TRAVO ACCU PJU HILANG, JALAN DI SEKITAR GREEN CANYON PUN GELAP

CIJULANG-Maraknya pencurian travo accu pada Penerangan Jalan Umum (PJU) hampir terjadi di berbagai tempat dan hingga saat ini pelakunya masih berkeliaran karena belum pernah ada yang tertangkap.
Salah satu kejadian di Kecamatan Cijulang, tepatnya sekitar lokasi obyek wisata Green Canyon. Menurut salah seorang pemandu body rafting Gua Bau, Maman (44), sampai saat ini sudah 9 travo accu yang hilang.

“Tepatnya di wilayah antara blok Taal dan Pasirgadung. “jelas Maman.(29/12)

Maman menambahkan, kejadian ini terkesan tidak ada perhatian dari semua pihak, karena samapi saat ini, lanjut Maman, belum terdengar ada instansi yang menangani pencurian ini.

“Padahal akibat dari hilangnya travo tersebut, jalan di sekitar wilayah tersebut menjadi gelap karena PJUnya tidak berfungsi. “imbuh Maman.

Menurut salah seorang pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, institusi pengelola PJU tersebut sampai saat ini masih ada di Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

“Untuk tahun 2018, menurut informasi SKPD sebagai penangungjawab PJU rencananya akan dipindahkan ke dishub. “terangnya.

Ia juga mengatakan, alat pengamanan pada tiang PJU sangat rentan untuk bisa dirusak, karena lingkaran kawat pada tiang yang berfunsi sebagai penghalang di bawah travo terbuat dari bahan yang bisa dengan mudah dibengkokkan.

“Juga kunci tempat menyimpan travo menggunakan gembok yang sangat kecil sehingga mudah dibobol maling. “terangnya.  (hiek)

KUNJUNGAN KAPOLDA JABAR KE PANGANDARAN DALAM OPS LILIN 2017

PANGANDARAN-Dengan disambut Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata dan H. Adang Hadari, kapolda Jawaq Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto, sekitar jam 08.15 tiba di di bandara Nusawiru Cijulang dalam rangkaian pengamanan operasi lilin natal dan tahun baru.
Ada yang menarik dan sempat menjadi perhatian warga, saat kapolda dan beberapa jajarannya saat berkendara motor trailnya untuk berkeliling di wilayah Kabupaten Pangandaran.

Menurutnya, ia sengaja meminta pada jajarannya agar di sediakan speda motor saat tiba di pangandaran.

“Dengan menggunakan motor sejak dari bandara, saya ingin merasakan langsung sensasi bermotor di wilayah Pangandaran. ”ungkap Agung.

Dalam kesempatan lain Agung mengatakan, kunjungan ke Pangandarn ini dimaksudkan untuk memastikan oprasi lilin di wilayah hukum Polres Ciamis kondusif dan bisa berjalan baik.

Masih dalam rangkaian kunjungannya, bertempat di kawasan Badetoratu pantai barat,  kapolda berkesempatan bertemu langsung seluruh stake holder pariwista pangandaran, menyaksikan silmulasi pertolongan kecelakaan laut, memberi 100 bingkisan kepada nelayan dan bakti sosial.

“Saya mjengajak kepdaa seluruh masyarakat Kabupaten Pangandaran untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya dalamn even tahun baru ini. “ucap kapolda dalam sambutanannya. (Anton AS)

PENCAIRAN RP 6 MILYAR BANTUAN KEMENDIKNAS UNTUK SEKOLAH KORBAN GEMPA, DIUNDUR ?

PANGANDARAN-Kunjungan Menteri Pendidikan Nasional (mendikans), Prof. DR. Muhajir Effendy, MAP  tanggal 21 desember lalu ke Kecamatan Cigugur untuk meninjau beberapa sekolah yang terdampak gempa berkekuatan 6,9 SR, diakhiri dengan kebijakan mendiknas, untuk beberapa sekolah dengan keadaan rusak berat akan mendapat bantuan dari kemendiknas sebanyak Rp 6 milyar.

Saat Muhajir mengatakan bantuan Rp 6 milyar untuk 19 sekolah yang rusak berat, anggarannya bisa dicairkan tanggal 27-28 desember langsung ke rekening sekolah. Sedang untuk 39 sekolah lainnya yang mengalami rusak ringan, Muhajir berjanji akan menurunkan bantuannya pada anggaran tahun 2018 yang akan datang.

Sementara menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (disdikpora) Kabupten Pangandaran, H. Surman,  setelah data sekolah yang terkena dampak gemba diverifikasi, ada kesalahan jumlah.

“Saat laporan ke Pa menteri waktu itu jumlahnya ada 19 sekolah, tapi ternyata ada kesalah pencantuman nomer urut karena jumlah yang sebenarnya ada 18 sekolah. “terang Surman.(28/12)

Surman yang ditemui di ruang kerjanya lebih lanjut mengatakan, pihaknya akan terus memantau proses penggunaan bantuan tersebut yang akan dikerjakan secara swakelola dengan melibatkan langsung komite masing-masing sekolah.

Dikatakan Surman, apa yang disampaikan Mendiknas saat itu, pencairan bantuan senilai Rp 6 milyar tersebut bisa dilaksanakan tanggal 27-28 desember, ternyata dalam kenyataannya masih ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan sebelum bantuan tersebut turun.

Karena, lanjut Surman, anggaran tersebut bisa turun jika data ril kerusakan bangunan sekolah sudah masuk ke kementerian.

“Perencanaannya akan dikerjakan oleh sebuah SMK di Banjar yang ditunjuk langsung kementerian. “jelas Surman lagi.

Disoal rincian sekolah mana saja, Surman menjekaskan, dari data 18 sekolah yang rusak tersebut, antara lain, SD Negeri 1 Cibanten Kecamatan Cijulang dengan 5 ruangan rusak berat (55%), SD Negerri 3 Bojongkondang Langkaplancar, 7 ruangan rusak berat (55%), SDN 2 Cibuluh kalipucang, 2 ruangan rusak berat (55%), SDN 3 Padaherang, 4 ruangan rusak berat (47%), SDN 3 Kedungwuluh Padaherang, 3 ruangan rusak berat (50%), SDN 2 Pagerbumi Cigugur, 6 ruangan rusak berat (85%), SDN 1 Kertajaya Cigugur, 6 ruangan rusak berat (85%), SDN 4 Cimindi Cigugur, 6 ruangan rusak sedang (40%), SDN 1 Karangbenda OParigi, 6 ruangan rusak sedang (40%), SDN 4 Selasari Parigi, 6 ruangan rusak sedang (40%), SDN 3 Putrapuinggan Kalipucang, 6 ruangan rusak sedang (40%), SDN 2 Ciparakan Kalipucang, 4 ruangan rusak sedang (40%), SDN 4 Pamotan Kalipucang, 6 ruangan rusak sedang (40%), SDN 4 Putrapinggan Kalipucang, 6 ruangan rusak sedang (40%), SDN 1 Cibuluh Kalipucang, 6 ruangan rusak sedang (40%), SDN 1 Emplak Kalipucang, 6 ruangan rusak sedang (40%) dan SDN 2 Karangsari Padaherang dengan 6 ruangan rusak sedang.

“Jadi seluruhnya ada 33 ruangan rusak berat dan 60 ruangan dengan kondisi rusak sedang. “pungkas Surman. (Anton AS)


HDCI KOTA TANGGERANG GELAR KEGIATAN AMAL DI MANGUNJAYA


MANGUNJAYA-Banyak cara untuk berbuat kebaikan yang bisa dilakukan dimana saja dan kapan pun untuk menjadikan sebagai ladang  amal ibadah.

Seperti yang dilakukan beberapa warga Kota Tanggerang yang tergabung dalam sebuah komunitas, Harley Davidson Club Indonesia (HDCI).  Dalam perjalanan touringnya berkesempatan singgah di Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran untuk menyalurkan beberapa bantuan, seperti, pembangunan mesjid, perbaikan jalan, menyantuni kaum duafa dan yatim piatu.

Saat PNews mencoba untuk mewawancarai, menurut salah seorang anggota HDCI, H. Puloh, ini merupakan kegiatan rutin klubnya dalam acara touring ke luar daerah.

Menurut H. Puloh yang memang berasal dari Mangujaya ini, ia merasa ada panggilan jiwa untuk bisa berkontribusi pada daerah kelahirannya.

“Ini ga usah dipublikasi kang..”ungkapnya disela-sela kesibukan acara peletakan batu pertama pembangunan mesjid di Dusun Sindang Desa Mangunjaya.(24/12)

Kegembiraan pun bisa dirasakan seluruh warga desa karena tidak lama lagi akan mempunyai mesjid baru. Seperti dikatakan Ketua DKM, Darsa, atas nama seluruh warga ia menyampaikan rasa terimakasih atas bantuan yang diberikan HDCI Kota Tanggerang.

“Bantuan ini mudah-mudahan jadi amal kebaikan semua serta bisa menjadi motivas pada donator lainnya. “kata Darsa.

Darsa juga mengatakan, diharapkan pembangunan mesjid sumbangan HDCI ini diperkirakan akan selesai bulan maret tahun 2018. (Tn)

PEMDA PANGANDARAN MENATA TEMPAT HIBURAN MALAM DI KAWASAN KAMPUNG TURIS

PANGANDARAN-Masih dalam rangka penataan pariwisata, Pemda Kabupaten Pangandaran tidak hanya merelokasi para pedagang yang biasa berdagang di pinggir pantai saja, tapi seluruh tempat hiburan yang lebih banyak beraktivitas di malam hari pun dipindah lokasikan ke kawasan pantai Pamugaran.

Menurut Wakil Bupati Pangandaran, H. Adang Hadari, ini dimaksudkan untuk memberikan kenyamanan wisatawan dari suara bising musik pada malam harti saat wisatawan ingin beristirahat.

“Seluruh bangunan kafe nantinya akan di satu lokasikan di kampung turis yang berlokasi di pantai pamugaran. “terang Adang.(27/12)

Adang saat ditemui PNews pada acara Jumbara PMI, menambahkan, seluruh bangunan tersebut harus berbahan yang ramah lingkungan serta bersipat alami (nature) yang bisa membuat betah pengunjung. Karena selain akan menjadi wisata hiburan, nantinya bangunan-bangunan tersebut bisa menyatu dengan alam serta  bernuansa pada keasrtian lingkungan sepanjang pantai.  

“Seluruhnya ada 12 unit bangunan ini tidak boleh bertambah, karena yang tadinya tidak punya di tempat asa; tidak boleh membuat bangunan baru sesuai kesepakatan awal. “imbuh wakil bupati. (Anton AS)

JUMBARA PMI, MELATIH GENERASI MUDA TANGGAP BENCANA

PANGANDARAN-Kegiatan dalam rangka pembinaan generasi muda bisa dilakukan dalam berbagai kegiatan, baik di bidang kegiatan  pendidikan karakter, melatih kepekan social dan cinta sesame, karena ini sangat bermangfaat pada generasi yang akan menjadi estapet pembangunan bangsa.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata dalam acara Jumpa Bhakti Gembira (jumbara) PMI ke 1 se-Kabupaten Pangandaran yang digelar di bumi perkemahan Pamugaran Pangandaran. (27/11)

Kegiatan yang dihadiri sekitar 500 relawan PMI yang berasal dari 10 kecamatan ini juga
turut dihadiri Wakil Bupati Pangandaran H Adang Hadari, Sekretaris Daerah sekaligus Ketua PMI Kabupaten Pangandaran, Mahmud SH MH, ketua dan wakil ketua Tim Penggerak PKK serta camat.

“Kegiatan ini juga sekaligus bisa menjadi ajang pembinaan karakter yang diharapkan bisa menghasilkan relawan-relawan PMI yang tangguh. “tegs bupati.

di dalam organisasi PMI ini, lanjut bupati, para generasi muda ini dibina, dididik tentang kebencana, kedisiplinan, nilai nilai kebangsaan dan hal lain yang positif.

Menurut bupati, berada di dfaerah yang rawan bencana, seperti longsor di Kecamatan Langkaplancar, Pdaherang dan Mangunjaya sering banjir, serta berada dilempeng dunia.

“Saya kira dengan diadakannya jumbara ini, anak-anak muda kita harus tahu bagaimana ketika sewaktu-waktu terjadi bencana di daerahnya masing-masing. “kata bupati. (Anton AS)

PEMDA, POLRI DAN TNI CIPTAKAN RASA AMAN WISATAWAN PANGANDARAN

PANGANDARAN-Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata didampingi Kapolres Ciamis, AKBP. Nugroho Aryanto, S.IK., M.H., Asisten 1 dan 3 dan Kepala Dinas PariwisataKebudayaan Kabupaten Pangandaran memantau langsung ke toll gate serta beberapa lokasi obyek wisata di pantai Pangandaran pada musim libur hari natal Tahun 2017 dan menjelang malam pergantian tahun.(25/12).

Untuk memberi kenyamanan serta rasa aman bagi wisatawan, Pemda Pangandaran bersama dengan Polres dan kodim Ciamis serta beberapa ormas berkordinasi dalam masalah keamanan dengan menempatakan beberapa petugas di setiap titik sudut lokasi aktivitas wisata.
Kepada beberapa awak media, Bupati pangandaran, H. Jeje Wiradinata menyampaikan, dalam rangka pemantauan dan pengamanan Libur Hari Natal Tahun 2017 serta untuk memantau dan mengambil langkah-langkah cepat masalah keamanan.

“Ini semuanya untuk kenyamanan dan memberikan rasa aman bagi wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran. “ungkap Jeje.

Masih kata Jeje, hingga hari ini arus wisatawan yang akan berlibur natal terus berdatangan dalam suasana aman dan terkendali.

Pemerintah Kabupaten Pangandaran, lanjut Jeje, terus bersinergi baik dengan pihak Polri, TNI atau dengan masyarakat agar seluruh pengunjung yang datang bisa berlibur dengan suasana menyenangkan, sehingga wisatawan pun bisa merasa betah, nyaman dan gembira.

“Kami melihat kesiapan aparat kepolisian, TNI, balawista serta peran serta masyarakat sangat  luar biasa, hingga sampai hari ini, Alhamdulillah keadaan berjalan aman tidak ada korban kecelakaan dan sebagainya"imbuh Jeje.

Masih kata Jeje, jumlah wisatawan yang datan ke Pangandaran diperkirakan akan terus meningkat, sekitar 100 ribu turis dalam satu minggu ini datang berlibur ke Pangandaran.

Sementara Kapolres Ciamis, AKBP. Nugroho Aryanto, S.IK., M.H menegaskan, dengan meningkatnya arus wisatawn ini tentunya pengamanan pun akan terus ditingkatkan.

“Kami sudah menurunkan 2/3 kekuatan dan ditempatkan pada pos pos pelayanan dan pos pantau, terlebih lagi untuk pengaturan lalu lintas. "jelas Nugroho.

Dan untuk pengaturan lalu lintas, lanjutnya, beberapa petugas pun ditempatkan di sebelas titik untuk mengantisipasi manakala terjadi penumpukan kendaraan serta melakukan beberapa rekayasa untuk mengurai simpul-simpul kemacetan.

"Saya ucapkan terimakasih atas partisioasi dukungan masyarakat, sehingga kegiatan ibadah natal tahun 2017 yang ada di Kabupaten Pangandaran berjalan dengan aman dan kondusif. “pungkasnya. (editor: hiek)

PANWASLU PANGANDARAN TERUS AWASI FERIVIKASI DUKUNGAN PARPOL

PARIGI-Salah satu partai politik peserta pemilu, Perindo, yang di nyatakan lolos mengikuti kompetisi perhelatan pemilu mendatang kini tinggal menyelesaikan satu langkah lagi, yakni verifikasi dukungan partai politik (parpol) yang di buktikan dengan KTA dan KTP.

Sebagai institusi yang berkewenangan mengawasi tahapan tersebut, Panwaslu Kabupaten Pangandaran pun terus mengawal jalannya verifikasi dukungan untuk meloloskan parpol  Perindo.

Seperti di katakan Kordinator Divisi (kordiv) Pencegahan dan Hubal Panwaslu Kabupaten Pangandaran, Nur Saeful saat ditemui di sela kesibukannya, partai politik yang lolos memenuhi syarat untuk ikut dalam pemilihan legislatif mendatang, seluruhnya ada 13 parpol yang sebelumnya sudah di verifikasi oleh KPU.

Namun terkait dengan surat edaran KPU no 227, menurut Saeful, hanya partai politik yang baru yang harus diverifikasi.

“Maka dalam hal ini hanya Perindo saja yang di verifikasi, dan tentunya pihak kanmi teus  melakukan pengawasan terhadaf kinerja KPU dalam proses verifikasi tersebut. “ungkapnya.(22/12)

Dikatakan Saepul, di Kabupaten Pangandaran tercatat  ada 162 anggota jumlah dukungan yang di ferivikasi oleh KPU yang tersebar di 8 dari 10 kecamatan.

“Seperti di Kecamatan Cijulang dan Cimerak kami tidak melakukan verifikasi, karena di kedua keacamatan tersebut tidak terdapat keanggotaan perindo yang harus diverifikasi. “pungkasnya. (Tn)


BUPATI PANGANDARAN: “PEDAGANG ASONGAN YANG TIDAK BERSERAGAM, SURUH PERGI SAJA..”

PANGANDARAN-Dengan semakin dekatnya pada waktu penataan,  ribbuan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di pinggir pantai Pangandaran, kembali  berkumpul memenuhi undangan Pemerintah Daerah di gedung Islamic Center Pangandaran.
Dihadapan ribuan PKL, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata yang didampingi Wakil Bupati, H. Adang Hadari, Asisten Daerah, Kepala SKPDdan Camatan Pangandaran, menegaskan, rencana pengembangan pariwisata Pangandaran salah satunya yang sedang berjalan, menata kawasan obyek wisata dengan cara merelokasi PKL  yang biasa berdagang di sepanjang pantai ke 4 gedung yang baru yang sudah dibangun pemerintah.

“Ini dimaksudkan untuk lebih memperindah serta menjaga agar lingkungan sepanjang pantai menjadi asri yang bertujuan untuk kenyamanan pengunjung. “kata bupati.(23/12)

Menurut bupati, semua harus tetap bersama-sama menjaga ketertiban, kebersihan dan keindahan, khususnya di sepanjang kawasan obyek wisata. Karena jika keadaan sepanjang pantai bersih dan asri, lanjutnya, bukan tidak mungkin pengunjung pun dari tahun ke tahun akan terus meningkat.

“Yang disebut pariwisata maju itu kalau kehidupan bapa-bapa dan ibu-ibu bisa lebih sejatera. “tegasnya lagi.

Lebih jauh bupati mengatakan, dan untuk pedagang asongan pun tentunya harus bisa lebih tertib dan terkoordinasi, ini dimaksudkan untuk memberikan kenyamanan pada pengunjung yang datang ke Pangandaran dengan tujuan ingin berekreasi.

Bupati juga mengatakan, seluruh pedagang asongan harus bisa memberikan rasa nyaman serta berdagang pada zonasi yang telah disepakati bersama.
Sepeti diketahui, zonasi yang telah ditetapkan, antara lain, di pantai barat dari depan hotel Khrisna hingga ke Grang Mutiara.
Batas zonasi di kawasan pantai timur, dari Penginapan Adem Ayem hingga ke Lapang Doyong.

Sementara zonasi depan hotel Khrisna hingga ke Cagar Alam serta dari kawasan Cagar Alam sampai ke depan Penginapan Adem Ayem di patai timur, merupakan zonasi larangan berjuakan bagi pedagang asongan.

“Para pedagang asongan tidak boleh menggunakan speda, speda motor, kendaraan roda tiga dan empat serta tetap harus bisa menjaga etika dan estetika terhadap wisatawan dan tetap menjaga kebersihan seluruh kawasan wisata. “ungkap bupati.

Di akhir acara, bupati yang didampingi wakil bupati berkesempatan secara simbolik memberikan rompi seragam berwarna oren kepada pedagang asongan sebagai tanda identitas para pedagang asongan selain ID card yang sudah dimiliki masing-masing.

“Jadi nanti kalau ada pedagang asongan yang tidak memakai seragam serta tidak memiliki ID card berjualan, bisa disuruh pergi saja oleh ibu-ibu. “pungkasnya. (hiek)
 

19 SEKOLAH KORBAN GEMPA DI CIGUGUR TERIMA BANTUAN MENDIKBUD Rp 6 MILYAR

CIGUGUR-Kunjungan Menteri Pendidikan Nasional (mendiknas), Prof. DR. Muhajir Effendy, Map  yang didampingi Wakil Bupati Pangandaran, H. Adang Hadari dan beberapa kepala SKPD di lingkup Pemerintaha Kabupaten Pangandaran ke SD Negeri 2 Pagerbumi Kecamatan Cigugur (21/12) berkesempatan melihat langsung bangunan sekolah yang roboh akibat gempa beberapa hari lalu serta bertemu para siswa dan dengan masyarakat.

Muhajir membenarkan, sesuai data yang ia terima, jumlah bangunan sekolah yang rusak ada 58 sekolah dengan kondisi rusak berat sejumlah 19.

“Insa Alloh, untuk bangunan yang rusak berat bulan desember tepatnya tanggal 27-28, ini akan dibantu dari anggaran kementerian sebanyak Rp 6 milyar yang langsung akan masuk ke rekening sekolah masing masing dan pengerjaannya dilakukan dengan sistim swakelola oleh komite sekolah “ungkapnya.

Muhajir menambahkan, sementara untuk sisanya 39 bangunan rusak ringan akan, tetap akan dibantu dari Kemendiknas pada anggaran tahun 2018.

Mendiknas pun sempat berkata miris saat melihat bangunan dan rumah dinas kepala sekolah  yang rusak parah.

Kok kaya kandang ayam ya…”celoteh Muhajir sambil tersenyum.

Sementara dalam sambutannya, Wakil Bupati H Adang Hadiri, menyampaikan, atas nama pemda dan masyarakat Kabupaten Pangandaran mengucapkan terimaksih atas kunjungan dan banbtuan yang disalurkan Mendiknas. (Anton AS)

ADD KARANGPAWITAN PERIORITASKAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN

PADAHERANG-Anggaran Dana Desa Desa (ADD) Karangpawitan Kecamatan Padaherang kabuoaten Pangandaran untuk tahun anggaran 2017 difokuska peda pembangunan infrastruktur jakan lingkungan.
Menurut kepala Desa Karangpawistan, Adis, seluruh anggaran pada ADD

“Pembangunan jalan rabat beton di 5 dusun dengan volume pekerjaan yang bervariatif, sesuai hasil musrenbang desa tahun ini. “ungkapnya.(21/12)

Adis menambahkan, kelima dusun yang tahun mendapat kucuran pembangunan, diantaranya Dusun Patinggen 1, Patinggen 2, Harjaresik, Sindangkerta dan Sindangratu. 

“Untuk Dusun Patinggen 1 dua titik Patinggen 2 satu  titik dan Harjaresik empat titik. “terangnya.

Masih kata Adis, sementara untuk keseluruhan infrastruktur jalan yang ada di Desa Karangpawitan, seperti jalan desa, jalan lingkungan dan jalan gang yang belum terelisasi  tahun ini, diharapkan bisa selesai pada APBDes tahun 2018. (Isis Koswara)

PANWASLU KABUPATEN GELAR BIMTEK BARENG KPU JAWA BARAT

BANDUNG-Untuk menjaga sinergitas  penyelenggara pemilu, KPU Provinsi Jawa Barat mengadakan bimbingan tekhnik (bintek) terpadu. Dengan bintek ini diharapkan dapat terwujud pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat tahun 2018 menjadi wahana edukasi demokrasi dan wisata politik bagi masyarakat.

Ada yang berbeda dalam persiapan dengan dengan pemilu pemilu sebelumnya, karena kali ini 2 lembaga penyelenggara pemilu, Panwaslu dan KPU duduk dlam satu ruangan mengadakan bintek, yang diselenggarakan di salah satu hotel di kota kembang bandung, untuk mengantisifasi setiap pelanggaran pada seluruh tahapan pemilu. Apalagi sekarang akan mulai memasuki tahapan pemutahiran data pemilih.(20/12)

Bintek yang diikuti dua institusi penyelenggara pemilu ini diikuti 1360 peserta. diantaranya dari KPU, PPK, bawaslu kabupaten dan panwaslu kecamatan.

hal ini tentunya sangat penting, karena untuk menyamakan persepsi antara pengawas dengan pelaksana pemilu, walaupun dalam hal ini KPU dan PPK merupakan sasaran pengawasan bawaslu kabupaten dan panwaslu kecamatan.

Seperti dikatakan salah seorang anggota bawaslu provinsi, H Wasikin, pihaknya sangat  mengapresiasi kegiatan ini serta pihaknya berharap KPU dan Bawaslu bisa mensukseskan pemilu yang akan di gelar 2018 mendatang.

Masih di temnpat yang sama, Ketua Panwaslu Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, Herdis, kepada PNews menyampaikan, kegiatan ini sangat positif sekali bagi panwascam dalam menghadapi tahapan pemutahiran data pemilih, karena bagaimanapun juga paswaslu dan PPK harus satu argumen dalam menyikapi regulasi yang ada.

“Sehingga nanti di lapangan tidak salah persepsi dalam pemahamannya.”katanya.

Terlepas positifnya kegiatan bintek yang diselenggarakan antara KPU dan Bawaslu ini, Herdis sangat menyayangkan bintek ini, karena menurutnya, kurang efektif waktu yang di gunakan oleh penyelenggara kegiatan sementara materi yang di sampaikan harus dipahami secara menyeluruh. (Tn)

BARU 72 %, PANGANDARAN MASIH TERENDAH DI JABAR DALAM ELEKTRIKPIKASI

PANGANDARAN-Dalam program Jabar caang, Kabupaten Pangandaran merupakan daerah yang paling rendah dalam elektrikpikasinya, baru mencapai 72 %.
Hal tersebut dikatakan manager Rayon PLN Pangandaran, Pilih Kondhang saat ditemui usai menyambut kunjungan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata di ruang kerjanya. (20/12)

Dikatakan Pilih, hasil pertemuannya dengan Bupati Pangandaran, untuk meminta bantuan pemda dalam menyediakan data daerah-daerah yang sampai sekarang masih belum terjangkau listrik PLN.

 “Dengan sinergi antara pemda dan PLN, diharapkan setelah kami mempunyai data daerah yang masih belkum ada listrik, secepatnya kami pun bisa melayani kebutuhan masyarakat pada listrik. “ kata Pilih.

Masih kata Pilih, di tahun 2018 nanti, duharapkan elektrikpikasi di Kabuopaten opangandaran bisa 100 %.
Pilih menambahkan, untuk kebutuhan listrik di desa-desa, mungkin samapi saat ini relative sudah terpenuhi. Tapi hingga ke dusun-dusun, masih banyak yang belum teraliri listrik PLN, dan itu tersebar di 10 kecamatan.

Disoal kebutuhan listrik di kawasan wisata, Pilih menjelaskan, pada masa-masa libur supply pasti akan bertambah, tapi itu bisa diantisipasi PLN dengan meminta bantuan dari Gardu Induk (GI) Banjar dan Karangnunggal untuk meningkatkan kehandalan lisr trik dan tambahan pasokan daya di tempat wisata.

Ditambahkan Pilih, pihaknya juga beberapa hari lalu meresmuikan SPLU ( Statsiun Penyedia Listrik Umum) di sekitar taman baulevar, pangung terbuka dan di tempat relokasi  PKL, intinya itu mendukung kekurangan listrik di tempat umum, hasil kerjasama PLN dengan Dinas pariwisata Pangandaran.

“Misal, selama ini di panggung terbuka kalau ada kegiatan biasanya menggunaka genset, sekarang sudah ada SPLU jadi tinggal ngisi token saja. “terangnya.

Selain itu, lanjutnya lagi, dukungan PLN terkait pariwisata Pangandaran, lokasi-lokasi wisata baru yang belum terlistriki tentunya pihak PLN akan support untuk mengalirkan listrik ke daerah tersebut.

“Seperti kemarin kami melakukan pemasangan listrik dan perluasan jaringan sekitar 500 meter ke lokasi wisata gua Regregan karena selama ini disana harus menggunakan genset. “imbuhnya.

Pilih juga mengatakan, kebutuhan listrik di Kabupaten Pangandaran tahun 2018 nanti, setelah seluruh infrastruktur terbangun, seperi RSUD, kantor pemerintah dan lainnya, akan mencapai 60 MVA (6 juta watt), karena jika melihat perkembangan Pangandaran yang pesat, maka kebutuhan listrik pun akan terus meningkat.

“Dan untuk sekarang, kebutuhan daya listrik di Kabupaten Pangandaran baru 21 MVA dengan 104.000 pelanggan. “imbuhnya lagi. (Anton AS)



BTN KCP PANGANDARAN LAYANI KREDIT RUMAH BERSUBSIDI

PANGANDARAN-Sejalan semakin berkembangnya laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pangandaran, sejumlah bank pun ramai-ramai membuka cabang sebagai respon menjawab peluang usaha perbankan.
Begitu juga sebaliknya, Pangandaran sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) tentunya sangat perlu pelayanan jasa perbankan.

Demikian dikatakan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata dalam sambutannya saat membuka Bank BTPN Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pangandaran yang berlokasi di depan pasar Desa Pananjung.(20/12)

“Sekarang tambah lagi bank milik pemerintah, BTN,  saya kira ini akan menjadi suport yang luar biasa bagi kita. “kata Jeje.

Jeje menambahkan, BTN dengan fokus pada sektor perumahan tentu akan memberikan satu plihan alternatif untuk masyarakat jika ingin mempunyai rumah dengan cara dicicil, murah dan terjangkau.
Sebagai daerah baru, lanjut Jeje, kehadiran BTPN tentu akan membantu pengembangan ekonomi perbankan sebagai daerah pertumbuhan baru.

Dengan dukungan pemda untuk masalah perijin yang dipermudah, tidak usah dengan birokrasi yang berbelit-belit, sesuai aturan ynag berlaku, maka ijin bisa langsung keluar.

“Pokonya hari ini sampai ke saya, langsung diteken. “tegas Jeje.

Sementara menurut Kepala Kantor Wilayah I Bank BTN, Setya Wijayantara, melihat perkembangan Pangandaran yang luar biasa, tentunya dari sektor perbankan merupakan peluang untuk pengembangan usaha BTN di daerah baru.

“Perkembangan Pangandaran sangat luar biasa, saya pernah kesini beberapa tahun lalu, dan sekarang keadaannya jauh berbeda. “ungkap Setya.   

Setya menambahkan, dalam menyambut salah satu sektor yang tumbuh saat ini, sektor wisata, tentunya Pangandaran yang diberi anugerah Tuhan dengan alamnya yang indah, tentu ini akan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, dan disitulah BTN berperan di sektor perumahan. 

“Hingga sekarang, untuk Pangandaran BTN sudah menyalurkan sekitar Rp 150 milyar, ini merupakan pergerakan ekonomi yang luar biasa. “imbuhnya.

 Tidak hanya untuk masyarakat lokal Pangandaran saja, menurut Setya, BTN pun melayani untuk pendatang yang ingin mempunyai tempat tinggal disini.

Masih kata Setya, selaras dengan program pemerintah, nawacita, kredit perumahan yang dikeluarkan BTN dengan uang muka 1 %, bunga 5 %  dan jangka waktu bisa 20 tahun.

“Jadi angsuran sangat murah sekali, rata-rata Rp700 ribu per bulan. “terang Setya.

Jumlah angsuran ini, lanjutnya, tentunya akan bisa terjangkau masyarakat luas, karena untuk sekarang ini biaya kost saja bisa mencapai Rp 500 ribu per bulan.

Jadi, imbuhnya, baik sektor nelayan atau profesi informal lainnya seperti PKL, semuanya bisa dilayani karena untuk model-model masyarakat berpenghasilan seperti nelayan, angsuran BTN sangat minim.

“Dan tentunya ini dibantu dengan program subsidi dari pemerintah, Rp 4 juta per unit. “jelas Setya.
 (Anton AS)
 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN