Miris, Seorang Ayah di Kalipucang Diduga Lakukan Pelecehan Pada Anak Tirinya


PANGANDARANNEWS.COM
- Sungguh perbuatan bejad, seorang ayah tiri tega berbuat tidak senonoh pada seorang bocah perempuan berusia 13 tahun di Desa Pamotan Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran Jawa Barat.

Saat dikonfirmasi Kepala Dusun, Wanto membenarkan, korban berinisial H dan masih duduk di bangku SMP.

"Namun kejadiannya baru terkuak sekarang," ungkap Wanto, saat dihubungi melalui WhatsApp. (28/02)

Wanto mengatakan, kejadian ini diketahui setelah korban dengan didampingi ibu dan uwa korban tanpa diketahui ayah tiri (pelaku) mendatangi kantor Polsek Kalipucang Polres Pangandaran untuk membuat
laporan.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Kalipucang, Bripka Dani Erwanto menyebut, saat ini kasus tersebut sedang ditangani unit PPA Sat Reskrim Polres Pangandaran.

Sementara untuk kronologi lebih jelas, kata Dani, pihak korban belum bisa ditanya secara gamblang karena masih trauma.

"Si korban masih tertutup, namun korban tidak sampai hamil namun menurut keluarganya korban berubah menjadi pendiam," jelas Dani.

Dani menjelaskan, korban awalnya tinggal bersama orang tua, ibu dan ayah tiri. Dan kejadian pelecehan yang dilakukan ayah korban ini terjadi sejak korban masih duduk di kelas 2 SMP, tepatnya pada bulan Juni 2022 sampai akhir sekolah SMP di bulan Februari 2023.

Namun menurut Dani, untuk kronologis lengkap kejadian saat ini pihaknya masih berupaya untuk mendapatkan informasi dari korban.

"Jadi, intinya kami saat ini baru akan menerima laporan dan belum memanggil pelaku," ujarnya.(hiek)

Koramil 2501/Parigi, BPBD, Tagana Dibantu Warga, Gotong Royong Evakuasi Pasca Bencana Alam di Desa Salasari


PANGANDARANEWS.COM - Pasca bencana alam hujan deras disertai angin kencang yang menyebabkan sejumlah rumah warga terdampak serta pohon-pohon tumbang hinga nengakbatkan kerusakan struktural lainnya di Dusun Banjarsari, Desa Salasari, Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, Koramil 2501/Parigi bersama Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD), Tagana dan warga setempat pun gotong-royong melakukan evakuasi dan penanganan darurat bencana.(26/02)

Ditemui di tengah-tengah kesibukan, Komandan Koramil 2501/Parigi Kapten Inf Margono, menyampaikan, pihaknya bersama-sama institusi lainnya dan masyarakat terus berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan bantuan dan dukungan khususnya pada korban terdampak.

"Gerakan gotong royong dan sinergi antara berbagai pihak menjadi kunci dalam menghadapi situasi darurat seperti ini," ucapnya.

Ia mengatakan, tim gabungan ini melakukan evaluasi dan penilaian cepat terhadap kondisi yang ada di daerah bencana, dan melalui koordinasi yang baik antara pihak TNI, instansi terkait dan masyarakat, upaya penanganan darurat dilaksanakan dengan sigap dan terorganisir.

Selain membersihkan reruntuhan dan puing-puing yang tersebar di sekitar lokasi, kata Margono, tim juga menyediakan bantuan logistik dan medis bagi warga yang membutuhkan.

"Kami berharap situasi segera kondusif dan para korban secepatnya mendapatkan pemulihan serta dukungan yang diperlukan," tegasnya.***

Kreasi Seni Janur Semarakkan Hari Jadi Kota Banjar Ke 21


PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS
- Menyambut Hari Jadi Kota Banjar ke-21 tahun 2024, digelar Festival Kirab Budaya Janur yang disambut antusias ribuan masyarakat.

Dengan tema" Festival Kirab budaya janur" yang menggambarkan perjalanan pemerintah kota dari tahun ketahun dengan menonjolkan budaya dan kearifan lokal, dimulai dari simpang empat BNI (Sponyono) dan finish di jalan Rd Hamara Efendi.

Selain genderang tabuhan marcing band dari Intitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Bandung, 25 helaran budaya yang mewakili 25 desa dan kelurahan dengan kreasi janur menghiasi semarak pestifal Kirab Budaya Janur tahun ini.

PJ Wali Kota Ida Wahida bersama suami berada paling depan, disusul oleh Ketua DPRD, Kapolres, Dandim 0613 , Kejari dan jajaran Diskofimda Kota Banjar berjejer di panggung kehormatan. .

Selama kegiatan masyarakat pun terlihat antusias sekali  saling berebut mencari tempat teduh untuk bisa melihat para peserta karnaval seni budaya janur tersebut.

Mengiringi langkah awal iringan helaran seni unik pun dipentaskan, seperti Reog Dongkol, Jurig sarengseng, Macan Lugay,  Kakalongan dan Badawang kawung.

Kepala Dinas Pendidikan H. Kaswad  mengatakan, Festival Kirab Budaya Janur yang berlangsung tahun ini mendapat respon dari warga masyarakat,  dan ini terbukti dengan antusiasnya warga  menyaksikan dan mengabadikan mementum Hari jadi Kota Banjar ke 21 Tahun ini.

Ia pun mengapresiasi seluruh antusias warga yang berkesempatan menyaksikan dan ikut menyemarakkan Festival Kirab Budaya ini.

"Dari pantauan kami, kirab berlangsung aman dan tertib,” ujarnya. (tito)

KPU Pangandaran Pastikan, Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Tingkat Kecamatan Selesai Hari Ini


PANGANDARANNEWS.COM
- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran memastikan rapat pelno rekapitulasi hasil penghitungan peroleh suara pemilu 2024 di tingkat kecamatan hampir selesai, dan dipastikan pula KPU pun akan segera melaksanakan rapat pleno tingkat kabupaten.

Seperti disampaikan salah seorang Komisioner KPU Kabupaten Pangandaran Maskuri Sudrajat, KPU saat ini tinggal menunggu laporan terakhir dari kecamatan Padaherang saja.

"Rencananya hasil pleno penghitungan suara dari Padaherang ini akan dikirim hari ini," terang Maskuri.(25/02).

Jika ditingkat seluruh  kecamatan sudah rampung semua, kata Maskuri, rapat pleno rekapitulasi hasil  penghitungan perolehan suara Pemilu 2024 tingkat kabupaten akan dilaksanakan pada tanggal 28 Februari mendatang.

dan sebelumnya KPU juga akan melakukan rakor bersama seluruh stakeholder sebelum melaksanakan rapat pleno tingkat kabupaten tersebut.

"Rencanannya rakor yang akan membahas keamanan dan lainnya akan dilaksanakan di sebuah hotel di kawasan pantai timur," ucapnya. 

Ia juga mengatakan, pihaknya akan mengantisipasi dinamika pasca pemilu dalam rapat pelon nanti, salah satunya jika ada yang kecewa, itu bisa saja terjadi.

Maskuri Sudrajat

Diperkirakan, menurutnya, rapat pleno tingkat Kabupaten Pangandaran bisa berlangsung lebih dari satu hari dan maksimal tiga hari karena di tingkat kecamatan atau PPK juga prosesnya selama lima hari.

Ia mengaku, pleno di kecamatan terjadi keterlambatan khususnya di Kecamatan Padaherang. Hal tersebut dianggap wajar, karena jumlah pemilih dan TPS di Padaherang paling  banyak dan hal tersebut yang menjadi faktornya selain dinamika lain di lapangan.

"Kami berharap pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di tingkat kabupaten nanti bisa berjalan aman dan tidak ada hambatan," pungkasnya.(hiek)

Diduga Korban Pembunuhan, Mayat Wanita Ditemukan Seorang Pesepeda Saat Beristirahat


PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS
- Seorang wanita muda tanpa identitas ditemukan tewas dengan kondisi mayat yang sudah membusuk dan diduga ada sejumlah luka di bagian tubuhnya, di Dusun Cilengkong Desa Neglasari Kecamatan Kota Banjar oleh pesepeda saat beristirahat.(25/02) 

Ketua Rt Asep saat diwawancara PNews membenarkan, penemuan mayat berkelamin perempuan,  ini diduga sudah lebih dari tiga hari, dan awalnya warganya yang tinggal dekat Tempat Kejadian Perkara (TKP) pun tidak menaruh kecurigaan adanya mayat karena bau menyengat sudah biasa di kira bau tersebut berasal dari bangkai binatang. 

"Mayat wanita ini di temukan sekitar pukul 11.30 tepat di belakang patung Gajah dengan kondisi terkubur matrial bekas bangunan," jelas Asep.

Asep mengatakan, identitas wanita tersebut belum diketahui selain sudah agak membusuk sebagian tubuhnya pun sudah rusak dengan beberapa luka tubuhnya.

"Diduga mayat tersebut mungkin korban pembunuhan," imbuhnya.

Asep menyebut, ciri-ciri mayat selain masih muda saat ditemukan dalam ke adaan terbungkus seprei.

Saat ini, kata Asep, mayat wanita itu telah dibawa team evakuasi BPBD Banjar ke Rumah Sakit Umum Banjar untuk menjalani proses autopsi dan sudah ditangani Polresta  Banjar untuk mengusut serta mencari tahu identitas wanita itu.

Sementara saat dikonfirmasi, menurut salah seorang anggota Polres saat ini masih dalam proses penyelidikan. (tito)

BPK Tetapkan, Ronggeng Amen Pangandaran Jadi Warisan Budaya Tak Benda


PANGANDARANNEWS.COM
- Mungkin banyak masyarakat yang belum tahu ternyata salah satu budaya yang ada di Kabupaten Pangandaran Ronggeng Amen ternyata sudah ditetapkan menjadi warisan budaya tak benda sejak 28 oktober 2023 oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Seperti diketahui, seni Ronggeng Amen ini cikal bakalnya berasal dari kesenian Ronggeng Gunung yang sudah lama dikenal masyarakat luas merupakan salah satu kekayaan kebudayaan asli asal Kabupaten Pangandaran.

Seperti disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, Sugeng Yudistira, ia membenarkan bahwa Ronggeng Amen yang dulu lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Ronggeng Gunung ini sudah masuk pada warisan budaya tak benda.

"Hal ini tentu menjadi sebuah kebangaan kita semua," ungkap Sugeng, saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(23/02)

Namun Sugeng menyebut, karena sudah diakui sebagai warisan budaya tak benda maka ini harus menjadi kewajiban semua agar Ronggeng Amen terus dipelihara salah satunya dengan seringnya pementasan.

Dan sesuai arahan dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, jelas Sugeng, kesenian Ronggeng Amen ini harus tetap eksis agar nantinya predikat warisan budaya tak benda yang sudah diakui ini tidak dicabut lagi oleh BPK.

Dan pentas Ronggeng Amen yang akan digelar di alun-alun Paamprokan di kawasan pantai barat Pamugaran pada tanggal 2 Maret 2024 nanti, menurutnya, merupakan upaya Pemkab Pangandaran dalam rangka ngamumule (merawat) budaya Ronggeng Amen ini.

Sugeng juga berharap pementasan Ronggeng Amen atau kesenian daerah lainnya ini bisa berkelanjutan, sehingga selain bisa melestarikan khasanah kebudayaan yang ada di masyarakat juga bisa menjadi ajang promosi pariwisata.

"Kami juga berharap kontribusi para pelaku usaha wisata agar bisa bersama-sama melestarikan budaya daerah yang ada di Kabupaten Pangandaran," ucapnya.(hiek)

Di Usia Satu Tahun, SWI Tasik Raya Terus Tingkatkan Profesionalisme Jurnalisme


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Paling tidak ada dua kewajiban yang harus dijalankan ileh seorang jurnalis, sesuai dengan yang ada pada UU No.40 tahun 1999.

Pertama, seorang jurnalis itu harus patuh pada pasal 5 ayat 1 dan pasal 7 ayat 2, harus memberitakan yang benar tidak melihat perbedaan suku, ras agama dan segala macamnya. Dan pada pasal 7nya wartawan mempunyai kode etik yang  harus dilatuhi sehingga dalam perilaku wartawan ini merupakan kewajiban semua untuk patuh dan melaksanakan kode etik jurnalistik.

Demikian disampaikan Sekjen DPP SWI Heri Budiman pada acara milad SWI Tasik Raya ke 1 sekaligus memperingati Hari Pers Nasional, bertempat di Gedung Serbaguna DPRD Kota Tasikmalaya. (22/02)

Oleh karena itu, Heri mengatakan pada para pihak Pemerintah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya bahwa DPP SWI sendiri akan terus menjaga dan membimbing kawan-kawan SWI Tasik Raya untuk terus tumbuh dan berkembang menjadi wartawan profesional.

"Dan kami pun tentu akan selalu meningkatkan profesionalisme kami," ucapnya.


Masih di tempat yang sama, sekretaris komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya H. Murjani, atas nama Pimpinan dan anggota DPRD Kota Tasikmalaya mengucapkan selamat kepada SWI Tasik Raya yang kini usianya sudah satu tahun dan mudah-mudahan di perjalanan satu tahun ini bisa meberikan pengetahuan dan bisa membantu kondisi kota Tasikmalaya.

Murjani juga mengatakan, wartawan memiliki peran vital di dalam segala bidang sehingga
kedepan diharapkan keluarga besar pers atau wartawan bisa ikut membantu kota Tasikmalaya.

"Dengan campur tangan rekan-rekan wartawan pertumbuhan Tasikmalaya bisa terangkat karena karena wartawan memiliki peran penting dalam pembangunan di  segala bidang." pungkasnya.


Dalam rangka milad ke 1 Tahun SWI Tasik Raya sendiri selain menjadi moment Tasyakur bin nikmat juga digelar dialog publik dengan tema "Membedah Kapasitas dan Larangan Wartawan dalam Pemberitaan" yang menghadirkan narasumber yang berkompeten dalam bidangnya.

Dalam kegiatan yang turut dihadiri Sekjen DPP SWI Heri Budiman beserta team, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya H.Murjani, Perwakilan Pemerintahan Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya, beserta tamu undangan lainnya, ketua SWI Tasik Raya Deden Deni  mengatakan, di usia SWI Tasik Raya yang masih belia pihaknya berharap bisa lebih memberikan kontribusi positif dalam memberikan informasi pada masyarakat.

Ia juga merasa bersyukur dan berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah ikut memberikan support pada kegiatan yang di laksanakan saat ini.

" Alhamdulillah SWI Tasik Raya kini berusia 1 Tahun walaupun sebenarnya kita hari jadinya di tanggal 22 Desember 2023 lalu tapi dengan beberapa alasan kita laksanakan hari ini," terangnya. (anwarwaluyo)

 

Pada HUT ke Satu, SWI Dan PGRI Tasik Sepakat Cerdaskan Bangsa

Ketia PGRI Kabupaten Tasik, Juhana

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Ketua PGRI Kabupaten Tasikmalaya Ahmad Juhana saat ditemui PNews menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun untuk Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Tasik Raya yang ke satu yang bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada tanggal 22 Pebruari 2024.

Pihaknya berharap agar rekan-rekan jurnalis untuk bersama-sama mendorong untuk peningkatan kualitas pendidikan dengan control sosial serta kerjasama dalam koordinasi yang baik.

"Terima kasih dan selamat atas satu tahun SWI Tasikmalaya, dan kami percaya dengan menjalin sinergitas dengan para jurnalis, pendidikan akan lebih maju," ucapnya.(21/02)

Ia juga menyampaikan terimakasih khususnya untuk SWI Tasik yang telah menjalin kerja sama selama ini dalam memberitaan seluruh kegiatan terutama di bidang pendidikan sehingga visi dan nisi PGRI dapat terimplementasi.

Sebagai wujud tujuan, Visi dan Misi PGRI pusat atau daerah, kata Juhana, bertujuan untuk mewujudkan cita-cita untuk mempertahankan, mengamankan serta mengamalkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.

PGRI juga, imbuhnya, berperan aktif untuk mencapai tujuan nasional dalam mencerdaskan bangsa dan membentuk manusia Indonesia seutuhnya serta berperan serta dalam mengembangkan system dan pelaksanaan pendidikan nasional dengan terus meningkatkan kesadaran dan sikap guru demi meningkatkan mutu dan kemampuan profesi guru dan tenaga kependidikan lainnya sehingga mampu menjaga, memelihara, membela, serta meningkatkan harkat dan martabat guru melalui peningkatan kesejahteraan anggota serta kesetiakawanan organisasi.

"Dan sesuai dengan anggaran dasar PGRI bertujuan mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945," ungkapnya.

Juhana menambahkqn, PGRI juga diharapkan bisa menjadi organisasi mandiri dan dinamis yang dicintai anggotanya, disegani mitra, dan diakui perannya oleh masyarakat. Karena PGRI didirikan sejatinya untuk mempertahankan kemerdekaan dengan program utama di bidang pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dan memperjuangkan kesejahteraan bagi para guru.

"PGRI juga selalu berusaha untuk terlaksananya system pendidikan nasional dengan berusaha selalu menerima masukan-masukan dari insan pers," pungkasnya. (anwarwaluyo)

  

Hasil Pleno Pilpres di Kecamatan Mangunjaya, Paslon Nomer 2 Ungguli Paslon 1 dan 3


PANGANDARANNEWS.COM
- Rapat plano terbuka rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara pada pemilu 2024 tingkat PPK kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran digelar di aula Desa Mangunjaya yang berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 18 Pebruari hingga tanggal 21 Pebruari 2024.

Selain dihadiri Panitia Pemungutan Suara dan Panwaslu, rapat pleno ini juga turut dihadiri
Camat Mangunjaya Sofyan Tanjung dan jajarannya,
seluruh kepala desa se-Kecamatan Mangunjaya, seluruh saksi bakal calon dan beberapa tim sukses calon yang ikut menyaksikan jalannya rapat plano rekapitulasi.

Tak hanya itu, kegiatan rapat pleno ini juga dikawal ketat sejumlah petugas keamanan dari TNI dan POLRI, untuk kelancaran jalan nya Rapat plano ini.

Kepada PNews ketua Panwaslu Kecamatan Mangunjaya Aan Johar Ma'mun menyampaikan, ia mengaku bersukur karena proses yang cukup menguras energi ini telah selesai dan berjalan lancar serta tidak ada kendala. 

Aan menyebut hanya ada beberapa catatan khusus yang ia tuangkan dalam form catatan khusus, diantaranya suara caleg diisi dan suara partainya diisi dan itu terjadi di TPS 11 Desa Mangunjaya.

"dan ini semua hanya kesalahan administrasi mungkin paktor kelelahan petugas," katanya.(21/02)

Di tempat yang sama ketua PPK Kecamatan Mangunjaya Yogi Prayoga mengatakan, tingkat kehadiran partisipasi pemilih pada pemilu tahun ini naik sejumlah 79 persen dari seluruh daptar pemilih tetap (DPT) di Kecamatan Mangunjaya.

"Tahun ini jumlah pemilih yang datang ke TPS naik 5 persen," jelas Yogi.

Adapun hasil perolehan suara pilpres di Kecamatan Mangunjaya, untuk perolehan suara pilpres
Jumlah suara sah 19.696
Jumlah suara tidak sah 349
Jumlah suara sah dan tidak sah 20.045, dengan perolehan  paslon nomer urut 1 memperoleh suara 3689,
nomer urut 2 sebanyak 11.291 suara dan untuk nomer urut 3 memperoleh suara  4.716. (Tn)

Aksi Donor Darah Warnai HUT ke-78 Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 0625/Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Aksi donor darah menjadi salah satu bakti sosial Kodim 0625/Pangandaran dalam rangka memperingati ulang tahun  Persit Kartika Chandra Kirana 

ke-78, yang dipusatkan di Makodim 0625/Pangandaran di Jalan Raya Cigugur, Dusun Sidahurip, Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi.(21/02)

Kegiatan donor darah ini diikuti langsung Dandim 0625/Pangandaran Letkol Indra Mardianto Subroto, M.IP yang didampngi Ketua Persit KCK Cabang XLVIII Dim 0625 Ny. Nuning Indra Mardianto, serta Kepala Staf Kodim Mayor Inf Junaedi, Wakil Ketua Persit Ny. Dwi rochmawati, Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVIII Dim 0625,

Perwira Staf Kodim, Danpos Gakumgal Letda Cpm Sumarsono, Kasat POL- PP  Bpk Dedih, Anggota PMI Kabupaten Pangandaran, dan sejumlah institusi.w

Sebanyak 179 pendonor, diantaranya dari jajaran anggota Kodim 0625 Pangandaran: 47 Orang, Polres Pangandaran 11 Orang, Gakumgal 3 Orang, POL PP Kabupaten Pangandaran 2 Orang, Persit 49 Orang, Dinas Kesehatan PMI Pangandaran: 10 Orang, PPM dan FKPPI 24 Orang,Tagana 5 Orang dan SMAN 1 Parigi 28 Orang.


Kepada sejumlah wartawan yang hadir dalam kegitan ini Ketua Persit KCK Cabang XLVIII Dim 0625 Ny. Nuning Indra Mardianto mengatakan, aksi sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas seluruh pihak dalam mendukung kegiatan kemanusiaan dalam rangka memperingati ulang tahun Persit Kartika Chandra Kirana. 

"Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah dalam menyelamatkan nyawa," kata Nuning.***

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN