Anggota Polsek Dan Koramil Sukaraja Amankan Pelaku Penganiyaan di Desa Margalaksana

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pelaku Dugaan Penganiyaan yang terjadi di Desa Margalaksana Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmayala yang sempat kabur, berhasil ditangkap polisi sekitar 19.30 WIB di Kampung Bojongparangparang. (02/09)

Pelaku berinisial AR (28) diduga melakukan tindakpidana penganiyaan terhadap AFB (27) yang terjadi pada hari kamis tanggal 1 September 20222, sekitar pukul 01.30 Wib dengan Tempat kejadian perkara (TKP) di Kampung Cijolang Rt/Rw 008/003 Desa Margalaksana.    

Kapolsek Sukaraja IPTU Puryono membenarkan, diduga telah terjadi tindak pidana yang dilakukan AR sehingga korban AFB mengalami luka serius ditangan kananya, kaki kananya dan kepala.

Puryono menjelaskan, kini pelaku telah ditangkap oleh Unit Resum Polres Tasikmalaya beserta anggota polsek Sukaraja dan anggota Koramil 1214 Sukaraja AIPTU Kiki Setiawan dan kemudian pelaku dibawa ke Polres Tasikmalaya untuk dilakukan pengamanan dan penyidikan lebih lanjut.

“Sementara kondisi korban sekarang masih mendapat perawatan Intensif di RSUD dr Sukarjo Kota Tasikmalaya dan dilakukan operasi urat nadi tangan kananya serta kaki kananya, “terang Puyono.

Purono menambahkan, pasca terjadinya penganiyaan tersebut kedua belah pihak keluarga melakukan komunikasi dan mengaggap kejadian penganiyaan ini merupakan musibah.

“Atas perkara ini kedua belah pihak pun menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib, “ucap Puryono. (amirsaripudin)


Dengan Tata Ruang Artisitik, Amore Coffee & Space Pangandaran Kini Hadir Dan Siap Manjakan Para Penikmati Kopi

PANGANDARANNEWS.COM – Maraknya tempat-tempat nongkrong sambil minum kopi saat ini menjamur hampir di mana-mana, mungkin ini menjadi tren baru dunia usaha saat ini di tengah kelesuan perekonomian secara umum.

Seperti disampaikan Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran, Ujang Endin Indrawan saat hadir dalam pembukaan Amore Coffee & Space di Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih.(3/9)

Menurut wabup, banyak sekali peluang usaha yang bisa dilakukan masyarakat, karena Pangandaran sebagai daerah tujuan wisata tentu akan bisa memberikan multi efek pada pada dunia usaha.

"Tinggal masyarakatnya sendiri mampu tidak menangkap peluang ini, "ucap wabup.

Dan peluang usaha ini, imbuh wabup, salah satunya yang dilakukan Amore Coffee & Sface ini dengan sajian kopi yang diramu tenaga-tenaga trampil dan profesional, segelas kopi bisa disajikan dengan varian berbeda walau pun bahan dasarnya sama, kopi, akan menjadi sektor usaha yang menjanjikan.


Dengan penataan ruang dan tempat yang tertata nyaman dan artisitik, wabup meyakini Amore Coffee & Space akan mampu menjadi tujuan segala usia untuk bersantai sambil menikmati sajian kopi dengan aneka rasa. Malah menurutnya, Amore Coffee & Space sangat mewah untuk sebuah café atau tempat minum kopi. 

"Saya yakin dan ikut mendorong Amore Amore Coffee & Space ini bisa disukai masyarakat khususnya para penikmat kopi, "kata wabup.

Sementara menurut pemilik Amore Coffee Sface sekaligus Restoran Baralak, H Prof. DR. Dudung Indra Ariska, SH, MH, sebenarnya ia tidak punya basic untuk menjadi pengusaha, namun setelah melihat teman-teman sesama birokrat yang sudah purna tugas dan tidak mempunyai pekerjaan terkesan bingung dan gampang sakit sehingga setelah melihat ada peluang usaha ini ia pun mencoba untuk menggelutinya.


Disoal setelah mempunyai usaha restoran lantas sekarang menambah usaha minuman kopi, menurutnya ia melihat usaha sejenis ini perkembangannya baik di daerah atau pun di kota terus meningkat.

“Usaha seperti ini ternyata banyak dilakukan masyarakat baik itu di rumah, café atau lainnya dan sangat disukai pengunjung terutama para penikmat minuman kopi, “terangnya.

Dudung juga mengatakan, jenis sajian kopi ini dikema dengan berbagai cita rasa, seperti kopi signature, O’namore, Nati Toulouse, Candyluk dan Senur.

Tak hanya minuman kopi dengan aneka rasa, Dudung jug menyebut di Amore Coffee Sface ada sajain aneka soft drink seperti Ice Cream, Lumiere, Saint Tiento dan Affogato.

“Kami juga menyajikan pizza dengan varian Tomato Pie, New York, Pepperoni, Mexican dan Blonde, “terangnya.

Dudung juga mengatakan usahanya ini tentu ke depannya bisa menggunakan kopi lokal asli yang di tanam di Pangandaran. (hiek)


 

Rencana Akan Dijadikan Terminal Tipe A, Sejumlah Warga Kondangjajar Terima Uang Ganti Rugi Dari Pemkab Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa hari lalu Bupati Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata menyerahkan uang pengganti tanah tegakan kepada puluhan warga di Desa Kondangjajar Kecamatan Cijulang yang terimbas rencana pembangunan Terminal Tipe A.

Usai menyerahkan uang pengganti, kepada masyarakat Jeje mengatakan ada sekitar 4 hektar lahan di Desa Kondangjajar yang akan dijadikan terminal Tipe A sehingga Pemkab Pangandaran harus mengeluarkan anggaran untuk ganti rugi karena ada beberapa bangunan rumah milik warga di lokasi tersebut.

“Total uang pengganti yang dikeluarkan Pemda sebesar Rp 429 juta, yang diberikan kepada 24 orang warga, bersumbernya dari APBD Kabupaten Pangandaran," jelas Jeje.

Jeje menjelaskan, penentuan nilai tanah tegakan itu sesuai dengan pengkajian tim appraisal dan mengacu pada kepres Nomor 86 tahun 2021.

Dan renacananya pembangunan terminal Tipe A ini, kata Jeje, dilaksankan oleh pemerintah pusat, dengan sarata Pemda harus membereskan dulu pembebasan lahanya.

Jeje mengatakan pembangunan Terminal  Tipe A itu, mengacu pada tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Rebana dan Kawasan Jabar bagian selatan.

Disoal kapan mulai pembangunannya, Jeje menyebut, pihaknya belum bisa memastikan tapi ia berharap mudah-mudahan di 2023 sudah mulai dirancang.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran Irwansyah mengatakan, untuk penggantian tanah tegakan dengan bangunan ke warga pemilim dengan luas 1.457, 18 meter persegi, saat ini semuanya sudah clear.

Irwansyah juga menjelaskan, eks bangunan terminal tipe B yang sekarang di Pangandaran rencananya  akan digunakan untuk perluasan pasar Pananjung.

"Tapi bongkar muat barang masih bisa dilakukan disana," jelasnya. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN