Bentuk Kerukunan Beragama Di Kota Banjar, Warga Muslimm Berikan Hadiah Pada Umat Kristiani di Malam Natal


PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS
- Perayaan malam Natal di Kota Banjar berjalan lancar, dan sebagai bentuk kerukunan dengan

sejumlah warga muslim
memberikan hadiah kepada umat kristiani yang sudah melaksnakan ibadah di Gereja Katolik Santos Filifus Stasi Banjar. (24/12)

Penyerahan bunga, kue dan penampilan tari tarian ini merupakan hadiah dari warga muslim sebagai bentuk rasa toleransi dalam kehidupan beragama .

"Besok saudara kita umat kristiani di Gereja Katolik Santos Filifus akan merakan hari Natal," kata seorang sala seorang  warga, Erna Wati.

Inisiatif berbagi bunga, kue dan menyuguhkan hiburan tari tarian yang di lakukan warga muslim ini sebagai bentuk toleransi dan peesaudaraan kepada umat Kristiani.

"kita harus rukun dengan tetangga yang beragama Kristiani karena ini merupakan bentuk kerukunan kami, dan ini selaras dengan Bhineka Tunggak Ika," ungkapnya.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini  bisa menumbuhkan rasa toleransi dan persaudaraan antar umat beragama karena beragama bisa menumbuhkan kerukunan  apalagi saat ini di tengah tengah pesta demokrasi,  kerukunan dan persaudaraan harus di jaga.

"Semoga persaudaan antar umat beragama di Indonesia khusunya di Kota Banjar bisa lebih erat lagi untuk persatuan Indonesia," ucapnya.

warga umat kristiani pun merasa bangga dan haru serta mengucapkan terima kasih kepada warga muslim, seperti disampaikan Ketua Gereja Santos Filifus Stasi Banjar Agustinus Edi Joko Santoso, pihaknya beerima kasih atas partisipasi warga muslim kota Banjar dengan inisiatifnya memberikan sejumlah hadiah dan lainnya.

Kegiatan yang di lakukan warga
muslim yang ada di sekitar gereja tempat ibadah ini, kata Agustinus, adalah hadiah istimewa yang di dapat umat kristiani di malam natal tahun ini.

Ia pun mengaku kaget bercampur bangga karena warga beragama muslim menerima umat kristiani sebagai saudara di Kota Banjar.

"Mudah mudahan kerukunan dan persaudaraan seperti ini terus berkembang," ucapnya. (tito)

Masyarakat Mengaku Lebih Memilih Harga Murah Dibanding Terima BLT


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Dengan kondisi harga saat ini serba mahal, membuat warga warga yang berpenghasilan rendah harus putar otak untuk bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Seperti yang disampaikan pedagang keliling empe-empe Andi dan seorang pedagang kopi di pinggir jalan Kota Tasik, Udin, keduanya mengaku sangat sulit mengandalkan hasil usahanya untuk menutupi biaya hidup.

Kata mereka, kondisi ini sudah terjadi dalam dua tahun ini. Dengan harga yang terus melambung ditambah hasil jualannya yang kecil, maka kondisi ekonomi keluarga pun semakin sulit.

"Untuk sekedar dapat penglaris sudah alhamdulillah.."ucapnya.(24/12)

Sebenarnya menurut mereka berdua, tidak ada pembagian sembako atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) tidak apa-apa, asal pemerintah bisa menurunkan harga-harga kebutuhan pokok. Artinya, dengan jumlah uang yang diterima dari BLT ini tidak sebanding dengan kondisi harga-harga barang yang harus dibeli.

"Kalau saya boleh memilih, daripada BLT saya lebih memilih harga kebutuhan murah sehingga bisa terjangkau," imbuhnya(anwarwaluyo)

Masuki Libur Sekolah Dan Jelang Nataru, Ribuan Wisatawan Padati Pantai Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Memasuki waktu libur sekolah dan Libur Natal-Tahun Baru (Nataru) yang tinggal beberapa hari lagi, obyek wisata pantai Pangandaran mulai dipadati wisatawan.

Wisatawan yang datang dengan  didominasi kendaraan roda empat nampak memadati jalur menuju sejumlah obyek wisata yang ada di Pangandaran pun, menurut salah seorang wisatawan asal Bogor Hendar (41) cukup lancar.

"Alhamdulillah tidak terjadi kemacetan selama perjalanan menuju Pangandaran," ungkapnya.(24/12)

Hendar mengatakan, saat ini udara di pantai Pangandaran cukup panas, apalagi saat tengah dengan terik matahari.

"Cuaca begini jadi betah untuk berlama-lama renang di pantai," kata Hendar.


Sekedar untuk diketahui, suhu udara di Pangandaran pada siang hari tercatat hingga 32⁰ celsius.

Sementara diperoleh informasi, untuk penerimaan Penghasilan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi pariwisata tercatat hingga tanggal 21 Desember 2023 sebesar Rp26,088 Milyar atau 96,91% dari target pendapatan setelah perubahan APBD 2023 sebesar Rp27,134 Milyar. (hiek)

Wujudkan Rasa Aman dan Nyaman Wisatawan, Kodim 0625 Pangandaran Ikuti Pos Terpadu Nataru


PANGANDARANNEWS.COM
-Kodim 0625/Pangandaran bersama Instansi lainnya, seperti Polri, Satpol PP Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya bergabung dalam pelaksanaaan kegiatan Pos PAM, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu dalam Rangka Perayaan Hari Natal Tahun 2023 dan Tahun Baru 2024.

Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pengamanan, pelayanan dan koordinasi yang baik khususnya pada wisatawan yang berkunjung ke obyek wisata dalam menyambut perayaan Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru)

Seperti disampaikan salah seorang anggota Kodim 0625/Pangandaran,
kegiatan Pos PAM bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Personil Kodim 0625/Pangandaran bekerja sama dengan aparat keamanan lainnya untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Selain itu, Pos Pelayanan juga disediakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, seperti pelayanan kesehatan dan bantuan sosial.

Selama kegiatan, kata dia, personil Kodim 0625/ Pangandaran juga mendirikan Pos Terpadu yang bertujuan untuk memudahkan koordinasi antara berbagai instansi terkait.

"Hal ini penting untuk memastikan bahwa semua pelayanan dan kebutuhan masyarakat dan wisatawan terpenuhi dengan baik," jelasnya.(23/12)


Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Kodim 0625/ Pangandaran pada masyarakat karena TNI m bagian dari rakyat jadi harus selalu siap untuk melayani dan melindungi

Kegiatan ini juga untuk mewujudkan terkait pentingnya saling peduli satu sama lain serta membangun tali silaturahmi yang erat antara TNI dan masyarakat, dan hal ini tentunya akan menguatkan kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menjaga keamanan dan kedamaian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Khususnya kepada wisatawan yang berlibur di obyek wisata, kegiatan ini bisa membuat rasa aman, nyaman dan berkesan positif selama menikmati liburannya," imbuhnya.***

Dihadiri Persib, Hari Ini Bupati Pangandaran Resmikan Stadion Asmul Jaya Wiradinata Di Mangunjaya


PANGANDARANNEWS.COM
- Lapang sepakbola Asmul Jaya Wiradinata yang terletak di Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya sore tadi diserbu pecinta sepakbola khususnya para pendukung Persib, pasalnya kesebelasan kebanggaan Jawa Barat dengan deretan pemain seperti Arief, Tantan, atep, Eka Ramdani dan pemain handal lainnya ini tampil pada acara peresmian Stadion Asmul Jaya yang pembangunanya menelan anggaran Rp 4 milyar lebih, sore tadi diresmikan langsung oleh Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata.(23/12)

Selain bupati, turut hadir dalam acara ini Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaharaga, Ketua DPRD, Dandim 0265 Pangandaran dan jajaran pejabat di lingkup Pemkab Pangandaran serta para camat.

Dalam Sambutannya Bupati Kabupten Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, sejumlah hal yang paling pundamental bagi kehidupan masyarakat, salah satunya infrastruktur jalan pembangunannya sudah diatas 90 %.

Jeje berharap dalam mengakhiri jabatan nanti, arena olahraga dan ruang kreatifitas anak muda lainnya sudah selesai dibangun termasuk lapang sepak bola.

"Dan insya Alloh ke depannya ingin dibangun setiap kecamatan satu lapangan sepak bola dan satu GOR," ucapnya.(23/12)

Tahun ini, kata Jeje akan diresmikan 2 gedung Olaharga (GOR) di Kecamatan Parigi dan Sidamulih, dan siharapkan GOR inu bisa bermanfaat bagi masyarakat serta menjadi tempat olahraga dan ruang kreatifitas anak-anak muda," ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Agus Nurdin mengatakan, terkait pengembangan indeks olahraga di Kabupaten Pangandaran sesuai Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah(RPJMD) Tahun 2023, sudah dibangun sarana olahraga masyarakat di tiga tempat, diantaranya lapangan olahraga di Kecamatan Mangunjaya, GOR di Kecamatan Sidamulih yang sampai saat ini proses pembangunannya sudah mendekati 100 %, dan pada akhir tahun 2023 dipastikan sudah selesai 100 %.

Yang ketiga pembangunan GOR  di Kecamatan Parigi, yang hingga hari ini pembangunannya sudah mendekati 100 %.

"Ketiga tempat olah raga ini di bangun dalam upaya membangun indek-indek kebahagiaan masyarakat, dan insya alloh ke depan setiap kecamatan memiliki minimal 2 tempat olah raga, satu GOR dan yang satu lapang sepak bola," kata Agus.

Saat diminta komentarnya, Kepala Desa Sindangjaya Asep Roni mengatakan, stadion ini merupakan aset Desa Sindangjaya yang yang diharapakan akan mendongrak Pendapatan Asli Desa (PADes).

Ia juga mengatakan, stadion ini tentunya akan memberikan manfaat tersendiri khususnya warga Desa Sindangjaya di bidang olahraga.

"Stadion ini sudah memenuhi syarat standar nasional," terangngnya. (Tn)

Dari 4 Dapil, PKS Kota Tasik Targetkan Raih 11 Kursi DPRD


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Untuk Kota Tasikmalaya diharap akan mampu meraih 4 kursi perolehan di Pemilu tahun 2024 nanti.

Demikian disampaikan Sekretaris DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tasikmalaya, Agus Sugiarto, SP,d, kepada awak media di sela-sela kegiatan kampanye terbatas Capres Amin, bertempat aula gedung KH Ruhiyat Cipasung.

Untuk target atau keinginan besarnya, kata Agus, PKS bisa meraih 11 kursi atau kurang lebih setara 11 kursi DPRD Kota Tasikmalaya.

"Dan untuk mencapai harapan ini tentunya perlu perjuangan dan soliditas yang sungguh-sungguh baik pengurus DPD atau pun kader PKS," ucapnya.(23/12)

Ia juga berharap soliditas di internal struktur PKS dimulai dari tingkat DPD, DPC, DPW hingga tim relawan bahkan sampai soliditas tim saksi yang akan bertugas saat pencoblosan nanti.

Kedua, imbuh Agus, dalam waktu 52 hari kedepan seluruh kader simpatisan yang ingin merasakan perubahan di Indonesia, mengajak ke 40 rumah depan, 40 rumah samping kiri, 40 rumah samping kanan dan 40 rumah ke belakang untuk mengajak memilih PKS.

Agus mengaku bersyukur karena untuk pemilu 2024 PKS telah memenuhi 100% kuota caleg, atau sebanyak 45 caleg untuk 4 daerah pemilihan (dapil)  Kota Tasikmalaya.

"Untuk dapil 1 hingga 4, kuota caleg semua sudah 100% atau di masing-masing dapilnya sebanyak 12 calon," jelas Agus.(anwarwaluyo)

Mulai tahun Depan, Pembeli LPG 3 Kg Diwajibkan Bawa KTP

 


PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS
- Seperti dilansir di laman Pertamina, bagi masyarakat yang ingin membeli LPG subsidi 3 kg ada ketentuan baru yang harus dipenuhi untuk

melakukan pendaftaran di agen LPG di dekat lokasi tinggal.

Berkaitan dengan hal itu PT Pertamina (Persero) mengimbau masyarakat segera melakukan pendaftaran dan pencocokan data Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) ke pangkalan LPG untuk bisa mengakses LPG bersubsidi, hal tersebut dilakukan supaya penyaluran barang bersubsidi ini tepat sasaran.

Masyarakat hanya membawa KTP atau Kartu Keluarga (KK) datang ke pangkalan resmi Pertamina untuk membeli LPG 3 Kg, setelah mendaftar masyarakat bisa terus membeli LPG tanpa harus menunggu ferifikasi dulu dari pihak Pertamina.

Seperti disampaikan Sales Brand Manager (SBM) Pertamina Wilayah Ciamis, Banjar dan Pangandaran, Azam Akbar,
PT Pertamina dan Hiswana Migas menargetkan mulai tahun 2024 pendistribusian LPG 3 Kg tepat sasaran kepada konsumen yang terdata di Pangkalan.

" LPG bersubsidi diharuskan tepat sasaran, pembelinya ini diharuskan yang terdata di pangkalan saja dan jika belum terdata maka konsumen bersangkutan diharuskan didaftarkan dahulu dengan menunjukan KTP di Pangkalan bersangkutan ", ucap Azam disela-sela acara FGD implementasi subsidi tepat sasaran LPG 3 Kg yang dihadiri 5 perwakilan dari Kabupaten / Kota Priangan Timur beetempat di Aula Somahna Bagja Dibuana, Setda Kota Banjar beberapa waktu lalu.

"Pembeli LPG 3 Kg yang sudah terdata di pangkalan Priangan Timur sekarang m sebesar 90 persen, dan ditargetkan akhir Desember 2023 mencapai 100 persen, " ungkap Azam.

Hal senada dikatakan Ketua DPC Hiswana Migas Priangan Timur, H. Sigit Wahyu, pendistribusian dan pembelian LPG 3 Kg sekarang ini mengalami perubahan dari manual ke digitalisasi dan ini sebagai wujud transformasi supaya LPG 3 Kg tepat sasaran di masa mendatang.

Sigit menjelaskan, pangkalan LPG 3 Kg di Priangan Timur selama ini tersebar di wilayah Kabupaten / Kota Tasikmalaya, Ciamis, Pangandaran dan Kota Banjar dengan tital mencapai 3.000 pangkalan dan 132 agen.

"Pembelian LPG 3 Kg yang menggunakan KTP di Priangan Timur ini diawali di Kota Banjar, sejak Maret 2023," imbuhnya
(tito)

Diduga Malpraktek Saat Proses Bersalin, Ini Keterangan Pemilik Klinik Alifa Tasik


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Seperti diberitakan di sebuah media on line terkait seorang bayi yang lahir dengan berat 1,7 kilogram, dikabarkan meninggal dunia usai diperbolehkan pulang dari tempatnya bersalin di Klinik Alifa yang berada di Kota Tasikmalaya beberapa waktu lalu. (14/11/23).

Bahkan dalam pemberitaan tersebut, mirisnya bayi malang tersebut sempat dijadikan konten foto oleh petugas kesehatan klinik tersebut walau diketahui hal itu setelah mereka meminta izin pada pihak keluarganya.

Saat dikonfirmasi sejumlah awak media, pemilik Klinik Alif  Andi irawan mengatakan bahwa pihaknya telah menjalankan standar operasional prosesur (SOP) dalam penanganan bayi itu sebagai mana mestinya.

Menurutnya,  bayi tersebut tidak termasuk kategori prematur meski berat badannya hanya 1,7 kilogram namun masuk katagori BBLR (Berat Badan Lahir Rendah).

"Karena dari segi usia kelahiran bayi sudah 9 bulan tapi dari segi berat badan memang kurang," terang Andi.(21/12)

Usai konfirmasi ke Klinik Media, para awak media pun mencoba berkunjung ke kekediaman keluarga bayi, Nisa dan suaminya Erlangga. Namun sayang merasa keberatan untuk wawancara dengan awak media, dengan alasan semuanya sudah diserahkan kepada kuasa hukumnya.

Karena maklum dengan kondisi keluarga yang mungkin masih trauma, awak media pun tak berani lebih jauh bertanya terkait meninggalnya bayi tersebut dan hanya bincang-bincang kecil saja.

"Alhamdulillah saat pulang kondisi bayi sudah sehat dan seperti layaknya pasien lainnya," ujarnya singkat. (andi h)

Wali Kota Berharap Pisah Sambut Kapolresta Kondusifitas Kota Banjar Terus Terjaga


PANGANDARANNEWS.COM-BANJARNEWS
- Mutasi jabatan dalam tubuh Polri merupakan hal yang sudah biasa terjadi dan juga sebagai salah satu kebutuhan institusi dalam menunjang tugas fungsi Kepolisian, hal tersebut juga terjadi kepada pucuk pimpinan di Kepolisian Resor (Polres) Banjar.

Kapolres Banjar yang semula dijabat AKBP Bayu Catur Prabowo, S. H, S. I. K, MM kini digantikan oleh Kapolres Batubara yang baru AKBP Danny Yulianto, S.I.K,M.C.J.C.M.H, serah terima jabatan (sertijab) dan acara pisah sambut dilaksanakan di aula Somahna Bagja Dibuana di kantor Wali Kota Banjar.(22/12)

Acara Sertijab yang turut dihadiri Kapolres Ciamis, Dandim 0613,Kajari Banjar, seluruh jajaran PJU dan anggota polsek se-Kota Banjar, diawali dengan pelepasan Kapolres lama AKBP Bayu Catur Prabowo dengan pedang pora, sekaligus penyambutan Kapolres baru AKBP Danny Yulianto.

Dalam sambutannya mantan Kapolres BanjarAKBP Bayu Catur Prabowo menyampaikan terima kasih kepada seluruh personil atas dukungan dan kerja samanya selama kepemimpinannya di Polres Banjar. 

“Dukungan dan kerja sama ini telah menjadikan situasi kamtibmas Kota Banjar aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Banjar,” ucap Bayu. 

Ia mengatakan, pindah tugasnya ini menjadi Kapolres Tasikmalaya, ini juga berkat doa dan dukungan seluruh personil Polres Banjar dan jajaran.

Hal senada disampaikan Kapolres Banjar yang baru AKBP Danny Yulianto, tak lupa ia juga mengucapkan terima kasih atas penyambutan dirinya. 

“Semoga ke depan kita dapat bekerja sama dengan baik dalam memajukan Kepolisian Negara Republik Indonesia Khususnya Polres Banjar,” ujarnya.

Mantan Kanit 2 Subddit II Dittipikor Bareskrim Polri ini juga mengatakan, dirinya menggantikan AKBP Bayu yang merupakan satu Rit karena susah beberapa kali telah menggantikan Kapolres, seperti saat ini.

"Beliau pindah tugas menjadi Kapolres Tasikmalaya saya jadi Kapolres lagi di Banjar," ucapnya.

Usai penyampaian sambutan, AKBP Bayu Catur Prabowo didampingi Kapolres Banjar AKBP Danny Yulianto dan Ketua Bhayangkari Banjar pun bersalam-salaman dengan seluruh PJU, Kapolsek jajaran dan personi serta undangan. (tito)

Pj Wali Kota Banjar Sebut, Perempuan Merupakan Agen Baru Dalam Mewujudkan Kemajuan Masyarakat


PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS
-Pj Wali Kota  Banjar Ida Wahidah Hidayati berharap peringatan Hari Ibu Ke-95 kali ini menjadi momentum bagi kaum perempuan untuk bersama-sama meningkatkan semangat juang dalam membangun Kota Banjar.

Atas nama Pemerintah Kota Banjar, ia juga mengucapkan Selamat Hari Ibu ke-95 Tahun 2023, mudah-mudahan peringatan ini dapat dijadikan momentum bagi kaum perempuan untuk bersama-sama meningkatkan semangat juang dalam membangun Kota Banjar sesuai dengan keahlian dan tanggung-jawabnya masing-masing.

Peringatan Hari Ibu bagi  perempuan Kota Banjar kali ini, imbuhnya, menjadi momentum khusus karena bukan saja peringatan untuk mengucapkan terima kasih atas jasa ibu yang begitu luar biasa bagi seluruh masyarakat tetapi lebih dari itu, Peringatan Hari Ibu memilik makna untuk mendorong semua pemangku kepentingan dan masyarakat luas untuk memberikan perhatian dan pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan.

"Peringatan Hari Ibu ke-95 Tahun 2023 di Banjar kali ini bisa menjadi catatan sejarah baru bagi perjalanan perempuan dalam berkontribusi memajukan kehidupan bangsa. Hadirnya perempuan dalam memajukan kehidupan di Kota Banjar adalah anugrah," ujar Ida pada Acara Puncak Peringatan Hari Ibu Ke-95 Tahun 2023 di Kota Banjar yang dilaksanakan di Halaman  Kantor Wali Kota Banjar.(22/12)

Ia menjelaskan, tiga tahun pandemi memberikan situasi baru bagi perempuan Banjar, sebuah situasi pasca pandemi dengan segala tantangan-tantangan baru yang muncul menjadi babak baru bagi perjuangan perempuan Banjar umumnya Indonesia. .

Wali Kota menyampaikan, tema peringatan Hari Ibu ke-95 Tahun 2023, "Peran strategis Perempuan dalam Pembangunan Berkelanjutan", tidak hanya sekadar rangkaian kata tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan kekuatan perempuan sebagai agen perubahan dalam mewujudkan kemajuan di semua lapisan masyarakat, khususnya di di kota Banjar yang kita cintai. Tema tersebut juga mencerminkan tekad untuk memberdayakan setiap perempuan di Kota Banjar agar dapat turut serta aktif dalam pembangunan yang berkelanjutan dan menata, karena perempuan di Kota Banjar telah mengambil peran penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, kesehatan, ekonomi, politik, dan sosial-budaya.

Ia menambahkan, perempuan merupakan fondasi sekaligus pilar utama dalam membangun pertumbuhan dan perkembangan berkelanjutan menuju Rakyat Banjar Berjaya.

"Adapun maksud dan tujuan memperingati Hari Ibu ke 95 ini awal bangkitnya gerakan perempuan di Banjar untuk berorganisasi secara demokratis, berkarya, berkreativitas, berorganisasi, dan berkontribusi dalam pembangunan," pungkasnya.  (tito)

Ketua DPRD Pangandaran Minta Pemda Terus Sosialisasikan Tiket Wisata Terusan

Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin

PANGANDARANNEWS.COM
– Ditemui di kediamannya di Jalan Kidang Pananjung, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin.H.M.M kepada PNews menyampaikan harapannya agar Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran terus melakukan sosialissi terkait  tiket terusan tiga objek wisata Pangandaran.

Asep mengatakan, sosialisasi ini menjadi penting sehingga tidak terjadi salah persepsi atau dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dengan memberikan informasi yang tidak benar.

Saat ini, kata Asep, sudah ada yang mencoba memviralkan tiket terusan ini dengan informasi yang setengah-setengah seperti informasi hanya jumlah karcisnya aja dan tidak menerangkan harga tiket terusan ini serta bukan ke satu objek saja tapi ke beberapa objek wisata.

"Untuk itu saya meminta agar  Pemkab Pangandaran menyosialisasikannya dengan detil dan jelas," kata Asep.(15/12)

Kebijakan tiket terusan ini menurutnya sangat baik sehingga pemda harus melakukan sosialisasinya pun dengan baik sampai ke wisatawan, karena targetnya bukan hanya masyarakat Pangandaran saja tapi nasional.

Ia juga menghimbau agar Pemkab Pangandaran dapat memanfaatkan media, baik media sosial atau media mainstream sehingga apa tujuan pemerintah daerah dapat tersampaikan secara utuh dan akurat.

“Artinya tidak menimbulkan persepsi lain di masyarakat, khususnya wisatawan," imbuhnya.

Selain tiket terusan ini akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), Asep menyebut tiket terusan ini bisa menjadi satu alternatif untuk menawarkan tawaran obyek wisata yang tadinya tidak menjadi pilihan wisatawan.

“Tinggal tiketnya nanti mau pakai tiket elaktrik atau manual,” ucapnya.

Asep juga mengatakan, tiket terusan ini bukan sebuah paksaan kepada para wisatawan namun bisa menjadi pilihan alternatif karena dengan membeli tiket terusan ini wisatawan akan mendapatkan keringanan harga.

“Kalau pakai tiket terusan jatuhnya lebih murah dibanding membeli tiket di masing-masing loket obyek wisata,” pungkasnya.(hiek)

Pengerjaan Jembatan Sodongkopo Dipastikan Tak Bisa Selesai Tahun Ini


PANGANDARANNEWS.COM
-Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pangandaran Ling Ling Nugraha Senjaya mengatakan, pengerjaan jembatan Sodongkopo yang berlokasi di Kecamatan Cijulang merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat sehingga pengerjaan dan anggarannya pun sepenuhnya oleh Pemprov Jabar.

'Namun dipastikan pengerjaannya tidak akan selesai tahun ini," jelasnya.(20/12)

Menurutnya jembatan tersebut seharusnya selesai saat menjelang libur natal dan tahun baru (Nataru), tapi kalau pekerjaan jalan yang lainnua dipastikan sudah aman.

Jika jembatan Sodongkopo selesai bulan ini arus wisatawan dari Pangandaran ke obyek wisata Pantai Batukaras tentu akan lebih cepat lagi, pasalnya kata Lingling, jika melalui jalan utama jaraknya terlalu memutar.

"Sebenarnya ada juga jembatan gantung sebagai jalan alternatif, tapi kesana juga tidak cukup cepat," ujarnya.

Untuk pembangunan jalan lainya khususnya pengerjaannya kewenangan Pemkab Pangandaran, Linglung memastikan sudah rampung 90 persen lebih.

Sementara menurut salah seorang warga Nusawiru Dede Suhendar (34), sebenarnya masyarakat sudah menunggu jembatan Sodongkopo ini bisa digunakan.

"Dulu saat masih menggunakan jembatan bailey sering dijadikan tempat tongkrongan warga," ungkapnya.

Ia berharap jembatan Sodongkopo akan jadi ikon  selain jembatan Wiradinata Ranggajipang yang ada di Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih.

"Ya mudah-mudahan saja pengerjaannya cepat selesai, karena jembatan ini juga bisa  ikut dimudahkan transportasi warga Cijulang dan sekitarnya, imbuhnya.(hiek)

Pro dan Kontra Terkait Pinjaman Daerah, Ini Tanggapan Fraksi PKB DPRD Pangandaran

Otang Tarlian

PANGANDARANNEWS.COM –
Diminta tanggapannya terkait adanya aksi masa demo dukungan yang setuju dengan pinjaman daerah tahun anggaran 2024 sebesar Rp 350 Miliar menyita pro kontra masyarakat Kabupaten Pangandaran, anggota DPRD Kabupaten Pangandaran dari Fraksi PKB Otang Tarlian, melalui sambungan teleponnya menyampaikan, hal tersebut harus ada rekomendasi dari 2 Kementrian dan Bappenas.

Yang kedua, kata Otang, nilai pinjaman melampaui batas kemampuan pemerintah daerah sehingga harus cermat dalam mengatasi gagal bayar.

Ketiga, Portofolio disusun pihak pemerintah bersama dengan BPKB menjadi salah satu acuan dalam menyusun KUA – PPAS 2024.

Keempat, Dalam portofolio ada banyak persyaratan yg harus di lakukan semenjak tahun anggaran perubahan 2023.

Kelima, Rincian yang dipaparkan itu adalah rancangan yang belum mengacu pada portofolio dengan masih munculnya belanja barang dan jasa serta muncul hibah.

Keenam, TPP dan tunjangan non PNS itu tidak termasuk kepada jumlah defisit yang muncul.

Ketujuh, Kami menyepakati KUA – PPAS untuk dibahas termasuk didalamnya pendapatan dari pinjaman berharap dalam pembahasan tersebut, berprioritas pada penyelesaian defisit serta peningkatan PAD maka harus disepakati belanja skala prioritas.

“Sederhana saja dari saya mah, jika dalam 1 keluarga kita punya hutang, maka untuk membayar hutang kita harus menghemat dan berusaha mencari tambahan penghasilan sehingga dalam kurun waktu tertentu kita bisa melunasi hutang dan kehidupan kembali normal”, jelas Otang.(15/12)

Adapun terkait adanya aksi masa yang yang tidak mendukung pinjaman daerah ini, menurutnya hal tersebut merupakan hal yang wajar dalam sebuah negara demokrasi.

"Dan tentu semuanya akan ke kemasyarakat yang akan menilai,* ucapnya.


Ini Tanggapan Ketua DPRD Pangandaran Terkait Tuntunan Massa Aksi MPP

Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin
PANGANDARANNEWS.COM – Di depan sejumlkah awak media, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin menyampaikan sikapnya terkait aksi yang kedua dari tim Masyarakat Peduli Pangandaran (MPP), usai menerima perwakilan massa aksi di ruang paripurna DPRD Pangandaran.(11/12)

Menurut Asep, ia sangat menghargai pada masyarakat yang punya niat baik untuk menyampaikan aspirasinya  ke DPRD, sekecil  dan sebesar apapun dan berapa pun aspirasi yang disampaikan.

Sebagai pimpinan lembaga wakil rakyat, kata Asep, ia mepunyai kewajiban untuk menerima, menilai, dan menindaklanjuti aspirasi dan apa-apa yang diharapkan masyarakat tersebut.

Karena ia yakin, dengan  didasari hati yang tulus dan niat yang baik persoalan pro dan kontra hal yang biasa terjadi itu merupakan tugas bagaimana agar kedepan bisa searah dan sefrekuensi.

“Insa Allah dalam rangka membangun Kabupaten Pangandaran harus melibatkan seluruh elemen masyarakat serta mau mendengar apa yang menjadi harapan masyarakat salah satunya dengan menjalankan apa yang di cita-citakan tokoh pemekaran Pangandaran,” ungkapnya.

Sudah sebelas tahun umur Kabupaten Pangandaran dan juga menyelesaikan sebagian apa yang dicita-citakan dan diharapkan masyarakat, sehingga diharapkan dengan pemikiran yang jernih serta hati yang tulus ia yakin Kabupaten Pangandaran kedepan bisa menjadi daerah maju menyamai bahkan melebihi kabupaten-kota yang lebib dulu ada.

Asep menyebut,  DPRD pun akan menindak lanjuti aspirasi yang disuarakan masyarakat dalam aksi massa ini ke Pj Gubernur mau pun ke kementerian.

“Saya selalu optimis, mudah-mudah Pangandaran akan mampu keluar dari masa-masa sulit ini, tentunya dengan sinergitas pemerinrah daerah dan masyarakat yang dibangun denagn dasar untuk kemajuan Pangandaran,” sebutnya. (hiek)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN