PULUHAN NAKES DI PANGANDARAN TERPAPAR COVID PELAYANAN KESEHATAN PUN ALAMI PENYESUAIAN

Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM  - Meningkatnya penularan covid-19 di Kabupaten Pangandaran juga telah menyasar tenaga kesehatan (nakes), hal ini membuat puluhan nakes saat ini terpaksa tidak bisa menjalankan tugas karena terpapar virus Corona sehingga berdampak pada usaha penanganan pasien Corona yang terus bertambah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, drg. Yani Ahmad Marzukidi Kecamatan Pangandaran ada 17 nakes yang terpapar dan Kecamatan Sidamulih 14 nakes.

"Jelas ini sangat berdampak pada kinerja nakes dla pelayanan kesehatan, bahkan Puskesmas Kecamatan Sidamulih terpaksa ditutup untuk sementara, “terang Yani (28/6)

Kata Yani, selain di dua Puskesmastersebut sejumlah nakes di RSUD Pandega juga banyak yang terpapar COVID-19 sSehingga pelayanan pun mengalami penyesuaian, seperti pelayanan IGD umum untuk saat ini hanya bisa melayani tujuh tempat tidur.

Sementara menurut Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, penyebaran Corona di Pangandaran salah satunya disebabkan adanya pasien saat menjalani isolasi mandiri tidak disiplin, meski sudah dinyatakan positif Corona tetap berkeliaran atau beraktivitas.

"Saya menerima beberapa kali terima laporan ada warga terpapar harusnya menjalni isolasi mandiri  ini malah keluyuran, “kata Jeje.

Kata Jeje, untuk lebih memperketat pengawsan Pemkab Pangandaran pun akan menerapkan pemakaian gelang khusus sebagai penanda untuk warga yang menjalani isolasi mandiri menjalani isolasi mandiri, dan jika upaya tersebut tetap tak efektif, maka Pemkab akan membawa mereka ke tempat isolasi khusus. 

"Di tempat isolasi khusus ini lokasinya sangat terpencil yang ada di setiap kecamatan,"tegasnya. (PNews)


KASUS KORONA DI PANGANDARAN MENINGKAT, 50 PASIEN DIRAWAT DI RSU PANDEGA, 259 MENJALANI ISOLASI MANDIRI

PANGANDARANNEWS.COM – Dalam sepekan ini tercatat kasus corona di Pangandaran menunjukan angka peningkatan, terjadi penambahan 94 warga positif COVID-19, dan angka ini hingga mencapai angka 309 pasien, 50 pasien dirawat di RSU Pandega Pangandaran sementara 259 lainnya menjalani isolasi mandiri.

Pada hari yang sama juga tercatat ada 5 pasien meninggal dunia sehingga jumlah total warga Pangandaran yang meninggal dunia akibat Corona menjadi 67 orang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pangandaran, Kusdiana membenarkan penambahan kasus korona cukup signifikan di hari Sabtu kemarin.

“Lonjakan yang terjadi akhir pekan ini paling signifikan selama masa pandemi COVID-19 di Kabupaten Pangandaran, “terangnya.(27/6)

Kusdiana mengatakan, selain didominasi klaster keluarga penambahan kasus yang cukup banyak ini dipicu karena munculnya sejumlah klaster penularan di kantor pemerintah, setidaknya ada 7, Dinas Kesehatan, Badan Pengelola Keuangan Daerah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Puskesmas Sidamulih, Kecamatan Sidamulih, Sekretariat DPRD dan Sekretariat Daerah, sehingga diterapkan work from home (WFH).

Kusdiana menjelaskan, tapi tidak semua kantor diberlakukan WFH karena yang diwajibkan ditutup sementara untuk sterilisasi dilakukan per bagian saja.

“Jika ada yang positif, maka satu bagian saja yang WFH, tidak seluruhnya,"jelasnya.

Menghadapi situasi ini, kata Kusdiana pihaknya terus melakukan langkah-langkah penanganan dan pengendalian, dan untuk yang terpapar harus disiplin menjalani isolasi agar cepat sembuh.

Dia juga mengingatkan warga agar semakin meningkatkan kewaspadaan, bersama-sama melakukan upaya  pencegahan salahsatunya dengan tetap disiplin menerapkan protokol keehatan agar kasus Corona di Pangandaran tidak semakin meluas. (PNews)



MULAI PUKUL 00.00 WIB MALAM INI OBYEK WISATA PANGANDARAN MULAI DITUTUP

BANGI : “TIM SATGAS COVID-19 PANGANDARAN AKAN TINDAK TEGAS PELANGGAR PPKM

PANGANDARANNEWS. COM – Tim Satgas covid-19 tim yang terdiri dari unsur TNI-POLRI, Dishub, pengurus pasar dan Sat Pol PP Kabupaten Pangandaran saat ini terus gencar melakukan sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) khususnya di tempat konsebtrasi massa, salahsatunya di pasar Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran. Sosialisasi ini dilakukan merupakan tindak lanjut keputusan bersama Forkopimda Kabupaten Pangandaran, terkait PPKM Mikro dan penutupan objek wisata. 

Petugas pun tak segan-segan saat didapati ada para pedagang atau pembeli yang masih bandeltidak menggunakan masker.

Keada media, Sekretaris Dinas Satpol PP Kabupaten Pangandaran, H Bangi mengatakan, PPKM Mikro dengan ketat akan diberlakukan mulai malam ini dan membatasi kegiatan ekonimi lainnya.

“Mulai pukul 00.00 WIB malam ini obyek wisata mulai ditutup sesuai hasil rapat Forkopimda Kabupaten Pangandaran, ”ungkap Bangi. (28/6).

Bangi menegaskan, tim gabungan Satgas Covid-19 akan mengambil tindakan tegas pada masyarakat yang masih melanggar protokol kesehatan (prokes), seperti tidak memakai masker, serta akan diberisanksi denda  sesuai Perbup 61 Tahun 2020.

Seperti diketahui, hasil rapat Seluruh Forkopimda pada minggu malam (27/6)  di Desa Pagergunung,  untuk mencegah penularan Covid-19 Pemkab Pangandaran mengambil tindakanmdengan menutup objek wisata selama 10 hari terhitung sejak hari Selasa 29 Juni 2021. Langkah “injam rem” ini diambil karena kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Pangandaran akhir-akhir ini meningkat.(PNews)


WAGUB JABAR APRESIASI KINERJA NAKES TANGANI COVID-19 DI RSUD SINGAPARNA MEDIKA CITRAUTAMA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Wakil Gubernur Jawa Barat  Uu Ruzhanul Ulum di dampingi  Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Kabupaten Tasikmalaya dr Heru Suharto dan Direktur RSUD Singaparna Medika Citrautama (SMC) dr Iman Firmansyah mengunjungi RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya, untuk mengetahui keadaan penanganan atau pelayanan pemulihan kesehatan  bagi masyarakat atau pasien terpapar covid-19.

Saat berada di RSUD SMC Wagub Jabar menyampaikan ucapan terimakasih serta memberikan mengapresiasi atas kenerja para tenaga kesehatan (nakes) yang telah berkerja keras dan penuh tanggung jawab membantu pemerintah dalam penanganan pasien yang terpapar cocid-19

“Saya atas nama Pemprov Jabar sangat mengapresiasi dengan kinerja para tenaga medis di RSUD SMC ini, “ungkapnya. (27/6)

Untuk memutus mata rantai penyebaran pandebi covid-19 ini Uu juga menekankan serta menghimbau kesadaran masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19 serta partisipasi vaksinasi juga harus terus di galakan.

Agar penanganan Vocid-19 dapat maksimal, kata Wagub, diperlukan kesiapsiagaan para nakes dan kerjasama yang baik semua pihak.

“Jangan lupa kita juga berdoa agar covid 19 cepat hilang, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)


CORONA MENINGKAT, PEMKAB PANGANDARAN TUTUP OBYEK WISATA DAN TERAPKAN WFH

Bupati Kab. Pangandaran H Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM – Akibat jumlah kasus penyebaran Covid-19 yang terus meningkat, hasil rapat Seluruh Forkopimda pada hari minggu malam (27/6)  di Desa Pagergunung Kecamatan Pangandaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran memutuskan untuk menarik rem darurat, dengan menutup Objek Wisata, Hotel dan restoran (di kawasan wiasata) dalam 10 hari kedepan, sejak hari Selasa  tanggal 29 juni sampai dengan 9 juli 2021 mendatang.

Selain itu Pemkab Pangandaran juga menetapkan kebijakan Work From Home (WFH) untuk ASN selama tujuh hari.

Kata Jeje, pihaknya juga memberlakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di tiga desa di Kecamatan Pangandaran, antara lain Desa Babakan, Pangandaran dan Desa Purbahayu.

 ”Di Desa Pangandaran ada 42 kasus, Babakan 32 kasus dan Purbahayu 20 kasus, sehingga akses masuk dan keluarnya ketiga desa tersebut akan diperketat, ”kata Jeje kepada sejumlah awak media.

Jeje menyebut hingga hari minggu (27/6) total ada 330 kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pangandaran,  5, orang menjalani perawatan di RSUD Pandega dan 275 orang menjalani isolasi mandiri. 

Dengan kebijakan ini, kata Jeje untuk kegiatan resepsi hajatan, konser, pengajian akbar dan Semua aktifitas yang berpotensi menimbulkan kerumunan untuk sementara waktu akan dilarang.

“Toko dan pasar dibatasi hanya buka sampai pukul 16.00 , “ ujarnya. (PNews)


JEJE WIRADINATA HADIRI HALALBIHALAL PAMMI DPC KABUPATEN PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM - Saat menghadiri undangan acara Halalbihalal keluarga besar seniman musik yang tergabung dalam Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) di lobyek wisata Batu Lumpang Sungai Ciwayang perbatasan Kecamatan Parigi dan Cigugur, Bupati Kabupaten Pangandaran H Jeje Wiradinata meminta agar seluruh pelaku seni musik bisa bekerja lebih pofesional sehingga nantinya akan mampu beraing dengan artis dan musisi dari daerah lain.

Jeje mengatakan, ia merasa senang dengan kehadiran PAMMI, karena kehadirannya membuat komunikasi antara pemda dengan para pelaku seni musik yang ada di di Pangandaran bisa lebih intens.

“Anggota PAMMI Pangandaran harus lebih kreatif mengekspolarsi kempuan dalam bermusik, baik kareografi, penataan musik atau pun olah vokalnya, “kata Jeje.(26/6)

Artis juga harus bisa tampil cantik tapi tidak vulgar dengan penampilan tetap sopan serta menjaga norma karena jika tampil terlalu sexy dikhawatirkan penonton pun merasa risih.

Jeje juga mengakui merasa prihatin dengan kondisi yang terjadi saat pandemi sekarang ini, ada pembatasan jam manggung walau pun masih bisa dilaksanakan hanya siang hari.

Menurutnya kini masih bisa bersyukur karena saat ini Pangandaran belum zona merah, sehingga hiburan masih bisa diselenggarakan, dan untuk itu Jeje pun meminta pada semua pihak termasuk PAMMI agar tetap menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Semoga kondisi ini tetap dijaga, karena jika zona merah maka segala kegiatan dibatasi dan kerumunan pun hanya maksimal empat orang,”jelas Jeje.

Lebih lanjut Jeje menyampaikan, Pemkab Pangandaran ke depan akan memberikan fasilitas asuransi BPJS Kesehatan untuk seluruh anggota PAMMI yang preminya akan ditanggung Pemda, dan untuk keperluan tersebut Jeje pun meminta agar pengurus PAMMI segera mendata anggotanya.

Di tempat yang sama, Ketua DPC PAMMI Kabupaten Pangandaran Dian sangat mengapresiasi Pemkab Pangandaran karena selama ini sudah terjalin kerjasama dan sinergitas yang baik.

Menurutnya, saat ini ada 2000 anggota yang sudah tergabung dalam wadah PAMMI dan sudah ada kepengurusan hingga tingkat Kecamatan. 

Rencana ke depan PAMMI Pangandaran juga kata Dian akan bekerjasama dengan Pemkab Pangandaran untuk menggelar road show di 10 kecamatan, dan ini diharapkan menjadi salah satu upaya peningkatan profesionalisme musisi Pangandaran agar bisa bersaing dengan daeah lain. 

“Kami juga berencana, jika pandemi Covid-19 reda, PAMMI akan menggelar Festival Musik Melayu se-Priangan Timur, ”terangnya. (PNews)



DARI ANGGARAN BANPROV, PEMDES GIRIKENCANA DIBANTU GOTONGROYONG WARGA BANGUN TPT

Pangandarannews.com/tasiknews – Salah satu program kerja tahun 2021 Desa Girikencana Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya, pembangunan Tembok Penahan Tebing (TPT) yang berlokasi di Dusun Rancaguna, pengerjaan TPT ini dengan melibatkan warga desa.

Ketua LPM Desa Girikencana Ahamd kepada PNews mengatakan, atasnama warga ia mengucapkan terimakasih pada Pemdes Girikencana atas terlaksanakanya pembangunan TPT di lingkungannya, dan mudah-mudahan manfaatnya bisa sepenuhnya dinikmati masyarakat. 

“Alhamdulillah, mudah-mudahan pembangunan TPT bisa bermanfaat bagi warga, “ungkapnya. (26/6)

Ahmad menambahkan, pihaknya terus melakukan kerjasama baik dengan pemdes atau pun lembaga lainnya yang ada di desa, dan pembangunan TPT ini juga meruaka hasil Musyarawarah Desa (Musdes) yang dilaksanakan pemdes, LPM dan BPD.

Sementara saat ditemui di ruang kerjanya Kepala Desa Girikencana Robai menyampaikan memalui anggran dari bantuan provinsi (Banprov) TPT yang ada di Dusun Rancaguna bisa direalisasika tahun ini. yang pengerjakan dilaksanakan secara swakolola.

“Mudah-mudahan dengan kerjasama yang baik antara Pemdes, LPM, BPD dan warga akan terlaksana target pebangunan di Desa Girikencana yang maksimal,”ucapnya. (ANWARWALUYO)


BUPATI CAMIS HADIRI ACARA PISAH SAMBUT KETUA PN CIAMIS

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS –Saat menghadiri acara pengantar alih tugas Ketua Pengadilan Negeri (PN) Ciamis Akbar Isnanto beserta pejabat dan staf PN lainnya, bertempat di Kantor PN Ciamis, Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menyampaikan ucapan terimakasihnya atas kebersamaan dan sinergitas yang telah dibangun dengan pemkab saat menjabat Ketua PN Ciamis 1B.

Herdiat mengatakan, alih tugas ke tingkat yang lebih tinggi di PN Bandung kelas 1A khusus merupakan satu membahagiakan begitu juga dengan alih tugas yang akan dijalani Akbar Isnanto yang selama bertugas di PN 1B Ciamis telah membangun kerjasama dengan baik dan penuh keharmonisan.

“Atas nama seluruh masyarakat Tatar Galuhkami sangat berterima kasih atas dedikasi dan pengabdian para pejabat di lingkup PN Ciamis baik yang beralih tugas maupun yang purnabakti, “ucap Herdiat (25/6)

Kata Herdiat, ia hanya bisa mendoakan mudah-mudahan di tempat yang baru bisa lebih cemerlang dan lebih sukses serta selalu mendapat bimbingan dan petunjuk dari Allah SWT.

Herdiat juga mengucapkan selamat datang kepada pejabat baru yang akan bertugas di PN Ciamis semoga bisa lebih meningkatkan kebersamaan, sinergitas dan kerjasama dalam pengabdian pada masyarakat Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran.

Sementara dalam sambutannya Akbar Isnanto pun menyampaikan terimakasih atas dukungan dan kerjasamanya selama ia menjabat di PN Kabupaten Ciamis.

“Terimakasih banyak Bapak dan Ibu semuanya, terusterang selama bertugas di Ciamis saya sangat kerasan tentunya ini berkat dukungan dan support dari semuanya, ” imbuhnya.

Akbar menambahkan, bertugasnya di PN Kabupaten Ciamis termasuk paling lama dibandingkan dengan tempat tugas sebelumnya. 

Menurutnya Ciamis merupakan kabupaten yang tentram dan nyaman, sehingga membuatnya ingin menjabat beberapa tahun lagi. Namun karena ini perintah tugas dan harus dilaksanakan dengan tanggung jawab, berta hati harus meninggalkan Ciamis ke tempat tugas yang baru di PN Kelas 1A Bandung.

“Saya rekn-rekan mohon maaf bila selama menjabat ada kekurangan dan kekhilafan,”ungkapnya. 

Selain Ketua PN Ciamis, dalam acara pisah sambut ini ada beberapa pejabat dan staf di PN Ciamis yang dialih tugas dan purnabakti, diantaranya pejabat yang dialih tugaskan Hakim PN Ciamis, Tri Wahyudi, menjadi Wakil Ketua Pengadilan Negeri Saumlaki Provinsi Maluku,  Panitera PN Ciamis Jamson Siringo Ringo menjadi Panitera pengganti Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Panitera Muda Perdata PN Ciamis , Cecep Wahyu Nuryana menjadi Panitera Pengganti PN Bandung Kelas 1A Khusus, Staf PN Ciamis, Charina Putri menjadi Staf PN/PHI/Tipikor Bengkulu Kelas 1A Khusus dan Jurusita PN Ciamis dan  Hasan yang telah purna bakti. (ANWARWALUYO)


HARI INI BUPATI PANGANDARAN RESMIKAN KANTOR BARU BAPPEDA DI PUSAT PERKANTORAN KOTA BARU CINTAKARYA

PANGANDARANNEWS.COM – Hari ini Bupati Kabupaten Pangandaran H Jeje Wiradinata dengan ditandai gunting pita secara resmi mebuka Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) di komplek Perkantoran Kota Baru di Desa Cintakarya Kecamatan Parigi.(25/6)

Pada peresmian gedung 2 lantai  yang dibangun pada tahun 2020 ini turut hadir dalam acaratersebut, Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan, Sekda Drs. H. Kusdiana, M.M, Ketua Komisi IV DPRD Kab. Pangandaran Wowo Kustiwa, Kepala Bappeda H. M. Agus Satriadi, S.Pt., M.P, Para Kepala SKPD, Para Camat, Danramil Parigi, Kapolsek Parigi dan Kepala Desa Cintakarya.

Dalam sambutannya bupati menyampaikan, mulai hari ini gedung ini akan menjadi kantor pusat seluruh kegiatan perencanaan pembangunan dan seterusnya.

“Dan mulai tahun depan Gedung Setda juga sudah pindah kesini, dan tentu saya, Pak Wabup, Pak Sekda, Asisten dan para Kabag mulai ngantor disini, dan akan terus menusul kantor-kantor lainnya secara  berkesinambungan, ”kata Bupati.

Gedung kantor Bappeda ini kata buati merupakan tonggak pembangunan kota baru di Kabupaten Pangandaran, karena selain kota baru di dalamnya juga ada pusat perkantoran pemrintah Kabupaten Pangandaran.

“Saya dengan Pak Wakil punya waktu 3 tahun, 2022, 2023, dan tahun 2024 dan kita akan ngebut agar perkantoran ini paling tidak 90 persen sudah selesai, ”tegasnya.

Selain membangun kota baru dan pusat perkantoran pemerintah, Pemkab Pangandaran pun akan membangun akses menuju kota baru ini, diantaranya jalan dari arah Cintaratu dan dari arah Dusun kemplung Desa Karangbenda.

Bupati juga berharap masyarakat sekitar bisa enanggapi dengan bijak pada perubahan yang terjadi di sekitar desa Cintaratu dan Cintakarya ini, karena nantinya tentu banyak yang ingin berinvestasi, dan tentu pemerintah pun mengharapkan agar hal ini disesuaikan dengan tata ruang yang diperuntukan untuk daerah ini. 

“Jadi apabila ada investastor dan lainnya, terkait perizinan dan hal lainnya harus diselaraskan dengan tataruang dan itu harus sepengetahuan pejabat berwenang,”tegasnya. (PNews)



SK FORMASI CPNS BELUM TURUN JADWAL PENGUMUNAN PENDAFTARAN KABUPATEN PANGANDARAN PUN BELUM ADA KEPASTIAN

Kepala BKSPDM Pangandaran H Dani Hamdani
PANGANDARANNEWS.COM – Surat Keputusan (SK) terkait formasi CPNS dan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (P3K) bagi Pangandaran hingga saat belum juga turun.

Seperti disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSPDM) Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani, dan untuk jadwal pengumunan pendaftaran juga belum ada kepastian.

Jika SK tersebut sudah turun dari BKN, maka, kataDani BKPSDM pun langsung akan mengkorekai kembali dan setelah itu baru diumumkan ke publik.

"Kalau dari Menpan RB sudah diinputkan ke BKN, tapi ke daerah belum juga turun," jelasnya, saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(25/6)

Dani menambahkan, pemunguman pendaftaran CPNS dan P3K ini akan dilakukan secara serentak, karena sudah satu paket.

Seperti diketahui sSebelumnya, Kabupaten Pangandaran dalam penerimaan CPNS dan P3K ini mendapat kuota formasi sebanyak 1.217, dengan rincian dari 601 tenaga pendidik P3K, 474 tenaga kesehatan dan 137 tenaga teknis. Tapi menurut Dani angka tersebut bisa saja ada perubahan bertampab atau malah berkurang.  

“Tapi sampai saat ini SK-nya belum turun, dan saya sangat menyayangkan jika ada yang berkurang walau pun satu formasi saja, “ungkapnya.

Dani juga mengatakan, untuk mendapatkan kuota formasi CPNS ini sangat sulit, sehimgga cukup disayangkan jika nantinya da formasi berkurang, dan memang karena kebutuhan pegawai di Pemkab Pangandaran juga cukup tinggi.(PNews)


EKONOMI PASCA PANDEMI COVID-19 JADI BAHASAN DIALOG PUBLIK DPRD DAN BEM STITNU AL-FARABI PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa waktu lalu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU) Al-Farabi datang ke gedung DPRD Kabupaten Pangandaran untuk menggelar dialog publik, dengan mengusung tema “Ekonomi Pangandaran Pasca Pandemi Covid-19”.

Dalam dialog yang dilaksanakan di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Pangandaran hadir sejumlah tokoh dan pejabat, seperti Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin, Ketua HIPMIKINDO Rina Herlina, Ketua Komisi ll DPRD Endang Ahmad Hidayat dan Kepala Dinas Perdagangan UMKM Tedi Garnida.

Pada sambutannya Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin menyampaikan apresiasinya pada seluruh pengurus BEM STTNU Al-Farabi Pangandaran yang masih memiliki kepedulian terhadap perekonomian di Kabupaten Pangandaran.

“Dan mudah-mudahan saja perekonomian masyarakat Pangandaran dimasa pandemi ini masih bisa  tetap berjalan dengan baik sehingga akan tercipta pembangunan dan kesejahtraan masyarakat,” ungkap Asep.(24/6)

Dan peran DPRD yang mempunya salah satu fungsi pengawasan menurut Asep, tentu harus aktif dalam mengawal kebijakan pemerintah sehingga proses pembangunan di daerah pun bisa berjalan maksimal.

Dalam usaha pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19 ini DPRD juga  bersinergi dengan Pemda berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi serta untuk membangkitkan sektor-sektor yang dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya melalui pemanfaatan sektor ekonomi kelautan dan perikanan, karena peta jalan pembangunan menuju masyarakat yang maju, adil, makmur dan berdaulat juga diharapkan dapat tercapai melalui pemanfaatan potensi ini. Dan potensi ini meliputi perikanan tangkap, perikanan budidaya, industri pengolahan hasil perikanan tambak dan industri garam, industri bioteknologi perairan dan pariwisata bahari.

“Dan untuk membangun perekonomian yang stabil, saat ini kuncinya kita harus tetap sehat salahsatunya dengan selalu memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan”, paparnya.

Disoal kondisi APBD Kabupaten Pangandaran, Asep mengatakan saat ini mengalami pergeseran dan pengurangan yang sangat signifikan, karena ada refocusing sekitar Rp8 miliar.

“Di tahun 2021 ini saja biaya penunjang untuk kegiatan kegiatan DPRD mengalami pengurangan anggaran sekitar Rp 5 miliar,”terangnya. (PNews)




 


SELAIN MENIMBULKAN BAU TAK SEDAP TUMPUKAN SAMPAH DI JLN HZ MUSTOFA TASIK, KURANGI KEINDAHAN KOTA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Banyak tumpukan sampah si pinggir jalan HZ Mustofa sangat disesalkan sejumlah warga, pasalnya jalan tersebut merupakan kawasan jantung pusat perekonimian masyarakat Kota Tasikalaya. 

Menurut salah seorang warga yang memposting poto tumpukan sampah pada di media sosial (medsos), Surip Salaha, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kot Tasik pun terkesan tutup mata karena tumpukan sampah tersebut seolah dibiarkan berserakan menghiasi tepi jalan.

“Dulu Kota Tasik dikenal sebagai kota resik karena kebersihannya, tapi sekarang seperti ini, “ungkapnya.(25/6)

Biasanya ada mobil yang mengakutnya, tapi entah kenapa kata Surip  Kata sudah dua hari ini sampah tersebut masih dibiarkan menumpuk.

Kata Surip, selain menimbulkan bau tak sedap tumpukan sampah tersebut jelas jadi mengurangi kebersihan serta kenyamanan kota, telebih saat melintas di lokasi tersebut.

Tapi sayang saat PNews mencoba untuk konfirmasi masalah ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasik sedang tidak ada di tempat, atau mungking sedang WFH (work from home) *ANWARWALUYO*












PLT WALIKOTA TASIK DAN ISTRI TERPAPAR COVID-19

KEPALA BPBD: “PENINGKATAN JUMLAH PASIEN COVID-19 DI KOTA TASIKMALAYA INI SUDAH MASUK TAHAP SERIUS

Sekda Pemkot Tasikmalaya H. Ivan Dicksan Hasannudin
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Plt Walikota Tasikmalaya, H Muhammad Yusup dan Istri, saat ini terkonfirmasi positif Covid-19, hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala BPBD Kota Tasikmalaya H. Ivan Dicksan Hasannudin pada hari kamis kemarin. (24/6) 

Plt Walikota Tasikmalaya terpapar virus pandemi ini diduga karena aktifitasnya yang cukup tinggi setiap harinya, baik saat tugas di internal pemerintahan atau pun pada banyaknya interaksinya dengan masyarakat.

Berdasarkan informasi, Plt Walo Kota Tasik ini tidak mengalami gejala serius, tetapi pihak medis mengharuskannya melakukan isolasi mandiri.

Menurut Sekda Pemkot Tasikmalaya H. Ivan Dicksan Hasannudin, sehubungan dengan meningkatnya jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Tasikmalaya, terhitung mulai tanggal 23 Juni 2021 pada data yang tercatat di Satuan Gugus Tugas COVID-19 Kota Tasikmalaya jumlah pasien terkonfirmasi positif sebanyak 7.897 orang dengan kasus aktif sebanyak 731 orang dan jumlah pasien sembuh sebanyak 6.977 orang serta jumlah kematian sebanyak 189 orang.

“Peningkatan jumlah pasien COVID-19 di Kota Tasikmalaya ini sudah masuk tahap serius sehingga  harus menjadi perhatian kita bersama, ”kata Ivan.

Sementara khusus di lingkungan perkantoran baik kantor pemerintah, BUMN, BUMD maupun swasta, Ivan mengatakan, tempat-tempat tersebut menjadi salah satu lokasi penyebaran virus corona bahkan saat ini sudah merambah ke klaster keluarga.

Dan untuk menekan penyebaran COVID-19 khususnya di Lingkungan perkantoran, kata Ivan, Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tasikmalaya terhitung tanggal 24 Juni 2021 hingga tanggal 2 Juli 2021, sudah mengambil kantor setda tidak menerima pelayanan tamu/fisik baik dari lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  maupun masyarakat umum. Dan untuk pelayanan administrasi atau surat menyurat yang bersifat mendesak dapat dilakukan pada loket layanan TU Bagian Umum di sebelah timur gedung Setda dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, serta pemberlakuan Work From Home  (WFH) sebanyak 75 persen bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Sekretariat Daerah.

Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat dan perangkat daerah maupun perkantoran yang berada di wilayah Kota Tasikmalaya untuk bersama-sama mematuhi himbauan pemerintah sesuai dengan Surat Edaran Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 360/SE.1509-BPBD/2021 Tentang Perpanjangan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam penanganan Corona Virus Disease 2019 di Kota Tasikmalaya.

Peningkatan jumlah pasien Covid-19 di Kota Tasikmalaya yang kian bertambah, Ivan menyebut  sudah seharusnya ini menjadi perhatian serius bagi seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya, dengan senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada setiap aktivitasnya seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas, sehingga dengan dengan kedisiplinan bersama semua dapat terlindungi dari penyebaran virus corona.

Ia juga meminta agar masyarakat berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19masyarakat serta menahan diri dan diam di rumah saja jika tidak ada kepentingan yang mendesak dan juga kepada seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya agar yang sedang pemerintah Kota Tasikmalaya laksanakan.

“Hal ini semua merupakan salah satu bentuk ikhtiar kita agar pandemi Covid-19 ini segera berlalu”,

Di akhir pembicaraannya Ivan juga mohon doa kepada masyarakat agar Pak Plt Walikota dan masyarakat Kota Tasikmalaya yang terkonfirmasi positif COVID-19 dapat segera pulih dan bisa melaksanakan aktifitas sebagaimana biasanya. (ANWARWALUYO)

 

BUTUH ANGGARAN RP 120 MILYAR PEMBANGUNAN PUSAT PERKANTORAN PEMKAB PANGANDARAN TERUS DIPACU

PANGANDARANNEWS.COM  - Pembangunan kawasan perkatoran Pemkab Pangandaran di Desa Cintakarya Kecamatan Parigi saat ini  terus digenjot, tiga proyek pembangunan gedung Sekretariat seperti Kantor Daerah (Setda) Kantor Bappeda dan Alun-alun yang pembangunanya baru selesai pun langsung dipergunakan.

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata saat meresmikan kantor Bappeda, ketiga pembangunan tersebut dibangun tahu ini.

Tidak hanya kantor pemintah saja menurut Jeje namun rencana membangun kota baru di kawasan Desa Cintakarya sudah disusun dan secara bertahap akan direalisasikan.

"Sebenarnya yang kita banguan adalah kota baru seperti penataan infrastruktur publik, akses jalan menuju pusat pemerintahan dengan lebar 20 meter, yang sekaligus didalamnya ada pusat pemerintahan, "terang eje.(25/6)

Target dari rencana seluruh pembangunan ini diharapkan bisa selesai apada masa jabatannya sebagai Bupati Pangandaran hinggatahun 2024, yang hanya menyisakan waktu sekitar tiga tahun, 2022, 2023 sampai 2024. 

Total anggaran untuk mewujudkan rencana kota ini, imbuh Jeje memperkirakan sekitar Rp 120 miliar. Walau diakuinya kondisi keuangan daerah saat ini kurang sehat shibgga dilakukan penyesuaian.

"Anggaran Rp 120 miliar tersebut untuk pembangunan pusat perkantorannya saja, belum lagi untuk pembangunan sarana prasarana pendukungnya," imbuhnya.

Tentunya diharapkan dengan pembangunan kota baru bisa memberi dampak positif bagi masyarakat, salah satunya meningkatnya harga jual tanah. Tiga tahun lalu sebelum ada pemabngunan di Desa Cintakarya harga tanah disini sekitar Rp 1 juta per bata, setelah adapembangunan kotabarukini meningkat signifikan menjadi Rp 15 juta per bata.

“Saya sangat berharap masyarakat setempat bisa ikut menikmati dampak positif ini, “ujarnya.

Sementara Kepala Desa Cintakarya Wawang Darmawan mengaku senang dengan adanya pembangunan kota baru di desanya, serta berharap khususnya warga Desa Cintakarya bisa ikut menikmati pembangunan ini dan tidak hanya jadi penonton saja pada pembangunan ini tapi bisa ikut berpran serta meninmati manfaat dampak  dari pembangunan in.

Wawang mengatakan, sebelum ada pembangunan pusat perkantorn kawasan di Dusun Karangkamulyan adalah hutan pangangonan (tempat mengambala).

“Saya berharap nama Karangkamulyan tidak dihilangkan bahkan kalau bisa dijadikan nama kota baru, , karena nama Karangkamulyan ini titipan karuhun, sepuh kami di sini, “ungkapnya.

Masih di tempat yang sama, Ketua Komisi IV DPRD Pangandaran Wowo Kustiwa menambahkan perencanaan pembangunan kawasan ini harus terintegrasi dari sekarang, artinya pembangunan taman, instalasi kabel-kabel dan air itu harus dimulai dari sekarang, jangan sampai nanti setelah pembangunan selesai lalu dibongkar lagi untuk keperluan tersebut. 

“Pemsangan instalasi kabel harus ditanam di  bawah tanah, jadi di kota baru nanti jangan ada kabel semrawut di atas tiang,"tegas Wowo.

Disoal kondisi keuangan Pemda saat ini, Wowo mengatakan hal ini sebenarnya  bisa disiasati dengan dilakukan penyesuaian terkait keuangan daerah, karena masalah anggaran ini tentu bisa menyesuaikan dan disesuaikan yang penting pembangunan ini diprioritaskan walau pun dilakukan secara bertahap.

“Ini tak masalah yang penting pembangunan bisa berjalan, dan saya kira Pemkab Pangandaran juga bisa mengakses bantuan anggaran dari Pemprov atau pemerintah pusat." jelasnya. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN