Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2016

HINGGA TAHUN 2019, TARGET JALAN KABUPATEN PANGANDARAN 700 MILYAR

Gambar
    PANGANDARAN . Seluruh panjang jalan kabupaten yang diliki Kabupaten Pangandaran sekitar 320 km secara bertahap sudah diperbaiki tiap tahunnya hingga sekrang tersisa jalan yang masih perlu 155 km lagi. Demikian dikatakan Kapala Dinas PU Perthubungan dan Kominfo Kabupaten Pangandaran, Drs. H. Dadang Dimyati saat acara musrenbang di Hotel Sinar Rahayu Pangansdaran. (21/2).”Tapi dalam tiap tahun pun kita ada perbaikan untuk jalan yang tahun lalu diperbaiki. “Ungkap Dadang.     Dadang mengungkapkan, karena dala satu tahun, apalagi jika musim hujan terus mengguyur, maka anggaran pun tidak dialokasikan untuk semua membuat atau memperbaiki  jalan jalan sesuai keadaan di lapang, tapi sebagian untuk anggaran perawatan jalan yang memang di tahun sebelumnya mendapat perbaikan. “Terkadang tahun ini kita kembali ke jalan yang tahun kemarin mendapat anggaran karena memang diperlukan perbaikan ketika jalan tersebut memang harus mendapat perbaikan.”Imbuh  Dada...

LIMBAH PT. PECU LAMPAUI BAKU MUTU

Gambar
PANGANDARAN - Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) kabupaten Pangandaran menanggapi limbah PT. PECU ( Pacific Eastern Coconut Utama ) yang berada di desa  Sukaresik kabupaten Pangandaran. Seperti diketahui, limbah perusahaan ini membuat warga sekitar resah. Hasil uji Laboratorium yang dilakukan BPLH Pangandaran ternyata limbah dari perusahaan ini telah mencemari lingkungan, terutama sungai.  "Terkait dengan PT. PECU BPLH baru selesai menguji kadar pencemarannya. Hasil uji Lab dengan mengambil  sampel air dari instalasi ahir pengolahan limbah, ternyata hasilnya telah melampaui baku mutu.  Jadi memang telah mencemari lingkungan" ujar  Surya Darma, Kepala BPLH Pangandaran kepada Nolduanews.com, Rabu (24/02). Dikatakan Surya Darma, dengan hasil uji laboratorium tersebut pihaknya akan segera membuat surat peringatan yang ditujukan kepada PT. PECU untuk segera memperhatikan limbahnya. Kalau tidak digubris, kata Surya, pihaknya akan melayangkan surat peringata...

PENGERJAAN PROYEK APBD, JOKOWI : "BERI KESEMPATAN PENGUSAHA LOKAL..."

Gambar
   PANGANDARAN . Pembangunan di daerah tidak boleh melupakan peran pelaku usaha lokal. Sekecil apa pun skala usahanya, pengusaha lokal harus diberi kesempatan mengerjakan proyek-proyek yang dananya bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). Pelibatan pengusaha lokal ini akan mempercepat pembangunan daerah dan mengurangi kesenjangan sosial ekonomi di daerah tersebut.     Instruksi Presiden Joko Widodo kepada para gubernur dan bupati/wali kota seluruh Indonesia agar memberi prioritas bagi pengusaha lokal untuk menggarap proyek-proyek yang didanai APBD di daerahnya masing-masing. Presiden Jokowi juga memberikan instruksi kepada semua menteri, khususnya menteri pekerjaan umum dan perumahan rakyat (menpupera) agar proyek pembangunan di daerah tidak lagi dikerjakan oleh kontraktor pusat, tapi harus dari daerah. Pelibatan kontraktor daerah secara langsung berdampak terhadap perkembangan suatu daerah.     Pemerintah ingin mempercepat pem...

KUDANG LUMPING, KHASANAH BUDAYA PANGANDARAN

Gambar
    PANGANDARAN . Satu lagi kekayan seni yang menjadi khasanah budaya Pangandaran, Seni Kuda Lumping.      Keragaman tersebut pun terjadi pada kebudayaan yang bisa saling mengisi serta menjadikan harmoni dalam bersosialisasi. “Kalau seni sunda ada ronggeng gunung, maka seni jawa pun bisa tampil dengan salah satu seninya, yaitu seni kuda lumping. “Ungkap Beja, pimpinan Seni Kuda Lumping Modern Panca Warna.(12/2).     Beja yang ditemui saat pentas pada hajatan pernikahan salah satu warga Desa Wonoharjo lebih jauh mengatakan, di sanggar yang di Dusun Parapat Desa pangandaran, ia berusaha ikut melestarikan budaya kuda lumping dengan mengajarkan pada remaja di sekelilingnya. “Saya sangat senang, ternyata anak-anak sekolah pun mau ikut belajar di sanggar saya. “Terang Beja.     Seni kuda lumping modern yang lebih dikenal dengan nama “ebeg” ini menurut Beja, adalah sebuah tarian dengan menggunakan kuda-kudaan yang terbuat dari ...

UNTUK KEJELASAN HASIL PENJUALAN TIKET, SEBAIKNYA PORDASI MEMBUAT LPJ

Gambar
    PANGANDARAN . Pasca diselenggarakan Babak Kualifikasi (BK) pra PON XXIX lomba kuda pacuan di veanu Desa Legokjawa Kecamatan Cimerak,  ada kesimpang siuran jumlah pendapatan dari hasil penjuklan tiket tanda masuk. Menurut Ketua Pordasi Kabupaten pangandaran, hasikl terwsebut sebesar  Rp 105 juta. Tapi sumber lain keopada PNews mengatakan bahwa hasil dari penyelenggaraan pacuan kuda tersebut sekitar Rp 130 juta. “Entah itu ditambah dari karcis parker yang sudah dibagi hasil dengan karang taruna Legokjawa atau beklum. “Ujar sumber yang mengaku ikut menghitung uang tersebut.(27/1).     Sementara, mantan pengurus pordasi (dulu masih ciamis-red), Ikin, mengatakan, sebaiknya bendahara pordasi membuat Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) keuangan. “Itu juga kalau bendahara pordasinya difungsikan. “Ungkap Ikin.(27/1).     Ikin, yang sekarang menjadi Kepala Desa Cibenda lebih jauh mengatakan, sebaiknya bendahara segera membuat LPJ sebagai ...

AUDENS FKBPD, DPRD, APDESI DAN PEMDA TAHUN 2016 HONOR BPD MINIMAL RP. 600 RIBU

Gambar
       PANGANDARAN . Melalui audens yang berjalan cukup alot, ahirnya kesepakatan antara Forum Komunikasi Badan Permusawarahan Desa (FKBPD) dengan APDESI tentang jumlah honor yang dibayarkan untuk BPD dicapai. Jumlah honor  hasil dari naudens tersebut sebesar Rp 600 ribu untuk Ketua BPD, Rp 500 ribu untuk sekretaris dan Rp 400 ribu untuk anggota.        Dengan estimasi kenaikan 100 % menurut pengurus APDESI diharapkan bisa ada kebersamaan antara BPD yang satu dengan lainnya. Sebab dalam kesepakatan yang dihasilkan dari acara audens tersebut juga, nantinya dalam regulasi yang akan dibuat Pemda dicantumkan klausul "minimal 600 ribu". Sehingga hasil dalam kesepakatan seluruh peserta audens yang akan dituangkan pada regulasi baru tersebut ada kemungkinan honor BPD lebih dari 600 ribu. “Silahkan musawarah di desa masing-masing, bagaimana yang terbaik dan kesepakatan antara pemerintahan desa dan BPD. “Kata pengurus APDESI, Anw...

JALAN BANGUNJAYA HARUS JADI JALAN KABUPATEN

Gambar
PANGANDARAN . Lajur jalan yang menghubungkan Dusun Cikadu-Limusnunggal Desa Bangunjaya  Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran sepanjang sekitar 3,500 meter yang berlokasi di sekitar Kantor Kecamatan , sudah saatnya beralih status menjadi jalan kabupaten. Pasalnya, ruas jalan tersebut berada pada perbatasan antara Kabupaten Pangandaran dan Tasikmalaya, yakni Dusun Cibaregbeg Desa Sirnajaya Kecamatan Karangjaya  Tasikmalaya.         Jalan dengan mobilitas kendaraan yang cukup tinggi ini sangat produktif sebagai jalur ekonomi, pendidikan dan kesehatan di dua kabupaten. “Sebab, melalui jalan ini  dampak yang paling utama adalah interaksi masyarakat bukan hanya sekedar lintas dusun atau lintas desa  tetapi sudah menjadi salah satu njalan alternatif dua kabupaten. “Ujar salah seorang penduduk Desa Limusnunggal.         Pada tahun 2015 pemerintah Desa Bangunjaya mendapatkan bantuan program PIK (Pagu Indikati...

SEKRETARIAT KPUD PANGANDARAN BELUM REFRENSETATIF

Gambar
PANGANDARAN . Memasuki tahun 2016, sekretariat KPUD Kabupaten Pangandaran yang semula berlokas di Desa karangbenda Kecamatan Parigi sekarang berpindah alamat ke Jalan Parapat nomor 710 Parigi.      Saat PNews bertandang kesana, nampak para komisioner KPUD dibantu seluruh pegawai masih sibuk beres-beres menata perabotan di  ruang yang baru ditempati tersebut. “Ya beginilah…maaf bila keadaanya masih seperti kapal terbalik, “Kata salah seorang komisioner, Eceng Sudrajat.(25/2).     Enceng mengatakan, sekarang pihaknya sedang menata ruang mana untuk komisioner dan mana  untuk sekretariat. Karena ruangan dengan luas 3 x 5 meter harus bisa diisi oleh 4 orang komisioner. “Kita atur sedemikian rupa agar semuanya bisa masuk. “Imbuh Enceng.     Tidak hanya itu, ruangan lain yang berukuran 4 x 3 meter pun harus bisa disulap untuk bisa menampung 5 meja, bahkan di ruangan lainnya bisa lebih. “Kami harus bisa memanpaatkan ruangan yang ada ...

H. YOS ROBI, SOSOK “AMIL PENGHULU” DIBALIK SUKSES JIHAD

Gambar
            PANGANDARAN . Tak banyak masarakat yang tahu siapa sosok “amil penghulu” di belakang ”perjodohan” pasangan H. Jeje Wiradinata dan H. Adang Hadari (JIHAD).untuk bupati dan wakil bupati pangandaran . Adalah H. Yos Rosbi, seorang pengusaha gula kelapa sekaligus salah satu tokoh penting pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Pangandaran. “Pasangan Jeje-Adang adalah mimpi kedua saya setelah pemekaran pangandaran. “Ungkap Yos.(18/2).           Menurut Yos, dirinya tidak ada kepentingan pribadi langsung dengan pemekaran pangandaran mau pun terpilihnya H. Jeje Wiradinata-H. Adang Hadari sebagai Bupati dan Wakil Bupati pertama Pangandaran. Karena semua itu semata hanya bentuk sumbangsihnya bagi masarakat pangandaran. “Setelah pemekaran dan atau setelah Pa Jeje dan Pa Adang terpilih, saya tetap tidak akan jadi apa-apa. “Ungkapnya lagi.          ...

Selamat Datang Pemimpin Pilihan Rakyat, H. JEJE WIRADINATA-H. ADANG HADARI BUPATI PERTAMA PANGANDARAN

Gambar
    PANGANDARAN . Dalam perjalanannya sejarah akan mencatat, H. Jeje Wiradinata-H. Adang Hadari adalah bupati pilihan rakyat pertama yang akan memimpin Kabupaten Pangandaran 5 tahun periode awal pemerintahan depinitif.     Jeje-Adang adalah salah satu putra-putra daerah terbaik yang diberi kepercayaan untuk menduduki cambuk kepemimpinan yang akan membawa pangandaran sebagai kabupaten ke 27 di Propinsi Jawa Barat. Dengan sendirinya,  sebagai kabupaten termuda tentunya harus segera bisa mensejajarkan diri dengan kabupaten-kabupaten lain yang sudah lebih dulu ada.     Walau fondasi pemerintahan sudah terbangun dengan dua periode Pj bupati sebelumnya, namun pemerintahan dibawah pimpinan Jeje-Adang nantinya tetap akan menjadi lokomotif, mau dibawa kemana gerbong pangandaran dengan berbagai harapan masarakat di dalamnya.  Dan salah satu tantangan berikutnya yang harus dilakukan Jeje-Adang adalah meningkatkan IPM (indeks pembangunan manu...

SAMBUTAN TERAHIR DAUD ACHMAD ; “PANGANDARAN DOB TERBAIK..”

Gambar
PANGANDARAN . Mengahiri masa tugasnya sebagai PJ Bupati, H. Daud Achmad mengikuti acara serah terima jabatan (sertijab) yang dilaksanakan di halaman kantor Setda Kabupaten Pangandaran.     Acara Yang dihadiri oleh perwakilan Gubernur Jawa Barat, Kepala BKPP Ir.H. Koesmayadie Tatang Padmadinata,  Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Ciamis, Wali Kota Banjar, Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Kapolres Ciamis, Dandim 0613, Kepala Kejaksaan, Kepala Pengadilan Ciamis, , Ketua dan anggota DPRD Pangandaran, Jajaran pemerintahan Pangandaran,  Tokoh Masarkat, Tokoh Agama dan Masyarakat Umum ini merupakan kegiatan pertama Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran setelah peklantikannya tanggal 17 pebruari 2016 di Gedung Merdeka Bandung.     Dalam sambutannya,  Daud mengatakan, dirinya merasa tersanjung masih sempat berdiri di fodium di hadapan bupati-wakil bupati definitif dan masarakat. Apalagi, lanjut Daud, Bupati Jeje Wiradinata mengatakan untuk diri...

IING SYAM ARIFIN: “IKATAN EMOSIONAL DENGAN CIAMIS TIDAK AKAN PUTUS…”

Gambar
    PANGANDARAN . Dalam acara serah terima jabatan (sertijab) antara Pj Bupati kedua Pangandaran, H. Daud Achmad dengan bupati dan wakil bupati depinitif, H. Jeje Wiradinbata dan H. Adang Hadari, salah satu tamu undangan yang hadir adalah Bupati dan Wakil Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin dan Oih Burhanudin nampak  ikut larut dalam suasan bahagia. “Atas nama masarakat ciamis, saya dan Pa Oih sengaja datang untuk ikut berbahagia serta mengucapkan selamat dan sukses pada pa Jeje dan Pa Adang. “Ungkap Iing.    Sebagai sahabat dan saudara, menurut Iing, Pa Jeje dan Pa Adang tentunya sudah terjalin ikatan emosional yang kuat. Kebersamaan dalam rentang waktu yang panjang tak bisa begitu saja hilang. “Dengan Pa Adang saya sudah seperti saudara begitu juga dengan Pa Jeje pernah bersama-sama memimpin ciamis. “Tambah Iing.     Lebih jauh Iing mengatakan, dengan kepemimpinan Jeje-Adang, ia yakin jika ke depan pangandaran akan melesat maju. Kedua...

TANTAN ROESTANDI : “PENGAMEN DAN GEPENG BUKAN ORANG PANGANDARAN…”

Gambar
       PANGANDARAN. Dipastikan, menurut Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disdukcapilsosnakertrans) Kabupaten Pangandaran, Drs. H. Tantan Roestandi, bahwa gelandangan dan pengemis (gepeng) yang berkeliaran di pangandaran bukan berasal dari pangandaran. “Seperti pengemis yang biasa manggkal di lampu merah dekat mesjid agung, setelah kami tangkap dan ditanya identitasnya  ternyata bukan berasal dari salah satu kecamatan di pangandaran. “Ungkap Tantan pada acara Rapat Kordinasi (rakor) Forum SKPD Disdukcapilsosnakertrans yang dihadiri Wakil Bupati, H. Adang Hadari, SKTK, Kepala Desa dan sejumlah instansi terkait di aula gedungnya yang baru  .(22/2). Begitu juga pengamen-pengamen yang banyak biasa terlihat baik di pasar, terminal atau di perumahan penduduk, menurut Tantan juga berasal dari luar daerah. “Untuk pengemis, mendengar bahasa yang diucapkan kebanyakan berasal dari daerah jawa tengah. “Terang ...

H. ADANG HADARI: “TIDAK MAU ADA PEJABAT “PJKA”…”

Gambar
PANGANDARAN. Untuk lebih mengoptimalkan hasil kerja, sebaiknya para pejabat di lingkungan pemerintahan Kabupaten Pangandaran  bisa mengikuti serta bekerja dengan sungguh-sungguh mengaktualisasikan apa yang ada dalam kebijakan pimpinan daerah. Demikian dikatakan Wakil Bupati Pangandaran, H, Adang Hadari saat PNews bertandang ke ruang kerja di lingkungan setda pangandaran. “Semua pejabat di pemerintahan harus seoakat untuk mendahulukan kepoentingan masarakat. “Kata Adang.(23/2). Dikatakan Adang, ia tidak ingin ada pejabat PJKA (pulang jumat kembali ahad) manakala ada tugas yang memang harus diselsaikan segera. Sebab, lanjut Adang, sebagai DOB (Daerah Otonomi Baru-red) haqrus bisa mengejar tahapan-tahapan pembangunan dengan daerah lain yang sudah lebiuh dulu ada. “Jika diperlukan, baik hari minggu atau libur tanggal merah kita bekerja. “Sambung Adang. Seperti semangat yang diperlihatkan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, menurut Adang, ia pun ingin  bersama-sama dengan ja...