TIM BARANANG BERBAGI SEDEKAH BERSAMA DHUAFA DI KELURAHAN SETIAWARGI

Pangandarannews.com/tasiknews - Program kegiatan “Berkah” (Berbagi Sedekah) kembali digelar Tim Baranang (Baraya Kang Nanang ) untuk menyalurkan titipan amanah dari para aghnia kepada kaum jompo dan duafa di Kelurahan Setiawargi Kecamatan Tamansari Kota Tasik. (27/1/)

Ketua Tim Baranang Ir. H Nanang Nurjamil MM yang akrab disapa Kang Jamil menyampaikan terimakasihnya kepada para donatur yang telah ikut berpartisipasi ikut mensukseskan program Berkah Lisafa ( Berkah Sedekah Lima Belas Kilogram Satu Keluarga Dhu'afa) ini.

Kata Nanang, pihanya telah menyalurkan bantuan tahap ke- 3 yang dipusatkan di Kelurahan Setiawargi ini mudah-mudahan menjadi amal ibadah bagi yang memberi dan mejadi berkah bagi yang menerimanya.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Karang Taruna MPTK Kel. Setiawargi kemuadian ketua RW.015 juga para sesepuh dan tokoh masyarakat atas bantuan dan kerjasamanya yang luar biasa, "ucapnya. 

Dalam kegiatan tersebut juga, kata Kang Jamil, pihaknya juga meninjau beberapa rumah yang kondisinya memprihatinkan dan membahayakan karna atapnya rumahnya sudah lapuk sehingga dikhwatirkan sewaktu waktu bisa ambruk.

Seperti rumah salah seorang warga, Lili Sadili, menurutnya segera akan diusukan ke Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perwaskim) agar tahu ini mendapat bantunan Rutilahu,  dan rumah Lili ini merupakan rumah ke 5 yang diusulkan ke Pemkot Tasikmalaya.

“Selain itu, kami  juga memohon kepada Dinas PUPR untuk bisa memberikan perhatian sarana jalan akses menuju Kelurahan Setiawargi karna kodisi jalannya sudah rusak parah, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)


JADI RUANG TERBUKA PUBLIK, ALUN-ALUN PAAMPROKAN PANGANDARAN AKAN DIBUKA BULAN PEBRUARI 2021

PANGANDARANNEWS.COM - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil saat melakukan Soft Opening sekaligus peninjauan Alun-alun Paamprokan beberapa hari lalu di Jalan Pamugarankawasan pantai  Pangandaran, menitipkan agar warga bisa memanfaatkan alun-alun ini tentunya denga tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). 

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jabar Dedi Taufik, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jabar Hermansyah, Direktur PT PMB Alif Joko Surajianto, dan Komisaris Utama PT PMB David Hermanjaya.

Kan Emil, demikian ia disapa, mengatakan, ia sendiri tidak bisa memotivasi untuk meramaikan pembukaan ruang terbuka publik ini mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi covid-19.

“Ditargetkan seluruh pembangunan kawasan Alun-alun Paamprokan akan selesai pada Februari tahun ini, “jelasnya. (25/1)

Sesuai namanya, menurut Emil, Paamprokan yang berasal dari bahasa sunda "amprok" (bertemu) ini bisa menjadi tempat bertemu serta menjadikan lokasi ini ruang terbuka publik baru bagi warga Pangandaran dan sekitarnya yang bisa dimanfaatkan menjadi ruang budaya, ekonomi dan interaksi sehingga bisa meningkatkan kebahagiaan masyarakat Pangandaran khususnya.

Namun karena saat ini masih dalam kondisi pandemi COVID-19, Emil mewanti-wanti agar pemanfaatannya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes), seperti memakai masker dan menjaga jarak.

Tahun 2021 ini, ujarnya, merupakan tahun membangun dan penataan dan tahun 2022 nanti merupakan tahun memanen kesabaran. 

“Mudah-mudahan pembangunannya bisa maksimal sesuai yang diharapkan,"ungkapnya.

Pelaksanaan pembangunan ruang terbuka publik ini, lanjutnya, merupakan salah satu wujud kolaborasi Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar dengan dunia usaha, khususnya dalam penyediaan sarana prasarana permukiman. Dan nantinya di lokasi ini akan dbangun plaza utama, paviliun, menara pandang, pedestrian, splash, mushola, playground, parkiran, shelter UKM/PKL, pos jaga, hingga jogging track di Alun-alun Paamprokan. 

“Ruang terbuka publik ini juga diharapkan bisa mendorong pariwisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar, “imbuhnya.

Masih di tempat yang sama, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Jabar Boy Iman Nugraha mengatakan, Alun-alun Paamprokan dibangun di atas lahan seluas 1,8 hektare dari total lahan 3 hektare milik Pemda Provinsi Jabar.

Boy menambahkan, saat ini warga Jabar khususnya di Pangandaran membutuhkan ruang terbuka publik sebagai tempat berinteraksi dan mengekspresikan kehidupan.

“Hingga saat ini progres pembangunannya sendiri mencapai 80-85 persen. "terang Boy,

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran Kusdiana menambahkan, pembangunan Alun-alun Paamprokan yang grand opening nya akan dilaksanakan bulan Februari mendatang tentu akan menjadi kabar baik bagi masyarakat sehingga diharpakan jika warga bahagia dan imun pun untuk melawan penyakit dari dalam tubuh.

"Indeks kebahagiaan meningkat, imun pun bisa lebih baik lagi,"kata Kusdiana.(PNews)


WAH ! BUPATI PANGANDARAN AKAN TUNDA BANTUAN BAGI DESA YANG TIDAK TAAT PROKES

PANGANDARANNEWS.COM  - Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi kepada desa yang tidak mentaati protokol kesehatan (Prokes) pencegahan COVID-19 dengan sanksi bagi desa yang tidak patuh akan menunda tunjangan dan bantuan dari Pemda, mengingat hingga saat ini  Kabupaten Pangandaran masuk pada urutan nomer tiga setelah Kabupaten Tasikmalaya kategori daerah yang tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan di Jawa Barat.

Untuk itu, kata Jeje, pada tanggal 12-13 Januari lalu ia sudah mengumpulkan para Kepala Desa, Babinsa, Babinkamtibmas, Camat, Danramil, dan Kapolsek. 

“Kita buat instruksi terkait protokol kesehatan dalam adaptasi kebiasaan baru, termasuk penggunaan masker," uajrnya, usai memimpin apel gabungan di Pantai Pangandaran, (23/01)

Terkait intruksi ini, lanjutnya, ia pun akan melakukan evaluasi dengan merilis dan mempublikasikan desa mana yang rendah penerapan prokes dan pada instruksinya.

Disoal ada sebaiagn warga yang kurang patuh pada Prokes, menurutnya karena pada beberapa bulan oktober-desember masyarakat terlena dan pada proses politik, pilkada, mungkin saat itu   konsentrasi masyarakat terfokus ke persoalan tersebut. Atau mungkin penyebab lainnya, karena Pangandaran termasuk daerah zona penyebaran rendah.

“Sehingga masyarakat lengah dan penggunaan masker pun dianggap tidak terlalu penting sehingga banyak diabaikan, “ungakp Jeje. (PNews)


TINGKATKAN KESADARAN WARGA TERAPKAN PROKES, MUSPIKA MANGUNJAYA PERLUAS RAZIA MASKER

PANGANDARANNEWS.COM – Untuk meningkatkan kepatuhan warga dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, kepolisian , Koramil, Gugus Tugas dengan dibantu salah satu ormas PP Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran  berencana akan memperluas sasaran razia masker, seperti di depan kantor Desa Sindangjaya, jalan utama menuju ke Mangunjaya.

Seperti disampaikan Camat mangunjaya Edi Kusnadi SP.d MM, hingga tanggal 25 januari 2020 angunjaya termasuk wilayah yang keluarga banyak terpapar copid 19.

“Positip aktif 12 orang, meninggal 2 dan yang sembuh 10 orang, “terang Edi.(26/01)

Edi menambahkan, upaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid ini membutuhkan kesadaran semua pihak, teruama untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti yang dianjurkan pemerintah.

“Mudah mudahan dengan kegiatan ini bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam mencegah penyebaran copid 19, “imbuhnya. (Tn)


UPK KECAMATAN PANCATENGAH BERI BANTUAN KORBAN KEBAKARAN DI DESA BUNIASIH

Pangandarannews.com/tasiknews - Berangkat dari rasa kemanusiaan dan ingin menolong kepada sesama, Unit Pengelola Kerja (UPK) Kecamatan Pancatengah yang diwakili Dadang supardi,Ipik Subagja dan rekan lainya langsung menemuai keluarga Sarjan-Mulyati korban musibah kebakaran yang berada di Kampung Bihbul RT 04 RW 05 Desa Buniasih Kecamatan Pancatengah Kabupaten tasikmalaya. (25/01)

Menurut Dadang Supardi, setelah mendengar informasi ada musibah kebakaran yang menimpa  salah seorang warga pihaknya pun langsung tergerak untuk ikut meringankan beban keluarga korban.  

“Walau pun tidak seberapa tapi bantuan ini murni kepedulian dari kantor UPK  untuk sesama, “ujar Dadang.

Seperti diketahui, kejadian kebakaran yang menimpa keluarga Sarjan-Mulyati terjadi saat pemilik rumah sedang melakukan ibadah solat berjamaah di mesjid sementara istrinya Mulyati sedang menjemput dan mengantar anaknya untuk pergi mengaji ke tempat yang biasa Ia lakukan setiap hari terhadap guru ngaji anaknya.(25/01)

Sarjan baru tahu kebakaran Rumahnya ketika tetangganya meminta pertolongan saat api sudah melalap habis rumahnya, sehingga masyarakat pun berbondoang-bondong membantu untuk evakuasi namun api begitu cepat menjalar dan melalap rumah hingga rata dengan tanah dan hanya menyisakan puing-puing.

Menurut beberapawarga, api yang melahap seluruh bangunan rumah tersebut diduga berasal dari tungku dapurnya yang mungkin belum mati total saat ditinggal pemilik rumah. (ANWARWALUYO)


BUPATI DAN WAKIL BUPATI PANGANDARAN TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19

Bupati-Wakil Bupati Pangandaran
PANGANDARANNEWS.COM - Bupati Pangandaran dan Wakil Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata-Adang Hadari, dinyatakan positif Corona.

Lewat sambunga  telepon, Jeje mengatakan, pada Jumat lalu dia menggelar bertemu dengan sejumlah kawannya di Bandung, termasuk dengan Wakil Bupati Pangandaran Adang Hadari.

Pada esok harinya (23/01), kata Jeje, ia mendapat kabar Wabup Adang Hadari positif Corona, sehingga malamnya ia pun melakukan tes rapid antigen dan ternyata hasilnya negatif. Tapi karena masih penasaran dan ingin memastikan, esok harinya lagi sekitar jam 5 pagi melakukan tes swab.

“Pada hasil tes swab pertama itu dinyatakan invalid, sehingga dilakukan tes swab kedua, dan sekitar jam 10 hasilnya keluar saya kaget karena hasilnya positif, “ucap jeje.

Jeje mengatakan, kondisi fisiknya baik-baik saja tanpa merasakan ada gangguan kesehatan tapi untuk menjaga-jaga saat ini petugas medis pun langsung melakukan tracking kepada keluarga dan  yang melakukan kontak erat dengannya, dan sekarang ia sedang menjalani isolasi mandiri. 

Jeje juga mengaskan, bahwa virus corona itu nyata ada sehingga masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Saya mohon doa kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pangandaran, mudaha-mudahan saya mampu melewati cobaan ini dan bisa pulih serta dapat bekerja kembali, “ungkapnya.

Sementara terkait berita Wakil Bupati Pangandaran H. Adang Hadari dan istrinya terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) Keduanya terpapar dari wilayah yang berbeda, hal ini dibenarkan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pangandaran, Yani Achmad Marzuki. 

Yani, keduanya terpapar di tempat yang berbeda. Wakil Bupati Adang Hadari terpapar setelah bepergian dari Bandung sedangkan istrinya terpapar setelah pulang dari Sumbawa NTB.

“Saat kemarin di tes Swab ternyata keduanya dinyatakan positif Covid-19,”terang Yani, saat dihubungi lewat telepon celullernya.(24/1)

Yani menambahkan, selain wabup dan istri, ada 5 orang dari keluarga isterinya yang berasal dari Kuningan juga positif Covid-19, setelah 12 orang keluarganya semuanya dilakukan tes Swab.

“Petugas medis dari UPTD Labkesda pun langsung melakukan tracing tempat tinggalnya Ibu wabup di Desa Pamotan Kecamatan Kalipucang,”imbuhnya.  (PNews)


GUBERNUR DIDAMPINGI FORKOPINDA JABAR LAKUKAN KUNKER PENANGAN COVID DI KAB. TASIKMALAYA

Pangandarannews.com/tasiknews - Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya beberapa hari lalu menerima kunjungan kerja (kunker) Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam rangka peninjauan pelaksanaan penanganan pandemic Covid-19, yang diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Mohamad Zen di Pendopo Baru. (20/01)

Atas nama Bupati Tasikmalaya, Mohamad Zen mengucapkan selamat datang dan apresiasi atas kedatangan orang nomer satu di Jawa Barat ini beserta Forkopimda Jabar, untuk memberikan penanganan pandemi covid-19, dan Pemkab Tasik pun secara utuh akan  menindaklanjuti dan melakukan upaya maksimal.

Kata Zein, hingga saat ini phaknya masih terus meningkatkan kesadaran masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, dan secara bertahap melakukan razia di CFD Gebu dan Cisinga, karena di kedua lokasi tersebut letak geografis Kabupaten Tasikmalaya cukup berat.

“Tempat isolasi sudah kami tempatkan di 8 Puskesmas sementara untuk gejala ringan hingga sedang kami tambah ruang isolasi di Asrama Haji,” ujar Zen.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan hasil survey bahwa di Kabupaten Tasikmalaya kedisiplinan memakai masker masih cukup kurang sehingga gubernur pun meminta agar razia kedisiplinan lebih rutin serta kepatuhan memakai masker agar mendapat perhatian lebih serius, seperti membuat baliho-baliho tentang pentingnya vaksinasi serta melakukan sosialisasikan dengan maksimal dan optimal tentang vaksin Covid-19.

“Saat ini yang akan menurunkan pandemi secara masif itu vaksin dan manajemen vaksinasi saya minta harus sangat detail karena vaksinasi ini harus sukses,” tegas Emil.

Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Pol. Ahmad Dofiri mengatakan, Polri senantiasa akan melakukan teguran, meningkatkan imbauan dan melaksanakan operasi yustisi untuk pendisiplinan masyarakat terhadap kepatuhan penerapan prokes.

“Penegakan hukum terhadap kepatuhan penerapkan protokol kesehatan Covid-19 harus tegas dan jangan ragu-ragu,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Kabupaten Tasikmalaya,  Heru Suharto selaku juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 memaparkan, Gugus Tugas telah melakukan langkah-langkah kongkrit.

“Diantaranya penguatan regulasi, pengkajian risiko dan perencanaan, peningkatan pencegahan dan kesiapsiagaan, penanganan, logistik,  bantuan/donasi, pemulihan layanan dasar, pengembangan komunikasi dan informatika, “kata Heru.

Usai melaksanakan Rapat Penanganan Covid-19 di Pendopo Baru, Gubernur Jabar dan Forkopimda Jabar dengan didampingi Forkopimda Kab. Tasikmalaya, para Kepala SKPD Kab. Tasikmalaya, dan undangan lainnya dilanjutkan dengan melakukan peninjauan tempat isolasi tingkat kecamatan, di Puskesmas Tinewati dan meninjau pelaksanaan Operasi Yustisi Masker di Alun-alun Singaparna. (ANWARWALUYO)


BERKAT KESIGAPAN PETUGAS, MATERIAL LONGSOR SUSULAN DI CISARUA DAPAT DIATASI

pangandarannews.com/tasiknews – Bencana tanah longsor kembali terjadi di Dusun Cimandar Desa Cisarua KecamatanCineam Kabupaten. (23/01)

seperi disampaikan Danramil 1210/Cineam, Kapten Inf Kardaya, mendengar terjdi longsor susulan di lokasi tersebut pihaknya pun langung terjun ke lapangan begabung bersama petugas lainnya yang terlibat dalam penanganan walaupun usaha evakuasi dilakukan secara manual dan alat seadanya.

Selain dari personil Koramil yang yang berjibaku membersihkan material longsoran, kata Kardaya, juga dibantu petugas dari Polsek Cineam, aparat ecamatan, perangkat Desa Cisarua, relawan BPBD dan masyarakat, sehingga dengan kerja keras semua pihak longsoran yang menutupi jalan pun dapat diselesaikan sekitar pukul 12.30 WIB.

“Dan lalan di lokasi longsor langsung sudah dapat dilewati baik oleh kendaraan roda 2 maupun 4, “imbuh Kardaya.(ANWARWALUYO)








UPDATE DATA COVID 19 KABUPATEN PANGANDARA TANGGAL 23 JANUARI 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Ini up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Minggu tanggal 23 januari 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total  :   570 org

Sembuh          :   340 org

Aktif :     26 org  isolasi RSU,  188Isolasi Mandiri)

Meninggal :     16 org

WNI      :   570 org

Laki2    :   237 org

Perem :   333 org

Usia

<5 : 7org

5 - 19  :  33 org

20 - 29 :  68 org

30 - 39 :  70 org

40 - 49 :  60 org

50 - 59 :  45 org

60 - 69 :  28 org

70 - 79 :    7 org



*SUSPEK*

1. Total : 734org

2. Discardid : 708org

    - Meninggal  : 14 org

3. Aktif : 12org

4  Laki-Laki : 451org

5. Perempuan :  283org

6. WNI :  729org

7. WNA         : 5 org

8. Usia :

< 5 th :    23 org

6-19    :    78 org

20-29 :  242 org

30-39 :  101 org

40-49 :   90 org

50-59 :   89 org

60-69 :   59 org

70-79  :   25 org

>80    :     4 org


*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 4

2. MENINGGAL : 3

3. MENUNGGU : 1


*KONTAK ERAT*

TOTAL : 1824 org

Discarded : 1637 org

Aktif :   187 org


*HASIL LAB. SWAB*

Positif    :        570 org

Negatif          :    6.962 org

Menunggu hasil         :      187 org

Jumlah          :    7.719 org


*HASIL RAPID TEST*

Reaktif  :                 70 org

Invalid  :           0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total    : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.


Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 23 JANUARI 2021 :


















AKIBAT TERKIKIS SERAPAN AIR TPT SEPNJANG 35 METER DI DESA SUKSARI AMBROL

pangandarannews.com/tasiknews – Akibat terkikis serapan air yang berada di bawa pohon yang cukup deras, Tembok Penahan Tanah (TPT) ) sepanjang 35 meter dengan kedalaman 15 meter di Kampung Lemburluhur Rt.04/03 Desa Sukasari Kecamatan Puspahiang Kabupaten Tasikmalya  ambrol terbawa longsor.

“Dari laporan Babinsa Desa Sukasari, Sertu Tendi Rustandi kepada kami kejadiannya sekitar pukul 7.30 WIB, “terang Danramil 1222/Salawu Kapten Cba Lulus R.(23/01)

Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 35 meter dengan kedalaman 15 meter ambrol terbawa longsor diakibatkan kikisan serapan air dibawah pohon yang cukup deras, pada Sabtu (23/01/2021).

Sertu Tendi Rustandi Babinsa Desa Sukasari Koramil 1222/Salawu melaporkan kejadian tersebut sebut kepada Danramil 1222/Salawu Kapten Cba Lulus R, bahwa terjadinya Tanah Longsor yang mengakibatkan TPT ambruk itu terjadi di Kp. Lemburluhur Rt.04/03 Ds. Sukasari Kecamatan Puspahiang sekira pukul. 07.30 wib.

BPBD dibantu unsur Muspika Kecamatan Salawu pun menghimbau kepada warga agar waspada dan hati-hati sebab masih ada retakan-retakan yang kapan saja bisa mengakibatkan longsor susulan apabila hujan lebat masih turun, dan jalan di lokasi tersebut untuk sementara tidak boleh dilewati kenaraan roda 4.

Sementara Babinsa Sukasari dibantu anggota Polsek, muspik, relawan dari BPBD dan warga pun langsung melakukan upaya pembersihan material lonsoran. (ANWARWALUYO)


KARENA AMBLAS JEMBATAN PENGHUBUNG CIPATUJAH-KARANGNUNGGAL UNTUK SEMENTARA GUNAKAN POHON KELAPA

pangandarannews.com/tasiknews – Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Cipatujah dan Karangnunggal di Kabupaten Tasikmalaya yang dibangun sekitar tahun 1991 kini kondisinya sudah lapuk dimakan usia dan rusak, sehingga kendaraan yang lewat ditasnya pun harus hati-hati.

Selain sebagian aspalnya amblas, jembatan yang melintang di jalan provinsi ini pun memang sudah harus diperbaiki mengingat jalur ini sangat vital dengan arus kendaraan yang melintas pun sangat padat.

Seperti yang dilaporkan Babinsa Desa Cikawung, Serda Kasmo pada Danramil 1225/Cipatujah Kapten Inf Andri Mulyono, saat ini jebatan tersebut sedang diperbaiki dengan memasang jmbatan sementara sepanjang 3 meter dan lebar 4 meter.(21/01)

“Saat perbaikan dengan memasang pohon kelapa jembatan pun pun ditutup sekitar 6 jam  oleh pihak Dinas PUPR, “terang Kasno. (ANWARWALUYO)


WARGA DESA JADIMULYA NIKMATI MANFAAT PROGRAM RUTILAHU


PANGANDARANNEWS.COM - Warga Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran benar-benar merasakan manfaat Program bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu), karena selain membantu pemenuhan rumah memadai uga merupakan bagian dari program pengentasan kemiskinan.

Program dengan anggaran dari bantuan propinsi yang dilaksanakan  oleh Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUTRPRKP) juga mampu mendukung pada upaya percepatan dan pemenuhan kebutuhan rumah.

Seperti yang dirasakan warga Desa Jadimulya, sejumlah warga merasa bersyukur karena bisa terbantu dengan adanya program rutilah ini.

Menurut Kepala Desa Jadimulya, H. Karsidi, ada beberapa manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dari rogram rutilahu ini, seperti  pengentasan kemiskinan, dan  peningkatan kebersihan serta ketertiban di kawasan tersebut.

"Prigramrutilahu ini secara teknis dilaksanakan oleh LPM, " ujarnya, saat memantau langsung kegiatan rutilahu di desanya.(20/01)

Sementara Ketua LPM Desa Jadimulya, Kuswaha menjelaska,  penerima  bantuan rutilahu untuk masyarakat Desa Jadimulya saat ini sebanyak 70 unit yang tersebar di beberapa dusun.

Berkat rogram ini rasa kebersamaan antar warga pun semakin tinggi, dan ini dibuktikan partisipasi masyarakat saat membantu warga lainnya, baik   tenaga, makanan dan lainya yang dapat meringankan beban pemilik rumah.

Dengan adanya semangat dan kesanggupan dari penerima bantuan, kata Kuswaha, maka pelaksanaan program rutilahu pub bisa lebih cepat serta dapat diselesaikan dengan baik.

"Atas nama lembaga tentu saya menyampaikan terimakasih, semoga semangat ini sebagai modal untuk membangun Desa Jadimulya khususnya agar lebih baik. "katanya.

Di tempat terpisah,  salah seorang warga Rt 06 Rw 06 Dusun Mulyasari, Suryana, menyampaikan terimakasih karena rumah yang kondisi sebelumnya memprihatinkan sekarang menjadi layak huni dan lebih nyaman.

“Dengan program rutilahu ini kami benar-benar merasa terbantu dan juga merasa bangga dengan  partisipasi warga yang telah membantu, " ucapnya.(AGE)

DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN UPDATE TANGGAL 21 JANUARI 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Ini up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Minggu tanggal 21 JANUARI 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran. 

*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total    :   544 org

Sembuh         :   320 org

Aktif :     24 org  isolasi RSU,  184Isolasi Mandiri)

Meninggal :     16 org

WNI      :   544 org

Laki2    :   230 org

Perem :   314 org

Usia

<5 : 7org

5 - 19  :  33 org

20 - 29 :  68 org

30 - 39 :  70 org

40 – 49 : 60 org

50 - 59 :  45 org

60 - 69 :  28 org

70 - 79 :    7 org

*SUSPEK*

1. Total :  732 org

2. Discardid:    703 org

    - Meninggal :   14 org

3. Aktif :    15 org

4  Laki-Laki : 450 org

5. Perempuan :  282 org

6. WNI :  727 org

7. WNA         :      5 org

8. Usia :

< 5 th :   23 org

6-19    :   78 org

20-29 : 242 org

30-39 :101 org

40-49 :   90 org

50-59 :   89 org

60-69 :   59 org

70-79 :   25 org

>80    :     4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 4

2. MENINGGAL : 3

3. MENUNGGU : 1

*KONTAK ERAT*

TOTAL : 1827 org

Discarded : 1637 org

Aktif :   190 org

*HASIL LAB. SWAB*

Positif    :     544 org

Negatif          : 6.962 org

Menunggu hasil :    190 org

Jumlah          : 7.654 org


*HASIL RAPID TEST*

Reaktif            :         70 org

Invalid  :          0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total      : 13.455 org


Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.


Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 21 JANUARI 2021 :





















KARENA TAK CUKUP BUKTI, BAWASLU HENTIKAN PROSES PENANGANAN PELANGGARAN PILKADA PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM –  Dugaan pelanggaran pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pangandaran, seperti yang disampaikan  J bersama Tim Kuasa Hukum Paslon Nomor Urut 2 (dua) terkait penyalahgunaan Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19 dan Penyalahahgunaan wewenang oleh salasatu pasangan calon yang disampaikan kepada Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Kabupaten Pangandaran pada tanggal 14 januari 2021 lalu, Ketua Bawaslu Pangandaran, Iwan Yudiawan membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan pelanggaran tersebut, sehingga Bawaslu pun segera menindaklanjutinya sesuai aturan hukum yang berlaku.

Dan untuk selanjutnya, masih kata Iwan, Bawaslu pun melakukan  penelitian dan pemeriksaan berkas lebih lanjut sebelum diregister, dan pada hari Kamis (17/12) laporan tersebut telah diregistrasi dan dibahas pada rapat bersama Sentra Gakkumdu. 

“Selanjutnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku Bawaslu mempunyai waktu 3 hari untuk melakukan penanganan, ditambah 2 hari apabila ada permintaan keterangan tambahan, “terang Iwan. (20/01)

Koordinator Divisi Hukum  dan Data Informasi Bawaslu Pangandaran Nur Saeful menambahkan, dan sesuai aturan hukum yang berlaku Bawaslu selanjutnya akan memanggil para pihak untuk diklarifikasi.

Nur menjelaskan, sesuai Perbawaslu Nomor 8 tahun 2020 pasal 26, dalam proses pengkajian temuan dan laporan dugaan pelanggaran, Bawaslu dapat meminta kehadiran pelapor, terlapor, pihak yang diduga sebagai pelaku pelanggaran, serta saksi atau ahli untuk didengar keterangannya.

Sementara menurut Kordiv Pengawasan Bawaslu Pangandaran, Gaga Abdillah Sihab, sesuai dengan hasil kajian Bawaslu dengan tim sentra Gakkumdu, laporan dugaan pelanggaran dengan nomor registrasi 21/REG/LP/PB/Kab/13.27/I/2021, Bawaslu telah menerima dan memproses sesuai dengan regulasi dan perudang-undangan, adapun dalam laporan tersebut terlapor diduga melanggar pasal 71 ayat (2) dan (3) JO Pasal 71 ayat (5) Undang-Undang nomor 1 tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi undang-undang.

“Setelah dibahas bersama Gakkumdu ternyata laporan tersebut tidak ditemukan bukti permulaan yang cukup, "jelas Gaga.

Gaga menambahkan, Bawaslu Kabupaten Pangandaran sudah mengklarikasi dan mengumpulkan bukti-bukti dari pelapor dan terlapor serta saksi-saksi juga para pihak terkait untuk menemukan fakta-fakta dan bukti-bukti dugaan pelanggaran tersebut dan membawahasnya di sentra gakkumdu, dan hasi dari pembahasan terhadap laporan nomor 21/REG/LP/PB/Kab/13.27/I/2021, perbuatan terlapor tersebut tidak memenuhi unsur tindak pidana pemilihan sehingga laporan tersebut dihentikan proses penanganannya.

Dalam pembahsana laporan tersebut, lanjut Gaga, Bawaslu telah melayangkan 69 undangan klarifikasi, 19 saksi-saksi serta  melibatkan pihak terkait untuk dimintai keterangan .

Selain dengan Tim sentra Gakkumdu dalam pembahasannya dugaan pelanggaraan ini, menurut Gaga, Bawaslu juga melibatkan keterangan ahli dari akademisi, seperti ahli Hukum Pidana pemilihan dan Hukum Tata Negara terkait penjelasan pasal-pasal yang disangkakan oleh pelapor.

“Sehingga keputusan yang diambil ini benar-benar komprehensif hasilnya sesuai dengan regulasi perbawaslu," tegas Gaga. (PNews)










 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN