UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER TANGGAL 15 PEBRUARI 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Sabtu 15 Pebrurai 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total    :  978 org

Sembuh         :  596 org

Aktif :    22 org  isolasi RSU,  341 Isolasi Mandiri)

Meninggal :    19 org

WNI      :  978 org

Laki2    :  415 org

Perem :  563 org

Usia

<5 : 7org

5 - 19  :    38 org

20 - 29 :    68 org

30 - 39 :    75 org

40 - 49 :    70 org

50 - 59 :    45 org

60 - 69 :    28 org

70 - 79 :      7 org

*SUSPEK*

1. Total : 760 org

2. Discardid : 721 org

    - Meninggal :   15 org

3. Aktif :   24 org

4  Laki-Laki : 464 org

5. Perempuan : 296 org

6. WNI : 755 org

7. WNA         :     5 org

8. Usia :

< 5 th :   23 org

6-19    :   78 org

20-29 : 242 org

30-39 : 101 org

40-49 :   90 org

50-59 :   89 org

60-69 :    59 org

70-79 :    25 org

>80    :      4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 7

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 3

*KONTAK ERAT*

TOTAL :  1957 org

Discarded :  1842 org

Aktif :    115 org

*HASIL LAB. SWAB*

Positif    :    978 org

Negatif          :8.819 org

Menunggu hasil :    115 org

Jumlah          : 9.912 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif            :         70 org

Invalid            :           0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total      : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 15 Pebruari 2021 :


















MILENIAL PANGANDARAN GELAR AKSI GALANG DANA UNTU KORBAN BANJIR INDRAMAYU

PANGANDARANNEWS.COM - berawal dari keprihatinan melihat dampak yang terjadi akibat bencana banjir bandang di wilayah Kabupaten Indramayu serta dampak yang ditimbulkan akibat bencana tersebut, dimana ribuan warga betul-betul membutuhkan uluran tangan, sejumlah pemuda yang tergabung dalam milenial Pangandaran (Kader Aswaja PERGUNU, IPNU, IPPNU, BEM STIT NU Al Farabi dan PMII Pangandaran), pada hari miggugu lalu menggelar aksi galang dana untuk korban banjir bandang di Kabupaten indramayu.(13/02).

Menurut kordinator aksi di lapnagan, Tian Kadarisman, kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari,  sabtu dan minggu ini di pusatkan di tiga titik, di bunderan patung marlin Pangandaran, depan Pasar Parigi dan di bunderan cijulang.

Selaian murni panggilan rasa kemanusiaan untuk membantu korban bencana alam, kata Tian, aksi ini juga untuk menumbuhkan rasa kemanusiaan serta bentuk kepedulian sesama umat manusia sebagai makhluk sosial.

“Dalam aksi ini kami juga tetap dalam protokol kesehatan, “ungkap Tian.

Dikatalan Tian, aksi yang dilaksanakan bersama rekan-rekannya ini bertujuan untuk membantu meringankan beban korban terdampak bencana, karena tentu saat ini mereka sangat membutuhkan kebutuhan pokok untuk bertahan hidup pasca terkena musibah bencana banjir.

Dari aksi yang tersebut, terang Tian, ia bersama rekan-rekannya berhsil mengumpulkan uang sebesar Rp.2,742 juta dan satu dus yang berisi baju.

“Atas nama semua kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh donatur yang telah memberikan bantuannya, dan secepatnya akan kami salurkan kepada warga terdampak banjir di Indramayu. “ungkapnya lagi.

Hal senada dikatakan Ketua PMII Pangandaran Yusup Sidik, sebagai sesama bangsa dan sesama manusia harus berempati pada terdampak bencana karena tentunya para korban ini sudah menderita kehilangan mulai dari pakaian, bahan makanan, rumah dan yang lainnya.

Kegiatan aksi solidaritas ini juga, imbuh Yusuf, merupakan bagian dari pengamalan nilai dasar pergerakan yang ada di PMII, Hablum Minannas (hubungan dengan sesama manusia).

“Dan tentunya kegiatan ini juga dalam rangka meningkatkan rasa sosial dan solidaritas kita sebagai sesama manusia, “jelasnya.

Sementara Ketua PC IPNU Pangandaran Maftuh Abdurrohman, menambahkan, sudah sehausnya seluruh umat bangkit dan bergerak untuk menolong sebagai upaya mengejawantahkan nilai – nilai keislaman dan kemanusiaan apalagi di masa pandemi ini bisa menjadi bahan evaluasi diri dan menjadi pelajaran agar tetap melakukan kebaikan.

“Mudah-mudahan masyarakat yang terkena banjir di Kabupaten Indrmayu diberikan ketabahan dan semoga kita semua di jauhkan dari segala bencana, “ucapnya. (AGE)




DISKUSI PERDANA MASIKA ICMI PANGANDARAN BAHAS EVALUASI PILKADA SERENTAK TAHUN 2020

PANGANDARANNEWS.COM - Majelis Sinergi Kalam Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (MASIKA ICMI) Kabupaten Pangandaran menggelar diskusi publik bertajuk Evaluasi Pilkada Serentak di tengah Pandemi Covid-19 yang dihadiri Ketua DPRD, KPU dan Ketua Bawaslu Pangandaran, bertempat di Kedai Innovatif Parigi. (12/2)

Kegiatan dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan Covid-19, menurut Ketua Masika ICMI Pangandaram, Ani Ramayanti, dengan tema "Pangandaran Pasca Pilkada" diskusi ini digelar dimaksudkan dalam rangka evaluasi Pilkada oleh masyarakat, Mengingat tahapan pilkada Kabupaten Pangandaran akan segera selesai.

“Dan ini merupakan  kegiatan perdana Masika ICMI Pangandaran, “terang Ani.

Terkait tajuk yang dibahas diskusi saat ini, Ani mengatakan, pilkada merupakan salahsatu konsen Masika ICMI terhadap dinamika sosial politik yang saat ini terjadi di Kabupaten Pangandaran.

Sementara salah satu narasumber, Ketua KPU Pangandaran, Muhtadn menyampaikan, penyelenggaraan pilkada sudah berjalan sukses dan tentu evaluasi pilkada harus dilakukan untuk  catatan dan referensi pelaksanaan Pilkada yang akan datang, terlebih penyelenggaraan pilkada tahun 2020 ini dilaksanakan diera pandemi covid 19.

Diskusi tentang pilkada, kata Muhtadin, tentu sangat penting dalam rangka mengevaluasi dan memberikan catatan-catatan bagi jalannya  perhelatan sebuah pesta demokrasi di daerah.

“Juga yang tak kalah pentingnya keterlibtan masyarakat langsung dalam mengawal proses berjalannya pemerintahan, itu merupakan sebuah keniscayaan, “ujar Muhtadin.

Hal senada dikatakan Ketua Bawaslu Pangandaran Iwan Yudiawan, yang menjelaskan peran bawaslu dalam pemerintah dan dalam pelaksanaan pilkada Pangandaran 2020 yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. (PNews)


UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER TANGGAL 13 PEBRUARI 2021


PANGANDARANNEWS.COM
Up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Sabtu 13 Pebrurai 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total    :   901 org

Sembuh         :   545 org

Aktif :     21 org  isolasi RSU,  316 Isolasi Mandiri)

Meninggal :     19 org

WNI      :   901 org

Laki2    :   370 org

Perem :   531 org

Usia

<5 : 7org

5 - 19  :    38 org

20 - 29 :    68 org

30 - 39 :    75 org

40 - 49 :    70 org

50 - 59 :    45 org

60 - 69 :    28 org

70 - 79 :      7 org

*SUSPEK*

1. Total :  759 org

2. Discardid :  721 org

    - Meninggal :    15 org

3. Aktif :    23 org

4  Laki-Laki :  463 org

5. Perempuan :  296 org

6. WNI :  754 org

7. WNA         :      5 org

8. Usia :

< 5 th :    23 org

6-19    :    78 org

20-29 :  242 org

30-39 :  101 org

40-49 :    90 org

50-59 :    89 org

60-69 :    59 org

70-79 :    25 org

>80    :      4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 7

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 3

*KONTAK ERAT*

TOTAL :  1.942 org

Discarded :  1.842 org

Aktif :      100 org

*HASIL LAB. SWAB*

Positif    :       901 org

Negatif          :    8.804 org

Menunggu hasil :       100 org

Jumlah          :    9.805 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif            :        70 org

Invalid            :          0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total      : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 13 Pebruari 2021 :

















AHMAD SEPTIANA, ANAK PENDERITA BOCOR JANTUNG BERHARAP BANTUAN PEMERINTAH

PANGANDARANNEWS.COM – Seorang bocah berusia 9 tahun, Ahmad Septiana, warga RT 16 RW 05 Dusun Cidahon Desa Kertamukti Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, menderita bocor jantung sejak lahir saat ini sehingga dibadannya selalu terpasang alat PPN permanen untuk membantu kesehatannya.

“Setaip 5 bulan sekali alat ini harus diganti dengan biaya Rp 7,7 juta yang dibayardari BPJS mandiri, “terang Masinem, ibu sang anak.(11/2)

Masinem menuturkan, sejak umur 1 bulan anaknya harus menjalani perawatan karena hasil pemeriksaan medis ada kebocoran pada organ jantungnya sehingga ia pun harus harus ikhlas menerima takdir ini.

Masinem menjelaskan, saat anaknya berusia 5 bulan ia menolak ketika ditawari oleh salah seorang dokter di RSHS Bandung untuk operasi jantung di Rumahsakit Jantung Harapan Kita di Jakarta, karena pengobatan anaknya tersebut diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp 300 juta.

Namun walau suaminya hanya seorang penderes (pengrajin gula kelapa), menurut Masinem, ia akan tetap berjuang untuk kesembuhan anaknya.

Masinem menuturkan saat ini usia anaknya sudah menginjak 9 tahun namun sayang tidak banyak perubahan kondisi kesehatan anaknya, karena hingga sekarang  alat bantu detak irama jantung masih terus terpasang di tubuh Ahmad Septiana.

"Saya berharap kepada Bapak Bupati Pangandaran, Pa Jeje Wiradinata atau pemerintah Kabupaten Pangandaran bisa meringankan biaya pengobatan anak saya,  " ungkapnya.  (AGE)




AKIBAT PANDEMI COVID PEDAGANG PISANG DI PASAR PARIGI ALAMI PENURUNAN HASIL PENJUALAN

PANGANDARANNEWS.COM – Pandemi covid19 begitu berdampak bagi para pedagang di pasar tradisional Parigi Kabupaten Pangandaran, penurunan omset penjualan pun tentunya sangat dirasakan para pedagang. Namun walau keadaannya ini terus berjalan, tidak sedikit yang masih bisa  tetap bertahan dari kterperukan ini. Seperti dialami salah seorang pedagang pisang asal Cijulang,  Siti Laelani (48),  yang sudah puluhan tahun bersagang di pasar Parigi dibantu suaminya.

Laelani menuturkan, di masa pandemi corona seperti sekarang ini penghasilannya terus menurun jika dibandingkan pada saat sebelum wabah corona dengan omzet penjualan mampu mencapai Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta.

“Sekarang sehari paling tinggi dapat Rp 200 ribu, “terangnya.(8/2)

Salahsatu alasan turun hasil penjualannya mungkin karena para pedagang goreng pisang molen yang biasa berbelanja padanya kini banyak yang libur dan tidak berjualannya beberapa pedagang pisang goreng yang biasa berjualan di sekolah-sekolah.

Ia berharap, mudah-mudahan pandemi covid19 cepat berakhir sehingga usahanya pun bisa bangkit kembali seperti semula.

"Semoga Alloh cepat mengangkat musibah ini agar warga seperti kami bisa usaha kembali untuk menghidupi keluarga, “ungkapnya. (AGE)




WARGA DESA SINDANGSARI KELUHKAN KELANGKAAN GAS 3 KG BERSUBSIDI

PANGANDARANNEWS.COM – Sejumlah warga di Dusun Mekarjaya Desa Sindangsari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas elpiji tiga kilo gram, jika ada pun harnya relatif mahal mencapai kisaran Rp 30 per tabung.

Seperti dikatakan Elan (45), di saat pandemi dengan apa-apa susah ia juga sekarang harus disulitkan karena langkanya gas elpiji yang konon bersubsidi.

“Kalau ada, harganya bisa mencapai sekitar Rp 30 ribuan, jelas orang seperti saya dengan penghasilan rendah merasa terbebani, “ungkapnya.(9/2)

Jika harga tersebut terus bertahan, menurutnya, tentu ini akan sangat berdampak bagi dirinya juga warga lain yang sama-sama berpenghasilan rendah.

Elan juga berharap agar Pemkab Pangandaran bisa mengontrol harga gas elpiji bersubsidi 3 kg khususnya di Kecamatan Cimerak

"Saya merasa keberatan dan terbebani dengan harga gas elpiji tersebut, “imbuhnya

Sementara saat PNews mendatangi salah satu penjual eceran gas elpiji 3 kg bersubsidi, menurut pemilik warung ia membeli gas dari dari mobil pemasok gas elpiji 3 kg dengan harga Rp26 ribu.

"Jadi mungkin wajar bila saya menjual dengan harga Rp 29 - 30 ribu, karena saya juga harus punya untung, " jelasnya. (AGE)


UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER TANGGAL 09 PEBRUARI 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Ini up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Selasa tanggal 09 Pebruari 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total    : 852 org

Sembuh         : 506 org

Aktif :   20 org  isolasi RSU,  307 Isolasi Mandiri)

Meninggal :   19 org

WNI      : 852 org

Laki2    : 346 org

Perem : 506 org

Usia

<5 : 7org

5 - 19  :   38 org

20 - 29 :   68 org

30 - 39 :   75 org

40 - 49 :   70 org

50 - 59 :   45 org

60 - 69 :   28 org

70 - 79 :     7 org

*SUSPEK*

1. Total : 755 org

2. Discardid : 721 org

    - Meninggal :   15 org

3. Aktif :  19 org

4  Laki-Laki : 462 org

5. Perempuan : 293 org

6. WNI : 750 org

7. WNA         :      5 org

8. Usia :

< 5 th :   23 org

6-19    :   78 org

20-29 : 242 org

30-39 : 101 org

40-49 :   90 org

50-59 :   89 org

60-69 :   59 org

70-79 :   25 org

>80    :     4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 7

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 3

*KONTAK ERAT*

TOTAL : 190.7 org

Discarded : 1.836 org

Aktif :       71 org

.*HASIL LAB. SWAB*

Positif    :       852 org

Negatif          :   8.450 org

Menunggu hasil :         71 org

Jumlah          :   9.373 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif            :         70 org

Invalid            :           0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total      : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 09 Pebruari 2021:
















DISAKSIKAN TOKOH MASYARAKAT, PEMDES SINDANGMUKTI LAKSANAKAN SERTIJAB KADES

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS - Bertempat di aula, Pemerintahan Desa Sindangmukti Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis, hari kemarin (8/2) menggelar acara serah terima jabatan (sertijab) kepala desa dari Pjs Ujang Tholib kepada Kades terpilih, Nana Ganda Permana, yang turut dihadiri Sekmat Panumbangan, Kapolsek, Danramil, BPD, LPM, Panitia Pilkades, MUI, RT/RW, PKK dan tokoh masyarakat.

Pjs Kades Sindangnukti Ujang Tholib dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada pelaksana pilkades, BPD dan pihak lainnya atas terlaksananya Pilkades Sindangmukti yang sudah berjalan aman, damai dan tetap dalam protokol kesehatan karena pilkades tahun 2020 lalu dilaksanakan saat Pandemi Covid-19. 

“Dan Alhamdulillah selama saya telah bisa menjalankan pemerintah Desa Sindangmukti, sehingga kepada kepala desa yang baru saya berharap akan bisa melanjutkan program kerja karena ada beberapa hal dan  program pembangunan yang belum terealisasi dikarenakan Pandemi Covid-19, “ujarnya.

Dalam sambutan pertamanya, Kepala Desa Sindangmukti yang baru, Nana Ganda Permana, mengatakan, dalam menjalankan amanat dan tugasnya ia berharap agar seluruh warga bisa ikut berperan aktif untuk mendukung kemajuan warga Desa Sindangmukti.

Ia pun mengingatkan dimasa Pandemi Covid-19 saat ini agar masyarakat tetap mengikuti Imbauan pemerintah, dengan tetap menerapkan 3 M, mencucci tangan pakai sabun, memaki masker dan menjaga jarak.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Pj kades dan seluruh warga yang sudah ikut mensukseskan pilkades Sindngmukti, “ucapnya.

Sementara Camat Panumbangan yang diwakili Sekmat mengatakan, perjuangan Pilkades di masa  Covid-19 tentunya ada sedikit hambatan, namun hal tersebut tetap bisa berjalan dengan aman, damai dan mampun  menghasilkan kepala desa terpilih.

Lepada kades yang baru, Ia pun menitipkan agar tidak bosan-bosannya mengedukasi warga terkait protokol kesehatan dan bisa merangkul seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan pembangunan di Desa Sindangmukti lebih maju dan berprestasi.

“Tentunya kesemuanya ini dengan ridho Allah Subhanawatala, “ungkapnya. (OD-HADE)

 

PERAN PERS, SAMPAIKAN INFORMASI YANG BENAR, BERIMBANG DAN BUKAN HOAKS

Kabag Humas Kab.Pangandaran, Agus s.
PANGANDARANNEWS.COM - Dengan motto, "Menjalin Harmonisasi dan Mempererat Sinergitas Pemkab dengan Media sebagai Wahana Komunikasi Massa", tentu momentum Hari Pers Nsional tahun 2021 ini menjadi momen untuk terus membangun kebersamaan antara insan pers dan Pemkab Pangandaran.

Seperti disampaikan Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Pangandaran, Agus Supriatna, selama ini ia melihat posisi media sudah pada tempatnya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait program-program yang ada di Pemkab Pangandaran.

Walau dalam usia pemerinatahan Kabupaten Pangandaran belum genap 9 tahun, tapi menurut Agus, sinergitas yang terbangun antara media dan pemerinatah sudah jauh lebih baik. 

“Kami tentunya mengucapkan terimaksih pada dedikasi yang sudah dilkukan rekan-rekan awak media, “kata Agus.(9/2)

Agus yang ditemui PNews usai mengikuti acara Hari Pers Nasional di sebuah hotel di kawasan pantai barat juga mengatakan, peran penyampaian informasi dan edukasi pada publik ini memang sangat dibutuhkan salahsatunya melalui media. Sehingga arus informasi pun tidak tersendat karena bisa langsung diterima publik.

Apalagi, imbuh Agus, di saat kondisi pandemi covid-19 tentunya masyarakat membutuhkan informasi yang dapat dipercaya yakni dari pemerintah, sehingga jangan sampai masyarakat terjejali informasi bohong atau hoaks yang tidak tentu sumbernya yang pastinya akan membuat masyarakat tambah bingung.

Dan Agus juga yakin, saat ini ruang publik pun saat ini sudah terpenuhi informasi benar dari pemerintah yang disampaikan media.

“Sekali lagi saya ucapkan terimakasih kepada seluruh insan pers dan tentunya selamat Hari Pers Nasional, “pungkasnya. (Tim PNews)


ISI HARI PERS NASIONAL, SEJUMLAH WARTAWAN PANGANDARAN TANAM MANGROVE DI PANTAI KARANGTIRTA

PANGANDARANNEWS.COM – Seperti dua sisi mata uang dan selallu terjalin sinergitas antara keduanya sehingga antara media dan pemerintah akan saling membutuhkan. Media membutuhkan sumber berita sementara program-program yang ada di pemerintah pun akan cepat tersosialisasikan ke masyarakat melalui peran media. 

Demikian disampaikan Asisten Daerah III Setda Kabupaten Pangandaran, H. Suheryana, saat menghadiri acara Hari Pers Nasional, di salah satu hotel di kawasan pantai barat Pangandaran yang dibuka oleh Sekda Pangandaran, H. Kusdiana.(9/2)

Suheryana mengatakan, kebersamaan serta kerjasama media dengan pemda selama ini sudah terbangun dan terjalin erat, apalagi saat sekarang dalam kondisi pandemi covid-19, beberapa informasi pemerintah harus segera sampai ke publik, salahsatunya melalui peran pemberitaan media.

“Pada momentum ini ijinkan saya mengucapkan, Selamat Hari Pers Nasional, mudah-mudahan insan pers khususnya yang ada di Pangandaran bisa terus berkarya serta tetap mampu menjaga kebersamaan ini, “ucap Suheryana.

Pada acara yang tetap menerapkan protokol kesehatan ini acara pun diwarnai diskusi serta pemaparan beberapa pengalaman sejumlah awak media sehingga terjalin suasana akrab penuh kekeluargaan.

Seperti disampaikan salah seorang wartawan, ikut dalam mesosialisasikan program yang ada di pemerintah kepada publik bukan berarti menghilangkan peran sosial kontrol, karena sejatinya media  pun sangat diperlukan untukmenjadi salahsatu instrumen atau alat kontrol kebijakan pemerintah.

“Tentunya asal dengan data yang terukur dan bisa dipertanggungjawabkan, “ungkapnya.

Usai diskusi dan pemaparan, acara pun dilanjutkan dengan penanaman pohon mangrove di Pantai Karangtirta Desa Sukareik Kecamatan Sidamulih, yang dilakukan bersama awak media dan Pemkab Pangandaran dengan  difasilitasi tim Tagana. 

“Penanaman mangrove yang kita lakukan bersama ini diharapkan menjadi simbol terus terjalinnya sinergitas media dan Pemkab Pangandaran, “ujar Kabag Humah Setda Pangandaran, Agus Supritna. (Tim PNews)


DOA BERSAMA DAN POTONG TUMPENG WARNAI HARI PERS NASIONAL KE 75 DI KOTA BANJAR

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Camis,Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran hari ini dengan cara sederhana namun berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, menggelar acara syukuran peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-75 bertempat di aual rapat Dinas Kominfo Kota Banjar. (9/2)).

Dalam HPN tahun ini yang dihadir Wali Kota Banjar hj Ade Uu Sukaesih ,Wakil Wali Kota Banjar H.Nana Suryana dan Kadis Kominfo Wawan Gunawan, acara pun diawali  dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng yang dilanjutkan dengan acara puncak mendengarkan pidato Presiden Ir.Jokowi dodo di Aula Rapat Dinas Kominfo kota Banjar, secara virtual.

Wakil Wali kota, Nana Suryana, dalam sambutannya mengatakan, perayaan HPN kali ini bersamaan dengan kondisi pandemi corona, saat hampir seluruh masyarakat  dilanda rasa cemas, resah dan galau akibat ketidakpastian kapan pandemi Covid-19 akan mereda.

"Dalam kesempatan ini saya berpesan agar masyarakat tetap disiplin untuk bisa menerapkan upaya 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan menjaga jarak, “ungkapnya.

Kata Nana ada kebiasaan yang tergerus atau terkikis pelan-pelan sejalan dengan perubahan adaptasi perilaku dalam silaturahmi, interaksi, dan komunikasi antara pemerintah dan insan Pers.

“Dan ini harap menjadi maklum, “imbuhnya.

Sementara dalam sambutannya Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih mengatakan, hingaa saat ini dalam laju roda pemerintahan Kota Banjar, pihaknya sangat butuh kritik baik untuk mengontrol atau pun memacu dala menjalankan roda pemerintahan.

“Salahsatunya dari insan Pers, dan tentunya kritik yang untuk kemajuan bersama, “kataAde. (TITO)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN