UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN TANGGAL 15 JANUARI 2021


PANGANDARANNEWS.COM – Ini up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Minggu tanggal 15 januari 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

KASUS Konfirmasi  COVID-19

Total  :    396 org

Sembuh: 246org

Aktif :     29 org  isolasi RSU,  107 Isolasi Mandiri)

Meninggal :     14 org

WNI              :    396 org

Laki2  :    172 org

Perem :    224 org


Usia

<5 :   7 org

5 - 19  :  30 org

20 - 29 :  60 org

30 - 39 :  60 org

40 - 49 :  52 org

50 - 59 :  38 org

60 - 69 :  22 org

70 - 79 :   7 org


*SUSPEK*

1. Total         : 724 org

2. Discardid : 700 org

    - Meninggal :  14 org

3. Aktif         :  10 org

4  Laki-Laki : 448 org

5. Perempuan : 276 org

6. WNI : 719 org

7. WNA :   5 org

8. Usia :

< 5 th :  23 org

6-19    :  78 org

20-29 : 242 org

30-39 : 101 org

40-49 :  88 org

50-59 :  87 org

60-69 :  57 org

70-79 :  25 org

>80    :   4 org


*PROBABLE*

1. TOTAL.                   : 4

2. MENINGGAL : 3

3. MENUNGGU : 1


*KONTAK ERAT*

TOTAL :  1741 org

Discarded :  1539 org

Aktif :   202 org


*HASIL LAB. SWAB*

Positif                    :    396 org

Negatif                 : 6.864 org

Menunggu hasil :   202 org

Jumlah                  : 7.462 org


*HASIL RAPID TEST*

Reaktif            :        70 org

Invalid            :          0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total              : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 15 JANUARI 2021 :


























 

DIDUGA AKIBAT ARUS PENDEK LISTRIK, SEBUAH RUMAH MILIK WARAG DI BATARKALONG HANGUS TERBAKAR

Pangandarannews.com/tasiknews - Sebuah rumah milik Dena (48) warga Kampung Bihbul RT.23 RW.05 Desa Bantarkalong Kecmatan Cipatujah KabupatenTasikmalaya, hangus dilalap si jago merah diduga akibat arus pendek Listrik. (11/01)

Menurut Danramil 1225/Cipatujah Kapten Inf Andri Mulyono, dari hasil laporan yang diterima dari  anggota di lapanga (Babinsa), kejadian kebakaran rumah  tersebut yang terjadi sekitar pukul 13.00 ini dugaan sementara diakibatkan karena arus pendek listrik.

Saat itu Daramil pun langsung melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa, Kecamatan, BPBD, Satpol PP dibantu warga masyarakat untuk membantu memadamkan api dengan alat-alat seadanya, dan api baru bisa dipadamkan sekira Jam. 14.00 WIB.

Ada pun bagian yang terbakar dari musibah ini, lanuut Danramil, bagian ruang atas karena terdapat banyak barang-barang bekas yang mudah terbakar.

“Untuk sementara diperkirakan korban mengalami kerugian yang diderita sekitar Rp. 70 jutaan, namun dalam musibah ini tidak ada korban jiwa, “jelasnya.

Danramil juga menghimbau kepada warga, agar berhati-hati dalam menggunakan listrik di rumah karena potensi bahaya kebakaran akibat arus pendek listrik dan penggunaan kompor gas sering kali menjadi penyebab kebakaran.

“Kami himbau agarwarga tetap hati-hati pada kedua hal tersebut dan jangan teledor,”tegasnya. (ANWARWALUYO)


PENEMUAN POHON GANJA DI KEBUN MILIK WNA HEBOHKAN WARGA BATUKARAS CIJULANG

PANGANDARANNEWS.COM -Penemuan pohon ganja di  kebun milik warga negara asing (WNA)   Marc Winfield (61) di Desa Batukaras Kecamatan Cijulang  Kabupaten Pangandaran membuat geger warga sekitar hingga  polsek Cijulang dan TNI dari Koramil 1322 Cijulang pun langsung bergerak cepat terjun ke lokasi.

Penemuan pohon haram ini berawal saat seorang warga pencari kroto ( telur semut rangrang)  di sekitar lokasi, tepatnya di blok Rancakawung Rt 13 RW 06 Desa Batukaras,  secara tidak sengaja  menemukan tiga pohon ganja yang sudah cukup untuk dipanen, lantas ia pin langsung memberitahukan penemuannya pada warga lainnya dan Polsek Cijulang.

Sementara saat menerima laporan dari masyarakat tersebut  petugas dari Polsek Cijulang langsung berkoordinasi dengan Koramil serta muspika Kecamatan Cijulang dan langsung bergerak menuju lokasi.

Kapolsek Cijulang, AKP. R.Fanani, membenarkan penemuan pojon ganja tersebut ada di di dataran ringgi ( bukit)  blok Rancakawung, desa Batukaras.

"Jalan ke lokasi sangat terjal saat kami menyisir lokasi ditemukannya tiga batang pohon ganja setinggi 2 meter dengan umur tanaman sekitar 6 bulan dilokasi,  " katanya.(11/01)

Ditambahkan Kapolsek, pohon ganja titu ada di kebun milik seorang WNA Kanada yang sudah lama menetap di Batukaras. Tapi menurut Kapolsek, terkait siapa yang menanam  masih dalam pohon ganja ini masih dalam penyelidikan dan sekarang sudah diserahkan ke satuan narkoba Polres Ciamis.

Sementara kepada wartawan, Mr. Marc winfield saat ditemui di Polsek Cijulang, membantah kalau tanaman ganja tersebut miliknya.

"Itu bukan milik saya tapi ini sengaja ada yang akan mengkambinghitamkan saya, " tegasnya. (AGE)

UP DATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN UPDATE TGL 10-01-2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Ini up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Minggu tanggal 10  januari 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total  : 329 org

Sembuh : 160 org

Aktif :  17 org  isolasi RSU,  142 Isolasi Mandiri)

Meninggal :  10 org

WNI               : 329 org

Laki2  : 150 org

Perem : 179 org


Usia

<5 :   7 org

5 - 19  :  29 org

20 - 29 :  57 org

30 - 39 :  57 org

40 - 49 :  46 org

50 - 59 :  30 org

60 - 69 :  21 org

70 - 79 :   7 org


*SUSPEK*

1. Total         : 719 org

2. Discardid : 700 org

    - Meninggal :  14 org

3. Aktif         :     5 org

4  Laki-Laki : 446 org

5. Perempuan : 273 org

6. WNI : 714 org

7. WNA :     5 org

8. Usia :

< 5 th :   23 org

6-19    :   78 org

20-29 :  242 org

30-39 :  101 org

40-49 :   86 org

50-59 :   87 org

60-69 :   57 org

70-79 :   25 org

>80    :    4 org


*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 4

2. MENINGGAL    : 3

3. MENUNGGU : 1


*KONTAK ERAT*

TOTAL         : 1709 org

Discarded         : 1539 org

Aktif         :   170 org


*HASIL LAB. SWAB*

Positif                    :  329 org

Negatif                  :6.819 org

Menunggu hasil :  170 org

Jumlah                  :7.363 org


*HASIL RAPID TEST*

Reaktif                    :        70  org

Invalid                    :         0  org

Non Reaktif                 :13.385 org

Total                    :13.455 org


Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 10 JANUARI 2021 :

















AJAK MASYARAKAT TERAPKAN HIDUP SEHAT MUSPIKA KARANGNUNGGAL GELAR GOWES BARENG

Pangandarannews.com/tasiknews – Dalam rangka meningkatkan sinergitas dan imunitas tubuh di tengah pendemi Covid-19, Muspika Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasik menggelar kegiatan  Gowes Bareng. (9/01)

Menurut Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana, STp.MM yang didampingi Danramil Karangnunggal Mayor Inf. Kurniadi, Kapolsek Kompol H Asep Ishak yang diwakili Aipda Usep, Serka Mamat, Babinsa Desa Cikupa, Kepala BPp  H Sunardi, Kepala Desa Karangmekar Asep Bahtiar, pengusaha H. Ayub Khan serta sejumlah warga, kegiatan yang dilakukan di saat pandemi covid-19 ini dalam rangka menggalakan gerakan hidup sehat serta meningkatkan imunitas tubuh, karena membiasakan diri dalam menjalani kehidupan baru (New Normal) itu harus dipaksakan menjadi sebuah budaya baru pula sehingga pada akhirnya menjadi sebuah kebutuhan

“Tentu kegiatan ini juga kami lakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, “ujarnya.

Sementara Danramil 1215/ Karangnunggal Mayor Inf. Kurniadi menambahkan, dengan menggelar acara Gowes seperti ini tentu banyak manfaatnya, karenaselain untuk menjaga kesehatan juga akan membentuk energi positif dalam memperkuat sinergitas dan persaudaraan.

Danramil juga berharap kegiatan ini akan menjadi sebuah karakter budaya baru di tengah masyarakat dalam membangun kekuatan psikologis dan kebugaran fisik di tengah pandemi covid-19.

“Mudah-mudahan tahun2021 pandemi covid segera berakhir, dan saya juga mengajak kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga kesehatanpaling tidak dengan melakukan olahraga, “ucapnya. (ANWARWALUYO)


PEMBERIAN MATERI KESEHATAN KADER POS YANDU DESA CIDADAP DIKEMAS DALAM KEGIATAN REKREASI

Pangandarannews.com/tasiknews – Untuk penyegaran suasan di tempat kerja, kader posyandu  Pemdes Cidadap Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya menggear acara refreshing ke Pantai Batukaras Kabupaten Pangandaran. (9/01)

Menurut Kps Kepala Desa Cidadap, Suyono, saat mendampingi puluhan kader, mengatakan, kegiatan refresing ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diperuntukan bagi seluruh kader, namun untuk tahun ini kegiatan digelar berbeda karena seluruh peserta harus tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Kegiatan ini kami dibatasi dengan meniadakan acara yang menimbulkan kerumunan dan hanya menggelar acara pembinaan serta rekreasi saja, “terang Suyono.

Dikatakan Suyono, refresing kader dilaksankan sebagai upaya menguatkan silahturahmi dan kebersamaan pemdes, tim kesehatan dengan seluruh kader posyandu. Dan selain berekreasi dalam acara ini juga dilaksanakan pembinaan dan pemberian materi terkait kesehatan serta pemberdayaan masyarakat agar kapasitas kader semakin meningkat.

Kegiatan ini juga, kata Suyono, ia jadikan sebagai sarana untuk menguatkan semangat kebersamaan dan kekompakan kader posyandu dalam menjalankan tugas sosial mereka.

“Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini,”pungkasnya. (ANWARWALUYO)


SEKTOR PENDAPATAN LAIN-LAIN NAIK, REALISASI PENDAPATAN DAERAH 2020 KAB.PANGANDARAN PUN NAIK 5.52 PERSEN

PANGANDARANNEWS.COM – Hampir sepanjang tahun 2020 kondisi keuangan di semua sektor mengalami penurunan, termasuk pada keungan pemerintah baik di pusat atau pun daerah.

Salah satunya kondisi keuangan APBD Kabupaten Pangandaran, di beberapa sektor pendapatan terjadi penurunan yang sangat signifikan, walau dalam hitungan sementara merujuk pada data realisasi pendapatan di tahun anggaran 2020, seperti yang tercatat dalam APBD ada tiga pos pendapatan,  pendapatan asli daerah (PAD), dana transfer dan pendapatan lain-lain yang sah APBD Pangandaran justru mengalami kenaikan.

Seperti disampaikan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah, Hendar Suhendar, PAD dan dana transfer memang mengalami penurunan dibanding tahun 2019, PAD tahun 2020 turun 8,64 persen atau Rp 9,9 miliar dibanding tahun 2019. 

“PAD 2020 Rp 104,8 miliar sedangkan pada tahun 2019 sebesar Rp. 114,8 miliar, “terang Hendar.(5/1)

Sementara untuk realisasi dana transfer dari bagi hasil pusat, DAU dan DAK turun 13,25 persen atau Rp.115,5 miliar, pada tahum 2020 terealisasi Rp 749, 5 miliar sedangkan tahun 2019 sebesar Rp 864 miliar.

Namun, kata Hendar, penurunan ini mendapat “pertolongan” upaya Pemkab Pangandaran yang berhasil menggenjot pendapatan dari sektor lain-lain yang sah hingga seluruhnya di tahun 2020 mengalami kenaikan 41,49 persen atau Rp 205,7 milyar sehingga tahun 2020 jumlah penghasilan lain-lain sebesar Rp 701,6 milyar lebih besar dibanding tahun 2019 Rp 495,8 miliar.

Kenaikan pendapatan diantaranya dari bagi hasil pajak propinsi, bankeu propinsi, BOS, Dana Desa dan dana insentif daerah, dan pendapatan ini secara otomatis mendongkrak pendapatan daerah secara keseluruhan.

Hendar juga memaparkan Realisasi Pendapatan Daerah 2020 sebesar Rp 1,55 triliun atau 78,4 persen dari target Rp 1,98 triliun, sehingga jika dibandingkan dengan tahun 2019 naik 5,52 persen atau Rp.81,3 miliar, karena pendapatan daerah tahun 2019 terealisasi sebesar Rp 1,47 triliun dari target Rp 1,56 triliun. 

“Saya bersukur karena realisasi Pendapatan Daerah Kabupaten Pangandaran tahun 2020 bisa naik 5.52 persen atau Rp 81,3 miliar dibandingkan tahun sebelumnya, “pungkasnya. (PNews)










DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN UPDATE TGL 07-01-2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Ini up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Minggu tanggal 7 januari 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total            : 282 org

Sembuh : 155 org

Aktif :  26 org  isolasi RSU,  94 Isolasi Mandiri)

Meninggal :   7 org

WNI              : 265 org

Laki2            : 130 org

Perem : 152 org

Usia

<5 : 6 org

5 - 19  :26 org

20 - 29 :52 org

30 - 39 :54 org

40 - 49 :43 org

50 - 59 :23 org

60 - 69 :20 org

70 - 79 : 7 org

*SUSPEK*

1. Total         : 715 org

2. Discardid : 688 org

    - Meninggal :  14 org

3. Aktif         :  13 org

4  Laki-Laki : 443 org

5. Perempuan : 272 org

6. WNI : 710 org

7. WNA :   5 org

8. Usia :

< 5 th :  23 org

6-19    :  78 org

20-29 : 242 org

30-39 : 101 org

40-49 :  84 org

50-59 :  85 org

60-69 :  57 org

70-79 :  25 org

>80    :   4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.                  : 4

2. MENINGGAL : 3

3. MENUNGGU : 1

*KONTAK ERAT*

TOTAL : 1606 org

Discarded : 1539 org

Aktif :     67 org

*HASIL LAB. SWAB *

Positif            :  282  org

Negatif          :6.819 org

Menunggu hasil :     67 org

Jumlah          :7.168 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif            :        70 org

Invalid            :         0 org

Non Reaktif :13.385 org

Total              :13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 07 JANUARI 2021 :















PROGRAM PEMBANGUNAN DESA TONJONG FOKUSKAN PADA PERBAIKAN INRASTRUKTUR JALAN

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-Pengerjaan pengaspalan jalan di Kampung Pamijahan Desa Tonjong Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya, tepatnya di Rt 13 Rw 05 dalam selama 4 hari sudah selesai dilaksanakan dengan menggunakan aspal semi hot mix, pengerjaan jalan ini mendapat pengawalan langsung Kepala DesaTonjong, Asep Tambo, sehingga masyarakat pun senang karena proses pengerjaan sesuai waktu yang direncanakan serta dengan kualitas pengerjaan yang memuaskan.

Hasil penelusura PNews yang didampingi salah seorang warga, Sodik, jalan di Desa tonjong hampir di seluruh kampung sudah dalam kondisi bagus sehingga warga pun merasa nyaman saat akan pergi ke kebun dan sawah, sehingga nantinya hasil panen petani pun dengan mudah bisa diangkut menggunakan kendaraan tanpa harus memikul jauh-jauh.

“Dulunya saat petani akan mengankut hasil panen harus dipikul atau harus mengeluarkan upah para pemikul buruh harian lepas, “ungkap Sodik.(5/1)

Kepala Desa Tonjong, Asep Sanusi, mengakui, dulunya jalan ini sulit dilalui apalagi jika musim hujan tiba karena kondisi jalan pun berlumpur dan sulit dilalui kendaraan.

“Mudah-mudahan program perbaikan jalan ini bisa sepenuhnya dinikmati warga, “kata Asep.

Asep menambahkan, bukan tanpa alasan jika programnya lebih difokuskan pada infrastruktur jalan, karena bisa mempercepat laju roda perekonomian masyrakat.

“Jika jalan bagus otomatis ekonomi pun lancar, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)

 

CEGAH PENYEBARAN COVID, POLAIR CIAMIS TERUS EDUKASI WISATAWAN TERKAIT PROKES DI OBYEK WISATA PANGANDARAN


PANGANDARANNEWS.COM
- Saat libur natal dan tahun baru 2021 beberapa waktu lalu, Polair Polres Ciamis, menempatkan anggotanya di beberapa titik lokasi wisata di Kabupaten Pangandaran, seiring dengan meningkatnya jumlah arus wisatawan yang akan menikmati liburannya.

Menurut salah seorang anggota Polair, Ipda Nanang Tri, ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang datng ke obyek wisata Pangandaran.

Selain memberikan rasa aman, kata Nanang, seluruh anggota Polair yang beretugas di pantai selalu memberikan edukasi terkait pentingnya menerapkan protokol kesehatan (prokes), seperti memakai masker, menjaga kerumunan dan mencuci tangan menggunakan sabun.

“Kami juga terus menerus menghimbau wisatawan yang sedang berenang agar jangan terlalu ke tengah karena dikhawatirkan terbawa arus laut, “kata Nanang.(2/1)

Nanang bersukur karena sejauh ini khususnya di sejumlah obyek wisata Pangandaran tidak terjadi klaster baru pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah berkat upaya semua baik saat atau pasca libur natal dan tahun 2021 tidak terjadi klaster baru di Pangandaran, “ imbuhnya.

Di tempat terpisah, salah seorang wisatawan asal Kota Cimahi, Ani Sumarni (45) mengatakan, sebelum berangkat untu berlibur ke Pangandaran sudah melakukan rapid test sehingga saat melewati tol gate obyek wisata pantai Pangandaran pun tidak mengalami kesulitan.

Yuli mengaku ia senang dengan upaya yang dilakukan pihak keamanan pantai yang selalu memperingati  serta melakukan edukasi terkait protokol kesehatan dan keselamatan saat berwisata di Pangandaran, mengingat hingga saat ini pandemi Covid-19 belum reda. 

“Saya yakin para wisatawan pun dengan senang hati menerima edukasi protokol kesehatan di obyek wisata yang langsung disampaikan beberapa anggota Polair, ”ujarnya. (PNews)


PASCA LIBUR NATARU PEMKAB PANGANDARAN LAKUKAN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN DI SEJUMLAH OBYEK WISATA

 

PANGANDARANNEWS.COM – Untuk antisipasi pasca keramaian libur natal dan tahun baru (nataru) 2021, beberapa hari lalu Pemkab Pangandaran melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah titik obyek wisata dan lokasi lainnya, seperti di obyek wisata pantai Pangandaran, komplek perkantoran pemerintah, DPRD, kantor Bupati, pantai Batu Hiu, terminal, pantai Karapyak, Karangtirta, Green Canyon dan Pantai Batukaras, dengan menggunakan mobil gunners spraying

Menurut sekretaris PMI Kabupaten Pangandaran, Dadang Gunawan, penyemprotan ini dilakukan di sejumlah wilayah terutama tempat keramaian wisata, dan Pemkab Pangandaran telah menyiapkan  1.500 leter disinfektan.

“Penyemprotan atas kerjasama PMI Kabupaten Pangandaran dengan PMI Pemprovi Jawa Barat,” ujarnya.(4/1)

Kata Dadang, selama libur natal dan tahun baru beberapa hari lalu objek wisata Pangandaran ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah sehingga untuk pencegahan pandemi covid, PMI pun melakukan penyemprotan disinfektan agar tidak tercipta kluster Covid19 baru pasca libur nataru.

“Dengan tetap mentaati protokol kesetatan mudah-mudahan tidak ada penambahan atau kluster baru Covid-19, dan Pangandaran pun tetap dengan status zona hijau,”imbuhnya.

Sementara Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, penyemprotan disinfektan usai liburan panjang natal dan tahun baru 2021 merupakan upaya pencegahan agar tidak terjadi penyebaran covid, teutama di tempat umum dan ruang publik.

"Penyemprotan lebih difokuskan di obyek wisata dan fasilitas umum lainnya, terutama di desa yang kasus COVID-19 tinggi seperti di Desa Pajaten yang hingga kini terdapat 14 orang warga yang positif COVID-19," kata Jeje. (PNews)


BEAS PERELEK JADI JARING PENGAMANAN SOSIAL WARGA DESA HEGARWANGI

PANGANDARANNNEWS.COM/TASIKNEWS – Beberapa tradisi kehidupan di desa yang tidak bisa ditemui di perkotaan seperti beas perelek, merupakan salah-satu wujud kebersamaan dan sipat gotongroyong masyarakat pedesaan yang sudah ada turun temurun.

Beas perelek merupkan wujud bentuk gotong royong masyarakat yang berlatar budaya sunda dalam rangka mengatasi kesulitan pangan yang dialami warga, dan ini merupakan tradisi tolong-menolong khas urang Sunda.

Terdiri dari dua kata, beas (beras) dan perelek (bunyi yang dihasilkan saat bulir beras dituangkan pada sebuah wadah) merupakan wujud “kewajiban” seluruh warga desa untuk menyimpan sekitar satu sendok beras yang disimpan pada sebuah wadah kecil yang setiap malamnya beras-beras tersebut sekitar tengah malam akan diambil petugas ronda pada tiap malamnya. Dari 1-2 sendok makan beras yang terkumpul nantinya akan disimpan di rumah kepala dusun atau Ketua RW, dan dalam jangka waktu tertentu biasanya beras yang terkumpul itu akan diketahui jumlahnya saat beras tersebut akan digunakan untuk membantu jika ada salah seorang warga mendapat musibah atau memerlukan bantuan karena sesuatu hal.

Seperti dituturkan kepala Dusun Rt 03 Rw 06 Dusu Hegarwangi Desa Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya, Budiman Abud, menurutnya ada dua tradisi turun temurun warga,seperti tradisi jimpitan, yaitu kegiatan gotong royong dalam rangka membantu kebutuhan pokok salah seorang warga yang memerlukan bantuan dan tradisi serupa yang dikenal dengan istilah Beas Perelek

“Manfaat beras perelek ini benar-benar sangat dirasakan di masa pandemi sekarang ini, “ungkap Budiman. (4/01)

Menurut Budiman, beas perelek yang bermula dari kearifan lokal budaya sunda yang bisa difungsikan untuk menabung dari 1-2 sendok bulir beras sehingga bisa terkumpul yang dimanfaatkan sepenuhnya untuk membantu warga sendiri (dari warga untuk warga).

Kenapa menggunakan beras, kata Budiman, karena jika menggunakan uang kadangkala warga adakalanya tidak punya, tapi ini diganti hanya dengan satu-dua sendok makan beras saja.   

“Pada masa pendemi sekarang ini mungkin manfaat beas perelek ini bisa menjadi tawaran solusi dan meruapakn salah satu bentuk jaring pengaman sosial, “jelas Budiman.

Sementara secara terpisah, saat ditemui di ruang kerjanya, Kepala Desa Hegarwanggi, Muhamad Taufan atau yang lebih akrab disapa Pan-pan, mengatakan, pihaknya berusaha agar di Desa Hegarwangi tidak ada warga yang tidak mampu memasak nasi, karena desa akan segera memberi bantuan jika memang ada warga yang diketahui tidak mampu membeli beras.

Disoal kegiatan beas perelek yang dilakukan warga, menuurutnya, kegiatan ini sudah ada sejak dulu dan sudah menjadi tradisi masyarakat.

Jadi, imbuhnya, program jaring pengaman sosial ini sudah ada sejak lama di pedesaan walau dilaksanakan dengan cara sederhana yang kental dengan tradisi dan kearifan lokal, dan ini merupakan gerakan gotong-royong untuk saling membantu antara sesama warga.

“Jadi beas perelek ini benar-benar merupakan gerakan moral dari warga dan manfaatnya sepenuhnya untuk warga, “Pungkasnya. (ANWARWALUYO)


UPDATE KASUS CORONA DI KABUPATEN PANGANDARAN PER 4 JANUARI 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Ini up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Minggu tanggal 4 januari 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*


Total            : 234 org

Sembuh : 146 org

Aktif :  26 org  isolasi RSU,  55 Isolasi Mandiri)

Meninggal :   7 org

WNI              : 235 org

Laki2            : 104 org

Perem : 120 org

Usia

<5 : 6org

5 - 19  : 20 org

20 - 29 : 46 org

30 - 39 : 50 org

40 - 49 : 37 org

50 - 59 : 20 org

60 - 69 : 15 org

70 - 79 :  5 org


*SUSPEK*

1. Total : 712 org

2. Discardid : 688 org

    - Meninggal :  14 org

3. Aktif         :  10 org

4  Laki-Laki : 442 org

5. Perempuan : 270 org

6. WNI : 707 org

7. WNA :   5 org

8. Usia :

< 5 th :  23 org

6-19    :  78 org

20-29 : 241 org

30-39 : 100 org

40-49 :  84 org

50-59 :  85 org

60-69 :  56 org

70-79 :  25 org

>80    :   4 org

*PROBABLE*


1. TOTAL.                  : 4

2. MENINGGAL : 3

3. MENUNGGU : 1


*KONTAK ERAT*

TOTAL :  1598 org

Discarded :  1539 org

Aktif :      59 org


*HASIL LAB. SWAB*

Positif            :   234 org

Negatif             :6.819 org

Menunggu hasil    :     59 org 

Jumlah             :7.157 org


*HASIL RAPID TEST*

Reaktif            :       70 org

Invalid            :         0 org

Non Reaktif :13.385 org

Total              :13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 04 JANUARI 2021 













:


Ribut Audiensi di Bawaslu Kabupaten Pangandaran



PANGANDARANNEWS.COM -Masyarakat Pangandaran Bersatu (MPB) menggelar audiensi ke Bawaslu Pangandaran, Senin (4/1/2021). Massa sebanyak 50 arang ini kembali mempertanyakan kinerja Bawaslu Pangandaran yang dinilai lambat dan tidak transparan. Diduga laporan pelanggaran pilkada dipetieskan. 

Menurut juru bicara MPB, H. Ahmad Irfan Alawi, pilkada telah usai. Namun banyak temuan dan laporan pelanggaran pilkada yang tidak diselesaikan secara tuntas. Malah ada intimidasi kepada saksi pelapor pendukung pasangan Adang-Supratman. 

"Pilkada memang telah selesai tapi banyak saksi yang ditersangkakan dan sebagian laporan mengendap. Kami datang untuk mempertanyakan sejauh mana kinerja Bawaslu Pangandaran dalam menangani kasus pelanggaran pilkada," ujar Irfan. 

Hal yang sama disampaikan kordinator audiensi, Anton yang mengkritik lambatnya Bawaslu dalam merespon laporan tiam AMAN. Penyelenggara pilkada seharusnya menjaga netralitas demi demokrasi di Pangandaran.

"Pilkada telah berlalu tapi suasana kebatinan masyarakat masih terluka karena ada rasa tidak adil dalam perkara pilkada. Lewat audiensi ini kami ingin keterbukaan Bawaslu," ujar Anton. 

Menanggapi pernyataan dua juru bicara MPB, Ketua Bawaslu Pangandaran, Iwan Yudiawan, memaparkan tahapan perkara pelanggaran yang ditangani Bawaslu. Namun suasana audiensi berubah menjadi memanas karena jawaban pihak Bawaslu dinilai tidak transparan.

Massa berteriak-teriak menumpahkan kekesalan mereka yang tidak mendapatkan informasi terbuka. Semua penjelasan Bawaslu diteriaki sehingga tidak jelas kesimpulannya. 

Setengah jam kemudian Ketua Bawaslu Pangandaran keluar dari ruangan dan tidak kembali lagi. Massa semakin panas hingga akhirnya ada massa susulan di halaman luar Bawaslu. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN